3 Pemain yang Bakal Tinggalkan Real Madrid Musim Panas Mendatang

Liputan6.com, Madrid – Real Madrid berencana cuci gudang skuat musim panas nanti. Maklum, performa klub masih jauh dari harapan.

Setelah diambil alih bos baru Santiago Solari, penampilan Madrid masih terlihat mengecewakan. Bahkan Sergio Ramos dan kolega belum lama ini menelan kekalahan dari Leganes di ajang Copa del Rey.

Terpuruknya Real Madrid musim ini disebabkan oleh kegagalan Florentino Perez mendatangkan pengganti Ronaldo. Akibatnya, fans merasa sangat frustrasi dan mereka enggan datang ke Santiago Bernabeu musim ini.

Beberapa pemain sudah dikaitkan dengan kepindahannya dari klub. Berikut ini tiga pemain Real Madrid yang berpeluang hengkang pada musim panas seperti dilansir Sportskeeda.

2 dari 4 halaman

1. Keylor Navas

Kiper asal Kosta Rika itu sudah kehilangan tempat di bawah mistar Real Madrid sejak kedatangan Thibaut Courtois dari Chelsea. Di bawah Santiago Solari, pemain berusia 32 tahun itu hanya dimainkan di Copa del Rey sedangkan Courtois di Liga Champions dan La Liga.

Meski mengeluhkan tentang minimnya kesempatan bermain, Navas belum lama ini menandatangani kontrak baru dengan Los Blancos. Kendati demikian, Navas juga dikaitkan dengan klub Premier League Arsenal.

Namun, jika situasinya saat ini di klub tidak berubah, sepertinya mantan pemain Levante itu kemungkinan akan pindah musim panas ini.

3 dari 4 halaman

2. Luka Modric

Luka Modric meraih kesuksesan besar pada 2018 setelah puncaknya memenangkan Ballon d’Or. Namun, musim ini Modric tampil di bawah standar dan dianggap bertanggung jawab atas penampilan buruk timnya.

Dalam beberapa pekan terakhir, Inter Milan dikabarkan ingin membawa gelandang Kroasia itu ke Serie A lagi. Klub Italia itu sempat berusaha untuk merekrut Modric pada musim panas lalu juga tetapi presiden Florentino Perez tidak merestui transfer tersebut.

Namun, mengingat usia dan performanya, Madrid sepertinya bersedia melepas Modric pada musim panas nanti. Terlebih Madrid sepertinya sedang mempersiapkan penggantinya dengan mendekati bintang Tottenham Hotspur Christian Eriksen.

4 dari 4 halaman

3. Isco

Isco sudah sering dikaitkan dengan pintu keluar dari Real Madrid setelah tidak lagi menjadi pilihan utama Santiago Solari. Hubungan sang gelandang dengan Solari pun dikabarkan sudah tidak harmonis lagi.

Isco sendiri sekarang belum berada dalam performa terbaiknya sehingga penampilannya untuk Los Blancos menjadi berkurang. Pemain internasional Spanyol itu hanya menjadi starter dua kali dalam 16 pertandingan untuk klub musim ini.

Isco sudah dikaitkan dengan sejumlah klub Premier League seperti Chelsea, Arsenal dan juga Manchester City. Mengingat minimnya kesempatan bermain di Madrid dan mendapat cemoohan dari para suporter, Isco bisa meninggalkan klub pada musim panas.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Pengundian Perempat Final Copa del Rey: Barcelona Hadapi Sevilla

Madrid – Drawing perempat final Copa del Rey yang berlangsung di Ciudad del Futbol in Las Rozas, Madrid, Jumat (18/1/2019) malam waktu setempat, telah rampung digelar. Hasilnya, Barcelona bersua dengan Sevilla.

Barca lolos ke fase delapan besar setelah meraih kemenangan agregat 4-2 atas Levante. Sementara itu, Sevilla menyingkirkan Athletic Bilbao dengan keunggulan agregat 3-2 pada laga 16 besar.

Andai mampu mengalahkan Sevilla, Barcelona akan lolos ke semifinal dan menjaga asa meraih trofi Copa del Rey musim ini. Los Cules pun berpeluang mempertegas dominasinya di Copa del Rey yang sejauh ini telah meraih 30 trofi, atau terbanyak dibandingkan klub Spanyol lainnya.

Sementara itu, Sevilla memiliki kesempatan untuk membalaskan dendam kontra Blaugrana. Pada final Copa del Rey 2017-2018, Sevillistas gagal keluar sebagai juara setelah menelan kekalahan 0-5 dari Barcelonadi Wanda Metropolitano, 21 April 2018.

Pada laga lain, Real Madrid akan menghadapi lawan yang tak terlalu berat. Madrid yang menang agregat 3-1 atas Leganes pada 16 besar, akan bersua Girona dalam pertandingan perempat final Copa del Rey.

Laga babak delapan besar Copa del Rey masih akan berlangsung dalam dua leg. Pertandingan leg pertama dihelat pada 22, 23, dan 24 Januari 2019, sedangkan leg kedua digelar pada 29, 30, dan 31 Januari 2019.

Berikut ini adalah hasil undian perempat final Copa del Rey:

Real Madrid* Vs Girona

Getafe* Vs Valencia

Sevilla* Vs Barcelona

Espanyol* Vs Real Betis

*Tim tuan rumah pada leg pertama

Sumber: AS

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini.

Mourinho Menangkan Segalanya Bersama Inter Milan

Liputan6.com, Jakarta Pelatih asal Portugal, Jose Mourinho bercerita soal mantan-mantan klub yang pernah dilatihnya. Dia mengungkapkan momen-momen paling berkesan mulai dari soal pemain terbaik hingga klub mana yang paling berkesan buat dirinya.

Bukan Chelsea atau Real Madrid, Mourinho mengaku Inter Milan yang dilatihnya pada 2008-2010 sebagai tim terbaik yang pernah dilatihnya. Maklum, Mourinho raih treble di Inter Milan yang juga sekaligus sejarah di serie A.

Seusai dipecat Chelsea pada 2007, setahun kemudian Mourinho ditunjuk Inter Milan menggantikan Roberto Mancini. The Special One menangani Nerazzurri selama dua musim.

Meski hanya dua musim, akan tetapi Mourinho sukses mempersembahkan berbagai gelar bagi Inter Milan, mulai dari dua gelar Serie A serta masing-masing satu trofi Coppa Italia, Supercoppa Italana, dan Liga Champions.

Mourinho tak lama bertahan di Inter Milan. Itu karena dirinya digoda Real Madrid pada 2010.


2 dari 3 halaman

Menangi Segalanya

Salah satu pencapaian bersejarah Mourinho bersama Inter terjadi pada musim 2009-10. Kala itu Mou sukses mengantar La Beneamata meraih treble winners. Hal inilah yang membuat dia menganggap Inter menjadi tim terbaik yang pernah dia tangani.

“Tim terbaik? Kalian tahu saya harus mengatakan Inter karena mereka memenangi segalanya,” ujar Mourinho ketika bertindak sebagai pundit di stasiun televisi beIN Sports.

“Saya harus objektif dan menaruh rasa hormat sepenuhnya terhadap mereka dan mengatakan mereka adalah tim yang memenangi semuanya dari hari pertama hingga terakhir,” sambungnya.

3 dari 3 halaman

Prestasi Luar Biasa

Inter pada musim tersebut memang tampil luar biasa. Salah satu momen paling diingat adalah ketika tim asuhan Mou sukses menyingkirkan tim unggulan Barcelona di semifinal Liga Champions.

“Mereka [Inter] menjuarai semua kompetisi, memenangi treble, mengalahkan tim terbaik dunia Barcelona 3-1, mengalahkan Bayern Munchen 2-0 di final Liga Champions,” tutur Mourinho.

“Mereka menjuarai liga di Italia dengan raihan poin fantastis, mereka menjuarai piala Italia, dan memenangi tiga final dalam 10 hari, jadi saya harus katakan bahwa mereka adalah tim terbaik,” tandasnya.

Sumber: Bola.net

Nodai Kemenangan Juventus, Apa Guna VAR?

Liputan6.com, Jakarta – Kontroversi video assistant referee (VAR) mewarnai kemenangan Juventus atas AC Milan pada Piala Super Italia. Berfungsi mengurangi kesalahan wasit, VAR nyatanya tidak menyelesaikan masalah.

Juventus merebut gelar kedelapan Piala Super Italia berkat gol tunggal Cristiano Ronaldo pada laga di King Abdullah Sports City, Kamis (17/1/2019) dini hari WIB.

VAR digunakan pada partai tersebut dan menghasilkan keputusan tepat dengan dianulirnya gol Juventus karena offside dan kartu merah bagi gelandang AC Milan Franck Kessie. 

Meski tepat, I Rossoneri tidak sepenuhnya gembira akan teknologi itu. Pasalnya, wasit dan VAR tidak memberi penalti ketika Emre Can menjegal Andrea Conti jelang berakhirnya laga. Rekaman menunjukkan Can menekel Conti tanpa menyentuh bola.

Polemik tersebut menambah panjang daftar kesalahan VAR dalam musim ini. Banyak pelatih klub Italia protes seiring penggunaannya di Serie A. Dari Spanyol, kecaman muncul setelah Real Madrid dikalahkan Real Sociedad pada La Liga. 

Di Inggris, kontroversi muncul ketika Tottenham Hotspur mengalahkan Chelsea 1-0 berkat gol penalti Harry Kane pada leg pertama semifinal Piala Liga awal bulan ini. Sebab, terdapat dua bukti yang menunjukkan tafsir berbeda.

Tayangan resmi dari ofisial menunjukkan Kane tidak dalam posisi offside sebelum dijatuhkan kiper Kepa Arrizabalaga, yang kemudian berbuah tendangan 12 pas. Sedangkan Chelsea punya gambar yang menunjukkan hal sebaliknya.

“Wasit di sini harus membiasakan diri pada sistem dan penggunaan VAR. Saat ini ofisial Inggris belum siap dan mesti belajar lagi,” kata pelatih Chelsea Maurizio Sarri usai laga itu, dilansir Sky Sports.

2 dari 4 halaman

Kekurangan VAR

Perdebatan ini menunjukkan adanya kekurangan pada VAR. Menyusul penggunaannya di Piala Dunia 2018, media Inggris Guardian menemukan kelemahan dalam teknologi itu.

VAR efektif untuk menentukan keputusan pasti, dalam hal ini offside atau kesalahan wasit dalam mengidentifikasi pemain saat memberikan kartu.

Sedangkan VAR masih labih pada keputusan subyektif, seperti pemberian penalti dan pemberian hukuman. Di sini intepretasi dan konsistensi terhadap penerapan peraturan jadi penyebabnya.

Guardian menyebut dua contoh. Iran mendapat tendangan penalti ketika bola menyentuh tangan bek Portugal Cedric Soares di area terlarang. Namun, ketika bola mengenai lengan bek Argentina Marcos Rojo pada partai versus Nigeria, VAR tidak memberi tendangan 12 pas.

3 dari 4 halaman

Bantuan Teknologi

VAR merupakan bantuan kesekian untuk meningkatkan kualitas sepak bola. Sebelumnya digunakan teknologi garis gawang demi menentukan terciptanya gol atau tidak.

Sejak dicoba di Belanda pada Eredivisie 2012/2013, negara-negara besar mengadopsi VAR pada beberapa tahun terakhir. Bundesliga Jerman dan Serie A Italia menerapkannya sejak 2017/2018. Sedangkan La Liga Spanyol per 2018/2019.

Liga Primer Inggris akan menggunakan VAR di 2019/2020, dengan UEFA mengumumkan mulai memakainya pada babak gugur Liga Champions musim ini.

4 dari 4 halaman

Masih Awal

Kenyataannya, VAR masih dalam tahap awal penggunaan. Kesalahan-kesalahan bakal hadir seiring proses perbaikan.

Yang jelas, VAR harus dipertahankan untuk memperbaiki sepak bola. “Dengan VAR, pemain sekarang tahu mereka selalu dalam pantauan dan tidak bisa seenaknya melakukan pelanggaran,” ungkap David Elleray, direktur teknis International Football Association Board, organisasi yang menciptakan peraturan dalam sepak bola.

Indonesia Pastikan Satu Tiket Semifinal Ganda Putri Malaysia Masters 2019

Kuala Lumpur – Indonesia dipastikan mendapat satu tiket semifinal ganda putri  Malaysia Master 2019. Kepastian mencuat setelah dua pasangan Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Yulfira Barkah/Jauza Fadhila Sugiarto, lolos ke perempat final, Jumat (18/1/2018). 

Greysia/Apriyani lolos ke perempat final Malaysia Masters 2019 setelah mengalahkan ganda Thailand, Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai, dalam dua gim langsung 21-14 dan 21-15, pada babak kedua, Kamis (17/1/2019). 

Pada pertandingan lain, Yulfira/Jauza, menang atas pasangan Malaysia, Vivian Hoo/Yap Chen Wen. Mereka juga menang dalam dua gim 21-9, 21-18. 

“Kami akan berusaha yang terbaik. Kami juga senang mereka (Yulfira/Jauza) menang lawan Malaysia, jadi besok kami bisa ketemu,” kata Greysia selepas pertandingan, melalui rilis yang diterima Bola.com.

“Kami fokus melakukan yang terbaik, karena ini penampilan pertama kami pada 2019,” sambung Greysia.

Yulfira/Jauza berharap bisa tampil lepas dan mampu mengimbangi ganda seniornya tersebut. Pertandingan ini menjadi duel pertama buat kedua pasangan tersebut di event resmi BWF. 

“Semoga besok bisa main bagus, lebih lepas dan tidak tertekan. Semoga bisa permainan senior seperti Kak Greysia. Main lebih lepas saja pokoknya,” ujar Jauza, mengenai laga perempat final Malaysia Masters 2019 kontra Greysia/Apriyani. 

2 dari 2 halaman

Ni Ketut / Rizki Juga Lolos

Ganda putri Indonesia lainnya, Ni Ketut Mahadewi Istarani/Rizki Amelia Pradipta, juga melangkah ke perempat final. Mereka menggenggam tiket setelah mengalahkan ganda India, Ashwini Ponnappa/Reddy N. Sikki, dengan skor 21-18, 21-17. 

Sayangnya, satu ganda lainnya Della Destiara Haris/Virni Putri gagal mengikuti keberhasilan rekan-rekannya. Langkah mereka terhenti di babak kedua. 

Della/Virni tersingkir setelah takluk dari ganda Jepang, Ayako Sakuramoto/Yukiko Takahata, dalam dua gim 11-21, 13-21. 

Legenda Arsenal Akui Cech Kiper Terbaik Dunia

Liputan6.com, London – Petr Cech memang merupakan salah satu kiper legendaris di Inggris. Kiper Arsenal itu sudah melanglang buana di negeri ratu Elizabeth tersebut selama sekitar 15 tahun.

Ia memulai kariernya di Inggris bersama Chelsea sejak tahun 2004. Ia bermain di sana selama lebih dari satu dekade.

Pada tahun 2015, ia kemudian memutuskan untuk pindah ke Arsenal. Sebab Chelsea saat itu memiliki kiper yang lebih muda yakni Thibaut Courtois.

Selama di EPL, Cech berhasil mengoleksi 18 gelar juara. 15 di antaranya diraih bersama Chelsea dan sisanya bersama Arsenal.

Ia juga pernah menyabet penghargaan Golden Glove, sebanyak empat kali. Penghargaan ini diberikan pada kiper yang berhasil meraih clean sheet terbanyak dalam semusim. Ia juga pernah dua kali terpilih masuk ke dalam PFA Team of the Year.

2 dari 2 halaman

Komentar Seaman

Di mata legenda Arsenal, David Seaman, Cech layak disebut sebagai salah satu kiper terbaik di sejarah EPL. Ia juga menyebut mantan kiper timnas Ceko itu telah menetapkan standar yang tinggi bagi kiper-kiper lainnya di kompetisi tersebut.

“Ia adalah salah satu yang terbaik, tidak diragukan lagi,” ujarnya pada Sky Sports.

“Standar yang ia tetapkan ketika ia datang sangat brilian dan itu telah dibuktikan oleh semua trofi yang dimenangkannya,” katanya menambahkan.

“Ia memenangkan banyak trofi bersama Chelsea, datang ke Arsenal dan masih mempertahankan standar kiper yang hebat itu.”

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Harry Kane Absen Bela Totteham Hotspur Selama 2 Bulan

London – Penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane, tidak akan membela timnya selama dua bulan ke depan. Kane terpaksa menepi karena mengalami cedera ligamen pada pergelangan kaki kirinya. 

Cedera itu menghantam Harry Kane saat Totttenham menelan kekalahan 0-1 dari Manchester United pada pertandingan pekan ke-22 Premier League, di Stadion Wembley, Minggu (13/1/2019).

Striker timnas Inggris itu dibekap cedera setelah mendapat tekel keras dari bek MU, Phil Jones, pada menit-menit akhir pertandingan. Meski begitu, Kane masih bisa menyelesaikan laga hingga 90 menit penuh.

“Setelah menjalani pemeriksaan awal, kami dapat mengonfirmasi jika Harry Kane mengalami cedera ligamen di pergelangan kaki kirinya, yang terjadi pada laga melawan Manchester United,” bunyi pernyataan resmi Tottenham Hotspur.

“Sang striker akan terus dipantau oleh staf medis kami saat dia mulai menjalani rehabilitasi dan diharapkan kembali berlatih pada awal Maret,” lanjut pernyataan tersebut.

Bakal menepi selama dua bulan, Harry Kane setidaknya melewatkan 10 laga yang dijalani The Lilywhites. Beberapa pertandingan yang dilewatkan oleh Kane adalah duel melawan Chelsea (leg kedua semifinal Piala Liga Inggris dan Premier League), Borussia Dortmund (Liga Champions), dan Arsenal (Premier League).

Kehilangan Harry Kane sampai Maret 2019 menjadi pukulan berat buat Tottenham Hotspur. Pasalnya, Spurs juga tak diperkuat Son Heung-min yang tengah membela timnas Korea Selatan di Piala Asia 2019, serta Lucas Moura yang masih dibekap cedera.

Sumber: Tottenham Hotspur/Bola.com

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini.

Harry Kane Akan Absen Sampai Maret

London – Pukulan telak bagi Tottenham Hotspur. Harry Kane dikabarkan akan menepi sampai Maret 2019 akibat cedera pergelangan kaki yang dideritanya.

Kane mengalami kerusakan ligamen pergelangan kaki kiri usai diterjang Phil Jones di menit-menit akhir saat Tottenham dikalahkan Manchester United 0-1, akhir pekan lalu. Bomber Tottenham itu mesti mengenakan boot pelindung dan berjalan memakai kruk ketika menuju klinik untuk menjalani pemindaian.

Dalam sebuah pernyataan Tottenham mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan, Kane harus absen tidak sebentar. Kane diperkirakan baru akan comeback pada dua bulan ke depan.


“Setelah pemeriksaan awal, kami bisa memastikan bahwa @HKane (merujuk pada akun Twitter Kane-red), mengalami kerusakan otot ligamen pada pergelangan kaki kirinya, yang dialami pada pertandingan hari Minggu. Dia akan terus dipantau oleh staf medis kami seiring dengan dia memulai proses rehabilitasi dan diprediksi akan kembali berlatih pada awal Maret,” bunyi keterangan yang dikutip Telegraph.

Dengan demikian, penyerang internasional Inggris itu sepertinya akan melewatkan dua leg laga babak 16 besar Liga Champions melawan Borussia Dortmund.

Selain itu, Kane juga tidak akan bisa bermain di pertandingan leg kedua semifinal Piala Liga melawan Chelsea pada 24 Januari. Andai Spurs mampu lolos ke final pun, Kane masih akan absen karena laga akan digelar pada pekan terakhir bulan Februari.

Di Premier League, Kane akan melewatkan sejumlah pertandingan Liga Inggris termasuk melawan Chelsea dan Arsenal.

Spurs layak cemas karena selama ini Kane selalu diandalkan sebagai ujung tombak utama. Di musim ini saja, Kane telah mengemas 20 gol dalam 31 penampilannya di seluruh kompetisi. Tidak hanya itu, kekuatan Spurs akan semakin berkurang karena Son Heung-min juga tengah dipanggil ke timnas Korea Selatan untuk tampil di Piala Asia.

(rin/raw)


PBSI Kirim 22 Wakil ke Malaysia Masters 2019

Jakarta – Para pebulutangkis Indonesia akan berburu gelar di Malaysia Masters 2019. Sebanyak 22 wakil dari pelatnas Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia akan turun bertanding.

Turnamen BWF World Tour Super 500 tersebut akan digelar di Stadium Axiata, Kuala Lumpur Sport City, Malaysia, pada 15-20 Januari 2019.

Berbagai persiapan sudah dilakukan para atlet menuju turnamen ini. Anthony Sinisuka Ginting, misalnya, fokus ke fisik usai libur akhir tahun.

“Persiapannya lebih banyak ke fisik. Karena kemarin habis liburan walaupun tetap latihan, tapi kan nggak full seperti program di Pelatnas,” kata Anthony seperti dikutip dari badmintonindonesia.org.

“Sudah lebih siap lah untuk mengawali tahun 2019 ini. Mudah-mudahan tahun ini gelarnya lebih banyak dari tahun lalu. Apalagi kan sudah mulai perhitungan menuju olimpiade,” ujarnya soal harapan di tahun baru.

Anthony akan berhadapan dengan Khosit Phetpradab (Thailand) di babak pertama. Jika mulus sampai perempatfinal, pebulutangkis peringkat tujuh dunia itu berpeluang jumpa unggulan ketiga, Chen Long (China).

“Targetnya di Malaysia ini pasti ingin yang terbaik, inginnya ke delapan besar dan semifinal. Tapi drawingnya juga kan nggak mudah. Jadi saya nggak mau fokusin untuk target capaian dulu. Tapi lebih melakukan yang terbaik di setiap pertandingannya nanti. Nggak ada lawan yang bisa dipandang sebelah mata,” ungkap atlet kelahiran tahun 1996 tersebut.

Tahun lalu di Malaysia Masters, Anthony terhenti di babak perempatfinal. Ia dikalahkan oleh Hans Kristian Solberg Vittinghus (Denmark).

Selain Anthony, sektor tunggal putra juga mengirimkan Jonatan Christie. Jonatan akan langsung berhadapan dengan Jan O Jorgensen (Denmark) di babak pertama. Turnamen ini juga jadi ajang comeback Marcus Fernaldi Gideon setelah sempat cedera.


Berikut wakil pelatnas PBSI di Malaysia Masters:

Tunggal Putra:
Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting

Tunggal Putri:
Gregoria Mariska Tunjung, Fitriani, Ruselli Hartawan

Ganda Putra:
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Berry Angriawan/Hardianto, Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso, Sabar Karyaman Gutama/Frengky Wijaya Putra

Ganda Putri:
Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Rizki Amelia Pradipta/Ni Ketut Mahadewi Istarani, Virni Putri/Della Destiara Haris, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Agatha Imanuela, Ribka Sugiarto/Febriana Dwipuji Kusuma, Yulfira Barkah/Jauza Fadhila Sugiarto

Ganda Campuran:
Tontowi Ahmad/Debby Susanto, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, Alfian Eko Prasetya/Marsheilla Gischa Islami, Ronald/Annisa Saufika, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari

(mcy/nds)

Jadwal Liga Inggris Malam Ini, Laga Sengit Tottenham Vs MU

Liputan6.com, London – Laga sengit bakal terhampar di jadwal Liga Inggris pekan ke-22 akhir pekan ini. Di Wembley Stadium, markas Tottenham Hotspurs, The Lilywhites akan menjamu Manchester United (MU).

Spurs, yang baru saja mendapatkan hasil positif, usai menekuk Chelsea 1-0 di semifinal Carabao Cup, langsung dihadapkan dengan pasukan Setan Merah yang sedang dalam performa apik di bawah asuhan Ole Gunar Solksjaer. Spurs tidak mau kehilangan poin demi memelihara peluang juara Liga Inggris musim ini.

MU selalu menang di lima laga terakhir di semua ajang. Lawan Tottenham, mereka tentu saja ingin meneruskan tren positif dengan membawa tiga poin dari markas Spurs.

Sejak dilatih Solksjaer, MU memang berubah menjadi tim yang kembali diperhitungkan. Sebelumnya, di bawah asuhan Jose Mourinho, Mou kurang memanfaatkan pemain-pemain yang ambisius seperti Paul Pogba.

Partai Liga Inggris ini menjadi menarik karena Tottenham juga tidak mau tertinggal jauh dari Liverpool, yang kemarin mampu menambah tiga poin di kandang Brighton and Hove Albion. Pasukan Mauricio Pochettino menargetkan tiga poin saat menjamu Setan Merah.

2 dari 3 halaman

Partai Lain

Sementara itu sebelum pertandingan Tottenham kontra MU, Everton akan lebih dulu bertanding melawan Bournemouth. Partai ini juga tidak kalah menarik, mengingat progres Everton dan Bournemouth sama-sama bagus sejauh ini.

Ada pun laga antara Manchester City melawan Wolverhampton bakal berlangsung Selasa (15/1/2019) dini hari WIB di Etihad Stadium. The Citizens pantang tersandung dalam laga itu.

3 dari 3 halaman

Jadwal Liga Inggris Malam Ini

Berikut jadwal Liga Inggris malam ini

21.15 WIB, Everton vs Bournemouth

23.30 WIB, Tottenham vs MU

Saksikan video menarik di bawah ini