Bali United Tampil Intans dalam Laga Uji Coba, Teco Semringah

Jakarta Bali United kembali menggelar laga uji coba dengan menghadapi klub lokal, Putra Tresna, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (6/4/2019) sore. Bali United meraih kemenangan 5-0 dalam laga tersebut dan sang pelatih, Stefano Cugurra Teco, merasa sangat gembira karena para pemainnya bisa secara intens mendapatkan kesempatan bertanding.

Bali United bermain cukup ketat dengan Putra Tresna. Bahkan yang menarik, tujuh pemain Bali United tampil sebagai bagian dari skuat Putra Tresna, yaitu Diky Indriyana, Dallen Doke, I Nyoman Adi Parwa, Junius Bate, Ahmad Agung, Sutanto Tan, dan Arapenta.

Irfan Bachdim mencetak gol pembuka pada menit ke-15 sebelum akhirnya Paulo Sergio dan Miftahul Hamdi mencetak gol yang membawa Serdadu Tridatu unggul 3-0 sebelum babak pertama usai.

Bermain dengan pemain yang benar-benar berbeda di babak kedua, Bali United tetap mampu bermain dominan. Duet Hanis Saghara dan Yabes Roni di lini depan membuat Teco layak memperhitungkan kedua pemain muda ini.

Bali United mencetak gol keempat Bali United pada menit ke-61, di mana umpan Yabes mampu dimaksimalkan dengan baik oleh Hanis Saghara. Kemudian pada menit ke-74, Yabes yang mencetak gol bagi Bali United, sekaligus menjadi gol penutup kemenangan Serdadu Tridatu. 

“Yang berbeda dari uji coba kali ini dengan pekan lalu adalah kami bisa melihat lebih banyak pemain yang turun hari ini. Ada tim yang bermain di babak pertama, kemudian tim di babak kedua, dan ada tujuh pemain yang bermain di tim lawan. Ini tentu bagus bagi kami untuk melihat penampilan pemain,” ujar Coach Teco.

Berita video legenda Juventus, menyambangi Bali untuk menyapa fans I Bianconeri sekaligus menghadiri acara UEFA Champions League Trophy Tour 2019 presented by Heineken, Sabtu (16/3/2019)

Petani Semringah Harga Jual Karet Kembali Membaik

Liputan6.com, Jakarta – Petani karet di Sumatera Selatan menyambut baik pembentukan Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) serta‎ bantuan yang diberikan pemerintah.

Sejumlah bantuan tersebut di antaranya pupuk, asam semut untuk membekukan bahan olahan karet (bokar).

Ketua UPPB Desa Duren Daun, Sumatera Selatan, Fauzul Azim mengatakan, berkat ada UPPB dan bantuan yang diberikan pemerintah, kini petani di desanya sudah menikmati harga jual karet yang cukup baik.

“Bagus sekali. Apalagi di Banyuasin sebagian petani sudah tergabung dalam UPPB. Dan yang pertama dibina di desa Duren Daun. Manfaatnya sekarang harga karet cukup baik, jauh bedanya,” ujar dia di Jakarta, Rabu (27/3/2019).

Melalui UPPB, lanjut dia, para petani dibina untuk membuat bahan olahan karet menjadi lebih bersih. Hal ini meningkatkan kualitas karet kemudian mendongkrak harga karet petani anggota UPPB.

“Pembekunya kita diarahkan memakai asam semut. Kalau dulu kan cuka biasa, cuka obor. Pakai asam semut karet lebih elastis. Cuka obor kaku, getas, gampang pecah-pecah kalau karet ban. Setelah menggunakan asam semut, petani bisa menjual karet hingga seharga Rp 9.200 per kg,” kata dia.

Sumatera Selatan memang memiliki luas areal perkebunan karet terbesar di Tanah Air. Di provinsi tersebut, dari 3,8 juta ha lahan perkebunan, 1,3 juta ha di antaranya merupakan kebun karet.

Nissan Livina Meluncur, Mitsubishi Semringah

Liputan6.com, Manado – – Kehadiran kembaran Mitsubishi Xpander, yaitu Nissan Livina rupanya disambut baik oleh Mitsubishi. Menurut Irwan Kuncoro, Director of Sales & Marketing Division PT MMKSI, bertambahnya produk anyar, berarti pasar yang dicaplok LMPV kian membesar dan jadi peluang.

“Kami ucapkan selamat atas peluncuran Livina. Kami melihat positif karena adanya produk baru masuk di LMPV, kuenya makin besar. Ini peluang,” ujar Irwan saat ditemui di sela peluncuran dealer Mitsubishi Beta Berlian Manado (28/2). Itu berarti, dengan meningkatnya persaingan bisa jadi peluang Xpander untuk terus memperbesar pasar. Ya, Irwan sebelumnya memaparkan, tren LMPV terus membengkak, khususnya sejak tahun lalu. “Kira-kira small MPV, kontribusinya sekarang sekitar 30 – 31 persen ke total passenger car, sebelumnya sekitar 28 – 29 persen,” ujanya.

Lebih lagi, meski berbagi platform sama, Mitsubishi tak bisa berbicara soal produk dari merek lain. Irwan mengatakan, aliansi Nissan dan Mitsubishi tak berarti ia bisa bicara di area dapur merek lain. “Kalau produksi soal merek lain, kami no comment. Soal arus produksi (Xpander) saya pastikan tak terganggu. Bicara umum, kapasitas pabrik masih dan terus ditingkatkan. Pasar domestik membesar, pasar ekspor juga terus dilayani,” kata Irwan. Sebagai tambahan, inden untuk memiliki Xpander diklaim sudah teratasi. Dikatakan masih ada yang mendapat masa tunggu sebulan, hanya varian tertentu.

Begitu juga dengan layanan purnajual. Irwan kembali menegaskan, meski aliansi tapi soal marketing dan layanan pascapembelian diurus masing-masing. Itu bisa diartikan, pengguna Livina tak bisa servis di bengkel Mitsubishi. Begitu juga sebaliknya.

Wajar kalau banyak yang berpikir bisa berbagi pelayanan antara Xpander dan Livina. Pasalnya, desain keseluruhan bak pinang dibelah dua, hanya berbeda pada wajah dan sejumlah bagian kecil. Namun bisa dilihat, Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia sudah menerapkan strategi serupa sejak lama dan punya urusan pelayanan purnajual masing-masing.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Meski begitu, Avanza – Xenia membagi pasar dengan jelas. Xenia dititah untuk menjaga segmen yang lebih murah. Sedang Avanza bermain di harga lebih tinggi. Berbeda dengan Xpander dan Livina. Posisi dan harga yang ditawarkan berbeda tipis antara Xpander dan Livina di segmen serupa.

Meski begitu, masing-masing merek punya keyakinan terhadap produknya. Lagi, Mitsubishi melihat persaingan sebagai stimulus baik bagi pasar. “Kami melihat positif pasar makin besar, konsumen banyak pilihan. Kami percaya diri memimpin di (segmen mesin) 1.5,” tutup Irwan.

Sumber: Oto.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Pilihan di Bawah Ini:

Sandiaga Cicipi Sate Balibul Tuwel di Tegal: Ini Lebih dari Maknyus

Tegal – Setiap singgah di satu daerah, Cawapres Sandiaga Uno tampaknya tak pernah melewatkan kuliner khas daerah tersebut. Sebelum memulai kampanye di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Sandiaga menyempatkan diri mencicipi kuliner sate kambing muda Balibul (bawah lima bulan).

Acara kuliner ini dilakukan Sandi usai berolahraga lari di kawasan Guci Tegal, Jumat (1/3/2019) Sandiaga Salahuddin Uno mampir di Warung Sate Kambing Balibul Tuwel. Rumah makan sate kambing khas Tegal ini berada di pinggir jalan raya, sebelum masuk ke wilayah wisata Guci Tegal.

Calon wakil presiden yang berpasangan dengan Prabowo Subianto ini, memesan sate kambing, sop, gulai dan teh poci. Sandi tampak lahap menikmati menu kambing muda ini hingga tusuk terakhir.

“Dagingnya lembut sekali. Lumer di lidah. Ini cita rasa yang mungkin hanya bisa didapatkan di Tuwel. Ini lebih dari maknyuss,” kata Sandi.
Sementara pemilik Balibul Tuwel, Hj Istikharoh tersenyum semringah mendengar pujian yang dilontarkan oleh cawapres ini.

Sate kambing itu disajikan dengan cara ditusuk bumbu dan dibakar dengan arang membara. Untuk sambalnya disajikan terpisah, yaitu bawang merah mentah, tomat dan kecap juga tumbukan cabai rawit. Bumbu ini disiram dengan kecap manis.

Sandi menyatakan akan mengembangkan usaha kuliner seperti Balibul Tuwel. Karena ini merupakan salah satu kekayaan kuliner Indonesia yang penuh cita rasa dengan bumbu khas Indonesia.

Kuliner di sepanjang jalan menuju Guci banyak ditemui di pinggir jalan. Menurut Sandi, banyaknya usaha kuliner akan lebih baik jika diintegrasikan dengan destinasi wisata alam Guci. Sehingga menggerakkan ekonomi dan menyerap lapangan kerja lebih banyak lagi

“Kalau lewat jalan ini, mampir ke warung Balibul Tuwel. Bukan cuma sedap dan nikmat, tapi juga rasakan daging kambing yang lembut dengan penuh cita rasa,” canda Sandi yang dikerumuni relawan, simpatisan dan masyarakat sekitar yang ingin berfoto.
(sip/sip)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Indahnya Masjid Camii, Tempat Pernikahan Syahrini dan Reino Barack

Liputan6.com, Jakarta – Maia Estianty dan Irwan Mussry menghadiri pernikahan Syahrini dan Reino Barack di Masjid Camii, Tokyo, Jepang, Rabu (27/2/2019). Kehadiran Maia dan Irwan di tempat itu membuat kenangan tersendiri bagi keduanya.

Pada akhir Oktober 2018 lalu, Maia dan Irwan juga mengucapkan ijab kabul di masjid bersejarah tersebut. Ia pun mengunggah dua di masjid tersebut.

Masjid Camii disebut sebagai masjid terindah di Jepang. Keindahan dan kenyamanan rancangan masjid serta suasana khidmatnya dapat mencuri hati banyak orang. Terletak di kawasan Shibuya, masjid ini awalnya dibangun oleh komunitas Turki di Jepang pada 1938.

Bangunan masjid didominasi oleh marmer putih dengan aksen abu-abu. Masjid ini berdiri di atas lahan seluas 700 meter persegi dengan kubah berdiameter 25 meter. Permadani warna biru terhampar di lantai masjid dan kaca patri warna senada.

Interior masjid dihiasi tulisan kaligrafi yang terpasang pada dinding keramik biru. Masjid terasa lapang dengan atap tinggi. Keberadaan chandelier tepat menggantung di tengah aula salat utama menambah kemegahan masjid.

Aula utama terbagi dua lantai, di bagian atas menjadi tempat salat perempuan. Ada pula mimbar yang dijangkau dengan meniti tangga. Sementara, lantai dasar masjid difungsikan sebagai perpustakaan dengan koleksi buku cukup lengkap.

“Tempat bersejarah kami menjadi suami istri… Masjid Camii Tokyo,” tulis Maia, Rabu (27/2/2019).

Maia cantik dengan gaun panjang pink, sedangkan Irwan tampak gagah dengan kemeja putih yang dibalut jas biru muda. Mereka tampak semringah foto di tempat tersebut.

Dalam foto yang lain, Maia dan Irwan terlihat menuruni tangga masjid. Mereka terlihat mesra bergenggaman tangan. Dalam keterangan foto, Maia menuliskan tagar #happywife #semakintuasemakinbahagia.

Sementara itu, Irwan juga mengunggah dua foto yang sama. Ia menuliskan keterangan sebagai suami istri.

“Walking down memory lane this fine morning, visiting Camii Mosque in Tokyo, as Mr and Mrs Mussry (Berjalan menyusuri jalan kenangan di pagi yang cerah, mengunjungi Masjid Camii, sebagai Tuan dan Nyonya Mussry),” tulis Irwan Mussry.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

HEADLINE: MRT Jakarta, Ikon Baru yang Terwujud Setelah Penantian 34 Tahun

Liputan6.com, Jakarta – Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK tampak semringah. Tiba di Stasiun Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu 20 Februari 2019 pukul 10.30 WIB, JK dan rombongan langsung naik kereta mass rapid transit (MRT) Jakarta menuju Stasiun Lebak Bulus. Sepanjang perjalanan, JK tampak menikmati moda transportasi baru Ibu Kota ini.

Didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar, JK tak hanya menjajal rasanya jadi penumpang. JK yang mengenakan batik panjang dan bertopi hitam itu juga duduk di kursi masinis saat kereta kembali menuju Stasiun Bundaran HI.

“Sistem ini cocok kalau untuk Jakarta, (karena) penduduknya 10 juta. Pokoknya 10 tahun minimum 200 kilometer harus jadi, baru Jakarta akan bersaing sebagai kota metropolitan,” ujar JK usai mencoba moda transportasi yang diberi nama Ratangga oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu.

Ratangga atau MRT Jakarta memang belum beroperasi secara reguler, namun terus melakukan uji coba setiap harinya hingga diresmikan pada akhir Maret mendatang. Uji coba itu pun belum bisa mengikutkan warga Ibu Kota.

“MRT baru beroperasi penuh antara tanggal 24 Maret dan 31 Maret. Minggu depan uji coba penuh (full trial run), tapi masih belum bisa melibatkan publik. Publik baru bisa mencoba tanggal 12 Maret dan harus mendaftar melalui website MRT,” terang Corporate Secretary PT MRT Jakarta Muhammad Kamalludin kepada Liputan6.com, Jumat (22/2/2019).

Usai melakukan pendaftaran, nantinya masyarakat akan mendapatkan quick response (QR) code atau bukti pendaftaran yang perlu dicetak. Bukti itu nantinya perlu dibawa pada saat mau menjajal naik MRT. Masyarakat yang ingin naik Ratangga secara gratis itu pun tak dibatasi oleh kuota.

Selama masa uji coba tersebut, lanjut dia, masyarakat yang akan menggunakan MRT tidak akan dipungut biaya sama sekali alias gratis. Di sisi lain, jumlah kereta yang disediakan masih dibatasi karena belum diluncurkan secara resmi.

“Nanti prosedurnya masih kita susun, dan batas (jumlah masyarakat) masih kita tentuin, kemudian aksesnya dari stasiun mana dulu. Ini juga belum langsung serempak 13 stasiun langsung full pelayanan, kan masih belum bayar, masih gratis, makanya kita atur dulu,” jelas Muhammad Kamalludin.

Pada Fase I ini, MRT Jakarta memiliki 13 stasiun. Tujuh di antaranya adalah stasiun layang yang berada di Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Blok A, Blok M, dan Sisingamangaraja. Sedangkan stasiun bawah tanah berada di Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan Bundaran Hotel Indonesia.

Jika sudah beroperasi penuh dan semua stasiun telah dibuka untuk melayani jalur perjalanan sepanjang 15,7 kilometer, pihaknya meyakini Ratangga bisa membawa 130 ribu penumpang setiap harinya. Namun, bukan hanya jumlah penumpang yang menjadi perhatian PT MRT Jakarta, melainkan adanya perubahan budaya warga Ibu Kota.

“Kita tentunya ingin mengembangkan budaya mengantre dengan tertib dan teratur, untuk kemudian beralih ke moda lain seperti bus umum dan kendaran pribadi maupun online di tempat yang sudah ditentukan secara disiplin,” ujar Muhammad Kamalludin.

Hanya saja, dia belum mengetahui tarif atau ongkos yang akan dikenakan bagi penumpang Ratangga nantinya. “Tarif akan diumumkan Pemprov DKI,” pungkas dia.

Sementara, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan pihaknya sedang melakukan kajian final untuk menghitung tarif MRT Jakarta. Dia menyebutkan, kajian tarif MRT Jakarta bakal dihitung berdasarkan jarak per kilometer.

“Tinggal diumumkan, sebelum data lengkap saya tidak akan umumkan (angkanya),” kata Anies saat ditemui di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (22/2/2019).

Oktober 2018 lalu, PT MRT Jakarta mengajukan tarif jarak terjauh, Stasiun Lebak Bulus-Hotel Indonesia sebesar Rp 13 ribu. Usulan tarif ini sudah diserahkan kepada Pemprov DKI Jakarta untuk diputuskan.

Angka tersebut berasal dari kajian tentang kesanggupan masyarakat membayar ongkos perjalanan MRT. Hasilnya, masyarakat akan membayar Rp 8.500 untuk 10 kilometer pertama. Sedangkan untuk rute selanjutnya, formulasi biaya yang dibebankan adalah Rp 700 per kilometer.

Sementara pada peninjauan November tahun lalu, Presiden Jokowi memperkirakan tarif perjalanan menggunakan Ratangga paling tinggi Rp 9.000.

“Tarifnya Rp 8.000 sampai Rp 9.000,” kata Jokowi di Stasiun Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa 6 November 2018.

2 dari 3 halaman

Melayang Bisa, Masuk Terowongan Ayo

Mimpi buruk warga Jakarta akan kemacetan yang setiap hari terpampang di depan mata agaknya bakal segera berkurang. Mulai Maret mendatang, Jakarta akan memiliki sistem transportasi mass rapid transit (MRT) yang diharapkan pemerintah menjadi langkah pertama menghapus kemacetan di Ibu Kota.

Sarana transportasi yang kini juga populer dengan istilah Moda Raya Terpadu itu diyakini bakal membuat warga pengguna kendaraan pribadi beralih menggunakan MRT Jakarta. Alasannya, moda ini bebas macet, cepat dan modern.

“Inilah saatnya untuk mengubah Jakarta. Inilah saatnya untuk menjadikan Jakarta lebih baik dan bebas dari kemacetan,” kata Direktur MRT Jakarta William Sabandar, beberapa waktu lalu.

Ucapan William tak main-main. Ada tiga moda transportasi berbasis rel yang akan mengepung Jakarta di masa depan. Yakni kereta rel listrik (KRL), light rail transit (LRT) dan MRT. Ketiga moda transportasi dengan sarana kereta tersebut diharapkan mampu melayani mobilitas warga Ibu Kota dalam beraktivitas sehari-hari, sekaligus memangkas kemacetan.

Meski terkesan sama, ketiga moda ini punya beberapa perbedaan baik dari perlintasan, kapasitas penumpang, dan rangkaiannya. LRT atau kereta api ringan, misalnya, mengacu pada beban ringan dan bergerak cepat. Meskipun MRT dan KRL memiliki daya angkut lebih besar, LRT dapat memindahkan penumpang melalui operasi rute yang lebih banyak.

Selain itu, kelebihan dari moda transportasi LRT ini, sistem perlintasannya dibuat melayang sehingga tidak memiliki konflik sebidang yang sering ditemukan di lintasan KRL. Karenanya, headway atau jarak antarkereta dapat dipastikan waktunya.

Sedangkan commuter line atau KRL yang sudah mulai beroperasi sejak tahun 1925 merupakan kereta rel yang menggunakan sistem propulsi motor listrik sebagai penggerak keretanya. KRL yang melayani rute Jabodetabek ini seringkali mengalami konflik sebidang dengan penyeberangan jalur kendaraan mobil dan motor. Hal ini yang kerap menimbulkan kemacetan serta kecelakaan.

Kemudian MRT yang merupakan transportasi dengan transit cepat dan memiliki daya angkut yang lebih besar dari LRT. Perlintasannya dibuat melayang dan bawah tanah, sehingga meminimalisir pertemuan dengan konflik sebidang sama halnya dengan LRT.

Ketika tahap pertama mulai beroperasi pada Maret mendatang, 14 rangkaian kereta MRT akan digunakan untuk layanan harian mulai pukul 05.00 pagi hingga tengah malam. Sementara dua lainnya tetap disiagakan jika terjadi keadaan darurat. Rute ini membentang sejauh 15,7 kilometer antara Lebak Bulus di pinggiran selatan dan Bundaran Hotel Indonesia.

Lebak Bulus adalah lingkungan perumahan yang padat penduduk. Dengan transportasi umum lainnya, dibutuhkan waktu sekitar 90 menit untuk menempuh perjalanan menuju Bundaran HI. Tetapi, dengan MRT waktu perjalanan akan menjadi satu jam lebih pendek atau hanya sekitar 30 menit.

“Kita bersama-sama mencoba MRT dari Bunderan HI sampai di Lebak Bulus sepanjang 16 KM. Ini uji coba terus dan saat tadi kita naik dengan kecepatan 60 km per jam, suaranya dapat dikatakan tidak ada bisingnya, tidak terdengar, menurut saya sangat bagus sekali,” puji Presiden Jokowi usai menjajal MRT di Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa 6 November 2018.

Pada kesempatan itu, Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar juga memaparkan spesifikasi teknis moda yang diberi nama Ratangga ini. Dia mengatakan, kereta MRT Jakarta dibuat oleh perusahaan Nippon Sharyo asal Jepang. Posisi kemudi masinis berada di sisi sebelah kanan karena disesuaikan dengan arah jalur perjalanan kereta.

Seluruh kereta MRT Jakarta dibuat dari material stainless steel. Satu rangkaian kereta MRT Jakarta dapat menampung sebanyak 1.200 penumpang dan jika sangat padat dapat mencapai 1.950 penumpang. Satu unit kereta atau gerbong memiliki 2 unit penyejuk ruangan.

Satu rangkaian kereta nantinya terdiri dari 6 kereta. Pada kereta 1 dan 6 yang merupakan kereta dengan kabin masinis merupakan kereta tanpa motor penggerak atau disebut juga trailer car. Untuk kereta 2 hingga 5 yang merupakan kereta tanpa kabin masinis memiliki masing-masing 1 pantograf tipe single arm dengan motor penggerak atau disebut juga motor.

Dengan semua keunggulan itu, MRT ternyata tak hanya diperuntukkan bagi warga Jakarta. Paling tidak menurut Presiden Jokowi, moda transportasi jenis ini akan terus digeber di kota-kota lain yang memiliki problem serupa dengan Ibu Kota.

“Memang harus berani memulai seperti di sini. Jakarta sudah memulai. Palembang memulai. Nanti Bandung mulai, Surabaya mulai, Medan mulai. Saya kira memang transportasi massal ini adalah masa depan transportasi kita untuk menghindari kemacetan di kota mana pun,” ujar Jokowi.

Pertanyaan sekarang, apakah proses pembangunan moda MRT di kota-kota lain juga akan memakan waktu yang lama seperti di Jakarta?

3 dari 3 halaman

Mimpi Habibie yang Terwujud di Era Jokowi

Keinginan untuk menjadikan Jakarta sebagai kota yang modern, khususnya dari sisi moda transportasi, sudah tercetus sejak lama. Puluhan tahun lalu, banyak sudah studi yang mempelajari pengembangan sarana transportasi modern di Ibu Kota.

Bahkan, sejak 1980 lebih dari 25 studi subjek umum dan khusus telah dilakukan terkait dengan kemungkinan membangun sistem mass rapid transit (MRT) di Jakarta. Sementara dari sisi pemikiran, ide awal transportasi massal ini sudah dicetuskan sejak 1985 oleh Bacharuddin Jusuf Habibie yang ketika itu menjabat Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Tak sekadar mencetuskan gagasan, Habibie juga mendalami berbagai studi dan penelitian tentang MRT. Namun, semua gagasan itu tak kunjung terwujud. Salah satu alasan utama yang membuat rencana itu tertunda adalah krisis ekonomi dan politik pada 1997-1999.

Selepas krisis, Jakarta yang ketika itu dipimpin Gubernur Sutiyoso melanjutkan studi sebelumnya. Selama 10 tahun pemerintahan Sutiyoso (1997-2007), setidaknya ada dua studi dan penelitian yang dijadikan landasan pembangunan MRT.

Pada 2004, Sutiyoso mengeluarkan keputusan gubernur tentang pola transportasi makro untuk mendukung skenario penyediaan transportasi massal, salah satunya angkutan cepat terpadu yang akan digarap pada 2010.

Dilanjutkan Agustus 2005, sub Komite MRT dibentuk untuk mendirikan perusahaan operator MRT. Pada 18 Oktober 2006, dasar persetujuan pinjaman dengan Japan Bank for International Coorporation dibuat.

Perlu dua tahun kemudian atau setahun setelah Fauzi Bowo menggantikan posisi Sutiyoso menghuni Balai Kota Jakarta, PT Mass Rapid Transit Jakarta (PT MRT Jakarta) berdiri pada 17 Juni 2008. Berbentuk badan hukum perseroan terbatas dengan mayoritas saham dimiliki oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Pemprov DKI Jakarta 99.98% dan PD Pasar Jaya 0.02%)​.

Dikutip dari laman www.jakartamrt.co.id, PT MRT Jakarta memiliki ruang lingkup kegiatan di antaranya untuk pengusahaan dan pembangunan prasarana dan sarana MRT, pengoperasian dan perawatan prasarana dan sarana MRT, serta pengembangan dan pengelolaan properti/bisnis di stasiun dan kawasan sekitarnya, serta depo dan kawasan sekitarnya.

Pada tahun yang sama, perjanjian pinjaman untuk tahap konstruksi ditandatangani, termasuk pula studi kelayakan pembangunan MRT. Pada 31 Maret 2009, perjanjian kredit pertama dengan jumlah 48,150 miliar Yen untuk membangun Sistem MRT Jakarta ditandatangani Pemerintah Indonesia dan Japan International Corporation Agency (JICA) di Tokyo, Jepang. Secara keseluruhan, paket pinjaman dari JICA untuk pengembangan sistem MRT Jakarta bernilai total ¥ 120 miliar Yen.

Namun, semua itu tak membuat pembangunan MRT dimulai yang berarti janji Fauzi Bowo di masa kampanyenya Pilgub 2007 tak bisa dipenuhi. Pada Pilgub DKI Jakarta 2012, dia berjanji lagi bakal mengembangkan dan mengerjakan MRT jika kembali terpilih. Namun, dia kalah dari Joko Widodo atau Jokowi yang kemudian memimpin Ibu Kota.

Pengerjaan desain dasar untuk tahap pertama proyek MRT yang dibuat pada akhir 2010 dilanjutkan. Proses tender berlangsung pada akhir 2012 ketika gubernur baru Jakarta itu tiba-tiba mengatakan ingin meninjau kembali proyek MRT Jakarta. Jokowi juga mengumumkan bahwa proyek ini akan dilanjutkan sebagai salah prioritas dalam anggaran tahun 2013.

Butuh waktu setahun bagi Jokowi memutuskan pembangunan proyek MRT akan mulai dikerjakan. Pembahasan ini juga sempat alot ketika Jokowi rapat dengan warga Fatmawati yang terkena imbas proyek. Pada 28 November 2012, sang gubernur bahkan sempat keluar ruangan lantaran ada kericuhan dan protes warga yang menolak proyek MRT.

Namun, mimpi itu akhirnya mulai diwujudkan. Pada Kamis 10 Oktober 2013, pengerjaan proyek ini resmi dimulai dengan peletakan batu pertama di atas lahan yang rencananya berdiri Stasiun MRT Dukuh Atas, salah satu kawasan paling sibuk di Jakarta Pusat.

“(Sudah) 24 tahun warga Jakarta ini mimpi pengen punya MRT, mungkin juga sudah banyak yang mimpinya sudah hilang karena kok nggak dimulai-dimulai. Alhamdulillah pada pagi hari ini dimulai,” ujar Jokowi dalam sambutannya.

Lebih dari lima tahun setelah proyek ini mulai dikerjakan, MRT yang kini juga disebut dengan Moda Raya Terpadu itu akan segera diresmikan untuk beroperasi secara penuh. Jokowi yang kini menjabat sebagai Presiden RI direncanakan meresmikan moda transportasi yang diberi nama Ratangga oleh Gubernur Anies Baswedan itu pada Maret mendatang.

Namun, Ratangga dengan rute Lebak Bulus-Bundaran HI bukanlah akhir mimpi Jokowi. Dia juga sudah meminta agar tahun ini juga pembangunan MRT Jakarta tahap kedua, yakni rute Bundaran Hotel Indonesia-Kampung Bandan (Ancol) segera dimulai. Demikian pula pembangunan MRT koridor East-West.

“Kita harapkan nanti pada tahapan kedua, HI sampai ke Ancol. Tahun depan plus kita harapkan yang East-West,” kata Jokowi di Depo MRT Lebak Bulus, Selasa 6 November 2018.

Jadi, selamat datang Ratangga dan Jakarta yang makin modern.

Senyum Semringah Anang Hermansyah Saat Berdamai dengan Jerinx SID

Liputan6.com, Jakarta Perseteruan Anang Hermansyah dengan Jerinx SID akhirnya berakhir dengan damai. Sebelumnya, Jerinx SID kerap menyerang Anang Hermansyah di dunia maya terkait dengan RUU Permusikan yang sempat menjadi polemik. 

Anang Hermansyah dan Jerinx SID bertemu di sebuah tempat di Sanur, Bali, Senin (18/2/2019). Adalah Nanda Persada sebagai Ketua Imarindo (Ikatan Manager Artis Indnesia) membuka cerita tentang peristiwa itu.

“Pertemuan itu sudah dijadwalkan lama dan baru terlaksana hari ini. Saya hanya menjadi saksi dalam pertemuan tersebut bersama beberapa teman, seperti Sandrina Malakiano, Imarindo dan Sanur Bersatu. Selain Mas Anang Hermansyah, ada pula Ashanty, istrinya. Kami ngobrol bareng, banyak hal yang ditanyakan Jerinx dan dijawab Mas Anang. Begitu juga sebaliknya,” kata Nanda Persada saat dihubungi, Senin (18/2/2019) malam.

2 dari 3 halaman

Memanas

Dalam perbincangan tersebut, Nanda menceritakan Anang dan Jerinx terlihat sempat memanas dan berbicara keras. 

“Saat Jerinx melemparkan smash, Mas Anang pilih bertahan. Begitu sebaliknya. Setelah berbincang, masalah yang sempat memanas kemarin menjadi clear, saling respect satu sama lain. Ada miskomunikasi karena gaya untuk menyampaikan itu berbeda-beda. Namun kami bersyukur setelah semuanya berakhir baik,” katanya.

3 dari 3 halaman

 RUU Permusikan

Saat disinggung soal pembicaraan keduanya apakah terkait dengan RUU Permusikan, Nanda Persada mengatakan Jerinx SID tetap menolaknya. 

“Jerinx tetap menolak. Mas Anang juga menyatakan untuk membekukan sementara RUU itu sampai digelarnya Musyawarah Musik Indonesia. Mas Anang tetap meminta supaya para musisi terus mengkritisinya,” ujarnya.

Sibuk Manggung, Siti Badriah Tak Bisa Jenguk Tunangan di Rumah Sakit

Liputan6.com, Jakarta Baru sebulan merasa semringah karena dilamar, sekarang Siti Badriah harus bersedh. Tunangan Siti Badriah jatuh sakit. Sayangnya hingga saat ini belum diketahui secara pasti sakit apa yang diderita oleh pria bernama Krisjiana Baharudin itu.

Namun lewat unggahan Instagram Story yang dibagikan oleh Siti Badriah, beberapa waktu lalu, diketahui Kris tidak dapat ruangan untuk beristirahat. Alhasil Kris harus menunggu hingga dapat ruangan.

Kris pun tampak lesu. Wajahnya pucat pasi, tangan kanannya juga ditancapi selang infus. Ternyata tunangan Siti Badriah sedang sakit dan dirawat di sebuah rumah sakit. 

2 dari 3 halaman

Manggung

Ternyata Instagram Story itu tak diabadikan sendiri oleh Siti Badriah. Wanita yang akrab disapa Sibad itu mengaku dirinya tidak bisa menjenguk Kris.

“Kagak (jenguk Kris). Habis dari sini kan Sibad langsung ke Palembang (ada job nyanyi). Mungkin untuk jenguk ke sana ya enggak bisa. Palingan via teleponan aja sih. Nanyain kabar aja,” ujar Sibad, sapaan akrabnya, saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (15/2).

3 dari 3 halaman

Sudah Membaik

Meski tak bisa menjenguk sang tunangan, bukan berarti Sibad acuh pada perkembangan kondisi Kris. Menurut Sibad kondisi Kris sudah membaik. Bahkan kabarnya Kris akan segera pulang dari rumah sakit.

“Alhamdulilahnya hari ini dia udah mendingan juga. Mudah-mudahan keluar. Doain aja, katanya besok (keluar dari rumah sakit),” kata pelantun tembang “Lagi Syantik” ini.

Rapid Wina vs Inter Milan: Handanovic Semringah Jadi Kapten

Liputan6.com, Milan – Samir Handanovic baru saja ditahbiskan sebagai kapten baru Inter Milan. Dengan jabatan barunya, kiper berusia 34 tahun ini membantu Inter Milan menang tipis 1-0 atas tuan rumah Rapid Wien dalam lanjutan Liga Europa, Jumat (15/2/2019) dinihari WIB.

“Setiap pemain bangga menjadi kapten dari klub besar, tetapi kita sedang membicarakan Inter Milan, bukan personal,” kata Handanovic seperti dilansir Football Italia.

Seperti diketahui, Inter Milan baru saja mencopot jabatan kapten dari Mauro Icardi. Tidak jelas apa alasan di balik keputusan tersebut.

Namun publik menduga, ini ada kaitannya dengan Icardi yang belum juga memperpanjang kontrak. Di saat yang sama, striker asal Argentina ini terus dikaitkan dengan sejumlah klub besar lain seperti Real Madrid.

Inter Milan pun mengambil sikap dengan mencopot ban kapten dari lengan Icardi. Nerrazuri -julukan Inter Milan- akhirnya memilih Handanovic sebagai kapten baru.

2 dari 3 halaman

Hasil Bagus

Terkait pertandingan, Handanovic menilai hasil 1-0 yang dicetak lewat penalti Lautaro Martinez sudah bagus. Pasalnya, Rapid Wien juga memiliki kesempatan untuk membobol gawang Inter Milan.

Namun Inter beruntung memiliki Handanovic yang berhasil mematahkan beberapa peluang. “Untuk itulah saya di sini. Jelas, saya tak ingin membuat banyak penyelamatan, tetapi jika saya di butuhkan saya selalu ada,” kata Handanovic.

“Saya kira, menang 1-0 sudah merupakan hasil bagus, karena pertahanan dimulai dari penyerangan. Jadi setiap pemain berusaha. Sangat penting untuk tidak kebobolan lagi,” ujar Handanovic mengakhiri.

3 dari 3 halaman

Kemenangan Kedua

Di sisi lain, kemenangan atas Rapid Wien merupakan yang kedua bagi Inter Milan dalam lima laga terakhir. Ya, performa pasukan Luciano Spalletti belakangan kurang bagus.

Inter Milan sempat kalah tiga kali beruntun sebelum menang 1-0 atas Parma pada pekan lalu. Tiga kekalahan itu terjadi masing-masing atas Torino (0-1), Lazio (adu penalti), Bologna (0-1).

Giliran Gus Ipul Nyanyikan Lagu Kampanye Khofifah

Jakarta – Dalam pidato perdananya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melantunkan lagu kampanye rivalnya saat pilgub lalu, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Lagu kampanye tersebut bertajuk Kabeh Sedulur Kabeh Makmur.

Kini giliran Gus Ipul menyanyikan lagu kampanye Khofifah yang berjudul Wis Wayahe. Lagu ini dinyanyikan Gus Ipul saat memberikan ucapan selamat pada Khofifah di Gedung Negara Grahadi.

Didampingi istrinya Fatma Saifullah Yusuf, Gus Ipul terlihat memakai baju putih dengan dipadu blazer abu-abu. Saat bersalaman dengan Khofifah, dia langsung menyanyikan lagu Wis Wayahe.
“Wis wayahe Ibu Khofifah, Wis Wayahe Ibu Khofifah,” nyanyi Gus Ipul yang disambut senyum semringah Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (14/2/2019).
Setelah berjabat tangan dan mengobrol singkat, Khofifah pun mempersilakan Gus Ipul dan istrinya memasuki ruangan rapat Kahuripan. Ruangan tersebut sebelumnya digunakan Khofifah untuk menjamu tamu-tamu VIP. Pertemuan keduanya pun berlangsung tertutup.
(hil/rna) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>