10 Potensi Wisata Garut yang Akan Dikebut

Liputan6.com, Garut – Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat serius menggarap sektor wisata dengan optimal. Tahun ini ada sekitar 10 destinasi wisata yang akan dibangun, sehingga mampu menarik minta kunjungan wisatawan. agar lebih nyaman dan aman sehingga dapat mendongkrak kunjungan wisatawan dalam negeri maupun mancanegara di Garut.

“Istilahnya program Top Ten yang akan dikembangkan,“ ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Budi Gan-gan kepada wartawan selepas apel pagi, di halaman Setda Pemda Garut, Senin (21/1/2019).

Ada 10 objek yang akan dikembangkan tahun ini yakni wisata Bagendit di Kecamatan Banyuresmi, Situ Cangkuang di Kecamatan Leles, Pantai Sayangheulang di Kecamatan Pameungpeuk, Pantai Cijeruk, Karang Paranje di Kecamatan Cibalong, serta Pantai Rancabuaya di Kecamatan Caringin.

Selain wisata pantai, beberapa objek lain yang akan digarap yakni wisata kawah Talaga Bodas di Kecamatan Pangatikan, wisata kawasan Kamojang di Kecamatan Samarang, kebun binatang Cikembulan di Kecamatan Kadungora dan pemandian air panas Darajat di Kecamatan Pasirwangi.

“Destinasi wisata itu hasil penilaian tingkat kunjungannya dan potensi wisatanya yang bagus sehingga banyak pengunjung,” papar Budi.

Budi mengakui, kabupaten Garut memiliki segudang potensi alam untuk menjadi tujuan wisata nasional. Bahkan rencana itu ujar Budi, mendapatkan respon positif dari Pemrov Jabar dalam melaksanakan pembangunan destinasi wisata itu. “Makanya di 2019 ini kita lakukan penataan untuk 10 prioritas destinasi wisata itu,” ujarnya.

Selain pengembangan 10 destinasi wisata, lembaganya memiliki program pengembangan pembangunan khusus untuk tiga prioritas yakni kawasan  wisata air hangat Cipanas. Tarogong Garut, Gunung Papandayan, di Kecamatan Cisurupan serta Pantai Santolo di Pamengpeuk. “Tiga destinasi wisata itu dari sisi jumlah pengunjung paling banyak,” kata dia.

Dengan upaya itu, lembaganya berharap adanya peningkatan jumlah kunjungan wisata ke Garut, sehingga berdampak pada kesejahteraan masyarakat. “Minimal kita harapkan ada pergerakan ekonomi yang lebih baik dari kondisi lokasi yang sudah ada,” pinta dia.

Sejak kedatangan Presiden Jokowi Jumat-Sabtu lalu, beberapa potensi wisata di Garut menjadi fokus perhatian pemerintah. Sebut saja area situ Bagendit yang mendapat atensi khusus Presiden untuk segera dilakukan pembenahan, agar mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

Bukan hanya itu, dibukanya reaktivasi kereta api jalur Cibatu-Garut Kota yang pernah dilalui pesohor dunia Charlie Chaplin tahun ini, diharapkan mampu memacu sektor pariwisata daerah khususnya di Garut, sehingga berdampak pada peningkatan sektor ekonomi secara nasional.

Dikaitkan dengan Real Madrid, Eden Hazard Akui Masih Kerasan di Chelsea

London – Gelandang Chelsea, Eden Hazard, merupakan satu di antara pemain buruan Real Madrid. Tetapi, Hazard tak memikirkan rumor transfer ke Madrid dan hanya ingin fokus menjalani karier bersama The Blues.

El Real sudah sejak bursa transfer musim panas tahun lalu menginginkan jasa pemain timnas Belgia tersebut. Los Blancos butuh gelandang seperti Eden Hazard untuk meningkatkan kreativitas di lini tengah.

Akan tetapi, upaya Real Madrid mendapatkan jasa sang pemain selalu menemui jalan terjal. Chelsea baru akan melepas Hazard ke Madrid dengan banderol 100 juta poundsterling (Rp 1,8 triliun).

Sementara itu, Eden Hazard masih belum memikirkan untuk angkat kaki dari Stamford Bridge. Kendati durasi kerjanya menyisakan 18 bulan lagi, pemain 28 tahun itu mengaku masih betah berada di Chelsea.

“Setelah Piala Dunia, saya ingin pergi, tetapi pada akhirnya saya bertahan di Chelsea dan saya memainkan salah satu musim terbaik sejauh ini,” kata Hazard.

“Jadi, saya tidak berpikir saya membutuhkan tantangan yang berbeda. Tetapi, itu tidak berarti bahwa saya akan menjadi lebih baik,” lanjutnya.

Eden Hazard memang tampil apik bersama Chelsea pada musim ini. Dia berhasil mencetak 12 gol dan 10 assist dari 28 pertandingan di seluruh ajang kompetisi.

Sumber: FourFourTwo/Bola.com

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

Jerman Larang Izin Terbang Maskapai Iran di Wilayahnya

Jakarta – Jerman melarang izin maskapai penerbangan Iran, Mahan Air untuk memasuki wilayah Jerman. Hal ini dilakukan setelah Amerika Serikat (AS) menekan Jerman untuk mencabut izin tersebut.

Dilansir dari Reuters, Senin (21/1/2019), Jerman mencabut izin Mahan Air dari wilayahnya karena maskapai tersebut terlibat dalam pengangkutan peralatan dan personil militer ke Suriah, dan zona perang Timur Tengah lainnya.

Sebelumnya, pada tahun 2011 AS telah menjatuhkan sanksi kepada Mahan Air. Oleh AS, maskapai Iran itu dituding telah memberikan dukungan keuangan dan dukungan lainnya untuk mengawal revolusi Islam Iran. AS juga mendesak negara-negara Eropa lainnya untuk menjatuhkan sanksi serupa kepada Mahan Air.

Jerman Cabut Izin Terbang Maskapai Iran di WilayahnyaFoto: Pesawat Airbus A340-300 milik maskapai penerbangan Iran, Mahan Air tengah parkir di Bandara Duesseldorf DUS, Jerman pada 16 Januari 2019 lalu. (REUTERS / Wolfgang Rattay).

Salah satu sumber Reuters mengungkapkan, keputusan Jerman yang mencabut izin penerbangan Mahan Air ini sebagai tanda bahwa Jerman akan memberi sanksi yang lebih luas kepada Iran.
Sementara itu, saat dihubungi Reuters, Mahan Air di Taheran mengatakan tidak dapat mengomentari keputusan Jerman tersebut.

Mahan Air didirikan pada tahun 1992 sebagai maskapai penerbangan swasta pertama Iran. Mahan Air juga memiliki armada pesawat terbanyak Iran dan memiliki penerbangan ke sejumlah negara Eropa, termasuk Prancis, Italia, Spanyol, dan Yunani.

Duta Besar AS di Berlin, Richard Grenell, yang telah lama keberatan dengan penerbangan Mahan Air ke Jerman, menyambut baik larangan tersebut.

“Mahan Air telah menerbangkan teroris, senjata, peralatan, dan dana ke lokasi internasional untuk mendukung kelompok proksi teroris Iran,” kata Richard dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Reuters.

“Penggunaan Iran atas Mahan Air untuk mendukung rezim Assad di Suriah, misalnya, telah berkontribusi pada penderitaan manusia yang luar biasa, kekerasan, dan ketidakstabilan politik yang dirasakan di seluruh dunia,” lanjut Richard.

Namun Juru bicara pemerintah Jerman Steffen Seibert membantah bahwa keputusan untuk melarang Mahan adalah hasil dari tekanan AS.

“Keputusan Jerman didasarkan pada pertimbangan kebutuhan keamanan kami,” ungkap Steffen dalam pernyataan resminya.

“Tidak dapat disangkal bahwa maskapai ini juga dapat mengangkut kargo ke Jerman yang mengancam keamanan kami. Ini didasarkan pada pengetahuan tentang aktivitas teroris masa lalu oleh Iran di Eropa, ” tambahnya.

Negara-negara Eropa memang tengah berada di bawah tekanan AS untuk memberlakukan kembali sanksi terhadap Iran. Hal ini sejak Presiden Donald Trump pada 2018 lalu menarik AS keluar dari perjanjian non-proliferasi nuklir yang telah dicapai dengan Teheran di zaman pemerintahan Barack Obama.

Bersama dengan Iran, para penandatangan perjanjian lainnya seperti Jerman, Prancis, Inggris, Rusia dan Cina masih berusaha untuk tetap mempertahankan perjanjian tersebut.
(nvl/gbr)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Derita Angela Skolastika Bocah Penderita Hidrosefalus di Kupang

Liputan6.com, Kupang- Perempuan cilik usia 8 tahun itu duduk pada sebuah kursi plastik berwarna hijau, bersandar dialasi sebuah bantal di belakangnya. Diapit ibu dan beberapa keluarga lainnya, dia sesekali tertawa dan mengulum jemarinya.

Dialah Angela Tekla Skolastika Mene (8) warga RT 15 RW 04, Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM), Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, NTT. Ia menderita Hidrosefalus sejak usia setahun lebih. Berbeda dengan bocah seusianya, Angela hanya bisa mendekam saja dalam rumahnya.

Angela berusaha duduk dengan posisi normal. Namun apa daya, harapan dan usaha itu tak jua berhasil. Derita Hidrosefalus membuat ukuran kepalanya membesar dan susah bergerak, bahkan hanya untuk makan pun dia masih disuapi.

Kini, posisi duduknya seperti setengah berbaring dengan sebuah bantal di belakangnya, sementara tatapannya pun tak bisa tenang, dan terlihat kosong.

Mengenakan baju ‘You Can See’ berwarna biru pudar dipadu celana pendek berwarna putih yang juga pudar, Angela hanya bisa sesekali tertawa dan menirukan ucapan dari orang-orang sekelilingnya.

Penyakit yang diderita hampir tujuh tahun itu membuatnya tak bisa berjalan, tak sanggup menyuapi dirinya sendiri, dan tak mampu berbicara lancar layaknya anak-anak seusianya.

Kondisi Angela ini tidak bisa dibilang baik-baik saja. Karena penyakit ini, maka niatnya untuk bersembahyang di gereja pun tak bisa terwujudkan.

“Kami berharap Bapak Gubernur bisa bantu Angela. Bisa belikan kursi roda untuknya. Supaya bisa ke gereja,” kata ibunya, Eriyana Abuk Bere (31) kepada Liputan6.com, Senin (21/1/2019).

Sebagaimana terlihat, cara duduk Angela yang tidak sempurna itu lantaran kaki dan tangannya yang kurus dan kaku.

Jika anak-anak seusianya dengan luwes menggerakkan tangannya tanpa ada hambatan berarti, maka hal itu tidak berlaku untuk Angela. Tangannya sedikit bengkok, begitupun kakinya, dan dia tidak bisa melipat persendiannya dengan luwes.

Untuk keseluruhan penampilannya, dari kaki, tangan, dada, hingga kepalanya, ada satu ciri yang mencolok yakni kepalanya tumbuh dan berkembang hingga terlihat lebih besar dari kepala anak-anak seusianya.

Dengan tatapan kosong, ibunya, Eriyana, mengisahkan awal mula anaknya terkena penyakit Hidrosefalus. Ia menuturkan pernah terjadi benturan keras pada kepala anaknya itu. Dari caranya berbicara, juga tatapannya, seolah ada kejadian yang membuatnya sedih dan merasa bersalah.

“Awalnya terjadi benturan agak keras di kepalanya. Habis itu dia kejang-kejang. Dan mulai sakit pelan-pelan,” ujar Eriyana sambil menangis.

2 dari 2 halaman

Benturan Keras

Perempuan usia 31 tahun itu mengaku, penyakit anaknya itu tidak dibawa sejak lahir. Angela masih tumbuh normal selama setahun lebih, sampai terjadi musibah yang menyedihkan itu.

“Setelah itu, dia mulai panas tinggi. Dan cairan pada kepalanya mulai banyak,” tuturnya.

Mengenai cairan pada kepala Angela, Eriyana mengatakan pada awalnya memang terasa lembek jika disentuh. Cairan itu membuat kepalanya terlihat membesar, menenggelamkan bola mata Angela sehingga terlihat mencekung. Dengan bertambahnya usia, cairan pada kepalanya mulai berkurang, namun kini malah mengeras.

Sambil memijit-mijit kepala anaknya, Eriyana mengatakan kondisi ini membuat mereka bimbang jika harus melakukan operasi. “Kalau dulu, karena cairan masih banyak, agak lembek kalau kita sentuh. Sekarang cairan sudah berkurang. Dan mengeras. Karena itu kami masih bimbang ketika ada orang datang dan tawarkan operasi,” ungkapnya.

Sebagai seorang ibu, sebagaimana pula orangtua-orangtua lainnya, Eriyana dan keluarga lainnya tak tinggal diam melihat kondisi Angela.

“Kami kontrol ke rumah sakit. Rawat jalan, kalau rawat inap tidak. Tapi katanya harus rujuk ke rumah sakit di Jakarta,” terangnya.

Usulan rujukan ini membuat Eriyana patah semangat. Ditambah lagi informasi simpang-siur yang mereka dapat dari orang-orang sekeliling.

“Kalau dulu sudah mau operasi. Tapi katanya tiap tahun harus ganti selang. Itu yang jadi kendala. Tiap tahun kita ganti selang uang dari mana? Kalau pakai selang, katanya lebih sengsara,” kata Eriyana.

Kini mereka pasrah mengharapkan mujizat dari Tuhan. Seiring waktu, simpati dan kunjungan dari pihak-pihak lain pun mulai berdatangan.

“Kami dapat kunjungan dari Dinas Sosial dan suster-suster. Baru-baru ini ada kunjungan juga dari JPKP NTT,” katanya.

Kunjungan bakti kasih ini merupakan sebuah aksi sosial yang dilaksanakan oleh jaringan untuk memberi dan membangun empati serta rasa solidaritas dalam mendukung upaya penyembuhan bocah penderita Hidrosefalus ini.

“Mereka datang, tanya mau operasi atau tidak. Tapi masih konsultasi, karena kami harus siapakan Kartu Keluarga dan kartu BPJS. Kalau mau operasi katanya di RS Siloam. Tapi mereka juga masih tanya dokter,” ujarnya.

Sampai saat ini, mereka masih mengharapkan dukungan dari orang-orang, supaya Angela bisa terbebas dari penyakit ini.


Simak juga video pilihan berikut ini:

Di Balik Kontroversi Kampanye Budaya Beberes Restoran Cepat Saji

Liputan6.com, Jakarta – Kampanye budaya beberes sendiri yang dicanangkan KFC Indonesia belum lama ini ramai dibahas di media sosial. Sementara sebagian orang mendukung gagasan tersebut, sisanya tak segan mencibir dengan kata-kata cukup pedas.

Menanggapi kontroversi tersebut, Hendra Yuniarto GM Marketing PT. Fast Food Indonesia menjelaskan, kendati baru riuh belakangan, kampanye Budaya Beberes sebenarnya dimulai sejak Februari 2018.

“Sama seperti kampanye #NoStrawMovement yang lebih dulu berjalan di seluruh store KFC, kampanye #BudayaBeberes merupakan wujud kepedulian KFC Indonesia terhadap kelestarian lingkungan dengan cara mengajak konsumen peduli pentingnya upaya pemilahan sampah,” terangnya lewat pesan singkat pada Liputan6.comSenin, 21 November 2019.

Ia menyatakan, kampanye ini bermaksud mengajak dan mengedukasi konsumen akan pentingnya pemilahan sampah, yakni membereskan sendiri setelah bersantap, juga sama-sama membangun kesadaran bahwa setelah mereka selesai makan, konsumen lain yang akan duduk di tempat tersebut.

Hendra menambahkan, tata cara makan di restoran cepat saji sebenarnya konsumen bisa memesan langsung di counter kasir, membayar, dan mengambil pesanannya. Setelah itu, konsumen bisa bersantap langsung di areal ruang makan.

“Kami berterima kasih apabila setelah bersantap, konsumen dapat membereskan sendiri sisa makanan dan minumannya demi kenyamanan bersama,” ujarnya.

“Adanya kampanye #BudayaBeberes ini merupakan ajakan yang diharapkan mampu membangun kesadaran akan pentingnya pemilahan sampah untuk menjaga kelestarian lingkungan, juga agar konsumen mampu mengaplikasikannya sendiri di rumah,” tambah Hendra.

Kendati demikian, ditegaskan sebenarnya tak ada aturan tertulis mengenai budaya beberes setelah makan. “Tapi, sebenarnya budaya restoran fast food adalah self-service, dan KFC di sini posisinya mengajak konsumen untuk memilah sampah bagi kelestarian lingkungan,” tutur Retno, PR KFC Indonesia.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Isi Rumah Mewah Harry Styles yang Dibanting Harga, Ada 5 Kamar Mandi

Liputan6.com, Jakarta – Bintang One Direction, Harry Styles, kembali mendaftarkan ulang rumahnya di Hollywood Hills, Los Angeles. Ia menurunkan harga rumahnya senilai setengah juta dolar AS dari harga aslinya.

Rumah mewah ini dilengkapi dengan kolam renang, bioskop, gym pribadi, dan lima kamar mandi. Harry pertama kali mendaftarkan rumahnya di Los Angeles untuk dijual pada 2017 sebesar 8,45 juta dolar tetapi sejak itu memangkas harganya.

Dilansi dari bigtop40.com, Senin, 21 Januari 2019, pada awal 2018, ia membuat daftar itu turun menjadi 7,995 juta dolar dan sekarang dia menurunkannya lebih jauh menjadi 7,495 juta dolar atau sekitar Rp 109,5 miliar.

Tempat tinggal itu ditemukan di bawah jalan buntu yang sempit di atas Sunset Strip yang terkenal, tersembunyi di balik pagar bambu. Rumah besar Harry Styles di Amerika berlantai dua ini memiliki empat kamar tidur, lima kamar mandi dan kolam renang luar ruangan serta spa yang mewah.

Rumah yang sepertinya sempurna untuk reuni One Direction, memiliki ruang makan besar, ruang tamu, dan dapur.

Tampaknya Harry membuat beberapa perubahan selama kepemilikannya, termasuk menambahkan jendela dari lantai ke langit-langit yang dramatis. Angka sebesar Rp 109,5 miliar dinilai sepadan untuk hunian mewah ini, mengingat lokasi rumahnya yang terletak di kawasan elite di Los Angeles.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Berkebaya, Nafa Urbach Sempatkan Mandi di Mata Air Ndas Gending

Liputan6.com, Jakarta – Penampilan Nafa Urbach selalu menjadi sorotan. Dalam akun Instagram pribadinya, ia mengunggah sejumlah foto pribadinya saat sedang berada di Magelang, Jawa Tengah.

Dari sejumlah foto, yang banyak menarik perhatian adalah foto saat Nafa berada di pematang sawah mengenakan kebaya. Ia terlihat sangat menikmati dengan keindahan dan kedamaian desa.

“Iseng iseng foto nang sawah bersama team ses .Jepretan dari @ scholastikasastranegara,” komentar Nafa Urbach, baru-baru ini.

Selain berjalan, Nafa juga terlihat duduk di tengah pematang sawah. Boleh jadi, ini momen yang sangat jarang dilakukan Nafa layaknya seorang gadis desa. Rambutnya yang panjang disibakkan ke bahu kanannya.

“Jepretan mbakyuu @scholastikasastranegara #sawah #jawatengah #magelang,” tulis Nafa.

2 dari 2 halaman

Mandi di Kali Ndas Gending

Usai berjalan berkeliling di sawah, Nafa Urbach menyempatkan diri menikmati beningnya air Ndas Gending. Mata air Ndas Gending sering disebut dengan Kali Gending Ganjuran.

Lokasinya di desa Ganjuran Sukorejo. Masyarakat setempat memanfaatkan kali Gending ini untuk air minum, mencuci, dan aktivitas harian lainnya.

“Di magelang , kita bisa banyak menikmati tuk atau mata air yg bgtu bersih dan bening , ini salah satunya yang sering sekali saya datangi klo saya lagi pulang seperti skrng ini, ini namanya mata air NDAS GENDING dekat sekali dengan rumah saya . Siapa yg sdh pernah kesini ???” tanya Nafa Urbach.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Ma’ruf Amin Sebut Yang Tuduh Jokowi Anti-Islam Orang Bengong

Jakarta – Cawapres KH Ma’ruf Amin menyebut pasangannya, capres petahana Joko Widodo (Jokowi), telah memberikan penghargaan terhadap Nahdlatul Ulama (NU). Ma’ruf juga berbicara soal keislaman Jokowi.

“Ini penghargaan Pak Jokowi terhadap NU, saya menganggap mengangkat saya jadi cawapres penghormatan kepada ulama. Padahal Pak Presiden bisa saja angkat jadi politisi, profesional, pengusaha atau TNI-Polri, tapi tidak mengangkat mereka, pilih ulama berarti Pak Jokowi mencintai ulama,” ucap Ma’ruf Amin dalam sambutan di acara Ngawi Bersholawat di Alun-alun Ngawi, Jawa Timur, Senin (21/1/2019).

Acara ini dihadiri ribuan peserta Mafia Sholawat dipimpin KH Ali Sodikin atau Gus Ali Gondrong. Acara ini turut pula dihadiri Bupati Ngawi Budi Sulistyono dan para kiai.
Ma’ruf juga menyebut alasan mau diajak Jokowi menjadi cawapres karena menghormati ulama. Padahal Ma’ruf sebelumnya menjabat Rais Aam PBNU dan Ketum Majelis Ulama Indonesia (MUI), namun bersedia menjadi cawapres.

“Saya diajak Pak Jokowi menjadi cawapres. Banyak orang bertanya sudah menjadi Rais Aam PBNU dan Ketum MUI, bersedia mau menjadi cawapres. Pak Jokowi mengajak saya, suatu penghormatan NU,” tutur dia.

Menurut Ma’ruf, sudah lama kader NU tidak menjadi pemimpin nasional sejak era Presiden Abdurahman Wahid atau Gus Dur. Oleh sebab itu, saat ini dirinya juga kader NU bisa menjadi wakil presiden.

“Sudah lama kader NU tidak menjadi pimpinan sejak Gus Dur, sebelum dan sesudahnya. Oleh karena itu, saya berharap penghormatan ini ada kader NU tidak hanya jadi wapres tapi presiden,” jelas dia.

Lebih lanjut, ia merasa heran terhadap adanya pihak yang menyebut Jokowi anti-Islam atau tidak mencintai ulama. Padahal cawapres pendamping Jokowi berasal kalangan ulama.

“Saya menganggap beliau (Jokowi) menghargai ulama, kalau dibilang anti-Islam atau tidak mencintai ulama, orang ini bengong. Wakilnya saja kiai. Saya mau diajak beliau karena sudah banyak berbuat kepentingan bangsa dan negara,” kata Ma’ruf.
(fai/gbr)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Donnarumma Doakan yang Terbaik untuk Higuain

GenoaGonzalo Higuain tak ada di skuat AC Milan saat melawan Genoa. Kiper Rossoneri, Gianluigi Donnarumma, mendoakan yang terbaik untuk pemain asal Argentina itu.

Milan memetik kemenangan 2-0 atas Genoa saat bertanding di Stadio Luigi Ferraris, Senin (21/1/2019). Fabio Borini dan Suso yang menjadi penentu kemenangan.

Higuain tak masuk daftar susunan pemain. Penyerang 31 tahun itu disebut meminta untuk tak disertakan dalam lawatan ke Genoa.

Ada kabar yang menyebutkan bahwa Higuain sudah berpamitan dengan skuat Milan. Dia menuju Chelsea untuk bereuni dengan pelatihnya saat bermain di Napoli, Maurizio Sarri.

“Andai Higuain menentukan pilihan ini, pasti ada alasannya. Tapi dia merupakan seorang teman dan saya mendoakan yang terbaik untuknya,” kata Donnarumma di Sky Sports Italia.

Mengenai absennya Higuain, asisten pelatih Milan, Luigi Riccio, juga memberikan keterangan pasca pertandingan.

“Itu sudah beredar sejak beberapa hari belakangan, tapi kami akan terus berjuang dengan pemain yang kami miliki,” kata Riccio.

(cas/raw)

HEADLINE: Edy Rahmayadi Mundur, Perang Pengaturan Skor Terus Berlanjut

Liputan6.com, Jakarta – Edy Rahmayadi akhirnya membuat keputusan. Minggu (20/1/2019), di Bali, ajang sambutan dalam Kongres Tahunan PSSI, justru dia gunakan untuk mengungkapkan pengunduran dirinya sebagai ketua umum PSSI.

Terhitung saat itu, Edy Rahmayadi yang menjabat sejak 2016 resmi berhenti dari posisinya sebagai ketua umum PSSI. Jabatan itu pun beralih ke tangan Joko Driyono, sang wakil ketua umum, sesuai mekanisme yang diatur dalam Pasal 39 Ayat 6 statuta PSSI.

Sebenarnya, bisa saja PSSI langsung menggelar pemilihan ketua umum baru dalam Kongres Luar Biasa. Syaratnya harus ada permintaan dari 50 persen atau 2/3 jumlah voters.

Namun, hingga kongres di Bali itu selesai, ternyata tidak ada permintaan itu. Artinya, kini Joko Driyono harus siap memimpin PSSI sebagai pelaksana tugas ketua umum hingga 2020, sesuai masa akhir jabatan Edy Rahmayadi. Sedangkan posisi terdahulu Joko diisi Iwan Budianto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Ketua Umum PSSI.

Jelas ini bukan tugas ringan bagi Joko. Pria asal Ngawi, Jawa Timur itu, kini jadi sorotan dan diharapkan bisa segera menyelesaikan berbagai persoalan yang membelenggu PSSI, terutama soal kasus pengaturan skor alias match fixing yang belakangn mulai terungkap.

Sebab, bukan rahasia lagi, belakangan pamor PSSI di bawah Edy Rahmayadi terus menurun, terutama lantaran kasus pengaturan skor yang belakangan terus menggerogoti.

Satu-persatu anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI dijadikan tersangka oleh Satgas Anti-Mafia Bola, badan khusus yang dibentuk Mabes Polri dan Polda Metro untuk memberantas praktik pengaturan skor dalam sepak bola Indonesia. Badan ini diketahui oleh Hendro Pandowo.

Tak heran, begitu “prosesi” perpindahan kekuasan di pucuk pimpinan PSSI terjadi, seruan inilah yang dilontarkan banyak pihak.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, bahkan langsung melepas rilis, yang menegaskan mundurnya Edy Rahmayadi tidak akan menghentikan perang terhadap pengaturan skor. Ia justru mendesak PSSI untuk semakin gencar dan serius dalam membenahi permasalahan sepakbola nasional.

“PSSI harus segera melakukan identifikasi permasalahan-permasalahan sepakbola Indonesia agar tidak berlarut-larut dan menjadi masalah sistemik yang menghambat perkembangan sepakbola di Indonesia,” tutur Menpora.

2 dari 4 halaman

Berantas Hingga ke Akarnya

Joko memang tak punya pilihan selain mendukung pemberantasan praktik pengaturan skor sampai ke akar-akarnya. Maka itu, setelah serah terima jabatan dari Edy, dia pun langsung menegaskan, dirinya dan PSSI menghormati proses yang sedang berlangsung, termasuk juga investigasi yang tengah dijalankan Satgas Anti-Mafia Bola.

Joko menjelaskan, PSSI sebenarnya sudah memerangi match fixing, jauh sebelum kasus ini mencuat ke publik. Bahkan, pada 2017, PSSI sudah membentuk integrity departement atau departemen integritas untuk menekan praktik-praktik manipulasi skor di semua level kompetisi di bawah PSSI, dari level liga amatir sampai profesional.

“Pembentukan departemen integritas ini sesuai arahan FIFA pada 2017. Tim ini sesuai dengan rekomendasi anggota Komite Eksekutif PSSI. Kemudian terbentuk tim Adhoc. Tim bertugas merespons match fixing dan bekerja sama satu tahun,” kata Joko seperti rilis yang diterima Liputan6.com.

Maka itu, dalam Kongres Bali, PSSI pun membentuk Komite Ad Hoc Integritas. Komite yang diketuai Ahmad Riyadh ini bertugas memerangi pengaturan skor dan manipulasi pertandingan serta membangun sinergi dengan pemangku kepentingan lain, terutama pihak kepolisian.

Dalam bertugas, tim ini nantinya akan bersinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan INTERPOL. Bahkan, menurut Joko, MoU antara PSSI dan Polri beserta Interpol sudah terjalin untuk memerangi kecurangan-kecurangan di lapangan hijau.

3 dari 4 halaman

Joko Diperiksa

Joko sendiri siap membuktikan komitmennya. Salah satunya dia siap menghadiri panggilan Satgas Anti-Mafia Bola untuk memberikan keterangan terkait kasus pengaturan skor di sepak bola Indonesia ini. Rencananya, dia akan menemui Satgas Anti-Mafia Bola, Kamis (24/1).

Sebelumnya, Joko lewat pengacaranya sempat meminta penundaan pemeriksaan terhadap dirinya. Sebab, ketika itu, Joko masih harus fokus kepada pelaksanaan kongres tahunan PSSI di Bali ini.

Sebelumnya, Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, sudah terlebih dahulu menjalani pemeriksaan oleh Satgas Anti-Mafia Bola di Polda Metro Jaya, Rabu (16/1). Ketika itu Tisha diperiksa tak kurang dari 13 jam lamanya.

Satgas Anti-Mafia Bola memang tak tanggung-tanggung dalam menjalankan tugasnya. Sesuai instruksi Kapolri Jenderal Tito Karavian, mereka siap membabat habis siapa pun sosok-sosok yang ikut terlibat dalam praktik-praktik kotor di sepak bola Indonesia ini.

Itu artinya, Joko dan PSSI harus rela jika nantinya muncul nama-nama baru dari organisasi sepak bola tertinggi di Indonesia itu sebagai tersangka dalam kasus pengaturan skor di sepak bola nasional.

Saat ini, ada dua sosok dari PSSI yang sudah ditetapkan menjadi tersangkat dalam kasus pengaturan skor. Mereka adalah Johar Lin Eng, anggota Exco dan Dwi Riyanto, anggota Komisi Disiplin PSSI.

4 dari 4 halaman

Limpahkan ke Kejaksaan

Sejauh ini, Satgas sendiri sudah menetapkan 11 tersangka terkait kasus pengaturan skor di sepak bola Indonesia. Ada 10 tersangka ditetapkan terkait pertandingan Liga 3 Persibara vs PS Pasuruan. Sedangkan satu tersangka lainnya dijerat dalam pertandingan Liga 2 PS Mojokerto Putra vs Aceh United.

Para tersangka ini dijerat dengan menggunakan Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP dan/atau UU No 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap dan/atau Pasal 3, 4, 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU. Mereka diduga melakukan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan dan/atau tindak pidana suap dan/atau tindak pidana pencucian uang.

Akhir pekan ini, rencananya berkas perkara dari empat di antaranya sudah akan dilimpahkan Satgas ke Kejaksaan sehingga bisa secepatnya diproses di pengadilan. Kita tunggu saja…