Istri Menpora Turut Serta Dalam Kartini Run 2019

Liputan6.com, Jakarta Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla melepas Kartini Run 2019, di Kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat, Minggu (7/4) pagi. Turut serta mendampingi para istri Menteri yang tergabung dalam Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE Kabinet Kerja), termasuk hadir istri Menpora Shobibah Rohmah yang juga sebagai Penasehat Dharma Wanita Kemenpora.

Kartini Run 2019 yang menjadi bagian peringatan Hari Kartini 21 April mendatang mengangkat tema besar “Semangat Kartni, Semangat Perempuan Indonesia”. Perjuangan Kartini yang terukir dalam tinta emas sejarah perjuangan kaum perempuan Indonesia dalam Habis Gelap Terbitlah Terang Diharapkan terus menginspirasi seluruh anak bangsa khususnya para wanita.

Salah satunya dengan menggelorakan dan membudayakan hidup sehat melalui olahraga yang dipelopori berbagai organisasi dan komunitas wanita.”Selamat pagi semuanya, semangat Kartini semangat perempuan Indonesia, dan semangat untuk semuanya,” ucap Ibu Negara sesaat sebelum mengibarkan bendera start.

Kartini Run 2019 kali ini diinisiasi dan merupakan kerja bareng antara OASE Kabinet Kerja, Yayasan Kemala Bhayangkari, dan Persatuan Olahraga Wanita Seluruh Indonesia (Perwosi). Diikuti ribuan peserta yang didominasi perempuan yang terbagi menjadi 10K, 5K, dan Fun Walk. Berbagai komunitas juga hadir, termasuk Disabilitas dan anak-anak. Hadir, Asdep Peningkatan Olahraga Rekreasi Teguh Raharjo.

(*)

Cuaca Hari Ini: Waspada Hujan Angin dan Petir di Jakarta, Bogor serta Depok

Liputan6.com, Jakarta – Cuaca cerah berawan diprakirakan menyelimuti sebagaian besar wilayah Ibu Kota pagi ini, Minggu (31/5/2019). 

Sementara, siang harinya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan sebagian titik di Jakarta berpotensi diguyur hujan, angin kencang serta diwarnai petir.

“Waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang dengan durasi singkat di wilayah Jaksel dan Jaktim pada siang, sore dan dini hari,” ungkap BMKG.

Tidak hanya di Jakarta, potensi cuaca tak bersahabat juga diprediksi menyelimuti wilayah Bekasi, Bogor dan Depok.  Hujan ringan yang turun juga bakal diwarnai petir serta angin kencang.

Namun, pagi ini, cuaca di ketiga kota cenderung cerah berawan, tapi tidak untuk kawasan Tangerang. BMKG mengungkap cuaca mendung akan menaungi wilayah Tangerang. 

Berikut prakiraan cuaca Jabodetabek selengkapnya yang dikutip Liputan6.com dari laman resmi BMKG, Minggu (31/3/2019):












 Kota   Pagi   Siang   Malam 
 Jakarta Barat  Cerah Berawan  Hujan Ringan  Berawan
 Jakarta Pusat  Cerah Berawan  Hujan Ringan  Berawan
 Jakarta Selatan  Berawan  Hujan Sedang  Hujan Ringan
 Jakarta Timur  Cerah Berawan  Hujan Ringan  Berawan
 Jakarta Utara  Cerah Berawan  Berawan  Berawan
 Kepulauan Seribu  Cerah Berawan  Cerah  Hujan Ringan
 Bekasi  Cerah Berawan  Hujan Ringan  Hujan Ringan
 Depok  Cerah Berawan  Hujan Ringan  Hujan Ringan
 Bogor  Cerah Berawan  Hujan Ringan  Hujan Ringan
Tangerang Berawan Berawan Hujan Ringan

Mitos dan Fakta Daun Kelor Dipercaya Peluntur Susuk Serta Banyak Khasiat

Surabaya – Di Tanah Air, daun kelor tidak bisa dilepaskan dari mitos sebagai alat peluntur jimat atau susuk. Sedangkan faktanya sekarang, daun kelor mulai menebar pesona untuk menjadi salah satu komoditas ekspor dari Jawa Timur.

Dalam tiga bulan terakhir, ada 13 kali ekspor daun kelor dari Jawa Timur ke Korea Selatan. Totalnya mencapai 55.894 kilogram atau 55,8 ton. Yakni dengan nilai transaksi sebesar USD 155.247,90 atau sekitar Rp 2,2 miliar.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim Drajat Irawan mengatakan, kelor yang diekspor ke Korsel berasal dari salah satu desa di Pasuruan. Tepatnya di Dusun Puntir, Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari, Pasuruan.

“Kalau perdagangan kelor selama ini memang diekspor. Mulai diekspor mulai Januari sampai Maret 2019. Paling banyak ke Korea,” kata Drajat kepada detikcom di Surabaya, Senin (25/3/2019).

Drajat menambahkan, di Negeri Ginseng, daun kelor disebut sebagai daun ajaib yang bisa diolah untuk pengobatan herbal. Sementara di tanah air, kelor biasa diolah menjadi teh hingga bahan pengobatan.

“Kalau di negara lain sih mungkin aja untuk pengobatan herbal. Kalau di negara kita untuk teh, untuk kapsul,” imbuh Drajat.

Seperti apa yang dilakukan Suwito, warga Desa Pencol, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan. Dia mengakui khasiat daun kelor. Dirinya juga senang mendengar Jatim menjadi salah satu eksportir tumbuhan yang memiliki nama ilmiah Moringa oleifera itu.

“Sangat bagus itu. Saya sangat mendukungnya. Biar masyarakat luas tahu kalau daun kelor itu banyak manfaat dan dibudidayakan,” kata Suwito yang juga menanam pohon kelor di sekitar rumahnya.

Meski begitu, Suwito hanya menanam kelor untuk mencukupi kebutuhan keluarganya. Daun tersebut kadang ia jadikan sayuran, kadang juga ia olah menjadi obat yang ia kemas menjadi kapsul.

Suwito dan istri tengah memetik daun kelor/Suwito dan istri tengah memetik daun kelor/ Foto: Sugeng Harianto

Kakek berusia 75 tahun itu sudah menanam dan mengonsumsi daun kelor sejak lima tahun terakhir. Di usianya yang semakin senja, ia mengaku lebih sehat setelah rutin mengonsumsi daun kelor.

Ia percaya jika daun kelor memiliki khasiat untuk penyembuhan dan mencegah datangnya penyakit. Seperti mengobati stres dan mengatasi diabetes. Kemudian mencegah peradangan, kanker, penuaan dini dan bibir pecah-pecah.

Terlepas dari itu, Suwito juga tidak memungkiri jika daun kelor memiliki makna lain bagi warga Magetan. Jadi selain banyak menyimpan khasiat bagi kesehatan, daun kelor juga dipercaya warga untuk melunturkan jimat dan susuk.

Menurut Suwito, proses melunturkan jimat dan susuk biasanya dilakukan pada warga yang telah meninggal. Yakni saat jasad atau jenazah tengah dimandikan.

“Memang di kampung biasanya daun kelor itu untuk memandikan jenazah orang yang meninggal. Iya itu daun kelor mitosnya dipercaya untuk merontokkan ilmu atau susuk yang mungkin dimiliki oleh jenazah semasa hidupnya,” imbuh Suwito.

Bahkan menurut Suwito, daun kelor juga kerap digunakan polisi untuk melumpuhkan penjahat. Yakni para penjahat yang kebal peluru.

“Biasanya polisi-polisi itu kadang pakai daun kelor katanya untuk melumpuhkan penjahat yang kebal dengan peluru tembakan,” tambah Suwito.

Sementara salah satu anggota Polres Madiun yang tidak mau disebutkan namanya menambahkan, daun kelor juga bisa digunakan untuk merontokkan ilmu gendam atau hipnotis. Seperti ilmu-ilmu yang digunakan para pelaku penipuan yang bisa membuat korban tidak sadarkan diri.

“Untuk pelaku penipuan gendam, biasanya teman saya memakai daun kelor untuk merontokkan ilmunya itu,” ujarnya.

Menurutnya, daun kelor yang masih menempel di ranting direndam dengan air. Kemudian dikibaskan pada pelaku pemilik ilmu gendam sebagai tersangka penipuan. Cipratan air dari daun kelor tersebut dipercaya bisa merontokkan ilmu tersebut.

Terlepas dari kepercayaan yang terlanjur berkembang di tanah air, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim tertarik untuk mengembangkan budidaya daun kelor sebagai komoditas ekspor. Pihaknya akan mulai melakukan identifikasi dan pembinaan di lapangan. Misalnya mulai dari sertifikasi lahan, penerbitan SOP dan sertifikasi hasil pertanian agar komoditas kelor memenuhi standar internasional.

“Potensi sangat bagus. Maka perlu kita bina ke depan petaninya agar memenuhi standar ekspor ke negara tujuannya. Mulai tahun 2019 ini kami akan melakukan identifikasi dan pembinaan di lapangan,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim Hadi Sulistiyo.
(sun/fat)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Gejala Depresi, Penyebab, Cara Mengobati Serta Cara Memperlakukan Penderitanya

Gejala depresi bisa disembuhkan dengan beberapa upaya. Upaya tersebut ialah terapi depresi. Terapi depresi dilakukan dengan 3 cara yakni dengan konsumsi obat-obatan, psikoterapi, dan terapi elektrokonsulvif. Mengkonsumsi obat-obatan yang dimaksud ialah konsumsi antidepresan. Antidepresen dipercaya akan membantu proses seimbanhkan senyawa dan zat-zat yang ada diotak. Zat-zat tersebut akan membuat otak berfungsi secara normal.

Dengan mengonsumsi antidepresan, penderita akan mengalami perbaikan mood dan suasana hati. Konsentrasi pun meningkat. Tubuh tidak terasa lemas dan berat lagi, sehingga aktivitas sehari-hari dapat berjalan lagi dengan baik. Namun obat anti depresan hanya mencegah depresi saja, bisa kumat lagi sewaktu-waktu.

Tapi bisa saja karena dibiasakan meminum anti depresan bisa membiasakan otak untuk terbiasa berpikir normal. Namun perlu dijadikan catatan, bahwa penggunaan antidepresan harus sesuai resep dokter. Efek samping dari obat anti depresan ialah mual, pusing, gemetar, dan berkeringat. Jadi resep dokter itu sangat penting.

Obat antidepresan yang sering digunakan ialah escitalopram, paroxetine, sertraline, fluoxwtine dan citalopram.Selain obat-obatan, depresi juga bisa diobati dengan psikoterapi.

Psikoterapi ini sistennya diajarkan bagaimana cara berpikir normal. Selain itu diberi pendampingan khusus yang mengajarkan semua akan baik-baik saja, dan harap merasa tenang disegala kondisi. Terapi ini akan memanjakan penderita, misal dengan pijatan, ataupun diajak jalan-jalan ke tempat tenang, dan banyak metode psikologi lainnya yang dapat membantu menyembuhkan gejala depresi.

Cara selanjutnya ialah dengan elektrokonvulsif. Elektrokonvulsif akan digunakan apabila tingkatan depresinya sudah sangat parah. Elektrokonvulsif akan dilakukan dibawah pengaruh obat bius. Namun efek dari elektrokonvulsif sangat tidak mengenakkan yakni kehilangan memori, sehingga penderita depresi terkesan seperti orang bingung dan linglung.

Itulah informasi yang bisa ditulis tentang gejala depresi, penyebab dan cara mengobatinya. Apabila diobati secara serius dan penderita juga ada kemauan untuk sembuh, pastilah jalan menuju kehidupan normal akan kembali lagi.

Banyak hal yang perlu diberi catatan agar penderita benar-benar sembuh, seperti menciptakan lingkungan yang kondusif, jangan makin membebani pikiran penderita, dan selalu turuti apa yang diinginkan penderita, selama penderita menginginkan hal yang wajar.

Jenis-Jenis Kamera Serta Kelebihan dan Kekurangannya, Wajib Tahu Sebelum Beli

6. Boutique Camera

Melihat secara sekilas, Boutique Camera tidak lebih besar dari sebuah kamera saku. Meski bentuknya ringkas, jenis-jenis kamera butik punya sensor fullframe yang bahkan melebihi kemampuan DSLR. Kekurangan dari kamera ini adalah dalam segi harga yang mahal.

7. Kamera Film atau Kamera Analog

Jenis-jenis kamera analog adalah salah satu pelopor kamera canggih masa kini. Kamera ini masih mengacu pada sistem kerja mekanik dari suatu kamera, dan jenis kamera ini masih menggunakan pita film (seluloid) 35mm. Kamera film seluloid sendiri punya tiga elemen, yaitu elemen mekanik berupa badan kamera, elemen optikal berupa beragam lensa, serta elemen kimia yakni film seluloid itu sendiri.

8. Kamera Polaroid

Jenis-jenis kamera polaroid atau dikenal sebagai kamera instan pertama kali ditemukan oleh Edwin land. Pada saat itu, kamera instan ciptaan Edwin Land dapat mencetak foto hanya dalam waktu sekitar lima detik saja setelah tombol shutter ditekan. Konsep kerja kamera ini adalah memproses foto sendiri dalam badan kamera setelah proses memotret, sehingga kamu bisa langsung melihat dan mendapatkan hasil cetaknya.

9. 360-degree Digital Camera

Jenis-jenis kamera digital 360 derajat dapat mengambil gambar atau video 360 derajat dengan menggunakan dua lensa back-to-back dan mengambil gambar pada saat yang bersamaan. Kamera digital 360 derajat dilengkapi dengan mode virtual reality, built-in stitching, Wifi, dan Bluetooth. Kamera jenis ini juga dapat digunakan untuk kepentingan live streaming. Beberapa kamera jenis ini juga dapat berperan sebagai action camera.

10. Digital Rangefinder Camera

Jenis-jenis kamera digital rangefinder adalah kamera pengintai yang dilengkapi dengan alat pengintai jarak jauh. Alat ini berfungsi untuk mengukur jarak subyek dengan cara menyesuaikan fokus lensa obyektif kamera berdasarkan open-loop controller. Mekanisme pengaturan jarak dan lensa dapat dilakukan secara bersama-sama ataupun tidak. Sebagian besar kamera mencapai fokus melalui analisis gambar yang diambil oleh lensa obyektif dan estimasi jarak.

Kenali Penyebab Leukemia, Gejala serta Cara Mencegahnya Sejak Dini

Liputan6.com, Jakarta Kanker masih menjadi salah satu penyakit terganas di dunia. Di Indonesia pun, penyakit ini banyak merenggut nyawa karena penanganan yang terlambat, maupun karena faktor lainnya. Kanker sendiri terdiri atas berbagai jenis. Dan salah satunya adalah kanker darah yang banyak terjadi di Tanah Air.

Salah satu tipe kanker darah yang paling ganas adalah leukemia. Penyakit ini dapat menyerang siapa pun tanpa terkecuali. Anak-anak hingga dewasa memiliki peluang terserang penyakit yang merusak fungsi darah ini.

Namun, kanker ini kebanyakan diderita oleh anak-anak. Menurut Institut Kanker Nasional Amerika Serikat, definisi Leukemia merupakan kanker yang terjadi pada sumsum tulang dan menyebabkan peningkatan sel darah putih yang abnormal di dalam darah.

Padahal, sel darah putih merupakan sel yang dibutuhkan tubuh untuk imunitas. Sementara itu, sumsum tulang merupakan organ tubuh yang membentuk sel-sel darah yang dibutuhkan tubuh, seperti sel darah putih, sel darah merah, dan platelet. Alhasil, sel kanker mempengaruhi organ pembentuk sel-sel darah sehingga mengalami kelebihan produksi.

Leukemia memiliki klasifikasi yang menggambarkan seberapa pesat kanker darah berkembang. Klasifikasi tersebut terdiri atas dua tipe yaitu Acute Leukemia dan Chronic Leukemia. Acute Leukemia terjadi ketika sel darah abnormal terus menerus berkembang biak sehingga memperburuk kondisi penderitanya.

Sementara itu, Chronic Leukemia terjadi karena beberapa faktor, yakni karena sumsum tulang memproduksi terlalu banyak sel atau bahkan terlalu sedikit sel. Jika Acute Leukemia berkaitan dengan sel darah yang belum matang, Chronic Leukemia justru berkaitan dengan sel darah yang matang.

2 dari 4 halaman

Penyebab Leukemia

Penyebab Leukemia atau kanker darah putih tidak semata-mata berasal dari diri penderita. Leukemia secara umum terjadi karena beberapa faktor. Selengkapnya, berikut adalah faktor penyebab Leukemia yang dihimpun Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa (5/3/2019).

1. Perawatan Kanker

Seseorang yang sebelumnya pernah menjalani kemoterapi dan terapi radiasi yang disebabkan oleh kanker jenis lain, dinilai menjadi salah satu penyebab Leukemia. Kemungkinan untuk terserang Leukemia meningkat karena pernah menjalani perawatan kanker.

2. Faktor Genetik

Kelainan yang bersifat turunan, misalnya Down Syndrome punya dampak negatif sebagai penyebab leukemia. Penderita Down Syndrome membuat peluang resiko terkena Leukemia bertambah besar.

Lebih lanjut, seseorang yang memiliki keluarga, orangtua atau saudara kandung yang mengidap leukemia, mengalami peningkatan risiko dua sampai empat kali kali lebih tinggi mengalami kondisi serupa.

Risiko tersebut lebih tinggi lagi jika leukemia tersebut dialami oleh saudara kembar. Jika si A didiagnosis dengan kanker darah, kembarannya pun berisiko tinggi terkena Leukemia (1 dari 5 anak kembar), terlebih jika penyakit tersebut dialami dalam tahun pertama kehidupan.

3. Faktor Lingkungan

Penyebab Leukemia selanjutnya adalah faktor lingkungan. Paparan radiasi atau bahan kimia tertentu juga dapat meningkatkan risiko seseorang terkena Leukemia. Misalnya, paparan radiasi tinggi pada korban selamat bom atom Jepang, mengalami peningkatan risiko mengidap Leukemia jenis AML enam sampai delapan tahun setelah terpapar.

Kandungan bensol dalam bensin dan industri kimia juga memiliki kaitan terhadap meningkatnya resiko terkena beberapa jenis kanker darah. Bahkan, janin yang masih dalam kandungan pun dapat terserang penyakit ganas ini.

4. Gaya hidup

Faktor-faktor yang terkait gaya hidup kayak merokok, obesitas, terlalu sering konsumsi alkohol, dan tinggi paparan sinar matahari merupakan salah satu penyebab Leukemia.

Beberapa studi juga menyebutkan bahwa wanita yang mengonsumsi alkohol berlebihan saat hamil, dapat mengalami peningkatan risiko memiliki bayi yang mengidap Leukemia. Diet tinggi antioksidan seperti buah dan sayuran dapat membantu mencegah kerusakan DNA akibat radikal bebas (polusi, asap rokok, dan sinar matahari).

3 dari 4 halaman

Gejala Leukemia

Gejala yang ditunjukkan penderita Leukemia memang tidak begitu jelas dan sulit dikenali karena hampir sama dengan gejala penyakit lain. Namun, beberapa gejala umum kerap terjadi. Meski tiap gejala bergantung pada jenis kanker darah, berikut adalah gejalanya:

1. Demam atau menggigil;

2. Rasa lelah dan lemah yang berkepanjangan;

3. Infeksi sering terjadi dan bahkan parah;

4. Berat badan turun meski tidak sedang diet;

5. Pembengkakan kelenjar getah bening, pembengkakan hati atau empedu;

6. Mudah berdarah atau memar;

7. Mimisan yang berulang;

8. Muncul bintik-bintik merah pada kulit;

9. Keringat berlebih, khususnya pada malam hari

10. Nyeri tulang

4 dari 4 halaman

5 Sayur untuk Mencegah Ganasnya Leukemia

Brokoli

Brokoli dikenal untuk mencegah serangan kanker dari dalam tubuh, termasuk kanker darah. Sebabnya, brokoli mengandung senyawa alami yang disebut sebagai sulforaphane yang bekerja dengan cara meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membunuh semua senyawa karsinogen penyebab kanker.

Kembang kol

Kembang kol yang memiliki satu marga dengan brokoli ini juga dikenal efektif untuk cegah kanker. Sama seperti brokoli, kembang kol berfungsi mencegah leukemia karena kandungan sulforphane di dalamnya.

Tomat

Mengonsumsi tomat secara rutin sangat bermanfaat untuk mencegah kanker. Sebab tomat mengandung likopen yang mampu mengurangi penyerapan senyawa karsinogen di dalam tubuh.

Lobak

Banyak orang yang tidak terlalu suka makan lobak karena rasanya yang pahit. Nyatanya lobak memiliki khasiat besar untuk cegah kanker darah karena lobak juga mengandung sulforaphane.

Kubis merah

Kubis merah saat ini mulai banyak dikonsumsi. Selain rasanya yang unik, kubis merah juga mengandung sulforaphane yang lebih tinggi dari sayuran lain sehingga tentu saja bermanfaat untuk cegah kanker.

Penyebab Penyakit Campak dan Rubella serta Cara Mencegahnya

Liputan6.com, Jakarta Penyakit Campak dan Rubella menjadi salah satu perhatian utama pemerintah Indonesia. Kedua penyakit tersebut dikenal ganas karena cukup mematikan dan menyebabkan cacat.

Indonesia pun berkomitmen untuk mencapai eliminasi penyakit campak (measles) dan pengendalian penyakit Rubella (Congenital Rubella Syndrome) pada tahun 2020. Salah satu strateginya dengan melaksanakan Kampanye dan Introduksi Imunisasi MR (Measles Rubella).

Merebaknya virus Campak dan Rubella tak hanya terjadi di Indonesia saja. Pasalnya, banyak negara yang terjangkit kedua virus tersebut dengan korban yang tidak sedikit.

2 dari 5 halaman

Gejala Penyakit Campak dan Rubella

Penyakit campak disebut juga sebagai Morbili atau Measles. Penyakit ini disebabkan oleh virus dan mudah menular melalui batuk dan bersin. Campak atau Measles awalnya muncul dengan gejala berupa demam tinggi, bercak kemerahan pada kulit disertai dengan batuk saja atau pilek saja, dan bisa juga keduanya sekaligus. Selain itu, gejala lainnya adalah mata merah. Campak dapat merenggut nyawa seseorang apabila disertai dengan komplikasi pneumonia, meningitis, dan diare.

Sementara itu, tidak berbeda dengan penyakit campak, Rubella atau yang biasa disebut Campak Jerman juga cukup berbahaya yang bisa ditularkan melalui batuk atau bersin. Meski terbilang tidak begitu berbahaya seperti Campak, namun Rubella tidak pandang bulu menyerang penderitanya.

Pasalnya, Rubella bisa menyerang wanita hamil yang dapat menyebabkan keguguran atau bayi lahir dengan cacat pada kehamilan trimester pertama. Cacat bawaan ini disebut dengan congenital rubella syndrome atau sindrom rubela kongenital.

Sindrom rubela kongenital, menurut siaran di laman resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia, adalah kumpulan gejala penyakit yang terdiri dari katarak (kekeruhan lensa mata), penyakit jantung bawaan, gangguan pendengaran, dan keterlambatan perkembangan, termasuk keterlambatan bicara dan disabilitas intelektual.

Sindrom rubela kongenital disebabkan oleh infeksi virus rubela pada janin selama masa kehamilan karena ibu tidak mempunyai kekebalan terhadap virus rubela. Sedangkan pada anak-anak, biasanya gejala berupa demam ringan. Namun tidak menutup kemungkinan tidak adanya gejala yang terjadi sehingga sering tidak diketahui.

3 dari 5 halaman

Penyebab Penyakit Campak dan Rubella

Tidak sedikit orang yang menganggap penyakit Campak dan Rubella adalah penyakit yang sama. Padahal, kedua penyakit ini disebabkan oleh virus yang berbeda. Selain itu, dampak yang ditimbulkan pun berbeda. Untuk itu, berikut Liputan6.com paparkan perbedaan antara penyakit Campak dan Rubella, yang dilansir dari situs Centers for Disease Control and Prevention, Senin (4/3/2019).

Penyebab Penyakit Campak

Melansir dari situs Centers for Disease Control and Prevention, Senin (4/3/2019), penyebab penyakit Campak berupa virus RNA, yaitu virus yang materi genetiknya berupa asam nukleat yang berbentuk rantai ganda berpilin. Virus ini masih tergolong famili Paromyxavirus. Jika virus HIV menular jika bersentuhan, Campak menular melalui saluran pernapasan.

Virus RNA biasanya menyerang mereka yang memiliki daya tahan tubuh rendah ataupun mereka yang belum pernah mendapatkan vaksin Campak sebelumnya. Seseorang yang tertular virus ini akan mengalami viremia primer, yaitu keadaan dimana virus menyebar ke seluruh pembuluh darah dan menginfeksi tubuh selama 2-3 hari.

Penyebab Penyakit Rubella

Jika Campak disebabkan oleh virus RNA berantai ganda, berbeda dengan Rubella. Dilansir Liputan6.com dari situs Centers for Disease Control and Prevention, Senin (4/3/2019), Rubella atau Campak Jerman ini berasal dari virus RNA berantai tunggal dari genus Rubivirus. Meski sama-sama menular melalui saluran pernapasan, Rubella punya medium lain.

Rubella bisa menyerang penderitanya yakni melalui transmisi vertikal seperti dari ibu kepada janinnya. Saat menginfeksi, virus RNA tunggal itu akan masuk ke sel-sel tubuh dan menetap di sana. Lalu menyerang dengan reaktivasi virus ketika tubuh dalam keadaan lemah.

4 dari 5 halaman

Cara Mencegah Campak dan Rubella

Setelah penderita campak dan rubella semakin banyak berjatuhan, dapat disimpulkan bahwa dua penyakit ini tidak dapat diobati. Pengobatan yang diberikan kepada penderita sayangnya hanya bersifat sementara. Namun, campak dan rubella bisa dicegah dengan dilakukan imunisasi sejak usia dini.

Mengingat dua penyakit ini berasal dari virus RNA berbeda rantai, peneliti menemukan kombinasi vaksin yang bisa mencegah seseorang dari tertularnya virus ini. Vaksin tersebut disebut dengan Measles-Rubella atau MR.

5 dari 5 halaman

Kampanye dan Introduksi Imunisasi MR

Indonesia sendiri berkomitmen untuk mendukung eliminasi penyakit campak dan pengendalian penyakit Rubella pada tahun 2020. Salah satu strateginya dengan melaksanakan Kampanye dan Introduksi Imunisasi MR (Measles Rubella).

Imunisasi dengan vaksin MR adalah pencegahan terbaik untuk kedua penyakit ini. Satu vaksin mencegah dua penyakit sekaligus. Imunisasi MR diberikan pada anak usia 9 bulan sampai dengan kurang dari 15 tahun selama masa kampanye. Imunisasi MR masuk ke dalam jadwal imunisasi rutin segera setelah masa kampanye berakhir, diberikan pada anak usia 9 bulan, 18 bulan dan anak kelas 1 SD/sederajat tanpa dipungut biaya.

Untuk mengatasi penyakit Campak dan Rubella, vaksinasi dibutuhkan untuk mencegah merebaknya kedua virus tersebut. Melalui kegiatan kampanye dan introduksi imunisasi MR dengan cakupan yang tinggi, terbukti kasus penyakit Campak dan Rubella menurun di provinsi Pulau Jawa pada tahun 2017 silam.

Selanjutnya, diharapkan akan tercapai eliminasi penyakit campak dan pengendalian penyakit rubella sehingga anak-anak Indonesia dapat terlindungi dari penyakit berbahaya dan menimbulkan kecacatan ini.

Pengertian HIV Adalah, Serta Gejala yang Harus Diwaspadai

Liputan6.com, Jakarta Human Immunodeficiency Virus atau HIV adalah sebuah virus yang mampu menyebabkan penyakit AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) yang masuk ke dalam tubuhmu. Seseorang dapat terinfeksi penyakit ini dengan cara melakukan hubungan seksual tanpa alat pengaman dengan mereka yang sudah mengidap penyakit ini atau berbagi jarum suntik dengan penderita AIDS.

HIV secara drastis dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh, sehingga memungkinkan penyakit, bakteri, virus, dan infeksi lainnya menyerang tubuhmu. Tidak seperti virus lainnya, tubuhmu tidak bisa menyingkirkan HIV sepenuhnya. Jika sudah terinfeksi HIV, maka kamu akan memiliki virus ini sepanjang hidup.

HIV adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh dengan menghancurkan sel CD4 (sel T). Sel CD4 adalah bagian dari sistem imun yang spesifik bertugas melawan infeksi. Infeksi HIV menyebabkan jumlah sel CD4 turun secara dramatis sehingga sistem imun tubuhmu tidak cukup kuat untuk melawan infeksi.

Akibatnya, jumlah viral load HIV bisa meningkat. Ketika viral load kamu tinggi, itu artinya sistem kekebalan tubuh sudah gagal bekerja melawan HIV dengan baik. Berikut Liputan6.com rangkum tentang pengertian HIV adalah yang harus kamu ketahui, Minggu (3/3/2019).

2 dari 4 halaman

HIV Belum Ada Obatnya

HIV adalah salah satu penyakit mematikan yang menjadi mimpi buruk umat manusia. Para ilmuwan sudah mencari berbagai cara untuk menyembuhkan para penderita HIV, namun sampai saat ini masih belum ditemukan obatnya. Sebuah studi terbaru pun mengungkapkan satu alasan kenapa tubuh manusia tidak bisa melawan virus HIV.

Protein pada virus HIV adalah pelakunya. Ketika HIV masuk ke dalam tubuh, virus tersebut menghasilkan protein bernama VPU yang langsung menyerang dan menghancurkan protein pertahanan pada sistem imun manusia. Secara normal, protein sistem imun harus bekerja mencegah virus melakukan replikasi dan menyebar dalam tubuh.

Tetapi VPU tersebut mematikan tugas protein sistem imun, sehingga HIV dengan bebas menyerang manusia. Para peneliti menggunakan virus tanpa VPU untuk ditemukan dengan sel sistem imun manusia. Ternyata, sel imun mampu melawan virus seperti keadaan normal pada umumnya.

Pengidap HIV stadium rendah memang mengalami respon yang buruk pada sistem imun mereka. Sehingga adanya penelitian mengenai protein pada virus ini diharapkan bisa bermanfaat untuk penemuan obat HIV yang baru.

3 dari 4 halaman

Gejala HIV yang Harus Diwaspadai

Gejala HIV terkadang tidak muncul selama beberapa tahun atau bahkan satu dekade setelah terinfeksi. Namun dalam satu atau dua bulan setelah HIV memasuki tubuh, 40 sampai 90 persen ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) akan mengalami gejala seperti flu, yang dikenal sebagai sindrom retroviral akut.

Walaupun penyakit ini mampu menyebabkan gangguan kesehatan yang serius, namun sayangnya gejala awal dari penyakit ini kurang diketahui. Sehingga penyakit ini baru diketahui ketika sudah masuk stadium yang parah. Gejala yang harus kamu ketahui seperti:

1. Demam

Gejala awal dari penyakit HIV adalah berupa demam ringan, sakit tenggorokan, dan pembengkakan kelenjar getah bening. Hal ini menjadi tanda bahwa virus tersebut telah memasuki aliran darahmu dan merusak kekebalan tubuh.

2. Kelelahan

Ketika virus tersebut telah memasuki tubuhmu, maka mereka akan menyerang sel-sel tubuh yang sehat. Sehingga dapat menyebabkan kelelahan dan kelemahan di dalam tubuhmu.

Respon inflamasi yang dihasilkan oleh sistem kekebalan tubuh dapat menyebabkan kamu merasa lemah dan lesu. Kelelahan dapat menjadi tanda awal dari HIV.

3. Nyeri otot

Nyeri otot ini terjadi sebab terjadi peradangan di kelenjar getah beningmu. Kelenjar getah bening merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh dan dapat meradang ketika terjadi infeksi.

Kelenjar ini biasanya berada di pangkal paha, leher, dan ketiak. Nyeri ini pun dapat menyerang di sendi dan pangkal paha atau lutut.

4 dari 4 halaman

Gejala HIV yang Harus Diwaspadai

4. Ruam kulit

Sebuah ruam kulit seperti bisul dan jerawat yang tiba-tiba menyerang tubuh juga dapat menjadi tanda awal dari penyakit ini. Penyakit kulit ini terjadi beberapa saat setelah kamu terinfeksi HIV.

Ruam kulit bisa muncul pada awal atau akhir infeksi HIV/AIDS. Gejala awal tampak seperti bisul atau ruam di beberapa bagian tubuh.

5. Perubahan kuku

Tanda lain dari infeksi HIV adalah perubahan kuku, seperti perubahan warna atau penebalan. Hal ini biasanya disebabkan oleh infeksi jamur. Pasien dengan sistem kekebalan tubuh yang menurun akan lebih rentan terhadap infeksi jamur.

6. Berat badan berkurang dan mual

Batuk kering dan turunnya berat badan secara drastis juga merupakan tanda awal penyakit AIDS. Hal ini terjadi karena lagi-lagi disebabkan virus HIV yang mengganggu kesehatan sel tubuh lain. 30% sampai 60% orang yang terinfeksi mengalami mual, muntah, atau diare pada gejala awal HIV.

7. Penurunan berat badan dan berkeringat di malam hari

Penurunan berat badan bisa menjadi tanda infeksi telah meningkat atau akibat diare. ODHA tetap akan kehilangan berat badannya secara drastis meskipun banyak makan. Sebagian orang sering kali berkeringat di malam hari selama tahap awal infeksi HIV.

Anggota DPRD yang Kena OTT Pungli Gempa NTB Divonis 2 Tahun Bui

Mataram – H Muhir yang kena OTT pungli dana rehabilitasi sekolah pasca gempa NTB, divonis 2 tahun penjara dan denda Rp 50 juta. Muhir yang ditangkap saat menjabat anggota DPRD Mataram fraksi Golkar itu terbukti menerima suap atau pungli Rp 31 juta.

“Dengan ini majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar isi dakwaan ketiga karena menerima hadiah dari saksi Sudenom berupa uang,” kata ketua majelis hakim, Isnurul Syamsul Arif, saat sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Mataram, yang dilansir Antara, Jumat (1/3/2019).

Dalam putusannya, majelis hakim menyatakan terdakwa Muhir terbukti bersalah melanggar Pasal 11 UU No 20/2001 tentang Tipikor. Hakim menjelaskan, uang yang diterima terdakwa Muhir dari Sudenom sebesar Rp 31 juta. Rinciannya, uang tersebut diterima terdakwa Muhir ketika bertemu dengan Sudenom di rumah makan sebesar Rp 1 juta dan di Rumah Makan di daerah Cakranegara Rp 30 juta.

“Dengan ini majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar isi dakwaan ketiga karena menerima hadiah dari saksi Sudenom berupa uang,” kata Isnurul Syamsul Arif.

Terkait dengan perbuatan yang memberatkan, majelis hakim menyatakan terdakwa Muhir melakukan tindak pidana pada saat masyarakat NTB sedang berduka akibat bencana gempa bumi. Kemudian, yang meringankannya, karena terdakwa Muhir selama ini diketahui belum pernah tersangkut masalah hukum serta menjalani hukuman pidana.

Sebelumnya, tim JPU dari Kejari Mataram menuntut terdakwa Muhir dijatuhi pidana penjara selama delapan tahun dengan denda Rp250 juta subsidair enam bulan kurungan.

Muhir terjaring OTT saat melakukan transaksi pemerasan uang sebesar Rp 30 juta terhadap H Sudenom selaku Kadis dan Catur Totok, staf PNS di Disdik Kota Mataram, yang waktu itu diposisikan sebagai calon kontraktor proyek.

OTT yang dilakukan tim dari Kejari Mataram itu dilakukan pada Jumat (14/9) siang di sebuah warung makan di Jalan Rajawali I Cakranegara, Kota Mataram.
(rvk/asp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Dipertanyakan Massa FUI, KPU Jelaskan Hak Tunagrahita Nyoblos

Dipertanyakan Massa FUI, KPU Jelaskan Hak Tunagrahita Nyoblos Komisioner KPU Wahyu Setiawan (Foto: Ari Saputra)

Jakarta – Massa FUI yang melakukan aksi di depan Kantor KPU diterima oleh komisioner KPU. Saat audiensi, salah satu pertanyaan yang muncul adalah tentang ‘orang gila boleh mencoblos’.

Komisioner KPU, Wahyu Setiawan, kemudian memberi penjelasan. Dia menegaskan bahwa KPU hanya menjalankan putusan MK. Mereka yang diberikan hak mencoblos juga adalah tunagrahita.

“Sudah ada putusan MK untuk memberikan hak pilih kepada tunagrahita. Jadi para ustaz ustazah, jadi bukan orgil yang telanjang kita data, enggak. Tapi kalau ada keluarga yang kelainan mental itu yang dimaksud oleh MK,” kata Wahyu di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2019).

Tunagrahita yang memiliki hak pilih juga harus memenuhi sederet syarat. Jumlahnya sekitar 600.000 orang.

“Insyaallah kami tidak pernah mendata orang gila, kami tak pernah lakukan. Tetapi tunagrahita yang kami data karena ada putusan MK,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, massa Forum Umat Islam (FUI) sebelumnya berkumpul di depan Kantor KPU. Amien Rais yang sempat ikut serta, lebih dahulu meninggalkan lokasi sebelum audiensi dimulai.

“Jadi itu kalau KPU bagus, jujur, kita doakan mudah-mudahan dapat hidayah, rahmat, dimuliakan Allah dunia-akhirat. Tetapi kalau KPU sampai curang, kita doakan dapat laknat hidupnya sengsara dunia dan akhirat,” kata Amien sebelumnya.
(imk/tor)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>