Susui Anaknya 7 Tahun, Ibu di Australia Dilabeli Pedofil oleh Netizen

Jakarta

Seorang ibu di Adelaide, Australia, yang muak dilabeli ‘pedofil’ oleh netizen akhirnya buka suara membela keputusannya untuk menyusui kedua putranya di luar usia yang lazim.

Poin Utama Menyusui

Poin utama:

Lisa Bridger telah mengalami perundungan daring karena pandangannya tentang menyusui. Ibu di Adelaide ini telah menyusui lima anaknya hingga usia tujuh tahun

Seorang psikolog anak mengatakan dibutuhkan lebih banyak penelitian tentang dampak pemberian ASI dalam waktu lama.

Lisa Bridger, 46, mengatakan bahwa menyusui adalah pilihan yang sehat, secara fisik dan psikologis, untuk anak laki-lakinya Chase dan Phoenix yang keduanya didiagnosa mengidap autisme. Tetapi sikapnya itu membuatnya menjadi sasaran pelecehan yang ‘menjijikkan’ dari orang-orang yang menuduhnya ‘sakit’ dan membutuhkan bantuan.

“Pesan daring (internet) dan pribadi yang saya terima menyebut saya pedofil, anak-anak saya harus diambil dari pengasuhan saya dan diberikan kepada keluarga yang akan menghormati mereka dan mencintai mereka dengan benar,” katanya.

“Saya dijuluki ‘nenek tua’, bahwa saya melakukannya hanya untuk saya, segala macam komentar buruk. Orang-orang melihatnya dan berkomentar ‘kamu pasti mengambil keuntungan dari hal itu’.”

“Ini benar-benar berbeda dari ketika mereka masih bayi dan itulah yang tampaknya tidak dilihat oleh banyak orang.”

Bridger, yang baru-baru ini mengunggah surat terbuka tentang masalah ini di situs parenting (pengasuhan), mengatakan ia telah menjadi obyek perundungan secara terus-menerus.

Ia memiliki lima anak – tiga di antaranya sudah dewasa – dan menyusui mereka masing-masing hingga di atas usia empat tahun.

Bridger mengatakan Chase yang berusia tujuh tahun saat ini sedang disapih, tetapi Phoenix yang berusia lima tahun terus disusui.

“Saya sedang mengalami menopause dan saya masih memproduksi ASI,” katanya.

“Ini tak bisa menjadi pelecehan karena bukan tindakan seksual.”

“Itu menawarkan mereka kenyamanan, itu menawarkan keamanan, memberi mereka cara untuk menenangkan diri.”

Anak laki-laki Bridger, Phoenix dan Chase, keduanya masih ingin disusui.
Anak laki-laki Bridger, Phoenix dan Chase, keduanya masih ingin disusui.

Bridger mengatakan meskipun ada stigma seputar menyusui, dan usia anak-anaknya, ia hanya melakukan sesuatu yang alami.

“Ada kalanya satu atau dua-duanya muncul dan bilang ‘kami mau susu’ (dan) saya jawab ‘Ibu sedang melakukan sesuatu, kalian harus menunggu’,” ujarnya.

“Ketika mereka mengalami kesedihan atau mereka sangat lelah … Saya mengizinkan mereka untuk mendapatkan susu yang mereka minta. Saya tak memberinya ke wajah mereka, Anda tak bisa memaksa mereka menyusu.”

“Mereka membutuhkannya, mereka menginginkannya, mereka memerlukannya, mereka memintanya. Karena saya mengikuti kemauan mereka, karena itu normal.”

Apa kata pakar?

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menawarkan pedoman luas tentang menyusui tetapi tak memberikan batas atas pada usia berapa anak harus disapih.

“Bayi harus menerima makanan pendamping ASI yang berkelanjutan hingga usia dua tahun atau lebih,” tulis WHO di situs resminya.

Penelitian dalam beberapa tahun terakhir telah berfokus pada manfaat nutrisi dari menyusui yang “diperpanjang”, dengan penelitian yang menunjukkan bahwa semakin lama seorang ibu menyusui semakin rendah kemungkinan ia mengalami kanker payudara.

Pakar perkembangan anak, Dr John Irvine, yang keberatan dengan praktik itu, mengatakan ada sedikit penelitian tentang dampak psikologis jangka panjang.

“Tak ada topik yang pernah saya bicarakan yang menimbulkan lebih banyak kemarahan daripada topik menyusui,” katanya.

“Ada kebutuhan untuk melihatnya secara lebih rinci karena itu semua persepsi dan prasangka.”

Menurut konsultan laktasi Pinky McKay, keberatan untuk memperpanjang periode menyusui di atas usia dua tahun tidak didasarkan pada temuan ilmiah atau penelitian medis.

Dr John Irvine mengatakan, ada kebutuhan akan penelitian lebih lanjut tentang periode menyusui yang diperpanjang.

Dr John Irvine mengatakan, ada kebutuhan akan penelitian lebih lanjut tentang periode menyusui yang diperpanjang. (Worry Woos)

“Bukannya tidak wajar untuk menyusui anak seusia ini … tetapi itu ‘tidak biasa’,” katanya.

“Usia rata-rata penyapihan di dunia adalah antara empat dan tujuh tahun.”

“Orang-orang tak melihat ini dan mereka tak mengalaminya dan mereka berpikir tentang anak 7 tahun yang mereka tahu, bukan anak Lisa (Bridger) yang berusia tujuh tahun yang telah tumbuh dengannya dan bagian dari pengasuhannya.”

McKay mengatakan ASI penuh dengan “enzim baik” dan “sangat baik untuk perkembangan otak”.

“Orang-orang melihat payudara sebagai hal seksual dan mereka tak bisa memisah-misahkan – ini adalah ibu dan anak, ini bukan tentang seks, dan ini mungkin mengapa mereka merasa sedikit tidak nyaman,” katanya.

Bisakah periode menyusui yang diperpanjang lebih umum?

Periode menyusui yang diperpanjang adalah subjek yang menghasilkan pendapat berlawanan.

Masalah ini disorot pada tahun 2012, ketika majalah TIME memicu kontroversi dengan menerbitkan gambar seorang ibu bernama Jamie Grumet yang sedang menyusui anaknya yang berusia tiga tahun.

Dr Irvine mengatakan ia khawatir bahwa pemberian ASI yang lama dapat menyebabkan anak-anak yang mendekati remaja menjadi terlalu bergantung pada orang tua mereka.

“Persepsi saya sendiri melalui bekerja di sebuah klinik selama lebih dari 30 tahun adalah bahwa kadang-kadang anak-anak mengembangkan keterikatan, ketergantungan,” katanya.

“Pertanyaan lain adalah siapa yang benar-benar mendapat manfaat dari kelanjutan ini?.”

Periode menyusui yang diperpanjang menjadi sampul majalah Time edisi tahun 2012.

Periode menyusui yang diperpanjang menjadi sampul majalah Time edisi tahun 2012. (www.time.com)

“Jika ibu mendapat manfaat karena rasanya enak untuknya, saya akan mengajukan pertanyaan kepada ibu: ‘apakah kita hadir untuk memenuhi kebutuhan anak-anak atau apakah itu tentang memenuhi kebutuhan kita sendiri dan mendahulukan itu di atas kepentingan anak yang sedang tumbuh?’.”

“Itulah persepsi pribadi saya yang sama biasnya dengan orang lain, jadi semua alasan untuk area ini agar diperhatikan.”

Bridger mengatakan keputusannya adalah tentang anak-anaknya, bukan dia pribadi.

Ia mengatakan tidak ada efek merugikan pada perkembangan anak-anaknya, dan keputusan itu bukannya dilakukan tanpa pengorbanan, karena ia harus ekstra hati-hati dengan pola makannya.

“Saya akan berharap bahwa sikap terhadap menyusui itu, berhenti sepenuhnya, berubah,” katanya.

“Laki-laki bisa melenggang dengan payudara yang lebih besar dari yang dimiliki perempuan dan tak memakai atasan, tetapi perempuan tak bisa – mereka tak bisa menunjukkan payudara untuk memberi makan seorang anak.”

“Para ibu masih dilecehkan ketika anak-anak mereka masih bayi, apalagi yang lebih tua.”

“Semakin banyak terlihat, semakin normal jadinya.”

Simak berita ini dalam bahasa Inggris di sini.

Ikuti berita-berita lain di situs ABC Indonesia.


(zak/zak) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Bosan dengan Dildo, Wanita Jerman Pilih Berhubungan Seks Pakai Balon

Liputan6.com, Jakarta Seorang perempuan berusia 31 tahun di Jerman memiliki “mainan” yang tidak biasa untuk digunakan saat berhubungan seks. Wanita yang dijuluki Maggy Berloon (bukan nama sebenarnya), itu menggunakan balon.

Maggy mengatakan, dia mulai bereksperimen dengan balon lebih dari satu dekade lalu. Bahkan sebelum bertemu dengan suaminya, Jan. Dilkutip dari Mirror pada Selasa (22/1/2019), bercinta dengan balon adalah pengalaman yang sangat menyenangkan.

Maggy mengatakan, dirinya bisa “menikmati” balon dengan berbagai ukuran. Baik yang normal, besar, hingga bentuk lainnya. Dia mengungkapkan ada sensasi yang muncul dari keberadaan balon-balon tersebut.

“Balon entah bagaimana membuat orang terangsang, tetapi bagaimana ini bisa sepenuhnya beragam,” ujar Maggy.

Maggy sendiri mengaku bahwa dirinya adalah seorang “Looners” atau pencari kepuasan dengan balon.

“Sebagian besar Looners terangsang dengan memainkan balon. Duduk di atasnya atau menggosoknya dan berhubungan seks dengannya, sendirian atau dengan satu atau lebih banyak orang,” ungkap wanita asal Solingen itu.

Saksikan juga video menarik berikut ini:

2 dari 2 halaman

Bisa meledak kapan saja

Maggy mengatakan bahwa aspek terpenting untuk bercinta dengan balon adalah kekuatan untuk menggoda dan mendorong batas.

“Kamu mungkin berpikir kamu berada dalam kendali penuh, tetapi itu tidak benar. Balon bisa meledak kapan saja, tidak diinginkan atau diprovokasi.”

Kecintaannya dengan balon membuatnya membuka sebuah usaha bernama Balloons United. Sebuah toko untuk para Looners dan penggemar balon.

Dia mengatakan, dirinya ingin agar para pecinta balon tidak lagi merasakan kesepian. Selain itu, dia juga ingin agar orang lain menerima fetish ini sebagai sesuatu yang biasa.

“Kebanyakan orang secara alami terkejut dan memiliki banyak pertanyaan, karena mereka tidak pernah mendengar sebelumnya atau tidak pernah memiliki kesempatan untuk bicara dengan seseorang tentang hal ini,” ujarnya.

Ingin Seks Terasa Beda, Kaleng Pengharum Ruangan Malah Tersangkut di Anus

Liputan6.com, Jakarta Kasus ini menjadi pelajaran bagi Anda yang ingin mencoba benda-benda dirumah sebagai pengganti mainan seks (sex toys). Sebuah kaleng pengharum ruangan tersangkut di bokong seorang pria saat dia bercinta dengan istrinya.

Mengutip LAD Bible pada Selasa (22/1/2019), pria 40 tahun ini dilarikan ke Fransisco Morscoso Puello Hospital di Santo Domingo, Republik Dominika karena botol pengharum ruangan tersangkut ke dubur pria itu. Untuk mengeluarkan benda itu, pria ini harus menjalani operasi.

Sekitar dua jam operasi berjalan. Untungnya, tidak ada hambatan sehingga kaleng tersebut bisa lepas seperti disampaikan juru bicara rumah sakit mengatakan kepada media.

Media setempat melaporkan, sang istri mengatakan bahwa dia memasukkan kaleng pengharum ruangan ke bokong sang suami atas permintaan pasangannya itu. Hal ini mereka lakukan ketika sedang berhubungan seks.

Simak juga video menarik berikut ini:

2 dari 2 halaman

Praktek yang berbahaya

Ahli medis mengatakan bahwa memasukkan benda ke dalam tubuh demi kepuasan seksual adalah berbahaya. Praktik semacam ini bisa mempengaruhi kesehatan seseorang dan kehidupan seksualnya dalam jangka panjang. Mereka juga memperingatkan hal ini bisa menyebabkan pendarahan, kerusakan usus, atau cedera lainnya.

Seorang dokter mengatakan kepada media setempat bahwa pembicaraan semacam ini tidak lazim. Hal tersebut karena bisa menyebabkan rasa malu, serta menyebabkan sedikitnya orang yang datang dengan cedera terkait dengan alat kelamin. Terutama, ketika insiden tersebut melibatkan wanita.

Memasukkan benda-benda ke dalam bagian tubuh untuk mendapatkan kepuasan seksual sendiri merupakan kasus yang umum. Di Amerika Serikat misalnya, U.S. Consumer Product Safety Commission menyatakan bahwa di 2018, banyak orang memasukkan benda aneh ke dalam diri mereka.

Beberapa di antaranya memasukkan sikat gigi ke rektum dengan cara melompat ke tempat tidur. Sementara yang lain mengklaim bahwa mereka duduk di sofa dan tidak sengaja duduk di atas bolpoin yang masuk ke dalam rektumnya.

Selain itu, beberapa mengatakan ada kasus di mana vibrator tersangkut di rektum dan orang tersebut mencoba mengeluarkannya dengan obeng hingga rektum terkoyak.

Kasus Prostitusi Online, Polisi Sebut Artis VA Tak Datang Wajib Lapor

Liputan6.com, Surabaya – Artis VA yang telah menjadi tersangka terkait kasus prostitusi online, tidak memenuhi kewajibannya untuk wajib lapor pada Senin 21 Januari 2019. Kepolisian Daerah Jawa Timur pun siap menjemput paksa artis tersebut jika tak memenuhi janjinya datang pada Jumat 25 Januari 2019 nanti.

“Sesuai konfirmasi dari pengacaranya, VA dipastikan akan datang hari Jumat besok,” kata Kepala Kepolisian Daerah Jatim, Irjen Luki Hermawan di Mapolda Jatim, Senin.

Dia telah meminta penyidik melayangkan surat panggilan tersangka kedua terhadap VA. Namun jika yang bersangkutan tidak hadir lagi, maka akan dilakukan upaya jemput paksa.

“Nanti Jumat besok akan melayangkan panggilan tersangka VA, jika tidak hadir dipanggil lagi, dan kalau tidak hadir lagi maka terpaksa kami jemput paksa,” ujar Luki.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) secara resmi telah menetapkan artis VA sebagai tersangka kasus prostitusi online yang terjadi di Surabaya pada 5 Januari kemarin.

Kapolda Jatim, Irjen Luki Hermawan menuturkan bahwa penetapan tersangka artis VA ini berdasarkan rekam jejak digital dari tersangka mucikari ES.

“Dari situ jelas ada foto dan video dan keterlibatan aktif VA dalam prostitusi online. Termasuk penyebaran foto dan video,” tutur Luki di Mapolda Jatim, Rabu 16 Januari 2019.

Dia menegaskan, penetapan artis VA sebagai tersangka itu juga sesuai dengan hasil gelar, dan berdasarkan pendapat dari beberapa ahli.

“Ada ahli pidana, ahli bahasa, ahli ITE dan ahli Kementerian Agama dan MUI dan beberapa bukti yang sangat mengaitkan dalam transasksi komunikasi ini sangat menguatkan saudari VA menjadi tersangka,” tambah Luki.

2 dari 3 halaman

Bukti

Dari hasil penyidikan, Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim menemukan foto dan video mesum artis VA. Gambar tak senonoh itu ditemukan dalam ponsel milik mucikari ES. Fakta baru ini terungkap dari hasil penyelidikan digital forensik beberapa hari terakhir.

Selain foto pose telanjang, ada pula video tak pantas dan melanggar norma susila. Foto dan video itu dikirim ke mucikari agar user tertarik dan menggunakan jasa seks VA.

“Ini mungkin sesuatu yang baru dimana yang sebelumnya jadi saksi korban (dalam kasus prostitusi), bisa menjadi tersangka. Ini akan jadi yurisprudensi,” ujar Luki.

Pada perkara ini, VA dijerat Pasal 27 ayat 1 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Pasal itu berbunyi, ‘Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

9 Mitos Seputar Berhubungan Seks saat Hamil

Liputan6.com, Jakarta Ada banyak mitos seks di sekitar kita. Salah satunya tentang berhubungan seks saat hamil.

Walaupun begitu, beberapa penelitian membuktikan bahwa mitos seks tersebut salah. Dikutip dari INSIDER pada Senin (21/1/2019), berikut ini 9 mitos yang salah seputar seks saat hamil beserta penjelasan ilmiahnya.

1. Penetrasi membahayakan janin

Bayi tidak akan terpengaruh oleh penetrasi yang dilakukan penis. Di sebagian besar kasus kehamilan, penis tidak akan menyakiti bayi dan tidak akan berkontak dengannya saat melakukan penetrasi seksual. Menurut yayasan nirlaba ibu dan anak, March of Dimes, bayi dilindungi oleh kantung ketuban dan cairannya, serta dinding rahim.

2. Keinginan seks orang yang hamil menghilang

Kenyataannya, beberapa orang mengalami dorongan seks yang lebih tinggi saat sedang hamil. Profesor kebidanan dan kandungan Lauren Streicher dari Northwestern University mengatakan, banyak wanita yang mengalami lonjakan hormon selama trimester kedua. Ini bisa menyebabkan peningkatan gairan seks.

3. Bercak yang muncul perlu dikhawatirkan

Menurut Healthline, beberapa bercak yang muncl setelah berhubungan seks saat hamil relatif normal karena serviks masih sangat sensitif. Namun, apabila ada pendarahan lebih, ini yang harus dikhawatirkan. Apabila Anda ragu-ragu, ada baiknya untuk memeriksakan diri ke dokter.

2 dari 4 halaman

Orgasme bikin keguguran?

4. Seks selama kehamilan bisa menyebabkan persalinan

Seks tidak menginduksi persalinan. Hal ini diungkap dalam sebuah penelitian yang dilakukan di University of Malaya, Malaysia.

“Kami sedikit kecewa karena tidak menemukan hubungan,” kata profesor kebidanan dan ginekologi Dr. Tan Peng Chiong kepada NBC News.

“Pasti menyenangkan bagi pasangan untnuk memiliki sesuati yang aman, efektif, dan bahkan mungkin menyenangkan bahwa mereka bisa menggunakan diri mereka sendiri untuk membantu persalinan sedikit lebih awal jika mereka menginginkannya,” tambahnya.

5. Kontraksi akibat orgasme bisa sebabkan keguguran

Ada sebaiknya Anda tetap mengkonsultasikan ini kepada dokter. Namun menurut Parents, kontraksi yang dialami selama orgasme dan kontraksi saat melahirkan adalah tipe yang berbeda sama sekali.

Namun, apabila Anda memiliki riwayat keguguran atau kelahiran prematur, serviks Anda tidak melebar, atau mengalami pendarahan hingga keputihan vagina yang tidak diketahui, bicarakan dengan dokter.

6. Orang hamil tidak boleh menggunakan vibrator

Menurut FitPregnancy, mainan seks seperti vibrator aman untuk digunakan selama kehamilan. Selama mereka tetap bersih dan bebas kuman. Ini tentu saja juga berlaku saat seseorang tidak hamil.

3 dari 4 halaman

Bayi tidak akan tahu

7. Seks oral tidak mungkin dilakukan

Bukan berarti seseorang tidak bisa melakukan seks oral saat pasangannya mengalami kehamilan. Bahkan, ini bisa menjadi alternatif yang lebih nyaman daripada penetrasi. Tergantung jangka waktu kehamilan.

Namun, American Pregnancy Association meminta agar pasangan tidak meniupkan udara ke dalam vagina saat oral. Gelembung yang muncul bisa menyebabkan perbedaan tekanan yang bisa menghancurkan pembuluh darah di sekitar permukaan.

8. Bayi bisa tahu

Bayi tidak akan tahu jika Anda berhubungan seks dengan pasangan saat hamil. Ini juga tidak akan membuat buah hati di dalam perut mengalami trauma. Selain itu, dia juga tidak akan mengingatnya.

9. Semua posisi aman dilakukan saat kehamilan

Tidak semua posisi seks aman dilakukan saat hamil. Misalnya misionaris. Posisi semacam ini bukan pilihan terbaik di 20 minggu kehamilan.

Menurut Healthline, ketika seorang wanita hamil berbaring telentang untuk waktu yang lama, berat rahim bisa menekan aliran darah yang diperlukan ke seluruh tubuh dan untuk bayinya.

4 dari 4 halaman

Simak juga video menarik berikut ini:

Digisexuality, Orang dengan Orientasi Seksual terhadap Robot

Liputan6.com, Jakarta Orientasi seksual saat ini tidak lagi terbatas pada berbeda atau sesama jenis kelamin. Namun lebih jauh lagi, beberapa orang tertarik pada robot atau dijuluki oleh ilmuwan sebagai “digisexuality” atau “digiseksual”.

Mengutip New York Times pada Senin (21/1/2019) profesor filosofi di University of Manitoba, Kanada, Neil McArthur bersama profesor pengembangan manusia dan studi keluarga di University of Wisconsin-Stout, Markie Twist menerbitkan sebuah makalah di tahun berjudul “The Rise of Digisexuality“. Penelitian ini terbit di jurnal Sexual and Relationship Therapy.

Keduanya menggambarkan antara “gelombang pertama” digiseksual seperti pornografi daring, aplikasi kencan, sexting, dan mainan seks, hanya sebuah sistem pengiriman untuk pemenuhan seksual dan digiseksual “gelombang kedua”.

“Gelombang kedua” sendiri diciptakan saat para ilmuwan membentuk hubungan yang lebih dalam melalui teknologi imersif seperti realitas virtual, augmented reality, dan robot seks dengan kecerdasan buatan. Ini terkadang, meniadakan kebutuhan pasangan bagi manusia sama sekali.

Saksikan juga video menarik berikut ini:

2 dari 2 halaman

Akan dianggap biasa di masa depan

Twist, yang memiliki praktek terapi keluarga dan seks mengatakan, bahwa dirinya memiliki beberapa pasien berusia 20 hingga 30-an yang memenuhi syarat sebagai digiseksual gelombang kedua.

“Apa yang mereka sukai adalah teknologi seks, mainan yang bisa mereka kontrol dengan perangkat teknologi mereka, yang melekat pada penis atau vulva,” ujar Twist.

“Mereka belum melakukan kontak dengan manusia dan benar-benar tidak memiliki minat dalam berhubungan seks dengan seseorang. Inilah yang ingin mereka lakukan dan jika mereka mampu membeli robot seks, mereka akan melakukannya,” ungkap Twist.

McArthur menyatakan, saat ini orientasi seksual mereka mungkin tampak sebagai sesuatu yang menyimpang. Namun, setiap kemajuan dalam teknologi seks suatu saat akan menjadi normal setelah mengalami perlawanan budaya.

“Setiap kali kita memiliki teknologi baru, ada gelombang alarmisme yang mengikuti,” ujarnya.

“Itu terjadi pertama kali dengan pornografi, kemudian kencan daring, kemudian sexting di Snapchat. Satu demi satu teknologi ini muncul dan ada gelombang kepanikan. Tetapi ketika orang mulai menggunakan teknolog ini, mereka menjadi bagian dari kehidupan kita,” kata McArthur.

Bukan Hanya Manusia, 5 Hewan Ini Juga Alami Penyakit Seksual Menular

Liputan6.com, Jakarta – Penyakit Menular Seksual (PMS) adalah penyakit infeksi yang ditularkan melalui hubungan seksual.

Penyakit yang juga sering disebut dengan istilah penyakit kelamin ini menular lewat darah, sperma, cairan vagina, atau cairan tubuh lainnya. Salah satu jalur penghubung penyakit menular seksual tentu saja adalah hubungan seks.

Namun tahukah Anda bahwa manusia bukan satu-satunya makhluk hidup yang mengalami masalah ini. Hewan juga terjangkit sejumlah virus atau penyakit seksual menular.

Bahkan, salah satunya ada hewan yang juga rentan dan terjangkit HIV, seperti yang kini jadi hal menakutkan bagi manusia.

Seperti dikutip dari laman Listverse.com, Senin (21/1/2019), berikut 5 hewan yang juga terjangkit sejumlah penyakit seksual menular:


Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 dari 6 halaman

1. Lumba-Lumba – Papillomavirus

Mamalia laut seperti lumba-lumba dikenal karena kecerdasannya. Sama seperti manusia, hewan yang satu ini juga memiliki penyakit kelamin dan penyebaran virus lewat aktivitas seksual.

Penyakit ini disebut sebagai papillomavirus — virus yang dapat menyebabkan tumbuhnya kutil di berbagai bagian tubuh, termasuk kelamin.

Hal semacam ini biasanya dialami oleh lumba-lumba jenis hidung botol. Penyebaran penyakit semacam ini akan sama terjadi seperti manusia yang berhubungan seks tanpa kondom, rentan sekali dengan pertukaran penyakit.

Meningkatnya kontaminan di dalam air telah membahayakan sistem kekebalan lumba-lumba, membuatnya lebih mungkin untuk tertular.

3 dari 6 halaman

2. Kelinci – Sipilis

Sifilis adalah infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri spiroset Treponema pallidum sub-spesies pallidum. Rute utama penularannya melalui kontak seksual.

Penyakit ini bahkan ditemukan hampir 12 juta kasus setiap tahun pada manusia. Ternyata, serangan virus ini juga menyerang hewan yaitu kelinci.

Treponema paraluiscuniculi, bakteri yang terkait dengan sifilis pada kelinci, berbeda dari yang ditemukan pada manusia dan tidak dapat disebarkan dari kelinci ke manusia.

Di Selandia Baru, sifilis adalah masalah yang berkembang bagi manusia dan kelinci putih.

4 dari 6 halaman

3. Primata – Herpes

Herpes bukan hanya penyakit yang ditularkan oleh manusia. Banyak kasus herpes telah ditemukan di kerajaan hewan — mulai dari gajah hingga reptil, ikan, dan bahkan tiram.

Herpes memiliki sejarah panjang dalam menginfeksi primata.

Setiap spesies primata memiliki jenis virus herpes sendiri. Beberapa peneliti berspekulasi bahwa virus herpes yang terlihat pada manusia sangat mirip dengan virus simpanse karena ada nenek moyang yang sama jutaan tahun yang lalu.

5 dari 6 halaman

4. Simpanse – HIV

Sebuah penemuan baru-baru ini menunjukkan bahwa simpanse dan gorila juga rentan pada virus HIV. Hal ini disebabkan karena 98 persen DNA manusia sama dengan hewan primata ini.

Meskipun HIV biasanya menyebar dari primata ke primata lain melalui hubungan seksual, peneliti yakin jika penyebarannya bisa ke manusia lantaran manusia mengonsumsi daging hewan yang memiliki virus itu.

Sebuah penelitian menemukan bahwa kelompok simpanse di Afrika Barat 90 persen positif memiliki virus yang mirip dengan HIV.

Namun, virus AIDS belum pernah ditemukan pada hewan ini.

6 dari 6 halaman

5. Koala – Chlamydia

Chlamydia adalah penyakit menular seksual umum yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis.

Chlamydia menyebabkan penyakit pada mata dan alat kelamin manusia. Infeksi Chlamydia dapat menyebabkan penderitanya mengalami kemandulan.

Meskipun lebih dari satu juta orang telah didiagnosis dengan mengalami Chlamydiia, itu semua dapat diobati. Namun, bagi kerajaan hewan, penyakit ini tidak dapat disembuhkan.

Virus ini menyerang berbagai hewan, dari burung, mamalia hingga reptil. Namun, jenisnya berbeda dari yang terlihat pada manusia, membuatnya lebih sulit untuk diobati.

Hal ini telah menjadi masalah utama bagi koala, yang jumlahnya sudah berkurang karena perburuan dan hilangnya habitat. 50 persen koala yang dirawat di Queensland dan New South Wales telah dinyatakan positif menderita chlamydia.

Gejala HIV AIDS yang Perlu Kamu Ketahui, Agar Tidak Keliru

Liputan6.com, Jakarta Kamu pasti pernah kan mendengar HIV/AIDS? Ya, HIV AIDS merupakan salah satu penyakit mematikan di dunia. Penyakit yang diperingati setiap tanggal 1 Desember dengan aksi simpati ini adalah penyakit yang masih menjadi momok masyarakat dunia akibat penyebarannya yang cepat dan masif.

Maka dari itu penting buat kamu untuk mencegah dan mengetahui gejala HIV/AIDS agar bisa melindungi dirimu dan orang-orang di sekitarmu. Berikut adalah penjelasan tentang apa itu HIV/AIDS dan Gejala HIV/AIDS yang perlu kamu ketahui seperti Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Sabtu (19/1/2019).

2 dari 4 halaman

Pengertian HIV AIDS

AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome adalah sekumpulan gejala dan infeksi yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat virus HIV atau infeksi virus-virus lain yang mirip dan menyerang spesies lainnya (SIV, FIV dan lain-lain).

Virus dalam penyakit AIDS adalah HIV atau Human Immunodeficiency Virus. HIV adalah virus yang melemahkan sistem kekebalan pada tubuh manusia. Orang yang terkena virus ini akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik ataupun mudah terkena tumor.

Jadi perlu kamu ketahui bahwa HIV dan AIDS memiliki arti yang berbeda. AIDS adalah penyakitnya sedangkan HIV adalah virus yang menyebabkan AIDS. Bisa dikatakan positif AIDS jika HIV telah berhasil merusak sistem kekebalan tubuh manusia. Didiagnosa menderita HIV bukan berarti seseorang memiliki AIDS atau mereka akan meninggal.

Banyak mitos yang keliru soal penularan HIV, sehingga pengidapnya kerap dijauhi bukan berdasarkan alasan yang tepat. Penularan HIV tidak melalui air liur, keringat, sentuhan, ciuman, gigitan nyamuk atau bekas toilet. Penularan HIV terutama berasal dari kontak cairan tubuh seperti darah dan sperma melalui perilaku seksual dan penggunaan jarum suntik.

3 dari 4 halaman

Gejala HIV AIDS yang Perlu Kamu Ketahui

Walaupun penyakit ini mampu menyebabkan gangguan kesehatan yang serius, namun sayangnya gejala awal dari penyakit ini kurang diketahui. Biasanya orang akan menyadari saat telah mencapai stadium yang parah. Berikut gejala HIV AIDS yang harus kamu tahu:

1. Demam

Hal yang tak terduga dari gejala HIV AIDS awal adalah demam ringan, sakit tenggorokan dan pembengkakan kelenjar getah bening. Jika seseorang telah memiliki tanda-tanda tersebut, maka HIV telah memasuki aliran darah dan mulai merusak kekebalan tubuh. Demam ini bisa sembuh sendiri, namun akan muncul lagi secara mendadak.

2. Kelelahan

Ketika virus tersebut telah memasuki tubuh sesorang, maka virus ini akan menyerang sel-sel tubuh yang sehat. Sehingga dapat menyebabkan kelelahan dan kelemahan di dalam tubuh. Rasa sakit pada semua bagian persendian dan otot.

3. Nyeri Pada Kelenjar Getah Bening

Kelenjar getah bening merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh dan kemungkinan besar akan mengalami peradangan saat terjadi infeksi. Jika peradangan terjadi di kelenjar getah bening, maka ketiak, pangkal paha, dan leher kemungkinan akan terasa nyeri.

4. Ruam di Kulit

Sebuah ruam kulit seperti bisul dan jerawat yang tiba-tiba menyerang tubuh juga dapat menjadi tanda awal dari penyakit ini. Penyakit kulit ini terjadi beberapa saat setelah orang itu terinfeksi HIV.

5. Mual, Muntah dan Diare

Diare yang terus menerus dan disertai dengan mual dan muntah juga menjadi tanda bahwa Anda terinfeksi penyakit ini.

6. Berat badan Berkurang Disertai Batuk Kering

Batuk kering dan turunnya berat badan secara drastis juga merupakan tanda awal penyakit HIV AIDS. Hal ini terjadi karena lagi-lagi disebabkan virus HIV yang mengganggu kesehatan sel tubuh lain.

Selain gejala HIV AIDS di atas, sumber lain juga berpendapat adalah yang lain mungkin sebagai awal dari gejala HIV AIDS. Gejala HIV AIDS lainnya adalah gangguan saraf, infeksi jamur pada mulut, tenggorokan, mudah memar tanpa sebab, sesak napas dan berkeringat di malam hari.

4 dari 4 halaman

Terdapat 3 Fase HIV AIDS

Para pengidap HIV banyak yang tidak menyadari bahwa ia positif HIV karena gejala-gejala dialami sangatlah umum. Dan jika seseorang telah positif HIV, ia akan mengalami 3 fase infeksi HIV yang kemudian menjadi AIDS, fase tersebut sebagai berikut:

1. Fase pertama: Infeksi HIV Akut

Fase ini di mana orang yang terjangkit mengalami gejala HIV AIDS yang sudah disebutkan di atas. Gejala-gejala di atas sering diabaikan karena hamper mirip dengan gejala flu.

2. Fase kedua: Fase Laten HIV

Fase ini justru orang yang terjangkit tidak menunjukkan ciri khas tertentu. Namun pada fase inilah virus di dalam tubuhnya mulai membelah diri dan menyebar sehingga perlahan darah putih mulai berkurang dan mudah terinfeksi.

3. Fase ketiga: AIDS

Fase ini adalah fase puncak dari AIDS. Virus HIV sudah mampu membuat tubuh penderita memicu penyakit lain seperti pneumonia, meningitis, TBC atau kanker.

Hal yang bisa kamu lakukan saat mengalami salah satu gejala di atas adalah langsung periksakan ke dokter. Dengan begitu dokter akan langsung bertindak sebelum virus HIV menyebar ke seluruh tubuh.

Untuk mencegah dan melindungi diri dari penularan HIV, kamu bisa melakukan beberapa hal seperti:

• Pelajari bagaimana HIV menyebar

• Hindari alkohol dan obat-obatan terlarang

• Lakukan hubungan seks yang aman

• Jangan pernah berbagi jarum atau alat suntik

• Hindari menyentuh darah dan cairan tubuh orang lain

• Lakukan perawatan medis jika kamu hamil

Bagi kamu yang sehat, bersyukurlah. Peran kamu bisa juga menjadi penyemangat bagi penderita yang sudah terjangkit HIV. Penderita HIV AIDS bukan untuk dihindari tetapi untuk dibantu untuk lebih semangat dalam menjalani hidupnya.



Reporter: Loudia Mahartika

Boateng dan Satta Bercerai, Jarak Jadi Penyebab?

Liputan6.com, Milan – Kisah asmara Kevin-Prince Boateng dan Melissa Satta berakhir. Pasangan ini dilaporkan segera bercerai.

Rumor perpisahan Boateng dan Satta sudah menyeruak dalam beberapa pekan terakhir. Satta bahkan sempat melontarkan bantahan dan menekankan keinginannya mempertahankan rumah tangga dengan Boateng.

Namun, Oggi memberitakan keduanya tengah dalam proses bercerai. Salah satu majalah tertua di Italia tersebut juga melaporkan keduanya menghabiskan liburan dengan terpisah.

Menikah pada 2016, keduanya dikabarkan tidak mau hal ini membesar dan meminta privasi. Mereka ingin melindungi sang putra Maddox yang baru berusia empat tahun.

Jarak disebut sebagai alasan retaknya hubungan mereka. Boateng tengah menjalin karier bersama Sassuolo. Sedangkan Satta tetap tinggal di Milan bersama Maddox.

2 dari 3 halaman

Selalu Intim

Kabar perpisahan ini mengejutkan mengingat mesranya Boateng dan Satta. Keduanya tidak ragu memamerkan keintiman mereka di publik.

Satta bahkan mengaku menjadi penyebab Boateng kerap cedera. Pasalnya, mereka sering melakukan aktivitas di ranjang.

”Alasan mengapa dia selalu terluka adalah karena kami melakukan seks tujuh hingga 10 kali seminggu. Saya khawatir itulah alasan mengapa Kevin-Prince absen hampir sepanjang tahun dengan keluhan di pahanya,” klaim Satta, dilansir The Sun.

3 dari 3 halaman

Asmara Satta

Boateng bukanlah satu-satunya atlet yang dekat dengan Satta. Model berusia 38 tahun itu pernah menjalin asmara bersama Christian Vieri. 

Satta juga tertangkap kamera menginap di kamar hotel Kobe Bryant, yang berujung perceraian pebasket Amerika Serikat tersebut.  

3 Zodiak yang Senang Tampil di Ranjang

Liputan6.com, Jakarta Tak sekadar memberi prediksi tentang sifat dan kepribadian seseorang, zodiak juga dipercaya bisa memberi bocoran tentang kehidupan ranjang. Seperti astrolog Kerry King yang percaya, ada zodiak tertentu yang senang berpetualang di ranjang dibandingkan zodiak lainnya.

Penasaran zodiak apa saja yang senang bereksplorasi dalam bercinta? Berikut daftarnya, melansir laman Daily Star, Jumat (18/1/2019).

1. Scorpio

Zodiak yang satu ini memiliki gairah seks yang tinggi. Jadi, individu yang punya pasangan Scorpio, bersiaplah untuk sering memadu cinta.

Scorpio tak takut untuk bereksperimen dan mengeksplorasi fantasi seksualnya maupun pasangan.

“Scorpio adalah individu yang intens, powerful, dan percaya diri. Mereka terobsesi dengan dominasi dan penyerahan diri, mereka tak kenal takut akan batasan fisik maupun emosional. Mereka ingin hubungan yang dalam,” ujar Kerry.

Kerry juga mengatakan, bagi zodiak Scorpio, seks adalah ekspresi dari perasaan, pikiran, dan kebutuhan mereka.


Saksikan juga video berikut ini:

2 dari 2 halaman

Leo

2. Leo

Mereka yang lahir antara pertengahan Juli dan Agustus cenderung mengeluarkan semua kemampuan mereka ketika bercinta. Demi menjadi yang terbaik di ranjang, Leo akan meluapkan segenap pesona dan gairah mereka untuk pasangan.

Pesona Leo akan membuat pasangannya bertekuk lutut.

“Leo senang tampil, menarik perhatian. Mereka juga ingin menjadi yang terbaik. Seks bukanlah bagian dari hidup Leo, melainkan itulah hidupnya,” jelas Kerry.

3. Gemini

Menurut para astrolog, Gemini gemar bereksperimen. Mereka senang berdandan, foreplay, dan bermain karakter. Ini membuat mereka menjadi salah satu zodiak yang panas di ranjang.

“Gemini tak tahan merasa bosan dan akan melakukan apa pun untuk menghindari rutinitas. Mereka adalah orang yang kreatif sedari lahir. Mereka gemar mendongeng dan bisa menyusun semua rencana seksi untuk menghidupkan suasana,” Kerry menjelaskan.

Jadi, apakah zodiak Anda termasuk salah satu di antara ketiganya?