Siapakah National Thowheed Jamath yang Dituding Dalangi Bom Sri Lanka?

Colombo – Rangkaian serangan di SriLanka yang menyasar sejumlah gereja dan hotel sehingga menewaskan 321 orang dan mencederai ratusan orang lainnya menyisakan pertanyaan tentang pihak yang berada di balik peristiwa ini.

Pada Selasa (23/04), kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS mengklaim anggota milisi mereka telah “menargetkan sejumlah warga negara anggota aliansi perang salib (koalisi anti-ISIS pimpinan Amerika Serikat) dan umat Kristen di Sri Lanka”.

Klaim ISIS melalui portal media Amaq ditanggapi Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe.

“Kami, khususnya aparat keamanan, memandang ada keterkaitan asing dan beberapa bukti menunjukkannya. Jadi jika ISIS mengklaimnya, kami akan menindaklanjuti klaim ini,” sebutnya.

Sebelum ISIS melontarkan klaim, Menteri Pertahanan Sri Lanka, Ruwan Wijewardene, menuding kelompok National Thowheed Jamath (NTJ) sebagai biang keladi rangkaian serangan tersebut.

Akan tetapi, berbeda dengan ISIS, NTJ tidak mengakuinya. Bahkan, sebelum tudingan diarahkan, sedikit informasi yang beredar tentang kelompok itu.

Menarik kemudian diketahui, siapakah NTJ?

Asal-usul

Hingga Senin (22/04), ketika juru bicara pemerintah Sri Lanka menyebut NTJ, jarang ada orang yang pernah mendengarnya.

Kelompok ini diyakini merupakan pecahan dari kelompok radikal lainnya, yaitu Sri Lanka Thowheed Jamath (SLTJ).

SLTJ pernah menjadi sorotan ketika sekretarisnya, Abdul Razik, ditahan pada 2016 karena menyulut kebencian terhadap umat Buddha. Dia belakangan mengeluarkan permohonan maaf.

Beberapa laporan juga mengaitkan NTJ dengan aksi vandalisme terhadap kuil-kuil Buddha di Mawanella, Sri Lanka bagian tengah, pada Desember 2018 lalu. Dalam peristiwa itu wajah sejumlah patung Buddha yang ditampilkan di bagian luar kuil dirusak.

NTJ sendiri adalah kelompok ekstremis di dalam kalangan minoritas Islam. Jumlah umat Muslim di Sri Lanka sebanyak 9,7% dari 21 juta penduduk.

Keberadaan NTJ di media sosial juga jarang terlihat. Meski punya laman Facebook, kelompok itu memutakhirkannya setiap beberapa pekan sekali. Terakhir kali NTJ merilis cuitan di Twitter adalah pada Maret 2018.

Laman NTJ pun tidak aktifwalau belum jelas apakah laman itu dinonaktifkan sebelum atau setelah serangan pada Minggu (21/04).

Rajitha SenaratneJuru bicara pemerintah Sri Lanka, Rajitha Senaratne. (Getty Images)


Keterkaitan dengan rangkaian serangan

Juru bicara pemerintah,RajithaSenaratne, mengatakan kepada para wartawan diKolombo bahwa sebelumnya ada “beberapa peringatan dari intelijen asing mengenai serangan dalam waktu dekat”.

Ini bukan satu-satunya klaim bahwa aparat pemerintah telah mendapat peringatan.

Menteri Telekomunikasi, Harin Fernando, mencuit sebuah dokumen yang dilaporkan dikirim ke kepala kepolisian Sri Lanka awal bulan ini.

Dokumen itu secara eksplisit menyebut NTJ sekaligus peringatan bahwa kelompok itu berencana menyerang gereja-gereja dan perwakilan pemerintah India.

Dokumen tersebut mencantumkan nama Mohamed Zahran sebagai pemimpin NTJ.

https://twitter.com/fernandoharin/status/1119999431909228544

Alan Keenan, selaku direktur lembaga kajian International Crisis Group, mengatakan kepada BBC 5Live bahwa NTJ “kelihatannya merupakan kelompok yang sama” dengan pelaku vandalisme di Mawanella.

Dia menambahkan, “Kepolisian pada akhirnya menahan sekelompok pemuda yang mengaku murid seorang pengajar agama yang namanya tercantum dalam dokumen intelijen yang keluar kemarin (Minggu ).”

Namun, mengingat kecilnya kelompok NTJ, para pejabat menduga mereka tidak beraksi sendirian.

“Menurut kami, organisasi kecil tidak mampu melakukan semuanya,” kata juru bicara pemerintah, Rajitha Senaratne.

“Kami kini menyelidiki sokongan internasional untuk mereka dan kaitan mereka lainnya, bagaimana mereka menghasilkan pengebom bunuh diri di sini, dan bagaimana mereka memproduksi bom seperti ini.”

Meski tidak menyebut nama NTJ secara blak-blakan, kantor kepresidenan Sri Lanka menguatkan keyakinan bahwa kelompok manapun yang berada di balik serangan, telah mendapat bantuan dari mancanegara.

“Dinas intelijen telah melaporkan ada kelompok-kelompok teror internasional yang berada di balik teroris-teroris lokal,” sebut pernyataan dari Presiden Maithripala Sirisena.

“Kami akan meminta bantuan internasional untuk memerangi mereka.”


(ita/ita)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Dari 3 Personil The Jonas Brother, Siapakah yang Paling Kaya?

Nick Jonas, meski yang termuda namun nampaknya ia menjadi yang terkaya di antara saudara prianya yang lain. Berdasarkan Celebrity Net Worth, jumlah kekayaan Nick mencapai USD 25 juta atau Rp 353 miliar.

Meskipun sudah vakum setelah 2013, Nick tetap sibuk merilis album pada 2014, dan menjadi debut No.2 di chart Billboard 200 yang telah berhasil menjual 66 ribu unit album di minggu pertama.

Selain itu, ia juga mengadakan konser dengan Demi Lovato dalam tur nya yang bertajuk ‘Future Now’. Dalam konser ini Nick telah berhasil menjual lebih dari 280 ribu kursi dan meraup lebih dari USD 16 juta.

Tidak hanya menyanyi, ia juga bermain film Jumanji yang menghasilkan lebih dari USD 950 juta di seluruh dunia.

Baru-baru ini, Nick menjadi pusat pemberitaan karena isu pernikahannya dengan aktris India, Priyanka Copra yang memiliki kekayaan mencapai USD 28 juta. Terakhir, Nick dan Priyanka dikabarkan saat ini tinggal di rumah senilai USD 6,5 juta di Beverly Hills, California.

Miliarder Ini Beli Jet Pribadi Biar Tenang, Siapakah Dia?

Mendekam di balik jeruji bisa tak menghambat Martin Shkreli (35) untuk mengontrol perusahaan miliknya. Bahkan, ia berpotensi bisa menjadi miliarder ketika bebas nanti.

Sebelumnya, Shkreli menjadi kontroversi di dunia medis dan bisnis karen melambungkan obat HIV, yaitu Daraprim, hingga 5.000 persen. Padahal, obat itu penting bagi kelangsungan hidup pasien HIV.

Laporan Wall Street Journal menyebut Shkreli memakai smartphone selundupan di dalam penjara. Ketika senggang, Skhreli dilaporkan sibuk meneliti penyakit, industri farmasi, dan segala hal terkait investasi.

Perusahaan yang dikontrol Shkreli adalah Phoenixus yang dulunya bernama Turin Pharmaceuticals. Turin terkena skandal karena ketahuan menaikkan harga obat. Namun, dulu Shkreli belum menyandang status miliarder.

Menurut Fortune, Shkreli memberikan kalkulasi bahwa Phoenixus akan memiliki nilai perusahaan sebesar USD 3,7 miliar ketika Skhreli keluar penjara pada 2023 mendatang. Otomatis, pemuda itu pun bisa menjadi miliarder.

Shkreli divonis penjara tahun lalu karena bersalah atas tuduhan menipu investor. Ia dijuluki “Pharma Bro” dan mendapat predikat orang paling dibenci di Amerika Serikat akibat perilakunya.

Mengenal Xanana Gusmao, Eks Pemimpin Timor Leste yang Jenguk Ani Yudhoyono di Singapura

Liputan6.com, Jakarta – Mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono menerima kunjungan Xanana Gusmao pada Minggu, 24 Februari 2019. Kedatangan Xanana ke Singapura untuk menjenguk Ibu Ani, istri dari SBY yang didiagnosa menderita kanker darah.

Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat Imelda Sari, dalam keterangan menyampaikan, Xanana Gusmao tiba National University Hospital (NUH) Singapore pukul 16.20 waktu setempat.

Kedatangannya, untuk menjenguk Ani Yudhoyono di National University Hospital, Singapura.

“Xanana diterima oleh SBY dan AHY. Dalam pertemuan tersebut, Xanana mendoakan kesembuhan Ibu Ani dan juga sempat memberikan semangat kepada SBY dan AHY dalam mendampingi pengobatan Ibu Ani,” ucap Imelda.

Lalu siapakah Xanana Gusmao?

Xanana Gusmao adalah mantan Presiden Timor Leste yang pertama. Xanana Gusmao dipastikan akan menjadi Presiden pertama Timor Leste pada tahun 2002 setelah meraih kemenangan mutlak pada pemilihan umum dengan 82,66 persen suara, sedangkan kandidat lainnya, Francisco Xavier do Amaral hanya meraup 17,13 persen.

Xanana Gusmao hanya kalah dari Francisco Xavier do Amaral, di satu dari 13 Distrik Timtim, yaitu di Aileu.

Hasil penghitungan suara itu disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Independen Pemilu Timtim, Carlo Valenzuela di Dili, Rabu 17 April 2002.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 dari 2 halaman

Fokus Pada Urusan Perdamaian

Pada tahun 2015 lalu, Xanana Gusmao pernah datang ke Indonesia dan membagikan kunci perdamaian antarnegara.

Kunci itu adalah tidak menyebarkan kebencian. Tanpa kebencian itu, Indonesia dan Timor Leste bisa menjadi negara tetangga yang tidak memiliki masalah.

“Anak muda Palestina selalu bikin aksi pada tentara Israel, aksi lempar batu atau aksi lain. Dalam perjuangan ada minta izin pada saya untuk mulai juga seperti itu. Saya bilang tidak karena akan bangun rasa benci. Kalau ada benci maka tidak akan damai,” ucap Gusmao dalam acara Supermentor 6: Leader, di Jakarta Theater XXI, Jakarta, Minggu 17 Mei 2015.

Menurutnya, sejak masih kecil seorang manusia tidak boleh diajarkan untuk bertindak berdasarkan kebencian. Hal ini sudah dilakukan saat ia masih memimpin Timor Leste.

Xanana sadar selama menjabat, ada pihak-pihak yang juga membenci dirinya. Bahkan, ia pernah mendapat pengalaman hampir ditembak oleh seseorang tak dikenal. Namun, mantan wartawan ini tidak membenci.

“Dengan kata-kata preman, kita bilang biarkan saja,” ujar lelaki bernama lengkap Kay Rala Xanana Gusmao

Untuk menjadi pemimpin hebat bagi sebuah negara, Gusmao menyampaikan perlu kerja keras dan pandangan agar tidak memikirkan diri sendiri. Ini menjadi alasan ia menyerahkan jabatan perdana menteri walau masih ada sisa periode hingga 2017.

“Kami negara 13 tahun masih baby, lebih baik waktu kita masih bisa berpikir, memberi pendapat, lebih baik kita persiapkan generasi baru. Lebih baik bawa generasi baru untuk lihat jangka panjang, punya visi. Dan dari visi bisa lihat misinya sendiri supaya bawa bangsa untuk pembangunan yang real,” tandas Xanana Gusmao.

Jelang Menikah dengan Reino Barack, Keluarga Syahrini Sudah Kumpul di Jepang

Liputan6.com, Jakarta – Kabar kebenaran pernikahan Syahrini dan Reino Barack sangat ditunggu oleh publik. Keduanya diduga akan mengucap janji suci pada 27 Februari 2019 mendatang di Tokyo, Jepang.

Keluarga Syahrini pun telah tiba di Negeri Sakura. Hal ini diungkap dalam akun Instagram @teamsyahreino, yang mengunggah foto adik dan ibunda pelantun “Sesuatu” itu tengah berada di bandara internasional Tokyo.

Tak hanya kerabat, sejumlah rekan dan tim Syahrini turut bertolak ke Jepang menyambut hari bahagia perempuan yang akrab disapa Princess itu.

“Subuh tadi di bandara terlihat ko Rinaldy, Danny Satriadi, dan 2 tim incess yaitu mas Iwok & Itha sekretaris incess cuss ke jepang,” tulisnya dalam keterangan foto, Senin (25/2/2019).

2 dari 4 halaman

Kedatangan Ulama

Syahrini dan Reino Barack dikabarkan akan melangsungkan ijab kabul di Masjid Camii Tokyo. Masjid yang dibangun oleh ayahanda Reino, Rosano Barack.

Hal ini diperkuat dengan kedatangan dua ulama terkemuka Tanah Air di masjid tersebut, yakni imam besar Masjid Istiqlal Jakarta, Nasaruddin Umar, dan Quraish Shihab.

3 dari 4 halaman

Halal di Mata Allah

Namun, hingga kini Syahrini masih bungkam terkait kabar pernikahannya dengan Reino Barack, Rabu mendatang. Sebelumnya, wanita 36 tahun itu mengaku akan memperkenalkan sosok pasangannya jika mereka telah resmi menikah.

Kalau sudah sah, halal di mata Allah baru aku akan perkenalkan siapakah suamiku. Kalau ditanya terus sampai hari ini, pasti aku akan diam seribu bahasa dan menutup manja mulut ini tidak akan berbicara,” ujar Syahrini dengan gaya khas dalam tayangan saluran Cumi Cumi.

4 dari 4 halaman

Didoakan Warganet

Unggahan terakhir Syahrini pun turut dibanjiri komentar warganet yang mendoakan kelancaran pernikahan dengan Reino Barack.

Aura pengantin mulai kelihatan, makin cantik saja teteh. Sukses dan dikasih kelancaran ya sampai hari H, amin,” tulis akun @adlinaqurrotaayun1993.

Selamat ya inces sayang. Semoga ini adalah pernikahan yang pertama dan terakhir. Semoga bahagia sampai kakek nenek dan menjadi keluarga sakinah mawadah warahmah, amin,” sambung akun @tita_shabrina29.

Lancar sampai hari bahagia ya inces,” akun @hauranindraathillah, menambahkan. (Lavenia/Mgg)

Kisah Anak Difabel yang Diam-diam Punya Kehidupan Online Menakjubkan

Oslo

Robert dan Trude meratapi kehidupan sepi dan terkungkung yang mereka pikir dijalani Mats, anak mereka yang difabel. Namun ketika Mats wafat, pasangan itu baru sadar bahwa banyak orang di Eropa menyalakan lilin tanda berkabung untuk putra mereka.

Artikel ini pertama kali terbit di situs radio Norwegia, NRK.

“Pola pikir kami sangat tradisional. Kami tak ingin dia mengubah atau mengacaukan ritme kesehariannya.”

Duduk di sebuah kafe dekat kantornya di alun-alun kota Oslo, Norwegia, Robert Steen (56) memaparkan betapa ia kerap khawatir jika anaknya tak kunjung terlelap hingga tengah malam.

“Jika melihat ke belakang, saya rasa kami seharusnya lebih tertarik pada gim, dunia di mana putra kami menghabiskan hampir seluruh waktunya,” kata Robert.

“Karena kami tak punya ketertarikan itu, kami kehilangan kesempatan untuk mengetahui yang tidak kami pahami,” tuturnya.

Robert menyampaikan kata-kata terakhir tentang Mats akhir tahun 2014 di sebuah kapel di satu pemakaman di ibu kota Norwegia.

Di antara mereka yang duduk mendengarkan pidato itu, termasuk sanak famili dan sejumlah tenaga medis yang mengenal dekat Mats, ada sekelompok orang asing.

Hanya Robert yang pernah bertemu mereka. Itu pun baru sekali: malam sebelum pemakaman.

Beberapa tahun di akhir hidupnya, Mats hampir tidak pernah meninggalkan ruang bawah tanah di flat milik keluarganya.

Jadi cukup aneh bahwa ada orang-orang tak dikenal datang ke pemakamannya. Mats sendiri bahkan tidak pernah berjumpa dengan mereka.

Sebelum kematiannya, tamu-tamu yang berduka itu tidak mengenal Mats sebagai Mats, tapi Ibelin, seorang keturunan ningrat, perayu ulung, dan detektif.

Beberapa orang asing yang menghadiri pemakaman itu tinggal di dekat rumah Mats, tapi sebagian lainnya datang dari jauh. Kedatangan mereka dilandasi satu tujuan: meratapi kawan baik.

Di upacara pemakaman, salah satu dari orang asing itu tampil ke depan dan memberi sepatah kata. Ia berkata bahwa banyak orang di Eropa berkumpul dan menyalakan lilin untuk Mats.

Nasib telah tersurat di bintang-bintang, dan kenyataan tercantum dalam DNA-nya.

Mats, yang berlarian keliiling rumah sambil mengenakan mahkota saat ulang tahun keempat pada Juli 1993, akan menghadapi kenyataan bahwa ia bakal segera lumpuh.

Robert dan Trude mendengar vonis medis itu pada Mei 1993 di Rumah Sakit Ulleval.

Mereka belakangan paham mengapa putra mereka selalu jatuh dari ayunan dan menyakiti diri sendiri.

Sama halnya dengan kenapa Mats tidak memanjat tangga papan luncur di taman anak-anak, meski ia gemar merosot.

Juga penyebab Mats kerap menekuk lutut seperti orang tua saat beranjak dari posisi duduk dan alasannya tak berusaha berlomba dengan anak-anak seusianya.

Tim dokter berkata kepada Robert dan Trude bahwa Mats mengidap duchenne muscular dystrophy (DMD), sebuah gangguan yang menyebabkan pengenduran otot dan kerap menyerang anak laki-laki.

Gen dalam tubuh Mats mengandung kekeliruan yang mencegah ototnya berkembang secara normal. Itu pula yang akhirnya menghancurkan otot-ototnya.

“Setelah kami menidurkan Mats, malam itu kami memanggil dokter. Kami mendapat hak istimewa itu. Kami dapat menelepon dokter kapan pun kami membutuhkan informasi,” kata Robert.

Bersama Trude, Robert berbicara kepada dokter via telepon selama lebih dari setengah jam. “Setidaknya (penyakit) ini tidak akan membunuh anak saya!” kata Robert.

“Dokter terdiam beberapa saat, lalu berkata, ‘Tidak, tapi pengalaman kami menunjukkan, pasien kami yang menderita penyakit ini tidak akan bertahan lebih dari umur 20 tahun,'” tuturnya.

Robert terdiam. “Mats mampu mencapai 25 tahun.”

Di kediaman keluarga di Ostensjo, sebelah tenggara Oslo, Robert dan Trude mengupayakan segala cara untuk putra mereka.

Mats diyakini tidak akan menjalani kehidupan normal seperti yang ada dalam bayangan orang tuanya. Dia akan mati muda dan dipisahkan dari mereka tanpa memberi arti apapun kepada dunia.

Namun seluruh anggapan itu keliru.

Jika DNA telah merancang kehidupan kita sebelum kita dilahirkan, mampukah kita memilih masa depan kita sendiri?

Faktanya, Mats menemukan jalan keluar dan menciptakan sosok baru atas dirinya sendiri.

Di awal dekade 2000-an, Robert dan keluarganya pindah ke sebuah rumah di Langhus, sebelah selatan Oslo. Rumah itu dirancang agar ramah kursi roda.

Walaupun Mats diizinkan bermain konsol permainan grafis Game Boy selama libur sekolah, sosok Mario Bros tetap tak dapat memahami rasanya menjadi sosok yang berbeda.

Mats terus duduk di kursi roda bersama asisten yang mendampinginya ke mana pun.

Robert dan Trude terus memikirkan aktivitas yang mungkin disenangi Mats pada waktu senggang, terutama ketika kawan-kawan sekelasnya bermain sepakbola atau berlarian di luar ruangan.

Barangkali gim online? Robert memberi Mats kata sandi komputer keluarga. Dan sejak saat itu, sebuah dunia yang baru terbuka bagi anak berusia 11 tahun tersebut.

“Selama 10 tahun terakhir hidupnya, Mats bermain antara 15 ribu hingga 20 ribu jam. Itu setara dengan bekerja penuh waktu selama 10 tahun,” kata Robert.

Namun gim itu ternyata menimbulkan percekcokan dalam keluarga.

“Ketika perawat datang pukul 10 malam, Mats sudah tidur. Pekerjaan mereka mengawasi Mats di tempat tidur, bukan memaksanya untuk tidur.”

“Mats protes, ogah-ogahan mengikuti perintah itu,” ujar Robert.

Mats ternyata telah berevolusi menjadi pemain gim. Dan pemain gim tidak tidur sebelum larut.

Lantas siapakah Mats selama jam permainan itu? Dia menjadi Lord Ibelin Redmoore dan kadang-kadang Jerome Walker.

“Ibelin dan Jerome adalah perpanjangan diri saya. Mereka mewakili sisi lain kepribadian saya,” tulis Mats.

Mats membenamkan diri ke planet Azeroth dalam gim populer World of Warcraft.

Azeroth adalah dunia fantasi yang mistis. Terdapat sejumlah benua, lautan, hutan, tebing dan tanah datar, perkampungan serta kota.

Mats menghabiskan hampir seluruh waktunya di sebuah wilayah yang bernama Eastern Kingdoms.

Sebagai pemain gim online, Anda akan memahami dunia itu satu per satu, seperti halnya Anda mengenal dunia nyata secara fisik.

Di dunia khayalan itu terdapat tempat untuk berwisata, wilayah dan kota yang akan Anda kuasaisebagian lebih baik dibandingkan lainnya.

Di area tertentu, Anda wajib berhati-hati, sementara di wilayah lainnya Anda akan dengan senang hati menjelajah. Anda akan menemukan penginapan di suatu kawasan, lalu bertemu orang-orang baru yang menarik.

Begitulah semestinya dunia berjalan. Dan seperti itu pula Azeroth bergulir.

Mats menempuh perjalanan hidupnya di sana dan menemukan lingkaran pertemanan dengan orang-orang menyenangkan.

“Saat saya melewati ruang bawah tanah Mats pada siang hari, gordennya tertutup. Itu adalah kepedihan yang saya ingat betul,” ucap Robert yang bekerja di bagian keuangan kantor wakil wali kota Oslo.

“Oh tidak, saya pikir dia belum memulai harinya. Saya sedih karena dunianya sangat terbatas.”

Tapi mereka yang tak bermain gim tidak dapat melihat gambaran utuhnya. Mereka tidak tahu bahwa gim lebih dari sekadar menembak dan mendapatkan poin.

“Kami pikir ini semua hanyalah permainan. Kami kira itu sebuah kompetisi yang seharusnya dimenangkan,” kata Robert.

Lalu muncul pula persoalan ritme sirkadian di tubuh Mats, di setiap waktu selama 24 jam kesehariannya.

“Kami tidak mengerti mengapa sangat penting bagi Mats untuk terus online saat petang dan malam.”

“Tentu saja orang tidak bermain pagi atau siang hari karena itu adalah waktu di mana mereka berada di sekolah atau tengah bekerja.”

“Kami awalnya memahami semua ini setelah ia wafat. Di akhir hayatnya, kami masih berkeras ia harus tidur jam 11 malam, seperti orang-orang normal lainnya,” ujar Robert.

Lisette Roovers adalah salah satu kawan Mats di dunia gim online yang berasal dari Breda, Belanda. Ia hadir dalam pemakaman Mats tahun 2014.

Lisette juga datang ke Norwegia untuk mengunjungi temannya, Kai Simon Fredriksen, yang juga bermain gim online bersama Mats.

“Saya mengenal Mats bertahun-tahun. Sangat mengejutkan mendengar kabar ia meninggal dan itu berdampak pada saya,” kata Lisette.

Lisette kini berusia 28 tahun. Ia berumur 15 tahun ketika bertemu Mats yang kala itu berusia 16 tahun. Atau tepatnya, ketika karakter gim Lisette, Rumour, bertemu Ibelin.

“Kami bertemu di Goldshire,” kata Lisette.

“Itu bukan tempat yang nyaman lagi, tapi saat itu Goldshire adalah kampung kecil yang menyenangkan, di mana Anda bisa bertemu karakter baru yang menarik.”

“Saya mencari seseorang untuk bermain. Di antara mereka yang di duduk di api unggun adalah sosok yang belakangan saya kenal sebagai Ibelin,” kata Lisette.

“Sayaatau Rumourbertingkah laku impulsif. Saya keluar dari semak-semak dan merebut topi Ibelin. Kami berdiri dan saling menatap beberapa saat, lalu saya kabur membawa lari topinya.”

Lisette tersenyum kecil.

Mats juga menulis perjumpaan pertamanya dengan Lisette di sebuah unggahan blog berjudul Love.

“Di dunia yang lain ini, seorang anak perempuan tidak akan melihat kursi roda atau hal-hal lain sebagai pembeda. Mereka akan menemukan jiwa, hati, dan pikiran saya yang hidup dalam tubuh yang kuat dan cakap,” tutur Mats.

“Untungnya, hampir sebagian besar karakter di dunia virtual ini terlihat menawan,” tambahnya.

Di sisi lain, Lisette berkata, “Mats adalah kawan baik, kadang-kadang ia teman yang sangat dekat.”

“Kami saling bertukar pesan tentang apapun, tapi dia tidak menceritakan kondisinya. Saya kira kehidupannya sama sepertinya saya, contohnya kami sama-sama membenci sekolah.”

Tapi ada hal-hal yang sempat tidak mereka sepakati.

“Dia menulis bahwa ia membenci salju, sedangkan saya menyukainya. Saya tidak mengerti bahwa ketidaksukaannya itu berkaitan dengan kursi roda. Saya tidak tahu sama sekali,” kata Lisette.

Kecintaan Lisette pada gim membuat orang tuanya khawatir. Mereka takut studinya terganggu dan Lisette tak akan memiliki kehidupan sosial.

Keputusan yang diambil orang tuanya adalah memutus akses Lisette kepada gim online. “Dijauhkan dari kawan-kawan di permainan itu sangat berat bagi saya,” tuturnya.

Namun Mats bersiasat untuk melanggengkan perkawanan itu. Meski ia tak menemukan Lisette di gim itu, Mats berkomunikasi dengannya melalui saluran lain.

“Dia menulis surat yang sangat serius untuk orang tua saya dan mendorong mereka memahami betapa penting gim itu bagi saya. Saya menyimpan surat itu,” kata Lisette.

Robert dan Trude tahu putra mereka saling berbalas pesan dengan seseorang bernama Lisette.

“Mats sempat berbicara tentang karakter gim itu sejumlah avatartapi kami tidak memperhatikan secara khusus. Dia cerita pada kami tentang Rumour, dan tentang hal-hal lainnya,” kata Robert.

“Dia atau Lisette mengirimnya kado, termasuk pada hari ulang tahunnya. Itu sangat menyentuh dan kami menggodanya. Dia tersipu dan sangat malu.”

“Kami pikir Lisette adalah teman baik karena hadiah-hadiah itu. Anda bisa menyebut kado itu sebagai bukti nyata pertemanan.”

“Kami tidak menyebut orang-orang yang bersentuhan dengannya sebagai kawan. Kami menyebut mereka avatar. Persepsi kami tentang pertemanan sangatlah tradisional,” ujar Robert.

Dalam gim World of Warcraft, Anda dapat bermain sendiri atau bergabung dengan orang lain dan membentuk kelompok atau serikat.

Mats adalah bagian dari kelompok seperti itu yang bernama Starlight. Kawanan itu berisi 30 anggota.

“Tidak ada yang hanya sekadar menjadi anggota Starlight,” kata Robert yang kini memahami gim itu.

“Untuk menjadi anggota, Anda harus direkomendasikan seseorang yang telah lebih dulu masuk. Anda harus lulus masa percobaan selama satu hingga dua bulan,” ujarnya.

Starlight bertahan selama lebih dari 12 tahun dan kelompok ini masih aktif hingga kini.

“Starlight adalah grup yang spesial karena terus bersama dalam waktu yang sangat panjang. Itu barangkali didasarkan pada pertemanan yang sangat mendalam,” kata Robert.

Kai Simondikenal sebagai Nomine dalam permainan ituberusia 40 tahun. Ia adalah pemimpin Starlight.

Setiap tahun sejak Mats meninggal tahun 2014, Starlight menggelar peringatan khusus untuk mengenang kawan mereka itu.

Tahun 2018, saat tengah mengenang Lord Ibelin Redmoore, Kai Simon berkata kepada rekan-rekannya agar lebih fokus berlari dan berenang.

“Ibelin adalah seorang pelari,” kata Kai. “Sangat penting baginya untuk berlari dan berbagi pengalaman berlari itu dengan orang lain.”

Apakah Kai tengah berbicara tentang Mats atau karakter yang dimainkan Mats? Mungkin itu tidak penting. Barangkali memang seperti itu jika seseorang telah menyatu dengan karakter permainan.

Pada musim panas tahun 2013, Mats berusia 24 tahun. Keluarganya berlibur di Mallorca, Spanyol, sementara ia tak bisa ikut plesir dan tinggal di ruang bawah tanah bersama pendampingnya.

Mats sama sekali tidak boleh sendirian. Selama bertahun-tahun ia memiliki pendamping yang berbeda-beda, termasuk pamannya.

Mats beruntung, beberapa pendampingnya juga punya kesenangan yang sama terhadap gim online.

Ketika orang tuanya berada di Spanyol, Mats memulai blognya yang berjudul Musings of Life (Renungan Hidup). Dalam unggahan berjudul My Escape (Pelarian Saya), dia menulis tentang kehidupan di Azeroth.

“Keterbatasan saya tidak dipersoalkan, belenggu saya hancur dan saya bisa menjadi siapapun yang saya inginkan. Di sana saya merasa normal,” tulisnya.

Mats membagikan tulisannya itu kepada para anggota Starlight. Satu per satu. Itulah proses bagimana mereka akhirnya mengetahui kondisi yang dihadapi Mats dalam dunia offline.

Lisette mengingat kembali saat-saat ia membaca blog milik Mats pertama kali.

“Saya tumbang. Hati nurani saya terluka karena saya beberapa kali menggodanya di permainan gim dan tak pernah betul-betul sengaja melakukannya.”

“Lalu saya berpikir, ‘Apakah saya harus mengubah perilaku terhadapnya?’ Namun saya memutuskan tetap bersikap seperti biasanya. Dia juga menuliskan itu sebagai keinginannya.”

Tanggal 18 November 2014, Mats meninggal.

Dalam kondisi kritis, Mats dilarikan ke rumah sakit. Dokter sempat berhasil membuat kondisinya stabil dan mempertimbangkan untuk memulangkannya.

Namun belakangan seluruh keluarga Mats diminta segera datang ke rumah sakit.

“Dia berada di lantai empat, di ruangan di ujung koridor. Setiap detik sangat berharga. Koridor itu sangat panjang,” kata Robert.

Robert dan istrinya, Trude, datang terlambat.

Foto yang diabadikan Robert memperlihatkan seorang anak muda yang pucat dengan rambut berombak. Foto itu menggambarkan mata, hidung mancung dan mulut yang selama ini selalu ditutup masker pernafasan.

Mats terlihat seperti tengah tertidur pulas.

Beberapa tahun sebelum itu, Lisette membuatkan Mats sebuah gambar. Ibelin menopang Rumour. Syal menutup hidung dan mulut Ibelin.

“Mats menerima gambar itu melalui email,” kata Robert. “Sekarang gambar itu tergantung di tembok rumah kami.”

Sehari setelah Mats wafat, seluruh keluarganya berada di rumah. “Bel terus berbunyi, karangan bunga dan tetangga berdatangan. Kami menangis,” kata Robert.

Robert memikirkan orang yang harus ia beri kabar tentang kematian Mats. Dia mengingat para pemain gim dan mencari cara berkomunikasi dengan mereka secara langsung.

“Sebelum Mats meninggal, saya tidak pernah berpikir dapat memiliki kata sandinya.” Tapi kini Robert sangat membutuhkannya.

“Ketika itu, pikiran saya lalu tertuju pada blognya.”

Faktanya, Mats pernah memberi ayahnya kata sandi untuk masuk ke blognya. Saat itu, tujuannya agar Robert dapat terus-menerus memeriksa seberapa sering unggahan Mats dibaca publik.

“Anda tidak tahu siapa yang berperan dalam kehidupan anak Anda jika Anda tak mengenal dunia digital mereka,” kata Anne Hamill alias Chit, pakar psikologi berusia 65 tahun asal Inggris, yang juga berstatus anggota Starlight.

“Buat kesepakatan dengan anak Anda tentang bagaimana berkomunikasi dengan kawan-kawan dunia digital mereka, kalau-kalau sesuatu terjadi.”

“Kalau tidak, mereka memiliki sekelompok teman yang akan terus bertanya-tanya tentang apa yang terjadi,” kata Anne.

Di akhir unggahan blog tentang kematian Mats, Robert menuliskan alamat email bagi siapapun yang ingin berkomunikasi dengannya.

“Saya menulis itu lalu menangis. Saya mengetuk tanda ‘terbitkan’. Saya tidak tahu apakah akan ada balasan yang masuk sampai email pertama datang, sebuah pesan belasungkawa dari salah satu anggota Starlight.”

“Saya membaca email itu keras-keras, ‘Sangat pedih menulis pesan untuk seseorang yang tidak pernah saya temui, tapi sangat saya kenal.’ Pesan itu menghadirkan kesan mendalam,” ujar Robert.

Setelah itu datang lebih banyak pesan berisi ucapan duka cita dan tentu kehidupan Mats dalam permainan online itu.

“Mats melampaui batasan fisik dan memperkaya banyak orang di dunia,” begitu salah satu pesan itu.

“Kepergian Mats sangat memukul saya. Saya tak dapat menuliskan kata-kata betapa rindunya saya pada dia.”

“Saya tak percaya satupun orang di Starlight. Tapi jika saya harus memilih, saya hanya akan mempercayainya,” demikian pesan lain untuk Mats.

Ketika Starlight mengetahui kematian Mats, mereka mengumpulkan uang sehingga mereka yang berkantong tipis berkesempatan pergi ke Norwegia untuk menghadiri pemakaman.

Robert berkata, keluarganya sangat tersentuh.

“Kami mengangis dan terus menangsis akibat kebahagiaan emosional yang datang dari kenyataan tentang kehidupan Mats.”

“Dengan kawan-kawan yang nyata, orang-orang baik yang sangat peduli dan bersedia datang dari negara lain untuk melihat pemakaman orang yang tidak pernah mereka temui. Ikatan itu sangat kuat,” kata Robert.

Lisette datang dari Belanda. Begitu pula Anne yang terbang dari Inggris, Janina dari Finlandia, dan Rikke dari Denmark.

Atas nama anggota Starlight, Kai yang asli Oslo juga menggelar kebaktian.

“Saat kita berkumpul di sini, sebuah lilin dinyalakan bagi Mats di Belanda. Lilin lain dihidupkan di pusat Irlandia, dan di sebuah perpustakaan di Swedia.”

“Peringatan terhadapnya dilakukan di salon kecantikan di Finlandia, kantor pemerintahan di Denmark, dan banyak tempat di Inggris.”

“Di seluruh Eropa, Mats diingat oleh lebih banyak orang dibandingkan mereka yang punya kesempatan datang ke pemakaman ini.”

“Saya bertemu Mats di dunia di mana tidak ada persoalan tentang siapa dirimu, tubuh seperti apa yang kamu miliki atau bagaimana kamu terlihat di dunia nyata, di balik papan tuts,” ujar Kai.

“Di dunia itu, yang terpenting adalah sosok apa yang kamu pilih dan bagaimana kamu bersikap terhadap orang lain.”

“Yang menentukan siapa dirimu, adalah apa yang ada di sini (Kai meletakkan tangannya ke tempat peribadatannya) dan di sini (Kai menyentuh hatinya).”

Dalam blog miliknya, Mats menulis tentang monitor komputer yang ditatapnya hampir seumur hidupnya, “Ini bukan monitor, ini adalah gerbang ke manapun hatimu berkehendak.”

Vicky Schaubert bekerja untuk stasiun radio publik milik pemerintah Norwegia, Norsk rikskringkasting (NRK) di Oslo. Anda dapat membaca karyanya melalui tautan ini.

Kredit foto paling atas: Blizzard Entertainment/Patrick da Silva Saether/NRK


(ita/ita)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Cantona Dukung Solskjaer Jadi Manajer Tetap MU

Liputan6.com, Manchester – Eric Cantona menilai Ole Gunnar Solskjaer layak menjadi manajer permanen MU musim depan. Legenda Setan Merah itu yakin Solskjaer punya poin plus yang tak dimiliki calon manajer lain.

Sejak dipegang Solskjaer permainan MU memang meningkat. Mereka hanya menelan sekali kekalahan dalam 13 laga.

Tak heran MU pun kembali untuk berpeluang finis di posisi empat besar klasemen musim ini. Mereka hanya tertinggal 14 poin dari pemuncak klasemen, Manchester City dengan unggul satu laga di tangan.

Meski demikian manajemen MU sendiri belum mau memberikan kontrak permanen bagi Solskjaer. Mereka masih menunggu performa tim hingga akhir musim.

Selain itu manajemen Setan Merah juga masih memantau Mauricio Pochettino. Manajer Tottenham Hotspur itu memang menjadi buruan utama MU dalam beberapa musim terakhir.


2 dari 3 halaman

Komentar Cantona

“Solskjaer adalah anak spiritual dari Alex Ferguson. Sama seperti Pep Guardiola yang merupakan anak spiritual Johan Cruyff di Barcelona,” kata Cantona seperti dilansir Evening Standard.

“Penting bagi klub sebesar MU punya seseorang dengan jiwa klub. Seseorang yang mengerti klub ini luar dalam,” katanya menambahkan.

“Jadi saya pikir Solskjaer orang yang tepat. Dia bisa membawa klub ini menang dan juga mengembalikan kebahagiaan ke semua orang,” kata Cantona.

3 dari 3 halaman

Jadwal

Berikut jadwal Liga Inggris Pekan ke-27:

Sabtu, 23 Februari

19:30 WIB, Burnley vs Tottenham Hotspur

22:00 WIB, AFC Bournemouth vs Wolverhampton

22:00 WIB, Newcastle United vs Huddersfield

Minggu, 24 Februari

00:30 WIB, Leicester City vs Crystal Palace

21:05 WIB, Arsenal vs Southampton

21:05 WIB, Manchester United vs Liverpool

Saksikan video pilihan di bawah ini

Untung Rugi Jadi Tuan Rumah Pertemuan Donald Trump dan Kim Jong-un

Liputan6.com, Singapura – Pertemuan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Korea Utara Donald Trump akan berlangsung pada 27-28 Februari di Hanoi, Vietnam.

Sejumlah pihak menerka-nerka apa keuntungan dan kerugian yang didapatkan oleh sang tuan rumah dalam pertemuan dua negara yang memegang posisi strategis dalam bidang keamanan internasional tersebut –mengingat Korea Utara selalu identik sebagai sumber ancaman.

Analisis untung rugi sangat mudah dilakukan dengan berkaca pada pertemuan Trump dan Jong-un di Singapura pada tahun lalu.

Sebagian pihak pernah ingin mengetahui siapakah yang membayar hotel mahal bagi kedua pemimpin dan pengawalnya, serta fasilitas lain yang dibutuhkan.

Permasalahan Pembiayaan

Masalah utama menjelang KTT Singapura yang berlangsung pada 12 Juni 2018 lalu adalah keamanan yang menghabiskan banyak uang –sebagian tentu ditanggung oleh negara tuan rumah.

Perlindungan termasuk dalam aspek fisik kedua pemimpin dan keamanan lokasi. Temasuk di dalamnya adalah tempat pertemuan hingga hotel.

Selain itu, dibutuhkan pula pengendalian terhadap kerumunan yang dapat mengganggu kenyamanan warga negara tuan rumah, sebagaimana dikutip dari Al Jazeera pada Jumat (22/2/2019). Alhasil dibutuhkan penghalang jalan, pengalihan rute, dan penundaan sejumlah transportasi komersil.

Penundaan dan pembatasan berlaku pula bagi pesawat udara komersil, mengingat tuan rumah harus memberikan jalan bagi patroli militer di wilayah negaranya.

Armada militer angkatan laut dan darat juga harus disiagakan.

Untuk fasilitas-fasilitas tersebut, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong pernah mengatakan bahwa ia berharap negara itu akan menghabiskan hanya sekitar US$ 14,8 juta.

Nyatanya, pascapertemuan diketahui bahwa sebagai tuan rumah Singapura hanya menghabiskan uang sekitar US$ 11,8 juta.

Adapun harga bagi hotel yang digunakan oleh Kim Jong-un disinyalir berkisar US$ 7.400 per malam. Fantastis.

Sedangkan Trump dikabarkan membayar dengan cara yang sering dipraktikkan AS untuk acara-acara bilateral yang diselenggarakan oleh pihak ketiga.

Kritik kemudian datang ketika Jong-un didampingi dua menteri pemerintah Singapura mengamati pemandangan sekitar kasino dan resor Marina Bay Sands yang mewah.


Simak pula video pilihan berikut:

2 dari 2 halaman

Keuntungan Tuan Rumah

Meskipun telah mengeluarkan cukup banyak dana, bukan berarti tuan rumah merugi. Ahli pemasaran mengatakan bahwa Singapura berpotensi mendapatkan berkali-kali lipat dari total biaya yang telah ia keluarkan.

Hal itu berkaitan dengan sektor wisata dan sektor lain yang akan mendapatkan keuntungan karena citra positif yang diterima dari publik internasional.

Jason Tan, dari perusahaan komunikasi Zenith Singapore menyatakan bahwa berkat pertemuan Singapura telah mendapatkan satu minggu penuh liputan dan sorotan kamera.

Hal itu menurutnya sangat baik untuk menumbuhkan citra positif sebagai negara.

Sementara itu, Vu Minh Khuong, seorang profesor di Sekolah Kebijakan Publik Lee Kuan Yew di National University of Singapore mengatakan bahwa keuntungan lain berada pada bidang kepentingan strategis nasional. Singapura akan terlihat memiliki relasi kuasa yang tinggi dalam panggung internasional.

“Tuan rumah meningkatkan posisi strategisnya sebagai tempat pilihan untuk acara yang sangat penting dan menampilkan kepada dunia bahwa negaranya adalah entitas yang berperan dalam menciptakan dunia yang lebih baik,” katanya.

Survei Caleg DKI-1: Imam Nahrawi-Eko Patrio-Habiburokhman Masuk DPR

Jakarta – Lembaga survei Charta Politika merilis hasil surveinya tentang tingkat pengenalan calon anggota DPR di daerah pemilihan DKI Jakarta 1. Hasilnya, Imam Nahrawi menjadi caleg yang paling banyak dikenal.

“Jadi di DKI 1 yang paling dikenal, yang paling tinggi tingkat pengenalannya, itu ada Imam Nahrawi 51,8 persen. Kemudian nomor 2 ada Habiburokhman (31,7 persen),” kata Direktur Riset Charta Politika, Muslimin, di Resto Es Teler 77, Jalan Adityawarman, Jakarta Pusat, Senin (11/2/2019).

Imam Nahrawi.Imam Nahrawi (Ari Saputra/detikcom)

Survei dilaksanakan pada 18-25 Januari 2019. Survei dilaksanakan dengan wawancara tatap muka kepada total 2.400 responden atau 800 responden di tiap dapil. Margin of error di tiap dapil kurang-lebih 3,4 persen. Survei dilakukan di DKI Jakarta karena dianggap sebagai barometer nasional.
Selain tingkat pengenalan caleg, Charta Politika melakukan survei elektabilitas calon anggota DPR RI dari dapil DKI 1. Responden diberi pertanyaan ‘di antara nama-nama tokoh di bawah ini, siapakah yang Bapak/Ibu/Saudara pilih jika pemilihan umum legislatif dari dapil DKI Jakarta 1 dilaksanakan hari ini?’. Hasilnya, Imam Nahrawi masih menduduki posisi puncak.

“Jadi, begitu kita sebutkan beberapa nama, terutama urutan 1-2, kita sebutkan nama-nama caleg di dapil DKI 1, 15,1 persen yang akan memilih Imam Nahrawi. Kemudian Mas Eko (Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio) 3,8 persen. Mas Eko memang tingkat pengenalan hanya 20,2 persen. Begitu diuji, elektabilitasnya sangat signifikan, yaitu langsung naik 3,8 persen,” ungkap Muslimin.

Eko Patrio.Eko Patrio (Noel/detikFoto)

Responden juga diberi simulasi kertas suara. Di dapil DKI 1, pengaruh partai politik disebut lebih kuat karena banyak responden yang mencoblos gambar partai dibanding nama caleg.

“Kalau kita lihat dari beberapa nama memang nama-nama yang populer itu pada akhirnya cukup banyak yang kemudian orang mencoblos. Kemudian yang kedua, untuk khususnya di Gerindra dan PDIP, kalau kita lihat jauh lebih banyak yang mencoblos gambar partainya dibanding calegnya. Artinya adalah dapil 1 ini partai politiknya jauh lebih kuat dibanding caleg-calegnya, terutama di Gerindra dan PDIP,” jelasnya.

Untuk perolehan kursi, hasil survei Charta Politika menunjukkan akan ada beberapa partai yang kehilangan kursi dari DKI 1. Namun, ada juga partai yang justru menambah jumlah kursinya.

“Kursi itu akan hilang di dapil 1, kemudian PPP dan Demokrat kalau menggunakan simulasi yang sekarang. Walaupun kemudian Gerindra yang cukup signifikan karena dari 1 kursi di 2014, sekarang dari simulasi kita, Gerindra akan mendapatkan 2 kursi untuk di dapil 1,” tuturnya.

“Sisanya ada PKB, karena tadi didongkrak oleh suara Imam Nahrawi, kemudian Golkar masih bertahan dengan 1 kursi dan PDIP 1 kursi. Kemudian PKS juga hilang ya, walaupun sebenarnya masih ada sekitar 30 persenan yang tidak mencoblos kertas suara,” imbuh Muslimin.

Fenomena PKB, yang mendapatkan dongkrak suara dari Imam Nahrawi, disebut Muslimin juga terjadi di beberapa dapil. Selain itu, PKB diuntungkan karena memiliki nomor urut 1.

“Jadi peningkatan PKB cukup signifikan di survei kita karena tadi di beberapa survei kita coattail effect ya dapat karena ada Ma’ruf Amin yang tetap diasosiasikan PKB. Ada juga keberuntungan di PKB itu karena mereka nomor 1. Angka 1 cukup berpengaruh di beberapa level. Karena kita uji terbuka beberapa pemilih, tapi pas tertutup pada memilih PKB. Jadi ketika nomor 1 PKB dan calegnya nomor 1, itu punya potensi ternyata walaupun tidak populer,” papar Muslimin.

“Terutama bagi pemilih yang sampai bilik suara hanya memilih paslon 01 atau 02 saja, ketika dia membuka kertas besar, sudah pilih nomor 1 saja. Ketika tingkat pengetahuan masyarakat rendah terhadap caleg-caleg, maka bisa diuntungkan di situ,” ucapnya.

Berikut ini 10 besar tingkat pengenalan calon anggota DPR RI dapil DKI Jakarta 1:
Imam Nahrawi 51,8 persen
Habiburokhman 31,7 persen
Putra Nababan 26,7 persen
Wanda Hamidah 26,3 persen
Asril Hamzah Tanjung 24,4 persen
Chica Koeswoyo 23,7 persen
Bambang Atmanto Wiyogo 23,5 persen
M Yusuf Mujenih 22,9 persen
Mardani Ali Sera 22,7 persen
Sb. Wiryanti Sukamdanu 21,3 persen

Berikut ini 10 besar elektabilitas calon anggota DPR RI dapil DKI Jakarta 1:
Imam Nahrawi 15,1 persen
Habiburokhman 6,8 persen
Eko Hendro Purnomo 3,8 persen
Putra Nababan 3,6 persen
Bambang Atmanto Wiyogo 3,5 persen
M Yusuf Mujenih 3,5 persen
Chica Koeswoyo 3,3 persen
Wanda Hamidah 2,3 persen
Mardani Ali Sera 2,1 persen
Asril Hamzah Tanjung 2,0 persen

Berikut ini perolehan kursi partai politik dapil DKI Jakarta 1:
PKB 1 kursi
Gerindra 2 kursi
PDIP 1 kursi
Golkar 1 kursi
NasDem 0 kursi
Garuda 0 kursi
Berkarya 0 kursi
PKS 0 kursi
Perindo 0 kursi
PPP 0 kursi
PSI 0 kursi
PAN 1 kursi
Hanura 0 kursi
Demokrat 0 kursi
PBB 0 kursi
PKPI 0 kursi
(azr/tor)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Daftar Top Skor Liga Inggris Pekan ke-26, Aguero dan Salah Berebut Posisi Teratas

Liputan6.com, Jakarta Persaingan gelar top skor Liga Inggris semakin seru setelah Manchester City menang besar 6-0 atas Chelsea pada pekan ke-26 Premier League di Stadion Etihad, Minggu atau Senin (11/2/2019) dini hari WIB.

Kini ada dua pemain yang berada di puncak top skor Liga Inggris, Sergio Aguero dan Mohamed Salah.

Sejak hattrick yang diciptakan aguero melawan Chelsea senin dini hari tadi, top skor Liga Inggris juga mengalami perubahan.

Ibarat klasemen liga Inggris yang sama-sama dikuasai oleh Manchester City dan Liverpool, persaingan top skor sementara liga Inggris pekan ke 26 ini juga diisi oleh dua pemain dari kedua klub besar tersebut.

2 dari 4 halaman

Aguero dan Salah Top Skor Sementara

Kemenangan telak yang diraih Manchester City juga diwarnai dengan catatan hattrick dari Sergio Aguero. Berkat sepakannya, bomber asal Argentina itu pun meramaikan daftar top skor sementara Premier League. Aguero kini telah mencetak 17 gol.

Jumlah gol Aguero sama dengan milik Mohamed Salah yang turut mencetak satu gol untuk Liverpool pada pekan ke-26.

Jika dilihat dari produktivitas permainan, Aguero tercatat lebih produktif ketimbang Salah. Aguero bermain 23 kali atau sebanyak 1678 menit, sementara Salah bermain 26 kali atau 2210 menit.

Tidak hanya itu, Aguero hanya mencetak satu penalti, sedangkan Salah mencetak tiga gol dari titik putih. Fakta lainnya, tiga gol yang diciptakan Aguero melawan Chelsea membuatnya sudah 11 kali mencetak hattrick di Premier League. Ia berhasil menyamai rekor yang dipegang Alan Shearer.

Aguero merupakan pemain kelima yang mencetak hattrick dalam dua laga kandang beruntun di Premier League. Namun, ia menjadi pemain pertama setelah Didier Drogba yang mengukir catatan itu pada tahun 2010 lalu.

3 dari 4 halaman

Aubameyang dan Kane memanaskan daftar Top Skor Liga Inggris

Bomber Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang dan Harry Kane bintang dari Totenham Hotspur adalah salah satu penantang terdekat Aguero dan Salah dalam perebutan top skor liga Inggris 2018-2019. Saat ini Pierre-Emerick Aubameyang sudah menggemas 15 gol, dan Harry Kane sudah melesakkan 14 gol ke gawang lawan.

Bek tengah Arsenal Sokratis Papastathopoulos memprediksi Aubameyang akan mencetak 30 gol pada musim 2018/19 ini di Premier League. Hal tersebut disampaikan Sokratis dalam sebuah dialog dengan Aubameyang seperti dilansir dalam situs resmi Arsenal.

Sedangkan Harry Kane harus menepi terlebih dahulu dari kompetisi mengejar top skor liga Inggris 2018-2019 ini karena cedera yang ia alami sejak laga menghadapi Manchester United pada pertengahan Januari lalu.

Sebelumnya, dalam dua musim berturut-turt gelar top skor Premier League selalu dikuasai oleh bomber Tottenham Hotspur, Harry Kane. Namun gelar itu harus beralih ke tangan bintang Liverpool Mohamed Salah sebagai top skor kompetisi Premier League musim 2017-18.

Lalu, siapakah yang akan memenangkan persaingan perebutan gelar top skor liga Inggris tahun 2018-2019 ini. Menarik untuk dinantikan, karena selain mereka berempat masih ada Eden Hazard, Sadio Mane, Raheem Sterling yang telah memproduksi 12 gol. Disusul oleh Paul Pogba dan Son Heung-Min dengan 11 gol.

4 dari 4 halaman

Daftar Top Skor Liga Inggris Pekan ke-26

Sergio Aguero (Manchester City): 17 gol

Mohamed Salah (Liverpool): 17 gol

Aubameyang (Arsenal): 15 gol

Harrt Kane (Tottenham Hotspur): 14 gol

Eden Hazard (Chelsea): 12 gol

Sadio Mane (Liverpool): 12 gol

Rahem Sterling (Manchester City): 12 gol

Paul Pogba (Manchester United): 11 gol

Son Heung Min (Tottenham Hotspur): 11 gol