HEADLINE: MRT Jakarta, Ikon Baru yang Terwujud Setelah Penantian 34 Tahun

Liputan6.com, Jakarta – Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK tampak semringah. Tiba di Stasiun Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu 20 Februari 2019 pukul 10.30 WIB, JK dan rombongan langsung naik kereta mass rapid transit (MRT) Jakarta menuju Stasiun Lebak Bulus. Sepanjang perjalanan, JK tampak menikmati moda transportasi baru Ibu Kota ini.

Didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar, JK tak hanya menjajal rasanya jadi penumpang. JK yang mengenakan batik panjang dan bertopi hitam itu juga duduk di kursi masinis saat kereta kembali menuju Stasiun Bundaran HI.

“Sistem ini cocok kalau untuk Jakarta, (karena) penduduknya 10 juta. Pokoknya 10 tahun minimum 200 kilometer harus jadi, baru Jakarta akan bersaing sebagai kota metropolitan,” ujar JK usai mencoba moda transportasi yang diberi nama Ratangga oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu.

Ratangga atau MRT Jakarta memang belum beroperasi secara reguler, namun terus melakukan uji coba setiap harinya hingga diresmikan pada akhir Maret mendatang. Uji coba itu pun belum bisa mengikutkan warga Ibu Kota.

“MRT baru beroperasi penuh antara tanggal 24 Maret dan 31 Maret. Minggu depan uji coba penuh (full trial run), tapi masih belum bisa melibatkan publik. Publik baru bisa mencoba tanggal 12 Maret dan harus mendaftar melalui website MRT,” terang Corporate Secretary PT MRT Jakarta Muhammad Kamalludin kepada Liputan6.com, Jumat (22/2/2019).

Usai melakukan pendaftaran, nantinya masyarakat akan mendapatkan quick response (QR) code atau bukti pendaftaran yang perlu dicetak. Bukti itu nantinya perlu dibawa pada saat mau menjajal naik MRT. Masyarakat yang ingin naik Ratangga secara gratis itu pun tak dibatasi oleh kuota.

Selama masa uji coba tersebut, lanjut dia, masyarakat yang akan menggunakan MRT tidak akan dipungut biaya sama sekali alias gratis. Di sisi lain, jumlah kereta yang disediakan masih dibatasi karena belum diluncurkan secara resmi.

“Nanti prosedurnya masih kita susun, dan batas (jumlah masyarakat) masih kita tentuin, kemudian aksesnya dari stasiun mana dulu. Ini juga belum langsung serempak 13 stasiun langsung full pelayanan, kan masih belum bayar, masih gratis, makanya kita atur dulu,” jelas Muhammad Kamalludin.

Pada Fase I ini, MRT Jakarta memiliki 13 stasiun. Tujuh di antaranya adalah stasiun layang yang berada di Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Blok A, Blok M, dan Sisingamangaraja. Sedangkan stasiun bawah tanah berada di Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan Bundaran Hotel Indonesia.

Jika sudah beroperasi penuh dan semua stasiun telah dibuka untuk melayani jalur perjalanan sepanjang 15,7 kilometer, pihaknya meyakini Ratangga bisa membawa 130 ribu penumpang setiap harinya. Namun, bukan hanya jumlah penumpang yang menjadi perhatian PT MRT Jakarta, melainkan adanya perubahan budaya warga Ibu Kota.

“Kita tentunya ingin mengembangkan budaya mengantre dengan tertib dan teratur, untuk kemudian beralih ke moda lain seperti bus umum dan kendaran pribadi maupun online di tempat yang sudah ditentukan secara disiplin,” ujar Muhammad Kamalludin.

Hanya saja, dia belum mengetahui tarif atau ongkos yang akan dikenakan bagi penumpang Ratangga nantinya. “Tarif akan diumumkan Pemprov DKI,” pungkas dia.

Sementara, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan pihaknya sedang melakukan kajian final untuk menghitung tarif MRT Jakarta. Dia menyebutkan, kajian tarif MRT Jakarta bakal dihitung berdasarkan jarak per kilometer.

“Tinggal diumumkan, sebelum data lengkap saya tidak akan umumkan (angkanya),” kata Anies saat ditemui di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (22/2/2019).

Oktober 2018 lalu, PT MRT Jakarta mengajukan tarif jarak terjauh, Stasiun Lebak Bulus-Hotel Indonesia sebesar Rp 13 ribu. Usulan tarif ini sudah diserahkan kepada Pemprov DKI Jakarta untuk diputuskan.

Angka tersebut berasal dari kajian tentang kesanggupan masyarakat membayar ongkos perjalanan MRT. Hasilnya, masyarakat akan membayar Rp 8.500 untuk 10 kilometer pertama. Sedangkan untuk rute selanjutnya, formulasi biaya yang dibebankan adalah Rp 700 per kilometer.

Sementara pada peninjauan November tahun lalu, Presiden Jokowi memperkirakan tarif perjalanan menggunakan Ratangga paling tinggi Rp 9.000.

“Tarifnya Rp 8.000 sampai Rp 9.000,” kata Jokowi di Stasiun Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa 6 November 2018.

2 dari 3 halaman

Melayang Bisa, Masuk Terowongan Ayo

Mimpi buruk warga Jakarta akan kemacetan yang setiap hari terpampang di depan mata agaknya bakal segera berkurang. Mulai Maret mendatang, Jakarta akan memiliki sistem transportasi mass rapid transit (MRT) yang diharapkan pemerintah menjadi langkah pertama menghapus kemacetan di Ibu Kota.

Sarana transportasi yang kini juga populer dengan istilah Moda Raya Terpadu itu diyakini bakal membuat warga pengguna kendaraan pribadi beralih menggunakan MRT Jakarta. Alasannya, moda ini bebas macet, cepat dan modern.

“Inilah saatnya untuk mengubah Jakarta. Inilah saatnya untuk menjadikan Jakarta lebih baik dan bebas dari kemacetan,” kata Direktur MRT Jakarta William Sabandar, beberapa waktu lalu.

Ucapan William tak main-main. Ada tiga moda transportasi berbasis rel yang akan mengepung Jakarta di masa depan. Yakni kereta rel listrik (KRL), light rail transit (LRT) dan MRT. Ketiga moda transportasi dengan sarana kereta tersebut diharapkan mampu melayani mobilitas warga Ibu Kota dalam beraktivitas sehari-hari, sekaligus memangkas kemacetan.

Meski terkesan sama, ketiga moda ini punya beberapa perbedaan baik dari perlintasan, kapasitas penumpang, dan rangkaiannya. LRT atau kereta api ringan, misalnya, mengacu pada beban ringan dan bergerak cepat. Meskipun MRT dan KRL memiliki daya angkut lebih besar, LRT dapat memindahkan penumpang melalui operasi rute yang lebih banyak.

Selain itu, kelebihan dari moda transportasi LRT ini, sistem perlintasannya dibuat melayang sehingga tidak memiliki konflik sebidang yang sering ditemukan di lintasan KRL. Karenanya, headway atau jarak antarkereta dapat dipastikan waktunya.

Sedangkan commuter line atau KRL yang sudah mulai beroperasi sejak tahun 1925 merupakan kereta rel yang menggunakan sistem propulsi motor listrik sebagai penggerak keretanya. KRL yang melayani rute Jabodetabek ini seringkali mengalami konflik sebidang dengan penyeberangan jalur kendaraan mobil dan motor. Hal ini yang kerap menimbulkan kemacetan serta kecelakaan.

Kemudian MRT yang merupakan transportasi dengan transit cepat dan memiliki daya angkut yang lebih besar dari LRT. Perlintasannya dibuat melayang dan bawah tanah, sehingga meminimalisir pertemuan dengan konflik sebidang sama halnya dengan LRT.

Ketika tahap pertama mulai beroperasi pada Maret mendatang, 14 rangkaian kereta MRT akan digunakan untuk layanan harian mulai pukul 05.00 pagi hingga tengah malam. Sementara dua lainnya tetap disiagakan jika terjadi keadaan darurat. Rute ini membentang sejauh 15,7 kilometer antara Lebak Bulus di pinggiran selatan dan Bundaran Hotel Indonesia.

Lebak Bulus adalah lingkungan perumahan yang padat penduduk. Dengan transportasi umum lainnya, dibutuhkan waktu sekitar 90 menit untuk menempuh perjalanan menuju Bundaran HI. Tetapi, dengan MRT waktu perjalanan akan menjadi satu jam lebih pendek atau hanya sekitar 30 menit.

“Kita bersama-sama mencoba MRT dari Bunderan HI sampai di Lebak Bulus sepanjang 16 KM. Ini uji coba terus dan saat tadi kita naik dengan kecepatan 60 km per jam, suaranya dapat dikatakan tidak ada bisingnya, tidak terdengar, menurut saya sangat bagus sekali,” puji Presiden Jokowi usai menjajal MRT di Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa 6 November 2018.

Pada kesempatan itu, Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar juga memaparkan spesifikasi teknis moda yang diberi nama Ratangga ini. Dia mengatakan, kereta MRT Jakarta dibuat oleh perusahaan Nippon Sharyo asal Jepang. Posisi kemudi masinis berada di sisi sebelah kanan karena disesuaikan dengan arah jalur perjalanan kereta.

Seluruh kereta MRT Jakarta dibuat dari material stainless steel. Satu rangkaian kereta MRT Jakarta dapat menampung sebanyak 1.200 penumpang dan jika sangat padat dapat mencapai 1.950 penumpang. Satu unit kereta atau gerbong memiliki 2 unit penyejuk ruangan.

Satu rangkaian kereta nantinya terdiri dari 6 kereta. Pada kereta 1 dan 6 yang merupakan kereta dengan kabin masinis merupakan kereta tanpa motor penggerak atau disebut juga trailer car. Untuk kereta 2 hingga 5 yang merupakan kereta tanpa kabin masinis memiliki masing-masing 1 pantograf tipe single arm dengan motor penggerak atau disebut juga motor.

Dengan semua keunggulan itu, MRT ternyata tak hanya diperuntukkan bagi warga Jakarta. Paling tidak menurut Presiden Jokowi, moda transportasi jenis ini akan terus digeber di kota-kota lain yang memiliki problem serupa dengan Ibu Kota.

“Memang harus berani memulai seperti di sini. Jakarta sudah memulai. Palembang memulai. Nanti Bandung mulai, Surabaya mulai, Medan mulai. Saya kira memang transportasi massal ini adalah masa depan transportasi kita untuk menghindari kemacetan di kota mana pun,” ujar Jokowi.

Pertanyaan sekarang, apakah proses pembangunan moda MRT di kota-kota lain juga akan memakan waktu yang lama seperti di Jakarta?

3 dari 3 halaman

Mimpi Habibie yang Terwujud di Era Jokowi

Keinginan untuk menjadikan Jakarta sebagai kota yang modern, khususnya dari sisi moda transportasi, sudah tercetus sejak lama. Puluhan tahun lalu, banyak sudah studi yang mempelajari pengembangan sarana transportasi modern di Ibu Kota.

Bahkan, sejak 1980 lebih dari 25 studi subjek umum dan khusus telah dilakukan terkait dengan kemungkinan membangun sistem mass rapid transit (MRT) di Jakarta. Sementara dari sisi pemikiran, ide awal transportasi massal ini sudah dicetuskan sejak 1985 oleh Bacharuddin Jusuf Habibie yang ketika itu menjabat Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Tak sekadar mencetuskan gagasan, Habibie juga mendalami berbagai studi dan penelitian tentang MRT. Namun, semua gagasan itu tak kunjung terwujud. Salah satu alasan utama yang membuat rencana itu tertunda adalah krisis ekonomi dan politik pada 1997-1999.

Selepas krisis, Jakarta yang ketika itu dipimpin Gubernur Sutiyoso melanjutkan studi sebelumnya. Selama 10 tahun pemerintahan Sutiyoso (1997-2007), setidaknya ada dua studi dan penelitian yang dijadikan landasan pembangunan MRT.

Pada 2004, Sutiyoso mengeluarkan keputusan gubernur tentang pola transportasi makro untuk mendukung skenario penyediaan transportasi massal, salah satunya angkutan cepat terpadu yang akan digarap pada 2010.

Dilanjutkan Agustus 2005, sub Komite MRT dibentuk untuk mendirikan perusahaan operator MRT. Pada 18 Oktober 2006, dasar persetujuan pinjaman dengan Japan Bank for International Coorporation dibuat.

Perlu dua tahun kemudian atau setahun setelah Fauzi Bowo menggantikan posisi Sutiyoso menghuni Balai Kota Jakarta, PT Mass Rapid Transit Jakarta (PT MRT Jakarta) berdiri pada 17 Juni 2008. Berbentuk badan hukum perseroan terbatas dengan mayoritas saham dimiliki oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Pemprov DKI Jakarta 99.98% dan PD Pasar Jaya 0.02%)​.

Dikutip dari laman www.jakartamrt.co.id, PT MRT Jakarta memiliki ruang lingkup kegiatan di antaranya untuk pengusahaan dan pembangunan prasarana dan sarana MRT, pengoperasian dan perawatan prasarana dan sarana MRT, serta pengembangan dan pengelolaan properti/bisnis di stasiun dan kawasan sekitarnya, serta depo dan kawasan sekitarnya.

Pada tahun yang sama, perjanjian pinjaman untuk tahap konstruksi ditandatangani, termasuk pula studi kelayakan pembangunan MRT. Pada 31 Maret 2009, perjanjian kredit pertama dengan jumlah 48,150 miliar Yen untuk membangun Sistem MRT Jakarta ditandatangani Pemerintah Indonesia dan Japan International Corporation Agency (JICA) di Tokyo, Jepang. Secara keseluruhan, paket pinjaman dari JICA untuk pengembangan sistem MRT Jakarta bernilai total ¥ 120 miliar Yen.

Namun, semua itu tak membuat pembangunan MRT dimulai yang berarti janji Fauzi Bowo di masa kampanyenya Pilgub 2007 tak bisa dipenuhi. Pada Pilgub DKI Jakarta 2012, dia berjanji lagi bakal mengembangkan dan mengerjakan MRT jika kembali terpilih. Namun, dia kalah dari Joko Widodo atau Jokowi yang kemudian memimpin Ibu Kota.

Pengerjaan desain dasar untuk tahap pertama proyek MRT yang dibuat pada akhir 2010 dilanjutkan. Proses tender berlangsung pada akhir 2012 ketika gubernur baru Jakarta itu tiba-tiba mengatakan ingin meninjau kembali proyek MRT Jakarta. Jokowi juga mengumumkan bahwa proyek ini akan dilanjutkan sebagai salah prioritas dalam anggaran tahun 2013.

Butuh waktu setahun bagi Jokowi memutuskan pembangunan proyek MRT akan mulai dikerjakan. Pembahasan ini juga sempat alot ketika Jokowi rapat dengan warga Fatmawati yang terkena imbas proyek. Pada 28 November 2012, sang gubernur bahkan sempat keluar ruangan lantaran ada kericuhan dan protes warga yang menolak proyek MRT.

Namun, mimpi itu akhirnya mulai diwujudkan. Pada Kamis 10 Oktober 2013, pengerjaan proyek ini resmi dimulai dengan peletakan batu pertama di atas lahan yang rencananya berdiri Stasiun MRT Dukuh Atas, salah satu kawasan paling sibuk di Jakarta Pusat.

“(Sudah) 24 tahun warga Jakarta ini mimpi pengen punya MRT, mungkin juga sudah banyak yang mimpinya sudah hilang karena kok nggak dimulai-dimulai. Alhamdulillah pada pagi hari ini dimulai,” ujar Jokowi dalam sambutannya.

Lebih dari lima tahun setelah proyek ini mulai dikerjakan, MRT yang kini juga disebut dengan Moda Raya Terpadu itu akan segera diresmikan untuk beroperasi secara penuh. Jokowi yang kini menjabat sebagai Presiden RI direncanakan meresmikan moda transportasi yang diberi nama Ratangga oleh Gubernur Anies Baswedan itu pada Maret mendatang.

Namun, Ratangga dengan rute Lebak Bulus-Bundaran HI bukanlah akhir mimpi Jokowi. Dia juga sudah meminta agar tahun ini juga pembangunan MRT Jakarta tahap kedua, yakni rute Bundaran Hotel Indonesia-Kampung Bandan (Ancol) segera dimulai. Demikian pula pembangunan MRT koridor East-West.

“Kita harapkan nanti pada tahapan kedua, HI sampai ke Ancol. Tahun depan plus kita harapkan yang East-West,” kata Jokowi di Depo MRT Lebak Bulus, Selasa 6 November 2018.

Jadi, selamat datang Ratangga dan Jakarta yang makin modern.

Senyum Semringah Anang Hermansyah Saat Berdamai dengan Jerinx SID

Liputan6.com, Jakarta Perseteruan Anang Hermansyah dengan Jerinx SID akhirnya berakhir dengan damai. Sebelumnya, Jerinx SID kerap menyerang Anang Hermansyah di dunia maya terkait dengan RUU Permusikan yang sempat menjadi polemik. 

Anang Hermansyah dan Jerinx SID bertemu di sebuah tempat di Sanur, Bali, Senin (18/2/2019). Adalah Nanda Persada sebagai Ketua Imarindo (Ikatan Manager Artis Indnesia) membuka cerita tentang peristiwa itu.

“Pertemuan itu sudah dijadwalkan lama dan baru terlaksana hari ini. Saya hanya menjadi saksi dalam pertemuan tersebut bersama beberapa teman, seperti Sandrina Malakiano, Imarindo dan Sanur Bersatu. Selain Mas Anang Hermansyah, ada pula Ashanty, istrinya. Kami ngobrol bareng, banyak hal yang ditanyakan Jerinx dan dijawab Mas Anang. Begitu juga sebaliknya,” kata Nanda Persada saat dihubungi, Senin (18/2/2019) malam.

2 dari 3 halaman

Memanas

Dalam perbincangan tersebut, Nanda menceritakan Anang dan Jerinx terlihat sempat memanas dan berbicara keras. 

“Saat Jerinx melemparkan smash, Mas Anang pilih bertahan. Begitu sebaliknya. Setelah berbincang, masalah yang sempat memanas kemarin menjadi clear, saling respect satu sama lain. Ada miskomunikasi karena gaya untuk menyampaikan itu berbeda-beda. Namun kami bersyukur setelah semuanya berakhir baik,” katanya.

3 dari 3 halaman

 RUU Permusikan

Saat disinggung soal pembicaraan keduanya apakah terkait dengan RUU Permusikan, Nanda Persada mengatakan Jerinx SID tetap menolaknya. 

“Jerinx tetap menolak. Mas Anang juga menyatakan untuk membekukan sementara RUU itu sampai digelarnya Musyawarah Musik Indonesia. Mas Anang tetap meminta supaya para musisi terus mengkritisinya,” ujarnya.

Sibuk Manggung, Siti Badriah Tak Bisa Jenguk Tunangan di Rumah Sakit

Liputan6.com, Jakarta Baru sebulan merasa semringah karena dilamar, sekarang Siti Badriah harus bersedh. Tunangan Siti Badriah jatuh sakit. Sayangnya hingga saat ini belum diketahui secara pasti sakit apa yang diderita oleh pria bernama Krisjiana Baharudin itu.

Namun lewat unggahan Instagram Story yang dibagikan oleh Siti Badriah, beberapa waktu lalu, diketahui Kris tidak dapat ruangan untuk beristirahat. Alhasil Kris harus menunggu hingga dapat ruangan.

Kris pun tampak lesu. Wajahnya pucat pasi, tangan kanannya juga ditancapi selang infus. Ternyata tunangan Siti Badriah sedang sakit dan dirawat di sebuah rumah sakit. 

2 dari 3 halaman

Manggung

Ternyata Instagram Story itu tak diabadikan sendiri oleh Siti Badriah. Wanita yang akrab disapa Sibad itu mengaku dirinya tidak bisa menjenguk Kris.

“Kagak (jenguk Kris). Habis dari sini kan Sibad langsung ke Palembang (ada job nyanyi). Mungkin untuk jenguk ke sana ya enggak bisa. Palingan via teleponan aja sih. Nanyain kabar aja,” ujar Sibad, sapaan akrabnya, saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (15/2).

3 dari 3 halaman

Sudah Membaik

Meski tak bisa menjenguk sang tunangan, bukan berarti Sibad acuh pada perkembangan kondisi Kris. Menurut Sibad kondisi Kris sudah membaik. Bahkan kabarnya Kris akan segera pulang dari rumah sakit.

“Alhamdulilahnya hari ini dia udah mendingan juga. Mudah-mudahan keluar. Doain aja, katanya besok (keluar dari rumah sakit),” kata pelantun tembang “Lagi Syantik” ini.

Rapid Wina vs Inter Milan: Handanovic Semringah Jadi Kapten

Liputan6.com, Milan – Samir Handanovic baru saja ditahbiskan sebagai kapten baru Inter Milan. Dengan jabatan barunya, kiper berusia 34 tahun ini membantu Inter Milan menang tipis 1-0 atas tuan rumah Rapid Wien dalam lanjutan Liga Europa, Jumat (15/2/2019) dinihari WIB.

“Setiap pemain bangga menjadi kapten dari klub besar, tetapi kita sedang membicarakan Inter Milan, bukan personal,” kata Handanovic seperti dilansir Football Italia.

Seperti diketahui, Inter Milan baru saja mencopot jabatan kapten dari Mauro Icardi. Tidak jelas apa alasan di balik keputusan tersebut.

Namun publik menduga, ini ada kaitannya dengan Icardi yang belum juga memperpanjang kontrak. Di saat yang sama, striker asal Argentina ini terus dikaitkan dengan sejumlah klub besar lain seperti Real Madrid.

Inter Milan pun mengambil sikap dengan mencopot ban kapten dari lengan Icardi. Nerrazuri -julukan Inter Milan- akhirnya memilih Handanovic sebagai kapten baru.

2 dari 3 halaman

Hasil Bagus

Terkait pertandingan, Handanovic menilai hasil 1-0 yang dicetak lewat penalti Lautaro Martinez sudah bagus. Pasalnya, Rapid Wien juga memiliki kesempatan untuk membobol gawang Inter Milan.

Namun Inter beruntung memiliki Handanovic yang berhasil mematahkan beberapa peluang. “Untuk itulah saya di sini. Jelas, saya tak ingin membuat banyak penyelamatan, tetapi jika saya di butuhkan saya selalu ada,” kata Handanovic.

“Saya kira, menang 1-0 sudah merupakan hasil bagus, karena pertahanan dimulai dari penyerangan. Jadi setiap pemain berusaha. Sangat penting untuk tidak kebobolan lagi,” ujar Handanovic mengakhiri.

3 dari 3 halaman

Kemenangan Kedua

Di sisi lain, kemenangan atas Rapid Wien merupakan yang kedua bagi Inter Milan dalam lima laga terakhir. Ya, performa pasukan Luciano Spalletti belakangan kurang bagus.

Inter Milan sempat kalah tiga kali beruntun sebelum menang 1-0 atas Parma pada pekan lalu. Tiga kekalahan itu terjadi masing-masing atas Torino (0-1), Lazio (adu penalti), Bologna (0-1).

Giliran Gus Ipul Nyanyikan Lagu Kampanye Khofifah

Jakarta – Dalam pidato perdananya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melantunkan lagu kampanye rivalnya saat pilgub lalu, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Lagu kampanye tersebut bertajuk Kabeh Sedulur Kabeh Makmur.

Kini giliran Gus Ipul menyanyikan lagu kampanye Khofifah yang berjudul Wis Wayahe. Lagu ini dinyanyikan Gus Ipul saat memberikan ucapan selamat pada Khofifah di Gedung Negara Grahadi.

Didampingi istrinya Fatma Saifullah Yusuf, Gus Ipul terlihat memakai baju putih dengan dipadu blazer abu-abu. Saat bersalaman dengan Khofifah, dia langsung menyanyikan lagu Wis Wayahe.
“Wis wayahe Ibu Khofifah, Wis Wayahe Ibu Khofifah,” nyanyi Gus Ipul yang disambut senyum semringah Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (14/2/2019).
Setelah berjabat tangan dan mengobrol singkat, Khofifah pun mempersilakan Gus Ipul dan istrinya memasuki ruangan rapat Kahuripan. Ruangan tersebut sebelumnya digunakan Khofifah untuk menjamu tamu-tamu VIP. Pertemuan keduanya pun berlangsung tertutup.
(hil/rna) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Jadi Finalis Puteri Indonesia 2019, Diah Ayu Lestari Kunjungi Sekolah PAUD

Liputan6.com, Jakarta – Penyanyi Diah Ayu Lestari mengunjungi sebuah sekolah PAUD di kawasan Tanah Abang, Sabtu (9/2/2019). Kedatangan Diah karena dirinya memang sangat menyukai anak-anak dan senang berbagi dengan sesama.

Kedatangan Diah Ayu Lestari juga sekaligus untuk berbagi kabar bahagia. Perempuan yang dikenal dengan lagu-lagu jazz-nya ini menjadi salah satu finalis pemilihan Puteri Indonesia 2019. Diah mewakili DKI Jakarta 3 dengan beberapa finalis lainnya.

Diah Ayu Lestari datang ke PAUD Puspita, Tanah Abang, dengan membawa buku-buku tulis dan bacaan. Dirinya melihat PAUD yang berada di tengah kota Jakarta itu masih memiliki kekurangan sehingga dirinya ingin membantu.

“Kedatangan aku karena ingin berbagi dengan anak-anak. Di sini, aku bisa memberi informasi kepada anak-anak mengenai makanan yang sehat, bergizi. Memberikan edukasi sebagaimana mestinya,” ujar Diah Ayu Lestari dengan mimik muka semringah.

2 dari 3 halaman

Mengajar

Diah Ayu Lestari mengaku bahwa dirinya sering kali melakukan aktivitas yang berkaitan dengan anak-anak. Dirinya juga pernah mengajar di sebuah PAUD di daerah pelosok. 

“Aku pernah mengajar PAUD selama 4 bulan. Mengasyikan sekali bisa dekat dengan anak-anak. Aku memang senang dengan anak-anak,” ujar Diah Ayu Lestari.

3 dari 3 halaman

Puteri Indonesia 2019

Hal ini pula akhirnya yang menjadi latar belakang Diah Ayu Lestari untuk ikut ajang pemilihan Puteri Indonesia. Dirinya berharap bisa ikut ambil bagian untuk mengkampanyekan kekerasan terhadap anak-anak dan wanita. 

“Kalau saya melihat di Indonesia banyak kasus yang sangat memprihatinkan. Pelecehan seksual, wanita yang tidak mendapatkan keseimbangan di hukum. Intinya, saya ingin mengajak wanita untuk bilang tidak,” ujar Diah.

Mengikuti ajang pemilihan Puteri Indonesia, Diah Ayu Lestari mengaku ini pengalaman pertama yang dijalaninya.  “Saya tidak pernah ikut pemilihan sebelumnya.  Ini adalah sesuatu yang baru. Sedangkan finalis yang lain mungkin sudah berpengalaman,” pungkasnya.

Persija Langsung Kompak, Ivan Kolev Takjub

Liputan6.com, Jakarta – Persija Jakarta sukses mengempaskan Home United 3-1 di kualifikasi pertama Liga Champions Asia, Selasa (5/2). Bermain di kandang lawan, Stadion Jalan Besar, Singapura, Tim Macan Kemayoran pulang dengan kemenangan 3-1.

Tiga gol Persija berasal dari bunuh diri pemain Home United, Ho Wai Loon, serta dua gol dari Alberto Goncalves, dan Marko Simic. Sementara gol tim tuan rumah dicetak Song Ui Young.

Sukses ini tak pelak membuat Ivan Kolev, pelatih baru mereka, semringah. Pelatih asal Bulgaria itu Marko Simic dan kawan-kawan tampil sangat kompak.

“Saya hanya bersama tim selama tiga minggu. Tapi saya menemukan bagaimana tim ini sudah mempunyai cara bermain yang luar biasa,” ujar mantan pelatih timnas Indonesia berusia 61 tahun itu di situs Persija.

Kolev, yang sebelumnya juga pernah menangani Persija pada periode 1999-2000 menambahkan. “Tentunya kami berterima kasih kepada pemain yang tetap kompak di dalam dan di luar pertandingan.”

2 dari 3 halaman

Ditantang Klub Australia

Di laga selanjutnya, Persija akan berhadapan dengan klub Australia, Newcaslte Jet. Seperti juga lawan Home United, di laga ini, Persija akan kembali berlaku sebagai tamu.

Pertandingan ini akan digelar di Stadion McDonal Jones, 12 Februari mendatang.

Jika pun menang, Persija masih harus memainkan satu fase kualifikasi, sebelum bisa memastikan tempat di babak utama Lig Champions.

3 dari 3 halaman

Ambisi Riko

Sementara itu, gelandang serang Persija, Riko Simanjutkan berambisi menjaga tren bagus timnya di ajang Liga Champions Asia ini. Mantan pemain Semen Padang ini berharap Persija bisa lolos ke babak utama Liga Champions Asia.

“Kemenangan ini semoga jadi awal yang bagus untuk tim kami. Semoga kemenangan ini terus berlanjut di tim kita saat menghadapi laga selanjutnya,” usai Riko, seperti dikutip dari situs resmi Persija.

Riko sendiri tampil gemilang saat Persija mengalahkan Home United. Bahkan, dia memberi asisst untuk gol Gonclves dan Simic.

Riko sendiri tampil gemilang saat Persija mengalahkan Home United. Bahkan, dia memberi asisst untuk gol Gonclves dan Simic.

Alasan Ahok Jatuh Cinta ke Puput: Pintar Masak, Garis Tangan Sama

Jakarta – Sejak resmi bercerai dengan Veronica Tan, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok melabuhkan hatinya kepada Puput Nastiti Devi. Ada sejumlah alasan yang bikin Ahok jatuh cinta dengan perempuan mantan Polwan itu.

Ahok mengungkap ceritanya jatuh cinta dengan Puput dalam video yang diunggah di OSOTv Channel. Ahok bercerita kepada Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Oesman Sapta Odang alias OSO.

Oesman awalnya bertanya kepada Ahok apakah benar dirinya akan menikah dengan Puput seperti yang ramai diberitakan media. Ahok kemudian membenarkan.


Ahok mengatakan, ibunya Buniarti Ningsih menyuruhnya agar menikah lagi. Sang ibu berharap ada pendamping hidup yang bisa mengurus eks Gubernur DKI Jakarta itu.

Alasan Ahok Jatuh Cinta ke Puput: Pintar Masak, Garis Tangan SamaFoto: Ahok ajak Puput ke rumah OSO. (Screenshot video)

“Mama saya suruh nikah, mama saya bilang gini ‘Hok saya sudah nggak mungkin ngurus kamu, tinggal sama kamu, saya sudah 70-an, mau sampai kapan’,” ujar Ahok menirukan ucapan ibunya.

“Mama saya selalu bilang, ‘istri kamu itu harusnya pengganti saya soal masak memasak, bikin kue dan ngurusin kamu. Yang dulu kan nggak mau’,” sambungnya.

Ahok pun akhirnya mencari wanita yang bisa mengisi hatinya. Salah satu syaratnya, harus disetujui ibunya. Ahok mengatakan, sosok yang dia cari itu ada pada Puput.

“Saya tanya mama, mama setuju ini? ‘Kalau dia mau sama kamu untung lho Hok. Hanya saya sih nggak yakin dia mau sama lu Hok beda 31 tahun, anaknya baik gitu’,” kata Ahok.

Ahok mengatakan dirinya jatuh cinta dengan Puput karena pintar memasak. Puput sendiri menurut Ahok tahun ini baru berusia 22 tahun. Meski begitu, Ahok menilai Puput sebagai sosok yang dewasa karena sudah berprofesi sebagai polwan.

Selain itu Ahok juga menyebut garis tangan dirinya dengan Puput sama persis. Sebagai WNI keturunan Tionghoa, Ahok percaya itu nantinya akan membawa keberuntungan, membuatnya menjadi orang hebat. Dia sendiri tidak menyangka garis tangannya sama dengan Puput.

“Persis sama (garis tangan dengan Puput-red),” ujarnya.

Ahok kemudian memanggil Puput. Di depan OSO, Ahok mengajak Puput sama-sama menunjukkan telapak tangan. Dia membuktikan kepada OSO bahwa garis tangannya sama dengan Puput.

Dalam video terdengar suara yang menyatakan Ahok dan Puput memang berjodoh. “Amin,” ujar Puput semringah.

Ahok mengatakan, karena dirinya sudah punya pasangan, ibunya sekarang makin sehat. Ibunya senang karena sudah ada pendamping yang akan mengurusi kehidupan Ahok dan anak-anaknya.

“Mama udah percaya sama saya,” kata Puput.
(hri/dkp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Sambut Kebebasan Ahok, Putra Sulung Pamer Senyum Semringah

Liputan6.com, Jakarta Hari ini, Kamis (24/1/2019), Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok telah resmi bebas dari penjara. Ia kembali menghirup udara bebas usai menjalani hukuman terkait kasus penodaan agama selama satu tahun, 8 bulan dan 15 hari.

Ahok dijemput oleh putra sulungnya, Nicholas Sean Purnama dan tim BTP di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, pada pukul 07.30 WIB. Hal pertama yang ia lakukan adalah memeluk putra tercintanya dan langsung nge-vlog.

“Tim BTP jemput, sambil ngeshoot untuk vlog,” kata Staf Ahok Ima Mahdiah, kepada Liputan6.com di Jakarta, Kamis (24/1/2019).

Melalui Twitter tim BTP memperkenalkan saluran YouTube Panggil Saya BTP. Nantinya, vlog Ahok saat keluar dari lapas akan diunggah di situs berbagi video tersebut.  

2 dari 3 halaman

Potret Pertama Setelah Bebas

Lama tak bertemu, Nicholas Sean mengunggah potret kebersamaan bersama Ahok di Instagram. Tampak keduanya tengah tersenyum semringah. Ia menuliskan bahwa kini sang ayah tercinta menjadi sosok yang bebas.  

Nicholas Sean juga mensyukuri segala dukungan yang diberikan masyarakat. “He’s back. My dad’s a free man! Thank you everyone for the support,” tulis Nicholas Sean Purnama.

3 dari 3 halaman

Ucapan dari Selebritas

Hanya satu jam setelah diunggah, foto pertama Nicholas Sean bersama ayahnya setelah  bebas itu langsung disukai lebih dari 92 ribu pengguna Instagram dan terus bertambah.

Deretan selebritas Tanah Air pun tak mau ketinggalan menyambut kebebasan Ahok yang dikabarkan akan menikah dengan Bripda Puput ini. Salah satunya penyanyi Ichsan Akbar, yang dikenal sebagai jebolan Indonesian Idol 2006 yang juga seringkali nge-host.

“Welcome back, bapak! Happy for you both @nachoseann,” tulis Ichsan Akbar.  

(Lavenia/mgg) 

Usai Berhenti dari ITB, Begini Kabar Izhak dan 9 Adiknya

Liputan6.com, Polewali Mandar Masih ingat dengan Muhammad Izhak? Ya, dia adalah mantan mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) yang memutuskan berhenti kuliah demi merawat sembilan adiknya. Keputusan itu diambil mantan mahasiswa Fakultas Teknik Kimia angkatan 2013 itu setelah kedua orangtuanya meninggal karena sakit.

Izhak tersenyum semringah saat Liputan6.com menyambangi kediamannya di Dusun Tojangan, Desa Pasiang, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, pada Kamis sore, 17 Januari 2019. Kehidupan pemuda berusia 23 tahun itu kini jauh lebih baik.

Kisah Izhak yang harus berhenti kuliah demi merawat sembilan adiknya pada Desember 2017 berhasil menggugah hati banyak orang, baik itu secara personal maupun secara kelompok yang tergabung dalam suatu organisasi. Bantuan itu ada yang berupa uang, ada pula yang berupa benda.

“Jumlahnya ratusan juta, saya tidak bisa hitung totalnya secara detail,” kata Izhak kepada Liputan6.com.

Yang jelas, bantuan itu seluruhnya dipergunakan mantan mahasiswa ITB itu dengan sangat hati-hati. Selain untuk biaya adik-adiknya sekolah, bantuan yang masuk ke rekening pribadi milik Izhak itu juga digunakan Izhak untuk melanjutkan kuliahnya di Universitas Terbuka Majene.

“Saya ambil jurusan manajemen, karena tidak ada jurusan Teknik Kimia. Saya mengulang dari awal, sekarang baru mau masuk semester dua. Setiap Sabtu Minggu saya bolak-balik ke Majene untuk ngampus,” paparnya.

Mantan mahasiswa ITB itu sengaja memilih kuliah pada hari Sabtu dan Minggu agar tetap ada yang bisa mengurus si bungsu, Muhammad Chairul, yang baru berumur dua tahun. “Kalau Sabtu-Minggu kan adik saya yang cewek bisa merawat Chairul,” imbuhnya.

2 dari 3 halaman

Pengusaha yang Dermawan Bantu Izhak

Izhak dan sembilan adiknya tak lagi tinggal di rumahnya yang lama, ia kini memiliki rumah baru yang dibangun di atas tanah peninggalan ayahnya tak jauh dari tempat tingggal sebelumnya. Biaya pembangunan rumah baru sederhana itu diberikan oleh seorang dermawan asal kota Surabaya.

“Sekarang tinggal di sini, ini rumah dibangunkan oleh seorang pengusaha, dia minta namanya tidak disebutkan,” kata Izhak saat ditemui di kediamannya.

Kala itu, pengusaha asal Kota Pahlawan itu datang menggunakan mobil menemui Izhak. Kepada pengusaha itu Izhak menyebutkan bahwa ia memiliki sebuah tanah yang telah dibanguni fondasi rumah, tetapi pembangunannya belum dilanjutkan karena terkendala biaya.

“Saya tidak tahu dari mana dia tahu rumah saya, kemungkinan dari supirnya yang antar itu. Setelah saya jelaskan tentang tanah ini dia langsung tawarkan untuk bangunkan rumah,” ucap Izhak.

Tak hanya dari pengusaha asal Surabaya itu, seorang TKW di Arab Saudi juga memberikan bantuan kepada Izhak dan saudara-saudaranya. Bahkan, majikan TKW tersebut yang diceritakan kisah tentang Izhak juga ikut memberikan bantuan.

“Majikannya TKW itu bahkan menjadi semacam donatur tetap untuk keluarga saya,” ungkap Izhak.

3 dari 3 halaman

Bantuan Alumni ITB

Ikatan Alumni ITB sendiri tidak tinggal diam melihat apa yang dialami Izhak kala itu. Bantuan demi bantuan diberikan baik dari alumni fakultas maupun alumni kampus.

“Ada banyak sekali bantuan dari kakak-kakak alumni. Dari Ikatan Alumni Teknik Kimia, Ikatan Alumni ITB Sulawesi Selatan dan Barat, maupun Ikatan Alumni ITB yang organisasi besar,” ucapnya.

Saat ini, Izhak sedang disibukkan dengan pembangunan Production Center yang digagas oleh Ikatan Alumni ITB. Production Center itu nantinya akan menjadi lahan usaha agar Izhak dapat melanjutkan hidup.

“Jadi ini yang sementara saya bangun, Production Center, nanti di sini jadi tempat pemeliharaan ternak modern dan pengembangan pembuatan gula aren,” jelas Izhak sambil menunjukkan lokasi pembangunan Production Center-nya.

Izhak menyebutkan biaya pembangunan Production Center itu seluruhnya ditanggung oleh ikatan alumni ITB. Tak hanya itu, dalam prosesnya, IA ITB juga terus mengontrol pembangunan Production Center tersebut.

“Kemarin salah satu perwakilan ikatan alumni datang lihat sudah sejauh mana perkembangannya. Kalau di persentasekan ini kira-kira sudah rampung 70 persen,” jelasnya.

Menurut Izhak, production center yang tengah ia bangun adalah model tempat perawatan hewan ternak yang sangat mutakhir, model seperti itu pertama kali digunakan oleh Darmono di Cikampek.

“Jadi ini yang kedua, semoga bisa sebesar punya Pak Darmono, kemarin sebelum saya bangun ini saya sempatkan untuk ke tempat pak Darmono melihat bagaimana punya dia,” ucapnya.

“Yang jelas semoga apa yang tengah saya geluti ini dapat menjadi berkah buat saya dan keluarga saya,” ia memungkasi.


Saksikan video pilihan menarik berikut: