Kompaknya Nabila Syakieb dan Putri dalam Pemotretan Serba Pink

Liputan6.com, Jakarta – Nabila Syakieb sering terlihat menghabiskan waktunya bersama anak. Pasalnya, ia baru saja melakukan pemotretan bersama sang putri, Raqeema Ruby Radinal. Hasil pemotretan tersebut ia unggah dalam akun Instagramnya @nabilasyakieb85, baru-baru ini.

Aktris berusia 33 tahun tersebut kompak memakai terusan berbahan tutu berwarna merah muda bersama Raqeema. Baju yang mereka kenakan diketahui merupakan rancangan Renzi Lazuardi, perancang gaun pernikahan terkenal.

Dalam unggahan yang bertajuk Mom and Daughter tersebut, pemotretan yang dijalani Nabila bernuansa merah muda, dilihat dari backdrop yang digunakan. Beberapa balon yang menjadi properti pemotretan pun berwarna merah muda, walaupun ada beberapa balon yang berwarna perak.

Kakak kandung pesinetron Ali Syakieb tersebut memegang balon besar berbentuk hati. Sang putri, Raqeema turut berpose di samping Nabila sembari menangkupkan kedua tangannya. Raqeema terlihat imut dengan rambut yang dijepit dengan pita kecil berwarna merah muda.

Dengan rambut yang dikuncir, Nabila memakai sepatu boots berwarna hitam. Sepatu yang ia pakai senada dengan yang dipakai putrinya yang baru berusia 1 tahun tersebut. Hanya saja, Raqeema memakai sepatu keds dengan aksen putih.

Nabila dan suaminya baru saja merayakan ulang tahun sang putri yang pertama pada 7 Februari 2019 lalu. Pesta perayaan ulang tahun putrinya tersebut memiliki tema jungle yang didominasi oleh berbagai bentuk boneka hewan. (Esther Novita Inochi)

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Penjelasan Kemenag Soal Pemecatan Dosen Bercadar di IAIN Bukittinggi

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Agama membenarkan adanya dosen bercadar bernama Hayati Syafri yang  diberhentikan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun demikian, Kemenag membantah diberhentikannya karena penampilannya yang bercadar.

“Hayati Syafri diberhentikan sebagai ASN karena melanggar disiplin pegawai,” kata Kasubbag Tata Usaha dan Humas Itjen Kementerian Agama Nurul Badruttamam kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (23/2/2019). 

Dia mengatakan pemberhentian Hayati sebagai ASN dosen Bahasa Inggris di IAIN Bukuttinggi itu sesuai data rekam jejak kehadiran secara elektronik melalui data sidik jari di kepegawaian kampus terkait.

“Berdasarkan hasil audit Itjen, ditemukan bukti valid bahwa selama tahun 2017 Hayati Syafri terbukti secara elektronik tidak masuk kerja selama 67 hari kerja,” kata dia.

Atas dasar itu, Nurul membantah jika pemberhentian Hayati dari ASN karena persoalan cadar. Akan tetapi, pemberhentian itu terjadi karena pertimbangan alasan kedisiplinan.

2 dari 2 halaman

Mengacu Regulasi PNS

Dia mengaku, mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 Pasal 3 ayat 11 dan 17. Dalam regulasi itu PNS yang tidak masuk kerja secara akumulatif minimal 46 hari kerja, tanpa keterangan yang sah dalam satu tahun, harus diberikan hukuman disiplin berat berupa diberhentikan secara hormat/tidak hormat.

Hayati, lanjut dia, juga terbukti sering meninggalkan ruang kerja dan tidak melaksanakan tugas lainnya pada 2018, seperti sebagai penasihat akademik dan memberikan bimbingan skripsi kepada mahasiswa. 

“Itu merupakan pelanggaran yang harus dikenai hukuman disiplin berat, yaitu diberhentikan dengan hormat sebagai PNS. Jika ada keberatan, Hayati Syafri masih mempunyai hak untuk banding ke Badan Pertimbangan Kepegawaian (BAPEK) ataupun ke PTUN,” kata Nurul.  

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:  

 

Karena Gawang Sevilla adalah Favorit Messi

SevillaLionel Messi mencetak hat-trick saat Barcelona menang atas Sevilla. Messi memang hobi bikin gol ke gawang Sevilla.

Barcelona menang 4-2 saat tandang ke markas Sevilla pada pertandingan pekan ke-25 Liga Spanyol. Dalam laga yang digelar di Estadion Ramos Sanchez Pizjuan, Sabtu (23/2/2019) malam WIB, Messi mencetak tiga gol.

Messi mencetak gol pertamanya di laga tersebut pada menit ke-26. Gol tersebut tercipta semenit setelah Jesus Navas membuka keunggulan Sevilla.

Penyerang asal Argentina itu kemudian bikin gol lagi pada menit ke-67. Gol tersebut lagi-lagi membawa Barcelona menyamakan skor setelah sempat tertinggal oleh gol Gabriel Mercado di menit ke-42.
Gol ketiga dibuat Messi pada menit ke-85. Gol tersebut sekaligus membawa Barcelona membalikkan keadaan.

Lewat hat-trick tersebut, Messi kini tercatat sudah mencetak 36 gol dari 35 kali penampilan melawan Sevilla. Itu berarti rata-rata lebih dari satu gol per pertandingan. Sevilla jadi tim yang paling sering dibobol oleh Messi.

Tak cuma bikin gol, Messi juga rajin terlibat dalam terciptanya gol Barcelona ke gawang Sevilla. Dilansir oleh Opta, Messi paling tidak punya peran dalam satu gol Barcelona di 20 dari 21 pertandingan terakhirnya melawan Sevilla di semua kompetisi (21 gol, 13 assist).

Dengan kemenangan atas Sevilla, Barcelona mengukuhkan posisinya di puncak klasemen Liga Spanyol dengan 57 poin. Tim arahan Ernesto Valverde itu untuk sementara unggul 10 angka atas Atletico Madrid yang ada di urutan kedua.

(nds/ran)

Banyak Film Porno di HP Pelaku Incest di Lampung, Korban Jadi Pelampiasan

Lampung – AG (18) jadi korban incest atau hubungan sedarah oleh ayah kandungnya M (45) dan kakaknya SA (24), serta adiknya YF (15). AG ternyata sering dicekoki film porno.

“Saya lihat mereka ini berawal dari kakaknya (SA) sudah pegang HP. Di dalam HP-nya itu banyak video porno. Adik kakak ini sering diajak nonton video porno,” kata Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas saat dihubungi detikcom lewat telepon, Sabtu (23/2/2019).

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tanggamus Ipda Primadona Laila mengatakan, perilaku SA dan YF yang suka nonton film porno itu diketahui dari hasil pemeriksaan dan pengakuan tersangka.


“Nonton film bersama, kemudian dipraktikkan ke korban. Dalam sehari bisa melampiaskan hasratnya ke korban itu ada kalau kakaknya bisa sampai 5 kali, adiknya 3 kali,” kata Ipda Dona saat dihubungi detikcom terpisah.

Banyak Film Porno di HP Pelaku Incest di Lampung, Korban Jadi PelampiasanLokasi tempat korban kerap disetubuhi para tersangka Foto: Dok. Polres Tanggamus

Dona mengatakan, pengakuan ayahnya M baru lima kali menyetubuhi korban. Sementara yang mencengangkan SA mengaku sudah sekitar 120 kali menggauli SA dan YF sekitar 60 kali. Perbuatan bejat ini dilakukan berulang kali sejak 2018. AG tak kuasa melawan karena takut. Selama ini, dia juga dikungkung di dalam rumah.

Ipda Dona menyebut, secara visual M dan SA terlihat seperti manusia normal. Tidak ada keanehan prilaku. Namun sosok YF dia nilai sedikit aneh, karena saat diperiksa terlihat santai bahkan tertawa. YF juga mengaku pernah menyetubuhi kambing dan sapi tetangga.

“Kita tanya (kepada YF) ada objek atau korban lain nggak yang disetubuhi selain kakak kandungmu, anak ini jawab ‘nggak ada bu. Tapi pernah sama kambing dan sapi juga’. Itu pun karena melihat video porno yang ada di HP. HP-nya rusak. Mereka terinspirasi video porno luar negeri yang melakukan hubungan seksual melalui objek binatang,” ucapnya.

Untuk mendalami persoalan ini, ketiga tersangka akan diperiksa kejiwaannya pada Senin (25/2) nanti. Polisi ingin mengetahui apakah ketiganya mengalami gangguan kejiwaan.

Ipda Dona menambahkan, polisi juga menaruh perhatian serius pada korban. Apalagi AG diketahui mengalami keterbelakangan mental. Pihaknya akan terus memonitor kondisi AG. AG pada Senin (25/2) nanti juga akan diperiksa kesehatan dan kondisi kejiwaannya.

“Sejauh ini belum kita temukan adanya gejala kehamilan karena korban juga baru mau kita ambil keterangannya Senin besok dengan didampingi ahli bahasa. Korban bukan kategori tunarungu, tunawicara atau tunagrahita tapi dia memang masuk dalam katagori disabilitas karena kalau ditanya harus ada panduan, ada yang mendampingi, jadi bisa jelas,” ujar Ipda Dona.

“Secara visual anaknya sehat. Anaknya putih, cantik malah. Tapi dia keterbelakangan mental. Mungkin karena tidak mengenyam pendidikan. Kurang lebih seperti itu. Kalau kita lihat matanya kosong. Psikisnya sudah kena,” sambungnya.
(hri/knv)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

5 Metode Psikologi Ini dapat Meningkatkan Kepercayaan Diri

Liputan6.com, Jakarta – Banyak orang mengatakan bahwa jika seseorang memiliki kepercayaan diri yang tinggi, maka ia akan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. Hal itu disebabkan ia mampu berani mengambil peluang yang bahkan terasa tidak mungkin di awal.

Sayangnya, tidak semua orang dilahirkan dengan perasaan percaya diri yang baik. Banyak orang justru sering kali merasa minder, misalnya dengan penampilan yang dimiliki, padahal sebetulnya ia telah “sempurna”.

Kabar baik bagi Anda yang memiliki masalah dengan kepercayaan diri. Pasalnya, psikolog percaya bahwa percaya diri dapat diciptakan dan dikembangkan.

Berikut adalah lima metode psikologis yang dapat meningkatkan kepercayaan diri, dilansir dari situs brightside.me pada Sabtu (23/2/2019).


Simak pula video pilihan berikut:

2 dari 6 halaman

1. Luruskan Punggung Anda dan Berjalanlah dengan Tegak

Berjalan dengan punggung yang lurus serta gerak tubuh yang terbuka dapat menjadikan Anda terlihat percaya diri.

Jangan lupa, tegakkan pula kepala Anda, melihat ke depan atau ke atas dan bukan ke bawah. Dengan demikian, orang-orang di sekitar akan melihat Anda sebagai sosok yang berbeda.

Selain itu, dengan mempraktikkan hal ini Anda juga akan merasa lebih baik. Mengingat menurut penelitian, bahasa tubuh seperti orang yang percaya diri secara tidak langsung akan mengurangi tingkat stres.

3 dari 6 halaman

2. Singkirkan Pikiran Negatif

Mengontrol dialog internal adalah salah satu metode efektif untuk memunculkan kepercayaan diri. Anda harus membuang jauh-jauh pikiran negatif tidak berdasar yang ada di dalam benak.

Setelah itu, berusahalah menciptakan dialog internal yang positif yang dapat diciptakan dengan membuat daftar kualitas diri dan mengingat pencapaian positif.

Jika firasat buruk tiba-tiba datang, abaikan saja hal itu dan anggap seperti angin lalu.

4 dari 6 halaman

3. Belajar Menerima Pujian dengan Baik

Jika ada seseorang yang memberikan pujian kepada Anda, jangan malu atau bahkan menganggap pujian sebagai sindiran. Itu adalah cara-cara yang salah dan justru memperlihatkan bahwa Anda bukanlah orang dengan kepercayaan diri yang baik. Selain itu, tindakan Anda justru terlihat seperti tidak menghargai pendapat orang lain.

Cara yang tepat untuk bereaksi terhadap pujian adalah dengan tersenyum tulus dan mengucapkan terima kasih. Berpikirlah bahwa memang beberapa kualitas diri Anda mungkin memang benar terlihat menarik di mata orang lain.

5 dari 6 halaman

4. Belajar untuk Mempertahankan Kontak Mata

Anda dapat belajar untuk memandang orang lain tepat di kedua matanya, agar terlihat sebagai sosok yang berani dan percaya diri. Hanya orang yang tidak percaya diri atau tengah berbohong yang akan memalingkan muka atau menghindari kontak mata.

Menurut psikologis, menjaga kontak mata dengan orang lain akan membantu Anda mendapatkan kepercataan diri dan meyakinkan mereka bahwa Anda orang yang jujur.

6 dari 6 halaman

5. Jangan Buang Banyak Waktu di Media Sosial

Jangan terlalu banyak membuang waktu di media sosial. Hal ini dikarenakan bagi sebagian orang, terlalu banyak melihat foto orang lain akan memunculkan usaha untuk memperbandingkan dengan diri sendiri.

Kebiasaan untuk membandingkan diri sendiri dengan orang lain tersebut, dapat merusak kepercayaan diri.

Selalu ingat bahwa media sosial merupakan tempat bagi siapapun untuk berbagi hal-hal terbaik mereka. Anda tidak perlu merasa minder karena Anda juga dapat mengeksplor diri dan menemukan sisi menarik versi Anda.

Anda juga bisa memilih untuk berhenti mengikuti akun-akun yang memberikan dampak negatif dan terus memunculkan tekanan psikologis.

Vidic: MU dan Liverpool Punya Pertahanan Solid

Liputan6.com, Manchester – Nemanja Vidic memberi analisanya jelang Manchester United (MU) menghadapi Liverpool di Old Trafford Stadium, Minggu (24/2/2019). Menurut dia tidak benar pertahanan MU lebih keropos ketimbang Liverpool.

Mantan bek tangguh MU ini percaya barisan pertahanan MU juga kuat.Setidaknya dalam 13 pertandingan terakhir, MU jarang kebobolan meski kualitas gelandang bertahan juga cukup berperan.

Pada era Jose Mourinho, pertahanan MU terus jadi titik lemah. Pelatih kawakan itu belum mampu mengentaskan MU dari masalah bek. Nama-nama seperti Chris Smalling, Phil Jones, Victor Lindelof, Eric Bailly belum benar-benar memenuhi harapan fans MU.

Meski demikian, permainan MU meningkat di era Ole Gunnar Solskjaer. Bek-bek MU tampil semakin percaya diri dan tidak sering membuat kesalahan seperti di era Mourinho dahulu.

Kondisi ini menimbulkan spekulasi bahwa sebenarnya bek-bek MU sudah cukup baik, hanya mereka menerapkan taktik yang salah.


2 dari 3 halaman

Sama Baiknya

Sebagai mantan bek MU, Vidic tentu pernah bermain dengan pemain-pemain seperti Chris Smalling dan Phil Jones. Dia memang tidak mengenal Lindelof, Bailly, dan Marcos Rojo, tapi Vidic percaya kemampuan mereka cukup baik.

Tak hanya itu, Vidic bahkan yakin barisan bek MU saat ini tidak kalah baik dari bek-bek Liverpool, Manchester City, atau Chelsea.

“Saya kira, dengan semua bek ini, saya sudah pernah menghadapi pertanyaan ini sebelumnya ketika mereka bertanya soal MU dan bagaimana seharusnya mereka membeli pemain bertahan,” buka Vidic di laman resmi Manutd.

“Saya merasa bahwa ketika saya melihat barisan bek Liverpool, Manchester City, dan Chelsea, saya tidak berpikir bahwa mereka memiliki pemain bertahan yang lebih baik daripada kami. Itulah pendapat pribadi saya.”

3 dari 3 halaman

Keputusan Ole

Oleh sebab itu, Vidic percaya saat ini segalanya ada di tangan Solskjaer. Artinya, Solskjaer harus bisa memilih pemain yang tepat untuk pertandingan tertentu. Bek-bek MU akan tampil baik jika kesempatannya tepat.

“Jadi, saya pikir Ole [Solskjaer] punya pemain-pemain yang berbeda, jenis bek yang berbeda, dan dia harus menemukan pertandingan yang tepat. Ketika tim bermain baik, pada pemain akan mendapatkan kepercayaan diri saat memasuki lapangan.”

“Mereka percaya mereka bisa memenangkan pertandingan dan tidak takut menghadapi pertandingan. Jadi itu penting secara psikologis. Hal terburuk yang bisa terjadi adalah ketika anda mendekati pertandingan dengan perasaan ragu,” tandas Vidic.

Sumber: Bola.net

Ketika Eceng Gondok Bikin Dongkol Nelayan Gorontalo

Liputan6.com, Gorontalo – Eceng gondok atau sering disebut gulma tampak merusak pemandangan di pantai sekitar Pelabuhan Gorontalo.

Tidak hanya merusak pemandangan, keluhan juga datang dari nelayan setempat. Mereka mengeluhkan enceng gondok yang memenuhi pantai Kelurahan Pohe, Kecamatan Hulontalangi, Kota Gorontalo.

Karena tanaman mengambang ini seringkali menyangkut di mesin perahu dan juga jala ikan.

“Dengan tercemarnya pantai Gorontalo dengan eceng gondok ini sering mengganggu kapal. Jala ikan kami pun sering rusak akibat tersangkut di tumpukan eceng gondok ini,” kata Jefri, salah satu nelayan kepada Liputan6.com, Sabtu (23/2/2019).

Kehadiran tanaman ini sudah kerap dikeluhkan, bahkan di teluk Gorontalo, enceng gondok bertebaran di mana-mana.

“Tanaman ini berasal dari Danau Limboto yang terbawa arus hingga ke Teluk Gorontalo dan memenuhi pinggiran pantai sekitar pelabuhan Gorontalo,” kata Jefri.

Sudah bertahun-tahun kondisinya demikian dihadapi nelayan. Biasanya jika ada hujan di hulu, air danau mengalirkan tanaman ini ke arah muara dan menuju Teluk Gorontalo. Kejadian serupa juga melanda nelayan di Kecamatan Dumbo raya tepatnya di Kelurahan Leato.

“Padahal sering melakukan bersih-bersih lingkungan ternyata eceng gondok ini tidak ada habisnya,” kata nelayan lainya, Wahyu Urumi.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Kisah Anak Difabel yang Diam-diam Punya Kehidupan Online Menakjubkan

Oslo

Robert dan Trude meratapi kehidupan sepi dan terkungkung yang mereka pikir dijalani Mats, anak mereka yang difabel. Namun ketika Mats wafat, pasangan itu baru sadar bahwa banyak orang di Eropa menyalakan lilin tanda berkabung untuk putra mereka.

Artikel ini pertama kali terbit di situs radio Norwegia, NRK.

“Pola pikir kami sangat tradisional. Kami tak ingin dia mengubah atau mengacaukan ritme kesehariannya.”

Duduk di sebuah kafe dekat kantornya di alun-alun kota Oslo, Norwegia, Robert Steen (56) memaparkan betapa ia kerap khawatir jika anaknya tak kunjung terlelap hingga tengah malam.

“Jika melihat ke belakang, saya rasa kami seharusnya lebih tertarik pada gim, dunia di mana putra kami menghabiskan hampir seluruh waktunya,” kata Robert.

“Karena kami tak punya ketertarikan itu, kami kehilangan kesempatan untuk mengetahui yang tidak kami pahami,” tuturnya.

Robert menyampaikan kata-kata terakhir tentang Mats akhir tahun 2014 di sebuah kapel di satu pemakaman di ibu kota Norwegia.

Di antara mereka yang duduk mendengarkan pidato itu, termasuk sanak famili dan sejumlah tenaga medis yang mengenal dekat Mats, ada sekelompok orang asing.

Hanya Robert yang pernah bertemu mereka. Itu pun baru sekali: malam sebelum pemakaman.

Beberapa tahun di akhir hidupnya, Mats hampir tidak pernah meninggalkan ruang bawah tanah di flat milik keluarganya.

Jadi cukup aneh bahwa ada orang-orang tak dikenal datang ke pemakamannya. Mats sendiri bahkan tidak pernah berjumpa dengan mereka.

Sebelum kematiannya, tamu-tamu yang berduka itu tidak mengenal Mats sebagai Mats, tapi Ibelin, seorang keturunan ningrat, perayu ulung, dan detektif.

Beberapa orang asing yang menghadiri pemakaman itu tinggal di dekat rumah Mats, tapi sebagian lainnya datang dari jauh. Kedatangan mereka dilandasi satu tujuan: meratapi kawan baik.

Di upacara pemakaman, salah satu dari orang asing itu tampil ke depan dan memberi sepatah kata. Ia berkata bahwa banyak orang di Eropa berkumpul dan menyalakan lilin untuk Mats.

Nasib telah tersurat di bintang-bintang, dan kenyataan tercantum dalam DNA-nya.

Mats, yang berlarian keliiling rumah sambil mengenakan mahkota saat ulang tahun keempat pada Juli 1993, akan menghadapi kenyataan bahwa ia bakal segera lumpuh.

Robert dan Trude mendengar vonis medis itu pada Mei 1993 di Rumah Sakit Ulleval.

Mereka belakangan paham mengapa putra mereka selalu jatuh dari ayunan dan menyakiti diri sendiri.

Sama halnya dengan kenapa Mats tidak memanjat tangga papan luncur di taman anak-anak, meski ia gemar merosot.

Juga penyebab Mats kerap menekuk lutut seperti orang tua saat beranjak dari posisi duduk dan alasannya tak berusaha berlomba dengan anak-anak seusianya.

Tim dokter berkata kepada Robert dan Trude bahwa Mats mengidap duchenne muscular dystrophy (DMD), sebuah gangguan yang menyebabkan pengenduran otot dan kerap menyerang anak laki-laki.

Gen dalam tubuh Mats mengandung kekeliruan yang mencegah ototnya berkembang secara normal. Itu pula yang akhirnya menghancurkan otot-ototnya.

“Setelah kami menidurkan Mats, malam itu kami memanggil dokter. Kami mendapat hak istimewa itu. Kami dapat menelepon dokter kapan pun kami membutuhkan informasi,” kata Robert.

Bersama Trude, Robert berbicara kepada dokter via telepon selama lebih dari setengah jam. “Setidaknya (penyakit) ini tidak akan membunuh anak saya!” kata Robert.

“Dokter terdiam beberapa saat, lalu berkata, ‘Tidak, tapi pengalaman kami menunjukkan, pasien kami yang menderita penyakit ini tidak akan bertahan lebih dari umur 20 tahun,'” tuturnya.

Robert terdiam. “Mats mampu mencapai 25 tahun.”

Di kediaman keluarga di Ostensjo, sebelah tenggara Oslo, Robert dan Trude mengupayakan segala cara untuk putra mereka.

Mats diyakini tidak akan menjalani kehidupan normal seperti yang ada dalam bayangan orang tuanya. Dia akan mati muda dan dipisahkan dari mereka tanpa memberi arti apapun kepada dunia.

Namun seluruh anggapan itu keliru.

Jika DNA telah merancang kehidupan kita sebelum kita dilahirkan, mampukah kita memilih masa depan kita sendiri?

Faktanya, Mats menemukan jalan keluar dan menciptakan sosok baru atas dirinya sendiri.

Di awal dekade 2000-an, Robert dan keluarganya pindah ke sebuah rumah di Langhus, sebelah selatan Oslo. Rumah itu dirancang agar ramah kursi roda.

Walaupun Mats diizinkan bermain konsol permainan grafis Game Boy selama libur sekolah, sosok Mario Bros tetap tak dapat memahami rasanya menjadi sosok yang berbeda.

Mats terus duduk di kursi roda bersama asisten yang mendampinginya ke mana pun.

Robert dan Trude terus memikirkan aktivitas yang mungkin disenangi Mats pada waktu senggang, terutama ketika kawan-kawan sekelasnya bermain sepakbola atau berlarian di luar ruangan.

Barangkali gim online? Robert memberi Mats kata sandi komputer keluarga. Dan sejak saat itu, sebuah dunia yang baru terbuka bagi anak berusia 11 tahun tersebut.

“Selama 10 tahun terakhir hidupnya, Mats bermain antara 15 ribu hingga 20 ribu jam. Itu setara dengan bekerja penuh waktu selama 10 tahun,” kata Robert.

Namun gim itu ternyata menimbulkan percekcokan dalam keluarga.

“Ketika perawat datang pukul 10 malam, Mats sudah tidur. Pekerjaan mereka mengawasi Mats di tempat tidur, bukan memaksanya untuk tidur.”

“Mats protes, ogah-ogahan mengikuti perintah itu,” ujar Robert.

Mats ternyata telah berevolusi menjadi pemain gim. Dan pemain gim tidak tidur sebelum larut.

Lantas siapakah Mats selama jam permainan itu? Dia menjadi Lord Ibelin Redmoore dan kadang-kadang Jerome Walker.

“Ibelin dan Jerome adalah perpanjangan diri saya. Mereka mewakili sisi lain kepribadian saya,” tulis Mats.

Mats membenamkan diri ke planet Azeroth dalam gim populer World of Warcraft.

Azeroth adalah dunia fantasi yang mistis. Terdapat sejumlah benua, lautan, hutan, tebing dan tanah datar, perkampungan serta kota.

Mats menghabiskan hampir seluruh waktunya di sebuah wilayah yang bernama Eastern Kingdoms.

Sebagai pemain gim online, Anda akan memahami dunia itu satu per satu, seperti halnya Anda mengenal dunia nyata secara fisik.

Di dunia khayalan itu terdapat tempat untuk berwisata, wilayah dan kota yang akan Anda kuasaisebagian lebih baik dibandingkan lainnya.

Di area tertentu, Anda wajib berhati-hati, sementara di wilayah lainnya Anda akan dengan senang hati menjelajah. Anda akan menemukan penginapan di suatu kawasan, lalu bertemu orang-orang baru yang menarik.

Begitulah semestinya dunia berjalan. Dan seperti itu pula Azeroth bergulir.

Mats menempuh perjalanan hidupnya di sana dan menemukan lingkaran pertemanan dengan orang-orang menyenangkan.

“Saat saya melewati ruang bawah tanah Mats pada siang hari, gordennya tertutup. Itu adalah kepedihan yang saya ingat betul,” ucap Robert yang bekerja di bagian keuangan kantor wakil wali kota Oslo.

“Oh tidak, saya pikir dia belum memulai harinya. Saya sedih karena dunianya sangat terbatas.”

Tapi mereka yang tak bermain gim tidak dapat melihat gambaran utuhnya. Mereka tidak tahu bahwa gim lebih dari sekadar menembak dan mendapatkan poin.

“Kami pikir ini semua hanyalah permainan. Kami kira itu sebuah kompetisi yang seharusnya dimenangkan,” kata Robert.

Lalu muncul pula persoalan ritme sirkadian di tubuh Mats, di setiap waktu selama 24 jam kesehariannya.

“Kami tidak mengerti mengapa sangat penting bagi Mats untuk terus online saat petang dan malam.”

“Tentu saja orang tidak bermain pagi atau siang hari karena itu adalah waktu di mana mereka berada di sekolah atau tengah bekerja.”

“Kami awalnya memahami semua ini setelah ia wafat. Di akhir hayatnya, kami masih berkeras ia harus tidur jam 11 malam, seperti orang-orang normal lainnya,” ujar Robert.

Lisette Roovers adalah salah satu kawan Mats di dunia gim online yang berasal dari Breda, Belanda. Ia hadir dalam pemakaman Mats tahun 2014.

Lisette juga datang ke Norwegia untuk mengunjungi temannya, Kai Simon Fredriksen, yang juga bermain gim online bersama Mats.

“Saya mengenal Mats bertahun-tahun. Sangat mengejutkan mendengar kabar ia meninggal dan itu berdampak pada saya,” kata Lisette.

Lisette kini berusia 28 tahun. Ia berumur 15 tahun ketika bertemu Mats yang kala itu berusia 16 tahun. Atau tepatnya, ketika karakter gim Lisette, Rumour, bertemu Ibelin.

“Kami bertemu di Goldshire,” kata Lisette.

“Itu bukan tempat yang nyaman lagi, tapi saat itu Goldshire adalah kampung kecil yang menyenangkan, di mana Anda bisa bertemu karakter baru yang menarik.”

“Saya mencari seseorang untuk bermain. Di antara mereka yang di duduk di api unggun adalah sosok yang belakangan saya kenal sebagai Ibelin,” kata Lisette.

“Sayaatau Rumourbertingkah laku impulsif. Saya keluar dari semak-semak dan merebut topi Ibelin. Kami berdiri dan saling menatap beberapa saat, lalu saya kabur membawa lari topinya.”

Lisette tersenyum kecil.

Mats juga menulis perjumpaan pertamanya dengan Lisette di sebuah unggahan blog berjudul Love.

“Di dunia yang lain ini, seorang anak perempuan tidak akan melihat kursi roda atau hal-hal lain sebagai pembeda. Mereka akan menemukan jiwa, hati, dan pikiran saya yang hidup dalam tubuh yang kuat dan cakap,” tutur Mats.

“Untungnya, hampir sebagian besar karakter di dunia virtual ini terlihat menawan,” tambahnya.

Di sisi lain, Lisette berkata, “Mats adalah kawan baik, kadang-kadang ia teman yang sangat dekat.”

“Kami saling bertukar pesan tentang apapun, tapi dia tidak menceritakan kondisinya. Saya kira kehidupannya sama sepertinya saya, contohnya kami sama-sama membenci sekolah.”

Tapi ada hal-hal yang sempat tidak mereka sepakati.

“Dia menulis bahwa ia membenci salju, sedangkan saya menyukainya. Saya tidak mengerti bahwa ketidaksukaannya itu berkaitan dengan kursi roda. Saya tidak tahu sama sekali,” kata Lisette.

Kecintaan Lisette pada gim membuat orang tuanya khawatir. Mereka takut studinya terganggu dan Lisette tak akan memiliki kehidupan sosial.

Keputusan yang diambil orang tuanya adalah memutus akses Lisette kepada gim online. “Dijauhkan dari kawan-kawan di permainan itu sangat berat bagi saya,” tuturnya.

Namun Mats bersiasat untuk melanggengkan perkawanan itu. Meski ia tak menemukan Lisette di gim itu, Mats berkomunikasi dengannya melalui saluran lain.

“Dia menulis surat yang sangat serius untuk orang tua saya dan mendorong mereka memahami betapa penting gim itu bagi saya. Saya menyimpan surat itu,” kata Lisette.

Robert dan Trude tahu putra mereka saling berbalas pesan dengan seseorang bernama Lisette.

“Mats sempat berbicara tentang karakter gim itu sejumlah avatartapi kami tidak memperhatikan secara khusus. Dia cerita pada kami tentang Rumour, dan tentang hal-hal lainnya,” kata Robert.

“Dia atau Lisette mengirimnya kado, termasuk pada hari ulang tahunnya. Itu sangat menyentuh dan kami menggodanya. Dia tersipu dan sangat malu.”

“Kami pikir Lisette adalah teman baik karena hadiah-hadiah itu. Anda bisa menyebut kado itu sebagai bukti nyata pertemanan.”

“Kami tidak menyebut orang-orang yang bersentuhan dengannya sebagai kawan. Kami menyebut mereka avatar. Persepsi kami tentang pertemanan sangatlah tradisional,” ujar Robert.

Dalam gim World of Warcraft, Anda dapat bermain sendiri atau bergabung dengan orang lain dan membentuk kelompok atau serikat.

Mats adalah bagian dari kelompok seperti itu yang bernama Starlight. Kawanan itu berisi 30 anggota.

“Tidak ada yang hanya sekadar menjadi anggota Starlight,” kata Robert yang kini memahami gim itu.

“Untuk menjadi anggota, Anda harus direkomendasikan seseorang yang telah lebih dulu masuk. Anda harus lulus masa percobaan selama satu hingga dua bulan,” ujarnya.

Starlight bertahan selama lebih dari 12 tahun dan kelompok ini masih aktif hingga kini.

“Starlight adalah grup yang spesial karena terus bersama dalam waktu yang sangat panjang. Itu barangkali didasarkan pada pertemanan yang sangat mendalam,” kata Robert.

Kai Simondikenal sebagai Nomine dalam permainan ituberusia 40 tahun. Ia adalah pemimpin Starlight.

Setiap tahun sejak Mats meninggal tahun 2014, Starlight menggelar peringatan khusus untuk mengenang kawan mereka itu.

Tahun 2018, saat tengah mengenang Lord Ibelin Redmoore, Kai Simon berkata kepada rekan-rekannya agar lebih fokus berlari dan berenang.

“Ibelin adalah seorang pelari,” kata Kai. “Sangat penting baginya untuk berlari dan berbagi pengalaman berlari itu dengan orang lain.”

Apakah Kai tengah berbicara tentang Mats atau karakter yang dimainkan Mats? Mungkin itu tidak penting. Barangkali memang seperti itu jika seseorang telah menyatu dengan karakter permainan.

Pada musim panas tahun 2013, Mats berusia 24 tahun. Keluarganya berlibur di Mallorca, Spanyol, sementara ia tak bisa ikut plesir dan tinggal di ruang bawah tanah bersama pendampingnya.

Mats sama sekali tidak boleh sendirian. Selama bertahun-tahun ia memiliki pendamping yang berbeda-beda, termasuk pamannya.

Mats beruntung, beberapa pendampingnya juga punya kesenangan yang sama terhadap gim online.

Ketika orang tuanya berada di Spanyol, Mats memulai blognya yang berjudul Musings of Life (Renungan Hidup). Dalam unggahan berjudul My Escape (Pelarian Saya), dia menulis tentang kehidupan di Azeroth.

“Keterbatasan saya tidak dipersoalkan, belenggu saya hancur dan saya bisa menjadi siapapun yang saya inginkan. Di sana saya merasa normal,” tulisnya.

Mats membagikan tulisannya itu kepada para anggota Starlight. Satu per satu. Itulah proses bagimana mereka akhirnya mengetahui kondisi yang dihadapi Mats dalam dunia offline.

Lisette mengingat kembali saat-saat ia membaca blog milik Mats pertama kali.

“Saya tumbang. Hati nurani saya terluka karena saya beberapa kali menggodanya di permainan gim dan tak pernah betul-betul sengaja melakukannya.”

“Lalu saya berpikir, ‘Apakah saya harus mengubah perilaku terhadapnya?’ Namun saya memutuskan tetap bersikap seperti biasanya. Dia juga menuliskan itu sebagai keinginannya.”

Tanggal 18 November 2014, Mats meninggal.

Dalam kondisi kritis, Mats dilarikan ke rumah sakit. Dokter sempat berhasil membuat kondisinya stabil dan mempertimbangkan untuk memulangkannya.

Namun belakangan seluruh keluarga Mats diminta segera datang ke rumah sakit.

“Dia berada di lantai empat, di ruangan di ujung koridor. Setiap detik sangat berharga. Koridor itu sangat panjang,” kata Robert.

Robert dan istrinya, Trude, datang terlambat.

Foto yang diabadikan Robert memperlihatkan seorang anak muda yang pucat dengan rambut berombak. Foto itu menggambarkan mata, hidung mancung dan mulut yang selama ini selalu ditutup masker pernafasan.

Mats terlihat seperti tengah tertidur pulas.

Beberapa tahun sebelum itu, Lisette membuatkan Mats sebuah gambar. Ibelin menopang Rumour. Syal menutup hidung dan mulut Ibelin.

“Mats menerima gambar itu melalui email,” kata Robert. “Sekarang gambar itu tergantung di tembok rumah kami.”

Sehari setelah Mats wafat, seluruh keluarganya berada di rumah. “Bel terus berbunyi, karangan bunga dan tetangga berdatangan. Kami menangis,” kata Robert.

Robert memikirkan orang yang harus ia beri kabar tentang kematian Mats. Dia mengingat para pemain gim dan mencari cara berkomunikasi dengan mereka secara langsung.

“Sebelum Mats meninggal, saya tidak pernah berpikir dapat memiliki kata sandinya.” Tapi kini Robert sangat membutuhkannya.

“Ketika itu, pikiran saya lalu tertuju pada blognya.”

Faktanya, Mats pernah memberi ayahnya kata sandi untuk masuk ke blognya. Saat itu, tujuannya agar Robert dapat terus-menerus memeriksa seberapa sering unggahan Mats dibaca publik.

“Anda tidak tahu siapa yang berperan dalam kehidupan anak Anda jika Anda tak mengenal dunia digital mereka,” kata Anne Hamill alias Chit, pakar psikologi berusia 65 tahun asal Inggris, yang juga berstatus anggota Starlight.

“Buat kesepakatan dengan anak Anda tentang bagaimana berkomunikasi dengan kawan-kawan dunia digital mereka, kalau-kalau sesuatu terjadi.”

“Kalau tidak, mereka memiliki sekelompok teman yang akan terus bertanya-tanya tentang apa yang terjadi,” kata Anne.

Di akhir unggahan blog tentang kematian Mats, Robert menuliskan alamat email bagi siapapun yang ingin berkomunikasi dengannya.

“Saya menulis itu lalu menangis. Saya mengetuk tanda ‘terbitkan’. Saya tidak tahu apakah akan ada balasan yang masuk sampai email pertama datang, sebuah pesan belasungkawa dari salah satu anggota Starlight.”

“Saya membaca email itu keras-keras, ‘Sangat pedih menulis pesan untuk seseorang yang tidak pernah saya temui, tapi sangat saya kenal.’ Pesan itu menghadirkan kesan mendalam,” ujar Robert.

Setelah itu datang lebih banyak pesan berisi ucapan duka cita dan tentu kehidupan Mats dalam permainan online itu.

“Mats melampaui batasan fisik dan memperkaya banyak orang di dunia,” begitu salah satu pesan itu.

“Kepergian Mats sangat memukul saya. Saya tak dapat menuliskan kata-kata betapa rindunya saya pada dia.”

“Saya tak percaya satupun orang di Starlight. Tapi jika saya harus memilih, saya hanya akan mempercayainya,” demikian pesan lain untuk Mats.

Ketika Starlight mengetahui kematian Mats, mereka mengumpulkan uang sehingga mereka yang berkantong tipis berkesempatan pergi ke Norwegia untuk menghadiri pemakaman.

Robert berkata, keluarganya sangat tersentuh.

“Kami mengangis dan terus menangsis akibat kebahagiaan emosional yang datang dari kenyataan tentang kehidupan Mats.”

“Dengan kawan-kawan yang nyata, orang-orang baik yang sangat peduli dan bersedia datang dari negara lain untuk melihat pemakaman orang yang tidak pernah mereka temui. Ikatan itu sangat kuat,” kata Robert.

Lisette datang dari Belanda. Begitu pula Anne yang terbang dari Inggris, Janina dari Finlandia, dan Rikke dari Denmark.

Atas nama anggota Starlight, Kai yang asli Oslo juga menggelar kebaktian.

“Saat kita berkumpul di sini, sebuah lilin dinyalakan bagi Mats di Belanda. Lilin lain dihidupkan di pusat Irlandia, dan di sebuah perpustakaan di Swedia.”

“Peringatan terhadapnya dilakukan di salon kecantikan di Finlandia, kantor pemerintahan di Denmark, dan banyak tempat di Inggris.”

“Di seluruh Eropa, Mats diingat oleh lebih banyak orang dibandingkan mereka yang punya kesempatan datang ke pemakaman ini.”

“Saya bertemu Mats di dunia di mana tidak ada persoalan tentang siapa dirimu, tubuh seperti apa yang kamu miliki atau bagaimana kamu terlihat di dunia nyata, di balik papan tuts,” ujar Kai.

“Di dunia itu, yang terpenting adalah sosok apa yang kamu pilih dan bagaimana kamu bersikap terhadap orang lain.”

“Yang menentukan siapa dirimu, adalah apa yang ada di sini (Kai meletakkan tangannya ke tempat peribadatannya) dan di sini (Kai menyentuh hatinya).”

Dalam blog miliknya, Mats menulis tentang monitor komputer yang ditatapnya hampir seumur hidupnya, “Ini bukan monitor, ini adalah gerbang ke manapun hatimu berkehendak.”

Vicky Schaubert bekerja untuk stasiun radio publik milik pemerintah Norwegia, Norsk rikskringkasting (NRK) di Oslo. Anda dapat membaca karyanya melalui tautan ini.

Kredit foto paling atas: Blizzard Entertainment/Patrick da Silva Saether/NRK


(ita/ita)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Twitter Ditinggal Salah Satu Pendirinya

Liputan6.com, Jakarta – Salah satu pendiri Twitter, Evan Williams, baru saja mengumumkan pengunduran dirinya dari perusahaan tersebut. Williams mundur dari jajaran dewan direksi setelah 12 tahun menjadi salah satu anggotanya.

Dikutip dari The Verge, Sabtu (23/2/2019), Williams secara resmi meninggalkan perusahaan pada akhir bulan ini. Dalam pengumumannya, dia mengaku sepanjang 13 tahun berada di Twitter merupakan masa yang menakjubkan.

“Saya sangat beruntung bisa melayani dewan direksi Twitter selama 12 tahun. Itu merupakan masa-masa yang sangat menarik, mendidik, dan tidak jarang menantang,” tulis Williams melalui akun Twitter-nya, @ev.

Usai pengumuman tersebut, Williams juga mengucapkan terima kasih untuk rekan sejawatnya yang sama-sama membangun Twitter, yakni Jack Dorsey dan Biz Stone.

Tak banyak informasi mengenai langkah Williams selanjutnya, tapi saat ini dirinya merupakan CEO dari platform Medium yang kini juga sedang digandrungi. 

Untuk diketahui, Williams bersama dengan Dorsey dan Stone membangun Twitter pada 2007. Ketiganya membangun situs microblogging tersebut setelah berpisah dari proyek lain dari perusahaan podcast Odeo.

Pada 2008, William sempat menjadi CEO Twitter menggantikan Dorsey. Namun di 2010, dirinya digantikan oleh Dick Costolo yang kemudian lengser setelah Dorsey kembali ke perusahaan.

2 dari 2 halaman

Twitter Pertimbangkan Fitur Klarifikasi

Terlepas dari pengumuman tersebut, CEO Twitter Jack Dorsey mengatakan perusahaan tengah mempertimbangkan fitur “klarifikasi”.

Hal ini merupakan respons atas permintaan fitur edit yang telah menjadi topik perbincangan sejak beberapa tahun terakhir.

Fitur ini, sebagaimana dikutip dari Mashable, Jumat (15/2/2019), memungkinkan pengguna untuk menambahkan konteks tambahan atas tweets lama.

Hal tersebut diungkapkan oleh Jack Dorsey saat menjadi pembicara di Goldman Sachs’ Internet and Technology Conference di San Fransisco, Amerika Serikat.

“Salah satu konsep yang tengah kami pikirkan adalah klarifikasi. Itu (akan) seperti fitur retweet with comment, tetapi untuk menambahkan konteks dan warna atas apa yang mereka tulis di tweet atau yang mereka maksud,” kata pria berusia 42 tahun tersebut.

Faktanya, penggunaan retweet with comment memang cukup sering digunakan pengguna untuk mengantisipasi salah tulis dan sebagainya.

Namun menurut Dorsey, kedua tweets tersebut (tweet asli dan retweet with comment) belum tentu memiliki eksposur yang sama dan opsi konteks tambahan memungkinkan kedua tweets itu terekspos secara sama.

Namun Dorsey menegaskan, fitur di Twitter ini masih sebatas dalam tahap pertimbangan perusahaan dan peluncuran fitur ini dinilai belum begitu mendesak.

Pun demikian, Dorsey menilai fitur ini dapat sangat bermanfaat bagi pengguna supaya bisa lebih nyaman di Twitter.

(Dam/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

4 Pemain yang Bisa Merapat ke Chelsea jika Zinedine Zidane Jadi Pelatih

Jakarta – Posisi manajer Chelsea, Maurizio Sarri masih belum aman. Isu pemecatan pria asal Italia ini kembali mengemuka, sejak The Blues ditekuk Manchester United 0-2 di Piala FA.

Salah satu nama yang muncul sebagai kandidat pengganti Sarri adalah Zinedine Zidane. Zidane saat ini masih menganggur setelah mundur dari jabatan pelatih Real Madrid pada akhir musim 2017/2018 lalu.

Zidane dikabarkan sudah memberikan sejumlah syarat jika menangani skuat Chelsea. Salah satunya adalah dana transfer sekitar 200 juta pounds.

Pelatih asal Prancis itu ingin mendapat sumber daya cukup untuk membenahi skuat Chelsea. Zidane ingin mendatangkan sejumlah pemain untuk mendongkrak performa The Blues.

Berikut ini lima pemain yang bisa didatangkan Zinedine Zidane apabila menjadi manajer Chelsea seperti dilansir Ronaldo.com.

2 dari 5 halaman

James Rodriguez

Bisa dibilang salah satu kesalahan terbesar Zinedine Zidane selama waktunya di Real Madrid, manajer Prancis itu tidak pernah menginginkan pemain Kolombia itu meninggalkan Real Madrid. Namun, persaingan di tim utama Los Blancos sangat ketat sehingga sang pemain harus pergi.

Memiliki pemain seperti Gareth Bale atau Cristiano Ronaldo membatasi selera Zidane dalam memilih pemain. Manajer Prancis selalu menyukai pemain ofensif yang lebih elegan daripada yang tercepat atau lebih atletis.

Namun, Bale dan Ronaldo adalah pemain yang selalu memberinya hasil yang lebih baik dan trofi dalam pertandingan penting.

Mengingat kedua pemain ini tidak ada di Chelsea, Zidane akhirnya bisa membawa pemain seperti James Rodriguez dan akhirnya membuatnya bermain.

3 dari 5 halaman

Marcelo

Bek kiri asal Brasil itu punya hubungan yang sangat istimewa dengan Zinedine Zidane selama mereka berada di Real Madrid. Manajer asal Prancis itu punya kemampuan untuk mengembalikan versi terbaik Marcelo dan memotivasinya untuk membantunya meraih lebih banyak trofi di London.

Marcelo sudah tidak lagi menjadi pilihan utama di bawah Santiago Solari. Posisinya saat ini ditempati oleh Sergio Reguilon.

Pemain berusia 30 tahun itu mungkin harus melanjutkan kariernya di tempat lain. Chelsea di bawah asuhan Zinedine Zidane jelas merupakan salah satu opsi yang paling menarik untuknya.

4 dari 5 halaman

Isco

Gelandang Spanyol ini juga merupakan salah satu pemain yang sudah tidak mendapat tempat di Real Madrid. Ia tak punya hubungan yang bagus dengan Santiago Solari dan ada banyak klub yang berminat menampungnya.

Isco harus membuat keputusan tetapi Zidane bisa merayunya untuk datang ke Chelsea. Pemain Spanyol itu selalu menjadi pemain favorit Zidane karena ia adalah pemain yang paling mirip dengan legenda Prancis itu ketika dia masih bermain sepak bola.

Jika Zizou menggantikan Maurizio Sarri, Isco kemungkinan akan datang ke Chelsea. Namun, untuk mendatangkan pemain berusia 26 tahun itu tentu tidak akan murah.

5 dari 5 halaman

Gareth Bale

Bale mengalami kesulitan di Real Madrid karena serangkaian cedera yang dialaminya di klub. Pemain Wales itu ingin menyelesaikan kontraknya dengan Los Blancos tetapi klub mungkin tidak ingin terus membayar pemain yang menghabiskan sebagian besar kariernya di ruang perawatan.

Jika ada klub besar datang dengan tawaran menarik untuk Gareth Bale, manajemen Los Blancos tidak akan ragu untuk menerima tawaran tersebut. Dengan demikian, Madrid bisa menyingkirkan pemain yang sudah mempersembahkan banyak piala tetapi kontribusinya tak maksimal karena cedera.

Zidane tentu akan mengambil risiko dengan Bale mengingat pemain Wales itu cukup sering menyelamatkan manajer Prancis itu. Mereka hanya perlu menyelesaikan segala perbedaan yang terjadi pada musim terakhir mereka bersama-sama.

Sumber: Bola.net