Berkunjung ke Masjid Agung Sheikh Zayed, Menteri Susi Pudjiastuti Kenakan Hijab Warna-warni

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kini tengah berada di Abu Dhabi. Di tengah kegiatan yang padat sebagai Menteri Kalautan dan Perikanan, ia menyempatkan diri mengunjungi salah satu masjid yang ada di Abu Dhabi.

Susi Pudjiastuti sering terlihat tomboy dan cool dengan kacamata hitam nya seperti wanita tangguh. Di balik semua itu, ternyata Susi memiliki sisi feminin. Hal itu terlihat saat ia mendatangi Masjid Agung Sheikh Zayed dengan rombongan.

Dalam unggahan di Instagram @susipudjiastuti115, ia mengenakan baju berwarna biru dengan motif garis-garis. Melengkapi penampilannya, Susi Pudjiastuti mengalungkan kerudung warna-warni dengan motif bunga. Tidak ketinggalan, ia tetap mengenakan sneakers berwarna hitam.

Di tengah jadwal kegiatan, saya menyempatkan untuk mengunjungi Masjid Agung Sheikh Zayed yang begitu indah dan megah. Masjid terindah mana yang sudah kamu kunjungi?” tulis Susi Pudjiastuti di Instagramnya @susipudjiastuti115, Selasa 12 Maret 2019.

Gaya busana Susi saat mengunjungi Masjid Agung Sheikh Zayed, mendapatkan pujian warganet. “Ibuuu tetep ketceh dalam setiap situasi akumah syukaaa,” tulis @nyimas_dian_gayatri.

“Mas ya allah bu susi,” tulis @nurulhusein2014.nh di kolom komentar Instagram, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti . (Indah Permata Niska)

Saksikan video pilihan di bawah ini :

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memungut sampah di lingkungan pantai Pangandaran Jawa Barat. Ia pun sampaikan pesan kepada para pengunjung pantai; Apa pesannya?

Ribuan Demonstran di Gaza Serukan Presiden Palestina Mundur

Gaza City – Ribuan demonstran di Jalur Gaza menyerukan agar Presiden Palestina Mahmud Abbas mengundurkan diri dari jabatannya. Seruan ini dilontarkan setelah Abbas berupaya menekan Hamas, yang menguasai Gaza, dengan penghematan finansial.

“Pergi!” teriak para demonstran di Gaza seperti dilansir AFP, Senin (25/2/2019).

Kebanyakan demonstran merupakan pendukung Hamas dan Mohammed Dahlan, rival Abbas (83) yang didepak dari Partai Fatah yang dipimpin Abbas. Diketahui bahwa Dahlan saat ini hidup dalam pengasingan.

Dalam aksinya, para demonstran menyerukan agar Otoritas Palestina membayarkan gaji secara penuh untuk pegawai sektor publik di wilayah Gaza yang dikuasai Hamas. Diketahui bahwa Abbas telah mengurangi gaji para pegawai publik di Gaza dalam beberapa bulan terakhir.
Para demonstran menuntut agar suplai listrik ke Gaza ditingkatkan, mengingat selama ini warga setempat hanya mendapatkan suplai listrik dengan interval delapan jam.

Unjuk rasa ini juga menentang blokade Israel selama lebih dari satu dekade terakhir atas Jalur Gaza.

Israel sebelumnya menyatakan bahwa blokade diperlukan untuk mencegah Hamas mendapatkan persenjataan atau material yang bisa digunakan oleh mereka. Diketahui bahwa Israel dan Hamas telah terlibat tiga kali perang sejak tahun 2008.

Tahun 2007, Hamas mengambil kendali atas Gaza dalam konflik dengan Fatah. Berbagai upaya rekonsiliasi dilakukan untuk mengembalikan kekuasaan Otoritas Palestina di Gaza, namun gagal. Fatah sendiri berbasis di wilayah Tepi Barat.

Secara terpisah, sekitar 2.500 orang berunjuk rasa di Tepi Barat pada Minggu (24/2) waktu setempat. Aksi mereka bertujuan untuk mendukung Abbas.

Saat aksi protes ini digelar, Abbas sendiri diketahui sedang berada di Sharm El Sheikh, Mesir untuk menghadiri pertemuan puncak Uni Eropa dan Liga Arab. Selama berada di Mesir, Abbas bertemu dengan Presiden Abdel Fattah Al-Sisi.

Kepemimpinan Abbas atas Palestina seharusnya berakhir tahun 2009 lalu, namun karena tidak pernah digelar pemilu maka dia tetap menjabat hingga kini.
(nvc/ita)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Juara Liga Champions, City Bakal Naik Kasta

Liputan6.com, Manchester – Manchester City memang menjelma jadi salah satu klub kuat dalam beberapa tahun terakhir. Pembangunan Man City sudah dimulai lebih dari 10 tahun silam, tepatnya saat Sheikh Mansour mengambil alih kepemilikan klub tersebut.

Sejak saat itu, Man City sudah beberapa kali menjuarai Premier League, bahkan musim lalu mereka mencatatkan rekor di Premier League. Namun, Man City belum pernah menjuarai Liga Champions, trofi itulah yang bisa menegaskan status mereka.

Gelandang Ilkay Gundogan percaya Man City harus menjuarai Liga Champions untuk mencapai level klub-klub elite seperti Real Madrid, Barcelona, Bayern Munchen, serta Juventus.

“Jika Anda ingin menjadi salah satu elite internasional, ketika Anda ingin mencapai level itu baik sebagai klub dan pemain, Anda harus meraih trofi ini [Liga Champions],” ujar Gundogan kepada Sky Sports.

“Anda tidak bisa mengabaikannya, setidaknya itulah pendapat saya. Saya pikir, jika kami berhasil menjuarainya, suatu hari nanti klub ini akan memasuki era baru.”

2 dari 2 halaman

Tak Dipandang Remeh

Juga, Gundogan percaya Man City tak akan lagi dipandang sebelah mata jika mampu menjuarai Liga Champions. Sebagai klub, kasta Man City akan meningkat. Trofi Liga Champions akan membuat mereka sejajar dengan beberapa klub besar Eropa.

“[Dengan juara, Man City akan] menyamai level Real [Madrid], Barca, Bayern, atau Juventus, klub yang mungkin masih selangkah di depan kami. Mungkin bukan dengan cara mereka bermain, tapi sebagai klub.”

“Tugas kami adalah untuk memberikan yang terbaik dan mewujudkannya suatu hari nanti. Kami akan mencoba dan semoga kami bisa melakukannya, entah bagaimana.”

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini: