Sang Gitaris Putuskan Bersolo Karier, Bagaimana Nasib D’Bagindas?

Liputan6.com, Jakarta – Gitaris D’Bagindas, Michael Christian, memberikan dobrakan baru di dunia permusikan Tanah Air. Ia memutuskan untuk merintis karier lewat jalur solo.

Mike D’Bagindas, merilis sebuah single terbaru berjudul “Rindu Terhebat”. Kabar tersebut disampaikannya saat menggelar launching di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (15/2/2019).

“Hari ini alhamdulillah sangat indah sekali sebab saya bisa bersolo karier, akhirnya saya bisa rilis single ‘Rindu Terhebat’,” kata Mike D’Bagindas.

Namun keputusannya untuk bersolo karier ini tidak lantas membuat langkah D’Bagindas terhenti. Ia menegaskan bahwa D’Bagindas tetap ada, bahkan mendukung penuh langkah Mike D’Bagindas.

2 dari 3 halaman

Mendukung

“Kalau temen-temen D’Bagindas mendukung banget. Karena nggak sama. Kalau D’Bagindas itu ada nuansa Melayu, kalau saya ini pure jauh banget, influencer seperti Sheila On 7,” tutur Mike D’Bagindas. 

3 dari 3 halaman

Melebarkan Sayap

Dengan begitu, Mike D’Bagindas berharap dengan keputusannya untuk aktif bersolo karier bisa melebarkan sayapnya di dunia permusikan, “Yang pertama saya pengin melebarkan karya saya, enggak cuma di band saya, D’Bagindaz. Saya ingin memberikan karya saya di industri ini,” kata dia penuh harap.

Top 3 News: Liburan Romantis Ala Ahok dan Puput Nastiti Devi di Jeju Korea

Liputan6.com, Jakarta – Top 3 news hari ini mengungkap sejumlah momen romantis seorang Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Puput Nastiti Devi di Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang. 

Lewat akun Instagram @sanggarguna dan @basuki_btp_lovers, sejumlah foto-foto kebersamaan keduanya tersebar luas di media sosial. Tak sedikit warganet yang dibuat baper karenanya.

Belakangan diketahui, momen romantis itu dilakukan Ahok dan Puput di Pulau Jeju Korea Selatan. 

Sementara itu, sebuah granat aktif meledak di permukiman warga di Desa Ciaruteun Ilir, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis, 14 Februari 2019. Dua orang bocah meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

Sementara, satu orang lainnya kini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Leuwiliang.

Berawal dari tiga orang bocah belasan tahun yang menemukan sebuah kaleng susu di area lapangan dan membawanya pulang. Kaleng tersebut sempat dibuang orangtua dari salah satu anak, namun kembali diambil untuk dimainkan bersama kedua temannya.

Tanpa tahu jika isi kaleng tersebut berisi granat aktif, Muhammad Ibnu Mubarok (11), Muhammad Doni (11) dan Khoirul Islami (10), memukul kaleng susu tersebut menggunakan batu hingga terjadi ledakan.

Berikut berita terpopuler di kanal News Liputan6.com, sepanjang Jumat, 15 Februari 2019:

2 dari 5 halaman

1. 3 Pose Ahok Puput di Hari Valentine yang Bikin Baper Netizen

Seiring rencana pernikahan keduanya yang disebut segera digelar, Ahok dan Puput belum lama ini menunjukkan beberapa momen kemesraan di Hari Kasih Sayang, Kamis, 14 Februari kemarin. Tak terlihat lagi rasa canggung di antara kedunya.

Baik Ahok dan Puput nampak kompak dalam balutan baju serba hitam dengan latar belakang hamparan bunga kuning dan laut biru di kejauhan.

Dalam foto yang diposting oleh @sanggarguna di akun Instagramnya, terlihat Ahok merangkul pinggang Puput dengan erat sambil duduk dengan latar pemandangan alam yang indah.

Selain disuguhkan dengan panorama alam, hamparan bunga kuning dan lautan lepas di belakang semakin menambah keromantisan yang terjalin antara Ahok dan mantan ajudan Veronica Tan ini.


Selengkapnya…

3 dari 5 halaman

2. 5 Fakta 2 Bocah di Bogor Tewas Akibat Ledakan Granat Kaleng Susu

Sebuah granat aktif meledak di permukiman warga, tepatnya di Kampung Wangun Jaya RT 02/06, Desa Ciaruteun Ilir, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dua bocah tewas dalam kejadian tersebut.

Cerita berawal saat tiga orang bocah tengah asyik bermain di sekitar lapangan tembak yang berada di kampung sebelah. Di sana mereka menemukan sebuah kaleng susu yang belakangan isinya ternyata granat aktif. 

Meski sang ibu telah membuangnya, salah satu korban kembali mengambil kaleng susu tersebut dan memainkannya. Ketiganya memukul-mukul kaleng berisi granat itu dengan menggunakan batu hingga terjadi ledakan.


Selengkapnya…

4 dari 5 halaman

3. Profil Achmad Zaky, Pendiri Bukalapak yang Sukses Berkarier di Usia Muda

From zero to hero mungkin predikat ini sangat pas disematkan untuk sosok Achmad Zaky, sebagai pendiri salah satu startup terbesar di Indonesia, yaitu Bukalapak. 

Sebenarnya apa alasan predikat tersebut pantas untuk disematkan pada pria kelahiran Sragen, Jawa Tengah, 32 tahun lalu ini?

Ketertarikan Achmad Zaky dengan dunia teknologi rupanya sudah tumbuh sejak dirinya menggeluti buku-buku pemrogaman yang dibelikan oleh pamannya, yaitu pada tahun 1997 silam.

Karena ketekunannya itu, saat menduduki bangku sekolah menengah atas di sebuah sekolah di Solo, Zaky berhasil meraih juara Olimpiade Sains Nasional (OSN) di bidang komputer.

Kesuksesan akademisnya itu tidak Zaky raih semata-mata hanya dengan belajar. Semasa kuliah, pria berkaca mata ini berkontribusi dalam menggagas ShARE Global Student Think-Tank bersama teman-temannya.


Selengkapnya… 

5 dari 5 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

KPU Surakarta Mulai Rakit 8 Ribu Kotak Suara

Liputan6.com, Solo – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surakarta mulai merakit sebanyak 8.715 kotak suara untuk Pemilu 2019. Perakitan dilakukan di kantor KPU Solo, Jumat 15 Februari 2019.

KPU Surakarta Nurul Sutarti mengatakan pihaknya mempekerjakan 18 tenaga kerja. Perakitan kotak suara ditargetkan dapat selesai pada pekan depan atau Jumat 22 Februari 2019.

Menurut dia, perakitan kotak suara untuk Pemilu 2019 di Kota Surakarta dilaksanakan sesuai petunjuk surat edaran pusat agar segera melaporkan jika ada kekurangan atau kerusakan kotak suara.

“Jumlah kotak suara itu, dengan rincian lima kotak suara dikalikan 1.732 TPS, dan ditambah 11 kotak kali lima kecamatan di Solo, sehingga totalnya 8.715 kotak,” kata Nurul seperti dilansir dari Antara, Sabtu (16/2/2019).

Namun, lanjut dia, KPU belum menemukan kotak suara yang rusak sampai Jumat malam.

Kotak suara tiba di KPU Surakarta secara bertahap mulai awal November 2018 hingga awal Januari 2019. Kotak suara dalam kondisi terbungkus plastik besar hitam. Kotak suara diamankan ke gudang KPU dengan lantai terlebih dahulu diberikan palet agar logistik pemilu itu tidak rusak.

2 dari 3 halaman

Dibungkus Plastik

Nurul mengatakan setiap kotak suara yang selesai dirakit langsung dibungkus plastik warna bening dan disusun lima tingkat untuk mengantisipasi kerusakan karena terkena air hujan.

Menyinggung soal kotak suara yang diterima apakah masih kurang, kata Nurul, memang masih ada kekurangan terutama untuk melayani yang mobile seperti pemilih di rumah sakit.

“Kami masih kekurangan sekitar 51 kotak suara untuk mobile atau kotak suara jemput bola,” kata Nurul.

Menyinggung soal surat suara di KPU Surakarta, Nurul menjelaskan yang sudah datang dikirim dari pusat untuk Pilpres, sedangkan untuk Pileg belum sampai di Solo. KPU berharap kedatangan surat suara Pileg terjadwal sehingga tidak perlu penyewa gudang penyimpanan lagi untuk logistik

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

4 Jaksa Teliti Berkas Perkara Ketua Alumni 212 Slamet Ma’arif

Liputan6.com, Solo – Kejaksaan Negeri Surakarta menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dengan nomor SPDP/24/II/RES.1.24/2019/Reskrim tanggal 4 Februari 2019 dalam perkara dugaan tindak pidana pemilu Ketua Persaudaraan Alumni 212, Slamet Maarif.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan RI Mukri mengatakan dengan diterimanya SPDP tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Surakarta telah menerbitkan surat perintah penunjukan tim jaksa penuntut umum.

“Tim JPU Kejaksaan Negeri Surakarta yang ditunjuk beranggotakan empat orang jaksa untuk mengikuti perkembangan penyidikan dan meneliti berkas perkara hasil penyidikan perkara yang dimaksud,” ujar Mukri.

Saat ini Kejaksaan Negeri Surakarta masih menunggu pengiriman berkas perkara dari Penyidik Kepolisian Resor Kota Surakarta.

Ada pun Slamet Maarif diduga melanggar Pasal 280 ayat (1) huruf a, huruf b, huruf c, huruf e, huruf f, huruf g, huruf h, huruf i, atau huruf j atau Pasal 276 ayat (2) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

 

2 dari 3 halaman

Sesuai Prosedur

Sebelumnya, Polresta Surakarta menetapkan Slamet sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran Pemilu. Hal itu terkait orasi Slamet dalam acara Tabligh Akbar PA 212 di Solo, Jawa Tengah yang digelar pada 13 Januari 2019.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan penetapan Slamet Maarif sebagai tersangka sudah melalui prosedur hukum yang berlaku.

“Semua berproses hukum. Kami menjunjung persamaan kedudukan di mata hukum. Kami juga mengedepankan asas praduga tidak bersalah,” kata Brigjen Dedi.

Polri tidak bekerja sendiri dalam mengusut kasus ini, melainkan bekerja sama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Kejaksaan yang tergabung dalam Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu).

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

4 Jaksa Diutus Ikuti Perkembangan Kasus Slamet Ma’arif

Jakarta – Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) berkaitan dengan kasus dugaan pelanggaran pidana pemilu yang menjerat Ketua Umum PA 212 Slamet Ma’arif sudah diterima Kejaksaan Negeri (Kejari) Surakarta. Empat orang jaksa pun ditunjuk mengikuti perkembangan perkara itu.

“Bahwa dengan diterimanya SPDP tersebut, oleh Kepala Kejaksaan Negeri Surakarta telah menerbitkan surat perintah penunjukan Tim Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Surakarta yang beranggotakan 4 orang jaksa untuk mengikuti perkembangan penyidikan dan meneliti berkas perkara hasil penyidikan perkara dimaksud,” kata Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Mukri dalam keterangannya, Jumat (15/1/2019).

Mukri menyebut SPDP itu bernomor SPDP/24/II/RES.1.24/2019/Reskrim tertanggal 4 Februari 2019. Slamet Ma’arif dikenakan Pasal 280 ayat (1) huruf a, huruf b, huruf c, huruf e, huruf f, huruf g, huruf h, huruf i, atau huruf j atau Pasal 276 ayat (2) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

“SPDP dalam perkara dugaan tindak pidana Pemilu berupa tindakan yang dilakukan oleh setiap pelaksana, peserta, dan/atau tim kampanye pemilu yang dengan sengaja melanggar pelaksanaan kampanye Pemilu yang diduga dilakukan oleh atas nama terlapor inisial SM (Slamet Ma’arif),” kata Mukri.

Sebelumnya, Slamet Ma’arif menjadi tersangka terkait dengan orasi Slamet dalam acara Tablig Akbar Persaudaraan Alumni (PA) 212 di perempatan Gladak, Jl Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah, Minggu (13/1). Slamet pun menilai penetapannya sebagai tersangka memilukan dan memalukan hukum.

“Memilukan dan memalukan hukum di Indonesia. Ketidakadilan hukum terpampang jelas dan gamblang di negeri ini,” kata Slamet.
(yld/dhn)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

KPAI Minta 14 Anak Pengidap HIV/AIDS di Solo Tetap Bersekolah

Jakarta – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyayangkan terulangnya penolakan terhadap siswa yang mengidap HIV/AIDS. Teranyar, 14 anak dengan HIV/AIDS (ADHA) di Solo terpaksa keluar dari sekolahnya karena ditolak orang tua murid.

KPAI mencatat pada tahun 2011 peristiwa yang sama terjadi di salah satu SMA di Jakarta. Lalu, pada 2012 kembali terjadi di sekolah TK di Gunungkidul Yogyakarta.

“Nah pada tahun lalu di 2018 kita juga melakukan penanganan pada kasus serupa yaitu ada 6 siswa anak yang sudah yatim piatu ayah ibunya sudah meninggal karena HIV, kemudian anak ini dirawat secara bersama-sama oleh pihak gereja, ini pun mendapat penolakan, ini letaknya di Samosir. Nah terakhir 14 siswa ini juga adalah kasus yang berikutnya,” kata Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti di Kantor KPAI, Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/2/2019).


Retno mengatakan 14 siswa yang ditolak itu bersekolah di sekolah negeri. Artinya, kata Retno, pemerintah punya kewenangan penuh untuk menempatkan anak-anak berada di sekolah itu.

“Kalaupun terjadi penolakan dari para orang tua dan mengancam menarik anak-anaknya dari sekolah itu, ya biarkan saja, toh artinya anak-anak ini ditempatkan di sana tidak membahayakan, karena HIV ini adalah penyakit yang tidak menular karena lewat kontak fisik, karena berpelukan, bergandengan, makan satu tempat, minum satu tempat, dan tidak akan melukai anak yang lain,” ujarnya.

Retno menjabarkan penularan penyakit HIV/AIDS sangat spesifik melalui cairan seperti ASI. Sementara, 14 siswa itu sudah tidak menyusu ke ibunya. Sehingga penularan tidak mungkin terjadi.

“Misal cairan ASI, anak-anak ini kan sudah tidak menyusu ke ibunya. Kedua cairan vagina dan sperma, anak-anak ini kan tidak melakukan hubungan seksual. Kemudian dari darah yaitu ketika transfusi darah dan terakhir jarum suntik. Keempat-empatnya, tidak mungkin dilakukan anak-anak ini. Sehingga penularan tidak mungkin terjadi,” ucapnya.

Karena itu, KPAI mendorong pemerintah mensosialisasikan ke masyarakat soal penularan HIV/AIDS. KPAI menegaskan anak-anak tersebut berhak mendapatkan pendidikan.

“Karena ini pengetahuan dan KPAI mendorong untuk agar pemerintah sosialisasi kepada lapisan masyarakat, karena penolakan yang terus menerus terjadi dan menimpa anak-anak. Sehingga mereka kehilangan hak atas pendidikan. Nah ini untuk kasus terakhir ya untuk yang 14 siswa dikeluarkan dari sekolah karena menderita HIV,” tuturnya.

Sebelumnya, 14 anak dengan HIV/AIDS (ADHA) di Solo terpaksa keluar dari sekolahnya karena ditolak orang tua murid. Pihak-pihak terkait kini masih mencari solusi untuk masalah tersebut.

Peristiwa itu terjadi pada Januari 2019. Hingga kini para ADHA belum bersekolah dan hanya belajar di rumah singgah atau selter khusus ADHA di kawasan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bhakti, Pucangsawit, Jebres, Solo.

Ketua Yayasan Lentera, Yunus Prasetyo, membenarkan kejadian itu. Ke-14 anak tersebut sudah tidak bersekolah lagi di SD Purwotomo.

“Para orang tua murid membuat surat keberatan atas keberadaan anak-anak kami di sana. Kami sedang berkoordinasi dengan pemerintah,” kata Yunus saat ditemui di selter Lentera, Rabu (13/2).
(idh/hri)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Profil Achmad Zaky, Pendiri Bukalapak yang Sukses Berkarier di Usia Muda

Liputan6.com, Jakarta Usaha startup kini tidak lagi asing di telinga masyarakat Indonesia. Dengan adanya usaha ini, masyarakat tidak lagi kesulitan untuk berbelanja online sehingga tak perlu repot keluar rumah. 

Salah satunya adalah startup Bukalapak yang namanya sangat familiar di Indonesia. ‘From zero to hero’ mungkin jadi predikat yang cocok untuk Achmad Zaky sebagai pendiri salah satu startup terbesar di Indonesia.

Lantas, sebenarnya apa alasan predikat tersebut pantas untuk disematkan di nama Achmad Zaky, yang kesuksesannya kini menjadi inspirasi banyak muda-mudi di Indonesia?

Yuk simak selengkapnya profil pendiri Bukalapak yang dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Jumat (15/2/2019).

2 dari 7 halaman

Kehidupan Pribadi Achmad Zaky

Pria kelahiran Sragen, 24 Agustus 1986 ini mewarisi darah Jawa yang kental akan budayanya. Di usianya yang ke 32 ini, pencapaian Achmad Zaky bukanlah tanpa sebab. Kesuksesannya sekarang tak lain dan tak bukan adalah berkat kedua orangtuanya yang senantiasa mendukung langkahnya.

Di samping itu, di balik keberhasilannya, ada seorang wanita yang berkontribusi siang dan malam untuk dirinya. Dia adalah Diajeng Lestari, wanita yang menjadi tambatan hati Zaky yang mengakhiri masa lajangnya pada 17 Oktober 2010 silam.

Keduanya pun berkarier di bidang yang sama dengan memanfaatkan internet untuk berbisnis. Tak mau kalah dari suaminya, pada tahun 2011, Diajeng mencoba peruntungan dengan mendirikan hijup.com. Dari pernikahannya itu, Laiqa Anzani datang untuk melengkapi manisnya kehidupan rumah tangga Achmad Zaky dan istri.

3 dari 7 halaman

Riwayat Pendidikan

Ketertarikan Achmad Zaky dengan dunia teknologi rupanya sudah tumbuh sejak dirinya menggeluti buku-buku pemrogaman yang dibelikan oleh pamannya, yaitu pada tahun 1997 silam. Pada saat itu, di usianya yang baru 11 tahun, Zaky sudah bisa mengoperasikan komputer berkat kontribusi pamannya.

Karena ketekunannya itu, saat menduduki bangku sekolah menengah atas di sebuah sekolah di Solo, Zaky berhasil meraih juara Olimpiade Sains Nasional (OSN) di bidang komputer. Bahkan, dirinya menang hingga tingkat nasional.

Ingin menyelami bakatnya lebih dalam di dunia komputer, pada tahun 2004 Zaky pun melanjutkan pendidikannya di Institut Teknologi Bandung, tepatnya di jurusan Teknik Informatika. Usut punya usut, Zaky sempat mendapat IPK sempurna di semester pertamanya, lho.

Kesuksesan akademisnya itu tidak Zaky raih semata-mata hanya dengan belajar. Pasalnya, Zaky menyempatkan waktunya selama kuliah untuk mendirikan beberapa organisasi kemahasiswaan di kampusnya. Zaky berkontribusi dalam menggagas ShARE Global Student Think-Tank bersama teman-temannya yang lain.

Tak hanya itu, dia juga mendirikan Entrepreneur Club ITB yang sekarang lebih dikenal dengan Technoentrepreneur Club (TEC ITB). Serta, aktif dalam organisasi Amateur Radio Club (ARC) ITB.

4 dari 7 halaman

Prestasi Achmad Zaky saat Kuliah

Prestasi yang ditorehkan Zaky selama berkuliah juga tidak kalah cemerlangnya. Dirinya sering menjuarai berbagai kompetisi tingkat nasional. Misalnya, pada tahun 2007 Zaky berhasil menyabet juara II dalam perlombaan yang diadakan salah satu operator seluler Indonesia, yaitu Indosat Wireless Innovation Contest.

Dalam ajang tersebut, Zaky menciptakan perangkat lunak yang ia juluki MobiSurveyor, yang berfungsi untuk mempermudah aktivitas manusia khususnya dalam perhitungan survei secara cepat. Berkat kreativitasnya itu, Zaky dianugerahi Merit Award dalam kompetisi INAICTA (Indonesia ICT Awards) pada tahun 2008.

Tak ketinggalan, Zaky juga sempat mengenyam pendidikan di Oregon State University selama dua bulan berkat beasiswa yang dia dapat dari pemerintah Amerika Serikat. Selang satu tahun, suami dari Diajeng Lestari ini kembali terbang ke Amerika Serikat untuk mewakili kampus tercintanya dalam ajang Harvard National Model United Nations 2009.

5 dari 7 halaman

Perjalanan Karier

Bakat dan prestasi yang Achmad Zaky peroleh sewaktu mengenyam pendidikan mengantarnya pada kesuksesannya sekarang ini. Ayah satu anak ini mulai merintis kariernya dengan membentuk sebuah usaha startup dengan harapan menjadi bermanfaat bagi banyak orang.

Lantas, Zaky mulai mencoba peruntungan dengan mendirikan usaha Bukalapak yang secara resmi dibuka tahun 2011. Zaky cukup percaya diri meskipun dia harus membangun usahanya dari bawah. Awal berdirinya usahanya itu mungkin tidaklah begitu pesat. Namun, kepercayaan dirinya membuahkan hasil yang luar biasa.

“Jujur saya memang resah saat mau mendirikan Bukalapak. Orang-orang kira saya bakal gelar lapak di pinggir pasar. Saya sih, enggan bilang ke keluarga, apalagi orangtua saya itu guru. Nah, saya di situ coba untuk lawan, makin percaya diri. Tidak apa-apa gagal, yang penting prosesnya,” ujar Zaky.

6 dari 7 halaman

Melihat Peluang

Zaky awalnya mengajak para pedagang di mall untuk bergabung dengan Bukalapak. Namun, saat itu usaha startup yang terhitung masih belum familiar rupanya sedikit menyulitkan Zaky. Klien pertama yang ia dapat hanyalah pedagang kecil yang mengaku dagangannya di toko kurang laku.

Pada akhirnya, Zaky mulai melihat peluang dari pedagang yang usahanya belum berkembang untuk bergabung di Bukalapak. Alhasil, berkat boomingnya internet pada saat itu, startup Zaky yang pada awalnya hanya dia rintis di mall menjadi semakin berkembang dengan banyaknya minat investor untuk menanamkan modalnya.

7 dari 7 halaman

Masuk Daftar Pemuda Terkaya di Indonesia

Bukalapak menjadi satu dari beberapa startup unicorn di Indonesia. Tentunya, hal ini tidak lepas dari kerja keras sang pendiri sekaligus CEO Bukalapak, Achmad Zaky. Pada pertengahan tahun 2018, majalah Globe Asia mempublikasikan daftar 150 orang terkaya di Indonesia. Kerja keras Achmad Zaky menuntunnya masuk sebagai satu dari beberapa anak muda pendiri startup yang ada di daftar tersebut.

Mengutip dari daftar yang dibuat Globe Asia, jumlah harta kekayaan Zaky diperkirakan sebanyak US$ 100 juta atau setara Rp 1,5 triliun saat daftar itu dibuat. Nggak kebayang kan, berapa kekayaan Zaky di tahun 2019 ini?

Terlebih lagi, Zaky sempat tercatat masuk dalam jajaran 10 pengusaha muda berusia di bawah 30 tahun paling berpengaruh di Asia Tenggara periode tahun 2015 yang dibuat oleh media online Tech in Asia.

Top 3: Garuda Indonesia Turunkan Harga Tiket 20 Persen

Liputan6.com, Jakarta – Grup Garuda Indonesia melalui lini layanan full service Garuda Indonesia dan Low Cost Carrier (LCC) Citilink Indonesia serta grup Sriwijaya Air-NAM Air menurunkan  harga tiket pesawat di seluruh rute penerbangan sebesar 20 persen. Penurunan harga tiket tersebut berlaku mulai Kamis, 14 Februari 2019.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk, Ari Akshara mengatakan, ‎penurunan tarif tiket pesawat ini merupakan tindak lanjut dari inisiasi awal Indonesia  National Air Carrier Association (INACA) yang sebelumnya baru berlaku di beberapa rute penerbangan.

“Hal tersebut sejalan dengan aspirasi masyarakat dan sejumlah asosiasi industri nasional serta arahan Bapak Presiden RI mengenai penurunan tarif tiket penerbangan dalam mendukung upaya peningkatan sektor perekonomian nasional khususnya untuk menunjang pertumbuhan sektor pariwisata, UMKM, hingga industri nasional lainnya, mengingat layanan transportasi udara memegang peranan penting dalam menunjang pertumbuhan perekonomian,” ujar dia di Jakarta, Kamis (14/2/2019).

Selain itu, lanjut dia, penurunan tersebut sejalan dengan komitmen dan upaya peningkatan akses konektivitas udara bagi masyarakat.

‎”Garuda Indonesia Group memastikan komitmen penurunan harga tiket pesawat sejalan dengan dengan sinergi intensif yang dilakukan seluruh pemangku kepentingan terkait dalam memastikan akses masyarakat terhadap layanan transportasi udara tetap terjaga” kata dia.

Informasi mengenai penurunan harga tiket pesawat menjadi salah satu artikel paling dicari pembaca. Lengkapnya, berikut 3 artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com:

1. Garuda Indonesia Pangkas Harga Tiket 20 Persen Mulai 14 Februari 2019

Manajemen Garuda Indonesia berharap penurunan tarif tiket penerbangan tersebut bisa memperluas akses masyarakat terhadap layanan transportasi udara. Grup Garuda Indonesia dapat mengakomodir aspirasi masyarakat dalam memberikan pelayanan berkualitas yang dapat menjangkau seluruh elemen masyarakat.

“Penurunan harga tiket tersebut kami pastikan akan menjadi komitmen berkelanjutan Garuda Indonesia Group dalam memberikan layanan penerbangan yang berkualitas dengan tarif tiket penerbangan yang kompetitif,” ujar Ari.

Selengkapnya baca di sini!

2 dari 3 halaman

2. Aturan Taksi Online Mulai Berlaku Juni 2019

Peraturan taksi online, yaitu Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 11 Tahun 2018 tentang Penyelenggaran Angkutan Sewa khusus mulai berlaku pada Juni 2019. Hal itu enam bulan setelah peraturan tersebut terbit.

“Penerapan pada Juni, saat ini kita sedang sosialisasi, kemarin sudah di Solo,” ujar Direktur Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan, Ahmad Yani dalam konferensi pers di Kemenhub, Jakarta, Rabu (13/2/2019), seperti dikutip dari laman Antara.

Ia menuturkan, saat ini masih dilakukan pengawasan untuk tarif. Pada tarif batas yakni Rp 3.500-Rp 6.500 per kilometer (km).

“Melihat kondisi saat ini pastinya kita melakukan survei dengan pihak ketiga dan saat ini kita sedang sosialisasi, untuk tarif pengawasan bagaimana kalau ada yang melanggar,” ujar dia.

Selengkapnya baca di sini!

3 dari 3 halaman

3. HEADLINE: Usulan Harga Avtur Turun, Mungkinkah?

Jumlah penumpang pesawat beberapa bandara di Tanah Air mengalami penurunan. Hal tersebut terjadi karena harga tiket penerbangan yang cukup mahal.

Salah satu contohnya di Bandara Kualanamu International Airport (KNIA), Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Jumlah penumpang di bandara tersebut mengalami penurunan hampir 20 persen.

Branch Communication and Legal Manajer Bandara Kualanamu, Wisnu Budi Setianto kepada Liputan6.com, pada Selasa 12 Februari 2019 mengatakan, akibat harga tiket pesawat domestik naik, Bandara Kualanamu mengalami penurunan 189.762 penumpang.

“Data yang kita terima sejak Januari 2019, penurunan sebesar 189.762 penumpang atau 19,9 persen,” kata Wisnu.

Selain penurunan jumlah penumpang, mahalnya harga tiket pesawat juga berdampak pada penurunan jumlah penerbangan, yaitu sekitar 1.734 penerbangan atau 23,6 persen.

“Sedangkan yang mengalami pembatalan di Bandara Kualanamu sebanyak 1.904 penerbangan,” katanya.

Peneliti Institute for Development Economy and Finance (Indef), Bhima Yudhistira mengatakan, salah satu penyebab mahalnya harga tiket pesawat adalah harga avtur yang mahal.

Dia menuturkan, harga avtur di Indonesia menjadi mahal karena infrastruktur penyaluran avtur yang tidak efisien.

“Akar masalahnya adalah infrastruktur penyaluran avtur masih tidak efisien sehingga harga avtur di Indonesia cenderung lebih mahal dari Singapura dan Malaysia. Itu yang membuat avtur kita enggak bersaing,” kata dia.

Selengkapnya baca di sini!

Netizen Terbelah, Dukungan & Uninstall Bukalapak Adu Nyaring

Jakarta – Setelah ajakan #uninstallbukalapak riuh terdengar, kini banyak pula netizen yang ramai-ramai teriakan #DukungBukalapak di media sosial.

Sepanjang Kamis malam (15/2/2018), tagar #unistallbukalapak banyak disuarakan netizen atas reaksi kicauan CEO Bukalapak Achmad Zaky. Saking ramainya, cukup lama hastag tersebut nangkring di posisi satu trending topic Twitter Indonesia.

Disaat bersamaan muncul #DukungBukalapak. Sejumlah netizen berpendapat tidak perlu sampai uninstall aplikasi Bukalapak lantaran tweet pria yang kerap disapa Zaky itu. Sebab begitu banyak karyawan dan UKM di balik e-commerce yang identik berwarna merah marun ini.

Ternyata dukungan bagi Bukalapak pun tidak kalah ramai. Pantauan detikINET pada Jumat pagi (15/2/2019) tagar #DukungBukalapak merangsek naik ke posisi satu trending topik Twitter Indonesia.

Berikut sejumlah kicauan dukungan netizen pada Bukalapak:


Diberitakan sebelumnya, Terjadi keriuhan di lini masa media sosial dengan tagar #uninstallbukalapak, yang merujuk pada e-commerce Bukalapak. Usut punya usut, hal itu rupanya menjadi reaksi sejumlah netizen yang kecewa dan kurang berkenan dengan sebuah cuitan dari pendiri dan CEO Bukalapak Achmad Zaky di Twitter.

Dalam sebuah cuitannya, Zaky sempat memunculkan perbandingan soal dana riset soal industri 4.0, yang menempatkan Indonesia di posisi ke-43. Yang lantas disoal oleh netizen adalah adanya tulisan “mudah2an presiden baru bisa naikin” di bagian bawah cuitannya.

Zaky sendiri menyadari cuitannya tersebut mengundang kontroversi. Ia pun sudah memberi klarifikasi lewat rangkaian cuitan di Twitter. Ia meminta maaf jika ada pihak-pihak yang salah mempersepsikan cuitan sebelumnya.

“Buat pendukung pak Jokowi, mohon maaf jika ada yg kurang sesuai kata2 saya 🙏🙏🙏 jadi misperception. Saya kenal Pak Jokowi orang baik. Bahkan sudah saya anggap seperti Ayah sendiri (sama2 orang solo). Kemarin juga hadir di HUT kami. Tidak ada niat buruk tentunya dari tweet saya,” katanya dalam rangkaian cuitan itu. (afr/afr)

Rahasia Keperkasaan Raja-Raja Jawa di Ranjang

Liputan6.com, Yogyakarta – Raja bagi masyarakat Jawa dahulu dianggap setara dewa atau titisannya. Raja dengan kekuasaannya menentukan nasib negeri.

“Dalam kekuasaan tidak ada persaingan, tidak terkotak-kotak atau tidak terbagi-bagi dan bersifat menyeluruh. Kekuasaan raja seperti kekuasaan dewa, yang agung dan binathara,” begitu G. Moedjanto menulis dalam bukunya, ‘Konsep Kekuasaan Jawa: Penerapannya oleh Raja-Raja Mataram’ (Yogyakarta, 1987).

Raja-raja juga identik dengan banyaknya selir. Masing-masing raja jumlah selirnya bisa sampai belasan, bahkan puluhan. Selir-selir itu juga jadi semacam simbol bagi kuasanya sang raja kala memerintah kerajaannya.

Selir itu bisa dikatakan perempuan-perempuan yang terikat hubungan dengan raja tanpa status pernikahan. Karena keterikatan itu, selir juga harus melayani raja dalam segala hal yang menyenangkan, termasuk urusan di atas ranjang.

Soal urusan di atas ranjang, tentu banyak yang heran bagaimana para raja Jawa dulu mampu perkasa dalam urusan bercinta dengan selir-selir yang sampai berjumlah puluhan.

Misalnya Raja Kasunanan Surakarta (Solo), Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Pakubuwono X. Raja Kasunan Surakarta yang memerintah tahun 1893-1939 itu konon memiliki 40 sampai 45 orang selir.

Sejumlah literatur menyebutkan, Sinuhun Pakubuwono X mampu mengatur waktu ketika berhubungan intim dengan para selirnya itu.

Rahasia keperkasan ala raja Jawa di atas ranjang salah satunya pada ramuan khusus. Ramuan itu yang digunakan para raja Jawa untuk menggauli para selirnya yang sampai puluhan orang tersebut.

Ramuan itu merupakan minuman yang harus diminum secara rutin setiap hari. Ramuan itu campuran dari 40 butir merica, 40 lembar daun sirih, dan 40 bawang lanang yang dihaluskan bersama menggunakan layah dari batu.

Usai dihaluskan, lalu direbus dan disaring. Selanjutnya air hasil penyaringan itu diembunkan semalaman. Pagi harinya air itu diminum. Begitu terus setiap hari.

Selain ramuan, para raja Jawa juga memegang ilmu Asmaragama sebagai pedoman dalam bercinta. Aji Asmaragama itu dibeberkan oleh Dhamar Sasangka dalam bukunya ‘Gatholoco, Rahasia Ilmu Sejati dan Asmaragama’ (Jakarta, 2013).

Tak cuma soal gaya bercinta, dalam Amaragama juga terdapat sejumlah ajaran cinta yang memiliki filosofi Jawa. Pertama, Asmaratantra. Ajaran ini mengajarkan pada pasangan suami istri, saat mau bercinta harus ada perasaan berbeda saat saling bersentuhan.

Saat itu, pasangan suami istri harus ada getaran di hati masing-masing, misalnya saat berciuman. Getaran itu harus tetap ada dan dipertahankan.

Lalu Asmaraturida. Asmarturida mengajarkan pasangan suami istri tidak boleh kaku, sesekali satu sama lain harus mengeluarkan guyonan lucu yang mengundang tawa hingga bisa mencairkan suasana. Tak jarang guyonan bisa berakhir di ranjang.

Selanjutnya Asmaranala. Ajaran ini mengajarkan tentang saling memberi dan saling menerima, disenangkan, dan menyenangkan. Harus ada pengertian. Wujud keterikatan batin bisa terbangun dari sini.

Kemudian ada Asmaradana yang mengajarkan kepada setiap pasangan agar mampu saling menyentuh hati pasangannya. Sentuhan untuk hati tak sebatas kata-kata manis, tapi juga bisa hal lain, misalnya memberi bunga dan hadiah kecil.

Terakhir, Asmaratura. Ajaran ini mengajarkan puji dan rayu satu sama lain dari pasangan suami istri. Pujian dan rayuan di sini sangat penting untuk menjaga keharmonisan hubungan.

Adapun sebelum melakukan hubungan seks, raja-raja Jawa harus melakukan semedi dan membersihkan diri. Ritual itu dilakukan raja sebagai bentuk persiapan sebelum bercinta, baik dengan permaisuri maupun selirnya.

Selagi raja bersemedi, permaisuri maupun selir juga mempersiapkan diri, mulai dari mandi, dandan, dan memakai wewangian. Hal itu harus dilakukan, sebab dalam Asmaragama, kedua pihak, baik suami maupun istri, harus saling menjaga kebersihan diri.

Saksikan video pilihan berikut ini: