3 Striker Berbagi Gelar Top Skor Piala Presiden 2019

Berikut daftar top skor Piala Presiden 2019:

5 Gol

Bruno Matos – Persija Jakarta

Manuchekhr Dzhalilov – Persebaya Surabaya

Ricky Kayame – Arema FC

4 Gol

Amido Balde – Persebaya Surabaya

Dedik Setiawan – Arema FC

Osas Saha – Tira Persikabo

Makan Konate – Arema FC

Melvin Platje – Bali United

Aleksandar Rakic – Madura United

3 Gol

Anderson Salles – Bhayangkara FC

Washington Brandao – Persela Lamongan

Alberto Goncalves – Madura United

Gavin Kwan Adsit – Barito Putera

Patrich Wanggai – Kalteng Putra

6 Tersangka Pengaturan Skor Liga 3 Bakal Diadili di Banjarnegara

Liputan6.com, Jakarta – Penyidik Satgas Antimafia Bola Polri menyerahkan enam tersangka kasus dugaan pengaturan skor sepakbola Indonesia ke Kejaksaan Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah. Nantinya, keenam tersangka pengaturan skor di Liga 3 Indonesia itu akan diadili di Pengadilan Negeri Banjarnegara.

“Kita komunikasikan dengan Kejaksaan Agung dengan Kejaksaan Negeri Banjarnegara hari ini untuk tahap keduanya, pengiriman tersangka dan barang buktinya,” ujar Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Polri Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Rabu (10/4/2019).

Sebelum diserahkan, tim penyidik lebih dulu mengecek kesehatan para tersangka skandal pengaturan skor. Selanjutnya, anggota yang bersenjata lengkap mengawal para tersangka hingga ke tempat tujuan.

“Untuk kasus tersangka yang lain, Pak Jokdri, nanti dari penyidik akan menyerahkan ke Kejaksaan Agung, kalau tidak besok atau lusa,” kata Argo.

Adapun enam tersangka yang dikirim ke Kejari Banjarnegara untuk segera diadili antara lain, mantan anggota Exco PSSI dan Ketua Asprov Jawa Tengah Tjan Ling Eng alias Johar, mantan anggota Komite Wasit PSII Priyanto dan anaknya, Anik Yuni Artika Sari, anggota Komisi Disiplin PSSI Dwi Irianto alias Mbah Putih.

Kemudian Direktur Penugasan Wasit PSSI Mansyur Lestaluhu dan wasit pertandingan Nurul Safarid.

Salah seorang tersangka, Anik Yuni Artikasari mengaku telah siap menghadapi persidangan. “Insya Allah saya siap (menghadapi sidang), pasti,” ucap Anik.

Keenam orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka atas laporan mantan Manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani. Mereka diduga terlibat pengaturan skor pada laga antara Persibara Banjarnegara melawan PS Pasuruan di Liga 3.

Reporter: Ronald

Sumber: Merdeka

Begini Tampang 6 Tersangka Kasus Pengaturan Skor

Rabu 10 April 2019, 14:06 WIB

Foto News

Rifkianto Nugroho – detikNews

Jakarta detikNews – Satgas Antimafia Bola Polri akan menyerahkan 6 tersangka kasus pengaturan skor ke Kejaksaan Agung (Kejagung). Seperti apa tampang mereka?

Satgas Antimafia Bola Polri melimpahkan tersangka dan barang bukti terkait kasus dugaan pengaturan skor sepakbola. Ada 6 tersangka yang diserahkan ke Kejaksaan Agung (Kejagung).

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com

Berkas Lengkap, 4 Tersangka Pengaturan Skor Segera Disidang

JakartaKejaksaan Agung menyatakan 3 berkas tersangka kasus dugaan pengaturan skor sepakbola Indonesia lengkap. Keempat tersangka itu akan segera disidang.

Kapuspenkum Kejagung Mukri mengatakan ada 3 berkas tersangka pengaturan skor dinyatakan lengkap baik secara formil dan materil oleh jaksa peneliti. Ketiga berkas itu terdiri dari 4 tersangka, diantaranya berkas eks Komisi Wasit Asprov Jateng, Priyanto (inisial P) dan anak Priyanto, Anik Yuni Artika Sari (inisial AYA) digabung menjadi 1 berkas, wasit Nurul Safarid (NS), dan staf Direktur Perwasitan PSSI, ML.

“Pada hari Kamis 4 April 2019, Kejaksaan Agung RI nyatakan lengkap (P-21) berkas perkara tersangka inisial “P” dan “AYA” (dalam satu berkas perkara), “NS”, dan “ML”, dalam kasus dugaan tindak pidana pengaturan pertandingan (match fixing) sepak bola di Liga Indonesia dari Satgas Anti Mafia Bola Mabes Polri,” kata Mukri, dalam keterangannya, Jumat (5/4/2019).

Adapun tersangka Priyanto dan Anik Yuni disangkakan melanggar Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 2 Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap dan atau Pasal 3, Pasal 4, Pasal 5 Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Sedangkan tersangka Nurul Safarid disangkakan melanggar Pasal 3 Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 5 Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Sementara tersangka berinisial ML disangkakan melanggar Pasal 3 Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 5 Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

“Bahwa dengan dinyatakan lengkap 3 berkas perkara tersebut, Tim Jaksa Peneliti saat ini masih menunggu penyerahan tersangka dan barang bukti dari Penyidik Satgas Anti Mafia Bola Mabes Polri,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, terdapat 15 tersangka dalam kasus tersebut. Tersangka terbaru Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono. Selanjutntya eks Komisi Wasit Asprov Jateng, Priyanto, anak Priyanto, Anik Yuni Artika Sari, Komite Eksekutif (Exco) PSSI Johar Lin Eng, anggota Komisi Disiplin (Komdis) PSSI Dwi Irianto alias Mbah Putih, wasit Nurul Safarid, dan staf Direktur Perwasita PSSI, ML, sebagai tersangka.

Anik diduga berperan sebagai perantara untuk menyalurkan uang dari manajer klub. Uang yang didapat kemudian dibagi-bagi dengan Priyanto dan Johar. Sementara itu penyidik juga meyakini Mbah Putih, Nurul dan ML juga terlibat dalam sindikat Johar Lin Eng. Ketiganya menerima uang untuk praktek pengaturan skor.

Kemudian, polisi juga menetapkan 5 tersangka lain yang merupakan perangkat pertandingan yang diduga terlibat dalam kasus pengaturan skor Persibara vs Persekabpas Pasuruan. Para tersangka yang merupakan perangkat pertandingan itu ikut dalam pertemuan dengan sejumlah pihak di Hotel Central Banjarnegara untuk mengatur skor laga.

Tak berhenti sampai di situ, polisi pun telah menetapkan Pemilik PS Mojokerto (PSMP) Vigit Waluyo sebagai tersangka. Vigit disebut memberi dan menerima uang dari lima tersangka sebelumnya.

“Dia yang mempunyai klub, dia yang memberikan, dan menerima uang dari beberapa tersangka yang sudah ada 5 orang itu salah satunya di sana yang dia menerima dari aliran itu,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (15/1).

Kemudian, ada juga 3 orang bernama Muhammad MM alias Dani, Musmuliadi alias Mus, dan Abdul Gofur yang ditetapkan polisi sebagai tersangka terkait perusakan barang bukti kasus pengaturan skor. Ketiga tersangka diduga memasuki daerah yang telah disegel kepolisian dengan cara merusak police line. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyebut tempat kejadian perkara perusakan ini adalah kantor Komisi Disiplin PSSI.
(yld/knv)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

PSSI: Penunjukan Tuan Rumah Tidak Sama dengan Pengaturan Skor

Sementara itu,anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Refrizal mengaku hal-hal aneh banyak terjadi jelang KLB. Beberapa pihak yang berlawanan dengan PSSI saat ini mulai saling serang.

Berbagai isu pun dikeluarkan demi kepentingan semata. Namun, terkait aturan Refrizal mengaku, sangat menaati. Soal komentar Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane yang mempertanyakan status hukum Iwan Budianto yang masih belum pasti.

“Apa urusan dan kepentingan IPW yang ingin mengetahui proses hukum Iwan. Bahkan terkesan mengungkit persoalan lama. Nah itu IPW titipan siapa. PSSI sudah dalam track yang benar. Tidak ada yang salah dengan Iwan Budianto,” ujar Refrizal.

Sebelumnya,Pakar Hukum Pidana Mudzakkir mengatakan kasus pengaturan skor termasuk dalam kategori kejahatan lunak.Ini disebabkan sangat sulit melakukan pembuktian terhadap setiap dugaan pengaturan skor.

Menurut dia, pengaturan skor berbeda dengan kasus suap dalam perkara korupsi. Pengaturan skor harus fokus kepada pencegahan karena berkaitan dengan moral pelaku.

“Pengaturan skor masalah moral. Publik sendiri juga sangat sulit membuktikan hasil pertandingan tersebut sudah diatur hanya karena skor pertandingan berakhir 2-1 ,” kata Mudzakir beberapa waktu lalu.

Satgas Anti Mafia Bola: 16 Tersangka Pengaturan Skor, 7 Ditahan

Jakarta – Plt ketua Umum PSSI, Joko Driyono, resmi ditahan Satuan Tugas Anti Mafia Bola Polri. Penahanan Jokdri itu menambah panjang deretan pelaku industri sepakbola yang terlibat kasus dugaan pengaturan skor.

Satgas Anti Mafia Bola Polri bekerja selama tiga. Sejak dibentuk ditetapkan 16 tersangka dugaan pengaturan skor, termasuk plt ketum PSSI, Joko Driyono.

Ketua Satgas Anti Mafia Bola Polri, Brigjen Hendro Pandowo, mengatakan pengungkapan kasus pengaturan skor itu berasal dari berbagai laporan yang diterima. Kemudian, Satgas melakukan pengembangan hingga sejumlah orang ditetapkan tersangka.


“Belasan orang yang jadi tersangka ini beragam mulai dari PSSI, wasit hingga pegiat di industri sepakbola,” kata Hendro dalam FGD bertema membangun masa depan sepakbola Indonesia bersama Satgas Anti Mafia Bola di Hotel El Royal, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Kamis (27/3/2019).

Hendro menjelaskan dari 16 tersangka, tujuh di antaranya ditahan. Paling terbaru, Plt Ketum PSSI Jokdri ditahan di Rutan Polda Metro Jaya hingga 20 hari ke depan karena dugaan kasus pengaturan skor.

“Kami sudah menangani 16 tersangka, tujuh di antaranya penahanan. sembilan perkara sedang kita tangani,” kata dia.

Petinggi PSSI yang juga menjadi tersangka pengaturan skor ini ada anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI sekaligus Ketua Asprov PSS Jawa Tengah, Johar Ling Eng dan anggota Exco lainnya, Hidayat.

Selain itu, anggota Komisi Disiplin PSSI, Komite Wasit, wasit juga terlibat dalam lingkaran mafia sepakbola di Tanah Air.

(mud/fem)

Pengacara Sebut Jokdri Belum Terindikasi Kasus Pengaturan Skor

Jakarta – Satgas Antimafia Bola Polri menyebut mantan Plt Ketum PSSI, Joko Driyono (Jokdri) terindikasi terlibat kuat dalam kasus dugaan pengaturan skor atau match fixing. Namun, tim kuasa hukum Jokdri mengatakan, belum ada indikasi kliennya terlibat pengaturan skor.

“Memang pastikan (penyidik) mencari tahu apakah ada indikasi ke arah sana. Tapi sampai saat ini belum, belum ada (indikasi Jokdri terlibat pengaturan skor),” kata pengacara Jokdri, Andru Bimaseta kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (25/3/2019).

Andru menuturkan, pihaknya tidak mengetahui apakah Jokdri terlibat kasus pengaturan skor atau tidak. Namun, sejauh ini mereka berpendapat jika belum ada indikasi kliennya terlibat dalam kasus pengaturan skor.

“Kalau itu kita belum tahu ya karena terkait surat penahanan resmi yang kami terima hari ini itu memang murni terkait pemeriksaan barang bukti dan juga memasuki garis polisi itu,” ungkap Andru.

Sebelumnya diketahui, Jokdri ditahan polisi terkait kasus dugaan perusakan barang bukti match fixing atau pengaturan skor pertandingan sepakbola. Joko akan mendekam di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya selama 20 hari, terhitung sejak hari ini.

“Saat ini proses penyidikan berjalan. Semoga kita bisa tuntaskan, termasuk berkas perkara JD, yg dilakukan penahanan hari ini,” kata Kasatgas Antimafia Bola Polri Brigjen Hendro Pandowo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (25/3).

Jokdri dijerat dengan Pasal 363 KUHP dan/atau Pasal 265 KUHP dan/atau Pasal 233 KUHP. Pasal-pasal tersebut pada intinya mengenai tindakan pencurian dengan pemberatan atau perusakan barang bukti yang telah terpasang police line.
(idn/idn)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

BPN: Skor Debat Cawapres 4-1 untuk Sandiaga Uno

Sementara itu, dalam debat cawapres, Sandiaga Uno menjanjikan sistem pemerintahan yang fleksibel, khususnya kepada kelompok millenial. Menurut data dimiliki Sandiaga, kebanyakan kelompok muda jaman sekarang lebih tertarik menjadi seorang pengusaha.

“Millenial sekarang menginginkan menjadi seorang entrepreneur, 69 persen (kelompok millenial) ingin sistem dibuat fleksibel,” kata Sandiaga dalam segmen tanya jawab debat Cawapres, di Hotel Sultan, Minggu (17/3/2019).

“Karenanya kita pastikan sistem fleksibel dan millenial mendapat kesempatan itu,” imbuh Sandiaga Uno.

Nantinya, lanjut Sandiaga Uno, kelompok millenial dapat meniti karir di dua bidang utama, seperti ekonomi kreatif dan digital.

Reporter: Sania Mashabi

Sumber: Merdeka

Dapat Kenaikan Pangkat, Sani Rizki Tak Lupakan Rekan di Timnas U-22

Liputan6.com, Jakarta Anggota Brimob Polda Metro Jaya dan Anggota Timnas U-22 Indonesia, Sani Rizki Fauzi mendapatkan kenaikan pangkat. Ini merupakan salah satu bentuk apresiasi Polda Metro Jaya dengan prestasi Sani Rizki yang membawa Timnas U-22 juara di Piala AFF 2019 lalu.

Kabid Humas Polda Metro, Argo Yuwono menyampaikan pihaknya dan para pimpinan Polri bangga akan keberhasilan Sani bersama Timnas U-22.Berkat prestasinya, Sani pun akan mendapatkan kenaikan pangkat.

“Informasi dari manajer akan diberikan kenaikan pangkat luar biasa,” ujar Argo di Mako Brimob Kwitang, Jakarta, Jum’at (1/3/2019).

Mendengar hal tersebut, Sani yang juga hadir di Mako Brimob Kwitang sempat meneteskan air matanya karena terharu. Ia mengatakan, kemenangan ini juga berkat kerjasama dari seluruh temannya di Timnas U-22.

“Kami selalu bertekad satu sama lain, untuk selalu memotivasi rekan-rekan satu tim semua agar bisa memberikan hasil yang maksimal, dan alhamdulilah di pertandingan final kemarin kami berjuang keras dan hasilnya pun maksimal,” ujar Sani.

Ayah Sani, Edi Riyadi (49) yang ikut menemani Sani pun menyampaikan rasa syukurnya akan kenaikan pangkat yang akan diterima anaknya itu.

“Ya mudah-mudahan saya harapkan dari anak saya ada rizki lebih saya bisa punya rumah sendiri, itu cita-cita saya. Dan mudah-mudahan anak saya dikasih rizki yang banyak, umur yang panjang, dan mudah-mudahan tambah lagi semangat di bidang olahraganya, apalagi dalam masa tugasnya itu,”ujarnya.

2 dari 3 halaman

Pilihan Tepat

Manajer Timnas U-22, Sumardji menambahkan, sejak awal ia memang ingin mengorbitkan bintang sepakbola berlatarbelakang Polri. Ia menanggap, dirinya tidak salah pilih untuk melatih Sani.

“Alhamdullilah saya berikan kepercayaan penuh kepada Sani ketika dia berlatih dengan disiplin, terlebih ketika dia secara khusus bersama-sama dengan ofisial saya berikan tanggung jawab penuh kepada Sani untuk debut pertamanya ketika lawan Kamboja,” ucap Sumardji.

Sani Rizki menyumbang satu gol saat Timnas U-22 menang 2-1 atas Thailand di final Piala AFF. Sedangkan satu gol kemenangan Timnas U-22 lainnya dicetak oleh Osvaldo Haay.

3 dari 3 halaman

Seleksi 2016

Pemain Bhayangkara FC itu mengikuti seleksi kepolisian pada 2016 saat Polri dan TNI memberikan kesempatan kepada pemuda berprestasi yang memiliki talenta di berbagai bidang, salah satunya olahraga untuk bergabung di institusinya.

“Jadi bukan hanya Sani saja. Ada banyak (anggota Polri berprestasi) di bidang sepakbola, bola voli, judo, sepak takraw, dan di cabor lain juga diberikan peluang besar, ini bentuk reward dari Polri kepada pemuda-pemudi yang berprestasi di bidang olahraga, maupun di bidang lainnya,” ucap Dedi.

Sani Rizki menjadi salah satu pemain kunci pada laga final Piala AFF U-22 yang digelar di Olympic Stadion, Phnom Penh, Kamboja, Selasa malam lalu. Dia menjadi pencetak gol pertama untuk tim Garuda Muda U-22.

Gol Sani pun membawa Timnas Indonesia U-22 mengimbangi Timnas Thailand yang unggul lebih dulu di babak kedua. Timnas Indonesia membalikkan keunggulan lewat gol sundulan Osvaldo Haay di menit 63. Skor 2-1 bertahan hingga menit akhir sekaligus memastikan kemenangan untuk tim Garuda Muda Indonesia.

Usai Hajar Bournemouth, Arsenal Bidik Tottenham

Liputan6.com, London – Usai menghajar Bournemouth 5-1, Arsenal kini membidik Tottenham Hotspur di laga Liga Inggris selanjutnya. Hal itu diungkap pelatih The Gunners, Unai Emery.

Pada dini hari tadi, Tottenham Hotspur harus menelan kekalahan. Mereka dikalahkan oleh Chelsea dengan skor 2-0 di Stamford Bridge.

Berkat kekalahan itu, posisi The Lillywhites kini semakin didekati oleh Arsenal di klasemen sementara EPL. Mereka kini hanya unggul empat poin saja dari The Gunners yang menempati peringkat 4.

Emery sendiri menegaskan bahwa Arsenal akan melakukan segala cara untuk mengalahkan Tottenham di akhir pekan nanti. “Itu [memangkas jarak dengan Tottenham] adalah sebuah motivasi yang besar bagi kami,” buka Emery kepada situs resmi Arsenal.

2 dari 3 halaman

Jaga Performa 

Emery menegaskan bahwa timnya tidak boleh berleha-leha jelang menghadapi pertandingan sarat gengsi tersebut pada akhir pekan nanti.

Sang pelatih menyebut bahwa timnya wajib bekerja keras di sesi latihan Arsenal agar mereka bisa meraih kemenangan pada laga itu.

“Kami tidak boleh hanya mewacanakan hal itu melalui omongan saja, melainkan kami harus memanfaatkan dengan sebaik mungkin, seperti yang kami lakukan hari ini. Setelah itu baru kami harus membuktikannya pada pertandingan hari Sabtu nanti.”

3 dari 3 halaman

Laga Sulit 

Emery juga mengakui bahwa Tottenham bukanlah lawan yang bisa dipandang dengan sebelah mata. Untuk itu timnya harus membuktikan kualitas mereka di atas lapangan.

“Untuk saat ini mereka [Tottenham] adalah lawan yang sulit bagi kami, karena mereka berada di posisi yang lebih baik daripada kami di klasemen sementara ini.”

“Saya rasa bermain di markas mereka akan sangat sulit, namun ini akan menjadi ujian yang sangat baik. Ujian ini akan menjadi ujian yang bagus dan juga positif.” tandasnya.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini