6 Acara TV Ini Hanya Diketahui Generasi 90-an, Anak Sekarang Mana Ngerti

4. Carita de Angel 

Siapa yang tidak tahu tentang sinetron Carita de ángel? Kisah kehidupan anak kecil bernama Dulce Maria yang ditinggal ibu kandungnya. Tingkahnya yang menggemaskan membuat kamu betah berlama-lama menonton salah satu acara TV ini. Tidak lupa dengan tante Dulce Maria yang hobi mengganti warna rambutnya. 

5. Amigos X Siempre

Generasi 90-an pasti pernah dong nonton acara TV yang satu ini. Bahkah mungkin, lagunya masih terngiang-ngiang di kepalamu.

Amigos X Siempre adalah salah satu acara TV yang dulu sangat digilai.  Banyak yang menyukai pasangan Pedro dan Ana yang tidak kalah dengan Dilan-Milea. Ditambah lagi dalam beberapa episodenya dibarengi dengan lagu-lagu yang enak didengar.

6. Disini Ada Setan 

Sesuai dengan namanya, sinetron ini bertema horor. Sinetron ‘Disini Ada Setan’ menceritakan tentang Sashi, gadis berusia 15 tahun yang sekolah di salah satu SMU favorit di Jakarta. Belakangan dia baru mengetahui kalau ternyata dirinya memiliki indera keenam, kemudian ia bersama sahabatnya berburu hantu.

Pemain utama di sinetron ini ialah Thomas Nawilis, Lia Ananta, Diva Nadia, Taher Hadi Widjoyo, Rionaldo Stockhorst, Jennifer Arnelita, Nagita Slavina, Indri Satia, Intan Ayu Purnama dan masih banyak lagi. Yang jelas, setiap habis lihat sinetron ini, jadi bikin kamu takut tidur sendiri! 

Nah, di atas adalah 6 acara TV yang ada di generasi 90an, kamu yang anak jaman sekarang pasti enggak ngerti kan? 

Belum Diputuskan, Ini Lho Tarif Ojol yang Berlaku Sekarang

Jakarta – Pemerintah telah mengeluarkan aturan terkait ojek online (ojol), di mana di dalamnya mengatur soal tarif. Tapi, dalam aturan yang baru terbit itu belum mengatur secara rinci besaran tarif.

Tarif ojol akan diatur secara terpisah melalui Surat Keputusan (SK) Menteri Perhubungan. Lalu, berapa kah tarif yang berlaku saat ini?

Ketua Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia, Igun Wicaksono mengatakan, tarif yang berlaku saat ini terbagi menjadi dua, yakni untuk jam reguler dan jam sibuk.

“Jam reguler di kisaran Rp 1.200 sampai dengan Rp 1.600/km gross. Pada jam sibuk tarif Rp 1.600 sampai dengan Rp 2.000/km gross,” katanya kepada detikFinance, Rabu (20/3/2019).
Tarif itu, kata dia, merupakan tarif yang berlaku untuk dua aplikator besar Go-Jek dan Grab. Tarif itu kemudian dipotong 20% untuk penyedia jasa.

Dia mengatakan, untuk tarif selanjutnya masih menunggu keputusan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Belum, menunggu Kepmenhub tarif ojol,” ujarnya.

Sementara, Igun sebelumnya mengatakan, sopir atau driver ojol mengusulkan tarif Rp 3.000/km gross atau Rp 2.400/km nett. Dengan begitu, jika Kemenhub merestui usulan ini maka bisa dikatakan tarif ojol naik.

(fdl/fdl)

Petani Sekarang Canggih dan Keren!

Liputan6.com, Jakarta Sektor pertanian adalah salah satu sektor penting dan strategis. Makanya, pemerintahan Kabinet Kerja yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi), peduli pada petani.

Cek videonya di sini 

Tanpa petani, kita tentu akan sangat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Mengingat besarnya peran dan jasa petani itulah, Jokowi ingin melihat para petani hidup sejahtera. Pelbagai cara dilakukan oleh presiden dan jajarannya untuk menaikkan kesejahteraan para petani, untuk menjadi petani keren.

Salah satu cara untuk mewujudkan hal tersebut, di antaranya dengan memberikan kemudahan kepada para petani melalui teknologi digital. Pembinaan dan bimbingan dilakukan agar petani memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan produktivitas dan menaikkan pendapatan.

Pemerintah menargetkan, sebanyak satu juta (1.000.000) petani yang mulai menggunakan teknologi digital pada 2019. Untuk mencapai target tersebut, pemerintah menggandeng beberapa startup di bidang digitalisasi pertanian seperti TaniHub dan Eragano.

Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa TaniHub telah membantu dalam memasarkan produk-produk para petani. TaniHub sudah menggandeng sekitar 20 ribu petani yang tergabung dalam 1.200 kelompok petani. Para petani akan dibantu dalam memasarkan produk dengan petani akan terhubung langsung dengan konsumen, dari mulai pelaku bisnis seperti restoran, catering, hingga reseller.

Hadirnya startup tersebut, secara tidak langsung telah memotong rantai distribusi yang panjang. Makanya diharapkan akan menjaga stabilitas harga dengan baik. Lebih jauh, petani diharapkan bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar dari sebelumnya. Dengan bantuan tersebut, Jokowi beraharap agar para petani di Indonesia mampu berdaya saing.

Selain digitalisasi, pemerintah juga telah memberikan bantuan alat-alat pertanian dan membangun infrastruktur pertanian seperti waduk dan irigasi. Sebagai gambaran, pada 2017 dibangun 43 bendungan, pada 2018 diproyeksi 57 unit bendungan yang dibuat serta pada 2019, pemerintah menargetkan pembangunan 65 unit lagi.

Di sisi lain dalam periode 2015 sampai 2018, jaringan irigasi atau pengairan, telah dibangun 860.015 hektar jalur irigasi baru dan untuk keperluan rehabilitasi dibuat seluas lebih dari 2 juta hektar.

Jokowi mengatakan pemerintah akan terus mendorong penggunaan teknologi untuk meningkatkan produktivitas petani. Termasuk di dalamnya untuk menghubungkan petani dengan pasar. Saat bersamaan, para petani akan didukung untuk berkoperasi, koperasi dimaksud yang berdaya saing sebagaimana perusahaan modern.

Pemerintah berupaya terus mendorong petani di Indonesia menjadi petani canggih. Bukan hanya untuk meningkatkan produktivitas dalam upaya membangun ketahanan pangan, tapi juga untuk mendorong kesejahteraan petani itu sendiri. Perannya yang besar memang tak salah harapan untuk menjadikan petani keren.

Cek juga media sosial Facebook dan Instagramnya.

Hitung-hitungan Tarif Ojol Sekarang dan Setelah Naik

Jakarta – Kementerian Perhubungan saat ini tengah mengkaji tarif ojek online. Setidaknya ada dua usulan yang sedang dipertimbangkan Kemenhub.

Usulan pertama yaitu, dari para driver mereka mengusulkan tarif bersih (nett) Rp 2.400/km. Sementara, untuk gross atau belum dipotong jasa aplikator 20% ialah Rp 3.000/km.

Aplikator sendiri mengusulkan tarif Rp 2.000-Rp 2.100/km. Untuk nett-nya kemungkinan Rp 1.600/km.

Lalu, seberapa banyak kenaikan tarif ojek online nantinya? detikFinance melakukan simulasi untuk mengetahui tarif ojek online saat ini.
Dengan cara memesan ojek online di dua aplikasi penyedia ojek online. Pertama kami melakukan pemesanan Gojek sejauh 10 km, misalnya dari titik penjemputan di Kementerian Perhubungan, Jalan Medan Merdeka Barat ke Kawasan Tendean. Tarif yang tertulis pada aplikasi sebesar Rp 21.000 dengan tarif perkilometernya Rp 2.100.

Sementara itu dengan titik penjemputan dan tujuan yang sama, di aplikasi Grab tarif yang tertulis sebesar Rp 18.000 dengan tarif perkilometernya Rp 1.800.

Jika diasumsikan dengan tarif yang diajukan driver pemesanan ojek online sejauh 10 km ongkosnya akan menjadi sekitar Rp 24 ribu.

Setelah itu, kalau menggunakan asumsi tarif yang diajukan aplikator harganya sekitar Rp 16 ribu. (dna/dna)

Ojol Sekarang Dilarang ‘Narik’ Pakai Sandal

Jakarta – Aturan baru ojek online (ojol) telah diteken di Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Kini ojol pengoperasiannya dikawal undang-undang.

Dalam aturan terbaru yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019, kini pengemudi ojek online harus menggunakan sepatu. Hal tersebut dilakukan guna pemenuhan aspek keselamatan.

Penggunaan sepatu sebagai aspek keselamatan sendiri tertulis dalam pasal 4 poin l ayat 3, “menggunakan sepatu.”

Dalam pasal 4 yang membahas aspek keselamatan dijelaskan juga bahwa pengemudi ojek online diwajibkan menggunakan celana panjang, menggunakan sarung tangan, dan juga membawa jas hujan.
Selain itu ada pengemudi juga diwajibkan memakai jaket dengan bahan yang dapat memantulkan cahaya. Jaket tersebut pun harus lengkap dengan identitas pengemudi.

Aturan ojek online sendiri selama ini digarap oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setyadi dan para staffnya. Hari ini, Budi menegaskan regulasi ini sudah rampung.

“Saya mengabarkan, regulasi terkait masalah perlindungan keselamatan sepeda motor yang digunakan untuk kepentingan masyarakat, atau regulasi ojol selesai,” kata Budi di Kemenhub Jakarta.

(ang/ang)

Jenis Plastik dan Bahaya yang Terkandung di Dalamnya, Kenali Sekarang

1. PETE (Polyethylene Terephthalate) dengan Kode 1

PETE atau PET merupakan salah satu jenis plastik yang sering digunakan sebagai wadah makanan. Jenis plastik PETE dapat ditemukan pada hampir semua botol air mineral dan beberapa pembungkus.

Plastik ini dirancang untuk satu kali penggunaan saja. Jadi, jika digunakan berulang dapat meningkatkan resiko ikut terkonsumsinya bahan plastik dan bakteri yang berkembang pada bahan itu. Hal ini disebabkan jenis plastik PETE ini sulit untuk dibersihkan dari bakteri dan bahan plastik PETE dapat bersifat racun. Jenis plastik ini sebaiknya didaur ulang dan tidak digunakan kembali.

2. HDPE (High-Density Polyethylene) dengan Kode 2

Jenis plastik HDPE merupakan jenis plastik yang biasanya digunakan untuk membuat botol susu, botol deterjen, botol shampo, botol pelembab, botol minyak, mainan, dan beberapa tas plastik. HDPE merupakan jenis plastik yang paling umum didaur ulang dan dianggap plastik paling aman.

Proses daur ulang jenis plastik ini cukup sederhana dan tidak membutuhkan biaya banyak. Jenis plastik HDPE ini sangat keras dan tidak mudah rusak karena pengaruh sinar matahari, panas yang tinggi, atau suhu yang dingin. Karena itu, HDPE digunakan untuk membuat meja piknik, tempat sampah, dan produk lain yang membutuhkan ketahanan terhadap cuaca.

3. PVC (Polyvinyl Chloride) dengan Kode 3

Jenis plastik PVC memiliki sifat lembut dan fleksibel. Jenis plastik ini biasa digunakan untuk membuat plastik pembungkus makanan, botol minyak sayur, dan mainan anak-anak seperti pelampung renang.

Selain itu juga digunakan untuk membuat pipa plastik, dan komponen kabel komputer. PVC dianggap sebagai ‘plastik beracun’ karena mengandung berbagai racun yang dapat mencemari makanan. Plastik ini juga sukar didaur ulang. Produk PVC sebaiknya tidak digunakan kembali sebagai pembungkus makanan.

4. LDPE (Low-Density Polyethylene) dengan Kode 4

Jenis plastik LDPE biasa ditemukan pada pembungkus baju, kantung pada layanan cuci kering, pembungkus buah-buahan agar tetap segar, dan pada botol pelumas. LDPE dianggap memiliki tingkat racun yang rendah dibandingkan dengan jenis plastik yang lain. LDPE tidak umum untuk didaur ulang, jika didaur ulang plastik LDPE biasanya digunakan sebagai bahan pembuat ubin.

Tonton Sekarang! Menteri Yasonna Bicara Lobi-lobi Bebaskan Siti

Jakarta

Putusan bebas pengadilan Malaysia terhadap Siti Aisyah pada Senin (11/3/2019) lalu sejatinya tidak serta-merta. Ada serangkaian pembicaraan panjang antara pemerintah Indonesia dan Malaysia sejak kasus tersebut muncul Februari 2017.

[Gambas:Video 20detik]

Menurut Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H. Laoly, isu soal Siti sempat disinggung dalam pertemuan Presiden 2018. “Saya pun menyampaikannya saat bertemu Pak Mahathir pada 29 Agustus, lalu berbicara juga dengan Jaksa Agung Tommy Thomas,” kata Yasonna kepada Tim Blak blakan detikcom.

Berikutnya, dia mengutus pejabat eselon I setingkat Direktur Jenderal untuk berbicara dengan mitranya di Malaysia. Selain itu, kata Yasonna, sejumlah diaspora Indonesia di negeri jiran itu juga ikut terlibat aktif menyampaikan masukan terkait kasus tersebut.

Mengingat kasus ini lebih berbau politik dan intelijen ketimbang unsur kriminal, dalam proses pembicaraan pihaknya mendapatkan dukungan penuh Kementerian Luar Negeri, Kejaksaan Agung, Polri, BIN, dan Imigrasi. Puncaknya adalah surat resmi permohonan pembebasan Siti Aisyah kepada Jaksa Agung Tommy Thomas pada akhir Februari 2019. Surat itu dibalas pada 8 Maret, bahwa Jaksa Penuntut Umum akan mencabut dakwaan terhadap Siti dalam persidangan 11 Maret.

“This would mean that after she is acquitted by the Court on 11th March 2019, she would be release, and would be free to return to Indonesia,” tulis Tommy dalam surat yang diperlihatkan Yasonna kepada detikcom.

Begitu hakim membebaskan Siti, Yasonna segera menemui Menteri Dalam Negeri Malaysia Tan Sri Muhyiddin Yassin. Kepada Muhyiddin dia meminta bantuan agar urusan administrasi di Lapas dan Imigrasi dapat dibereskan segera agar Siti dapat secepatnya kembali ke Indonesia.

“Kami bergerak cepat membawa pulang Siti Aisyah untuk menghindari kemungkinan-kemungkinan yang tidak perlu,” ujar Yasonna.

(jat/erd)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Sekarang Ada MLM Halal Lho, Seperti Apa Ya?

Jakarta – Belakangan ini bisnis multi-level marketing (MLM) ramai diperbincangkan. Sidang Komisi Bahtsul Masail Waqiyyah di Munas Alim Ulama Nahdlatul Ulama (NU) merekomendasikan bisnis MLM haram.

Ada 5 alasan yang membuat NU mengeluarkan usulan tersebut. Usulan itu dikeluarkan pada 27 Februari 2019 yang lalu.

Sebelum NU mengeluarkan sejatinya Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) juga sudah mengeluarkan fatwa terkait MLM yang disebut sebagai pedoman Penjualan Langsung Berjenjang Syariah (PLBS).

“Jadi MLM haram kalau ada 5 hal, itu NU. Kalau kita MLM itu halal kalau memenuhi 13 syarat,” kata Anggota DSN MUI Moch Bukhori Muslim dalam acara Dialog Interaktif MLM Itu Halal atau Haram di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Selasa (12/3/2019).
Bukhori menegaskan bahwa sejatinya tidak ada yang berbeda fatwa DSN-MUI dengan hasil rekomendasi MUI. Bedanya hanya perbedaan pandangan perspektif.

Berikut 13 syarat bagi MLM yang diperbolehkan (halal) sesuai dengan fatwa No: 75/DSN MUI/VII/2009 yang disahkan pada 25 Juli 2009:

1) Ada obyek transaksi ril yang diperjualbelikan terdiri dari barang atau produk jasa.

2) Barang atau produk jasa yang menawarkan barang yang diharamkan dan yang digunakan untuk digunakan sesuatu yang haram.

3) Transaksi dalam perdagangan tidak mengandung unsur gharar, maysir, riba, dharar, dzulm, maksiat.

4) Tidak ada kenaikan harga/biaya yang berlebihan (mark-up yang berlebihan)

5) Komisi yang diberikan oleh perusahaan kepada anggota, besaran maupun bentuknya harus berdasarkan prestasi kerja yang terkait langsung dengan volume atau nilai hasil penjualan produk, dan harus menjaga pendapatan utama mitra usaha.

6) Bonus yang diberikan oleh perusahaan kepada anggota harus jelas jumlahnya, saat transaksi (akad) sesuai dengan target penjualan barang dan atau produk yang ditetapkan perusahaan.

7) Tidak boleh ada komisi atau bonus secara pasif yang peroleh secara reguler tanpa melakukan pembinaan dan atau penjualan barang atau jasa.

8) Pemberian komisi atau bonus oleh perusahaan oleh anggota (mitra usaha) tidak menimbulkan ighra.

9) Tidak ada eksploitasi dan ketidakadilan dalam pembagian bonus antar anggota pertama dan anggota berikutnya.

10) Sistem perekrutan, bentuk penghargaan dana secara seremonial yang dilakukan tidak mengandung unsur yang bertentangan dengan aqidah, syariah dan akhlak mulia, seperti syirik, kultus, maksiat dan sebagainya.

11) Setiap mitra usaha yang melakukan perekrutan keanggotaan wajib membina dan mengawasi anggota yang direkrutnya.

12) Tidak melakukan kegiatan money game.

13) Dalam penerapan Maqashid Syariah untuk melihat halal atau tidak, maka harus dilihat sejauh mana praktiknya setelah dikaji sesuai dengan ajaran agama syariat Islam. Jadi tidak serta merta dilihat dari merk dan labelnya apakah berlabel syariah atau tidak, tetapi penting mengedepankan beberapa persyaratan yang sesuai dengan syariat islam agar tercapainya sebuah Mashlahat.

(das/ang)

Jokowi Sempat Keluhkan Survei di Jabar, Ma’ruf: Sekarang Sudah Bagus

Jakarta – Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) menyebut elektabilitasnya anjlok 8 persen di Jawa Barat gara-gara serangan hoax. Cawapresnya, Ma’ruf Amin menyatakan elektabilitas keduanya di Jabar kini sudah bagus.

“Sebelumnya itu. Sekarang bagus,” ujar Ma’ruf di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (6/3/2019).

Ma’ruf sebelumnya diketahui mengadakan safari politik di Jawa Barat selama lima hari. Ia pun kembali mengatakan elektabilitas paslon nomor urut 01 itu baik di wilayah Jawa Barat.


“(Elektabilitas) bagus kalau menurut saya, malah bagus,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, capres Joko Widodo mengungkapkan kegelisahannya karena masifnya penyebaran hoax pada masa Pilpres 2019. Hoax berdampak negatif termasuk ke elektabilitas Jokowi yang mendadak turun di Jawa Barat.

“Di Provinsi Jawa Barat, saat itu, 1,5 bulan yang lalu kita sudah menang 4 persen. Dulu kan kita kalah telak tuh, ini sudah menang 4 persen. Enggak ada hujan enggak ada angin, tahu-tahu anjlok 8 persen,” ujar Jokowi.

“Cek lagi ke rumah ke rumah ke rumah. Apa yang muncul? Ternyata fitnah, hoax sudah masuk,” imbuhnya.

Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Maman Imanulhaq, menjelaskan maksud pernyataan sang capres.

“Itu adalah daerah-daerah yang awalnya kita naik signifikan, tapi tiba-tiba dalam survei turun kembali. Jadi Jabar kita tetap menang, tapi ada beberapa daerah yang kemudian sempat naik lalu terkoreksi karena isu hoax itu,” kata Maman kepada wartawan, Senin (4/3).

Menurut Maman, memang ada penurunan elektabilitas Jokowi di sejumlah daerah di Jabar. Namun ia menyebut penurunan itu tidak drastis.
(azr/elz)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Jawab ‘Ancaman’ Novel Bamukmin, Komisioner KPU Ungkit Hoax 7 Kontainer

Jakarta – Ketua Media Center PA 212 Novel Bamukmin menyebut masyarakat mengalami krisis kepercayaan dan menyebut akan membubarkan KPU jika tidak netral dalam pemilu. KPU mengatakan tudingan krisis kepercayaan tersebut tidak bijak.

“Tudingan krisis kepercayaan tidak bijak, karena hingga tingkat kepercayaan publik kepada penyelenggaraan pemilu terjaga,” ujar komisioner KPU Viryan Aziz kepada detikcom, Jumat (1/3/2019).

Menurut Viryan, saat ini yang terjadi banyak pihak berupaya mendelegitimasi pemilu dengan berita hoax. Salah satunya dengan adanya hoax 7 kontainer surat suara tercoblos yang sempat terjadi.

“Yang ada justru hoax pemilu yang berupaya mendelegitimasi pemilu, terbukti dengan hoax pemilu 7 kontainer surat suara sudah tercoblos, masa hoax pemilu delegitimasi pemilu lantas membuat krisis kepercayaan. Maknanya upaya membuat kabar bohong mendelegitimasi KPU tidak berhasil dilakukan,” kata Viryan.

Dia juga mengatakan perhitungan hasil pemilu dilakukan secara manual, sehingga tidak dimungkinkan adanya kecurangan memalui manipulasi IT. Selain itu, menurutnya perhitungan ini juga dilakukan secara terbuka yang disaksikan pengawas pemilu.

“Pemilu sejak 1955 sampai sekarang dilakukan secara manual, tidak mungkin IT bisa memanipulasi hasil pemilu karena Indonesia tidak menyelenggarakan pemilu elektronik. Yang dilakukan hanya publikasi hasil pemilu di TPS, kecamatan, dan sebagainya,” kata Viryan.

“Hasil pemilu dihitung dalam rapat pleno terbuka, rekapitulasi penghitungan suara di kecamatan sampai dengan pusat. Rapat pleno dilakukan secara terbuka, diikuti saksi dari peserta pemilu, pengawas pemilu, pemantau dan masyarakat,” sambungnya.

Terkait adanya potensi kecurangan memalu kotak suara bila disimpan di kantor kecamatan. Viryan juga mengatakan tempat penyimpanan ini telah dilakukan sejak 1955 dan tidak menimbulkan masalah.

“Penyimpanan kotak suara di kantor kecamatan dilakukan sejak pemilu 1955 sampai sekarang, termasuk juga di pilkada. Penggunaan kantor kecamatan sudah berlangsung dan tidak ada masalah selama ini,” kata Viryan.

Sebelumnya, Novel Bamukmin meminta KPU netral sebagai penyelenggara Pemilu 2019. Dia menyebut KPU wajib dibubarkan jika tidak netral.

“Kita mendatangi KPU, tak lain tidak bukan tuntut keadilan. Betul? Siap tegakkan keadilan? Siap tegakkan persatuan? Takbir!” kata Novel di atas mobil komando di depan kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2019).

Novel juga mengklaim masyarakat saat ini sudah mengalami krisis kepercayaan. Oknum aparat, baik sipil maupun Polri, disebut Novel dipertanyakan netralitasnya.

(dwia/tor)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>