India Bangun 14 Ribu Bunker Untuk Warga di Perbatasan Pakistan

New DelhiKetegangan India dan Pakistan kian meningkat. India tengah membangun lebih dari 14 ribu bunker untuk keluarga-keluarga yang tinggal di sepanjang perbatasannya dengan Pakistan di wilayah negara bagian Jammu dan Kashmir. Tujuannya, agar mereka tetap aman di rumah mereka dan tak harus dievakuasi jika terjadi serangan artileri.

Para insinyur pemerintah mengatakan, pengerjaan pembangunan baja bawah tanah dan struktur beton, yang dapat menelan biaya total US$ 60 juta, telah dimulai sejak Juni 2018 lalu, ketika hubungan antara kedua rival bersenjata nuklir itu memburuk.

Menurut pejabat pemerintah negara bagian dan para kontraktor ratusan bunker bawah tanah, dengan dinding dan atap yang tiga kali lebih tebal dari rumah biasa dan mengonsumsi baja 10 kali lebih banyak, telah selesai dibangun.
“Ini bisa menahan penembakan ringan,” kata seorang insinyur di departemen pekerjaan umum Jammu dan Kashmir yang ditugasi membangun bunker tersebut, seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (1/3/2019).

Selama ini, baku tembak memang sudah kerap terjadi di sepanjang perbatasan Kashmir. Namun baku tembak yang terjadi pada Selasa (26/2) dianggap sebagai penanda peningkatan ketegangan antara India dan Pakistan.

Ketegangan meningkat setelah aksi bom bunuh diri mengenai konvoi militer India di wilayah Kashmir pada 14 Februari lalu. Setidaknya 40 personel militer India tewas dalam serangan bom itu.

Pemerintah India menuding pemerintah Pakistan terlibat dalam bom bunuh diri itu. Namun Pakistan membantahnya. Sejak itu, bentrokan militer antara kedua negara terus terjadi. India dan Pakistan saling menembak jatuh pesawat militer kedua negara, hingga sejumlah bandara di sekitar Kashmir terpaksa ditutup sementara.

Pakistan juga menutup akses penerbangan sipil untuk sementara waktu akibat bentrokan di wilayah Kashmir.
(ita/ita)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Tiga Nama Masuk Bidikan MU di Bursa Transfer Musim Panas

Liputan6.com, Manchester – Performa Manchester United (MU ) terus menjulang bersama manajer Ole Gunnar Solksjaer. Saat ini, di Liga Inggris, mereka belum terkalahkan di 11 laga: sembilan kali menang dan dua kali imbang.

Namun begitu, mereka tampaknya sudah mulai merancang skuat untuk musim depan. Termasuk mendatangkan sejumlah pemain baru.

Belakangan, dikabarkan ada tiga nama baru dalam bidikan MU di bursa transfer musim panas. Ini merupakan kabar baru lantaran di bursa transfer Januari lalu, tak satu pemain pun mereka datangkan.

TalkSPORT merilis, setidaknya ada tiga nama yang kini dalam pantauan MU di bursa transfer musim depan. Mereka adalah Aaron Wan-Bissaka (Crystal Palace), Kalidou Koulibaly (Napoli), dan Ivan Rakitic (Barcelona).

Untuk mendatangkan ketiga pemain ini, manajemen MU dikabarkan telah menyiapkan dana yang tak sedikit. Diperkirakan mereka siap menggelontorkan uang lebih dari 170 juta pound sterling atau sekitar Rp 3,1 triliun!

2 dari 3 halaman

Wan-Bissaka Bisa Gantikan Valencia dan Young

Wan-Bissaka adalah bek kanan mudah Palace berusia 21 tahun. Kehadirannya di MU tentu akan sangat berguna.

Setidaknya, dia bisa jadi pelapis, atau bahkan pengganti Antonio Valencia atau Ashley Young, yang sudah berusia 33 tahun.Tak heran, harganya lumayan mahal, mencapai 40 juta pound.

Sedangkan Koulibaly merupakan seorang bek tengah yang tangguh. MU bahkan digosipkan sempat menawarkan uang tak kurang dari 95 juta pound kepada Lazio, sebelum memecat Jose Mourinho.

3 dari 3 halaman

Rakitic Ideal

Rakitic juga bisa menjadi pemain yang berguna bagi MU, jika jadi didatangkan. Kemampuannya dalam mengatur permainan tak perlu diragukan lagi.

Peluang MU pun relatif besar mengingat ada kabar Barcelona juga ingin melepas pemain asal Kroasia ini. Hanya memangm harganya pun lumayan mahal, sekitar 39 juta pound.

Saksikan video pilihan di bawah ini

Bom Bunuh Diri di Ibu Kota Somalia, 5 Orang Tewas

Liputan6.com, Mogadishu – Bom bunuh diri terjadi di Ibu Kota Somalia, Mogadishu pada Kamis, 28 Februari 2019 waktu setempat. Setidaknya lima orang dinyatakan tewas dalam kejadian tersebut.

Bom bunuh diri yang terjadi di pusat kota tersebut juga menghancurkan beberapa gedung di Maka Al Mukaram, jalan tersibuk di Ibu Kota Somalia. Hal ini disampaikan oleh Mayor Mohamed Hussein, salah seorang pejabat kepolisian seperti dikutip dari Al Jazeera, Jumat (1/3/2019).

“Ledakan terjadi di sentra bisnis yang penuh dengan hotel, pameran, pusat perbelanjaan, dan restoran,” kata Hussein.

“Banyak mobil terbakar,” lanjut Hussein. “Kami mengetahui setidaknya lima orang tewas dan jumlah korban diprediksi akan meningkat.”

Menurut saksi mata, ledakan terjadi menyusul sebuah tembakan yang diperkirakan bersumber dari rumah seorang pimpinan hakim pengadilan banding Somalia.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah mobil terbakar, tiga gedung –termasuk sebuah hotel– rusak berat. Selain korban tewas, saksi mata mengatakan bahwa terdapat belasan korban luka-luka.

Sejauh ini belum ada entitas yang mengaku bertanggung jawab terhadap serangan ini. Meskipun demikian, kelompok militan bernama Al-Shahab telah melancarkan beberapa kali serangan serupa di masa lalu.

Kelompok Al-Shahab sendiri memiliki motif serangan dalam rangka menghilangkan pemerintahan ala Barat, dan menggantikannya dengan “syariat Islam” yang diinterpretasi dengan ketat.


Simak pula video pilihan berikut

2 dari 2 halaman

Bom Mobil Meledak Bulan Lalu di Somalia

Sementara itu, sebuah bom meledak di tengah pusat perbelanjaan yang ramai di ibu kota Somalia, Mogadishu, pada pekan pertama Februari 2019.  Ledakan tersebut menewaskan sedikitnya sepuluh orang, dan melukai puluhan lainnya, lapor polisi dan saksi mata.

Kapten Farah Osman, seorang perwira polisi Somalia di tempat kejadian, mengonfirmasi bahwa ledakan itu merusak sebuah mal yang berlokasi di distrik Hamarweyne, yang merupakan pusat bisnis di Mogadishu.

Dikutip dari CNN pada Selasa 5 Februari 2019, korban tewas kemungkinan bertambah, mengingat polisi masih melakukan pencarian, dan beberapa korban luka dalam kondisi kritis.

Ibrahim Jama, seorang saksi mata, mengatakan ledakan bom mobil itu mengguncang jendela beberapa bangunan bisnis di dekatnya.

Di tempat terpisah, kelompok teroris Al-Shabaab mengaku bertanggungjawab atas serangan di ibu kota Somalia itu.

Kelompok teror yang berafiliasi dengan Al-Qaeda itu juga bertanggung jawab atas tiga bom mobil pada November lalu, yang menewaskan sedikitnya 52 orang dan sekitar 100 lainnya terluka.

Bom-bom itu diledakkan di dekat sebuah hotel yang populer di kalangan warga asing di Mogadishu.

HEADLINE: Negosiasi Kim Jong-un dan Donald Trump Gagal Total, Sinyal Bahaya?

Liputan6.com, Hanoi – Pada Kamis pagi, 28 Februari 2019, untuk kali pertamanya, Kim Jong-un menjawab langsung pertanyaan yang dilontarkan wartawan asing.

“Ketua Kim, apakah Anda yakin (akan ada kesepakatan)?,” itu pertanyaan yang dilontarkan seorang jurnalis. 

Pemimpin muda Utara Korea itu sempat terdiam. Namun tak lama kemudian bibirnya bergerak.

“Terlalu dini untuk mengatakannya. Namun, saya tidak bilang bahwa saya pesimistis,” kata Kim Jong-un yang kemudian diterjemahkan dalam Bahasa Inggris. “Berdasarkan apa yang saya rasakan saat ini, saya yakin akan ada hasil yang baik.” 

Delapan bulan setelah bersua di Singapura, Kim Jong-un dan Donald Trump menggelar pertemuan kedua di Hanoi, Vietnam. Usai basa-basi, pamer kemesraan, dan makan malam bersama, kedua pemimpin membahas pokok permasalahan: perwujudan denuklirisasi Korut dengan ganjaran pencabutan sanksi atas Pyongyang.

Tapi, sejarah damai gagal tercipta hari itu.

Awalnya, pertemuan diharapkan bisa berujung pada pernyataan berakhirnya Perang Korea yang secara de facto masih berlangsung hingga saat ini. AS dan Korut juga digadang-gadang akan bersepakat untuk mendirikan kantor penghubung di ibu kota masing-masing. Kalaupun sanksi tak dicabut sepenuhnya, setidaknya bakal ada pelonggaran. 

Namun, pertemuan keduanya diakhiri secara tiba-tiba. Lebih cepat dari jadwal. Tanpa hasil. Gagal total. 

Seorang pria berdiri di dekat layar TV yang memperlihatkan siaran pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Vietnam, di sebuah toko elektronik di Seoul, Korea Selatan (28/2). (AP Photo/Lee Jin-man)

Kedua pemimpin hengkang dari lokasi pertemuan di Sofitel Legend Metropole Hanoi sekitar pukul 13.30 waktu setempat, hanya 4,5 jam setelah pembicaraan dimulai.

Kim dan Trump juga batal makan siang bersama, meski meja-meja telah ditata, hidangan sudah disiapkan. Agenda penandatanganan kesepakatan tak jadi dilakukan. 

“Tak ada kesepakatan yang dihasilkan kali ini,” demikian isi pernyataan tertulis Juru Bicara Gedung Putih, Sarah Sanders, seperti dikutip dari CNN News. “Namun, tim masing-masing berharap untuk menggelar pertemuan kembali pada masa yang akan datang.”

Tak lama kemudian, Donald Trump menggelar konferensi pers. Miliarder nyentrik itu bersikukuh, pertemuannya dengan Kim berlangsung produktif.

“Kami memiliki waktu yang sangat, sangat produktif,” kata Trump. Namun, ia menambahkan, dirinya dan Menlu AS Mike Pompeo merasa, itu bukan saat yang tepat untuk menandatangani kesepakatan apapun.

Presiden AS itu menambahkan, pembicaraannya dengan Kim Jong-un berakhir karena diktator Korut itu meminta penghapusan semua sanksi AS dan internasional atas negaranya sebagai imbalan atas penutupan sebagian — bukan keseluruhan — fasilitas nuklir milik rezim Pyongyang.

“Pada dasarnya mereka ingin sanksi dicabut seluruhnya dan kami tak bisa melakukannya,” kata Trump dalam konferensi pers di Hanoi. “Mereka mengaku rela melakukan denuklirisasi atas sejumlah besar area yang kita inginkan, namun tak mungkin menghapus semua sanksi untuk itu,” kata suami Melania Trump tersebut seperti dikutip dari The New York Times.

Penghapusan sanksi internasional, yang membatasi kemampuan Korea Utara mengimpor minyak dan mengekspor barang-barang menguntungkan termasuk batubara dan hasil laut, adalah tujuan utama Pyongyang dalam semua negosiasi. Di sisi lain, bagi AS, sanksi-sanksi tersebut adalah alat tawar menawar yang signifikan.

Trump mengatakan, ia dan Kim mendiskusikan soal penutupan kompleks nuklir utama Korut di Yongbyon, di mana proses pengayaan plutonium, tritium, dan uranium untuk bahan bakar bom nuklir dilakukan. 

Meskipun Yongbyon adalah fasilitas nuklir terbesar Korut, tapi itu bukan satu-satunya. Dalam konferensi pers, Trump mengakui bahwa negara itu punya fasilitas pengayaan nuklir lain, yang kemampuannya mungkin lebih besar.

Belum lagi rudal balistik, hulu ledak nuklir, dan sistem senjata pemusnah massal yang belum terungkap sepenuhnya. Diduga disembunyikan rapat-rapat rezim Pyongyang.

Yongbyon Nuclear Research Centre, Korea Utara (GeoEye Satellite Image/AFP PHOTO via ABC Australia)

Trump juga mengaku bahwa ia dan Kim Jong-un mendiskusikan soal kasus Otto Warmbier, mahasiswa AS yang tewas setelah jadi tahanan di Korut.

Warmbier, mahasiswa University of Virginia, ditangkap saat bepergian di Korea Utara karena mencuri poster propaganda. Pada 2016 dia dijatuhi hukuman 15 tahun kerja paksa.

Lebih dari setahun kemudian dia dibebaskan dan kembali ke Amerika Serikat dalam keadaan sakit parah. Dokter menyebut, dia menderita cedera otak serius. Warmbier meninggal pada Juni 2017.

Donald Trump mendapat pujian atas kembalinya Warmbier dan segelintir orang Amerika lainnya yang ditahan di Korea Utara.

Jika presiden pendahulu menyebut kasus Warmbier sebagai contoh kebrutalan rezim Kim Jong-un, Trump menolak untuk menyalahkan sang pemimpin Korut.

Otto Warmbier, mahasiswa Amerika yang menghabiskan 17 bulan di tahanan Korea Utara (AP Photo/Jon Chol Jin)

“Saya tidak percaya bahwa dia akan membiarkan itu terjadi, itu tidak menguntungkannya,” kata Trump.

“Penjara itu kasar, tempat yang brutal, di mana hal-hal buruk terjadi. Tapi saya tak yakin, ia (Kim Jong-un) tahu soal itu.” Belakangan, pembelaannya itu dikecam ramai publik AS.

Kegagalan negosiasi membuat normalisasi hubungan antar-dua negara beringsut dari hasil yang diinginkan. Kim Jong-un gagal menghasilkan pencabutan sanksi terhadap Korut, di sisi lain Trump gagal memaksa Pyongyang ambil langkah konkret untuk mengakhiri program nuklirnya — sebuah keberhasilan yang sangat ia butuhkan untuk mengimbangi sejumlah gejolak domestik di AS.

Ketika Trump berniat berbincang santai di pinggir kolam renang bersama Kim Jong-un, mantan pengacaranya, Michael Cohen bersaksi menyudutkannya di depan Kongres. Agenda kedua pemimpin tersebut kemudian dibatalkan. 

Michael Cohen pada Rabu 27 Februari 2019 mengatakan kepada panel penyidik Kongres bahwa eks kliennya itu adalah sosok yang “rasis, penipu dan tukang bohong”. Dan jika Trump kalah pada Pilpres 2020, ia menyebut, transisi kekuasaan tak akan berjalan damai.

Eks pengacara Donald Trump, Michael Cohen (AP/Pablo Martinez Monsivais)

Dalam konferensi pers, Trump sempat bereaksi atas kesaksian Cohen. Menyebutnya berisi 95 persen kebohongan, nyaris 100 persen — kecuali soal bahwa ia tak berkolusi dengan Rusia dalam Pilpres 2016. 

Seperti biasanya, ia juga menyerang mantan pengacaranya dalam cuitan di Twitter. 

Tak seperti tanggapannya atas kesaksian Cohen, Trump berupaya keras menahan diri soal Kim Jong-un. Bicaranya tak berapi-api dan tanpa retorika. Tak ketinggalan, ia juga membela diri.

“Aku bisa saja menandatangani kesepakatan hari ini, lalu kalian akan mengatakan, ‘Ah, itu transaksi yang buruk’…Aku lebih baik melakukan dengan benar daripada buru-buru.” 

Donald Trump juga menyebut, meski negosiasi berlangsung tanpa hasil, hubungannya dengan Kim Jong-un tetap hangat. Pertemuan, kata dia, diakhiri dengan jabat tangan.

Di sisi lain, Trum tak berhasil mengurangi efek kejut kesaksian Michael Cohen dengan kegagalan negosiasinya dengan Kim Jong-un. Nobel Perdamaian yang ia harapkan pun kian jauh dari jangkauan.


Saksikan video menarik berikut ini: 

2 dari 3 halaman

Konsekuensi Mengkhawatirkan

“Welcome to Hanoi, city of peace” — kalimat itu terpampang di videotron yang berbaris di sisi jalan, dari bandara menuju pusat kota Hanoi. Bendera Amerika Serikat dan Korea Utara tersebar di sejumlah wilayah ibu kota Vietnam itu.

Sementara, gambar Kim Jong-un dan Donald Trump terpampang di kaos-kaos yang dijajakan untuk menyambut sebuah momentum penting: KTT AS-Korut yang memberi harapan damai di Semenanjung Korea.

Warga mencoba kaus bergambar wajah Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di sebuah toko di Hanoi, Jumat (22/2). Pembuatan kaus itu menyambut KTT kedua AS-Korea Utara di Vietnam pada 27 Februari mendatang. (Nhac NGUYEN/AFP)

Namun, harapan itu tak terwujud. Kim Jong-un dan Donald Trump balik kanan ke negara masing-masing dengan tangan hampa, tanpa kesepakatan. Negosiasi gagal.

Donald Trump bersikukuh bahwa hubungannya dengan Kim Jong-un tetap baik. Ia juga yakin pihak Korut tak akan lagi melakukan uji coba senjata nuklir atau mengancam akan mengirimkan rudal ke negara lain. 

Belakangan, ia juga mengucapkan terima kasih pada tuan rumah atas sambutan hangat dan kemurahan hati Pemerintah Vietnam. Ucapan itu ia sampaikan lewat Twitter.

Lantas, bagaimana dengan Kim Jong-un? Rezim Korut belum mengeluarkan pernyataan apapun. 

“Kontribusi utama KTT AS-Korut kali ini adalah memperkuat fakta Kim tak punya niat untuk melepaskan kemampuan nuklirnya,” kata Cheon Seong Whun, seorang pejabat keamanan nasional dalam pemerintahan mantan Presiden Korea Selatan Park Geun Hye, seperti dikutip dari www.theatlantic.com. Diplomasi denuklirisasi, dia menambahkan, sudah mati. 

“Saya khawatir tentang konsekuensinya,” kata Jean H. Lee, seorang ahli Korea di Wilson Center, sebuah lembaga penelitian di Washington.

Ia menambahkan, situasi kian pelik pasca kegagalan tersebut. “Apakah kedua pemimpin dan tim mereka membuat langkah yang cukup baik untuk menjaga jalur komunikasi tetap terbuka, atau apakah kita akan menuju periode negosiasi yang macet — atau lebih buruk lagi, ketegangan — yang akan memberi Korea Utara lebih banyak waktu dan insentif untuk terus membangun program senjata mereka?,” tambah Lee. 

Kebuntuan negosiasi disayangkan oleh pihak Korea Selatan. “Sangat disesalkan mereka tidak dapat mencapai kesepakatan yang utuh”, kata Kim Eui-kyeom, juru bicara Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in. 

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in (dua kanan) dan sang istri Kim Jung-sook (kanan) foto bersama Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un (dua kiri) dan sang istri Ri Sol Ju (kiri) di Gunung Paektu, Korea Utara, Kamis (20/9). (Pyongyang Press Corps Pool via AP)

“Namun, tampak jelas bahwa kedua belah pihak telah membuat kemajuan yang lebih signifikan dari sebelumnya.”

Yang lebih jelas lagi, kegagalan diplomasi Kim dan Trump berdampak langsung pada Korsel. Mata uang won melemah, bursa saham pun anjlok. 

Hubungan kian tak pasti

Guru Besar Hukum Internasional di Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana menilai bahwa KTT yang berakhir tanpa hasil, membuat hubungan antara AS dan Korea Utara kembali tidak pasti.

Dia berpendapat bahwa meski masih ada optimisme tentang masa depan penyelesaian isu denuklirisasi, namun hasil KTT Vietnam tetap akan berdampak buruk bagi kedua belah pihak.

“Memang kedua pemimpin negara mengatakan hubungan mereka berjalan hangat, tapi kita tidak tahu apa yang dirasakan oleh para birokratnya. Apakah mereka akan tetap bersemangat untuk mengurusi hal ini?,” ujar Hikmahanto, menyayangkan gagal terwujudnya hitam di atas putih antara Donald Trump dan Kim Jong-un.

Hikmahanto juga berpendapat bahwa gagalnya pembicaraan di Hanoi akan turut memengaruhi kondisi ekonomi Korea Utara, yang telah berusaha untuk bangkit, melalui upaya meminta penghapusan sanksi internasional yang tegas dan keras.

“Salah satu yang masih menjadi tanda tanya besar adalah apakah benar pernyataan Donald Trump tentang potensi ekonomi Korea Utara, yang berkali-kali dia sebut di Hanoi. Jika memang begitu, apakah pemerintahannya mau berkompromi untuk mencabut sanksi, di mana Kim Jong-un menyatakan mau untuk mengusahakan denuklirisasi,” ujar Hikmahanto  saat dihubungi Liputan6.com pada Kamis (28/2/2019).

Sementara, Suzie Sudarman, pengamat kebijakan AS dari Universitas Indonesia menilai, KTT Vitenam dinilai tidak substantif, kaena cenderung bersifat lokal, antara Washington dan Pyongyang.

“Isu yang diangkat dalam pertemuan ini berdampak pada dunia internasional, yakni tentang denuklirisasi, sehingga pembahasan antara dua negara saja tidak cukup. Kalaupun misalnya (KTT Vietnam) berhasil, tentu dibutuhkan dukungan dari pihak ketiga yang berkompeten untuk mengawasinya, tidak bisa hanya oleh AS dan Korea Utara,” tambah dia. 

Suzie menambahkan bahwa tidak substantifnya pertemuan Trump-Kim, salah satunya, disebabkan oleh ketidakhadiran lembaga internasional yang berkompeten di tengah-tengahnya.

“Setidaknya diperlukan kehadiran IAEA (lembaga atom dunia) untuk mengawasi pembicaraan denuklirisasi, (sehingga) syukur-syukur bisa mencapai kesepakatan hitam di atas putih,” ujar Suzie.

Selain itu, masih menurut Suzie, apabila terjadi kesepakatan terkait denuklirisasi di Semenanjung Korea, diperlukan pula pembicaraan lanjutan dengan Rusia dan China, dua negara yang dikenal dengan Korea Utara.

Hal ini dimaksudkan agar tercipta keseimbangan dalam tindakan lanjut denuklirisasi. “Sehingga tidak semata-mata karena tuntutan AS, yang nyatanya sulit dipenuhi Korea Utara karena beberapa keterbatasan,” ujar Suzie.

3 dari 3 halaman

Kim Jong-un Wujudkan Ancaman?

Dua bulan sebelum KTT AS-Korut di Vietnam digelar, Kim Jong-un sejatinya sudah menyampaikan peringatan.

Dalam pidato Tahun Baru 2019, Kim Jong-un mengatakan tekadnya untuk denuklirisasi lengkap tetap tidak berubah, tetapi, dia mungkin harus mencari “cara baru” jika Amerika Serikat terus menuntut tindakan sepihak dari Korea Utara.

Duduk di kursi berlapis kulit, mengenakan jas hitam yang dipadu dasi abu-abu, Kim Jong-un mengatakan, bakal ada kemajuan yang lebih cepat dalam denuklirisasi jika Amerika Serikat mengambil tindakan yang sesuai –yakni dengan meringankan sanksi ekonomi yang dijatuhkan kepada Korut.

Kim Jong-un menegaskan, Korea Utara mungkin tak akan punya pilihan lain selain mengeksplorasi ‘cara baru’ untuk melindungi kedaulatan, kepentingan, serta untuk mencapai perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea.

Tak jelas apa yang ia sebut sebagai ‘cara baru’ itu.

Kim Jong-un menambahkan, hal tersebut akan dilakukan, “jika Amerika Serikat salah membuat perhitungan atas kesabaran rakyat (Korut), memaksakan sesuatu kepada kita dan mengejar sanksi dan tekanan tanpa menepati janji yang dibuat di hadapan dunia,” kata dia seperti dikutip media pemerintah, Rodong Sinmun.

Seperti dikutip dari situs www.businessinsider.sg, ‘cara baru’ yang disebut Kim dalam pidato tahun barunya dikhawatirkan sebagai dimulainya kembali uji coba rudal nuklir — yang menurut Pyongyang telah berakhir April 2018 lalu. 

Pidato Kim bulan lalu juga bisa jadi mengisyaratkan perluasan 12 fasilitas senjata nuklir yang sudah ada di negara itu.

Sebelum KTT Vietnam, intelijen AS dan para ahli Korea Utara berulang kali memperingatkan bahwa Pyongyang tidak mungkin menyerahkan senjata nuklirnya secara utuh.

Sebuah laporan intelijen yang diterbitkan bulan lalu menegaskan kembali gagasan bahwa para pemimpin negara Korut memandang senjata nuklir sebagai hal penting bagi kelangsungan rezim.

Berbeda dengan Donald Trump yang langsung pulang ke Amerika Serikat naik Air Force One, Kim Jong-un dilaporkan tetap tinggal di Hanoi hingga Sabtu 2 Maret 2019. 

Ia akan menyempatkan diri berjalan-jalan dan bertemu dengan sejumlah pejabat Vietnam dalam apa yang ia sebut sebagai ‘kunjungan persahabatan’.

Dengan itu, Kim Jong-un mungkin berkesempatan untuk menunjukkan pada rakyatnya, juga pada dunia bahwa pertemuannya dengan Donald Trump adalah salah satu bagian dari kunjungannya. Bukan agenda tunggal.

Dan, dunia hanya bisa menanti apa yang akan dilakukan pemimpin muda Korut itu. Apakah ia akan bersabar atau mewujudkan ancamannya?

Berakhir Mendadak Tanpa Kesepakatan, KTT Trump-Kim Kurang Persiapan

Hanoi – Pertemuan puncak antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin Korut Kim Jong-Un di Hanoi, Vietnam berakhir mendadak tanpa mencapai kesepakatan apapun.

Pertemuan kedua pemimpin itu berakhir lebih cepat dari yang semula direncanakan. Padahal pertemuan tersebut semula dimaksudkan untuk menindaklanjuti pertemuan pertama bersejarah mereka di Singapura tahun lalu. Namun keduanya gagal menjembatani perbedaan di antara mereka sehingga tidak bisa menandatangani pernyataan bersama seperti yang semula direncanakan.

Seorang mantan diplomat AS, Joseph Yun mengatakan, berakhirnya KTT Trump-Kim di Hanoi secara mendadak tersebut menunjukkan kurangnya persiapan.

“Anda tahu, saya sudah datang ke banyak pertemuan puncak. Biasanya itu melibatkan begitu banyak pekerjaan di tingkat kerja dan pada kenyataannya kesepakatan adalah kesimpulan yang sudah pasti,” tutur Yun, mantan diplomat AS mengenai isu Korut seperti dilansir media CNN, Kamis (28/2/2019).

“Kali ini kita melihat sangat sedikit persiapan dan saya khawatir tentang itu. Dan kita berbicara tentang Singapura tidak memiliki substansi tetapi setidaknya Singapura akan meletakkan dasar. Jadi kita melihat sesuatu. Dan seperti yang Anda tunjukkan, pemerintah kami menurunkan standar setiap hari namun mereka tidak dapat memenuhi itu,” imbuh Yun.

Sebelumnya Trump mengatakan, kegagalan pertemuan dengan Kim tersebut pada akhirnya adalah mengenai sanksi-sanksi. “Pada dasarnya, mereka menginginkan sanksi-sanksi dicabut secara keseluruhan, dan kita tak bisa melakukan itu,” kata Trump dalam konferensi pers usai pertemuan tertutup dengan Kim hari ini.

“Kita belum menyerah akan apapun,” ujar Trump seraya menambahkan bahwa dirinya menantikan pertemuan kembali dengan Korut di masa mendatang. “Mereka memiliki potensi yang luar biasa, sulit dipercaya,” imbuhnya seperti dilansir media CNN.

“Dia ingin denuklirisasi, tapi dia hanya ingin melakukan area yang kurang penting dari apa yang kita inginkan,” kata Trump mengenai Kim Jong-Un.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan bahwa Kim tidak siap untuk memenuhi tuntutan-tuntan AS.

“Kami tidak mendapatkan hal yang masuk akal bagi Amerika Serikat. Saya pikir Ketua Kim berharap bahwa kami akan melakukannya. Kami memintanya untuk melakukan lebih banyak. Dia tidak siap untuk melakukan itu. Tapi saya masih optimis,” tandas Pompeo.
(ita/ita)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Banyak Talenta Muda, AC Milan Incar 3 Pemain Klub Eropa Timur

Liputan6.com, Jakarta Kesibukan dirasakan pemandu bakat AC Milan akhir-akhir ini. Mereka sibuk memamtau pemain-pemain muda berbakat.

Ini sejalan dengan program AC Milan yang ingin melakukan peremajaan skuad, Dan, kedatangan Krzysztof Piatek dan Lucas Paqueta, Milan berharap bisa melanjutkan bentuk transfer terbaik mereka di jendela transfer musim panas mendatang.

Kehadiran Piatek dan Paqueta sejauh ini dianggap pembelian terbaik AC Milan. Tak butuh waktu lama, keduanya bisa langsung beradaptasi dengan klub rakasasa Serie A tersebut.

Dilansir CalcioMercato.com, jaringan pemandu bakat AC Milan saat ini tengah fokus pada klub Kroasia, Dinamo Zagreb. Milan tampaknya melihat Zagreb sebagai klub yang memiliki banyak talenta.

Setidaknya tiga nama dri klub tersebut, yang masuk dalam daftar belanja Rossoneri.

2 dari 4 halaman

Dani Olmo

Pemain asal Spanyol ini, telah dikaitkan dengan AC Milan selama beberapa bulan terakhir. Olmo dianggap sebagai salah satu pemain terbaik Dinamo Zagreb dan klub menghargainya sebesar 25 juta euro.

Namun, untuk mendapatkan tanda tangan Olmo, Milan akan menghadapi persaingan ketat dari klub lainnya. Barcelona dan Borussia Dortmund; juga sama-sama tertarik untuk mengontraknya.

Dani Olmo mencuri perhatian musim ini setelah memberikan penampilan apik di Dinamo Zagreb. Dani Olmo mencetak satu gol ketika membantu timnya mengikuti babak play off ke Liga Champions 2018-2019.

3 dari 4 halaman

Nikola Moro

Sebelumnya, manajemen AC Milan juga dilaporkan tengah mengincar pemain yang dijuluki “Modric baru”, Nikola Moro. Pemain muda Dinamo Zagreb tersebut dipandang sebagai salah satu pemain terbaik U-20.

Moro biasa bermain di lini tengah, tapi dia juga kerap bermain sedikit lebih dalam. Sejak pertandingan pertamanya melawan Juventus, performa Moro terus berkembang.

4 dari 4 halaman

Antonio Marin

Statistik Antonio Marin bersama Dinamo Zagreb juga terus menanjak. Pemain dengan tinggi 182 cm ini, punya kelebihan di kaki kanan.

Upaya AC Milan untuk mendapatkan Marin memang cukup berat. Ia masih mempunyai kontrak dengan Zagreb hingga 2021.

Bukan Awal yang Buruk untuk PSM

JakartaPSM Makassar menyesali kegagalan meraih kemenangan di markas Home United pada laga pertama Piala AFC 2019. Tapi satu poin di markas lawan tak terlalu buruk.

PSM bermain imbang 1-1 saat melawat ke markas Home United di Stadion Jalan Besar, Singapura, Rabu (27/2/2019). Sempat unggul lebih dulu lewat gol Eero Markkanen di menit ke-25, PSM akhirnya harus puas dengan satu poin usai dibobol Hami Syahin di menit ke-63.

Berstatus tim tandang, PSM tampil mendominasi di pertandingan ini kendati para pemain tak terbiasa beraksi di rumput sintetis. Pelatih PSM Darije Kalezic hanya menyayangkan sejumlah peluang bagus yang gagal dimaksimalkan.

“Seperti yang saya harapkan, di lapangan di mana pemain saya sebelumnya sama sekali tidak bermain di lapangan buatan, kami sangat cepat dan kami mulai dengan epik. Dalam beberapa periode kita memiliki beberapa kesempatan, tetapi lawan juga mendapat kesempatan,” ujar pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, kepada wartawan usai laga, pada Rabu (27/2/2019).

“Saya ingin katakan selama pertandingan kita menciptakan peluang yang cukup untuk memenangkan pertandingan. Mereka mencetak gol kelas dunia yang hanya kita dapat lihat di level kompetisi teratas dan mereka bikin gol ketika mendapatkan kesempatan. Kami punya kans untuk menang, tapi tak mengambilnya,” tutur Kalezic.

Gagal menang, Kalezic menyebut satu poin setidaknya jadi awalan yang cukup oke di ajang ini. Di Grup H, Juku Eja juga akan berhadapan dengan Kaya FC (Filipina) dan Lao Toyota (Laos).

“Saya pikir mendapatkan poin di pertandingan pertama adalah permulaan yang baik dan sekarang kita punya dua lawan lain lagi,” ungkapnya.
(raw/rin)

Cara Menggemukkan Badan Secara Alami Tanpa Obat untuk Tubuh Ideal

Liputan6.com, Jakarta Memiliki tubuh yang indah memang menjadi idaman setiap orang. Namun, tubuh yang indah belum tentu masuk kategori tubuh ideal. Pasalnya, banyak orang yang terlihat langsing dan indah dipandang, namun ternyata berat badan dan tinggi badan tidak sesuai dengan kategori tubuh ideal. 

Jika biasanya bertebaran cara menguruskan badan, kali ini cara menggemukkan badan nampaknya akan sesuai untuk Anda yang memiliki berat badan di bawah rata-rata. Anda yang memiliki postur tubuh yang kurus biasanya akan kurang nyaman dalam berpakaian. 

Tak hanya itu, tidak ada orangtua yang menginginkan anaknya tumbuh dengan tubuh yang kurus. Kurus sering ididentikkan dengan tubuh lemah dan akan mudah terserang penyakit. Meski hal itu tak sepenuhnya benar.  Misalnya yang terjadi pada wanita yang siklus menstruasinya terganggu karena berat badan yang turun drastis. Maka dari itu, kesehatan memang menjadi tujuan utama semua orang agar bisa hidup dengan bahagia.

Layaknya perjuangan menurunkan berat badan, menggemukkan badan juga dapat dilakukan Anda yang memiliki badan yang kurang ideal. Untuk itu, Liputan6.com paparkan cara menggemukkan badan secara alami tanpa konsumsi obat-obatan tertentu, yang dilansir dari berbagai sumber, Rabu (27/2/2019).

2 dari 7 halaman

1. Konsumsi Makanan Tinggi Nutrisi

Menggemukkan badan bukan berarti Anda harus makan segala jenis makanan agar berat badan bisa naik. Pasalnya, makanan yang asal pilih mengandung berbagai macam kandungan yang justru malah membahayakan tubuh. Untuk itu, pilih makanan yang mengandung kalori, protein serta karbohidrat untuk menyeimbangkan berat badan dan kesehatan tubuh.

Kalori

Perbandingan asupan kalori yang masuk dalam tubuh harus lebih banyak daripada kalori yang terbakar. Setidaknya dalam sehari Anda harus mengonsumsi kalori kurang lebih 7.000-10.000 kalori.

Buah-buahan seperti kurma dan alpukat memiliki jumlah kalori yang cukup tinggi, yaitu masing-masing 282 Kkal dan 160 Kkal. Selain kedua buah tersebut, buah seperti pisang, anggur, mangga, pir, apel juga mengandung tinggi kalori.

Anda juga bisa tambahkan keju parut ke atas roti, atau menyandingkan telur dadar dengan sup ayam. Namun, perlu waspada juga untuk takarannya, karena kalori yang berlebih bisa menyebabkan diabetes.

Protein

Untuk menggemukkan badan dan memperkuat otot, pilihan makanan bersumber protein harus diperhatikan. Anda bisa mulai mengonsumsi protein berkualitas tinggi seperti telur, daging, ikan, susu, ataupun biji-bijian.

Perlu Anda ketahui bahwa tubuh membutuhkan protein sebanyak 0,8 gram/berat badan (kg)/hari untuk membentuk otot baru. Karenanya, jika Anda konsumsi lebih banyak protein yang berkualitas, maka proses pembentukan otot pun akan berjalan dengan baik.

Karbohidrat

Cara menggemukkan badan secara alami dan sehat tanpa obat, salah satunya adalah dengan memperbanyak konsumsi karbohidrat. Banyaknya konsumsi karbohidrat ini bakal memicu lebih banyak asupan kalori yang diperlukan tubuh untuk menambah berat badan.

Makanan yang mengandung karbohidrat tinggi berupa nasi, kentang, singkong, ubi jalar, gandum, sampai tepung. Namun, seperti makanan lainnya, hindari konsumsi secara berlebihan, demi menjaga kesehatan organ tubuh lain.

3 dari 7 halaman

2.  Makan Porsi Kecil, Tapi Sering

Kebanyakan orang berpikir bahwa banyak makan akan meningkatkan berat badan. Padahal, banyak makan secara berlebihan justru dapat menyebabkan sakit perut. Sakit perut bisa berupa masalah pencernaan atau rusaknya organ tubuh karena tidak mampu menampung makanan yang terlalu banyak jumlahnya.

Apalagi, kebiasaan makan sebelumnya tidak pernah sebanyak itu. Alhasil, alih-alih menggemukkan badan, Anda justru harus dirawat di rumah sakit dan meminum obat karena tubuh mengalami eror.

Untuk menghindari hal tersebut, Anda harus mengubah pola pikir banyak makan menjadi makan porsi kecil, namun sering. Cara menggemukan badan yang kedua ini dilakukan dengan makan berkali-kali dengan porsi yang sedikit. Dengan cara ini, diharapkan organ pencernaan dapat beroperasi secara teratur hingga akhirnya meningkatkan berat badan Anda.

4 dari 7 halaman

3.  Konsumsi Jus atau Smoothies

Tak hanya makanan saja yang bisa berpengaruh pada berat badan. Pasalnya, minum jus juga bisa jadi salah satu cara menggemukkan badan secara alami dan sudah pasti sehat.

Selain jus buah-buahan, Anda juga bisa konsumsi smoothies untuk sarapan setiap pagi. Dua minuman ini cocok untuk menggemukkan badan karena nutrisi lebih mudah diserap jika tekstur makanan lebih halus.

5 dari 7 halaman

4.  Konsumsi Camilan Sehat

Makan lebih sering tidak berarti harus mengonsumsi nasi dan lauk-pauknya lima kali sehari. Anda bisa juga menambahkan camilan di sela kegiatan. Di kantor, Anda bisa menyediakan buah-buahan di meja agar mudah dijangkau sebagai alternatif cara menggemukkan badan.

Misalnya, Anda bisa mencoba camilan sehat seperti roti tawar yang diolesi selai kacang atau irisan pisang yang ditemani segelas susu. Susu yang dimaksud tidak harus susu murni.

Anda juga bisa mengonsumsi olahannya, seperti yogurt, puding, dan bahkan es krim. Selain sebagai camilan, Anda bisa meminumnya sebagai minuman penutup sesudah makan siang.

6 dari 7 halaman

5. Rutin Olahraga

Olahraga tidak hanya diperuntukkan untuk mereka yang ingin menurunkan berat badan. Lebih tepatnya, olahraga ini dilakukan untuk menuju hidup yang lebih sehat.

Olahraga secara rutin justru merupakan salah satu cara ampuh menggemukkan badan yang patut Anda coba. Setelah lelah berolahraga, nafsu makan tentu akan meningkat, dan tubuh bisa mendapatkan asupan kalori lebih banyak.

7 dari 7 halaman

6. Kunyah Makanan Sampai Halus

Layaknya smoothies ataupun jus buah, mengunyah makanan sampai halus bisa masuk ke dalam salah satu cara menggemukkan badan secara alami. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, makanan yang memiliki tekstur lebih halus akan diserap dengan mudah oleh tubuh sehingga bisa menaikkan berat badan.

Gardu Listrik Meledak, Layanan Pasien di RSSA Malang Andalkan Baterai

Liputan6.com, Malang – Rumah Sakit Syaiful Anwar atau RSSA Malang, Jawa Timur, mengandalkan baterai untuk alat medis dalam melayani pasien. Sebab, pasokan aliran listrik terputus, lantaran gardu listrik meledak siang tadi.

Alat medis yang menggunakan tenaga cadangan dari baterai itu meliputi ventilator, alat cuci darah, dan monitor. Pemulihan seluruh layanan di RSSA Malang masih menunggu perbaikan gardu listrik selesai.

“Itu peralatan penting dan memang sudah di-back up baterai yang mampu bertahan setidaknya 6 jam,” kata Direktur RSSA Malang, Restu Kurnia Cahyani di Malang, Rabu (27/2/2019).

Gardu listrik milik RSSA Malang meledak sekitar pukul 13.00 WIB. Penyebabnya, overheat atau panas berlebih pada kabel panel penyuplai listrik. Meski demikian, penyebab utama kejadian ini masih diselidiki.

“Kabel pada panel itu masih baru, apa penyebab utamanya masih diselidiki. Kami masih menunggu proses pemasangan genset selesai,” ujar Restu.

Meledaknya panel listrik itu menyebabkan layanan di ruang paviliun, IGD serta UGD terganggu. Asap yang sempat memenuhi hampir seluruh ruangan memaksa pasien harus dievakuasi keluar. Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini.

“Asap yang masuk ruangan memang mengganggu, karena itu pasien tadi harus dibawa keluar,” ucap Restu.

Kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran ini. Kuat dugaan korsleting pada panel listrik disebabkan overheat atau panas berlebih pada kabel. Panel maupun trafo itu sendiri sepenuhnya milik RSSA Malang.

“Keterangan dari tim PLN, panel meledak karena overheat. Apakah ada kelalaian atau tidak, masih kami selidiki,” kata Kapolsek Klojen, Komisaris Polisi Budi Harianto.

2 dari 2 halaman

Kronologi Kejadian

Peristiwa yang terjadi siang tadi ditandai dengan terdengarnya ledakan sampai empat kali. Asap hitam pekat tampak membumbung tinggi, serta masuk ke dalam hampir seluruh ruangan rumah sakit.

“Asap sampai masuk ke dalam rumah saya. Mungkin berlangsung sekitar 15 menit,” kata Joko Restiono, seorang warga yang rumahnya tak jauh dari gardu listrik.

Peristiwa itu membuat dokter, perawat, sampai keluarga pasien terkejut dan berhamburan keluar. Pasien pun segera dievakuasi agar tak terdampak asap yang masuk ke ruangan. Mereka menunggu di halaman luar hingga ruangan benar–benar bersih dari asap.

“Saya baru tiba di halaman ruang IGD, mau menjemput ibu. Tapi sudah penuh asap berbau menyengat,” kata Yoga Abdulrahman, salah seorang keluarga pasien.

Ruang tunggu luar sudah dipenuhi dokter maupun perawat yang hilir mudik membawa pasien. Peristiwa itu membuat layanan lumpuh sementara, berganti dengan pemandangan proses evakuasi pasien.

Beruntung kebakaran akibat korsleting panel listrik meledak di dalam ruangan berukuran sekitar 3×4 meter itu tak menjalar ke ruang sebelahnya. Tempat di mana transformator (trafo) berkekuatan 2,5 megawatt berada.

Petugas RSSA berusaha memadamkan panel yang terbakar menggunakan alat pemadam api ringan. Upaya mereka tak membuahkan hasil. Api dan asap baru benar-benar padam saat empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan membantu pemadaman.


Simak video pilihan berikut ini:

4 Perusahaan Logistik Tutup, 200 Karyawan di Ambang Pengangguran

Jakarta – Sebanyak empat perusahaan jasa pengiriman dan logistik diketahui harus gulung tikar imbas dari menjulangnya kenaikan tarif kargo udara. Naiknya tarif kargo udara tak dapat dibendung oleh perusahaan sehingga memilih untuk menyetop operasionalnya.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia Budi Paryanto mengatakan saat ini para karyawan dari perusahaan tersebut sudah mulai dirumahkan. Setidaknya ada 100 hingga 200 orang yang menunggu menjadi pengangguran.

“Dari empat perusahaan itu dari perkiraan saya mestinya di kisaran 100-200 orang dari 4 perusahaan (yang terkena dampak),” katanya saat ditemui di Hotel Millenium Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (27/2/2019).


Adapun keempat perusahaan tersebut kata Budi dua di antaranya berlokasi di Pekanbaru serta Palembang dan Jakarta. Namun dia enggan menyebut nama perusahaan yang dimaksud.

Perusahaan-perusahaan logistik itu sendiri saat ini mulai mengalihkan penggunaan kargo udara ke angkutan jalur darat dan laut. Namun hal tersebut tak banyak membantu lantaran pengiriman memakan waktu yang cukup lama.

“Kita alihkan ke laut, ternyata di laut layanannya cuma dua hari tapi nunggu bongkarnya tiga hari,” ujar dia.

(eds/ara)