Melejit di Survei Kompas, BPN Prabowo: Selama Ini Pemilih 02 Tak Mau Ungkap Pilihan

Jakarta – Survei Litbang Kompas menyatakan Jokowi-Ma’ruf Amin mengungguli Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dengan selisih 11,8 persen. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga yakin undecided voters bakal melabuhkan suara untuk jagoan mereka.

“Dalam berbagai survei banyak yang belum memutuskan dan banyak yang tidak mau menyebutkan pilihan. Jumlahnya 35 persen, nah itu adalah pemilih 02,” kata juru debat BPN, Sodik Mujahid kepada wartawan, Rabu (20/3/2019).

Sodik punya analisis terhadap undecided voters tersebut. Menurut dia, undecided voters yang belum memutuskan pilihan pada akhirnya akan memilih paslon 02 setelah melihat penampilan Sandiaga di debat cawapres, Minggu (17/3).
Sementara itu, kata Sodik, undecided voters yang tidak merahasiakan pilihan adalah para ASN yang memilih bungkam karena berbeda pilihan.
“Grup nomor 1 berubah jadi pemilih 02 karena penampilan Sandiaga dalam debat,” sebut politikus Gerindra itu.

“Grup nomor 2 adalah ASN dan lain-lain yang tidak ‘netral’ dan tidak mau ribut dengan menteri, kepala daerah, Direktur BUMN yang menekannya seperti zaman Partai Golkar awal tahun 70-an,” ujar Sodik.

Litbang Kompas merilis hasil survei elektabilitas pasangan capres-cawapres yang berlaga di Pilpres 2019, sebulan sebelum hari pencoblosan. Hasilnya, elektabilitas Jokowi-Ma’ruf 49,2 persen dan Prabowo-Sandiaga 37,4 persen.

Survei digelar pada 22 Februari-5 Maret 2019 dengan melibatkan 2.000 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi Indonesia. Margin of error survei ini plus-minus 2,2 persen dengan tingkat kepercayaan 95%.
(tsa/dkp)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

BPN: Prabowo Menang, Pelajar Sekolah Libur Sebulan Selama Ramadan

Liputan6.com, Jakarta – Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzhar Simanjutak mengatakan, Prabowo-Sandiaga akan meliburkan kegiatan belajar di sekolah selama Bulan Ramadan, bila menang di Pilpres 2019.

Menurut Dahnil, libur selama sebulan saat Ramadan merupakan tradisi baik di era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang perlu dilanjutkan.

Tak hanya ditingkatan sekolah dasar hingga menengah atas, libur satu bulan juga diberlakukan bagi mahasiswa.

“Kita mengikuti tradisi, ingin melanjutkan tradisi kiai Pak Abdurrahman Wahid. Kita ingin melanjutkan tradisi Gus Dur dulu yang ketika Ramadan diliburkan penuh, seluruh siswa termasuk kampus ya,” kata Dahnil di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019).

Dahnil juga menjelaskan pentingnya meliburkan pelajar saat Ramadan. Salah satu alasannya agar para pelajar bisa fokus belajar ilmu agama. 

“Tentang akhlak selama satu bulan itu. Jadi nanti kementerian pendidikan akan buat kebijakan terkoneksi dengan masjid, pesantren, supaya anak-anak kita semuanya diarahkan pada pendidikan agama Islam,” ungkap dia. 

Wina Jadi Kota Terbaik di Dunia Selama 10 Tahun Berturut-turut

Liputan6.com, Wina – Kota Wina (Vienna) menjadi kota terbaik di dunia sebagai tempat paling layak huni. Ini adalah genap satu dekade kota Vienna meraih predikat ini.

Dilansir dari World Economic Forum, penilaian dilakukan oleh firma konsultasi sumber daya manusia Mercer dalam laporan Quality of Living Report.

Sejumlah faktor yang dinilai adalah: perumahan, lingkungan ekonomi, ketersediaan barang konsumsi, layanan publik dan transportasi, lingkungan alam, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan politik dan sosial.

Wina berhasil di posisi puncak berkat memiliki banyak area hijau, sarana transportasi publik yang murah dan efisien, serta tingkat kejahatan rendah. Setelah Wina, ada Zurich di Swiss sebagai runner-up. Faktanya, ada tiga negara Swiss yang masuk 10 besar: Zurich, Jenewa, dan Basel.

Hampir seluruh kota di 10 besar berasal dari Eropa, terkecuali Vancouver di Kanada dan Auckland di Selandia baru. Kota di Amerika Serikat (AS) juga tak ada yang menembus 10 besar, bahkan 30 besar.

Kota asal Asia yang berada di peringkat tertinggi adalah Singapura di nomor 25. Kota AS yang paling layak huni di daftar ini adalah San Fransisco di nomor 34.

Citra kota Wina sudah terkenal sejak zaman dahulu, beragam museum dan monumen bergaya baroque masih menjadi daya tarik besar negara ini. Kaum intelektual dan seni yang pernah hidup di kota ini di antaranya Sigmund Freud, Ludwig van Beethoven, Joseph Haydn, sampai Leon Trostsky.

MK Juga Tegaskan Fasilitas Presiden Melekat Selama Kampanye

Jakarta – Mahkamah Konstitusi (MK) mengizinkan Presiden inkumben tidak perlu cuti kampanye. Selain itu, MK juga membolehkan Presiden inkumben menggunakan fasilitas negara sebagaimana diatur dalam UU Pemilu. Apa saja?

“Hanya saja, karena kedudukannya sebagai petahana, maka terhadap calon Presiden dan/atau calon Wakil Presiden petahana diberlakukan pembatasan agar dalam melaksanakan haknya untuk berkampanye yang bersangkutan tidak menyalahgunakan kedudukannya sebagai petahana. Pembatasan tersebut baik dalam bentuk kewajiban untuk memperhatikan keberlangsungan tugasnya sebagai penyelenggara negara, sebagaimana diatur dalam Pasal 300 dan Pasal 301 UU Pemilu, maupun dalam bentuk larangan penggunaan fasilitas negara, sebagaimana diatur dalam Pasal 304 dan Pasal 305 UU Pemilu,” demikian bunyi putusan MK yang dikutip detikcom, Jumat (15/3/2019).

Putusan itu diketok oleh 9 hakim konstitusi dengan suara bulat pada Rabu (13/3) kemarin. Putusan itu dimohonkan oleh sejumlah mahasiswa yang meminta Presiden dilarang kampanye.

Nah, berdasarkan Pasal 304 UU Pemilu, berikut daftar hal yang tidak boleh dilakukan selama masa kampanye oleh Presiden dan Wakil Presiden, pejabat negara, pejabat daerah:
1. Sarana mobilitas, seperti kendaraan dinas meliputi kendaraan dinas pejabat negara dan kendaraan dinas pegawai, serta alat transportasi dinas lainnya.
2. gedung kantor, rumah dinas, rumah jabatan milik Pemerintah, milik pemerintah pemerintah kabupaten/kota, provinsi, kecuali milik daerah terpencil yang pelaksanaannya harus dilakukan dengan memperhatikan prinsip keadilan. (Kecuali gedung yang bisa disewakan kepada umum).
3. sarana perkantoran, radio daerah dan sandi/ telekomunikasi milik pemerintah provinsi/kabupaten/kota, dan peralatan lainnya.
4. Fasilitas lainnya yang dibiayai oleh APBN atau anggaran pendapatan dan belanja daerah.
Namun, terdapat pengecualian terhadap Presiden yang kembali masuk gelanggang pilpres yaitu selama masa kampanye:

1. Penggunaan fasilitas negara yang melekat pada jabatan Presiden dan Wakil Presiden menyangkut pengamanan kesehatan, dan protokoler tetap dibolehkan. Yaitu dilakukan sesuai dengan kondisi lapangan secara profesional dan proporsional.

2. Dalam hal Presiden dan Wakil Presiden menjadi calon Presiden atau calon Wakil Presiden, fasilitas negara yang melekat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tetap diberikan sebagai Presiden dan Wakil Presiden.

(asp/nvl)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Terpesan 4.000-an Unit, Inden Daihatsu Xenia Tidak Selama Toyota Avanza

Liputan6.com, Jakarta – Sejak diluncurkan pertama kali pada 15 Januari 2019 lalu, model baru LMPV andalan PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Xenia sudah mencapai sekitar 4 ribuan unit (1,5 bulanan). Hasil tersebut, sudah melebihi penjualan model lawas, yang hanya sekitar 3 ribuan unit per bulan.

“Saya belum monitor yang terakhir ya, pasti di atas 4 ribuan unit,” jelas Direktur Pemasaran PT ADM, Amelia Tjandra, saat berbincang dengan wartawan di Karawang, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Sementara itu, jika melihat sang model kembaran yang juga diproduksi PT ADM, Toyota Avanza, sudah mendapatkan pesanan 15 ribuan unit. Dengan jumlah pesanan tersebut, waktu tunggu alias inden untuk pesaing Mitsubishi Xpander ini, mencapai 2 bulanan unit. Lalu bagaimana dengan Daihatsu Xenia?

“Saya tidak tahu untuk Toyota Avanza, karena 15 ribu dua bulan. Suplai Januari jika melihat data Gaikindo 6 ribuan unit, Februari 6 ribuan unit. Kalau dilihat sudah 12 ribuan, dan dapat SPK 12 ribuan (Toyota Avanza), inden dua bulan, aku juga bingung,” tambah Amel.

“Kalau di Daihatsu, kita dapat SPK 4.000 sampai 5.000 unit, kemudian suplai 3 ribu (Januari-Februari), jadi enam ribu, kalau lihat begitu tipe by tipe berbeda, ada daerah yang butuh waktu panjang. Inden kita sekitar sebulanan paling lama,” tegasnya lagi.

Untuk produksi Daihatsu Xenia sendiri, pihak ADM sudah mengklaim dalam jumlah normal. Bahkan, Februari yang jumlah hari kerjanya lebih sedikit, produksinya lebih banyak dari Januari.

Dua Model Mini Ini Jadi Andalan Selama Tahun 2018

Liputan6.com, Jakarta – Mini melakukan beragam strategi untuk menarik minat konsumen di Indonesia. Strategi tersebut adalah merakit lokal Countryman dan menambah dealer. Baru-baru ini Mini memperkenalkan Pop-up Store Mini di kota Bandung sekaligus meluncurkan varian terbatas dari Mini Cooper S 3-Door Black Edition.

Dengan menghadirkan berbagai kebijakan strategi tersebut, tentu diharapkan dapat meningkatkan angka penjualan Mini yang setiap tahunnya terus mengalami tren positif. Menurut data Gaikindo, pada tahun lalu Mini berhasil mencatatkan angka penjualan sebanyak 258 unit. Dari angka penjualan tersebut masih didominasi oleh Mini Cooper 3-Door dan Mini Cooper Countryman.

Tahun lalu, Mini Cooper 3-Door mencatatkan angka penjualan 77 unit, sedangkan Mini Cooper Countryman berhasil terjual sebanyak 95 unit.

Lalu, bagaimana dengan penjualan tahun ini?

Menurut Jodie Otania selaku Vice President Corporate Communications BMW Group Indonesia mengungkapkan, Untuk tahun ini hingga bulan Februari 2019, penjualan masih didominasi oleh Mini versi 3-Door dan Mini versi Countryman. Menariknya peningkatan cukup signifikan terjadi pada Mini Countryman.

Peningkatan signifikan terhadap Mini Countryman nampaknya tidak terlepas dari dirakitnya varian ini di Indonesia yang membuat harganya menjadi lebih murah. Selain itu, karakteristik dari Countryman yang nyaman, memiliki ruang kabin yang cukup besar, serta ground clearance yang cukup tinggi dinilai juga menjadi pengaruh terhadap tingginya angka penjualan dari Countryman.

Penyeberangan Jawa-Bali-Lombok Ditutup 24 Jam Selama Nyepi

Denpasar – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menutup sementara layanan penyeberangan dari dan menuju ke Pulau Bali, yakni lintasan Ketapang-Gilimanuk dan Lembar-Padangbai saat Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1941. Penutupan penyeberangan dilakukan selama 24 jam.

Dijelaskan PT ASPN Indonesia Ferry (Persero), pemberangkatan terakhir dari Pelabuhan Ketapang pada hari Rabu (6/3) pukul 23.00 WIB atau 00.00 WITa. Sedangkan pemberangkatan kapal terakhir dari Pelabuhan Gilimanuk pada Kamis (7/3) pukul 05.50 WITa atau 04.50 WIB.

“Pemberangkatan kapal terakhir dari Pelabuhan Ketapang pada Rabu (6/3) pukul 23.00 WIB atau 24.00 WITA. Sedangkan pemberangkatan kapal terakhir dari Pelabuhan Gilimanuk Kamis (7/3) pukul 05.50 WITA atau 04.50 WIB,” ujar Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Imelda Alini dalam keterangan tertulisnya, Rabu (6/3/2019).
Untuk penyeberangan dari Bali-Lombok atau sebaliknya, pemberangkatan terakhir dari Pelabuhan Lembar pada Rabu (6/3) pukul 19.30 WITa dan pemberangkatan terakhir dari Pelabuhan Padangbai pada Kamis (7/3) pukul 03.00 WITa. Operasional penyeberangan Jawa, Bali, Lombok akan kembali normal pada Jumat (8/3).

“Penutupan sementara operasional di lintasan yang menghubungkan Jawa, Bali dan Lombok akan dilakukan selama 24 jam, dan akan kembali beroperasi normal pada Jumat (8/3). Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jasa agar mengatur jadwal perjalanannya dengan baik,” kata Imelda.

Terkait layanan dan operasional selama Nyepi, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang dan Lembar telah mengintruksikan kepada operator pelayaran yang beroperasi di kedua lintasan tersebut untuk menyosialisasikan penutupan sementara aktivitas penyeberangan kepada penumpang.

Namun demikian, ASDP telah mengantisipasi lonjakan kendaraan di kedua lintasan tersebut dengan menyiagakan armada secara maksimal serta pengaturan waktu berlayar dan sandar. Untuk di Ketapang-Gilimanuk, ASDP mengoperasikan 32 unit kapal per harinya dari total 52 unit kapal yang disiagakan.

ASDP juga menyiapkan lahan parkir tambahan, baik di Pelabuhan Ketapang maupun Pelabuhan Gilimanuk. Hal itu untuk mengantisipasi menumpuknya kendaraan di kedua Pelabuhan karena tidak bisa menyeberang pada hari H perayaan Nyepi 2019 seiring penutupan sementara kegiatan operasional.

Sementara itu, antisipasi juga dilakukan di Pelabuhan Padangbai seiring dengan peningkatan trafik kendaraan menjelang penutupan sementara yang akan berlangsung besok. Adapun Selasa (5/3) tadi malam merupakan puncak arus yang didominasi sepeda motor.

“Antisipasi kami dengan melakukan penambahan kapal dimana selama 12 jam hanya 8 kapal menjadi 13 kapal yang beroperasi, dan mengurangi waktu bongkar muat dari 90 menit menjadi 45 menit. Kami juga telah melakukan penambahan loket untuk roda 2 pada Rabu (6/3) sejak pukul 00.30 WITA dikarenakan arusnya terus bertambah,” terang Imelda.
(dkp/nvl)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kenal Selama 9 Tahun, Ashanty Belajar Hal Baik Ini dari Anang

Liputan6.com, Jakarta – Sejak berumah tangga, Ashanty dan Anang Hermansyah jarang diterpa gosip miring. Kebersamaan mereka selama hampir tujuh tahun pernikahan pun kerap menuai pujian publik.

Anang memang menikahi Ashanty pada 2012 silam. Namun sejatinya, mereka pertama kali berkenalan pada 2010. Untuk merayakan 9 tahun usia perkenalannya, Ashanty pun menuliskan sebuah pesan yang romantis kepada suaminya.

Kita telah melewati suka dan duka, manis dan pahit. Nggak berasa mau 9 tahun kenal. Dari susah sampe senang, jika kita menerima pasangan kita apa adanya, kekurangan dan kelebihannya dan jadi diri sendiri, Insya Allah segala kerikil bisa terlewati,” tulis pelantun “Kesakitanku” itu pada keterangan foto unggahannya di media sosial.

Selama sembilan tahun kenal Anang, Ashanty pun telah memetik banyak sekali pelajaran yang positif dan berharga. Kini, hidupnya telah bahagia dan penuh kedamaian. Karenanya, wanita 34 tahun itu berharap agar hubungannya dengan Anang bisa langgeng selamanya hingga maut memisahkan.

2 dari 3 halaman

Baik kepada Siapapun

Dari laki-laki ini aku diajarkan cara untuk menjadi orang yang sabar, ikhlas, jangan berburuk sangka pada orang lain, tetap lah baik pada siapapun, bahkan yang nggak suka sama kita sekalipun. Semoga Allah memberikan kami waktu yang lebih panjang untuk bersama, mengantarkan anak-anak kami sampai dewasa. Bismillah ya Allah @ananghijau,” pungkas Ashanty.

3 dari 3 halaman

Reaksi Anang

Tak mau kalah, Anang juga ikutan mengunggah postingan yang sama dengan sang istri. Hanya saja, seperti biasa, pria yang saat ini duduk di kursi DPR itu menuliskan keterangan yang jauh lebih singkat, padat, dan jelas.

Wanita terhebat yang mau menemani aku selama 9 tahun dalam suka dan duka, bersama anak-anak,” tulis Anang pada foto unggahannya.

Penulis: Guntur Merdekawan/Kapanlagi.com

Kematian Akibat Smartphone Sentuh Angka Tertinggi Selama 30 Tahun Terakhir

Liputan6.com, Jakarta – Bukan hanya menyetir saja yang tidak diperbolehkan menggunakan smartphone, berjalan kaki pun bisa berbahaya jika kita sambil memainkannya.

Permasalahannya, penggunaan smartphone ketika berjalan kaki juga menaikkan angka kematian.

Menurut informasi yang dilansir dari The Wall Street Journal, pada 2018, angka kematian pejalan kaki naik hingga 6.227 kecelakaan.

Angka ini tertinggi dalam 30 tahun terakhir. Angka tersebut pun statistiknya menjadi yang tercepat jika dibandingkan dengan kecelakaan terkait lalu-lintas lainnya.

Sejak 2009, tahun di mana iOS dan Android diperkenalkan, dalam 8 tahun saja angka kecelakaan pejalan kaki naik hingga 45 persen.

Jadi, angka kematian akibat terlalu lalai dalam berjalan kaki kini sudah tak bisa diabaikan.

Menurut yayasan non-profit Governors Highway Safety Association, beberapa hal yang bisa diubah agar para pejalan kaki dapat lebih awas, seperti memperbaiki pencahayaan di tempat yang rawan kecelakaan, serta memberi sinyal merah tanda bahaya di penyeberangan jalan.

Namun, semua itu harusnya tak perlu dilakukan jika Anda berjalan tanpa melihat smartphone kamu dan lebih melihat lingkungan sekitar. 

2 dari 3 halaman

Ini Efek Buruk Smartphone ke Otak dan Tubuh Anda

Tidak diragukan lagi kalau smartphone merupakan gadget praktis yang mudah dibawa kemana-mana.

Selain mendapatkan fungsi mempermudah pekerjaan, terdapat suatu kebanggaan pula bila bisa memiliki smartphone jenis terbaru.

Gadget ini benar-benar telah mengubah gaya hidup manusia. Karenanya, kita sangat menikmati kebebasan dalam menjaga kedekatan kita dengan orang lain dimana pun.

3 dari 3 halaman

Hal yang Harus Diwaspadai

Akan tetapi, seiring berkembangnya teknologi, kesehatan juga berpengaruh terhadapnya. Melansir dari Lifehack, Jumat (11/3/2016) berikut adalah fakta yang perlu Anda waspadai mengenai smartphone Anda.

Mempengaruhi kesehatan psikologis Anda:

1. Interaksi sosial Anda

Penggunaan smartphone dapat dengan efektif membunuh mood dan kenyamanan hati Anda, terutama jika Anda berada di dalam dalam percakapan grup. Hal tersebut bisa menyita perhatian Anda daripada lingkungan sekitar Anda.

Jelas hal ini mengurangi kemampuan kognitif dalam bersosialisasi dengan orang lain dan bisa membuat Anda jadi pribadi yang tertutup.

2. Menurunkan daya ingat

Smartphone merupakan salah satu alat untuk mengabadikan momen-momen berharga di dalam hidup Anda. Pada porsi yang sama, alat tersebut menurunkan daya ingat Anda.

Hal ini dikarenakan para pengguna smartphone terlalu menggantungkan kebutuhannya pada gadget sehingga tidak berusaha untuk melakukan segala sesuatunya sendiri. Termasuk mengingat sesuatu hal.

(Jek/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Dokter Beberkan Rentetan Tindakan Medis untuk Sunarti Selama di RSHS Bandung

Liputan6.com, Bandung Sebelum dikabarkan meninggal dunia, dokter Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung menyatakan pasien penderita obesitas Sunarti asal Karawang dipulangkan dalam keadaan baik.

Sunarti dirawat sejak 1 Februari 2019 dengan rujukan dari Rumah Sakit Karawang. Untuk penanganan obesitas selama perawatannya, RSHS membentuk tim khusus.

Lalu, pada 18 Februari 2019, Sunarti menjalani bedah lambung atau bariatrik surgery berupa tindakan pengecilan lambung. Tindakan operasi berjalan dengan baik dan setelah operasi pasien dalam kondisi yang baik.

Dokter penanganan pasien Sunarti, Ervita Ritonga, mengatakan pasca-operasi Sunarti awalnya dirawat di ICU. Tiga hari setelah operasi, Sunarti dipindahkan ke ruang rawat biasa.

Selama perawatan di ruang rawat biasa, kata Ervita, sampai dengan pulang banyak kemajuan yang didapatnya. Terlihat dari rasa nyerinya berkurang, makan juga sesuai target yang ditetapkan tim dokter. Apalagi mobilisasi Sunarti mulai ada perkembangan. Dirinya sudah bisa miring kanan kiri walaupun dengan bantuan.

“Sudah bisa duduk pada dua hari terakhir pasien sebelum dipulangkan,” kata Elvira kepada Liputan6.com, Senin, 4 Maret 2019.

Selanjutnya, kata Ervita, pasien diperbolehkan pulang untuk melakukan rawat jalan. “Dengan pertimbangan pasien sudah baik kondisinya, stabil, keluarga juga dirasa sudah cukup mengerti tentang apa yang harus dilakukan di rumah. Jadi pasien kami pulangkan 1 Maret kemarin,” ucapnya.

Proses pemulangan Sunarti dilakukan pada Jumat. Ia diantar dengan ambulans ke rumah. Turut juga keluarga mendampingi Sunarti. Ia kemudian tutup usia sehari setelah dipulangkan dari RSHS Bandung di rumahnya, pada Sabtu (2/3/2019).

Sebelum Sunarti pulang ke rumah, Ervita sempat berbincang dengan pasien dengan keluarga. Menurut dia, pasien tidak mengeluhkan rasa sakit apa pun.

Ervita juga berkata, keluarga pasien sudah cukup paham mengenai apa yang harus dilakukan di rumah. Ia menginformasikan terlebih dahulu terkait hal-hal penting yang mesti dilakukan seperti asupan makanan yang harus diberikan, membantu gerak pasien dan antisipasi jika mengalami keluhan seperti sesak napas dan nyeri dada.

Setelah Sunarti dikabarkan meninggal, dokter berusaha menanyakan kepada suami perihal kondisi Sunarti sebelum tutup usia. “Saya tanyakan apa yang terjadi, ada keluhan sejak keluar rumah sakit atau tidak, sampai tengah malam terjadinya sesak napas. Menurut suaminya tidak ada keluhan apa-apa,” kata Ervita.


Simak juga video pilihan berikut ini: