Sentimen Global dan Dana Asing Topang IHSG Sepekan

Ada sejumlah sentimen pengaruhi pasar keuangan global yang berimbas terhadap IHSG. Perang dagang masih jadi fokus perhatian pelaku pasar.

Bloomberg melaporkan, kalau Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memerintahkan kabinetnya untuk buat draft kesepakatan perdagangan dengan China. Salah satu isu menjadi perhatian mengenai kekayaan intelektual yang diduga dicuri perusahaan China.

Selain itu, OPEC dan AS menambah pasokan baru sehingga menekan harga minyak. Pada Oktober 2018, OPEC menaikkan produksi minyak ke level tertinggi sejak 2016. Langkah Arab Saudi ini juga diikuti Uni Emirat Arab untuk antisipasi sanksi Iran.

Selain itu, Libya meski bukan bagian OPEC tetapi juga tingkatkan produksi. AS juga mencatatkan produksi sehingga lewati Rusia sebagai produsen minyak terbesar. Produksi minyak AS mencapai 11,34 juta barel per hari.

Dari sentimen internal, Badan Pusat Stastik (BPS) melaporkan inflasi Oktober 2018 capai 0,28 persen. Inflasi year on year (YoY) tercatat 3,16 persen. Sementara itu, inflasi inti naik menjadi 2,94 persen pada Oktober 2018. Sektor perumahan memberikan kontribusi 0,1 persen terhadap inflasi.

Hal ini seiring kenaikan sewa rumah dan bahan material konstruksi antara lain semen. Selain itu, makanan juga memberikan kontribusi 0,04 persen karena kenaikan harga cabai 0,09 persen dan beras 0,01 persen. Sementara itu, penyesuaian harga minyak nonsubsidi berkontribusi 0,06 persen.

Di sisi lain, realisasi investasi langsung Indonesia alami kontraksi 20,2 persen menjadi USD 6,6 miliar atau sekitar Rp 89,1 triliun pada kuartal yang berakhir September 2018. Hal itu didorong merosotnya penanaman modal asing karena investor melihat defisit perdagangan dan nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS.

Pada Senin depan, Indonesia akan rilis pertumbuhan ekonomi kuartal III 2018. Sedangkan dari AS, ada rilis data tenaga kerja pada Oktober 2018.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *