Kriminolog Sebut Pemutilasi Mayat dalam Koper Ada di Sekitar Korban

Surabaya – Misteri pembunuh Budi Hartanto (28) yang ditemukan dimutilasi dan dibuang di dalam koper masih menjadi misteri. 8 Hari setelah ditemukan meninggal, pelaku pemutilasi mayat dalam koper tak juga ditemukan.

Melihat hal ini, Kriminolog dari Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya Kristoforus Laga Kleden mengatakan dalam teorinya, ada kemungkinan pelaku akan kembali ke tempat kejadian perkara (TKP) tersebut.

“Tapi pada dasarnya seseorang yang biasanya melakukan kejahatan, pada saat bersamaan atau selang beberapa saat kemudian dia akan kembali TKP (Mayat dalam koper) di mana terjadinya kejadian tersebut,” papar Kristoforus kepada detikcom di Surabaya, Kamis (11/4/2019).

Kristoforus menyebut lokasi kejadian bisa saja di rumah korban atau TKP pembunuhan. Dia menambahkan secara teori, pelaku pasti ada di sekitarnya.

“Yang mana sesungguhnya kalau polisi belum menemukan siapa pelakunya, secara teori ternyata bahwa si pelaku itu ada di sekitar lokasi kejadian. Katakan saja lokasi kejadian ini korban ini berasal dari mana, rumahnya di mana, paling tidak bahwa si pelaku ada di sekitar situ,” jelasnya.

“Pelaku berkutat di sekitar situ. Tidak mungkin pelaku berada di lokasi di mana dia membuang kotak atau koper yang berisi mutilasi tadi. Tapi di mana tempat tinggal korban, pelaku itu biasanya berkutat di sekitar situ,” imbuh Kristoforus.

Saat ditanya apa alasan pelaku kembali ke TKP ? Kristoforus memaparkan jika pelaku biasanya akan penasaran dengan respons keluarga dan masyarakat sekitar saat kehilangan korban maupun harta bendanya.

“Karena dia akan kembali melihat di sekitar situ dengan pertanyaannya begini apa reaksi masyarakat setempat kalau misalnya korban itu kehilangan beberapa benda, merasa menyesal tidak dengan kehilangan beberapa motor misalnya. Atau mereka merintih, menangis, menjerit dia ingin melihat seperti itu. Dalam kasus ini kan dia membunuh ya. Dia ingin melihat reaksi orang sekitar seperti apa,” pungkasnya.

Penemuan mayat dalam koper, Rabu (3/4) pukul 07.00 WIB membuat geger warga Blitar. Koper warna hitam itu ditemukan pencari rumput di Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu. Saat ditemukan, di dalam koper itu terdapat sesosok mayat tanpa bagian kepala.
(iwd/fat)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kampanye Akbar Prabowo-Sandi, Jalan di Sekitar GBK Macet

Liputan6.com, Jakarta – Jalan-jalan yang menjadi akses masuk ke Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Minggu, macet seiring banyaknya massa yang menghadiri kampanye akbar pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Kemacetan terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Bendungan Hilir, Gatot Subroto, Pejompongan, Persimpangan Slipi-Palmerah, hingga Jalan Tentara Pelajar, Jakarta.

Berbagai atribut pun terlihat, mulai atribut partai politik hingga atribut para calon anggota legislatif parpol pengusung dan pendukung, seperti Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Kemacetan membuat para simpatisan memarkirkan kendaraan di sekitar GBK melanjutkan dengan berjalan kaki demi bisa mendengarkan pidato Prabowo.

Seperti Yudi (54) dari kawasan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta yang datang bersama dengan kawan-kawannya menaiki mobil untuk menghadiri kampanye akbar.

“Tadi naik mobil bareng-bareng, turun di Slipi, gak bisa jalan mobilnya, jadi jalan kaki. Setiap kampanye Pak Prabowo saya datang,” kata seperti dikutip dari Antara.

Senada, Ependi junaedi (34), warga Mangga Besar, Jakarta, yang merupakan simpatisan datang bersama 20 orang kawannya dengan menaiki sepeda motor beramai-ramai.

“Macet tadi, jalan kaki akhirnya,” katanya, sambil mendengarkan pidato Prabowo dari luar SUGBK.

Kampanye akbar Prabowo-Sandi di SUGBK dimulai pukul 03.00 WIB, diawali dengan salat tahajud dan salat subuh berjamaah.

Hadir Prabowo Subianto, dan calon wakilnya Sandiaga Uno, dan para tokoh nasional, seperti Zulkifli Hasan, dan sejumlah ulama besar dan tokoh Islam lainnya, termasuk pedangdut Rhoma Irama.

Selain salat berjamaah, juga dilantunkan dzikir dan doa bersama, solawat badar, dan solawat nabi bergema di SUGBK sebelum kampanye akbar berlangsung pukul 07:30 WIB.

Silih berganti dzikir, doa dan salawat dilantunkan, termasuk orasi yang disampaikan oleh sejumlah tokoh agama mulai dari Habib Syekh Bin Abdul Qodir Assegaf (dzikir), K.H Syuqron Makmun (tausiah) dan Habib Hanif (orasi). Hadir juga Ustadz Bakhtiar Nasir yang menyampaikan orasi dan doanya untuk pasangan Prabowo-Sandi.

Penangkapan Pengedar Sabu di Depok Hebohkan Warga Sekitar

Fokus, Depok – Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap seorang pemilik toko kelontong di Depok, Jawa Barat, karena menyimpan sabu seberat 10 kilogram dalam ember yang ia sembunyikan di atas loteng. Pemilik toko kelontong diringkus berdasarkan informasi dari pengedar sabu yang ditangkap sebelumnya.

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Minggu (24/3/2019). penangkapan tersebut membuat heboh warga sekitar. Apalagi saat petugas BNN menemukan sabu seberat 10 kilogram yang dikemas dan disimpan pelaku di dalam  ember plastik yang kemudian  disembunyikan di dalam loteng.

Sebelum petugas BNN juga menangkap seorang pengendar dengan barang bukti yang sama 10 kilogram sabu. Sehingga keseluruhan sabu yang diamankan seberat  20 kilogram. Kedua pelaku langsung dibawa untuk menjalani pemeriksaan. (Galuh Garmabrata)

Sekitar Satu Juta Orang di Inggris Berunjuk Rasa Tolak Kesepakatan Brexit

Liputan6.com, London – Dalam salah satu demonstrasi terbesar sepanjang sejarah monarki konstitusional Inggris, sekitar satu juta orang, Sabtu kemarin, melakukan pawai damai melalui pusat kota London, untuk menuntut para anggota parlemen memberi mereka referendum baru tentang Brexit.

Pawai bertajuk “Put it to the People“, yang diikuti oleh demonstran dari seluruh penjuru Inggris dan banyak warga negara Uni Eropa yang menetap, terjadi di tengah kekacauan politik luar biasa, dan meningkatnya seruan agar Perdana Menteri Theresa May mengundurkan diri.

Penyelenggara aksi unjuk rasa mengatakan jumlah pasti massa yang bergabung sulit diukur, tetapi mereka percaya protes itu bisa lebih besar dari demonstrasi menolak perang Irak pada Februari 2003, demikian sebagaimana dikutip dari The Guardian pada Minggu (24/3/2019).

Di saat bersamaan, beberapa menteri kabinet –sebutan bagi anggota Parlemen Inggris– mempertimbangkan wakil perdana menteri secara de facto, David Lidington, sebagai pengganti sementara kepemimpinan PM May.

Keputusan banyak orang untuk ikut bergabung mengibarkan bendera Union Jack –sebutan bendera resmi Kerajaan Inggris– dan spanduk Uni Eropa, serta patung Theresa May, terjadi hanya berselang tiga hari setelah perdana menteri mengatakan dalam siaran televisi nasional, bahwa dia yakin rakyat negeri Ratu Elizabteh II tidak akan terlibat referendum lain terhadap Brexit.

Kereta karnaval membawa karikatur yang menggambarkan Perdana Menteri Inggris, Theresa May melahirkan bayi Brexit-nya dalam parade karnaval Rose Monday di Duesseldorf, Jerman, Senin (12/2). (AP Photo/Martin Meissner)

Politikus senior dari semua partai utama bergabung dalam aksi protes tersebut, termasuk wakil pemimpin Partai Buruh, Tom Watson, mantan wakil pemimpin Parlemen Inggris, Lord Heseltine, walikota London, Sadiq Khan, dan pemimpin SNP serta menteri pertama Skotlandia, Nicola Sturgeon.

Seruan  Buka Mata pada PM May

Berbicara di tengah kerumunan demonstran yang berkumpul di Lapangan Parlemen yang menyerukan nyanyian “Where’s Jeremy Corbyn?” (pemimpin Partai Buruh yang menjadi oposisi), Tom Watson mengatakan PM May tidak dapat mengabaikan aksi protes tersebyt, dan harus memberikan orang-orang kesempatan suara kedua.

“Perdana menteri mengklaim dia berbicara untuk Inggris. Nah, lihatlah ke luar jendela, perdana menteri,” katanya.

“Buka tirai dan nyalakan televisi Anda. Lihatlah kerumunan besar hari ini. Lihatlah orang-orangnya. Theresa May: Anda tidak berbicara untuk kami,” lanjut Watson yang disambut riuh dukungan.

Upaya pihak koalisi yang dipimpin Partai Buruh dalam menemukaan kesamaan kesepakatan Brexit kerap ditolak oleh PM May, kata Watson.

“Di setiap kesempatan, kami telah diabaikan. Cara menyatukan kembali negara kita adalah memutuskan masa depan bersama. Sudah waktunya untuk mengatakan dengan satu suara: berikan (kesempatan suara) kepada orang-orang. Perdana Menteri, Anda kehilangan kendali. Biarkan rakyat mengambil kembali kendali,” seru Watson.

Simak video pilihan berikut: 

Ratu Elizabeth II Inggris pada Selasa membuat komentar publik pertamanya tentang Brexit selama perjamuan negara untuk menghormati para bangsawan Belanda, Raja Willem-Alexander dan istrinya, Ratu Maxima.

Gejala Alam Biotik dan Abiotik yang Terjadi di Sekitar Tanpa Disadari

Pada gejala alam abiotik merupakan komponen dari benda-benda mati. Gejala alam abiotik dapat dilihat dari berbagai sisi seperti tekstur, warna, bentuk, ukuran, aroma, wujud dan rasa. Contoh gejala alam abiotik, sebagai berikut:

– Bencana tsunami

Penyebab terjadinya bencana alam tsunami adalah pergeseran lempeng – lempeng yang ada di dasar laut. Lempengan bumi bergesar sehingga menciptakan cekungan yang kemudian terisi air laut. Maka dari itu sebelum terjadi tsunami, air laut tampak surut terlebih dahulu. Setelah cekungan terisi penuhj maka ada dorongan sehingga menimbulkan gelombang.

– Terbentuknya angin

Perubahan dan perbedaan pada suhu serta tekanan udara menghasilkan angin. Angin yang berhembus mampu menjadi alat penyerbuk pada tanaman dan juga berguna bagi kehidupan makhluk lainnya.

– Terciptanya hujan

Hujan merupakan gejala alam abiotik karena terjadi akibat uapan air. Hujan turun ke bumi setelah melalui serangkaian siklus hidrologi yang terjadi secara berulang-ulang. Turunnya hujan juga di pengaruhi oleh pergerakan angin.

– Gerak rotasi bumi dan gerak semu harian bintang

Pergreakan rotasi bumi akan mengakibatkan pergantian siang dan malam. Selain itu, gejala alam abiotik juga dapat dilihat dari pergerakan semu harian bintang akibat dari rotasi bumi yang berputar. Jika kamu setiap malam melihat bintang seolah bergerak, itu sebenarnya adalah bumi yang berputar pada rotasinya.

– Pelangi

Pelangi adalah gejala alam abiotik karena terjadi akibat pembiasan dari sinar matahari di dekat sumber mata air (butir-butir air). Sinar matahari yang melewati tetesan air akan mengeluarkan cahaya warna-warni seperti kaca prisma.

Demikian penjelasan tentang gejala alam biotik dan abiotik beserta contohnya yang bisa kamu amati di sekeliling lingkunganmu. Interaksi antara makhluk-makhluk hidup maupun benda mati akan menghasilkan gejala alam yang unik bahkan luar biasa.

Ledakan Kembali Terjadi di Sekitar Rumah Terduga Teroris Sibolga

Liputan6.com, Jakarta – Suara ledakan kembali terdengar di sekitar rumah terduga teroris bernama Husain alias Abu Hamzah di Sibolga, Sumatera Utara, pagi tadi. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo membenarkan adanya ledakan susulan di sekitar rumah Husain. Ledakan tersebut berasal dari proses pemusnahan benda diduga bom yang ditemukan di rumah terduga simpatisan ISIS itu.

“Sekitar pukul 08.00 WIB sampai dengan 09.00 WIB ada benda-benda yang diduga bom dilakukan penetrasi dan dijinakkan dengan cara diledakkan oleh tim Gegana Brimob,” ujar Dedi saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Hanya saja Dedi tidak merinci berapa kali ledakan terjadi akibat proses disposal benda mencurigakan tersebut. Dia juga belum mengungkapkan jumlah benda mencurigakan terkait terduga teroris Sibolga yang dimusnahkan.

Mobil Tanpa Sopir Harus Bisa Menepi Jika Diberhentikan Polisi

Liputan6.com, Jakarta – Kendaraan autonomus alias tanpa sopir diyakini bakal benar-benar terjadi di masa depan. Namun, masih ada beberapa hal yang harus dipenuhi sebelum mobil otonom ini benar-benar menggantikan peran pengemudi manusia seperti yang ada saat ini.

Melansir Carscooops, Jumat (1/3/2019), salah satu hal yang paling sulit bagi pembuat mobil dan perusahaan teknologi, adalah memastikan kendaraan tanpa sopir dapat berinteraksi dengan lingkungan seperti yang dilakukan pengemudi manusia.

Membuat mobil tanpa sopir yang mampu berhenti saat lampu lalu lintas merah, masih cukup sederhana, begitu juga dengan mendeteksi pejalan kaki. Tapi, jika mobil tanpa sopir saat ditilang polisi bisa menepi seperti sesuatu yang tidak mungkin.

Sementara itu, berbicara soal fitur tersebut, Waymo telah bekerja keras untuk memastikan prototipe otonomnya dapat mengenali petugas polisi dan menanggapi berbagai permintaan.

Misalnya, pada Januari lalu, sebuah kendaraan uji Waymo berhenti di lampu merah yang gelap di Tempe, Arizona tak lama setelah listrik padam.

Seorang petugas polisi sedang berdiri di persimpangan mengatur lalu lintas, dan mobil menunggu sebelum melanjutkan perjalanan setelah dilambaikan oleh petugas.

Selain itu, Waymo juga telah mengembangkan perangkat lunak yang menginstruksikan kendaraannya untuk berhenti ketika mendeteksi lampu polisi berkedip di belakangnya.

2 dari 2 halaman

Mobil Nirsopir Mulai Antar Barang Belanjaan

Mobil tanpa sopir alias nirsopir bukan hanya isapan jempol semata. Bahkan sebuah perusahaan jaringan supermarket Kroger, bersama startup Nuro, menghadirkan mobil tanpa sopir yang mampu mengantarkan barang belanjaan konsumen hingga ke depan pintu rumah.

Proyek yang masih dalam program percontohan ini mulai beroperasi 16 Agustus 2018 dengan melibatkan Fry’s Food Store milik Kroger di East McDowell Road, Scottsdale, Arizona, Amerika Serikat.

Dilansir thespoon.tech, Senin (20/8/2018), Konsumen bisa saja melakukan pemensanan dengan sentuhan jari. Sebab, pemesanan bisa melalui  frysfood.com atau aplikasi Fry.

Barang yang sudah terpesan dapat diatur jadwal pengirimannya, baik hari yang sama atau hari berikutnya, dengan biaya per pengiriman US$ 5,95 atau sekitar Rp 85 ribu tanpa batasan pesanan minimum.

Untuk sementara, armada nirsopir menggunakan Toyota Prius yang dibantu seseorang di belakang kemudi. Bagian kompartemen mobil dimodfikasi sedemikian rupa hingga mampu menampung enam kantong barang.

Dipertanyakan Massa FUI, KPU Jelaskan Hak Tunagrahita Nyoblos

Dipertanyakan Massa FUI, KPU Jelaskan Hak Tunagrahita Nyoblos Komisioner KPU Wahyu Setiawan (Foto: Ari Saputra)

Jakarta – Massa FUI yang melakukan aksi di depan Kantor KPU diterima oleh komisioner KPU. Saat audiensi, salah satu pertanyaan yang muncul adalah tentang ‘orang gila boleh mencoblos’.

Komisioner KPU, Wahyu Setiawan, kemudian memberi penjelasan. Dia menegaskan bahwa KPU hanya menjalankan putusan MK. Mereka yang diberikan hak mencoblos juga adalah tunagrahita.

“Sudah ada putusan MK untuk memberikan hak pilih kepada tunagrahita. Jadi para ustaz ustazah, jadi bukan orgil yang telanjang kita data, enggak. Tapi kalau ada keluarga yang kelainan mental itu yang dimaksud oleh MK,” kata Wahyu di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2019).

Tunagrahita yang memiliki hak pilih juga harus memenuhi sederet syarat. Jumlahnya sekitar 600.000 orang.

“Insyaallah kami tidak pernah mendata orang gila, kami tak pernah lakukan. Tetapi tunagrahita yang kami data karena ada putusan MK,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, massa Forum Umat Islam (FUI) sebelumnya berkumpul di depan Kantor KPU. Amien Rais yang sempat ikut serta, lebih dahulu meninggalkan lokasi sebelum audiensi dimulai.

“Jadi itu kalau KPU bagus, jujur, kita doakan mudah-mudahan dapat hidayah, rahmat, dimuliakan Allah dunia-akhirat. Tetapi kalau KPU sampai curang, kita doakan dapat laknat hidupnya sengsara dunia dan akhirat,” kata Amien sebelumnya.
(imk/tor)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Menko Darmin Minta PLN Segera Terapkan B20 di Seluruh Pembangkit

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution berencana memanggil PT Freeport Indonesia, Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan TNI terkait penggunaan Biodiesel 20 persen (B20). Hal ini untuk mendorong penggunaan B20 tercapai 100 persen.

“Untuk menaikkan ke 100 persen, ya 1 persen itu tidak mudah tapi barangkali kami akan fokus untuk membicarakan satu penggunaan B20 di PLN, di TNI/Polri dan di Freeport. Karena dari dulu yang minta dispensasi beberapa di antaranya adalah mereka,” ujar Darmin di Kantornya, Jakarta, Jumat (1/3/2019).

Untuk PLN memang sebagian sudah menggunakan B20. Namun masih ada beberapa pembangkit yang belum memakai B20. Ke depan, Kementerian ESDM akan melakukan komunikasi dengan PLN mencari solusi penggunaan B20.

“Kalau PLN tidak semuanya beberapa pembangkitnya. Tapi kami akan bicarakan itu ke depan ini secara keseluruhan kami akan persilakan ESDM saja yang ngurusinya. Karena kerja ribetnya sudah selesai,” jelasnya.

Mantan Direktur Jenderal Pajak tersebut menambahkan, hingga kini realisasi penyaluran dan penggunaan B20 sudah mencapai 99 persen. Capaian tersebut menandakan kebijakan B20 berjalan dengan baik.

“Tapi ukuran dari kinerjanya 99 persen itu adalah realisasi dibandingkan dengan seharusnya berapa. Ya, 99 sudahlah itu saja indikatornya, lebih sederhana urusannya. Jadi itu berarti kami sudah boleh mengatakan, B20 sudah berjalan dengan baik,” tandasnya.

Reporter: Anggun P. Situmorang

Sumber: Merdeka.com

2 dari 3 halaman

Dalam 2 Bulan, Penyaluran B20 Capai 700 Ribu KL

Sebelumnya, Ketua Harian Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) Paulus Tjakrawan mengatakan penyaluran Biodiesel 20 persen (B20) pada Januari hingga Februari 2019 mencapai sekitar 700 ribu Kiloliter (Kl).

“700 ribu Kiloliter Januari hingga Februari,” ujar Paulus usai rapat koordinasi B20 di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (1/3/2019).

Secara keseluruh angka penyaluran B20 ke seluruh wilayah Indonesia pada Januari-Februari telah mencapai 99 persen. Namun, masih ada daerah yang belum terjangkau seperti di Kalimantan. 


“Hanya daerah perbatasan yang memang susah dicapai, Kalimantan ada beberapa yang Pertamina beli dari Malaysia, dari kita sulit tapi kecil sekali. Persentasenya kurang lebih 99 persen ,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) FX Sutijastoto mengatakan, pihaknya telah melapor kepada Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution terkait penyaluran B20.

“Ya pokoknya B20 sukses. Intinya 99 persen dari target B20 penyalurannya. Makanya Pak Menko apresiasi,” jelasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

India Bangun 14 Ribu Bunker Untuk Warga di Perbatasan Pakistan

New DelhiKetegangan India dan Pakistan kian meningkat. India tengah membangun lebih dari 14 ribu bunker untuk keluarga-keluarga yang tinggal di sepanjang perbatasannya dengan Pakistan di wilayah negara bagian Jammu dan Kashmir. Tujuannya, agar mereka tetap aman di rumah mereka dan tak harus dievakuasi jika terjadi serangan artileri.

Para insinyur pemerintah mengatakan, pengerjaan pembangunan baja bawah tanah dan struktur beton, yang dapat menelan biaya total US$ 60 juta, telah dimulai sejak Juni 2018 lalu, ketika hubungan antara kedua rival bersenjata nuklir itu memburuk.

Menurut pejabat pemerintah negara bagian dan para kontraktor ratusan bunker bawah tanah, dengan dinding dan atap yang tiga kali lebih tebal dari rumah biasa dan mengonsumsi baja 10 kali lebih banyak, telah selesai dibangun.
“Ini bisa menahan penembakan ringan,” kata seorang insinyur di departemen pekerjaan umum Jammu dan Kashmir yang ditugasi membangun bunker tersebut, seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (1/3/2019).

Selama ini, baku tembak memang sudah kerap terjadi di sepanjang perbatasan Kashmir. Namun baku tembak yang terjadi pada Selasa (26/2) dianggap sebagai penanda peningkatan ketegangan antara India dan Pakistan.

Ketegangan meningkat setelah aksi bom bunuh diri mengenai konvoi militer India di wilayah Kashmir pada 14 Februari lalu. Setidaknya 40 personel militer India tewas dalam serangan bom itu.

Pemerintah India menuding pemerintah Pakistan terlibat dalam bom bunuh diri itu. Namun Pakistan membantahnya. Sejak itu, bentrokan militer antara kedua negara terus terjadi. India dan Pakistan saling menembak jatuh pesawat militer kedua negara, hingga sejumlah bandara di sekitar Kashmir terpaksa ditutup sementara.

Pakistan juga menutup akses penerbangan sipil untuk sementara waktu akibat bentrokan di wilayah Kashmir.
(ita/ita)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>