Ridwan Kamil: 4 Juta Warga yang Tidak Pilih Jokowi, Sekarang Balik Kanan

Liputan6.com, Jakarta – Dewan Pengarah Teritorial Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Amin di Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil mengatakan elektabilitas pasangan capres-cawapres nomor urut 01 itu terus mengalami kenaikan.

Menurut pria yang biasa disapa Kang Emil ini, walau Jokowi kalah di Pilpres 2014 lalu, namun dia yakin, di Pilpres tahun ini, Jokowi mampu meraih suara besar di Jabar. 

Dia mengatakan, sejauh ini hasil survei mengindikasikan peraihan suara sudah hampir seimbang antara kedua paslon di Jawa Barat. Ridwan menyatakan, bahkan untuk beberapa survei sudah melebihi.

“Ini mengindikasikan berarti ada 4 jutaan warga yang dulu tidak memilih (Jokowi) sudah balik kanan. Meyakini kepada 01. Tentu keyakinannya harus kita buktikan secara faktual nanti di hari pencoblosan,” ujar Ridwan Kamis usai bertemu Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Hasto Kristiyanto di Bandung, Jumat, 22 Februari 2019.

Emil menilai, Jokowi-Ma’ruf Amin adalah kombinasi sosok yang pekerja keras dan bisa mengayomi, serta menjaga nilai-nilai keumatan.

“Inilah kondisi paling pas. Yang satu ngegas, yang satu ngerem. Ini pas, sudah jodohnya. Kami doakan nanti di hari pencobolosan bisa sangat maksimal dan bisa saya monitor,” ucap Gubernur Jawa Barat itu. 

 

2 dari 2 halaman

Didukung Tokoh Jabar

Sementara itu, Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf, Hasto Kristiyanto menambahkan, seluruh partai politik yang bergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK) bersama relawan juga akan terus bekerja keras.

Apalagi, di Jawa Barat, ada dukungan dari tokoh seperti Ridwan Kamil, Agum Gumelar, Solichin GP, Deddy Mizwar, Tb Hasanuddin, dan Dedi Mulyadi.

“Seluruh tokoh itu sudah bergabung menyatukan diri dalam kepemimpinan Pak Jokowi dan Kyai Haji Ma’ruf Amin. Ini merupakan hal yang sangat positif dan sebagaimana disampaikan oleh Pak Ridwan Kamil tadi,” tandas Hasto.

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

 

Harga Minyak Sentuh Posisi Tertinggi pada 2019

Liputan6.com, New York – Harga minyak menyentuh posisi tertinggi sejak pertengahan November dan mencetak kenaikan minggu dalam dua pekan ini.

Harga minyak menguat dipicu harapan pembicaraan perdagangan Amerika Serikat (AS)-China sehingga capai kesepakatan.

Namun, harga minyak menguat dibatasi oleh AS cetak rekor persediaan minyak. Harga minyak berjangka Brent sentuh posisi USD 67,73 per barel, dan merupakan level tertinggi pada 2019.

Harga minyak acuan global ini turun lima sen ke posisi USD 67,12 per barel. Selama sepekan, harga minyak mendaki 1,2 persen.

Sementara itu, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) menguat 30 sen ke posisi USD 57,26 per barel usai sentuh posisi USD 57,81 pada awal sesi perdagangan. Harga minyak WTI sentuh kenaikan tiga persen dalam sepekan, dan merupakan level tertinggi sejak 2019.

Para perunding utama AS dan China bertemu pada Jumat pekan ini untuk akhiri pembicaraan perdagangan dalam satu minggu ini. Pembicaraan tersebut membuat kedua pihak berjuang untuk capai kesepakatan pada batas waktu 1 Maret. Presiden AS Donald Trump akan bertemu dengan Wakil Perdana Menteri China, Liu He pada Jumat nanti.

“Harga minyak, serta pasar saham telah meningkat dengan antisipasi bahwa China dan AS akan setujui kesepakatan perdagangan. Selain itu, kami melihat pengetatan pasokan minyak di seluruh dunia yang dihasilkan dari pengurangan produksi OPEC dan non-OPEC,” ujar Andy Lipow, Presiden Direktur Lipow Oil Associates, seperti dikutip dari laman Reuters, Sabtu (23/2/2019).

Kedua tolok ukur harga minyak meningkat pada 2019 seiring Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutu-sekutunya termasuk Rusia mulai memangkas produksi untuk mencegah melimpahnya pasokan.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Lonjakan produksi minyak mentah AS, sebagian mengimbangi pemotongan produksi OPEC. Produksi minyak mentah AS pada pekan lalu naik ke rekor 12 juta barel per hari.

Ini seiring persediaan dibangun dalam lima minggu berturut-turut ke level tertinggi sejak Oktober 2017 dan ekspor mencapai rekor tertinggi sepanjang masa.

“Kami melihat total produksi minyak mentah AS mencapai 13 juta barel per hari pada akhir tahun, dengan 2019 rata-rata 12,5 juta barel per hari,” tulis analis Citi dalam sebuah catatan usai laporan EIA.

Namun, perusahaan energi AS memangkas empat rig minyak mentah yang beroperasi pada pekan ini setelah tiga minggu menambah rig.

Sementara itu, persediaan minyak mentah di Texas Barat turun ke level terendah dalam empat bulan usai pipa tambahan mulai mengangkut minyak mentah dari ladang serpih terbesar AS ke pantai teluk. Sebagian besar untuk ekspor.

Dengan melonjaknya pasokan AS, Goldman Sachs mengatakan, pihaknya memperkirakan pasokan nonOPEC akan tumbuh 1,9 juta barel per hari pada 2019. Ini lebih dari mengimbangi pemotongan OPEC.

Hal itu berarti banyak bergantung pada permintaan, yang menurut Goldman diperkirakan tumbuh 1,4 juta barel per hari pada 2019. Goldman memperkirakan rata-rata harga Brent USD 60-USD 65 per barel pada 2019 dan 2020.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

4 Inovasi Posyandu Terbaik di Indonesia

Bandung – Sudah enam kali Posyandu Wijaya Kusuma yang terletak di RW 13, Kelurahan Sekeloa, Kecamatan Coblong, menyabet predikat posyandu terbaik di tingkat kota maupun nasional dalam rentang waktu 2004 hingga 2017. Prestasi terbaru ditorehkan di level nasional pada 2017 lalu sebagai posyandu terbaik se-Indonesia.

Usut punya usut, hal tersebut berhasil diraih karena inovasi yang dilakukan pengurus Posyandu Wijaya Kusuma dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat sekitar.

Ketua Posyandu Wijaya Kusuma, Imas Marsiah mengatakan, ada beberapa inovasi khas yang dilakukan posyandu ini secara konsisten. Salah satunya yang paling dikenal adalah Kasaba (Kader Sayang Bayi dan Anak), alias layanan pijat bayi keliling.

“Posyandu kami adalah posyandu multifungsi, atau posyandu generasi ketiga yang tidak hanya mampu memberikan pelayanan kesehatan, tapi juga mampu memberikan pelayanan pendidikan dan informasi sebanyak-banyaknya pada masyarakat,” ungkap Imas kepada ayobandung.com, Kamis (21/2/2019).

Berikut menurut Imas empat inovasi yang dilakukan Posyandu Wijaya Kusuma:

1. Pijat Bayi

Tak sekedar penimbangan gizi dan imunisasi, posyandu ini memiliki fasilitas pijat dan spa bayi yang diberikan cuma-cuma oleh para kader terlatih. Pelatihan dilakukan bekerja sama dengan rumah sakit swasta Santo Borromeus. Setelah munculnya fasilitas ini, animo masyarakat sekitar untuk rutin datang ke posyandu meningkat.

“Kader posyandu diberikan pelatihan oleh RS Borromeus untuk melakukan pijat bayi. Animo masyarakat juga bertambah untuk mulai rutin datang ke posyandu,” jelas Imas.

2. Kasaba Online

Pijat dan SPA bayi tersebut bahkan bisa dilakukan door to door guna memudahkan para ibu dan bayi mendapat fasilitas tersebut di luar jadwal operasional posyandu yang terbatas lewat Kasaba Online. Kota Bandung bahkan memberikan hibah motor operasional bagi Posyandu Wijaya Kusumah untuk melangsungkan program ini.

Teknisnya, para ibu dari bayi anggota posyandu digabungkan dalam satu grup WhatsApp bersama para kader. Nantinya, para ibu dapat memesan langsung pijat bayi di rumah mereka kepada para kader via aplikasi tersebut. 

“Kader memijat bayi yang mau dipijat ke rumahnya, serta mengajarkan cara memijat pada keluarganya karena yang paling baik untuk memijat adalah keluarganya, agar tali kasih sayang terjalin lebih erat,” ujar Imas.

Bayi yang dipijat biasanya berusia 0 hingga 3 tahun. Hingga saat ini, jumlah bayi dan balita yang tergabung dalam Posyandu Wijaya Kusuma adalah 120 orang, dan yang telah memanfaatkan fasilitas ini ada sebanyak 40 orang sejak 2016.

2 dari 2 halaman

E-posyandu dan DUKM

3. E-posyandu

E-posyandu merupakan aplikasi yang dapat digunakan untuk memantau tumbuh kembang dan kesehatan bayi serta balita yang tergabung dalam Posyandu Kenanga secara daring. Sehingga, apabila ada keganjilan dalam tumbuh kembang seorang anak, hal tersebut dapat dideteksi dengan segera.

“Sistem pelaporannya dilakukan secara online, tapi sekarang sedang offline,” ungkapnya.

4. Dana Upaya Kesehatan Masyarakat (DUKM)

DUKM merupakan program urunan seluruh masyarakat yang ada di RW 13 Kelurahan Sekeola untuk dibelanjakan hal-hal yang berkaitan dengan fasilitas kesehatan untuk digunakan di posyandu. Program ini bisa dibilang merupakan program terlama yang dimiliki Posyandu Wijaya Kusumah. Setelah belasan tahun berjalan, DUKM telah berhasil dibelikan sebuah mobil ambulans.

“Besarannya adalah Rp500 per-bulan untuk setiap jiwa di RW 13,” kata Imas.

Dia mengatakan, selain program-program inovasi di atas, posyandunya juga saat ini telah menjalankan program gagasan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Bandung, yakni Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak (PLIPA).

“Di dalamnya ada pelayanan informasi kepada masyarakat seputar HIV, human trafficking, KDRT, dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Baca berita ayobandung.com lainnya di sini.

Saksikan video pilihan berikut ini:

7 Destinasi Seru Terinspirasi Film, dari Mission Impossible hingga Marlina Si Pembunuh dalam 4 Babak

Liputan6.com, Jakarta – Film tak hanya menampilkan cerita menarik, tetapi latar tempat syuting bisa menjadi elemen pemikat mata penonton. Bahkan karena film, sejumlah tempat di dunia bisa dikenal khalayak luas dan bahkan menjadi kunjungan wajib pelancong.

Tak melulu film asing, film Indonesia juga menjadi media promosi efektif tempat wisata yang tak boleh dilewatkan. Anda pasti masih ingat bagaimana Laskar Pelangi mengubah Belitung dari tempat yang tak dikenal menjadi populer bagi turis, terutama dari dalam negeri.

Selain film itu, masih ada destinasi liburan seru yang terungkap lewat film. Laman pemesanan hotel, Agoda merunut sejumlah tempat wisata yang terinspirasi film blockbuster dan sayang untuk dilewatkan.

1. Mission Impossible: Fallout

Jika Anda senang menjadi pahlawan super selama satu atau dua hari, berkunjunglah ke Queenstown, Selandia Baru, tempat Mission Impossible: Fallout merekam adegan aksi helikopternya. Cobalah berwisata naik helikopter dan nikmati olahraga ekstrem Selandia Baru lainnya, mulai dari bungee jumping hingga ski helikopter.

2. Jurassic Park: Fallen Kingdom

Jika Anda lebih menyukai Sci-Fi dan kesempatan untuk bertemu dinosaurus di dunia modern, pergilah ke Oahu, Hawaii yang menjadi lokasi syuting Jurassic Park: Fallen Kingdom.

Destinasi ini tidak hanya menjadi latar belakang yang menawan untuk syuting film tentang makhluk yang telah punah, tetapi juga bagi para pelancong yang mencari tempat liburan yang dikelilingi oleh laut, gunung berapi, olahraga luar ruangan dan alam yang asri.

3. Crazy Rich Asian

Crazy Rich Asians, film komedi romantis yang seluruh pemainnya berdarah Asia itu membuat banyak pelancong berduyun-duyun mengunjungi Singapura. Film ini berlokasi di beberapa titik di Singapura, mulai dari Gardens by the Bay hingga deretan jajanan kaki lima di Newton Food Centre.


2 dari 3 halaman

4. Black Panther

Black Panther merekam adegan pertarungan di kasino yang epik dan kejar-kejaran mobil di Busan, Korea Selatan, sebuah kota yang bisa dibilang lebih indah di malam hari daripada di siang hari.

Meskipun kasino bawah tanah yang glamor itu tidak ada di kehidupan nyata, Anda tetap bisa berpura-pura menikmatinya di salah satu lounge koktail atau klub malam Busan yang megah. Di siang hari, kunjungilah pantai, sumber air panas, kuil, dan tempat-tempat pemujaan di Busan yang tak terekam di film.

5. A Star Is Born

City of Angels alias Kota Los Angeles menjadi latar belakang banyak adegan dalam pembuatan ulang (remake) film A Star is Born, drama romantis tentang musisi country berpengalaman yang ketenarannya dikalahkan oleh pasangannya yang kariernya terus menanjak.

Di sepanjang film, banyak adegan konsernya yang terkenal direkam di sejumlah tempat di Los Angeles, termasuk gedung konser musik Greek Theatre berkapasitas 5.870 kursi, Regent Theatre yang klasik, serta Shrine Auditorium, gedung bersejarah di mana banyak ajang penghargaan film dan musik telah diadakan.

6. Bohemian Rhapsody

Jika Anda lebih suka musik rock klasik daripada country, film biografi pemenang penghargaan yang berkisah tentang salah satu band rock terbaik sepanjang masa ini harus ada dalam daftar film wajib tonton Anda.

Film Bohemian Rhapsody banyak mengambil adegan pertunjukan Live Aid band Queen di Stadion Wembley. Merupakan rumah bagi sepak bola Inggris, Wembley juga masih menjadi salah satu tempat paling populer bagi artis-artis besar untuk tampil.

3 dari 3 halaman

7. Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak

Film yang dibintangi Marsha Timothy sebagai pemeran utama itu berhasil menangkap gambar-gambar cantik Tanah Sumba yang misterius dan berbukit-bukit di Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Ikuti perjalanan Marlina dengan menunggangi kuda melintasi padang rumput sebelum mengunjungi desa-desa di puncak bukit dan rumah-rumah adat yang dijaga oleh makam-makam megalitik yang menarik.

Pulau yang memiliki sedikit penghuni ini juga merupakan tujuan ideal bagi para pencinta alam yang dapat menikmati danau, air terjun dan taman nasional yang indah di pulau tersebut.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Bertemu Budayawan Jabar, Sekjen PDIP Cerita Upaya Pemerintah Bersihkan Citarum

Liputan6.com, Bandung – Rombongan Safari Kebangsaan VIII yang dipimpin Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto bertemu budayawan Jawa Barat di kediaman aktor Indonesia, Budi Dalton di Kota Bandung. Turut hadir juga sejumlah budayawan dan seniman seperti Edi Brokoli.

Budi mengatakan, banyak sekali program yang disinergikan dengan para budayawan di Jawa Barat, khususnya yang ada di pinggiran yang jarang tersentuh.

“Saya tidak mewakili, tetapi saya sebagian kecil pelaku budaya, berterima kasih pada PDI Perjuangan, yang telah meluangkan waktunya mendengarkan keluhan budayawan Jabar,” ungkap Budi di lokasi, Jum’at (22/2/2019).

Menurut Budi, target dari berbagai macam programnya adalah kaum milenial dan wilayah yang belum tersentuh.

“Sebetulnya di kalangan milenial sekarang melakukan sesuatu dengan cara masing-masing. Jadi perlu dirangkul dan diarahkan,” tutur dia.

Di saat bersamaan, Hasto turut menyatakan Jabar kaya dengan tradisi kebudayaan. Namun, jika modernitas berdiri tanpa keseluruhan jati diri, maka kebudayaan akan kehilangan akarnya.

“Untuk itu, berbagai strategi kebudayaan harus dijalankan bersama-sama karena sangat sesuai dengan kepribadian kita apalagi di Jawa Barat,” ujar Hasto.

Hasto berharap, dari pertemuan ini para tokoh kebudayaan dapat memperindah politik pada kesejatiannya. Yaitu, dengan kebudayaan tariannya, kuliner dan seluruh nilai luhur bangsa.

“Sekali lagi, kami bertemu dengan para tokoh kebudayaan ini untuk mendorong hijrah politik menjadi wajah yang membangun keadaan politik yang santun, yang toleran, yang mencintai seluruh isi alam raya,” tukas Hasto.

2 dari 2 halaman

Bersihkan Citarum

Hasto juga mengajak para seniman dan budayawan menjadi bagian penting dalam upaya pelestarian lingkungan di Jabar.

Menurutnya, salah satu langkah konkret pelestarian lingkungan adalah menjaga sumber mata air di Sungai Citarum.

Hasto mengatakan, pemerintahan Jokowi telah berupaya keras agar bisa membersihkan Sungai Citarum dari sampah plastik. Selain itu, pelestarian terhadap kesenian, adat istiadat hingga makanan juga perlu dilakukan.

“Inilah yang membuat politik benar-benar membumi. JokowiKiai Ma’ruf, turun ke rakyat dan menyentuh hal-hal yang fundamental. Tidak lagi bicara fitnah, tebar hoaks sana-sini tetapi benar-benar yang dibutuhkan rakyat,” tandas Hasto.

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

 

HEADLINE: MRT Jakarta, Ikon Baru yang Terwujud Setelah Penantian 34 Tahun

Liputan6.com, Jakarta – Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK tampak semringah. Tiba di Stasiun Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu 20 Februari 2019 pukul 10.30 WIB, JK dan rombongan langsung naik kereta mass rapid transit (MRT) Jakarta menuju Stasiun Lebak Bulus. Sepanjang perjalanan, JK tampak menikmati moda transportasi baru Ibu Kota ini.

Didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar, JK tak hanya menjajal rasanya jadi penumpang. JK yang mengenakan batik panjang dan bertopi hitam itu juga duduk di kursi masinis saat kereta kembali menuju Stasiun Bundaran HI.

“Sistem ini cocok kalau untuk Jakarta, (karena) penduduknya 10 juta. Pokoknya 10 tahun minimum 200 kilometer harus jadi, baru Jakarta akan bersaing sebagai kota metropolitan,” ujar JK usai mencoba moda transportasi yang diberi nama Ratangga oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu.

Ratangga atau MRT Jakarta memang belum beroperasi secara reguler, namun terus melakukan uji coba setiap harinya hingga diresmikan pada akhir Maret mendatang. Uji coba itu pun belum bisa mengikutkan warga Ibu Kota.

“MRT baru beroperasi penuh antara tanggal 24 Maret dan 31 Maret. Minggu depan uji coba penuh (full trial run), tapi masih belum bisa melibatkan publik. Publik baru bisa mencoba tanggal 12 Maret dan harus mendaftar melalui website MRT,” terang Corporate Secretary PT MRT Jakarta Muhammad Kamalludin kepada Liputan6.com, Jumat (22/2/2019).

Usai melakukan pendaftaran, nantinya masyarakat akan mendapatkan quick response (QR) code atau bukti pendaftaran yang perlu dicetak. Bukti itu nantinya perlu dibawa pada saat mau menjajal naik MRT. Masyarakat yang ingin naik Ratangga secara gratis itu pun tak dibatasi oleh kuota.

Selama masa uji coba tersebut, lanjut dia, masyarakat yang akan menggunakan MRT tidak akan dipungut biaya sama sekali alias gratis. Di sisi lain, jumlah kereta yang disediakan masih dibatasi karena belum diluncurkan secara resmi.

“Nanti prosedurnya masih kita susun, dan batas (jumlah masyarakat) masih kita tentuin, kemudian aksesnya dari stasiun mana dulu. Ini juga belum langsung serempak 13 stasiun langsung full pelayanan, kan masih belum bayar, masih gratis, makanya kita atur dulu,” jelas Muhammad Kamalludin.

Pada Fase I ini, MRT Jakarta memiliki 13 stasiun. Tujuh di antaranya adalah stasiun layang yang berada di Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Blok A, Blok M, dan Sisingamangaraja. Sedangkan stasiun bawah tanah berada di Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan Bundaran Hotel Indonesia.

Jika sudah beroperasi penuh dan semua stasiun telah dibuka untuk melayani jalur perjalanan sepanjang 15,7 kilometer, pihaknya meyakini Ratangga bisa membawa 130 ribu penumpang setiap harinya. Namun, bukan hanya jumlah penumpang yang menjadi perhatian PT MRT Jakarta, melainkan adanya perubahan budaya warga Ibu Kota.

“Kita tentunya ingin mengembangkan budaya mengantre dengan tertib dan teratur, untuk kemudian beralih ke moda lain seperti bus umum dan kendaran pribadi maupun online di tempat yang sudah ditentukan secara disiplin,” ujar Muhammad Kamalludin.

Hanya saja, dia belum mengetahui tarif atau ongkos yang akan dikenakan bagi penumpang Ratangga nantinya. “Tarif akan diumumkan Pemprov DKI,” pungkas dia.

Sementara, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan pihaknya sedang melakukan kajian final untuk menghitung tarif MRT Jakarta. Dia menyebutkan, kajian tarif MRT Jakarta bakal dihitung berdasarkan jarak per kilometer.

“Tinggal diumumkan, sebelum data lengkap saya tidak akan umumkan (angkanya),” kata Anies saat ditemui di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (22/2/2019).

Oktober 2018 lalu, PT MRT Jakarta mengajukan tarif jarak terjauh, Stasiun Lebak Bulus-Hotel Indonesia sebesar Rp 13 ribu. Usulan tarif ini sudah diserahkan kepada Pemprov DKI Jakarta untuk diputuskan.

Angka tersebut berasal dari kajian tentang kesanggupan masyarakat membayar ongkos perjalanan MRT. Hasilnya, masyarakat akan membayar Rp 8.500 untuk 10 kilometer pertama. Sedangkan untuk rute selanjutnya, formulasi biaya yang dibebankan adalah Rp 700 per kilometer.

Sementara pada peninjauan November tahun lalu, Presiden Jokowi memperkirakan tarif perjalanan menggunakan Ratangga paling tinggi Rp 9.000.

“Tarifnya Rp 8.000 sampai Rp 9.000,” kata Jokowi di Stasiun Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa 6 November 2018.

2 dari 3 halaman

Melayang Bisa, Masuk Terowongan Ayo

Mimpi buruk warga Jakarta akan kemacetan yang setiap hari terpampang di depan mata agaknya bakal segera berkurang. Mulai Maret mendatang, Jakarta akan memiliki sistem transportasi mass rapid transit (MRT) yang diharapkan pemerintah menjadi langkah pertama menghapus kemacetan di Ibu Kota.

Sarana transportasi yang kini juga populer dengan istilah Moda Raya Terpadu itu diyakini bakal membuat warga pengguna kendaraan pribadi beralih menggunakan MRT Jakarta. Alasannya, moda ini bebas macet, cepat dan modern.

“Inilah saatnya untuk mengubah Jakarta. Inilah saatnya untuk menjadikan Jakarta lebih baik dan bebas dari kemacetan,” kata Direktur MRT Jakarta William Sabandar, beberapa waktu lalu.

Ucapan William tak main-main. Ada tiga moda transportasi berbasis rel yang akan mengepung Jakarta di masa depan. Yakni kereta rel listrik (KRL), light rail transit (LRT) dan MRT. Ketiga moda transportasi dengan sarana kereta tersebut diharapkan mampu melayani mobilitas warga Ibu Kota dalam beraktivitas sehari-hari, sekaligus memangkas kemacetan.

Meski terkesan sama, ketiga moda ini punya beberapa perbedaan baik dari perlintasan, kapasitas penumpang, dan rangkaiannya. LRT atau kereta api ringan, misalnya, mengacu pada beban ringan dan bergerak cepat. Meskipun MRT dan KRL memiliki daya angkut lebih besar, LRT dapat memindahkan penumpang melalui operasi rute yang lebih banyak.

Selain itu, kelebihan dari moda transportasi LRT ini, sistem perlintasannya dibuat melayang sehingga tidak memiliki konflik sebidang yang sering ditemukan di lintasan KRL. Karenanya, headway atau jarak antarkereta dapat dipastikan waktunya.

Sedangkan commuter line atau KRL yang sudah mulai beroperasi sejak tahun 1925 merupakan kereta rel yang menggunakan sistem propulsi motor listrik sebagai penggerak keretanya. KRL yang melayani rute Jabodetabek ini seringkali mengalami konflik sebidang dengan penyeberangan jalur kendaraan mobil dan motor. Hal ini yang kerap menimbulkan kemacetan serta kecelakaan.

Kemudian MRT yang merupakan transportasi dengan transit cepat dan memiliki daya angkut yang lebih besar dari LRT. Perlintasannya dibuat melayang dan bawah tanah, sehingga meminimalisir pertemuan dengan konflik sebidang sama halnya dengan LRT.

Ketika tahap pertama mulai beroperasi pada Maret mendatang, 14 rangkaian kereta MRT akan digunakan untuk layanan harian mulai pukul 05.00 pagi hingga tengah malam. Sementara dua lainnya tetap disiagakan jika terjadi keadaan darurat. Rute ini membentang sejauh 15,7 kilometer antara Lebak Bulus di pinggiran selatan dan Bundaran Hotel Indonesia.

Lebak Bulus adalah lingkungan perumahan yang padat penduduk. Dengan transportasi umum lainnya, dibutuhkan waktu sekitar 90 menit untuk menempuh perjalanan menuju Bundaran HI. Tetapi, dengan MRT waktu perjalanan akan menjadi satu jam lebih pendek atau hanya sekitar 30 menit.

“Kita bersama-sama mencoba MRT dari Bunderan HI sampai di Lebak Bulus sepanjang 16 KM. Ini uji coba terus dan saat tadi kita naik dengan kecepatan 60 km per jam, suaranya dapat dikatakan tidak ada bisingnya, tidak terdengar, menurut saya sangat bagus sekali,” puji Presiden Jokowi usai menjajal MRT di Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa 6 November 2018.

Pada kesempatan itu, Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar juga memaparkan spesifikasi teknis moda yang diberi nama Ratangga ini. Dia mengatakan, kereta MRT Jakarta dibuat oleh perusahaan Nippon Sharyo asal Jepang. Posisi kemudi masinis berada di sisi sebelah kanan karena disesuaikan dengan arah jalur perjalanan kereta.

Seluruh kereta MRT Jakarta dibuat dari material stainless steel. Satu rangkaian kereta MRT Jakarta dapat menampung sebanyak 1.200 penumpang dan jika sangat padat dapat mencapai 1.950 penumpang. Satu unit kereta atau gerbong memiliki 2 unit penyejuk ruangan.

Satu rangkaian kereta nantinya terdiri dari 6 kereta. Pada kereta 1 dan 6 yang merupakan kereta dengan kabin masinis merupakan kereta tanpa motor penggerak atau disebut juga trailer car. Untuk kereta 2 hingga 5 yang merupakan kereta tanpa kabin masinis memiliki masing-masing 1 pantograf tipe single arm dengan motor penggerak atau disebut juga motor.

Dengan semua keunggulan itu, MRT ternyata tak hanya diperuntukkan bagi warga Jakarta. Paling tidak menurut Presiden Jokowi, moda transportasi jenis ini akan terus digeber di kota-kota lain yang memiliki problem serupa dengan Ibu Kota.

“Memang harus berani memulai seperti di sini. Jakarta sudah memulai. Palembang memulai. Nanti Bandung mulai, Surabaya mulai, Medan mulai. Saya kira memang transportasi massal ini adalah masa depan transportasi kita untuk menghindari kemacetan di kota mana pun,” ujar Jokowi.

Pertanyaan sekarang, apakah proses pembangunan moda MRT di kota-kota lain juga akan memakan waktu yang lama seperti di Jakarta?

3 dari 3 halaman

Mimpi Habibie yang Terwujud di Era Jokowi

Keinginan untuk menjadikan Jakarta sebagai kota yang modern, khususnya dari sisi moda transportasi, sudah tercetus sejak lama. Puluhan tahun lalu, banyak sudah studi yang mempelajari pengembangan sarana transportasi modern di Ibu Kota.

Bahkan, sejak 1980 lebih dari 25 studi subjek umum dan khusus telah dilakukan terkait dengan kemungkinan membangun sistem mass rapid transit (MRT) di Jakarta. Sementara dari sisi pemikiran, ide awal transportasi massal ini sudah dicetuskan sejak 1985 oleh Bacharuddin Jusuf Habibie yang ketika itu menjabat Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Tak sekadar mencetuskan gagasan, Habibie juga mendalami berbagai studi dan penelitian tentang MRT. Namun, semua gagasan itu tak kunjung terwujud. Salah satu alasan utama yang membuat rencana itu tertunda adalah krisis ekonomi dan politik pada 1997-1999.

Selepas krisis, Jakarta yang ketika itu dipimpin Gubernur Sutiyoso melanjutkan studi sebelumnya. Selama 10 tahun pemerintahan Sutiyoso (1997-2007), setidaknya ada dua studi dan penelitian yang dijadikan landasan pembangunan MRT.

Pada 2004, Sutiyoso mengeluarkan keputusan gubernur tentang pola transportasi makro untuk mendukung skenario penyediaan transportasi massal, salah satunya angkutan cepat terpadu yang akan digarap pada 2010.

Dilanjutkan Agustus 2005, sub Komite MRT dibentuk untuk mendirikan perusahaan operator MRT. Pada 18 Oktober 2006, dasar persetujuan pinjaman dengan Japan Bank for International Coorporation dibuat.

Perlu dua tahun kemudian atau setahun setelah Fauzi Bowo menggantikan posisi Sutiyoso menghuni Balai Kota Jakarta, PT Mass Rapid Transit Jakarta (PT MRT Jakarta) berdiri pada 17 Juni 2008. Berbentuk badan hukum perseroan terbatas dengan mayoritas saham dimiliki oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Pemprov DKI Jakarta 99.98% dan PD Pasar Jaya 0.02%)​.

Dikutip dari laman www.jakartamrt.co.id, PT MRT Jakarta memiliki ruang lingkup kegiatan di antaranya untuk pengusahaan dan pembangunan prasarana dan sarana MRT, pengoperasian dan perawatan prasarana dan sarana MRT, serta pengembangan dan pengelolaan properti/bisnis di stasiun dan kawasan sekitarnya, serta depo dan kawasan sekitarnya.

Pada tahun yang sama, perjanjian pinjaman untuk tahap konstruksi ditandatangani, termasuk pula studi kelayakan pembangunan MRT. Pada 31 Maret 2009, perjanjian kredit pertama dengan jumlah 48,150 miliar Yen untuk membangun Sistem MRT Jakarta ditandatangani Pemerintah Indonesia dan Japan International Corporation Agency (JICA) di Tokyo, Jepang. Secara keseluruhan, paket pinjaman dari JICA untuk pengembangan sistem MRT Jakarta bernilai total ¥ 120 miliar Yen.

Namun, semua itu tak membuat pembangunan MRT dimulai yang berarti janji Fauzi Bowo di masa kampanyenya Pilgub 2007 tak bisa dipenuhi. Pada Pilgub DKI Jakarta 2012, dia berjanji lagi bakal mengembangkan dan mengerjakan MRT jika kembali terpilih. Namun, dia kalah dari Joko Widodo atau Jokowi yang kemudian memimpin Ibu Kota.

Pengerjaan desain dasar untuk tahap pertama proyek MRT yang dibuat pada akhir 2010 dilanjutkan. Proses tender berlangsung pada akhir 2012 ketika gubernur baru Jakarta itu tiba-tiba mengatakan ingin meninjau kembali proyek MRT Jakarta. Jokowi juga mengumumkan bahwa proyek ini akan dilanjutkan sebagai salah prioritas dalam anggaran tahun 2013.

Butuh waktu setahun bagi Jokowi memutuskan pembangunan proyek MRT akan mulai dikerjakan. Pembahasan ini juga sempat alot ketika Jokowi rapat dengan warga Fatmawati yang terkena imbas proyek. Pada 28 November 2012, sang gubernur bahkan sempat keluar ruangan lantaran ada kericuhan dan protes warga yang menolak proyek MRT.

Namun, mimpi itu akhirnya mulai diwujudkan. Pada Kamis 10 Oktober 2013, pengerjaan proyek ini resmi dimulai dengan peletakan batu pertama di atas lahan yang rencananya berdiri Stasiun MRT Dukuh Atas, salah satu kawasan paling sibuk di Jakarta Pusat.

“(Sudah) 24 tahun warga Jakarta ini mimpi pengen punya MRT, mungkin juga sudah banyak yang mimpinya sudah hilang karena kok nggak dimulai-dimulai. Alhamdulillah pada pagi hari ini dimulai,” ujar Jokowi dalam sambutannya.

Lebih dari lima tahun setelah proyek ini mulai dikerjakan, MRT yang kini juga disebut dengan Moda Raya Terpadu itu akan segera diresmikan untuk beroperasi secara penuh. Jokowi yang kini menjabat sebagai Presiden RI direncanakan meresmikan moda transportasi yang diberi nama Ratangga oleh Gubernur Anies Baswedan itu pada Maret mendatang.

Namun, Ratangga dengan rute Lebak Bulus-Bundaran HI bukanlah akhir mimpi Jokowi. Dia juga sudah meminta agar tahun ini juga pembangunan MRT Jakarta tahap kedua, yakni rute Bundaran Hotel Indonesia-Kampung Bandan (Ancol) segera dimulai. Demikian pula pembangunan MRT koridor East-West.

“Kita harapkan nanti pada tahapan kedua, HI sampai ke Ancol. Tahun depan plus kita harapkan yang East-West,” kata Jokowi di Depo MRT Lebak Bulus, Selasa 6 November 2018.

Jadi, selamat datang Ratangga dan Jakarta yang makin modern.

Bawaslu Periksa 15 Camat di Makassar yang Dukung Jokowi

Makassar

Sebanyak 15 camat di Makassar, Sulawesi Selatan, diperiksa Bawaslu terkait laporan video dukungan terhadap capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin. Bawaslu akan mengkaji keterangan para camat itu untuk memutuskan ada-tidaknya unsur pelanggaran untuk ditindaklanjuti.

“Saat ini kami sedang melakukan registrasi, ada 15 pihak yang kami undang, (tapi) tidak secara bersamaan, (melainkan) berangsur-angsur karena tim klarifikasi kami tentunya terbatas,” ujar Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu Sulsel, Azry Yusuf, Jumat (22/2/2019).

Bawaslu, ditegaskan Azry, menerima tiga laporan terkait video dukungan camat terhadap Jokowi-Amin. Bawaslu, berdasarkan ketentuan, wajib menindaklanjuti laporan tersebut.

Azry menyebut Bawaslu punya waktu 14 hari melakukan penanganan laporan. Keterangan para terperiksa juga akan diplenokan.

“Berkaitan dengan rekomendasi kami ke KemenPAN-RB dan Komisi Aparatur Sipil Negara, itu sudah menjadi standar bagi kami untuk meneruskan itu terkait dengan pelanggaran hukum lainnya. Kami akan melakukan kajian dan kami akan menentukan seperti apa faktanya dan seperti apa rekomendasi,” ujar Azry.

Sebelumnya, beredar video yang berisi deklarasi dukungan kepada calon presiden (capres) petahana Joko Widodo (Jokowi). Video berdurasi 1 menit itu diawali perkenalan diri seseorang bernama Syahrul Yasin Limpo. Dia adalah mantan Gubernur Sulsel.

“Saya, Syahrul Yasim Limpo, beserta seluruh camat se-Kota Makassar,” kata Syahrul di awal video seperti dilihat detikcom, Kamis (21/2). Ucapan Syahrul lalu diikuti beberapa orang yang mengaku sebagai camat di Makassar. Dalam video itu, Syahrul menyatakan dukungan dan tekad mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Mendukung calon presiden nomor 01 Joko Widodo bersama Ma’ruf Amin satu periode lagi menjadi presiden. Mari sama-sama berjuang dan berjihad untuk nomor…,” kata Syahrul. Rekaman video terputus pada menit pertama.


(fdn/fdn)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Jaksa KPK Sertakan Peran Korporasi dalam Tuntutan Billy Sindoro

Liputan6.com, Bandung – Terdakwa kasus suap perizinan proyek Meikarta Billy Sindoro dituntut jaksa pada KPK dengan pidana penjara 5 tahun dan denda Rp200 juta subsider 6 bulan kurungan.

Mantan Direktur Operasional Lippo Group, Billy yang diyakini jaksa telah memberi suap sebesar Rp16,1 miliar dan SGD 270 ribu ke Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin dan jajarannya di Pemkab Bekasi untuk perizinan proyek Meikarta.

Dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Tipikor Bandung, jaksa KPK I Wayan Riana menyebut ada peran korporasi dalam kasus suap perizinan proyek Meikarta.

Jaksa mengungkap proyek tersebut digarap pengembang PT Mahkota Sentosa Utama (MSU) yang merupakan anak usaha dari PT Lippo Cikarang.

Dalam tuntutan, jaksa menyebutkan tentang kesaksian Ju Kian Salim selama di persidangan. Ia merupakan Town Management PT Lippo Cikarang sejak tahun 2016 dan direktur di PT MSU.

“(Ju Kian Salim) menerangkan pada pokoknya bahwa yang bertanggung jawab terhadap pengeluaran uang terkait dengan Meikarta adalah semua direksi PT Lippo Cikarang dan PT MSU,” kata jaksa saat memaparkan surat tuntutan, Kamis (21/2/2019) malam.

Dalam surat dakwaan keempatnya, PT Lippo Cikarang melalui PT MSU juga disebutkan jaksa berperan secara bersama-sama dengan para terdakwa suap tersebut.

Keterangan Ju Kian Salim tersebut menurut jaksa sesuai dengan bukti berupa dokumen pengeluaran PT MSU. Bukti pengeluaran uang itu yang diyakini sebagai sumber duit suap.

“Persesuaian keterangan saksi Ju Kian Salim dengan dokumen pengeluaran PT MSU tanggal 14 Juni 2017 tersebut semakin menguatkan bahwa PT Lippo Cikarang melalui PT MSU adalah sumber uang yang diberikan kepada Neneng Hassanah Yasin dan beberapa dinas terkait perizinan Meikarta,” kata jaksa.

2 dari 2 halaman

Penjelasan Jaksa

Jaksa menyebut seluruh pemberian itu berjumlah Rp16,1 miliar dan SGD 270 ribu. Uang itu diberikan ke Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin dan jajarannya di Pemkab Bekasi untuk pengurusan perizinan proyek Meikarta.

Billy diyakini telah melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf b Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Sementara Henry dituntut 4 tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider 6 bulan kurungan. Sedangkan Fitra Djaja dan Taryudi dituntut 2 tahun penjara dan denda Rp100 juta subsider 3 bulan kurungan.

Setelah persidangan, I Wayan menjelaskan pihaknya akan menganalisis keterlibatan korporasi dalam kasus Meikarta sekaligus menunggu putusan majelis hakim.

“Kalau misalnya majelis memutuskan permintaan kami kan tadi bersama-sama dengan korporasinya juga. Nanti kalau misalnya diputuskan, kami laporkan ke pimpinan dan nanti ditindak lanjut internal,” ujarnya.

Menurut dia, korporasi tetap diuraikan dalam unsur Pasal 55. “Tadi ada keterangan Ju Kian Salim yang kita kaitkan dengan barang bukti Rp3,5 miliar. Kemungkinan itu kita analisa koorporasi bersama-sama dengan para pelaku. Kita tunggu putusan hakim,” ujarnya.

Sebagian besar pemberian itu, lanjut I Wayan, diberikan setelah izin Meikarta keluar. Pada saat IPPT keluar, proses perizinan diambil alih oleh tim pusat. Pimpinannya adalah terdakwa Billy Sindoro yang disebutnya merekrut Henry, Fitra dan Taryudi.

“Terdakwa (Billy) ini di belakang layar mengatur pemberian-pemberian ini,” kata jaksa.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Prabowo: Pemimpin Tak Hanya Satu Golongan, Kita Hidup Majemuk

Jakarta – Capres Prabowo Subianto mengatakan Indonesia merupakan bangsa yang majemuk. Seorang pemimpin, menurut Prabowo, tak bisa berasal dari satu golongan saja.

“Pemimpin itu tidak bisa hanya untuk satu golongan saja, kita hidup di tengah-tengah kemajemukan. Nenek moyang kita hidup di nusantara saja rukun,” kata Prabowo saat menghadiri undangan ramah tamah bersama tokoh, pengusaha dan warga Tionghoa di Selecta Royal Ballroom, di Medan, Sumatera Utara, Jumat (22/2/2019).

Prabowo kemudian bicara soal keadilan dan kemakmuran bagi seluruh elemen bangsa. Dia ingin memastikan rakyat Indonesia aman dan tidak ada yang kelaparan jika dirinya terpilih menjadi presiden di Pilpres 2019.

“Saudara-saudara saya bekerja untuk semua, saya tidak ingin rakyat saga tidak aman, saya tidak ingin ada rakyat saya kelaparan. Tidak boleh lagi ada yang gantung diri karena tidak bisa makan,” ujar Prabowo.

Dalam acara ramah tamah itu, Prabowo mendapatkan sambutan hangat dari para peserta yang hadir. Dia juga diteriakan ‘Prabowo Presiden” oleh ribuang warga etnis Tionghoa Medan yang hadir.

Ketua panitia acara, Harti Hartidjah, mengatakan ada ribuan orang yang datang ke acara tersebut. Mereka memberikan dukungan karena yakin Prabowo bisa membawa perubahan bagi Indonesia.

“Ini yang hadir lebih dari 1.500 warga etnis Tionghoa, kami mendukung Pak Prabowo jadi Presiden karena ingin adanya perubahan. Kami percaya kepada Pak Prabowo,” ujarnya.

(knv/dkp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

30 Ribu Relawan Direncanakan Hadir Dengarkan Pidato Jokowi di Konvensi Rakyat

Jakarta – Relawan capres petahana Joko Widodo (Jokowi) dan para alumni perguruan tinggi akan menggelar kegiatan Konvensi Rakyat, hari minggu mendatang. Puluhan ribu peserta direncanakan hadir dalam kegiatan tersebut.

“Projo dan seluruh relawan militan Jokowi akan menghadiri acara yg sangat dinantikan masyarakat Indonesia. Kami sudah cek lapangan. Yang sudah pasti hadir ada 30.000 massa, bahkan bisa lebih. Antusiasme dan militansi relawan dan TKN (Tim Kampanye Nasional) Jokowi-Amin memang dahsyat,” kata Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, kepada wartawan, Jumat (22/2/2019).

Budi mengatakan kegiatan itu akan diisi oleh pidato Jokowi yang bertajuk ‘Optimis Indonesia Maju’. Pidato itu dinilai Budi sangat relevan dengan kondisi Indonesia yang siap menyongsong perubahan di masa depan.

“Kita tunggu saja pidato bersejarah Presiden Jokowi. Kami percaya hanya orang-orang yang optimis, yang mampu menggerakkan perubahan di Indonesia. Dan perubahan hanya bisa dilakukan oleh pemimpin yang tidak memiliki beban di masa lalu. Bangsa besar harus memiliki daya juang, optimisme dan daya tarung yang kuat,” ujar Budi.

Dia kemudian bicara soal pencapaian yang telah diraih oleh pemerintahan Jokowi. Bagi Budi, Jokowi sudah membawa perubahan yang sangat nyata bagi rakyat Indonesia.

“Pemerintahan Jokowi selama lebih dari 4 tahun ini sudah mampu mengeksekusi banyak hal. Perubahan sudah nyata dan dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia. Saatnya rakyat bersatu padu untuk melanjutkan dan mengamankan kepemimpinan yang sudah bekerja nyata,” imbuhnya.

Saat ini, menurut Budi, adalah waktu yang tepat untuk bekerja sama antar elemen bangsa. Persatuan bangsa disebut Budi akan menjadikan Indonesia sebagai negara maju.

“Bangsa besar harus dikelola dengan semangat persatuan. Seluruh komponen dan elemen rakyat sudah bergerak serempak dan militan untuk memastikan kemenangan rakyat 17 April 2019. Kita adalah Satu,” jelas Budi.

Acara Konvensi Rakyat ini akan digelar pada Minggu (24/2) di di Sentul International Convention Center, Jawa Barat, Minggu (24/2). Konvensi yang mengusung tema ‘Optimis Indonesia Maju’ itu akan mulai sekitar pukul 17.00 WIB.

TKN berharap Konversi Rakyat itu dapat memberikan informasi dan data kepada masyarakat terkait capaian yang telah dilakukan pemerintahan Jokowi. Konvensi itu juga disebut sebagai momentum untuk menyampaikan program yang akan dilakukan Jokowi-Ma’ruf jika terpilih kembali di Pilpres 2019.

“Karena pidato ini atau penyampaian pikiran ini yang selama ini ditunggu. Karena selalu media bertanya apa yang akan dilakukan dan apa yang akan dikerjakan atau harapan apa yang akan dibangun oleh Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin untuk periode 2019-2024, ini momentumnya,” kata Wakil Ketua Pelaksana Konvensi Rakyat Bahlil Lahadalia di Posko Cemara, Jalan Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (22/2/2019).

(knv/elz)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>