TGB: Pilpres Jangan Jauhkan Sesama Anak Bangsa

Liputan6.com, Jakarta – Pendiri Wasathiyah Center Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) menyatakan, pilpres jangan menimbulkan dampak buruk dan menjauhkan sesama anak bangsa hanya karena perbedaan pilihan.

“Tidak boleh menjauhkan kita sebagai sesama anak bangsa, itu benang merahnya,” kata TGB di IPC Corporate University Bogor, Jawa Barat, Senin 11 Maret 2019.

TGB menyatakan, Indonesia merupakan bangsa besar dengan keragaman yang harus dijaga. Jangan sampai terjadi perpecahan yang dapat merugikan seluruh bangsa Indonesia.

“Ini wadah menyatukan kita selama ini, semangat keberagamaan, kebangsaan,” kata TGB dilansir dari Antara.

Koordinator Bidang Keumatan DPP Golkar ini mengungkapkan, banyak bangsa lain yang negaranya sebagai wadah sudah rusak, akibatnya seluruh daya pembangunan ikut hancur. Hal seperti itu jangan sampai terjadi di Indonesia.

Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) itu mengajak mahasiswa untuk berkolaborasi, bersama membangun bangsa Indonesia dalam bingkai kebinekaan.

“Kita boleh berbeda pandangan, tapi kita harus membangun kolaborasi jangan sampai perbedaan pandangan itu menjauhkan,” kata TGB.

TKN Jokowi Sindir Sandiaga: Keluarga Besar Tak Support, Pertanda Buruk!

Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin menyindir Sandiaga Uno. Ini menyusul keluarga besarnya, Keluarga Uno mendeklarasikan dukungan untuk Jokowi-Ma’ruf.

“Saya heran Sandiaga bisa-bisanya tidak didukung satu keluarganya sendiri. Katanya politik dimulai dari lingkaran paling dekat, dimulai dari keluarga dan teman terdekat,” ungkap Wakil Ketua Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf, Raja Juli Antoni kepada wartawan, Jumat (1/3/2019).

Pria yang akrab disapa Toni ini menyoroti ikatan alumni sekolah Sandiaga, Pangudi Luhur Jakarta, yang juga mendeklarasikan diri mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin. Ia juga menilai dukungan Keluarga Uno itu bisa menjadi pertanda buruk bagi pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno lantaran mantan Wagub DKI tersebut tak bisa mengkonsolidasikan dukungan keluarga sendiri.


Toni pun menduga Sandiaga akan kesulitan meraih dukungan masyarakat. Ini mengingat, sebutnya, mengambil hati keluarga sendiri saja tidak bisa.

“Pertanda apa bila teman sesama SMA Saja tidak mendukung, keluarga besar saja tidak mensupport?” ucap Toni.

“Pasti itu pertanda buruk. Orang paling dekat saja menolak, apalagi orang yang jauh,” lanjut Sekjen PSI tersebut.

Soal dukungan Keluarga Uno, Toni memberikan apresiasi. Dukungan itu menurutnya akan menambah amunisi kemenangan bagi pasangan calon nomor urut 01 itu.

“Segala bentuk dukungan kami sukuri. Pasti berkontribusi untuk pemenangan Jokowi-Makruf. Kami ucapkan terima kasih,” sebut Toni.

BPN Prabowo-Sandiaga Anggap Dukungan Hanya Sandiwara

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga kemudian angkat suara soal dukungan itu. Menurut BPN, dukungan keluarga Uno di Gorontalo itu tak mewakili keluarga Uno seluruhnya. Lagipula, BPN meyakini, dukungan keluarga Uno ke Jokowi hanyalah sandiwara semata.

“Kalau misalnya ada yang mendeklarasikan ya bagus, tapi saya tahu keluarga Uno yang di partai Koalisi Indonesia Maju, punya hubungan keluarga dan ‘masa ponakan sendiri nggak dicoblos, masa sepupu sendiri nggak dicoblos’ gitu lho. Kalaupun ada yang mendukung, itu cuma make up aja,” ujar Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Dian Fatwa kepada wartawan.

“Saya tahu mereka terikat dengan acting bahwa karena partainya berkoalisi dengan itu, jadi tentu saja harus tampak di publik mendukung pasangan Jokowi. Saya tahu itu. Tapi kami biasa saja, ini sebuah realita, kalau tidak, kita tahu lah, kalau nggak dosa-dosa politik akan dibuka, atau diproses secara hukum, karena hukum sekarang kan tumpul ke atas tajam ke bawah,” imbuh Dian.
(elz/imk)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Eha Pedagang Starling Nyaleg Diketawain Teman-temannya

Cilegon – Pencalegan Eha Soleha (44) sempat dianggap sinting oleh para pedagang di pasar induk Kranggot, Cilegon. Ia dianggap nekat dan membuat orang tak percaya karena dianggap tak punya modal.

“Oh, caleg kentir (sinting). Banyak yang bilang gitu orang pasar, ledek-ledekan. Biasa caleg kentir. Saya nggak tersinggung biasa aja,” kata Eha saat berbincang dengan detikcom di Cilegon, Banten, Jumat (1/3/2019).

Pedagang kopi keliling alias Starbuck Keliling (Starling) mengakui bahwa memang sebelumnya ia tidak punya pengalaman di dunia politik. Namun, karena diajak seorang anggota partai PPP menjadi caleg untuk DPRD Cilegon, ia tertarik dan mau bergabung. Apalagi, waktu itu ia tidak diminta sepeser pun untuk mendaftar di dapil 1 kecamatan Cibeber-Cilegon nomor urut 6.

Begitu pedagang di pasar tahu bahwa ia jadi caleg, Eha bahkan diminta datang ke dukun atau orang pintar. Eha dianggap tak mungkin menang kecuali ada keajaiban.

“Pergi sana ke orang pinter biar disulap. Ya saya menghormati saja orang pasar,” kata Eha yang juga pernah mengenyam pendidikan D3 di Akademi Bahasa Asing di Jakarta.

Sahriah, sesama pedagang di pasar Kranggot awalnya berpikir pengakuan pencalegan Eha sebagai guyonan. Namun, begitu temannya itu menyebarkan striker sampai kartu nama ke pedagang-pedagang, mereka baru yakin dan malah memuji keberaniannya.

“Saya pikir bercanda. Kaget begitu bener. Hebat lah saya dukung aja,” kata Sahriah.

Sesama pedagang yang lain pun terkejut. Apalagi, di stiker Eha terlihat cantik karena make up.

“Kaget banget, apalagi pas lihat fotonya cantik. Dikasih stiker dikira muka camat, ternyata bener baru percaya. Semoga menang namanya juga pedagang sering becanda,” kata sesama pedagang bernama Musdalifah menimpali.

(bri/asp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Wisata Alam di Hong Kong yang Memesona

Liputan6.com, Jakarta Hong Kong tidak hanya menawarkan destinasi berkelas internasional, seperti Disneyland dan Ocean Park. Hong Kong pun bukan cuma berisi bangunan pencakar langit yang megah dan mewah.

Dengan tiket pesawat yang makin terjangkau, di Hong Kong kamu pun dapat menemukan ‘surga’ dunia. Terdapat beberapa wisata alam dengan pemandangannya yang menakjubkan di Hong Kong. Jika kamu sudah jemu untuk berwisata di dalam kota, saatnya untuk beranjak menikmati alam Hong Kong. Berikut ini 5 tempat wisata populer di Hong Kong yang bisa kamu jelajahi!

1. Pantai Repulse Bay

Pasir lembutnya yang berwarna putih dan bentuknya yang unik menyerupai bulan sabit, menjadikan pantai ini menjadi salah satu tempat wisata yang diminati warga lokal Hong Kong maupun turis mancanegara.

Banyak hal yang bisa dilakukan di pantai ini, seperti berjemur, bermain pasir, snorkeling, hingga menikmati matahari terbenam. Hal yang unik di pantai Repulse Bay adalah adanya Kuil Kwun Yam dengan jembatan panjang umurnya! Selain itu ada juga patung besar Kwun Yam dan Tian Hau.

Nah, saat berada di pantai ini, jangan lewatkan untuk berburu foto mercusuar yang tidak terlalu jauh dari pantai, kuil, dan juga panorama pantai dengan segala aktivitasnya, ya. Pantai Repulse Bay terletak di bagian selatan Hong Kong. Di sekitarnya terdapat hotel, restoran, dan juga area tempat tinggal kelas atas di Hong Kong.

2. Pantai Stanley

Jaraknya Pantai Stanley cukup dekat dengan Pantai Repulse Bay. Kawasan sekitar Pantai Stanley pun juga merupakan pemukiman kelas atas masyarakat Hong Kong, termasuk ekspatriat, dan juga artis-artisnya. Di pantai ini kamu bisa bertemu dengan banyak turis asing. Ya, pantai ini memang populer di kalangan wisawatan luar untuk bersantai atau bermain kayak dan berselancar. Tak hanya itu, banyak juga, lho, yang melakukan sesi prewedding di pantai ini.

Tepat di salah satu sisi pinggir pantai juga berdiri Kuil Tin Hau yang merupakan kuil tertua di kawasan tersebut. Di dekat pantai juga terdapat Stanley Market. Tempat belanja ini juga terkenal di kalangan wisatawan sebagai tempat belanja cinderamata dan oleh-oleh yang lumayan murah dengan kualitas bagus. Jika lapa, ada banyak kafe di pinggir pantai, kok.

Jika kamu penggemar wisata museum, kamu pun bisa melihat ke dalam Hong Kong Maritime Museum yang masih berada di dalam kawasan pantai ini. Nah, banyak banget, kan, aktivitas yang bisa dilakukan di sini.

3. Dragon’s Back

Jika tidak ingin bermain di pantai, kamu bisa menjajal sesuatu yang lebih ekstrem di Hong Kong! Coba, deh, menyusuri Dragon’s Back! Ini merupakan jalur pendakian di Shek O yang berada di bagian selatan Hong Kong. Jalur pendakian ini sangat panjang dan berliku, layaknya punggung naga! Memang cukup melelahkan tapi dari atas puncak Shek O, kamu bisa mendapati pemandangan yang luar biasa cantik.

Dalam perjalanan menuju puncak, Pantai Stanley dengan Laut China Selatan akan terlihat dengan jelas. begitu pula degan pulau-pulau kecil yang ada di Hong Kong. Bagus banget! Jalur trekking yang dibuat sangat nyaman dengan arah yang jelas. Kamu pun bisa bertemu dengan sesama pendaki dari berbagai negara di tempat ini. Seru, kan!

4. Lion Rock

Selain Dragon’s Rock, masih ada beberapa jalur pendakian di Hong Kong yang bisa dicoba bagi kamu pecinta aktivitas ekstrem. Nah, jalur pendakian yang lebih menantang ada di antara daerah Kowloon Tong dan Tai Wai, yaitu Lion Rock. Mengapa dinamakan Lion Rock?

Puncak perbukitan setinggi hampir 500 meter tersebut berupa batuan granit yang bentuknya mirip singa yang sedang duduk. Untuk mencapainya sebenarnya tidaklah terlalu sulit, ada beberapa tempat istirahat dan tanda arah yang membantu. Jalur pendakian ini totalnya sepanjang 3 km.

Jadi, persiapkan diri dulu, ya, sebelum mendaki. Jangan lupa untuk membawa minum. Saat tiba di atas, kamu bisa melihat pemandangan Hong Kong yang indah, perpaduan antara alam dan gedung-gedung tinggi.

5. Hong Kong UNESCO Global Geopark

Ternyata Hong Kong pun punya geopark, lho. Bahkan geopark ini sudah tercatat dan diakui UNESCO. Hong Kong UNESCO Global Geopark terletak di New Territories. Di sini kamu bisa melihat berbagai lanskap batuan tua. Geopark ini sendiri sudah terbentuk sejak jutaan tahun silam dari hasil erupsi vulkanik.

Jika kamu ingin mengetahui informasi lebih lengkap tentang geopark di Hong Kong, datanglah ke Volcano Discovery Centre. Di tempat ini juga tersimpan koleksi batuan dari daerah setempat maupun dari seluruh dunia!

Seru, kan, wisata alam di Hong Kong! Siapa sangka di kota dengan bangunan modern tersebut juga terselip keindahan alam yang menakjubkan. Yuk, jelajahi Hong Kong!



(Adv)

Sandi Sesalkan Ulah 3 Emak Kampanye Hitam di Karawang: Materi Kami Ekonomi

Jakarta – Cawapres Sandiaga Uno menyesalkan ulah 3 emak-emak di Karawang, Jawa Barat, yang diduga melakukan kampanye hitam kepada pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Sandiaga menegaskan tak pernah ada perintah darinya untuk melakukan kampanye hitam terhadap rivalnya.

“Selalu kita imbaukan kalau teman-teman selalu hadir di acara saya. Kalau harus bersyukur, menjaga kesejukan politik yang santun, selalu kita sampaikan seperti itu,” ujar Sandiaga, di Kawasan Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (27/2/2019).

Eks Wagub DKI Jakarta itu mengungkapkan, selama ini, dia selalu menyampaikan agar para timses, relawan, dan simpatisannya untuk fokus terhadap isu ekonomi. Sandiaga pun selalu mengingatkan agar mereka selalu menjunjung tinggi pemilu damai.
“Materi kita selalu ekonomi. Jadi kalau ada pengembangan dari masyarakat di bawah tentunya kita harus selalu mengingatkan kalau Pilpres ini harus rajut dengan kebangsaan kita, jaga keberagaman, dan kalau ada aspirasi itu sampaikan dengan baik dan tidak saling menjatuhkan dan tidak saling menyebarkan ujaran-ujaran yang bisa dianggap menyerang pihak lawan. Itu yang selalu saya sampaikan,” tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, warga Karawang dibuat geger oleh video aksi sosialisasi berisi kampanye hitam terhadap Jokowi-Ma’ruf yang jadi viral di media sosial. Dalam video yang beredar, dua perempuan berbicara dengan warga menggunakan bahasa Sunda dan menyebut Jokowi akan melarang azan serta membolehkan pernikahan sesama jenis.

Setelah dilakukan penyelidikan, jajaran Polda Jawa Barat pun mengamankan dan menetapkan tiga wanita berinisial ES, IP, dan CV dalam video tersebut. Namun Bawaslu menyatakan aksi ketiganya tak masuk pelanggaran pemilu.

“Dari hasil investigasi dan kajian, teman-teman di Karawang juga sudah melakukan pendalaman internal data pada kesimpulan tidak memenuhi unsur formil dan materiilnya,” ucap Ketua Bawaslu Jabar Abdullah saat dihubungi wartawan, Selasa (26/2).
(mae/fjp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Bertemu Tokoh Agama Sulawesi, PSI Bahas Ancaman Intoleransi

Liputan6.com, Jakarta – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengadakan Solidarity Tour Sulawesi. Dalam perjalanan delapan hari, mereka bertemu sejumlah Sinode dan Keuskupan untuk membahas strategi mengatasi intolerasi.

Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni mengungkapkan, rute perjalanan dimulai dari Mamuju terus ke Mamasa, Palopo, Poso, Palu, dan Makassar. Di tiap kota, mereka bertemu dengan pengurus dan caleg PSI.

“Kami menyempatkan bertemu dengan tokoh agama terutama pemimpin Sinode dan Keuskupan. Kita berdiskusi mengenai ancaman intoleransi dan strategi mengatasinya,” kata Antoni, Selasa, (26/2/2019).

Dalam pertemuan itu dibahas bagaimana menjaga persaudaraan, persatuan bangsa, di tengah gencarnya kabar bohong atau hoaks yang berpotensi memecah belah.

“Di Mamasa, para kader bertemu Sekretaris Umum Sinode Gereja Toraja Mamasa Yusuf Artha dan beberapa pengurus lainnya. Di Toraja, kami berdiskusi dengan Ketua Umum Ketum Sinode Gereja Toraja Musa Salusu,” ucap pria yang biasa disapa Toni itu. 

Pria yang biasa disapa Toni itu juga mengatakan, di Tentena, Poso, rombongan PSI bertemu dengan lima orang dari tujuh pengurus Sinode yang dipimpin Ketum Sinode Gereja Kristen Sulawesi Tengah Jetroson Rense.

“Saya juga bersilaturahim ke rumah Abang Damanik, mantan ketua Sinode,” ujarnya.

Di Palu, rombongan PSI bertemu Ketum Sinode Gereja Protestan Indonesia Donggala Alexander Z Rondonuwu beserta pengurusnya.

2 dari 2 halaman

Bertemu Teman Lama

Sampai rute akhir, Makassar, rombongan bertemu Sekretaris Keuskupan Agung Makassar Pastor R.D. Paulus Tongli dan Pastor Pius Oktavianus serta Sekretaris Kerasulan Awam Keuskupan Agung Makassar Lusi Lamba.

Di sana, Toni juga bertemu dengan teman yang sudah lama tidak jumpa, Yohanna, sesama alumni Regional Interfaith Dialogue di Phnom Phen, Kamboja.

“Saya ketemu juga di sana dengan teman yang sudah lama tidak jumpa, Yohanna, sesama ‘alumni’ Regional Interfaith Dialogue di Phnom Phen, Kamboja sekitar tahun 2007. Di beberapa tempat saya juga bertemu dengan banyak pendeta yang tergabung di Asosiasi Pendeta Indonesia (API). Saya mengunjungi juga beberapa Paroki dan gereja-gereja lainnya,” ujar Antoni.

Syahrini Dianggap Rebut Reino Barack dari Luna Maya, Uus Beri Tanggapan

Liputan6.com, Jakarta – Rencana pernikahan Syahrini dan Reino Barack jadi perbincangan hangat selama sepekan terakhir. Meski begitu, tak semua merespons positif langkah baik mereka menuju pelaminan.

Karena ternyata, ada segelintir orang yang menganggap Syahrini telah merebut Reino Barack dari sisi Luna Maya. Seperti diketahui, tak lama putus dari Luna, Reino menyatakan berhubungan dekat dengan Syahrini.

Terkait hal ini, rekan sesama artis, Uus memberi komentar. Terlepas benar atau tidak, namun yang pasti, merebut kekasih orang memang lumrah terjadi di masyarakat luas.

“Sudah biasa dipercintaan ditikang ditikung, sudah biasa. Teman saya kena tikung enggak ada kena media,” imbuh Uus, di Jalan Kapten Pierre Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (26/2/2019).

2 dari 3 halaman

Tak Ambil Pusing

“Kenapa Syahrini nikung masuk media? Biarin sajalah suka-suka dia. Gimana kalau Reino nafsunya sama Syahrini, gimana. Ya sudah biarin saja,” ia menyambung pernyataan.

3 dari 3 halaman

Menikah 27 Februari 2019

Syahrini dikabarkan akan segera dipersunting oleh mantan kekasih Luna Maya, Reino Barack. Kuat dugaan keduanya akan menikah di Masjid Tokyo Camii, pada Rabu, 27 Februari 2019 pagi.

Keluarga inti dan staf Syahrini satu persatu pun telah tiba di Jepang. Dua ulama seperti Quraish Shihab dan Nasaruddin Umar juga terlihat sudah berada di Negeri Sakura tersebut.

Advan Rilis S6 Plus, Smartphone Rp 800 Ribuan dengan Face Unlock

Liputan6.com, Jakarta – Vendor smartphone lokal Advan merilis sebuah smartphone Android Go seharga Rp 888 ribu, Advan S6 Plus.

Meskipun dibanderol dengan harga yang sangat murah, perangkat ini hadir dengan spesifikasi layaknya smartphone kelas menengah. Salah satunya adalah fitur keamanan pemindai wajah atau face unlock (Face ID).

General Manager Salesman Advan, Ellen Angerani mengatakan, meskipun saat ini pasar Indonesia paling banyak membeli perangkat di harga Rp 2-3 jutaan, masih banyak konsumen Indonesia yang menyukai produk dengan harga di bawah Rp 1 juta.

“Memang market share smartphone di bawah Rp 1 juta menipis, tapi untuk di area pedesaan hingga di Jakarta sendiri masih ada pasarnya,” kata Ellen di Jakarta, Selasa (26/2/2019).

Misalnya, kata Ellen, bagi konsumen milenial atau pengemudi ojek online yang membutuhkan perangkat dengan harga terjangkau tetapi dengan fitur-fitur kekinian.

Misalnya saja, layar full view 5,5 inci dengan aspek rasio 18:9 dan resolusi 960×480 piksel.

Advan S6 Plussudah didukung kamera utama 8MP dan kamera selfie 5MP.

2 dari 3 halaman

Hadir dengan Android Go

Peluncuran Advan S6 Plus. (Liputan6.com/ Agustin Setyo Wardani)

Karena hadir dengan Android Go, Advan S6 Plus menyertakan RAM 1GB dan memori internal 8GB. Meski begitu, Advan mengklaim memori tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan pengguna.

Pasalnya sebagai smartphone Android Go, toko aplikasi Advan langsung menyarankan aplikasi-aplikasi versi lite. Misalnya Facebook Lite, Twitter Lite, hingga YouTube Go.

Ruang penyimpanan ponsel pun bisa ditambah dengan microSD hingga kapasitas 128GB. Kinerja perangkat ini ditopang dengan CPU SC9850K yang berkecepatan 1.3Ghz Quadcore.

Meski dibanderol dengan harga Rp kurang dari 1 juta, Advan S6 Plus mendukung jaringan 4G LTE. Perangkat ini juga dilengkapi bekali dengan dua slot SIM card nano.

Adapun kekuatan daya perangkat ini adalah 2.450mAh yang bisa diisi daya dengan port Micro USB. Terdapat pula sebuah jack audio 3,5mm di smartphone ini.

3 dari 3 halaman

Flash Sale

Penampakan depan Advan S6 Plus. (Liputan6.com/ Agustin Setyo Wardani)

Rencananya Advan S6 Plus akan dijual secara flash sale ekslusif di Tokopedia pada 27 Maret 2019. Pada penawaran flash sale ini, Advan menawarkan harga Rp 799 ribu untuk Advan S6 Plus dengan bundling paket TAU Lite 6.

Dalam bundling tersebut, konsumen akan mendapatkan paket data total 6GB, ditambah 2GB untuk aplikasi VideoMax dan GamesMax, serta 100 menit telepon, serta 500 SMS ke sesama Telkomsel.

Sementara untuk penjualan offline dilakukan usai flash sale digelar, yakni awal Maret 2019.

(Tin/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Polisi Tetapkan 3 Emak-emak Kampanye Hitam ke Jokowi Tersangka

Bandung – Polisi menetapkan 3 emak-emak yang melakukan kampanye hitam terhadap pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin sebagai tersangka. Proses penyidikan terhadap ketiganya berlanjut.

“Terhadap tiga orang yang kemarin, kita tetapkan menjadi tersangka,” ucap Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa (26/2/2019).

Ketiganya yakni ES warga Desa Wancimekar, Kecamatan Kota Baru Kabupaten Karawang, IP warga Desa Wancimekar, Kecamatan Kota Baru Kabupaten Karawang dan CW warga Telukjambe, Desa Sukaraja, Kabupaten Karawang. Mereka diamankan sejak Minggu (24/2) malam sekitar pukul 23.30 WIB.

Truno mengatakan penetapan tersangka ini berdasarkan dua alat bukti yang dikantongi penyidik. Dua alat bukti ini merupakan video dan ponsel yang telah diperiksa penyidik.

“Kita sudah ada device ponsel dari masing-masing pihak,” kata Truno.

Kasus ini akan terus berlanjut. Proses penyidikan akan dilakukan di Polres Karawang.

“Sekarang proses penyidikan yang dilakukan oleh Polres Karawang yang tetap diback up oleh Polda Jabar dalam hal ini Ditkrimum maupun Ditkrimsus,” kata Truno.

Truno menambahkan ketiga orang ini dikenakan Pasal 28 ayat (2) Jo pasal 45A ayat (2) UU RI No. 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik; dan/atau pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 atau pasal 15 UU RI No. 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

“Untuk Undang-undang Pemilu, mekanisme undang-undang pemilu kita ketahui adanya dugaan dilaporkan ke Bawaslu kemudian akan dianalisa dengan tim gakumdu (Penegak Hukum Terpadu),” kata Truno.

Sebelumnya warga Karawang dibuat geger dengan video aksi sosialisasi berisi kampanye hitam terhadap Jokowi – Maruf yang viral di media sosial. Sebab, diduga kuat peristiwa dalam video itu terjadi di Karawang.

Dalam video yang beredar, dua orang perempuan tersebut berbicara dalam bahasa sunda saat kampanye door to door. Warga diyakini bahwa Jokowi akan melarang azan dan membolehkan pernikahan sesama jenis.

“Moal aya deui sora azan, moal aya deui nu make tieung. Awewe jeung awene meunang kawin, lalaki jeung lalaki meunang kawin,” kata perempuan di video yang viral.

Jika diartikan, ajakan itu memiliki arti:

Suara azan di masjid akan dilarang, tidak akan ada lagi yang memakai hijab. Perempuan sama perempuan boleh kawin, laki-laki sama laki-laki boleh kawin.
(dir/ern)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Miris, Homoseksual Mengerek Angka Penderita HIV/AIDS di Serambi Makkah

Liputan6.com, Aceh – Penderita Human immunodeficiency virus/Acquired Immune Deficiency Syndrome atau HIV/AIDS di Provinsi Aceh mengalami peningkatan. Sejak 2004 hingga 2018, jumlah penderita mencapai 780 orang.

Pihak terkait menyatakan, sekitar 200 orang penderita telah meninggal dunia akibat penyakit tersebut. Sisanya menjalani pengobatan dan mendapat konseling.

Rincian jumlah penderita HIV/AIDS di Aceh dari tahun ke tahun, yakni, 2004; 1 AIDS, 2005; 3 AIDS, 2006; 2 HIV, 5. AIDS, 2007; 1 HIV, 8 AIDS, 2008; 8 AIDS, dan 2009; 2 HIV, 17 AIDS.

Selanjutnya, 2010; 7 HIV, 18 AIDS, 2011; 27 HIV, 33 AIDS, 2012; 7 HIV, 26 AIDS, 2013; 27 HIV, 47 AIDS, 2014; 29 HIV, 56 AIDS, 2015; 27 HIV, 53 AIDS, 2016; 36 HIV, 65 AIDS, 2017; 53 HIV, 78 AIDS, dan 2018; 66 HIV, 78 AIDS.

“Tertinggi, swasta 36 persen, ibu rumah tangga 21 persen. Jadi, seperempatnya ibu rumah tangga yang tidak tahu apa-apa, mereka kena dari pasangannya sendiri. Kemudian karyawan dan wanita penjaja seks (WPS) sebesar 7-8 persen,” sebut Kasi Penyakit Menular Dinas Kesehatan Aceh, dr. Iman Murahman, kepada Liputan6.com, akhir pekan lalu.

Ada 10 kabupaten atau kota terdapat penderita HIV/AIDS terbanyak. Penderita paling banyak tersebar di kawasan pantai utara timur Aceh.

Mereka yang melakukan hubungan seksual antara lelaki sesama lelaki atau LSL ikut menyumbang angka penderita HIV/AIDS di Aceh. Pelaku LSL di negeri berjuluk Serambi Makkah ini mulai memprihatinkan.

“Biasanya mereka memakai jasa WPS. Sekarang banyak juga penderita HIV/AIDS karena LSL. LSL angkanya semakin tinggi di Aceh. Aceh Utara dan wilayah tengah itu semakin banyak,” ungkap Iman.

2 dari 2 halaman

Fasilitas Pengobatan Penderita HIV/AIDS di Aceh

Fasilitas pengobatan untuk penderita HIV/AIDS di Aceh hanya tersedia di Banda Aceh, Aceh Utara, dan Langsa. Pihak terkait berencana membangun fasilitas serupa untuk mengobati penderita di wilayah barat selatan Aceh yang berpusat di Meulaboh.

Penderita HIV/AIDS dari wilayah barat selatan Aceh saat ini masih berobat ke Banda Aceh. Para pendamping sedikit banyak telah membantu keperluan mereka seperti mengambil obat, sehingga mereka tidak perlu lagi datang jauh-jauh ke pusat provinsi.

“Kalau di Banda Aceh, berobatnya ke Rumah Sakit Zainal Abidin dan sudah mulai di Meuraxa. Di Zainal Abidin sudah ada klinik voluntary counseling testing (VCT) atau sekarang Care Support and Treatment (CST). Di klinik, diperiksa kadar, di terapis gejala klinis, dan virusnya di dalam darah oleh para ahli yang sudah tersedia,” kata Iman.

Hal paling penting selama proses mengobati memberi penyadaran kepada penderita. Banyak yang beranggapan HIV/AIDS adalah aib, sehingga penderita takut orang lain mengetahui kalau mereka menderita HIV/AIDS.

“Hal ini, menyebabkan penderita susah untuk mau berobat dan hanya percaya sama satu dua orang,” jelasnya.

Semua pihak harus meretas stigma negatif tersebut. Penderita HIV/AIDS tidak selamanya merupakan pelaku utama, karena, banyak penderita terimbas orang terdekatnya.

“Seperti di Nagan Raya. Satu keluarga kena, 3 orang. Suami, anak, dan istri. 3 lagi, terpisah-pisah. Rata-rata AIDS. Dulu 8 orang, 2 orang sudah meninggal, sisanya 6,” ungkapnya.

Keluarga, pemangku agama, bahkan semua pihak, harus berperan aktif dalam menekan angka penderita HIV/AIDS di negeri yang kesohor dengan syariat ini.

Pergaulan remaja yang cenderung bebas serta budaya luar yang semakin mengekspansi, menurut dr. Iman menjadi salah satu faktor, dan menariknya, homoseksual yang notabene budaya kaum Nabi Luth, juga berlaku di Aceh.


Simak video pilihan berikut ini: