TKN Jokowi: Prabowo Akan Serang Impor Pangan dan Lifting Minyak

Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin sudah memprediksi serangan dari capres Prabowo Subianto. Jokowi pun sudah siapkan beberapa jawaban atas pertanyaan tersebut.

“Insyallah sudah disiapkan semua jawabannya, dan penjelasannya oleh Pak Jokowi, termasuk hal-hal yang kita prediksi, menjadi serangan, atau attack dari Pak Prabowo itu, sudah disiapkan jawabannya,” ucap Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf, Arsul Sani di Hotel The Sultan, Jalan Gatot Subroto, Minggu (17/2/2019).

Jokowi bersama dengan TKN dan tim ahli sudah menjalankan beberapa simulasi debat. Dalam simulasi itu, serangan yang akan dilancarkan oleh Prabowo seperti isu pangan dan energi.


“Kalau kita ikuti apa yang berkembang di media arus utama, media sosial. Kan soal pangan, impor pangan. Kemudian kalau energi, itu soal lifting minyak yang tidak tercapai. Tapi kita lihat apakah itu atau lain,” ucap Arsul.

Arsul menyebut Jokowi sudah mempersiapkan Debat Kedua dengan baik. Dia mempersiapkan soal materi dan gaya panggung.

“Dalam rangka debat capres yang ke dua. Pak Jokowi siapkan diri dengan sebaik-baiknya. Ada dua hal, pertama refresh hal terkait materi yang akan jadi materi debat, energi, pangan infrastruktur, lingkungan hidup. Kedua, terkait teknik debat, gaya apa yang akan diadakan,” kata Arsul.

Soal gaya, Arsul tidak mau membocorkan laku Jokowi saat dipanggung. “Kita sama-sama lihat. Nggak seru kalau dibocorkan. Yang jelas, Pak Jokowi persiapkan sebaik -baiknya. Bahwa debat ini sersan, serius tapi santai,” ucapnya.

Ikuti perkembangan Pemilu 2019 hanya di sini.
(aik/elz)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Sandiaga Temui Prabowo di Kertanegara

Jakarta – Cawapres Sandiaga Uno menemui capres Prabowo Subianto di kediaman Prabowo, Kertanegara, Jakarta Selatan. Sandi menyambangi Prabowo untuk menemani simulasi debat.

Pantauan detikcom, Sandiaga tiba pukul 15.40 WIB di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (17/2/2019). Sandi datang mengenakan kemeja berwarna biru dengan menggunakan mobil berwarna hitam.

Ketika datang, Sandi tidak menjawab pertanyaan dari wartawan. Namun, dia hanya menyapa dari dalam mobil.

“Sudah berapa lama di sini? masuk dulu ya,” ujar Sandiaga di lokasi.

Sebelumnya, Sandiaga tidak akan hadir dalam debat malam nanti, namun dia mengatakan akan menemani Prabowo saat simulasi debat siang ini. Simulasi ini guna pemantapan materi yang akan disampaikan Prabowo di debat malam nanti.

“Persiapan debat malam ini rencananya pagi ini setelah ada beberapa kegiatan kita akan mulai lagi simulasi tahap akhir dan pemantapan materi, pembekalan final, lantas kita akan ada doa bersama,” kata Sandiaga di Jalan Jenggala 2, Kebayoran Baru.

Debat Pilpres 2019 kedua akan diselenggarakan di Hotel Sultan, Jakarta Pusat. Debat hari ini mengangkat tema energi, pangan, infrastruktur dan sumber daya alam.
(tsa/rvk)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Sandiaga Harap Tak Ada Singkatan Istilah di Debat Capres Kedua

Liputan6.com, Jakarta Cawapres Sandiaga Uno Ingin tidak ada penggunaan singkatan yang awam dikenal publik saat debat capres kedua, Minggu malam nanti. Dia ingin perdebatan gagasan dan pesan kedua capres bisa dipahami masyarakat.

“Singkatan itu timbul di 2014 dan di waktu 2017 (debat pilgub) juga. Saya sampaikan bahwa singkatan singkatan tersebut nanti diklarifikasi saja, jangan kita tanyakan sebagai bentuk hafalan,” kata Sandiaga, Jakarta, Sabtu 16 Februari 2019 malam.

“Karena kita inginnya bahwa singkatan singkatan tersebut juga dimengerti oleh masyarakat, karena mayoritas masyarakat Indonesia gak mengerti singkatan-singkatan itu,” sambungnya.

Sandi menyatakan, Prabowo akan menyampaikan gagasannya secara gamblang tanpa singkatan yang awam didengar publik. Dalam debat Prabowo akan fokus pada gagasan ekonomi yang berkaitan dengan tema debat.

“Jadi ini bukan mengenai hafal hafalan tapi lebih bagaimana gagasan besar Pak Prabowo yang berbeda dengan Jokowi berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, bagaimana membangun swasembada pangan energi, lapangan kerja, harga bahan pokok terjangkau,” tuturnya.

Dia menambahkan, Prabowo akan rileks. Sebelum debat, Mantan Danjen Kopassus itu akan menggelar simulasi debat di kediamannya, Kertanegara bersama tim Badan Pemenangan Nasional. Dalam simulasi, Sandi akan berperan sebagai Jokowi.

“Kemarin kalau kita lagi simulasi dia banyak ketawa-ketawa, terus saya bilang bapak udah ngerti semuanya. Saya hanya ingin menambahkan data data terakhir dan tentunya saya berperan sebagai Pak Jokowi begitu yang memberikan pertanyaan kepada beliau dan nampaknya beliau siap,” paparnya.

“Besok simulasi terakhir di Kertanegara, kita Insyaallah sudah siap dan lancar,” pungkas Sandiaga.

2 dari 2 halaman

Kasus TPID

Pada debat Pilpres 2014 silam, capres Jokowi melontarkan pertanyaan kepada rivalnya Prabowo Subianto soal peranan TPID. Prabowo yang bukan berlatar birokrat lantas kelabakan. 

“Singkatan TPID itu apa?” tanya Prabowo. “TPID adalah Tim Pemantauan dan Pengendalian Inflasi Daerah,” jelas Jokowi. 

Mendapat penjelasan seperti itu, Prabowo jujur mengakui tidak menguasai banyak singkatan ekonomi. Sejurus kemudian, dia merespon bahwa fungsi TPID harus dijalankan oleh kepala daerah. “Manajemennya kepala daerah masing-masing,” katanya.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Upaya Pencarian Korban Pembunuhan KKB di Nduga Papua

Liputan6.com, Jayapura – Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Yoshua Sembiring mengatakan upaya pencarian terhadap empat karyawan PT Istaka Karya di Distrik Yall, Kabupaten Nduga yang menjadi korban pembunuhan kelompok kriminal bersenjata terus dilakukan.

Pencarian masih dilakukan anggota, namun hingga kini belum ditemukan sehingga nasib keempat karyawan belum diketahui dengan pasti.

“Belum diketahui secara pasti keberadaan dan nasib keempat karyawan PT Istaka Karya yang menjadi korban kksb saat melakukan pengerjaan jembatan,” kata Mayjen TNI Sembiring seusai menyaksikan simulasi pengamanan pemilu yang dipusatkan di kawasan kantor gubernuran Dok II Jayapura, Sabtu (16/2/2019), dilansi Antara.

Ketika ditanya tentang mengungsinya masyarakat dari beberapa distrik di Kabupaten Nduga ke Wamena, Pangdam Cenderawasih mengaku, belum mengetahui dengan pasti karena bupati setempat juga tidak melaporkannya.

Sampai saat ini belum ada laporan tentang masyarakat yang mengungsi, kata Pangdam seraya menambahkan, secara tradisional masyarakat sering berpindah-pindah dan itu hal biasa.

Namun untuk memastikannya masih menunggu laporan dari bupati, kata Mayjen TNI Sembiring didampingi Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin.

Simulasi pengamanan pemilu diikuti 1.000 personil gabungan tni/polri ditandai dengan atraksi penanganan masalah hasil pemilu yang menyebabkan terjadinya kerusuhan.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Sandiaga: Prabowo Kuasai Topik Infrastruktur, Pangan, Energi dan SDA

Jakarta – Cawapres Sandiaga Uno mengatakan Prabowo Subianto akan melakukan persiapan terakhir sebelum debat capres 2019 kedua digelar. Sandi menyatakan Prabowo menguasai tema debat yang seputar infrastruktur, pangan, energi dan sumber daya alam.

“Besok simulasinya simulasi terakhir di Kertanegara kita insyaallah sudah siap dan insyaallah lancar,” kata Sandiaga di Posko ASA Center, Jalan Cikajang, Jakarta Selatan, Minggu (16/2/2019).

Sandiaga mengatakan, Prabowo sudah sangat rileks menghadapi debat kedua nanti. Dalam simulasi yang sudah dilakukan, Sandi menyebut dia hanya menambahkan data terbaru terkait tema debat nanti.
“Kemarin kalau kita simulasi dia banyak ketawa terus saya bilang bapak udah ngerti semuanya, saya hanya menambah beberapa data-data terakhir, dan tentunya saya berperan sebagai bapak Jokowi yang memberikan pertanyaan pada beliau, nampaknya beliau siap,” ujarnya.
Sandi menambahkan, Prabowo juga sudah menguasai topik debat. Ditambah lagi, kata Sandi, Prabowo pernah menulis buku berjudul Paradoks Indonesia.

“Beliau sudah menguasai topiknya, topik infrastruktur, topik pangan topik energi dan sumber daya alam, juga topik yang berkaitan dengan lingkungan hidup jadi alhamdulillah beliau punya pengalaman yang menyeluruh, beliau pernah nulis buku, Paradoks Indonesia dan itu banyak mengupas diagnosa permasalahan yang ada di Indonesia,” ucapnya.
(abw/gbr)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Siasat KPU Jabar Dongkak Angka Partisipasi Pilpres dan Pileg yang Stagnan

Liputan6.com, Bandung – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyebutkan angka partisipasi pemilih pemilu presiden dan legislatif di Jawa Barat tidak mengalami peningkatan dikisaran 70 persen. Meski dibandingkan dengan pemilu kepala daerah, jumlah angka partisipasi pemilih mengalami peningkatan 73 persen.

Menurut Ketua KPU Jawa Barat, Rifqi Ali Mubarok, angka partisipasi pemilih yang dibebankan KPU RI ke otoritasnya yaitu 77.5 persen. Untuk itu KPU Jawa Barat akan memaksimalkan medium sosialisasi dan pendidikan bagi pemilih.

“Karena jika ada orang yang sudah tahu tentang pemilu, waktu pemilu tapi ketika mereka sudah tahu tidak ada jaminan datang ke TPS. Kemudian tidak hanya sosialisasi yang bersifat informatif, juga perlu ada pendidikan pemilih untuk menyadarkan bahwa mereka harus menggunakan hak pilih,” kata RIfqi, Bandung, Jumat (15/2/2019).

Rifqi melanjutkan, pendidikan pemilih ini akan melibatkan seluruh peserta pemilu. Alasannya adalah partisipasi pemilih pemilu bukan hanya tanggung jawab dari KPU.

Salah satu cara mendongkrak jumlah partisipasi pemilih yaitu dengan menghadirkan kandidat dari partai politik yang berkualitas. Hal itu untuk menarik perhatian pemilih agar menggunakan hak suaranya pada 17 April 2019 mendatang.

“Pemerintah juga punya tanggung jawab karena ukuran indeks demokrasi itu, salah satunya adalah partisipasi pemilih yang meningkat. Dan pembangunan demokrasi itu kan dipengaruhi oleh partisispasi pemilih. Pemerintah juga punya peran yang sangat penting,” ujar Rifqi.

Rifqi berharap, pemerintah bisa terlibat dalam usaha peningkatan partisipasi pemilih pada Pemilu 2019. Caranya dengan mengoptimalkan infrastrukur dan sumber daya yang dimiliki.

2 dari 2 halaman

Tingkatkan Pemilih

Melalui pemerintah, diharapkan penyampaian instruksi dan himbauan kepada seluruh kelompok masyarakat soal pentingnya menggunakan hak pilih. Seperti kepada kelompok pengusaha, swasta, ormas maupun masyarakat sipil lainnya.

“Karena kalau tidak melalui pemerintah, mereka ini tidak tersentuh oleh KPU. Mereka lebih sering berinteraksi dengan pemerintah. KPU memiliki keterbatasan mengakses ke arah sana,” jelas Rifqi.

Soal permintaan bantuan sosialiasi dan pendidikan pemilih pemilu ini, telah disampaikan langsung ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dengan adanya campur tangan pemerintah, tidak ada lagi masyarakat yang kehilangan hak pilihnya seperti karena bekerja.

“KPU meminta seluruh sektor, terutama sektor industri agar meliburkan pegawainya saat hari pemilihan mendatang,” ujar dia.

Jokowi-Prabowo Saling Gempur di Kandang Lawan, Siapa Unggul?

Liputan6.com, Jakarta – Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade angkat suara atas klaim Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Hasto Kristiyanto. Menurut Andre, pernyataan Hasto hanyalah klaim sepihak.

Andre mengatakan fakta dilapangan berkata lain, Prabowo-Sandi mendapat respons positif dari warga di Jawa Tengah.

“Mendongeng ya boleh saja, tapi faktanya sambutan di Jateng ke kami itu luar biasa, tanpa dimobilisasi,” kata Andre saat dihubungi Liputan6.com, Kamis 14 Februari 2019.

Andre optimis, suara Prabowo-Sandi akan terus meningkat di wilayah yang disebut-sebut sebagai kandang Banteng tersebut. Setidaknya, suara Prabowo-Sandi bisa mendekati perolehan Jokowi-Ma’ruf Amin. 

“Setidaknya memperkecil lah, atau bisa menang, kita optimis terus meningkat,” jelas Andre.

Selain Jawa Tengah, Hasto juga menyinggung wilayah Jawa Barat yang pada periode lalu menjadi basis pemenangan Prabowo.

Menurut Andre, klaim kemenangan di Jawa Barat berdasarkan survei internal TKN Jokowi-Ma’ruf terbantahkan. Misalnya dengan survei yang dilakukan sejumlah pihak tentang elektabilitas peserta Pilpres.

“Simulasi Radar Bogor sudah berikan gambaran, bahwa masyarakat Jabar milih kami, ya walau gubernurnya, walikota Bogor katanya dukung Pak Jokowi, ya boleh saja klaim itu engga apa-apa,” Andre menandasi.

Sebagai informasi, hasil survei Radar Bogor menyebutkan sebanyak 61,64 persen warga mencoblos paslon 02 Prabowo-Sandiaga Uno. Sedangkan 38,36 persen-nya mencoblos Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Luas area simulasi pencoblosan suara ini terjadi serentak di 12 kota dan kabupaten di Jabar, yakni Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Bandung, Cimahi, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Depok, Cianjur, Karawang, Purwakarta, Kota Sukabumi, dan Kabupaten Sukabumi.

2 dari 2 halaman

Klaim TKN

Sebelumnya, dalam keterangan tertulisnya, Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Hasto Kristiyanto menyebut Prabowo-Sandi mendapat kerugian ganda. Hal ini diakibatkan ekspansi mereka di Jawa Tengah yang tidak membuahkan hasil.

Sementara di Jawa Barat yang menjadi basis kemenangan mereka malah kebobolan.

“Ada perubahan peta politik di Jawa Barat, maka seluruh Parpol koalisinya, relawan dan tokoh setempat mendapatkan amunisi untuk memenangkan Jokowi-KH Maruf Amin dengan suara di atas 63 persen,” sebut Hasto.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

KPU Badung Manfaatkan Valentine untuk Sosialisasikan Pemilu ke Milenial

Liputan6.com, Badung – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung, Bali, memanfaatkan Hari Valentine atau hari kasih sayang untuk menyosialisasikan Pemilu 2019 ke generasi milenial. Sosialisasi itu dilakukan di kawasan Kuta, Bali.

“Kegiatan ini memang sengaja lakukan dengan memanfaatkan momentum Hari Valentine, untuk menyasar segmen pemilih milenial dan pemilih pemula agar menggunakan hak pilihnya nanti,” ujar Ketua KPU Kabupaten Badung, I Wayan Semara Cipta, di Kuta, Bali, Kamis (14/2/2019) seperti dilansir Antara.

Pada sosialisasi tersebut, KPU Badung bersama jajaran penyelenggara pemilu se-Kuta dan generasi milenial yang tergabung dalam Relawan Demokrasi dan duta Jegeg Bungan Desa Adat Kuta, membagikan ratusan tangkai bunga mawar kepada pengendara dan masyarakat di Monumen Ground Zero dan Pantai Kuta.

“Keterlibatan langsung generasi milenial dalam sosialisasi ini membuktikan bahwa generasi muda sekarang peduli terhadap masa depan bangsa,” kata Semara.

Selain pembagian bunga, mereka membawa sejumlah alat peraga dan spanduk yang berisi ajakan, untuk menyukseskan jalannya pemilu dengan bahasa yang lebih dekat dengan anak muda.

“Saatnya menggunakan hak pilih, buktikan cintamu dengan datang ke TPS pada Rabu 19 April 2019,” isi salah satu spanduk.

“Dengan bahasa ajakan seperti ini, kami berharap segmen anak muda dan pemilih pemula bisa lebih sadar dalam menggunakan hak pilihnya. Generasi muda tidak boleh golput dan menjadi antipati, namun harus bertanggung jawab kepada bangsa,” kata Semara Cipta.

2 dari 3 halaman

Juga Sasar Pekerja Industri Pariwisata

Selain menyasar para milenial, Wayan Semara Cipta menjelaskan, sosialisasi tersebut digelar di kawasan pariwisata Kuta untuk menyasar para pekerja dan pelaku industri pariwisata setempat.

“Sebelumnya, tingkat partisipasi masyarakat di Kuta dan Kuta Selatan dalam menggunakan hak pilihnya termasuk minim. Hal itu mengakibatkan jumlah golput juga sangat tinggi di dua wilayah ini, dibandingkan dengan daerah lain di Badung,” kata Semara.

Menurut dia, minimnya angka partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilih di kawasan itu, dikarenakan sebagian besar masyarakat Kuta dan Kuta Selatan bekerja di bidang pariwisata yang saat berlangsungnya Pemilu sulit mendapatkan izin bekerja.

“Oleh karena itu kami melakukan sosialisasi hari ini di kawasan pariwisata untuk mengajak para pekerja wisata menyalurkan hak pilih dan mengimbau pemilik usaha agar memberikan izin atau dispensasi kepada karyawannya,” ujar Semara.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tasia Siap Puaskan Konsumen Toyota

Liputan6.com, Jakarta – Auto2000 terus berinovasi demi kepuasan pelanggan. Terbaru, main dealer Toyota tersebut memperkenalkan sebuah layanan teknologi customer care terbaru berupa chatbot yang dinamakan Tasia.

Chatbot adalah sebuah layanan digital yang memiliki kemampuan untuk melakukan percakapan natural melalui aplikasi pesan singkat dengan bantuan teknologi Artificial Inteligent (AI).

“Setelah meluncurkan aplikasi Auto2000 Mobile, Tasia merupakan produk layanan digital berikutnya dari Auto2000 yang mengemban amanat untuk memberikan kemudahan pada pelanggan dalam mengakses dan menikmati segala bentuk layanan yang disajikan oleh Auto2000,” ujar Martogi Siahaan selaku Chief Executive Auto2000 di Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (14/2/2019).

“Dapat dikatakan Tasia merupakan Chatbot otomotif pertama di Indonesia yang dihadirkan untuk mempermudah pelanggan berinteraksi dengan Auto2000 tanpa terbatas ruang dan waktu,” sambung Martogi.

Layanan Chatbot Tasia ini dapat diakses oleh pelanggan secara 24 jam penuh, dan akan menanggapi segala pertanyaan dari konsumen yang berkaitan dengan Auto2000.

Tasia akan memiliki beberapa fitur layanan utama di dalamnya seperti info pembelian kendaraan yang mencakup katalog mobil, harga mobil, pencarian tipe mobil, dan informasi serta perhitungan simulasi kredit.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Tersedia juga pilihan info terkait pelayanan aftersales berupa booking service, baik itu di bengkel resmi ataupun home service. Serta ada juga fitur tracking yang dapat memantau status servis dan status pembelian mobil konsumen.

Tidak cukup sampai disitu, Tasia juga diklaim dapat memberikan informasi lainnya seperti lokasi bengkel resmi dan promo dari Auto2000.

Saat ini, Chatbot Tasia sudah bisa diakses di website Auto2000, aplikasi Auto2000 Mobile dan aplikasi Whatsapp di nomor 082289802000.

Sementara ini, Chatbot Tasia hanya mampu menjawab pertanyaan dengan bahasa Indonesia. Namun, pihak Auto2000 akan terus berinovasi dan mengembangkan layanan dari Chatbot Tasia.

“Kehadiran Tasia diharapkan dapat membantu kebutuhan mobilitas pelanggan Auto2000. Hal ini sesuai dengan misi terbaru kami yaitu “Help People to Enjoy Their Mobility”. Dengan misi terbaru tersebut, kami berharap dapat membantu mobilitas konsumen Toyota yang menjadi pelanggan setia Auto2000,” tutup Martogi.

Sumber: Otosia.com

Menolak Bala Tanah Terbelah 250 Meter di Desa Mlaya

Liputan6.com, Banjarnegara – Jumat, 8 Februari 2019, alat peringatan dini (EWS) longsor di Dusun Sidakarya Desa Mlaya, Punggelan, Banjarnegara, mendadak meraung-raung memecah keheningan. Tak hanya sekali, alat canggih ini mengirim sinyal tanda bahaya dua kali.

Ratusan warga pun bersicepat menyelamatkan barang-barang berharga dan lantas mengungsi ke tempat lebih aman. Ini bukan simulasi bencana, raungan sirine itu adalah tanda bahaya bahwa gerakan tanah atau longsor memang benar-benar terjadi.

Benar saja, gerakan tanah kemudian tampak kasat mata. Tanah terbelah memanjang 250 meter. Sebanyak 18 rumah rusak dan 33 rumah lainnya terancam. Kebun dan jalan rusak. Lebih dari 200 jiwa dicekam bahaya longsor.

Bahaya tak berhenti saat itu. Berhari-hari setelahnya, gerakan tanah sedikit demi sedikit menggerogoti rumah penduduk.

Kepala pelaksana harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, Arif Rachman mengatakan alat pendeteksi dini yang terpasang di Desa Mlaya itu adalah bagian mitigasi bencana tanah longsor, usai gerakan tanah pada 2016 lalu. Saat itu, kampung ini juga pernah dilanda gerakan tanah.

Warga benar-benar khawatir. Pasalnya, dua tahun sebelumnya, longsor meluluhlantakkan Dusun Jemblung, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar dan menewaskan ratusan warga.

Tragedi itu benar-benar meninggalkan trauma tetapi sekaligus menjadi peringatan untuk wilayah lainnya, bahwa Banjarnegara, sebagian wilayahnya memang rawan longsor.

“Kan karena sewaktu tahun 2015, di Jemblung (longsor) juga pernah terjadi di sana,” ucap Arif Rachman.

Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 3 halaman

Sifat Gerakan Tanah di Desa Mlaya

Dua kali gerakan tanah di tempat yang sama menandakan area tersebut bukan lah tempat yang aman untuk bermukim. Namun, tentu saja, untuk memastikan perlu kajian dari ahlinya.

Karenanya, BPBD Banjarnegara berkoordinasi dengan Badan Geologi untuk menganalisis pergerakan tanah di Desa Mlaya. Usai kajian, bakal muncul rekomendasi langkah yang mesti dilakukan. Ada kemungkinan, opsinya adalah relokasi ratusan warga Dusun Sidakarya.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi dampak lebih parah akibat gerakan tanah di titik ini. Pasalnya, gerakan tanah diketahui juga telah terjadi pada 2016 lalu. Saat itu, seluruh warga sempat diungsikan.

Kami juga sudah menghubungi Badan Geologi untuk segera melakukan kajian, walau dulu juga sudah pernah dilakukan kajian. Tapi ya karena ada perkembangan seperti ini ya mungkin ada hal lain yang perlu disikapi,” dia menerangkan.

Arif mengaku khawatir, longsoran di Desa Mlaya bisa berpotensi menyebabkan longsor cepat yang bisa menimbun satu kampung, seperti yang terjadi di Dusun Jemblung, akhir 2014 lalu. Saat itu, di Dusun Jemblung, sebanyak 100 lebih korban meninggal dunia akibat longsor.

Gerakan tanah yang terjadi di Desa Mlaya bersifat rayapan tanah atau creep soil atau rambatan. Meski lambat, daya rusaknya tetap besar. Namun, tetap saja ada potensi longsoran dengan sifat cepat atau bahkan jatuhan.

3 dari 3 halaman

Ratusan Warga Mengungsi Mandiri

Sementara ini, warga masih tinggal di rumahnya masing-masing. Akan tetapi, jika turun hujan, warga mengungsi. Sebab, kandungan air jenuh di dalam tanah berpotensi memicu kembalinya terjadi gerakan tanah.

“Sehingga ini adalah kewaspadaan dari sisi ilmiah untuk dari agar bisa dilakukan kajian untuk menelaah terhadap apa yang terjadi di Desa Mlaya ini,” ucap Arif.

Selain merusak rumah penduduk, gerakan tanah juga berdampak pada amblesnya jalan sepanjang 15 meter dengan kedalaman kisaran 50 sentimeter. Selain itu, gerakan tanah juga merusak area perkebunan dan pekarangan warga.

Mulai Jumat siang, tim BPBD menurunkan tim untuk memantau pergerakan tanah, sekaligus menutup retakan tanah yang membentuk tapal kuda sepanjang 250 meter. Dikhawatirkan resapan air hujan akan memicu risiko longsor susulan.

Arif mengungkapkan, longsor dipicu oleh curah hujan tinggi dalam kondisi tanah labil dan sudut kemiringan yang tinggi. Air hujan itu lantas meresap ke dalam tanah.

Gerakan tanah juga dipicu kolam ikan yang menyebabkan tanah mengandung air yang begitu tinggi. Akibatnya, tanah tak kuat untuk menahan beban dan lepas.

Gerakan tanah adalah fenomena alam yang sangat berbahaya. Ahli mitigasi sekali pun tak akan bisa mengetahui, kapan waktu pasti terjadinya longsor. Mereka hanya bisa melihat pertanda.

Karenanya, petugas BPBD mengecek retakan dan mendata bersama Pemerintah Desa Mlaya. Warga juga menutup lubang retakan tanah menghindari masuknya air hujan.

“Mendirikan pos pemantauan. Mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan dan siap siaga, bila terjadi turun hujan untuk segera mengungsi ke titik aman,” Arif menambahkan.