CCTV Pembunuhan Noven di Bogor Sampai ke Tangan FBI

BogorSiswi SMK di Bogor berusia 18 tahun, Andriana Yubelia Noven Cahya, tewas dibunuh di sebuah gang sempit pada 7 Januari 2019 lalu. Wajah pelaku terekam CCTV, namun tak jelas.

Sebanyak 28 saksi telah diperiksa untuk mencari titik terang perkara ini. Polisi kesulitan untuk mengidentifikasi wajah pelaku karena kualitas rekaman CCTV yang terpasang di dekat lokasi penusukan tidak baik.

Hanya tampak dalam rekaman CCTV bahwa pelaku menusuk korban di sebuah gang yang sepi. Pelaku memang sebelumnya telah menunggu korban berjalan di gang di Jalan Riau itu.
“Kita sudah periksa 28 orang saksi. Tapi dari semuanya, belum ada yang menjurus kepada pelaku. Kita masih analisa keterangan-keterangan saksi,” ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko kepada detikcom, Selasa (29/1).

Noven menderita luka akibat senjata tajam di bagian dada kiri. Luka yang ditemukan di tubuhnya memanjang sepanjang 22 cm. Dia tewas seketika berdekatan waktunya dengan kaburnya pelaku.

“Memang untuk wajah pelaku ini di CCTV tidak terlalu jelas. Lalu kualitas video CCTV juga kurang baik ya,” kata Kombes Truno.

Salah seorang pria berinisial S yang tak lain mantan kekasih Noven sempat diamankan. Namun karena tak cukup kuat bukti, pria tersebut dilepaskan. Polisi juga sempat ‘mengubek-ubek’ laptop Noven, namun tak ada petunjuk mengarah ke siapa pelakunya.
Rekaman CCTV yang kualitasnya tak terlalu bagus membuat polisi memutuskan untuk meminta bantuan kepada Federal Bureau of Investigation (FBI). Polri ingin meminjam alat canggih milik FBI guna mengidentifikasi wajah pria penusuk Noven yang terekam CCTV.

“Kita akan meminta bantuan kepada FBI (karena) mereka kan alatnya lebih canggih secara digital forensik. Untuk zoom yang lebih besar dan tidak pecah-pecah, sehingga kita bisa mengenali dengan jelas pelaku yang ada di CCTV tersebut,” ujar Kapolres Bogor Kota Kombes Hendri Fuiser, Jumat (22/2).

Kombes Hendri tak menjelaskan lebih jauh apakah FPI telah merespons permintaan tersebut atau belum. Akibat CCTV yang kurang terlalu dan bukti-bukti yang belum cukup, hingga kini pembunuh Noven masih berkeliaran.
(rna/knv)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Pakistan Beri Kado Pistol Emas ke Putra Mahkota Saudi

Liputan6.com, Islamabad – Pemerintah Pakistan nampaknya ingin memberikan kesan mendalam bagi Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS).

Selain menyambut kedatangan dengan potret diri MBS berukuran besar yang menjadi sorotan dunia, baru-baru ini terkuak satu kado mewah yang diberikan oleh Islamabad.

Tidak tanggung-tanggung, Pakistan memberikan pistol berlapis emas. Benda berharga itu diberikan saat kunjungan kenegaraan MBS beberapa hari lalu. Hal ini menjadi sorotan dunia, setidaknya sejak dilaporkan oleh CNN pada Rabu 20 Februari 2019.

Senjata yang diberikan Pakistan adalah Heckler & Koch MP5, senapan mesin ringan buatan insinyur Jerman, dikutip dari CNN, Jumat (22/2/2019).

Tampak emas dilapiskan pada badan senapan mesin. Di permukaan itu, terukir pola yang sangat unik dan tidak biasa. Kesan emas yang berkilau bersanding dengan warna hitam senapan yang sangat gagah.

Sebelum Pakistan memberikan pistol emas sebagai kado kunjungan, Riyadh dan Islamabad telah sepakat setidaknya dalam dua hal penting.

Pakistan dan Saudi menyepakati perjanjian investasi senilai US$ 20 miliar (sekitar Rp 281,27 triliun) pada Minggu 17 Februari 2019.

Selanjutnya, MBS mengabulkan permohonan Pakistan untuk membebaskan 2.100 warga negaranya yang ditahan di penjara Saudi. Hal itu disampaikan oleh Menteri Informasi Pakistan Fawad Chaudry.


Simak pula video pilihan berikut:

2 dari 2 halaman

Misteri Pemberian Pistol Berlapis Emas

Belum diketahui alasan mengapa Islamabad memilih memberikan kado senjata yang unik dan mewah tersebut.

Publik dapat saja menerka-nerka, kemungkinan adanya hubungan antara hadiah mewah dengan kebaikan MBS mengucurkan dana investasi kepada Pakistan dalam jumlah besar. Di samping itu, bisa pula sebagai ungkapan rasa syukur atas keputusan pembebasan 2.100 narapidana Pakistan.

Namun yang lebih penting, hingga saat ini masih menjadi misteri apakah ada hubungan yang signifikan antara kado senjata mahal tersebut dengan kontroversi keterlibatan MBS dalam kematian jurnalis Jamal Khashoggi.

Khassoggi sendiri dibunuh secara misterius di konsulat Istanbul pada Oktober lalu. Para pejabat intelijen AS mengatakan bahwa pembunuhan tidak mungkin dilakukan tanpa sepengetahuan MBS.

Meskipun demikian, pemerintah Arab Saudi telah membantah berulang kali keterlibatan sang putra mahkota. Otoritas negeri minyak juga mengatakan telah menghukum 11 tersangka yang terkait dengan kasus tersebut.

Tabrak Mati 6 Pejalan Kaki, Pria Australia Dibui Seumur Hidup

Melbourne – Seorang pria Australia divonis penjara seumur hidup atas aksinya menewaskan enam orang. Pria ini menabrakkan mobilnya ke kerumunan pejalan kaki di jalanan dekat pusat perbelanjaan sibuk di Melbourne tahun 2017 lalu.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (22/2/2019), pria bernama James Gargasoulas (29) ini dinyatakan bersalah atas enam dakwaan pembunuhan. Dalam sidang putusan yang digelar di Melbourne pada Jumat (22/2) waktu setempat, Gargasoulas dijatuhi vonis penjara seumur hidup.

Hakim Mark Weinberg menjatuhkan vonis itu dengan ketentuan periode minimum non-parole selama 46 tahun. Itu artinya, dia harus menjalani masa hukuman minimal selama 46 tahun di penjara, sebelum bisa mengajukan pembebasan bersyarat.


Terdapat seorang bayi dan seorang bocah perempuan berusia 10 tahun di antara korban tewas dalam insiden ini.

“Ini merupakan salah satu contoh terburuk untuk pembunuhan massal dalam sejarah Australia,” tegas hakim Weinberg saat menjatuhkan putusannya.

“Kengerian dari apa yang Anda lakukan telah mempengaruhi secara mendalam kehidupan banyak orang yang saat itu ada di Bourke Street (lokasi insiden) dan siapa saja yang menyaksikan aksi Anda, atau merasakan dampaknya,” imbuhnya.

Pada saat itu, polisi menyatakan insiden itu tidak terkait teror dan pengemudi mobil yang menabrak kerumunan diketahui memiliki catatan kriminal sebelumnya, termasuk terlibat kasus kekerasan domestik. Pengemudi mobil juga disebut mengalami khayalan akibat narkoba.

Insiden itu tercatat sebagai salah satu pembunuhan massal terparah di Australia sejak tahun 1996, saat pembantaian massal dengan senjata api di Tasmania menewaskan 35 orang.

(nvc/ita)



<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

TNI AD Beli Kendaraan Taktis dan Amunisi Roket ke Brasil

Jakarta – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Tatang sudah bertolak ke Brasil untuk memastikan seluruh belanja alat utama sistem persenjataan (alutsista) berjalan baik. Kerja sama pengadaan alutsista dengan Negeri Samba itu dilakukan lewat perusahaan bernama Avibras.

“Meliputi rantis (kendaraan taktis) khusus armed AV-RMD dan AV-FCU serta amunisi roket Astros dengan beberapa varian,” terang Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya kemarin, Kamis, 20 Februari 2019.

Candra menyampaikan, AV-RMD (Armoured Vehicle-Remuniciadora) adalah kendaraan taktis penyuplai amunisi berlapis baja.

Sementara itu, AV-FCU alias Armoured Vehicle- Fire Control Unit merupakan kendaraan taktis yang biasa dipakai untuk mengontrol roket. “Dan melakukan tracking roket,” kata dia.

Tentu saja semua alutsista itu tidak sembarangan didatangkan TNI AD. Mereka sudah melakukan kajian sebelum meminta Kementerian Pertahanan (Kemenhan) membeli alutsista tersebut. Selain itu, alutsista buatan Avibras tersebut sudah masuk minimum essential force (MEF) Angkatan Darat Indonesia.

Apabila berjalan sesuai dengan rencana, satu per satu alutsista dari Brasil sudah berdatangan ke Indonesia mulai pertengahan tahun ini. Tepatnya, lanjut Candra, alutsista tersebut diperkirakan sudah berada di tanah air mulai Agustus. Dia pun menyampaikan bahwa semua alutsista itu akan disebar ke satuan artileri medan (armed).


Simak berita lainnya di Jawapos.

2 dari 3 halaman

Produk Alutsista Buatan Indonesia

Sementara, alutsista buatan Indonesia justru semakin banyak dipesan negara lain. Jika promosi produk strategis tersebut diperluas ke pasar Afrika termasuk Mesir, diprediksi alutsista Tanah Air akan makin banyak dilirik negara-negara di kawasan tersebut.

“Kualitas produk alutsista kita sudah dipakai di banyak negara serta memiliki harga yang kompetitif sehingga akan mampu bersaing dengan produsen senjata lain,” ujar Duta Besar Indonesia untuk Mesir, Helmy Fauzi di Jakarta, Minggu (10/2/2019), melalui pernyataan tertulisnya.

Dubes Helmy menjelaskan pihak Mabes TNI sudah melakukan penjajakan kerja sama pertahanan Indonesia-Mesir. Hal ini ditandai dengan kunjungan kerja Kepala Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI, Marsekal Muda TNI Kisenda Wiranata Kusuma ke Mesir pada 6-8 Februari lalu.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

‘Serangan Balik MU Ancaman Utama Bagi Liverpool’

LiverpoolJuergen Klopp mewaspadai serangan balik Manchester United. Hal tersebut diprediksi menjadi senjata utama Setan Merah untuk melumpuhkan Liverpool.

Laga North West Derby yang mempertemukan MU dengan Liverpool akan tersaji, Minggu (24/2/2019) malam WIB. Duel itu berlangsung di Stadion Old Trafford. Pada pertemuan sebelumnya di Anfield, The Reds mampu tampil dominan dan menang 3-1 atas Setan Merah.

Hasil tersebut juga sekaligus membuat MU kehilangan kesabaran kepada Jose Mourinho. The Special One dipecat usai rentetan hasil buruk yang dialami Setan Merah

Posisi pria asal Portugal ini kemudian digantikan Solskjaer. Kehadiran The Baby Faced-Assasin mampu membangkitan MU di Liga Inggris.

Setan Merah tak terkalahkan di sembilan laga terakhir Liga Inggris sejak dilatih oleh Solskjaer. Torehan ini membuat mereka kini merangsek ke peringkat keempat.

Kegemilangan Solskajaer mengangkat performa timnya mendapat apresisasi dari Juergen Klopp. Ia menyebut pria asal Norwegia ini sebagai manajer hebat.

“Saya sendiri seorang manajer dan saya tahu bahwa kami bukan penyihir. Ini tidak seperti kami datang dan mengatakan ‘kamu tidak baik, tapi aku bisa membuatmu benar-benar baik’,” tutur Klopp dilansir dari Sky Sport.

“Ole Gunnar Solskjaer melakukan pekerjaan yang cemerlang. Ini semua tentang mengeluarkan potensi tim, meningkatkan kualitas, dan itulah yang jelas dia lakukan dan yang menjadikannya manajer papan atas.”

Salah satu faktor melejitnya MU adalah efektifnya taktik serangan balik Solskjaer. Pendekatan ini membuat Setan Merah tampil subur dengan koleksi 23 gol hanya dalam sembilan laga di Liga Inggris.

Cara bermain MU tersebut jelas diwaspadai oleh Klopp. Meski begitu pelatih Borussia Dortmund tak ingin berjudi dengan terburu-buru menentukan taktik yang akan mereka kembangkan di Old Trafford.

“Kami akan melihat bagaimana mereka bermain melawan kami. Saya pikir mereka bisa bermain dengan cara yang berbeda,” ujar Klopp.

“Mereka jauh lebih diunggulkan saat ini, itu sudah jelas. Serangan balik mereka ancama utama untuk kami, terutama ketika Anthony Martial dan Jesse Lingard kembali fit untuk tampil.”

“Mereka tak hanya bagus dalam satu hal. Ada berbagai cara di mana Anda setidaknya bisa memberi mereka beberapa pertanyaan yang mereka tidak bisa menjawabnya dengan mudah – tetapi ini akan menjadi pertandingan yang sangat mengandalkan fisik dan menuntut bagi kedua tim,” tambahnya.

(cas/ran)

Suami Bunuh Istri yang Hamil Tua di Bengkulu, Bayi di Perut Diselamatkan

Jakarta – Romi Sepriawan (30) tega membunuh istrinya, Erni Susanti (29), yang sedang hamil tua. Setelah membunuh, Romi membelah perut istrinya yang sedang hamil tua itu.

“(Dibelah) setelah korban meninggal,” kata Kapolres Bengkulu Kota AKBP Prianggodo Heru Kun Prasetyo saat dihubungi detikcom, Kamis (21/2/2019) malam.

Kepada polisi, Romi menyatakan melakukan hal itu karena ingin menyelamatkan bayinya. Tapi pelaku tak bisa mengeluarkan bayinya, lalu kabur.


AKBP Heru mengatakan korban ditemukan dalam kondisi perut terbuka. Warga yang menemukan jenazah kemudian menyelamatkan bayi korban. Beruntung, bayi korban bisa dikeluarkan dengan selamat.

“Bayinya selamat,” tuturnya.

Pembunuhan sadis itu terjadi pada Kamis (21/2) siang di rumah keduanya di Jalan Irian Kelurahan Tanjung Jaya, Kecamatan Sungai Serut, Kota Bengkulu. Peristiwa ini diketahui tetangga korban.

Di tengah percekcokan antara pelaku dan korban, tetangga mendengar korban berteriak meminta tolong. Tidak berapa lama kemudian, tetangga melihat pelaku keluar meninggalkan rumah.

Tetangga korban kemudian mengecek ke dalam rumah dan menemukan korban sudah meninggal dunia. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Terdapat luka di bagian leher korban akibat dibacok senjata tajam.

Tidak lama setelah kejadian itu, polisi berhasil menangkap pelaku. Saat ini pelaku masih diperiksa di Mapolres Bengkulu Kota.
(mea/fdn)



<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Fokus Pasar Lokal, All New Nissan Livina Belum Akan Diekspor

Liputan6.com, Jakarta – PT Nissan Motor Indonesia (NMI) resmi meluncurkan LMPV terbarunya, all new Nissan Livina. Model ini merupakan proyek pertama aliansi Nissan-Mitsubishi-Renault di Indonesia, dengan menggunakan platform dan mesin yang sama milik Mitsubsihi Xpander.

Namun, berbeda dengan Mitsubishi yang sudah mulai ekspor Xpander ke berbagai daerah, Nissan sendiri masih ingin fokus jualan di pasar otomotif nasional, dan belum berencana untuk mengirim all new Nissan Livina ini ke luar negeri.

“kami ingin fokus ke pasar Indonesia, jadi langkah pertama kami memenuhi permintaan konsumen Livina yang sudah mengenal Livina selama bertahun-tahun,” jelas Isao Sekiguchi, Presiden Direktur PT NMI, saat berbincang dengan wartawan di bilangan Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Lanjut Isao, memang pihaknya masih memprioritaskan untuk memenuhi permintaan di Indonesia.

“Sejujurnya, semakin banyak (jualan) semakin bagus, tapi kami harus liat permintaan yang bisa kami ciptakan di sini (ekspor),” tegasnya.

Sementara itu, dijelaskan Yutaka Sanada, Regional Senior Vice President Nissan Asia & Oceania, memang pihaknya ingin fokus ke pasar Indonesia, Namun, untuk ekspor memang bakal dicoba secara paralel.

“Banyak negara tetangga yang ingin mobil ini, kami sedang mempelajari potensinya,” pungkasnya.

2 dari 2 halaman

Sudah Ada Xpander, Seberapa Laris Nissan Livina 2019 di Indonesia?

Setelah beberapa waktu tidak memiliki model yang benar-benar baru, PT Nissan Motor Indonesia (NMI) akhirnya meluncurkan senjata anyarnya, all new Nissan Livina. Mobil ini hadir tidak hanya membawa platform serta mesin yang sama dari Mitsubishi Xpander, tapi juga bayang-bayang kesuksesan sang model kembaran yang sudah terlebih dahulu hadir di Tanah Air.

Bahkan, ketika ditanya target jualan dari all new Nissan Livina ini, pabrikan asal Jepang tersebut seperti tidak gamblang menyebutkan angka penjualan yang hendak dicapai. Padahal, ketika Mitsubishi Xpander hadir, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), secara optimis menargetkan penjualan sebesar 3.000 sampai 4.000 unit per bulan untuk small MPV-nya tersebut.

“Kita lihat nanti,” ujar Isao Sekiguchi, Presiden Direktur PT NMI saat ditanya target penjualan all new Nissan Livina, dan dihubungkan dengan penjualan Mitsubishi Xpander yang sudah sekitar 5.000-an unit per bulan.

Lanjut Isao, jika berbicara penjualan, pihaknya tetap optimistis. Namun, Nissan di Indonesia masih terus membangun tradisi baru, yaitu mengampanyekan Nissan Intelligent Mobility.

“Seperti yang sudah kami luncurkan, dua mobil sekaligus, dimana hal itu bukan yang biasa bagi Nissan. Kami akan terus meneruskan tradisi seperti ini, dan kami juga mengeksplor segalanya, termasuk mobil listrik dan e-power di Indonesia,” tegas Isao.

Serangan di Sinak Papua, Tewaskan 7 Anggota TNI pada 2013

Liputan6.com, Jakarta – Kamis 21 Februari 2013 meninggalkan duka mendalam bagi jajaran TNI. Tujuh anggota mereka tewas dalam serangan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kampung Tanggulinik, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua.

Sejarah Hari Ini (Sahrini) Liputan6.com merangkum, kisah pilu ini bermula saat 10 anggota Koramil Sinak Kodim 1714/Puncak Jaya akan menuju Bandara Sinak untuk mengambil radio kiriman dari Nabire. Namun, di tengah jalan, rombongan militer ini diadang gerombolan KKB. Baku tembak pun tak terelakkan. Nahas, tujuh anggota TNI gugur dalam peristiwa tersebut. Mereka adalah Sertu Ramadhan, Sertu M Udin, Sertu Frans, Sertu Edi, Praka Jojon, Praka Wemprik dan Pratu Mustofa.

Kemenko Polhukam saat itu, Djoko Suyanto langsung memerintahkan jajaran aparat keamanan di Papua, baik Kodam XVII/Cenderawasih, Polda Papua dan aparat intelijen untuk menangkap pelakunya.

Namun, kondisi geografis Papua dengan hutan yang lebat, gunung-gunung, tebing yang curam, serta tidak adanya jalur transportasi menjadi kendala aparat keamanan melakukan pengejaran.

Djoko menyakini pelaku penyerangan adalah kelompok Murib yang kerap beraksi di wilayah tersebut.

Serangan yang menewaskan tujuh anggota TNI tersebut hanya berselang satu jam dari serangan serupa di Papua.

Pos Satgas TNI di Distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, diserbu kelompok bersenjata. Akibatnya satu anggota TNI bernama Pratu Wahyu Bowo tewas. Dia meregang nyawa meningal akibat luka tembak pada dada dan leher.

Satu korban lain yang mengalami luka bernama Lettu Inf Reza (Danpos Satgas) mengalami luka tembak pada lengan kiri.

2 dari 3 halaman

Terburuk Sejak 2006

Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono mengakui serangan yang menewaskan total 8 anggota TNI tersebut,  merupakan yang terburuk. Sebab, jumlah korban mencapai belasan orang. Selain 8 anggota TNI, serangan di dua tempat di Papua itu juga menewaskan 4 warga sipil.

“Kalau dari data 2006, ini bisa dibilang terburuk. Saya enggak tahu persis, tapi dari data yang ada selama ini cuma satu dua. Saya kira ini terburuklah dari beberapa tahun lah,” kata Agus di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat 22 Februari 2013.

Agus mengaku belum mengetahui jenis senjata yang digunakan kelompok bersenjata tersebut. 

“Belum terima laporan jenis senjata, tapi bisa-bisa M-16 juga itu, tapi saya belum berani ngomong ya, karena peluru dan sebagainya belum diperiksa,” lanjutnya.

Agus menerangkan Tingginambut, yang berjarak 20 Km dari Kota Mulia, Puncak Jaya merupakan daerah r awan. Di daerah itu terdapat markas kelompok bersenjata.

Daerah lainnya, Sinak, Puncak, Papua juga tak kalah rawan.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Top 3: Aksi Tragis Freestyle Cium Pacar dan Elektrifikasi Mobil Listrik

Liputan6.com, Jakarta – Menonton aksi freestyle memberikan rasa decak kagum sekaligus memacu adrenalin. Tentu jika aksi tersebut dilakukan oleh orang yang berpengalaman dan penuh perhitungan. Namun, aksi tersebut bisa berakhir dengan tragis jika terdapat salah perhitungan. Bahkan bisa menyakiti orang yang disayangi seperti pada artikel “Aksi Freestyle Cium Pacar yang Berakhir Tragis”.

Selain itu, dua berita menarik lainnya adalah “Sudah Ada Xpander, Seberapa Laris Nissan Livina 2019 di Indonesia?” dan “Jawaban Nissan untuk Elektrifikasi Mobil Listrik di Indonesia”. Berikut rangkumannya.

1. Aksi Freestyle Cium Pacar yang Berakhir Tragis

Aksi freestyle dengan sepeda motor sering kali menjadi tontonan karena mampu memberikan decak kagum dan menghipnotis siapapun yang melihatnya.

Sebab, melakukan freestyle dengan motor memerlukan keberanian tinggi, dengan skill mumpuni serta dilatih secara terus-menerus.

Namun jika skill Anda hanya modal nekat dan ingin terlihat keren semata, bukan pujian yang didapat, melainkan nasib sial dan malu.

Baca selengkapnya di sini.

2. Sudah Ada Xpander, Seberapa Laris Nissan Livina 2019 di Indonesia?

Setelah beberapa waktu tidak memiliki model yang benar-benar baru, PT Nissan Motor Indonesia (NMI) akhirnya meluncurkan senjata anyarnya, all new Nissan Livina.Mobil ini hadir tidak hanya membawa platform serta mesin yang sama dari Mitsubishi Xpander, tapi juga bayang-bayang kesuksesan sang model kembaran yang sudah terlebih dahulu hadir di Tanah Air.

Baca selengkapnya di sini.

2 dari 3 halaman

3.Jawaban Nissan untuk Elektrifikasi Mobil Listrik di Indonesia

Mobil listrik diyakini akan menjadi kendaraan masa depan yang ramah lingkungan dan menjadi solusi mengurangi polusi di berbagai dunia, termasuk Indonesia. Nissan termasuk salah satu pabrikan yang cukup serius mengembangkan mobil ramah lingkungan.

Tengok saja Nissan Leaf yang diklaim sebagai salah satu mobil listrik yang cukup laris di pasaran. Indonesia pun menjadi salah satu negara yang menjadi target elektrifikasi Nissan.

Baca selengkapnya di sini.

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Di Tengah Tekanan China, Presiden Taiwan Keluarkan Peringatan Tegas pada Dunia

Liputan6.com, Taipei – Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mengirim peringatan ke negara-negara Asia terkait tantangan menghadapi agresi yang meningkat dari China.

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan stasiun televisi CNN, Tsai mengatakan ancaman militer oleh China tumbuh “setiap hari”, sejalan dengan kebijakan luar negeri yang lebih tegas di bawah pemerintahan Xi Jinping.

“Jika melihat Taiwan sekarang, banyak orang mungkin bertanya, siapa selanjutnya (yang bernasib serupa)? Apakah negara di wilayah ini (Asia), jika tidak mau tunduk atas kehendak China, membuat mereka menghadapi ancaman militer serupa,” kata Tsai, sebagaimana dikutip dari CNN pada Rabu (20/2/2019).

Taiwan dan China dipisahkan oleh Selat Taiwan, di mana jarak keduanya berkisar kurang dari 130 kilometer.

Selama tujuh dekade, keduanya mempertahankan gencatan senjata yang tidak mudah setelah perpecahan pada akhir perang saudara, pada 1949 silam.

Unifikasi adalah tujuan jangka panjang bagi Partai Komunis China yang berkuasa, yang menganggap negara demokratis Taiwan –sebuah pulau berpenduduk 23 juta orang– sebagai provinsi pemberontak.

Tapi, terpilihnya Tsai dan Partai Progesif Demokratik (PDP) yang pro kemerdekaan, dalam pemilu bersejarah pada 2016 lalu, memicu meningkatnya ketegangan di antara kedua negara.

China telah menempatkan tekanan diplomatik dan ekonomi yang meningkat pada Taiwan, di antaranya dengan melakukan latihan tembakan langsung di laut terdekat, serta menerbangkan pembom H-6K dan pesawat pengintai di sekitar negara pulau tersebut.

“Dengan China menjadi semakin kuat dan ambisius, kami dihadapkan pada ancaman yang semakin besar,” kata Tsai.


Simak video pilihan berikut: 

2 dari 2 halaman

Tantangan Eksistensi Independen

Tantangan terbesar Taiwan saat ini, menurut Tsai, adalah tentang eksistensi independen negara itu, bersamaan dengan isu keamanan, kemakmuran, dan mempertahankan demokrasi.

Sekutu tidak resmi Taiwan, Amerika Serikat (AS), selama beberapa dekade telah bertindak sebagai penjamin keamanan pulau itu terhadap ancaman aksi militer China.

Tetapi, ketika ditanta secara langsung, Tsai enggan menjelaskan tentang bagaimana sikap AS sesungguhnya terhadap janji dukungan yang telah diberikan sejak beberapa dekade lalu.

Sebaliknya pemimpin Taiwan itu mengatakan dia fokus pada penguatan kemampuan pertahanan Taiwan dalam menghadapi “perang yang tidak seimbang,” ketika di saat bersamaan, China telah jauh memodernisasi fitur militernya.

“Kami harus siap setiap saat,” kata Tsai, menambahkan bahwa Taiwan tidak akan menyerah terhadap tekanan pemerintahan Xi Jinping.