Video Mesum Diduga Pegawai Kemenag Sleman Beredar di Medsos

Liputan6.com, Sleman – Video mesum yang diduga aparatur sipil negara (ASN) beredar di grup WhatsApp. Belakangan diketahui, perempuan dalam video itu bekerja di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman.

“Sebetulnya berat juga apakah mengakui atau tidak, yang jelas kami sudah melakukan upaya pembinaan dan sudah kami BAP,” ujar Sa’ban Nuroni, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, Senin (15/04/2019).

Sa’ban mengungkapkan, kasus video mesum itu sebenarnya sudah lama terjadi, sekitar satu tahun lalu. Ia juga telah mengklarifikasi kasus ini kepada yang bersangkutan dan menyampaikan hasilnya kepada Kanwil Kemenag DIY.

“Yang memberikan hukuman tingkat yang lebih atas, tugas kami melakukan pemeriksaan,” ucapnya.

Pihaknya saat ini masih menunggu keputusan, mengingat yang memutuskan sanksi kepada pegawai yang bersangkutan adalah wewenang pusat. Sa’ban mengatakan kasus video mesum yang melibatkan Kemenag Sleman ini menjadi keprihatinan bersama. 

Simak juga video pilihan berikut ini:

Dua sejoli terekam kamera melakukan aksi mesum di alun-alun Kota Jember. Akibatnya, Satpol PP turun tangan lakukan imbauan.

Top 3 News: Di Balik Motif Massa Kampanye Bentrok dengan Warga Sleman

Liputan6.com, Jakarta – Top 3 News hari ini mengungkap bentrokan antar dua kelompok massa terjadi di Kabupaten Sleman, DIY, Minggu, 7 April kemarin. Salah satu massa yang bentrok merupakan massa yang sedang berangkat kampanye menuju ke Alun-alun Wates, Kulonprogo.

Sebagian massa yang menggunakan motor lalu masuk ke dalam gang kampung di samping SPBU Gamping. Selanjutnya tanpa alasan yang jelas, mereka melempar batu hingga memicu kemarahan warga. Bentrokan pun tak terhindarkan.

Sementara itu, penemuan jasad Budi Hartanto (27), warga Kediri yang diduga menjadi korban mutilasi kini kasusnya memasuki babak baru. 

Sebanyak sembilan orang saksi yang diduga mengetahui motif dibalik pembunuhan tersebut telah menjalani pemeriksaan. Polisi juga menduga kesembilan teman almarhum ini tahu seperti apa keseaharian Budi selain berprofesi sebagai guru dan pengajar tari di sebuah sanggar.

Kabar lainnya, pimpinan Front Pembela Islam Rizieq Shihab hadir dalam kampanye akbar capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga. Rizied hadir dalam video berdurasi 14 menit.

Ada 10 alasan yang dibeberkannya mengapa Sandiga dan Prabowo kerap mendapat sambutan hangat dari para pendukungnya saat gelar kampanye di daerah. Apa sajakah itu?

Berikut berita terpopuler di kanal News Liputan6.com, sepanjang Minggu, 7 April 2019.

Massa Kampanye Bentrok dengan Warga di Sleman Yogyakarta

Liputan6.com, Jakarta – Kericuhan terjadi di Jalan Wates Km 8, Padukuhan Ngaran, Desa Balecatur, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, DIY, Minggu (7/4). Kericuhan ini melibatkan sekelompok massa yang akan berangkat kampanye ke Alun-alun Wates, Kabupaten Kulonprogo.

Seorang saksi mata, Anton Prabu (40) mengatakan kericuhan bermula saat sekelompok massa tiba-tiba mendatangi Padukuhan Ngaran. Massa ini kemudian masuk ke dalam gang kampung yang berada di samping SPBU Gamping.

“Mereka masuk dan langsung melempari. Ada satu mobil yang terparkir di gang terkena lemparan sampai kacanya pecah,” ujar Anton di lokasi kejadian, Minggu (7/4).

Anton mengungkapkan dirinya tak tahu alasan massa tiba-tiba masuk ke kampungnya dan melakukan pelemparan. Massa, lanjut Anton, tiba-tiba datang dan langsung melempar batu.

Kapolda DIY, Irjen Ahmad Dofiri menerangkan massa yang terlibat gesekan merupakan massa yang sedang berangkat kampanye menuju ke Alun-alun Wates.

Dia menerangkan jumlah massa yang datang ke kampanya akbar nasional jumlahnya cukup besar. Dofiri mengungkapkan sebagian massa kampanye menggunakan sepeda motor.

“Hari ini memang ada kampanye di Alun-alun Wates. Peserta cukup banyak 10 sampai 15 ribu. Kebanyakan berangkat dengan mengendarai sepeda motor. Sehingga terjadi rombongan yang cukup panjang di Jalan Wates. Jadi saat berangkat terjadi sedikit gesekan, tapi tidak masalah, langsung berhasil kita halau,” urai Dofiri.

Berdasarkan pengamatan di lapangan, hingga pukul 19.00 WIB sejumlah personel polisi dan TNI tampak berjaga di lokasi kejadian.

Reporter: Purnomo Edi/merdeka.com

BPBD Sleman Buat Aplikasi Jarak Aku dan Merapi untuk Pantau Status Vulkanik

Liputan6.com, Sleman – Guguran awan panas dan lava pijar hingga kini terus terjadi di Gunung Merapi, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, BPBD setempat membuat aplikasi yang bisa membantu warga untuk mendeteksi aman tidaknya posisi warga.  

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Jumat (5/4/2019), BPPTKG Yogyakarta mencatat Gunung Merapi mengeluarkan tujuh kali guguran sepanjang Jumat pagi. Aktivitas vulkanik Gunung Merapi terus terjadi secara fluktuatif.

Untuk mencegah adanya korban akibat aktivitas Gunung Merapi, BPBD Kabupaten Sleman membuat aplikasi untuk warga bernama Jarak Aku dan Merapi.  

Dengan aplikasi yang bisa diunduh di telepon genggam, warga bisa mengetahui apakah posisinya aman atau tidak dari ancaman bencana Gunung Merapi. Warga pun bisa melakukan upaya yang diperlukan untuk menyelamatkan diri.  

Selain bisa mengetahui jarak pengguna dengan Merapi, warga juga bisa mengetahui lokasi pengungsian atau tempat aman terdekat.  

Saat ini, warga dilarang beraktivitas kurang dari radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Usai Seruput Kopi, Sandi Buka Rumah Siap Kerja OK OCE di Sleman

Sleman – Sandiaga Uno melanjutkan kegiatannya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Mengawali hari kedua di DIY, Sandi mendatangi warung kopi Cengkir Heritage Resto di Sinduharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman.

Berkaus polo warna biru, Sandi memesan kopi unggulan warung bernuansa tradisional ini. Ditemani pisang goreng, Sandi menikmati seduhan kopi hitam yang tersaji dalam gelas cangkir.

“Nikmat kopinya, pisangnya juga crispy, renyah,” ujar Sandi, Sabtu (23/3/2019).


Setelah seharian kemarin di DIY Sandi berkegiatan di belasan titik yakni di Sleman, Kota Yogya dan Kabupaten Kulon Progo, hari ini Sandi hanya memiliki satu agenda yakni meluncurkan Rumah Siap Kerja dan pelatihan OK OCE di Ngaglik, Sleman.

“Hadir di Yogyakarta, ini pelayanan terpadu satu pintu untuk anak muda pencari lowongan kerja. Mereka dapat bimbingan, arahan, informasi dan ada kegiatan positif untuk anak muda,” jelas Sandi di sela peluncuran rumah siap kerja.

Usai Nyruput Kopi, Sandi Buka Rumah Siap Kerja OK OCE di SlemanSandi di Rumah Siap Kerja OK OCE, Sleman (Foto: Ristu Hanafi/detikcom)

“Fungsinya untuk menghubungkan penyedia kerja dan pencari kerja. Kita kerja sama dengan perusahaan-perusahaan, kolabolari dunia usaha dan masyarakat,” lanjut founder OK OCE Indonesia ini.
Koordinator Nasional OK OCE Prasasti, Victor Aritonang menambahkan, pihaknya sejauh ini telah melakukan edukasi kepada calon wirausaha baru di 50 kota di Indonesia.

“Hadirnya Rumah Siap Kerja dan pelatihan OK OCE cabang Yogyakarta ini diharapkan bisa meningkatkan jumlah pekerja dan wirausaha di kawasan Yogyakarta,” ujarnya.

Setelahnya Sandi melanjutkan kegiatan di Klaten dan Sukoharjo.
(mbr/mbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Piala Presiden 2019: Persija Jakarta Enggan Remehkan PSS Sleman

Liputan6.com, Sleman – Persija Jakarta bakal melakoni laga terakhir di fase grup Piala Presiden 2019. Macan Kemayoran –julukan Persija Jakarta– akan menantang tim tuan rumah Grup D, PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Jumat (15/3/2019) WIB.

Persija Jakarta punya amunisi bagus menghadapi laga yang akan disiarkan di Indosiar sore ini. Atmosfer ruang ganti Persija sedang positif setelah lima laga tak terkalahkan.

Tak heran, Persija lebih diunggulkan atas PSS. Meskipun demikian, bek Persija, Dany Saputra enggan meremehkan tim lawan.

“Pertandingan besok pasti sangat berat apalagi lawannya PSS Sleman berstatus tuan rumahpastinya didukung banyak suporter ,” ujar Dany seperti dilansir situs resmi klub.

Dany menilai, PSS punya faktor plus lantaran akan didukung ribuan suporternya. Suporter PSS, Brigata Curva Sud telah setuju kembali datang ke Maguwoharjo setelah tuntutan mereka dipenuhi manajemen.

Seperti diketahui, suporter PSS sempat memboikot laga perdana tim pujaan mereka di Piala Presiden 2019. Aksi ini dilakukan agar manajemen PSS memenuhi delapan tuntutan mereka, antara lain lapangan latihan yang representatif.

Persija Jakarta menang besar dalam laga perdananya saat melawan Borneo FC di Piala Presiden 2019.

Piala Presiden 2019: MU Bungkam PSS Sleman

Liputan6.com, Sleman – Madura United (MU) masih terlalu tangguh bagi tim promosi, PSS Sleman dalam pertandingan Piala Presiden 2019. Bertanding di Stadion Maguwoharjo, Selasa (5/3/2019), MU menang dengan skor 2-0.

PSS dan MU tergabung di Grup D pada Piala Presiden 2019. Selain kedua tim, ada Persija Jakarta dan Borneo FC yang juga berada di Grup D Piala Presiden 2019.

Kendati bermain sebagai tuan rumah, PSS Sleman lebih banyak bermain dengan serangan balik. Maklum, secara materi tim, PSS ada satu level di bawah Madura United yang kini diperkuat nama-nama seperti Andik Vermansah, Greg Nwokolo, dan Beto Goncalves.

Namun taktik ini ternyata belum bisa menahan gawang PSS dari kebobolan. Berawal dari umpan tendangan bebas Greg, Beto memasukkan bola dengan sontekan kakinya pada menit ke 10.

Gol Beto memacu para pemain MU untuk mencari gol kedua. Hingga menit ke-15, tim berjuluk Sape Kerap ini masih mengendalikan permainan.

Beto hampir saja mencetak gol keduanya pada pertandingan ini. Sayangnya, tendangan bomber berdarah Brasil itu masih melebar di sisi kiri gawang PSS.

PSS sendiri masih kesulitan membongkar pertahanan MU. Serangan-serangan tim Elang Jawa hampir selalu bisa dipatahkan lini pertahanan MU.

Hingga babak pertama selesai, kedudukan 1-0 untuk keunggulan MU belum berubah.

2 dari 3 halaman

Babak Kedua

Pertandingan babak kedua berjalan sama terbuka dengan babak pertama. PSS yang ketinggalan berusaha memaksimalkan setiap kesempatan di antaranya lewat bola mati.

Salah satunya lewat tendangan bebas Haris Tuharea. Sayangnya, skor belum berubah lantaran tendangan Haris masih menyamping tipis dari gawang MU.

PSS harus pasrah gawangnya kembali kebobolan pada menit 85. Bola muntah tendangan Aleksandar Rakic dimanfaatkan dengan jeli oleh Alfath Father.

PSS bukannya tanpa peluang menciptakan gol di babak kedua. Namun usaha PSS selalu menemui jalan buntu.

Keunggulan 2-0 bagi MU akhirnya bertahan hingga pertandingan selesai. Hasil ini membuat MU memuncaki klasemen sementara Grup D Piala Presiden 2019.

3 dari 3 halaman

Susunan Pemain

PSS Sleman : Ega Rizky, Asyraq Gufron, Ikhwan Ciptady, Derry, Bagus Nirwanto, Alfonso de la Cruz, Sidik Saimima, Haris Tuharea, Ricky Kambuaya, Rangga Muslim, Kushedya Hari Yudo.

Madura United: Muhammad Ridho, Andik Rendika, Fachrudin, Jaimerson, Markho Sandi, Slamet Nurcahyo, Zulfiandi, Rakic, Greg, Zah Rahan

Diperkuat 2 Pemain Asing, PSS Sleman Targetkan Lolos Fase Grup Piala Presiden 2019

Liputan6.com, Yogyakarta – PSS Sleman akan memainkan dua pemain asing anyarnya di Piala Presiden 2019. Kedua pemain asing tersebut adalah stopper asal Spanyol, Alfonso de la Cruz, dan gelandang serang dari Argentina, Brian Ferreira.

Menurut asisten pelatih PSS Selaman Suwandi HS, selama ini keberadaan kedua pemain asing baru tersebut tidak ada masalah. Jika komunikasi lancar, maka selanjutnya pun dipastikan baik-baik saja.

“Kunci dari adaptasi pemain asing adalah komunikasi,” kata Suwandi dalam jumpa pers Piala Presiden di Yogyakarta, Senin (4/3/2019).

Dia mengaku anak asuhnya sudah siap meladeni Madura United pada laga perdana Piala Presiden 2019 Grup D yang disiarkan langsung Indosiar. Bertemu tim bagus, Suwandi meminta anak asuhnya tidak kendor semangat.

2 dari 3 halaman

Lolos Fase Grup

Suwandi mengatakan PSS Sleman menargetkan lolos dari fase grup Piala Presiden 2019. Namun, target tersebut tentu tidak mudah untuk diwujudkan.

“Kami harus fokus dan kerja keras,” ucap Suwandi.

Bek PSS Sleman Asyraq Gufron menuturkan Piala Presiden menjadi bagian dari persiapan mental timnya sebelum memasuki kompetisi resmi. “Secara pribadi, saya antusias menghadapi tim yang lebih dari kami,” tuturnya. (Switzy Sabandar)

3 dari 3 halaman

Jadwal Piala Indonesia

Selasa, 5 Maret 2019

15:30 WIB, PSS Sleman vs Madura United – Live Indosiar

Stadion Maguwoharjo, Sleman

Piala Presiden 2019: Lawan PSS Sleman, Madura United Siap Curi Kemenangan

Liputan6.com, Sleman – Madura United akan berhadapan dengan PSS Sleman dalam laga perdana grup D Piala Presiden 2019](3908720 “”) di Stadion Maguwoharjo Sleman, Selasa (5/3/2019). Di laga yang akan disiarkan Indosiar ini, tim asuhan Dejan Antonic ini sudah menyiapkan sejumlah strategi demi mencuri kemenangan atas tim tuan rumah.

“Kami akan bermain serius, anak-anak harus mencari kesempatan untuk mencetak gol supaya bisa masuk delapan besar,” ujar Dejan Antonic, pelatih Madura United, dalam jumpa pers di Yogyakarta, Senin (4/3/2019).

Ia mengaku membawa semua pemain dengan persiapan yang matang di ajang Piala Presiden 2019. Tidak ada pemain yang cedera dan materi juga sudah baik.

Dejan juga meminta timnya untuk menikmati permainan di ajang Piala Presiden 2019 sehingga hasil akan mengikuti. Menurut Dejan, tidak perlu berorientasi pada hasil, karena yang terpenting menyajikan pertandingan yang baik.

“Cara membuat sepak bola di Indonesia bagus adalah dengan memberikan permainan yang baik,” ucapnya.

Ia menyebut PSS Sleman tidak bisa dipandang sebelah mata. Terlebih tim ini akan bermain di Liga 1 2019. Bermain di kandang sendiri, PSS Sleman juga mempunyai suporter besar yang setia dan fanatik terhadap timnya.

2 dari 2 halaman

Fachrudin Kembali

Sementara itu, kapten Madura United Fachrudin Aryanto mengaku senang kembali merumput di Stadion Maguwoharjo. Fachrudin memang sempat membela PSS Sleman pada periode 2007-2012.

“Akhirnya bisa kembali ke Sleman walaupun sekarang bersama dengan Madura United,” tutur mantan pemain PSS ini.

Menurut Fachrudin, pertandingan pertama biasanya pertandingan yang sulit. Meskipun demikian, timnya sudah selesai mengikuti Piala Indonesia dan saat ini fokus kepada Piala Presiden.

“Kami ingin memberikan yang terbaik untuk Madura,” kata Fachrudin.

Hujan Abu Vulnanik Merapi Guyurr Kawasan Sleman

Sleman – Gunung Merapi pagi ini kembali mengalami guguran awan panas. Dilaporkan di sejumlah wilayah di Kabupaten Sleman terjadi hujan abu.

“Laporan TRC BPBD, hujan abu tipis terpantau di Kalitengah Lor, Kaliurang, Turgo, Ngepring, Nganggring, Tunggul Arum,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Makwan dalam keterangannya, Sabtu (2/3/2019).

Terpisah, Kepala Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Kaliurang, Sunarta menyampaikan laporan hujan abu tipis terjadi di Kinahrejo, Srunen, Kalitengah Lor, dan gardu pandang Kaliurang.

“Ada laporan hujan abu tipis,” jelasnya.
Sebelumnya, Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Kaliurang, Kabupaten Sleman mencatat telah terjadi 7 kali guguran awan panas dalam kurun waktu kurang dari satu jam.

“Terjadi 7 kali awan panas guguran pagi tadi antara pukul 4.51-5.40 WIB,” kata Kepala Pos PGM Kaliurang, Sunarta saat dihubungi detikcom, Sabtu (2/3/2019).

Rinciannya, guguran awan panas terjadi pada pukul 4.51, 4.54, 5.03, 5.07, 5.10 dengan jarak luncur maksimum 2 kilometer. Kemudian guguran awan panas kembali terjadi pada pukul 5.33 dan 5.40 dengan jarak luncur masing-masing 800 dan 900 meter.

“Dari CCTV teramati awan panas 7 kali ke arah Kali Gendol dengan jarak luncur maksimum 2 kilometer,” jelasnya.

Status Gunung Merapi masih Waspada (Level II), radius bahaya 3 kilometer dari puncak.
(mbr/mbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>