Satgas Antimafia Bola Kejar Pengakuan Tersangka dan Saksi di Mata Najwa

Liputan6.com, Jakarta – Satgas Antimafia Bola Polri akan menindaklanjuti keterangan tersangka dan saksi yang diungkap di acara Mata Najwa yang disiarkan pada Rabu 20 Februari 2019 malam. Keterangan dari para narasumber akan dijadikan sebagai bukti petunjuk dalam mengusut skandal pengaturan skor sepakbola Indonesia.

“Itu petunjuk-petunjuk yang nantinya bisa didalami dan diselidiki oleh Satgas Antimafia Bola,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di kantornya, Jakarta, Jumat (22/2/2019).

Dalam acara bertajuk ‘PSSI Bisa Apa Jilid 4’ yang disiarkan salah satu stasiun televisi swasta itu, sopir Jokdri, Dani buka-bukaan soal perintah bosnya. Dani mengaku beberapa kali diperintah mentransfer sejumlah uang oleh Jokdri, paling besar mencapai nominal Rp 5 miliar.

Tersangka pengaturan skor, Dwi Irianto alias Mbah Putih juga buka-bukaan dengan jurnalis senior Najwa Shihab dalam sebuah wawancara eksklusif. Menurutnya, semua manajer klub pasti menjalin komunikasi dengan wasit.

Bukan hanya tersangka, Najwa juga menghadirkan keterangan saksi dari perangkat pertandingan yang identitasnya dirahasiakan. Menurut saksi, hampir semua pertandingan sepakbola sudah diatur. PSSI juga memiliki peran penting dalam skandal match fixing.

“Semua itu petunjuk. Itu nilainya satu kalau pengakuan saja. Kita butuh bukti dokumen yang menguatkan petunjuk itu,” tutur Dedi.

2 dari 2 halaman

Dibutuhkan Penyidik

Tidak menutup kemungkinan, informasi di Mata Najwa akan ditindaklanjuti oleh penyidik dan dituangkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP). Sehingga keterangan tersebut memiliki pertanggungjawaban hukum.

“Tentunya sangat terkait kalau itu nanti dibutuhkan penyidik dalam rangka untuk mengungkap match fixing di beberapa liga, tentu arahnya ke sana (di-BAP),” ucap Dedi.


Saksikan video pilihan di rumah ini:

Detik-detik Mobil Caleg PDIP Sleman Dibakar Orang Misterius

Sleman – Mobil caleg PDIP Kabupaten Sleman, Suyoko dibakar orang tak dikenal dini hari tadi. Begini penjelasan pria yang juga menjabat Ketua Bappilu DPC PDIP Sleman itu.

“Jam 01.00 saya masih terima WA teman, masih balas, 01.15 saya tertidur, jam 01.35 dibangunkan istri karena mendengar alarm mobil berbunyi,” kata Suyoko saat dihubungi wartawan, Jumat (22/2/2019).

“Saya keluar ternyata mobil sudah terbakar,” lanjutnya.

Kondisi mobil Toyota Rush saat itu sudah terbakar di bagian belakang luar dan dalam. Suyoko menyebut istrinya sebelumnya tidak mendengar suara gaduh.
“Nggak dengar suara gaduh, tiba-tiba dengar bunyi alarm. Istri saya sekitar 01.30 terbangun tidak dengar apa-apa, lalu dengar suara alarm mobil jam 01.35,” jelasnya.

Dari sekitar mobilnya, Suyoko mengaku mencium bau seperti minyak tanah. Juga ditemukan botol mineral plastik di atas mobil.

“Tetangga tak ada yang tahu, jam 01.00 ada warga ronda tak ada kejadian, 01.15 ada tetangga yang lewat juga tidak ada apa-apa,” imbuhnya.

Saat kejadian, mobil terparkir di samping rumahnya. “Samping rumah persis, dari jalan umum masih masuk berjarak satu rumah, tapi posisi di pinggir jalan ada mobil istri dan tetangga, mobil saya lebih di dalam. Mobil istri dan tetangga tidak apa-apa,” ungkapnya.

Suyoko pun belum mengetahui apa motif pembakaran mobilnya itu. Dia hari ini berniat melapor ke Polres Sleman.

“Saya sampai saat ini tidak tahu motifnya, saya nggak ada permasalahan dengan orang lain, sebelumnya juga nggak ada ancaman atau teror,” terangnya.

Suyoko menambahkan, pagi tadi Kapolres Sleman, Dandim Sleman, Dirreskrimum Polda DIY telah mengecek lokasi kejadian. Dini hari tadi juga sudah dilakukan olah TKP oleh petugas Polres Sleman.

“Infonya dari Puslabfor Semarang juga mau ke sini,” pungkasnya.
(sip/sip)



<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Si Nyonya Tua Remuk di Wanda Metropolitano

Kamis 21 Februari 2019, 06:35 WIB

Foto Sepakbola

Istimewa – Sepakbola

Madrid Sepakbola – Juventus tak berdaya di Wanda Metropolitano, Kamis (21/2/2019) dinihari WIB, dalam leg pertama 16 besar Liga Champions. Si Nyonya Tua remuk dengan skor 0-2.

Foto 1 dari 11

Diego Costa terjatuh setelah disenggol oleh Mattia De Sciglio. Wasit sempat menunjuk titi penalti, namun batal setelah melihat VAR. (Foto: Juan Medina/Reuters)

Foto Terkait

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com

  • PSS: Sejumlah Klub Sudah Bertemu Bahas KLB

    Sepakbola | Kamis 21 Februari 2019, 08:44 WIB PSS Sleman mendukung PSSI menggelar Kongres Luar Biasa (KLB). Super Elang Jawa juga sependapat dengan PSSI bahwa KLB digelar usai Pilpres 2019.

  • Misi Belum Usai, Atletico!

    Sepakbola | Kamis 21 Februari 2019, 08:38 WIB Atletico Madrid mendapat keuntungan usai menang atas Juventus di leg pertama 16 besar Liga Champions. Meski demikian, Atletico diingatkan untuk tidak lengah.

  • 20Detik

    Cukup 10 Pemain untuk City Taklukkan Schalke

    Sepakbola | Kamis 21 Februari 2019, 08:22 WIB Manchester City menang 3-2 atas Schalke di leg pertama 16 besar Liga Champions. City tampil hanya dengan 10 pemain setelah Nicolas Otamendi diusir wasit.

  • 20Detik

    Juventus Melongo di Kandang Atletico

    Sepakbola | Kamis 21 Februari 2019, 07:49 WIB Si Nyonya Tua harus mengakui kekakalahannya atas Atletico Madrid. Bertang ke Wanda Metropolitano Ronaldo Cs dihukum bola-bola mati Atletico.

  • Juventus Main Jelek di Babak Kedua

    Sepakbola | Kamis 21 Februari 2019, 07:19 WIB Massimiliano Allegri mengakui Juventus main jelek. Di lain sisi, Atletico pintar bikin Bianconeri tanpa tembakan ke gawang di babak kedua.

  • Atletico Efektif dalam Bertahan dan Menyerang

    Sepakbola | Kamis 21 Februari 2019, 06:53 WIB Diego Godin menilai Atletico Madrid menampilkan performa yang komplet saat mengalahkan Juventus. Atletico disebutnya efektif di depan dan belakang.

  • Foto Sepakbola

    Si Nyonya Tua Remuk di Wanda Metropolitano

    Sepakbola | Kamis 21 Februari 2019, 06:04 WIB Juventus tak berdaya di Wanda Metropolitano, Kamis (21/2/2019) dinihari WIB, dalam leg pertama 16 besar Liga Champions. Si Nyonya Tua remuk dengan skor 0-2.

  • Sterling: City Menyulitkan Diri Sendiri

    Sepakbola | Kamis 21 Februari 2019, 05:48 WIB Manchester City harus bersusah payah untuk menaklukkan Schalke 04 di lanjutan Liga Champions. The Citizens disebut Raheem Sterling menyulitkan diri sendiri.

  • Juventus Dihukum Bola-Bola Mati Atletico

    Sepakbola | Kamis 21 Februari 2019, 05:47 WIB Juventus dikalahkan Atletico Madrid di leg I 16 besar Liga Champions. Giorgio Chiellini mengakui timnya kurang fokus bertahan dari situasi bola mati Atletico.

  • ‘City Tunjukkan Karakter Luar Biasa’

    Sepakbola | Kamis 21 Februari 2019, 05:23 WIB Manchester City mampu bangkit saat menghadapi Schalke pada leg I babak 16 besar Liga Champions. The Citizens menunjukkan karakter yang luar biasa.

  • Liga Champions: Babak I Schalke Vs City 2-1

    Sepakbola | Kamis 21 Februari 2019, 03:44 WIB Paruh pertama laga leg I 16 besar Liga Champions antara Schalke vs Manchester City sudah kelar. Dua penalti Nabil Bentaleb membawa tuan rumah unggul 2-1.

  • Sarri Sih Maunya Awet di Chelsea

    Sepakbola | Kamis 21 Februari 2019, 00:31 WIB Hasil-hasil buruk yang didapat Chelsea membuat posisi Maurizio Sarri kabarnya terancam. Meski tak yakin dengan masa depannya, ia ingin bertahan lama di Chelsea.

Pertama dan Satu-satunya, Pemprov DIY Raih Nilai ‘AA’ dalam SAKIP, Apa Artinya?

Liputan6.com, Makassar – Setelah empat kali meraih predikat A dalam penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), kini Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses meraih predikat AA.

Penghargaan untuk predikat tertinggi ini diserahkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin kepada Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X di Makassar, Selasa (19/2/2019).

Dalam acara tersebut, empat Pemda memperoleh predikat A, yakni Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Bantul, dan Kabupaten Sleman, tiga-tiganya dari DIY, serta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Dari 186 pemda di wilayah III, ada 9 Kabupaten/Kota berpredikat BB dan 55 provinsi, kabupaten/kota berpredikat B.

Pemda yang mendapat predikat BB yakni, Kabupaten Wonogiri (Jateng), Kabupaten Cilacap (Jateng), Kota Pekalongan (Jateng), Kabupaten Banyumas (Jateng), Kabupaten Gunung Kidul (DIY), Kota Yogyakarta (DIY), Kabupaten Bone Bolango (Sulsel), Kota Manado (Sulut) serta Kabupaten Banggai (Sulteng).

Deputi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian PANRB M Yusuf Ateh mengatakan, predikat AA diberikan kepada pemda yang meraih nilai 90 – 100, sedangkan A dengan nilai 80 – 90, BB dengan nilai 70 – 80, B untuk yang nilainya 60 – 70, CC dengan nilai 50 – 60, sementara C untuk yang nilainya 30 – 50, sedang yang nilanya kurang dari 30 predikatnya D.

Dalam evaluasi SAKIP pemda secara keseluruhan tahun 2018 ada 13 pemda yang meraih predikat A, terdiri dari 4 pemerintah provinsi dan 9 kabupaten/kota.

Sedangkan yang meraih predikat BB ada 46, terdiri dari 6 pemerintah provinsi dan 40 kabupeten/kota. Adapun yang meraih predikat B sebanyak 203 pemda, terdiri dari 18 pemprov dan 185 kabupaten/kota.

Untuk pemerintah provinsi, masih ada 5 yang predikatnya CC, sedangkan kabupaten/kota ada 162. Adapun yang predikatnya C masih ada 97, dan yang predikatnya D masih ada 5 kabupaten/kota.

2 dari 2 halaman

Mengubah Budaya Kerja

Terpisah, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan, implementasi SAKIP yang baik berpengaruh terhadap peningkatan pelayanan publik hingga mempermudah pertanggungjawaban kinerja para abdi negara.

Sultan mengakui, dengan metode ini pemda dapat melaksanakan program dan kegiatan lebih berorientasi pada hasil, mampu mengalihkan belanja aparatur ke belanja publik, serta pengukuran kinerja organisasi hingga individu lebih akurat.

“SAKIP mengubah budaya kerja sehingga ASN bekerja semakin efektif dan efisien,” ujar Sri Sultan.

Pemprov DIY melakukan rasionalisasi kegiatan yang berorientasi pada money follow program dan program follow result. Sebanyak 1600 kegiatan berhasil dipangkas dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Efisiensi adalah keharusan untuk meningkatkan sinkronisasi, memudahkan pengendalian, meningkatkan belanja publik, dan investasi pada program strategis.

Sebagai Gubernur dan Raja Yogyakarta, Sultan mendorong seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tak ‘terkurung’ dengan rutinitas saja.

“Harus melakukan inovasi dan memastikan capaian outcome melalui penilaian kinerja kegiatan yang beroirentasi pada customer perspective,” imbuhnya.

Melalui pola penataan kelembagaan baru yang berbasis kinerja, Pemprov DIY berhasil mengefisiensikan 79 struktur kelembagaan. Untuk meminimalisir eksploitasi anggaran, DIY menerapkan standar belanja berbasis program yang tidak lagi berpatokan pada serapan.

Diingatkan, penerapan SAKIP memerlukan peran aktif dari kepala daerah untuk melakukan monitoring dan evaluasi secara aktif dengan reward dan punishment.

“Saya memberikan rapor kinerja kepada OPD setiap triwulan dan merilisnya di media massa. Langkah ini yang terbukti efektif meningkatkan kinerja OPD,” jelas Sultan.

Peningkatan nilai SAKIP ini juga diikuti peningkatan nilai tiga kabupaten di wilayah Provinsi DIY. Tahun 2017 lalu, Kabupaten Kulonprogo, Bantul, dan Sleman meraih predikat BB. Seiring berjalannya waktu, ketiga kabupaten itu sukses meraih predikat ‘A’ pada tahun 2018.

Sri Sultan menilai, SAKIP bukan hanya sebuah keharusan, tetapi juga sistem yang dibuat untuk menjawab tantangan dan perubahan zaman.

“Karena SAKIP adalah cara kita memandang masa depan melanjutkan perubahan, memenuhi tanggungjawab sejarah, dan yang terpenting demi keberlangsungan generasi mendatang,” pungkasnya.

Predikat SAKIP “AA” Wilayah III :- Provinsi D.I. Yogyakarta.

Predikat SAKIP “A” Wilayah III :1. Provinsi Jawa Tengah, 2. Kabupaten Sleman, 3. Kabupaten Bantul, 4. Kabupaten Kulon Progo.

Predikat SAKIP “BB” Wilayah III :1. Kabupaten Wonogiri, 2. Kabupaten Cilacap, 3. Kota Pekalongan, 4. Kabupaten Banyumas, 5. Kabupaten Gunung Kidul, 6. Kota Yogyakarta, 7. Kabupaten Bone Bolango, 8. Kota Manado, 9. Kabupaten Banggai.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Ini Jadwal Piala Presiden 2019 Selengkapnya

Jakarta – Ajang Piala Presiden 2019 digelar mulai Sabtu, 2 Maret 2019. Laga Persib Bandung lawan Tira-Persikabo di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, akan jadi pertandingan pembuka. Sebanyak 20 tim akan bersaing dalam lima grup yang digelar di lima kota dan kabupaten di Pulau Jawa.

Grup A yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, akan mempertandingkan Persib Bandung, Tira-Persikabo, Perseru Serui, dan Persebaya Surabaya. Laga menarik di grup ini, yang mempertandingkan Persib kontra Persebaya baru digelar pada matchday kedua, 7 Maret 2019.

Di Grup B Piala Presiden 2019 yang akan dimainkan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, mempertemukan empat klub, yaitu tuan rumah Bhayangkara FC, Semen Padang, Bali United, dan klub Liga 1 yang baru saja terdegradasi ke Liga 2, Mitra Kukar.

Grup C digelar Stadion Moch Soebroto, Magelang, dengan PSIS Semarang sebagai tim tuan rumah. Laskar Mahesa Jenar berada satu grup dengan Persipura Jayapura, PSM Makassar, dan klub promosi Liga 1, Kalteng Putra.

PSS Sleman akan menjadi tuan rumah Grup D yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Tim juara bertahan Piala Presiden, Persija Jakarta, berada di grup ini bersama Madura United dan Borneo FC.

Sementara Grup E mempertemukan Arema FC yang menjadi tuan rumah, dengan Barito Putera, Persita Tangerang, dan Persela Lamongan. Grup E akan digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Delapan tim akan lolos ke perempat final, dengan komposisi lima juara grup dan tiga runner-up terbaik. Perempat final digelar dengan single match dengan lima juara grup terbaik menjadi tuan rumah.

Semifinal akan tetap diadakan dengan sistem kandang dan tandang seperti Piala Presiden edisi sebelumnya. Namun, yang menarik untuk pertandingan final Piala Presiden 2019 digelar secara kandang dan tandang untuk kali pertama agar lebih semarak.

Berikut jadwal lengkap Piala Presiden yang ditayangkan Indosiar.

2 dari 6 halaman

Grup A

Stadion Si Jalak Harupat, Bandung

Sabtu, 2 Maret 2019

Persib Bandung vs Tira-Persikabo

Perseru Serui vs Persebaya Surabaya

Kamis, 7 Maret 2019

Tira-Persikabo vs Perseru Serui

Persebaya Surabaya vs Persib Bandung

Selasa, 12 Maret 2019

Tira-Persikabo vs Persebaya Surabaya

Persib Bandung vs Perseru Serui 

3 dari 6 halaman

Grup B

Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi

Minggu, 3 Maret 2019

Bhayangkara FC vs Semen Padang

Bali United vs Mitra Kukar

Minggu, 10 Maret 2019

Semen Padang vs Bali United

Mitra Kukar vs Bhayangkara FC

Rabu, 13 Maret 2019

Semen Padang vs Mitra Kukar

Bhayangkara FC vs Bali United

4 dari 6 halaman

Grup C

Stadion Moch Soebroto, Magelang

Rabu, 6 Maret 2019

PSIS Semarang vs Persipura Jayapura

PSM Makassar vs Kalteng Putra

Senin, 11 Maret 2019

Persipura Jayapura vs PSM Makassar

Kalteng Putra vs PSIS Semarang

Sabtu, 16 Maret 2019

Persipura Jayapura vs Kalteng Putra

PSIS Semarang vs PSM Makassar

5 dari 6 halaman

Grup D

Stadion Maguwoharjo, Sleman

Selasa, 5 Maret 2019

PSS Sleman vs Madura United

Persija Jakarta vs Borneo FC

Jumat, 8 Maret 2019

Madura United vs Persija Jakarta

Borneo FC vs PSS Sleman

Jumat, 15 Maret 2019

Madura United vs Borneo FC

PSS Sleman vs Persija Jakarta

6 dari 6 halaman

Grup E

Stadion Kanjuruhan, Malang

Senin, 4 Maret 2019

Arema FC vs Barito Putera

Persita Tangerang vs Persela Lamongan

Sabtu, 9 Maret 2019

Barito Putera vs Persita Tangerang

Persela Lamongan vs Arema FC

Kamis, 14 Maret 2019

Barito Putera vs Persela Lamongan

Arema FC vs Persita Tangerang

NU Bersyarat Ala Ahmad Dhani

Jakarta – Ahmad Dhani menulis surat tentang Nahdlatul Ulama (NU). Lewat surat itu, Dhani menegaskan dirinya merupakan bagian dari ‘NU Gusdurian’.

Surat itu dia tulis di Rutan Klas 1 Surabaya sebagai sebagai Pondok Pesantren Medaeng. Surat kemudian dibagikan menjelang sidang lanjutan kasus pencemaran nama baik atau kasus ‘idiot’ di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (19/2/2019).

NU yang diikuti Dhani adalah NU yang bukan Islam Nusantara. Dhani juga menyebut dirinya bukan bagian dari NU yang mendukung Joko Widodo.
“Saya NU pengikut Hadratussyekh Hasyim Asy’ari,” demikian petikan tulisan Dhani.

NU Bersyarat Ala Ahmad DhaniFoto: Deny Prastyo Utomo

Bagi Dhani, NU juga bukanlah orang yang menganggap kelompoknya paling benar. Dia menegaskan sejak dulu merupakan pengikut ‘NU Gusdurian’.

Berikut tulisan lengkap Dhani tentang NU:

Jika NU adalah…
1. ISLAM NUSANTARA
Saya bukan bagian dari ini
2. Harus Jadi PENDUKUNG JOKOWI
Apalagi ini, saya pasti bukan bagian dari ini
3. MEREKA YANG MENGANGGAP KELOMPOKNYA YANG PALING BENAR
Obviously Not My Kinda Gruoup
4. MEREKA YANG TIDAK BELAJAR DARI MASA LALU
Apalagi ini, jelas bukan golongan saya

MAKA SAYA BUKAN “NU” JENIS INI
Saya NU pengikut Hadratussyekh Hasyim Asy’ari

Saya NU GUSDURIAN
100 % Islamnya Gus Dur
Dari dulu hingga sekarang.
Ahmad Dhani, Pondok Pesantren Medaeng, 19-02-19

Sebelum tulisan tersebut dibuat, putra Pengasuh Ponpes KH Wahab Hasbulloh Tambak Beras, Jombang, Kiai Wahib Wahab atau Gus Aam menemui Dhani selepas sidang lanjutan kasus ‘idiot’ di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (14/2). Gus Aam memberikan serban putih kepada pentolan grup musik Dewa 19 itu.

Gus Aam juga memberikan kesaksiaAnnya tentang sosok Dhani. Menurut dia, Dhani merupakan warga NU.

“Beliau ini orang Surabaya. Beliau juga Nahdlatul Ulama, warga Nahdlatul Ulama,” kata Gus Aam.

Namun pernyataan itu seolah dibantah oleh Ketum PBNU Said Aqil Siradj. Said mengatakan Dhani bukan anggota NU sebab sudah menghina organisasi yang didirikan oleh Hasyim Asy’ari itu.

“Sudah menghina NU, bukan warga NU dong,” kata Said kepada wartawan di sela Rakornas ke-IV NU Care-Lazisnu di Pondok Pesantren Pangeran Diponegoro, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (15/2).

Dhani dianggap menghina warga NU karena sudah mengaitkan NU dengan Nasakom. Padahal, menurut Said, Dhani pernah dibela Gus Dur dan PBNU pada 2005 silam.

“Nyatakan soal nasakom, NU dan PDIP itu,” jelasnya.

Said pun menegaskan pihaknya enggan kembali merangkul Dhani. Bagi Said, warga NU sudah sangat kecewa terhadap Dhani karena secara terang-terangan menghina NU.

“Biarin aja, nggak usah dimasukin (beri masukan dan nasihat). Nanti kualat, kualat sendiri,” kata Said.

(knv/idh)



<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Rapor Timnas U-22 usai Imbang lawan Myanmar di Piala AFF

Phnom Penh – Timnas U-22 Indonesia memulai Piala AFF U-22 2019 dengan meraih satu poin. Pasukan asuhan Indra Sjafri itu main imbang 1-1 lawan Myanmar di laga perdana penyisihan Grup B di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Senin (18/2/2019). 

Gawang Timnas U-22 yang dikawal Awan Setho dikejutkan dengan gol Myanmar saat laga baru berjalan 12 menit oleh Myat Kaung Khant. Beruntung pada menit ke-37, bek Rachmat Irianto sukses menyamakan kedudukan memanfaatkan sepak pojok. 

Hasil ini membuat Witan Sulaiman dan kawan-kawan untuk sementara berbagi posisi dengan Myanmar di Grup B. Pertandingan berikutnya, Timnas U-22 akan menghadapi Malaysia, Rabu (20/2/2019). 

Mantan kapten Timnas Indonesia, Agung Setyabudi mempunyai penilaian terkait hasil imbang di partai perdana Merah-putih muda di ajang Piala AFF U-22 2019. Pemilik 53 caps bersama Timnas ini mengamati performa pemain Timnas Indonesia U-22 di semua lini. 

Berikut rapor pemain Timnas U-22  melawan Myanmar versi Agung Setyabudi:



2 dari 5 halaman

Kiper dan Belakang

Kiper

Awan Setho

Penjaga gawang Bhayangkara FC ini secara umum tampil dengan baik. Gol cepat Myanmar yang dicetak Myat Kaung Khant dalam posisi yang sulit dijangkau oleh kiper manapun.

Ruang tembak pemain Myanmar begitu leluasa dan sulit diantisipasi kiper. Agung Setyabudi mengapresiasi performa kiper asal Semarang ini yang memiliki refleks bagus.

Nilai 7 

Bek

Asnawi Mangkualam

Berposisi sebagai bek sayap kiri, pemain klub PSM Makassar ini tampil bagus dengan determinasi tinggi. Beberapa kali serangan yang dibangun Timnas Indonesia U-22 dimulai dari sisi kanan lewat pergerakannya, terutama di babak pertama.

Nilai 7

Pemain Timnas Indonesia U-22, Samuel Christianson, berusaha merebut bola saat latihan di Stadion Madya, Jakarta, Kamis (17/1). Latihan ini merupakan persiapan jelang Piala AFF U-22. (Bola.com/Yoppy Renato)

Andi Setyo

Menyandang ban kapten, Andi Setyo mampu menghadirkan rasa aman di depan gawang Awan Setho. Sepanjang laga Andi Setyo tampil lugas terutama menjaga area pertahanan timnya dari bola-bola panjang pemain tengah Myanmar.

Nilai 7

Rachmat Irianto

Putera dari bek legendaris Bejo Sugiantoro ini disebut Agung Setyabudi sebagai pemain terbaik Timnas U-22 melawan Myanmar. Selain sebagai pencetak gol penyama kedudukan, Rachmat Irianto mampu menjadi tandem kokoh bersama Andi Setyo. Sosoknya yang kuat membuat lini belakang Timnas U-22 sulit ditembus lawan.

Nilai 7,5 

Samuel Christianson

Agung Setyabudi menilai pemain Sriwijaya FC ini belum mampu menyamai kualitas Firza Andika yang selalu mobile mengisi sisi bek kiri. Namun Samuel mampu memaksimalkan kesempatan bermain yang diberikan Indra Sjafri.

Nilai 6

3 dari 5 halaman

Gelandang

Gian Zola

Pemain yang diisukan segera merapat ke PSS Sleman ini tampil dengan agresif. Akan tetapi menurut Agung Setyabudi, Gian Zola masih sedikit bermain individual sehingga membuat alur serangan kerap terhenti di lini tengah dan belakang Myanmar.

Nilai 6 

Luthfi Kamal

Kembali mampu menjaga keseimbangan di lini tengah Timnas U-22, seperti dalam tiga uji coba yang dilakukan sebelumnya.  Hanya saja, Agung Setyabudi menyebut penampilannya belum maksimal mungkin karena canggung dan ikut andil dalam proses kebobolan gol Myanmar.

Nilai 6 

Hanif Sjahbandi

Menurut Agung Setyabudi, peran Hanif Sjahbandi tak begitu menonjol di lini tengah bersama Lutfi Kamal. Pemain yang sebentar memiliki kreativitas ini, tak tampak dalam ikut membongkar pertahanan Myanmar.

Nilai 6.

4 dari 5 halaman

Penyerang

Witan Sulaeman

Agung mengakui Witan sebagai pemain yang punya potensi besar. Jam terbang memang diperlukannya untuk mengasah kemampuan. Penampilannya melawan Myanmar tak membuatnya spesial, karena alur serangan justru menjadi tidak efektif.

Nilai 5,5 

Osvaldo Haay

Pemain yang disebut-sebut akan menjadi pembeda di Timnas U-22 diakui Agung Setyabudi tidak menampilkan kemampuan yang sesungguhnya saat menahan imbang Myanmar. Meski punya akselerasi, Osvaldo kurang mendapat dukungan dari rekan-rekannya.

Nilai 5,5

Dimas Drajad

Oleh Agung Setyabudi, pemain jebolan Timnas U-19 ini menjadi yang terburuk dalam pertandingan kontra Myanmar. Tak banyak pergerakan yang membahayakan pertahanan dan gawang Myanmar dengan menempatkan Dimas Drajad seorang diri sebagai ujung tombak. Indra Sjafri wajib mengevaluasi pemilihan striker untuk laga berikutnya.

Nilai 5

5 dari 5 halaman

Pemain Cadangan

Billy Keraf

Tak terlalu banyak membantu di sisa waktunya bermain. Namun Agung Setyabudi menilai pemain seperti Billy Keraf perlu mendapat kesempatan bermain yang lebih demi mematangkan pengalamannya.

Nilai 5,5

Rafli Syarahil

Cukup membuat lini tengah sedikit hidup dengan masuknya Rafli. Lini tengah Myanmar sempat kewalahan membendung permainannya yang eksplosif. Agung berharap Indra Sjafri memainkan Rafli sebagai starter saat melawan Malaysia.

Nilai 6

Gaya Superhero Ramaikan Jalanan Kota Yogyakarta

Liputan6.com, Yogyakarta – Patung Spiderman sedang makan di Jalan Suroto Yogyakarta menjadi salah satu penarik program Jogja Heboh 2019. Ketua Panitia Jogja Heboh Gonang Djuliastono mengatakan setidaknya ada 10 patung yang dipamerkan di sepanjang Jalan Suroto Yogyakarta bagian dari Jogja Heboh.

“Pertama atraksi mulai dari seni patung di Suroto di depan Gramedia. Itu kerja sama dengan Asosiasi Pematung, karya mereka bisa dipamerkan. Sebenarnya banyak patungnya tapi tempatnya menyesuaikan,” katanya, akhir pekan lalu.

Jogja Heboh yang dilaksanakan mulai dari tanggal 1-28 Februari 2019 ini memiliki dua hal penting yaitu atraksi dan transaksi. Atraksi, menurutnya, yakni berbagai event olahraga seperti Fun Bike dan lari di pinggir pantai.

Color run di Glagah dan alun-alun utara, lalu perdagangan khusus eksport seni kriya asli DIY di JEC. Hall A untuk food halal dalam rangka menyosialisasikan makanan halal kan di negara nonmuslim aja punya standar halal food,” katanya.

Selain itu, ada juga fashion on the street di Prawirotaman, Batik Fashion Show di Malioboro hingga Sarkem Festival. Sarkem Festival ini menggelar potensi kerajinan di wilayah tersebut.

“Pameran industri di Malioboro Mall, ada kesenian di tiga titik Mangkubumi ada UMKM ada 20 tenda supaya bisa menikmati Mangkubumi,” katanya.

Tidak hanya itu, agar menarik wisatawan, hotel-hotel juga memberikan diskon khusus selama bulan Februari 2019. Memang baru sebatas hotel yang menjadi anggota PHRI karena belum semua menjadi anggota PHRI DIY.

“Berapa persen tergantung mereka selama penyelenggaraan Jogja Heboh. Misal ada pengurangan pajak ya 10 persen kita bayar 15 persen,” katanya.

2 dari 2 halaman

Menyambut Bandara Baru Kulon Progo

Adanya atraksi yang dilakukan itu harapannya meningkatkan transaksi di Yogyakarta, tidak hanya di pusat belanja modern tapi juga sampai di pasar tradisonal.

“Harapannya menginap di hotel, belanja di tradisional, dan pusat wisata. Event ini jadi event tahunan kita tujukan untuk nasional dan international dalam menyambut NYIA,” katanya.

Jogja Heboh ini digelar dengan berbagai atraksi dan transaksi harapannya di tengah low season ada peningkatan secara ekonomi. Selain itu, lama tinggal di Jogja juga meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

“Target kita tidak gampang, persiapan satu setengah bulan ya minimal ada payment yang mengikuti program diskon ini bisa banyak. Jika ikut ini mereka tertarik maka tahun 2020 bisa berpartisipasi menyiapkan agenda untuk khusus Jogja heboh,” katanya.

Panitia Jogja Heboh menyiapkan Kutut sebagai ikon acara. Harapannya dengan adanya ikon acara ini maka ada sesuatu yang beda pada tahun ini.

“Mas kutut ikon kalo orang Jogja kan banyak memelihara kutut jadi bisa njawani kan Jogja heboh more than great sale. Ada yang beda pokoknya,” katanya.

Gonang berharap adanya Jogja Heboh ini dapat merangkul semua elemen pariwisata, tidak hanya di Kota Yogyakarta, tetapi juga di kota lainnya.

“Jadi kabupaten-kabupaten bisa berpartisipasi lebih banyak kunjungan dilakukan para wisatawan. Kulon Progo, Bantul, dan Jogja, Sleman nanti di taman kuliner ada demo masak,” dia menandaskan.


Simak video pilihan berikut ini:

6 Destinasi Wisata Sawah yang Wajib Dikunjungi

Liputan6.com, Jakarta Indonesia memang negara yang memiliki keindahan alam yang luar biasa, termasuk sawah. Bukan hal biasa jika Tanah Air menjadi tempat destinasi untuk berwisata dengan nuansa alam.

Bagi Anda yang suka traveling, wajib untuk mencoba menikmati liburan bertema sawah dapat dijadikan referensi Anda untuk berlibur. Destinasi bertema sawah ini sedang ramai-ramainya dibicarakan di media sosial. Liputan6.com merangkum keenam destinasi di bawah ini.

1. Agrowisata Paloh Naga

Hanya dengan Rp 5.000 rupiah Anda sudah bisa menikmati wisata bertema sawah ini, ditambah lagi jembatan bambu yang memanjang di area sawah dapat dijadikan momen untuk berfoto.

Ada tiga spot yang ditawarkan yaitu rumah produksi, sanggar seni dan pendidikan karakter, serta spot area tracking. Destinasi bertema sawah Paloh Naga berada di Desa Denai Lama, Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara.

2. Desa Wisata Pujon Kidul

Destinasi bertema sawah ini berada di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Selain dimanjakan dengan indahnya pemandangan sawah, Anda dapat menikmati makanan dan minuman di kafe yang terletak di area sawah.

Banyak hal menarik yang bisa Anda lakukan disana seperti camping, outbond, memetik sayur, dan mempelajari cara pembuatan biogas. Tak kalah seru yaitu banyak spot yang dapat dijadikan untuk tempat befoto di alam terbuka.

3. Tegalalang Bali

Sudah menjadi banyak buah bibir orang, terasering sawah Tegalalang ini tidak diragukan lagi keindahannya. Berada di Dusun Ceking, Kecamatan Tegalalang, Kabupaten Gianyar, Bali. Tempat wisata ini cocok dijadikan tempat wisata jika Anda ingin merasakan suasana khas pedesaan di Pulau Dewata.

Anda juga dapat menikmati jamuan makan di kafe dan resort yang disediakan di area sawah. Disana juga disediakan tempat penginapan nyaman untuk menikmati hamparan hijau sawah.

2 dari 2 halaman

4. Desa Wisata Kubu Gadang

Tempat wisata satu ini menawarkan paduan elok alam berupa hamparan sawah. Banyak spot menarik yang dapat dijadikan tempat untuk berfoto.

Tak hanya panorama alam, tempat wisata ini juga menyiapkan paket menarik bagi Anda yang ingin menginap disana. Paket tersebut dibagi dalam tiga kategori yaitu kuliner, atraksi, dan edukasi. Pada paket atraksi Anda dapat menyaksikan gerakan silat tradisonal yang dimainkan di sawah yang berlumpur.

5. Desa Wisata Kemetul Semarang

Terkenal nama populer Situs Bintang Jatuh karena desain jembatannya yang instagramable berbentuk seperti bintang. Wisata ini berada di Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang.

Hanya dengan Rp 5 ribu rupiah sudah dapat menikmati panorama alam yang indah, Anda juga bisa mengajak anak ke tempat bermain yang tersedia.

Banyak pilihan paket  yang dapat Anda coba disana seperti paket edukasi, rumah industri, tempat belanja, paket makan, paket mainan tradisional, serta tempat penginapan.

6. Wisata Sawah Sukorame

Tempat wisata yang disebut juga dengan Jelajah Sawah Pertanian Bowongan (JSPB) ini memberikan pemandangan hamparan sawah yang tidak kalah menarik. Di tengah-tengahnya dibuat jembatan dari bambu untuk para wisatawan yang ingin menikmati pemandangan sawah tanpa perlu takut terkena lumpur sawah.

Untuk masuk ke wisata ini tidak dipungut biaya atau gratis untuk berlibur ke destinasi ini, hanya dengan membayar parkir motor Rp 3.000 dan Rp 2.000 untuk mobil. (Adinda Kurnia Islami)

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Said Aqil Anggap Puisi Fadli Lecehkan Mbah Moen, BPN: Politis!

Jakarta – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meminta semua pihak untuk berhenti ‘menggoreng’ isu puisi Fadli Zon berjudul ‘Doa yang Ditukar’. BPN menilai penggorengan isu puisi Fadli Zon ini bermuatan politis.

Hal tersebut disampaikan juru bicara BPN Andre Rosiade. Andre awalnya menyebut keterangan Fadli Zon soal puisi tersebut yang tidak ditujukan kepada Mbah Moen sudah clear dan keluarga Mbah Moen tidak mempermasalahkan hal tesebut.

“Bagi siapapun juga, kita tahulah yang menggoreng-goreng ini adalah pendukung Jokowi-Ma’ruf. Bagi saya ini pendukung Jokowi-Ma’ruf yang ingin menggoreng-goreng. Mbah Maimoen saja tidak mempermasalahkannya dan menganggap masalah ini udah selesai. Karena keterangan Bang Fadli itu clear,” ujar Andre kepada wartawan, Jumat (15/2/2019).

Andre menilai ada upaya masif untuk menurunkan elektabilitas Prabowo-Sandi. Menurutnya, upaya menggoreng isu puisi Fadli ini bermuatan politis.

“Tapi memang kami akui ada upaya untuk menggoreng sedemikian rupa secara masif agar untuk men-downgrade survei Pak Prabowo dan Bang Sandi ini. Jadi tujuannya apa? Tujuannya politik, untuk men-downgrade elektabilitas Pak Prabowo dan Bang Sandi karena survei Pak Jokowi menurun terus, insyaallah akhir Februari ini udah disalip,” ujarnya.

“Nah isu penggorengan puisi ini salah satu strategi agar suara Pak Prabowo tidak naik dan juga suara Pak Jokowi tidak turun terus. Karena insyaallah akhir bulan ini sesuai prediksi sudah crossing di mana Pak Prabowo sudah unggul dari Pak Jokowi di akhir Februari,” imbuh Andre.

Andre lalu meminta seluruh pihak untuk berhenti menggoreng isu puisi Fadli yang menurutnya sudah clear. Ia mengimbau untuk adu gagasan dan program karena itulah yang menurutnya diinginkan oleh rakyat.

“Sudahlah, saya mengimbau ke seluruh pihak, mari kita mengakhiri, mari kita bermain dalam ranah adu gagasan, adu program, adu visi misi. Yang diinginkan rakyat seperti itu, bukan lagi terus menggoreng soal puisi,” ungkap Andre.

“Nah, saya bingung, masih ada yang terus menggoreng. Maksud tukang goreng ini apa kalau bukan politis? kalau bukan ingin mendiskreditkan Bang Fadli dengan tujuan agar tadi, crossing itu bisa gagal di akhir Februari nih, supaya Pak Prabowo tidak berhasil menyalip Pak Jokowi di akhir Februari,” lanjutnya.

Pihak yang menurutnya terus menggoreng isu ini disebut Andre untuk kepentingan pilpres. Politikus Gerindra ini menilai pihak tersebut berharap ada yang terprovokasi sehingga elektabilitas Prabowo tidak menyalip Jokowi.

“Tujuannya politis, tujuannya pemilu, tidak lebih tidak kurang. Karena Bang Fadli sudah menjelaskan secara clear, keluarga Mbah Maimoen juga sudah clear, sekarang yang ada siapa? Tukang goreng. Tukang goreng itu kepentingannya apa? Untuk kepentingan pilpres. Bang Fadli orangnya Pak Prabowo, digoreng sedemikian rupa dengan harapan ada yang terprovokasi, keluarga NU ada yang terprovokasi, sehingga elektabilitas Pak Prabowo tidak menyalip Pak Jokowi. Kan itu saja cara mainnya,” pungkasnya.

Said Aqil. Said Aqil. Foto: Grandyos Zafna

Sebelumnya, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj, menegaskan NU marah besar terhadap Fadli Zon yang menciptakan puisi ‘Doa yang Ditukar’. PBNU menyebut puisi Fadli sengaja untuk melecekan KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen.

“NU marah, NU marah, Kiai Maimoen dilecehkan,” tandas Said kepada wartawan di Rakornas ke-IV NU Care-Lazisnu di Pondok Pesantren Pangeran Diponegoro, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (15/2).

Said menilai Fadli tidak mencerminkan sebagai orang yang beradab dan berakhlak. Said menyebut sebagai orang yang lebih muda, Fadli seharusnya menghormati orang tua. Apalagi Mbah Moen merupakan tokoh ulama sepuh.

“Kiai Maimoen kiai sepuh, sudah 94 tahun usianya. Allah itu menghormati orang yang usianya sudah lebih dari 80 tahun, sudah di pangkuan Tuhan itu namanya. Tapi ada seorang manusia, masih muda, melecehkan orang tua, seperti apa coba, orang itu beradab apa tidak,” kata Said.

“Bagi PBNU, kita harapkan sebenarnya Fadli Zon sadarlah, orang berbudaya, beradab, berakhlak, tinggal minta maaf saja ngapa sih beratnya. Kalau tidak mau, ya terserah kalau ingin kualat, tapi paham kualat nggak ya dia,” lanjutnya.
(azr/bag)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>