Real Madrid Berpotensi Tanpa Sergio Ramos Selama 3 Pekan

Jakarta Kapten Real Madrid, Sergio Ramos, mengalami cedera pada betisnya. Akibat cedera tersebut, Ramos terancam absen membela El Real selama dua hingga tiga pekan.

Pemain 33 tahun itu mengalami cedera ketika mengikuti sesi latihan bersama Real Madrid. Berdasarkan hasil pemeriksaan, cedera yang dialami Sergio Ramos masuk dalam grade satu.

“Setelah diadakan pemeriksaan hari ini kepada pemain kami, Sergio Ramos oleh Layanan Medis Real Madrid, yang bersangkutan didiagnosis mengalami cedera grade I soleus kiri. Pengamatan terus di lakukan,” bunyi pernyataan resmi Los Blancos.

Akibat cedera tersebut, pemain timnas Spanyol itu bakal melewatkan empat pertandingan yang akan dijalani Real Madrid, termasuk ketika bersua Leganes dalam laga pekan ke-32 La Liga di Estadio Municipal de Butarque, Senin (15/4/2019).

Sebelum pertandingan kontra Leganes, Sergio Ramos juga tidak tampil dalam pertandingan melawan Eibar di Santiago Bernabeu, 6 April 2019. Meski tanpa Ramos, Real Madrid meraih kemenangan 2-1.

5 Bintang yang Jadi Incaran Real Madrid Musim Depan

Berebut Sepatu Emas Liga Inggris, Sergio Aguero Dikejar 4 Penyerang

Jakarta Penyerang Manchester City, Sergio Aguero berada di puncak daftar pencetak gol sementara Liga Inggris 2018-2019. Saat ini, Sergio Aguero mengoleksi 19 gol, setelah pada akhir pekan lalu mencetak satu gol ke gawang Fulham.

Persaingan menjadi top skorer Liga Inggris musim ini masih ketat. Meski di tempat teratas, posisi Sergio Aguero tak aman. Ada pemain yang punya kapasitas menyalip koleksi bomber andalan Manchester City tersebut.

Kuartet pesaing Sergio Aguero mengoleksi jumlah gol yang sama, yakni 17 gol. Mereka adalah Pierre-Emerick Aubameyang (Arsenal), Harry Kane (Tottenham Hotspur), Sadio Mane (Liverpool) dan Mohamed Salah (Liverpool).

Artinya, pada 7 pertandingan Liga Inggris tersisa, kans empat pemain tersebut, plus Raheem Sterling (15 gol) dan Eden Hazard – Jamie Vardy (13 gol), masih terbuka. Maklum, seluruh tim bakal berjuang mencetak gol demi kemenangan.

Apalagi bagi Sergio Aguero, Raheem Sterling, Mohamed Salah dan Sadio Mane, yang tak hanya bersaing di pentas top skorer. Empat pemain tersebut bakal berjibaku membela Manchester City dan Liverpool demi trofi Liga Inggris musim ini.

Jadwal Premier League Pekan ke-32, Big Match Liverpool Vs Tottenham Hotspur

Sergio Ramos, Legenda Spanyol yang Selalu Haus Gol

Valencia – Sergio Ramos semakin melegenda dengan Timnas Spanyol berkat gol-golnya yang membantu kemenangan tim. Seperti yang terjadi saat dia cetak gol penanti panenka ke gawang Norwegia pada kualifikasi Piala Eropa 2020, Minggu (24/3/2019).

Sergio Ramos membuat Spanyol unggul 2-1 atas Norwegia di Stadion Mestalla. Ini menjadi modal awal bagi Spanyol dalam mengarungi kualifikasi Piala Eropa 2020.

Ramos juga semakin menegaskan statusnya sebagai bek bernaluri striker yang piawai membobol jala lawan.Tekanan besar menggantung di pundak Ramos ketika mengeksekusi penalti yang didapat Spanyol. Saat itu kedudukan 1-1.

Spanyol unggul lebih dulu melalui Rodrigo pada menit ke-16, kemudian dibalas Norwegia melalui penalti Joshua King pada menit ke-65.

Tapi, Sergio Ramos melakukan tugasnya dengan mulus. Dia membobol jala Norwegia sekaligus menyegel kemenangan bagi Spanyol. 

Gol Ramos ke gawang Norwegia membuatnya mengukir lima gol gol secara beruntun bagi La Roja. Dia hanya tinggal selangkah lagi menyamai rekor yang dipegang tiga pemain lain, yaitu mencetak enam gol beruntun bagi Spanyol. 

Ketiga pemain yang menguasai rekor tersebut adalah David Villa, Fernando Hierro, dan Pirriby. Sergio Ramos punya kans menyamai pencapaian itu saat menghadapi Malta pada lanjutan Kualifikasi Piala Eropa 2010 Grup F, Rabu (27/3/2019) dini hari WIB. 

Jika Pecat Sergio Ramos, Real Madrid Mesti Bayar Rp 402 M

Madrid – Presiden Real Madrid Florentino Perez bertengkar hebat dengan Sergio Ramos. Andai kontrak Ramos diakhiri, Madrid bakal mengeluarkan biaya yang amat besar.

Perselisihan Perez dengan Ramos terjadi usai Madrid disingkirkan Ajax Amsterdam di babak 16 besar Liga Champions usai kalah 1-4 di leg kedua, Rabu (6/3/2019) dinihari WIB. Di ruang ganti, Perez mengecam para pemain Madrid karena dianggap kurang dedikasi.

Namun, Ramos yang absen karena akumulasi kartu langsung membela rekan-rekan setimnya. Di dalam adu mulut itu, Perez mengancam akan mendepak bek dan kapten Madrid tersebut yang diterimanya.


“Bayar dulu kontrak saya dan saya akan pergi,” sembur Ramos ketika itu. “Saya sudah mengorbankan segalanya termasuk punggung saya untuk lambang ini, klub ini, dan juga Anda!”
Menurut laporan AS, Perez cuma membuat ancaman kosong saja terhadap Ramos karena sudah pasti Perez akan menerima protes keras dari fans. Tapi kalau memang Ramos akan dipecat, maka Madrid mesti membayar biaya pelepasan kontraknya yang mencapai 25 juta euro (Rp 402 miliar).

Pemain internasional Spanyol itu masih memilik kontrak sampai 2021, bukannya 2020 yang dipercaya banyak orang. Madrid sempat memperpanjang kontrak Ramos sampai 2020 demi menjauhkan pemainnya itu dari kejaran Manchester United di musim panas 2015.

Pada beberapa bulan lalu, Los Blancos diam-diam menambahkan satu tahun perpanjangan di kontrak Ramos karena sudah tampil impresif. Dengan begini, Ramos akan tetap di Santiago Bernabeu sampai 2021, atau saat berusia 34 tahun.
(rin/rin)

Prediksi Pelatih Ajax soal Sergio Ramos Terbukti Benar

Jakarta – Pelatih Ajax, Erik ten Hag sudah menduga Real Madrid bakal kesulitan tampil tanpa Sergio Ramos. Itu terjadi saat Madrid kalah telak dari Ajax Amsterdam pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions.

Sebelum laga leg kedua 16 besar Liga Champions 2018-2019, Hag sudah girang karena Real Madrid tidak diperkuat sang kapten Sergio Ramos. Ten Hag menganggap Ramos merupakan bos dan pemain penting di tim Madrid.

Ten Hag bahkan cukup optimistis tim asuhannya mampu meraih hasil positif di Santiago Bernabeu jika Ramos absen. Optimisme itu pada akhirnya jadi kenyataan.

Pada leg kedua babak 16 Besar Liga Champions, Ajax menggulung Real Madrid dengan skor 1-4, Rabu dini hari WIB (6/3/2019). Hasil ini membuat Ajax berhak lolos ke perempat final dan menyisihkan Madrid dengan keunggulan agregat 5-3.

Sergio Ramos dinilai sebagai figur penting bagi Real Madrid. Bukan hanya secara teknis, melainkan juga mental. Ramos adalah bintang sekaligus kapten. Pengaruhnya dalam tim cukup besar.

Tidak mengherankan jika Ramos absen, Real Madrid harus berjuang ekstra keras. Bahkan, dalam tiga laga kandang terakhir di Liga Champions tanpa Sergio Ramos, Madrid selalu menelan kekalahan. Termasuk melawan Ajax.

Kali pertama Madrid kalah saat tak diperkuat Sergio Ramos terjadi ketika menjamu Juventus 12 April 2018. Saat itu Madrid kalah dengan skor 1-3, Ramos absen karena mendapat sanksi akumulasi kartu.

Selanjutnya, Madrid kalah dengan skor 0-3 ketika berjumpa CSKA Moskow pada fase grup musim 2018-2019 ini. Madrid kemudian kalah 1-4 dari Ajax. Tiga laga tanpa Ramos, gawang Madrid sudah kebobolan 10 gol.

2 dari 2 halaman

Ironi Sergio Ramos

Real Madrid adalah penguasa di pentas Liga Champions. Madrid tercatat sebagai peraih gelar paling banyak dan Madrid adalah juara bertahan tiga musim terakhir. Tetapi, kini Madrid sudah tersisih, hanya akan jadi penonton, dan menyaksikan juara baru lahir.

Berdasarkan catatan Sqauwka, Madrid untuk kali pertama tersingkir dari babak 16 Besar sejak sembilan tahun terakhir. Sebuah rentan waktu yang tidak bisa dibilang pendek. Kali terakhir Madrid tersisih di babak 16 besar terjadi pada musim 2009-2010.

Selama durasi 2010 hingga 2019, pencapaian terburuk Real Madrid adalah tersisih di semifinal. Bahkan, dalam rentan sembilan musim tersebut, Madrid mampu meraih empat gelar juara Liga Champions.

Di sisi lain, Sergio Ramos absen dalam leg kedua kontra Ajax karena mengantongi hukuman akumulasi kartu kuning. Ironisnya, kartu kuning terakhir ia dapatkan saat meladeni Ajax pada leg pertama.

Ramos mengaku ia sengaja melakukan pelanggaran agar mendapat kartu kuning, absen di laga selanjutnya, dan kembali tampil saat Madrid bermain di babak perempat final. Namun, skenario itu berantakan setelah Ajax secara mengejutkan menang 4-1 di leg kedua.

Sumber: Bola.net

Barcelona Bungkam Real Madrid Lagi, Sergio Ramos: Bukan Mimpi Buruk

Liputan6.com, Madrid – Kapten Real Madrid, Sergio Ramos, menyebut Barcelona memang pantas menang dalam laga lanjutan Liga Spanyol, Minggu (3/3/2019) dini hari WIB di Santiago Bernabeu.

Barcelona mengalahkan Los Blancos berkat gol semata wayang Ivan Rakitic pada menit ke-26. Ramos merasa Real Madrid kesulitan mencetak gol ke gawang Marc-Andre ter Stegen.

“Ini bukan mimpi buruk bagi kami, tetapi memang benar bahwa suatu hari kami tidak bisa mengonversi peluang kami meskipun mendominasi dan sepak bola adalah tentang gol,” kata Ramos, seperti dilansir Tribal Football.

“Mereka (Barcelona) lebih efektif daripada kami dan sepakbola ditentukan oleh gol,” ucap pemain Timnas Spanyol ini.

Ramos tidak memungkiri banyak perbaikan yang perlu dilakukan Real Madrid. Dia juga mengomentari terkait Barcelona yang mampu dua kali mengalahkan Real Madrid di Santiago Bernabeu dalam kurun waktu sepekan.

“Yang bisa kami lakukan adalah memberi selamat kepada mereka, karena meski mendominasi pertandingan, itu belum cukup,” terang eks bek Sevilla ini.

2 dari 3 halaman

Laga Intens

“Itu dua pertandingan yang intens, dan penuh upaya sangat tinggi dari kami, jadi tidak ada alasan soal hasilnya,” papar Ramos.

Pemain berusia 32 tahun ini menyayangkan tidak ada gol yang tercipta dari pasukan Santiago Solari. Dia menyadari, itu satu-satunya penyebab Real Madrid kalah dari Barcelona.

3 dari 3 halaman

Tidak Cetak Gol

“Kami memiliki peluang kami, tetapi ketika Anda tidak mencetak gol, banyak hal akan menjauh dari Anda,” tutur Ramos.

Saksikan video pilihan di bawah ini

Soal Sikutan, Sergio Ramos: Messi Lebay

Madrid – Kapten Real Madrid Sergio Ramos angkat suara soal sikutannya kepada Lionel Messi. Ia menilai striker Barcelona itu bereaksi berlebihan.

Laga El Clasico dalam pekan ke-26 LaLiga di Santiago Bernabeu, Minggu (3/3/2019) dini hari WIB berlangsung panas. Ada momen di mana Ramos terlihat menyikut Messi di akhir babak pertama.

Dalam duel perebutan bola, ketika Barcelona sudah unggul 1-0 atas Madrid, lengan Ramos sedikit bergerak dan sikutnya mengenai wajah Messi. Striker Argentina itu pun kesakitan.

Tak lama berselang, Messi bangkit dan marah kepada Ramos. Keduanya sempat beradu kepala, sebelum dilerai wasit dan rekan-rekannya.

Usai laga, Ramos menyebut tindakan itu masih dalam batas wajar dan menegaskan dia punya niatan melukai Messi. Bek berusia 32 tahun itu malah balik menuding reaksi Messi berlebihan.

“Hal-hal seperti itu pasti terjadi. Saya tidak berniat menyikut Messi, tapi dia meresponsnya dengan buruk dan tetap tergeletak di lapangan,” kata Ramos dilansir Daily Star.

Kekalahan itu membuat Madrid menelan dua kekalahan beruntun dari Barcelona. Sebelumnya Madrid digebuk 0-3 di leg kedua semifinal Copa del Rey, juga di Santiago Bernabeu, Kamis (28/2) dini hari WIB.

Kini Madrid tertinggal 12 poin dari Barcelona. Madrid masih di peringkat tiga dengan klasemen LaLiga dengan 48 poin, Messi dkk di puncak klasemen dengan 60 poin.

(yna/cas)

Sergio Ramos Terancam Absen di El Clasico

Madrid – Kabar buruk mendatangi Real Madrid jelang menjamu Barcelona. Kapten Sergio Ramos dikhawatirkan tak bisa main di El Clasico karena cedera.

Sergio Ramos mengalami cedera saat Madrid kalah 0-3 dari Barceloma di tengah pekan kemarin. Bek tengah asal Spanyol itu mengalami masalah usai berbenturan dengan Casemiro.

Dikutip dari Marca, Ramos masih akan terus mendapat perawatan sampai di hari pertandingan. Bisa atau tidaknya dia dimainkan masih tergantung pada perkembangan kepulihannya.

Jika Ramos benar absen, itu akan jadi pukulan besar untuk Santiago Solari. Nacho Fernandez sudah dipastikan absen karena hukuman larangan bermain, sementara Raphael Varane terlihat memakai bebat di kakinya saat menjalani sesi latihan Jumat.

AS memberitakan bek asal Prancis itu mengalami cedera ketika mencetak gol bunuh diri.

Duel Real Madrid vs Barcelona akan kickoff pada Minggu (3/3/2019), pukul 02.45 WIB.
(din/din)

UEFA Jatuhi Skors 2 Laga pada Sergio Ramos

Madrid – Bek dan kapten Real Madrid Sergio Ramos diskors dua pertandingan oleh UEFA. Ramos dianggap sengaja mendapatkan kartu kuning dalam laga tandang melawan Ajax.

Kartu kuning diacungkan kepada pesepakbola Spanyol itu usai melanggar Kasper Dolberg saat Madrid mengalahkan Ajax 2-1 di leg I babak 16 besar Liga Champions. Dengan kartu kuning itu, Ramos akan absen di leg II karena akumulasi kartu.

Meski begitu, Ramos mengurangi risiko absen di laga-laga yang lebih penting di fase kompetisi berikutnya, mengingat seluruh akumulasi kartu dihapuskan di perempatfinal.


Seusai laga di Amsterdam Arena itu, Ramos mengakui bahwa dirinya sengaja agar dikartu kuning, tapi kemudian meralat komentarnya.

Meski demikian, UEFA akhirnya tetap mengadakan penyelidikan. Sampai pada prosesnya, Ramos diputus bersalah dan mendapatkan hukuman tambahan.

Dengan sanksi ini, pemain berusia 32 tahun itu juga akan absen di laga perempatfinal leg I seandainya Madrid lolos. Besar peluang El Real karena hanya akan butuh minimal hasil seri saat gantian menjamu Ajax di Santiago Bernabeu, Rabu (6/3) dinihari WIB. Demikian dilaporkan BBC.

Ramos bukan sekali ini saja melakukan aksi tersebut. Sky Sports menyebutkan sebelumnya Ramos melakukannya di 2010, juga ketika melawan Ajax, di mana dia sengaja mendapatkan dua kartu kuning (kartu merah) saat Madrid sudah dipastikan lolos ke fase knockout.

UEFA tidak memberi skorsing tambahan kepada Ramos sehingga dia hanya absen di laga grup terakhir melawan Auxerre. Selain itu, Ramos juga didenda sebesar 20 ribu euro.
(rin/raw)

Hasil Liga Inggris: Penalti Aguero Antar Man City Kalahkan West Ham

Manchester – Penalti Sergio Aguero antarkan Manchester City mengalahkan West Ham United 1-0. Hasil ini membuat The Citizens terus menempel Liverpool di puncak klasemen Liga Inggris.

Berlaga di Stadion Etihad, Manchester City menang 1-0 saat menjamu West Ham, Kamis (28/2/2019) dini hari WIB. Gol tunggal tuan rumah tercipta melalui penalti Sergio Aguero di menit ke-59.

Kemenangan ini membuat The Citizens terus menempel Liverpool sebagai pemuncak klasemen Liga Inggris. Skuat Josep Guardiola kini berada di urutan kedua dengan 68 angka tertinggal satu poin dari The Reds, yang pada pertandingan lain menggilas Watford 5-0.

Sementara bagi West Ham kekalahan di Stadion Etihad membuat mereka kini menempat posisi ke-10. Anak asuhan Manuel Pellegrini mengumpulkan 36 angka hingga pekan ke-28.

Jalannya Pertandingan

Peluang emas dipunya City saat pertandingan baru berjalan empat menit. Tendangan Riyad Mahrez usai menerima umpan dari David Silva melayang di atas gawang, padahal dia melepaskan tembakan itu dari jarak dekat.

Hanya semenit berselang City kembali punya peluang matang yang gagal berujung gol. Umpan mendatar Kevin de Bruyne dari sisi kanan menemui Silva di kotak penalti. Bola yang dibelokkan arahnya oleh Silva berhasil melewati kiper Lukasz Fabianski, namun gagal menjadi gol karena terkena tiang gawang.

Gelombang tekanan City berlanjut dengan tendangan voli De Bruyne dari dalam kotak penalti yang melayang ke atas gawang. Sementara upaya Aguero mengarahkan bola ke dalam gawangnya menggunakan tumit saat meneruskan umpan De Bruyne juga gagal lantaran arahnya masih melenceng.

Aguero mengklaim penalti di menit 25. Sepakannya dari tengah kotak penalti terlihat mengenai lengan bek West Ham yang mencoba memblok sambil menjatuhkan diri. Namun wasit menyatakan tidak ada pelanggaran dalam momen itu.

Mahrez mengancam di menit 29 saat dia menusuk masuk ke kotak penati di sisi kanan. Usai memgecoh bek West Ham dia melepaskan tembakan dari sudut sempit, upayanya tak sampai menyulitkan kiper.

Meski sangat dominan dengan pengusaan bola sebesar 78 persen, tapi City nampak kesulitan menembus ketatnya pertahanan The Hammers. Ini terlihat dimana mereka hanya mencatatkan satu sepakan ke arah gawang di babak pertama.

Strategi Manuel Pellegrini ini terbukti ampuh. Skor 0-0 bertahan hingga babak pertama berakhir.

West Ham mengejutkan Ciy di awal babak kedua. Mereka nyaris saja membuka skor lewat Andy Carrol di menit ke-49. Umpan Manuel Lanzini mampu diteruskan Carrol dengan baik. Beruntung untuk tuan rumah, Ederson masih mampu menepis bola.

Upaya City untuk mencetak gol di laga ini akhirnya membuahkan hasil di menit ke-59. Pelanggaran terhadap Bernardo Silva di kotak penalti memaksa wasit menunjuk titik putih. Aguero yang ditunjuk sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik.

Unggul 1-0 membuat skuat Pep Guardiola makin gencar menekan lini pertahanan tim tamu. Di menit ke-65 mereka hampir saja menggandakan kedudukan.

Sepakan mendatar Raheem Sterling dengan gemilang mampu ditepis oleh Fabianski. Bola muntah yang kemudian disambar Bernardo Silva masih mampu diamankan lini pertahanan The Hammers.

Meski kedua tim mencatatkan beberapa peluang di sisa laga, tak ada gol tambahan yang tercipta. Skor 1-0 untuk The Citizens menutup laga di Stadion Etihad.

Susunan Pemain

Manchester City: Ederson; Danilo, Kompany , Otamendi,Zinchenko; De Bruyne, Gundogan, Silva; Mahrez (Sterling 55′), Aguero (Foden), Sane (Bernardo Silva).

West Ham : Fabianski; Fredericks, Issa Diop, Ogbonna,Johnson (Zabaleta 63′); Obiang, Rice; Michail Antonio,Nasri (Lanzini 46′), Anderson (Diangana 77′); Andy Carroll.
(din/din)