Terdengar Ledakan Sebelum Api Membakar Bandara Nabire

Liputan6.com, Nabire – Suasana di Bandara Nabire mendadak panik. Petugas pemadam kebakaran, anggota TNI-Polri, karyawan, dan masyarakat berusaha memadamkan api yang melahap ruangan kantor perhubungan.

Ruangan ini sederet dengan VIP Room Bangunan Bandara Douw Aturure di Kabupaten Nabire, Papua pada Selasa siang (23/4/2019).

Dilansir dari Antara, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Kamal di Jayapura mengatakan penyebab kebakaran belum diketahui. Dari informasi yang diperoleh, terdengar ledakan dari salah satu ruangan di Bandara Nabire sebelum api membesar.

Diduga ledakan berasal dari pendingin ruangan di salah satu bagian bangunan Bandara Nabire.

4 Cara Keluar dari Jerat Friend Zone Sebelum Jadi Sakit Hati

Liputan6.com, Jakarta – Cara berkomunikasi dan menerima pesan yang sangat mungkin berbeda bagi tiap orang terkadang menimbulkan kesalah pahaman. Dari sekian banyak kasus, hal ini bisa merujuk pada seseorang yang merasa diperlakukan spesial, tapi pada akhirnya berpikir bahwa ia hanya berada di friend zone.

Anda salah satunya? Sebelum sakit hati, ada baiknya mempertimbangkan keluar dari zona ini, entah dengan maju atau mundur. Dirangkumkan Fimela.com, berikut beberapa cara untuk melepaskan diri dari friend zone.

Pikir ulang, apakah ia seberharga itu

Kemungkinan ada hal yang perlu dikorbankan, entah itu pertemanan atau hal lain. Jadi, sebelum mengambil langkah kejelasan, pastikan bahwa pribadinya memang sepadan dengan pengorbanan tersebut.

Menggoda

Cara terbaik untuk mengetahui seperti apa perasaannya adalah dengan flirting. Berikan sinyal-sinyal yang mengindikasikan perasaan Anda dan pastikan bahwa ia menangkap kode tersebut dengan benar. Siapa tahu dengan begini Anda bisa keluar dari friend zone.

Aparat Sri Lanka Sudah Dapat Info Serangan 10 Hari Sebelum Bom Paskah

Colombo – Perdana Menteri SriLanka,RanilWickremesinghe, mengatakan aparat keamanan telah “mengetahui informasi” adanya kemungkinan rangkaian serangan.

Perkataan tersebut dikemukakan dalam jumpa pers Minggu (21/04), menanggapi rumor bahwa aparat memiliki informasi intelijen mengenai rencana serangan.

“Kita harus mencari tahu mengapa langkah-langkah pencegahan tidak ditempuh. Baik saya maupun para menteri tidak diinformasikan,” ujarnya.

“Saat ini prioritasnya adalah menahan para penyerang,” tambahnya.

Kabar bahwa aparat punya informasi bahwa terdapat potensi serangan dikuatkan Menteri Telekomunikasi Harin Fernando.

Dia mengunggah beberapa foto yang tampak seperti surat berisi laporan intelijen bertanggal 11 April, atau 10 hari sebelum kejadian.

https://twitter.com/fernandoharin/status/1119999431909228544

Sejauh ini belum diketahui pihak mana yang berada di balik serangan, namun kepolisian Sri Lanka telah menahan 13 orang.

Pemerintah meyakini serangan bom bunuh diri digunakan dalam serangan ke sejumlah gereja dan hotel.

Pada Minggu (21/4), Angkatan Udara menyebut bom rakitan telah ditemukan di dekat bandara Kolombo.

“Pipa PVC sepanjang 1,8 meter berisi peledak telah ditemukan,” sebut juru bicara AU Sri Lanka, Gihan Seneviratne, kepada media setempat.

Map showing locations of attacks
BBC

Pemerintah Sri Lanka menerapkan jam malam di seluruh negeri hingga waktu yang tidak ditentukan menyusul serangan terkoordinasi di sejumlah gereja dan hotel pada Minggu (21/04).

Hingga kini sedikitnya 207 orang meninggal dunia dan 450 lainnya mengalami luka dalam serangan bertepatan dengan perayaan Paskah itu.

Menteri Pertahanan Ruwan Wijewardane mengatakan larangan keluar pada malam hari diberlakukan “hingga pemberitahuan lebih lanjut”.

“Kami akan menempuh segala tindakan yang diperlukan untuk melawan kelompok ekstrem yang beroperasi di negara kami,” tegasnya.

Selain memberlakukan jam malam, pihak berwenang juga memblokir sementara akses ke media sosial sebagai langkah mencegah berbagai spekulasi atau informasi menyesatkan terkait serangan tersebut.

‘Tidak ada informasi WNI yang menjadi korban’

Di antara 207 orang yang meninggal terdapat 27 warga negara asing. Menteri Luar Negeri Belanda Stef Blok mengatakan seorang warga negaranya meninggal dunia. Adapun kantor berita Turki Anadolu melaporkan dua warga negara Turki juga turut menjadi korban meninggal dunia.

Sementara itu Kementerian Luar Negeri Indonesia dalam pernyataannya pada Minggu (21/04) mengatakan, “Hingga saat ini tidak ada informasi mengenai WNI yang menjadi korban dalam insiden tersebut.”

Menurut Kemenlu RI, terdapat sekitar 374 WNI di Sri Lanka, termasuk sekitar 140 orang di antaranya berada di Kolombo.

Bagi keluarga dan kerabat yang membutuhkan informasi lebih lanjut, Kemenlu menyarankan agar mereka menghubungi nomor hotline KBRI Kolombo +94772773127, akan tetapi sambungan telepon gagal masuk ketika BBC News Indonesia mencoba menghubungi nomor tersebut beberapa kali.

Kecaman dunia

Masih dalam pernyataan Kementerian Luar Negeri Indonesia, disebutkan bahwa Indonesia mengecam keras aksi pengeboman di berbagai lokasi di Sri Lanka.

“Pemerintah dan rakyat Indonesia menyampaikan duka cita mendalam kepada korban dan keluarga korban.”

Delapan ledakan dilaporkan terjadi, termasuk di tiga gereja di Negombo, Batticaloa dan Kochchikade di Kolombo ketika dilangsungkan perayaan Paskah.

Serangan bom juga menyasar empat hotel, termasuk tiga hotel mewah di ibu kota: Shangri-La, Kingsbury dan Cinnamon Grand.

Perdana Menteri Inggris Theresa May mengunggah pernyataan lewat Twitter dengan mengatakan “aksi kekerasan di gereja-gereja dan hotel-hotel di Sri Lanka benar-benar mengerikan”.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan “duka cita mendalam” atas “serangan teroris yang mengerikan”.

Paus Fransiskus mengecam serangan sebagai “kekerasan yang begitu kejam” dengan sasaran umat Kristen yang sedang merayakan Paskah.

Kardinal Kolombo, Malcolm Ranjith, mengatakan kepada BBC: “Situasi ini sangat sulit dan sangat menyedihkan bagi kami semua karena kami tidak pernah memperkirakan hal ini akan terjadi dan khususnya di Hari Paskah.”

Di jajaran pemerintahan, Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe juga mengutuk serangan.

“Saya mengutuk keras serangan pengecut terhadap rakyat kami hari ini. Saya menyerukan kepada seluruh rakyat Sri Lanka untuk tetap bersatu dan kuat dalam situasi tragis ini.”

Agama di Sri Lanka

Buddha Theravada tercatat sebagai agama terbesar di Sri Lanka. Berdasarkan sensus terbaru, sekitar 70,2% penduduk negara itu memeluk agama Buddha.

Agama itu dianut oleh etnik Sinhala yang merupakan etnik mayoritas. Buddha mendapat tempat utama dalam hukum di Sri Lanka dan bahkan secara khusus dicantumkan dalam konstitusi.

Selain Buddha, terdapat pula penganut Hindu sekitar 12,6% dan Muslim sekitar 9,7% dari total penduduk.

Berdasar sensus tahun 2012, sekitar 1,5 juta penduduk Sri Lanka beragama Kristen, sebagian besar adalah Katolik Roma.


(ita/ita)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Syafii Maarif Sebut Klaim Kemenangan Sebelum Keputusan KPU Tak Perlu Didengar

Liputan6.com, Sleman – Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Syafii Maarif meminta masyarakat tidak perlu mendengar klaim kemenangan yang dilakukan kontestan dalam Pemilu 2019 sebelum muncul hasil penghitungan suara resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Saya rasa klaim-klaim itu bersifat ‘swasta’ (tidak resmi), jadi tidak perlu didengar, biar sajalah,” kata Syafii Maarif usai salat Jumat di Masjid Nogotirto, Sleman yang berada di kompleks kediamannya, Jumat (19/4/2019).

Menurut Buya Syafii, walaupun sudah ada hitung cepat yang dilakukan berbagai lembaga, para kontestan tidak perlu terburu-buru mengklaim menang atau kalah sebelum muncul hasil penghitungan resmi dari KPU yang akan diumumkan pada Mei 2019.

“Walaupun sudah ada hitung cepat yang mengeluarkan pendapat biarkan saja, sebagai rujukan saja,” kata anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) ini seperti dilansir Antara.

Menurut dia, siapa pun kontestan Pemilu 2019 yang menang harus diterima dan bagi yang kalah harus berlapang dada dengan menjunjung tinggi keutuhan bangsa serta nilai-nilai kebhinnekaan.

“Siapa pun pemenangnya kita terima, siapa pun yang kalah juga harus legowo dan mari kita sama-sama menjaga keutuhan bangsa, perdamaian bangsa, kebhinnekaan, pluralisme, sehingga bangsa ini utuh bersatu untuk mencapai tujuan kemerdekaan, yakni menegakkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Syafii Maarif.

Sebelum Nyoblos, Ma’ruf Amin Sempatkan Berolahraga

Liputan6.com, Jakarta – Calon wakil presiden Ma’ruf Amin, menyempatkan diri berolahraga sebelum mencoblos di kediamannya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat.

Berdasarkan pantuan, dia menggunakan sarung dan peci saat menaiki sepeda statisnya. “Ya ini kan mau siap-siap. Kemarin kan juga sempat pakai celana training,” ucap Ma’ruf di lokasi, Rabu (17/4/2019).

Dia menuturkan, olahraga seperti ini sudah biasa dilakukan. Bahkan setiap hari. “Enak ya, yang penting happy, ini sudah biasa saja,” kata Ma’ruf Amin.

Sehabis berolahraga sejenak, dia kemudian sarapan dengan menegak teh hangat. Dia pun sempat bercerita biasa sarapan dengan bubur dan nasi goreng.

“Paling enak nasi goreng pakai telor mata sapi itu enak sekali,” jelasnya.

Dia berencana mencoblos bersama keluarga di Koja. “Sama keluarga (nyoblosnya). Ada Pak Monang juga (Koordinator Media Jokowi-Ma’ruf),” pungkasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan informasi yang dihimpun, Ma’ruf rencananya, akan menggunakan hak pilih di TPS 051 Koja, Tanjung Priok.

Adapun, yang bersangkutan akan berangkat dari kediaman di Menteng, pukul 08.00 WIB.Ma’ruf direncanakan nyoblos 09.00 WIB.

Petuah Akbar Tanjung Sebelum Pencoblosan

Mantan Ketua Umum Partai Golkar ini, juga menyinggung soal adanya pihak-pihak yang ingin menggunakan people power, guna mementingkan kepentingan politiknya.

“Katakanlah people power, seolah ada keributan. Mana ada keributan? Enggak ada kan? Kalau kualitas demokrasi sudah meningkat, keributan dalam konteks konflik-konflik itu, saya yakin semakin kecil kemungkinan terjadi. Dalam politik memang ada kepentingan pasti. Manajemen konflik harus kita jaga,” ungkap Akbar.

Dia menilai itu tidak relevan dengan menggunakan people power. Pasalnya, belum ada apa-apa, kemudian menaruh rasa curiga yang berlebihan, dan seakan-akan menginginkan adanya konflik.

“Hal itu kan sudah ada kecurigaan, sudah ada prasangka yang jelek. Ini prasangka harus kita hilangkan apalagi para tokoh pemimpin, dan pemimpin harus utamakan kepentingan bangsa negara rakyat, bukan kepentingan kelompok saja,” jelasnya.

Karenanya, dia meminta semua pihak menerima semua hasilnya. Dan menghormati mekanisme yang seusai dengan aturan berlaku.

“Pokoknya kita semuanya harus menghormati hasilnya. Dan kita harus punya prasangka baik,” kata Akbar.

Dia pun bercerita, soal pertemuannya dengan Erick Thohir. Menurutnya hanya sekedar bersilahturahmi semata.

“Silahturahmi saja dan berikan apresiasi kepada saya sebagai senior, dan adik-adik saya yang berkiprah di HMI, dan pada waktu itu eksponen alumni HMI yang memberikan dukungan pada capres Jokowi-Maruf,” jelas Akbar.

Di tempat yang sama, Erick pun menegaskan, dalam pertemuan kali ini memang tak ada yang spesial.

“Tida ada yang surprise. Hanya bertemu dengan tokoh bang Akbar. Selain tokoh golkar, beliau juga tokoh di HMI. Kita semua berharap pemilu lancar,” pungkasnya.

Alasan Penting Menyikat Alpukat Sebelum Diolah

Liputan6.com, Jakarta – Bukan rahasia lagi bahwa alpukat mempunyai banyak khasiat baik untuk tubuh. Selain itu, buah ini juga dapat digunakan sebagai perawatan kecantikan hingga mengolahnya menjadi beragam sajian.

Namun tahukah Anda, sebelum mengolah alpukat, ada baiknya untuk terlebih dahulu mencuci kulitnya. Alasan penting di balik tips ini tentu untuk menjaganya tetap higienis serta mencegah hal-hal yang tak diinginkan.

Melansir PureWow, Selasa 16 April 2019, menurut laporan Food and Drug Administration, meski Anda tidak benar-benar menelannya, kulit alpukat pada dasarnya adalah tempat berkembang biak bagi bakteri yang baru.

Bakteri tersebut juga dengan mudah menemukan jalannya ke dalam daging hijau buah alpukat. Jadi, bukan hanya perihal memikirkan alpukat yang matang sempurna, tetapi mencucinya juga memiliki tujuan yang sangat penting.

Sebelum Nyoblos, Simak Perbedaan 5 Jenis Surat Suara

Jakarta – Pemilihan Presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif akan digelar serentak di Pemilu 2019. Nantinya pemilih akan diberikan lima jenis surat suara. Apa saja?

Kelima surat suara dimaksud yakni untuk pilpres, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota serta DPD RI. Kelima surat suara tersebut juga memiliki warna yang berbeda.

Pertama, surat suara untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden diberi tanda dengan warna abu-abu. Dalam surat suara ini, akan ditampilkan foto masing-masing kandidat, nama, nomor urut, serta di bawahnya tertera logo partai pengusung paslon.

Simulasi pencoblosan surat suara Pilpres 2019Simulasi pencoblosan surat suara Pilpres 2019. (Foto: Pradita Utama)

Kedua, surat suara untuk DPR RI yang diberi warna kuning. Surat suara DPR ini menampilkan logo parpol, nomor urut parpol, nama caleg, serta nama urut caleg.

Ketiga, DPRD tingkat Provinsi yang berwarna biru. Surat suara ini juga berisikan logo parpol, nomor urut parpol, nama caleg, serta nama urut caleg.

Keempat, untuk pemilihan DPRD tingkat Kabupaten/Kota dengan warna hijau. Isi surat suara ini serupa dengan DPR dan DPRD tingkat Provinsi, yaitu menampilkan logo parpol, nomor urut parpol, nama caleg, serta nama urut caleg.

Simulasi pencoblosan surat suara.Simulasi pencoblosan surat suara. (Foto: Pradita Utama)

Surat suara terakhir yakni untuk pemilihan DPD yang berwarna merah. Sama halnya surat suara presiden, untuk DPD juga menampilkan foto kandidat lengkap dengan nama dan nomor urut.

Sebelum mencoblos, pastikan surat suara yang diterima dalam keadaan baik atau tidak rusak. Bila ternyata surat suara tersebut rusak, pemilih dapat langsung meminta surat suara penganti kepada Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).
(zak/knv)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Sebelum Nyoblos, Krisdayanti Sempat Ziarah ke Makam Bung Karno

Liputan6.com, Jakarta Krisdayanti baru saja menjalankan hajatnya. Dia menyempatkan diri berziarah ke makam Bung Karno, di Blitar, Jawa Timur, Selasa (16/4/2019) sore. Kepada Liputan6.com via telepon, secara khusus diva kelahiran Batu, Jawa Timur ini mengungkan rasa syukurnya bisa berdoa di makam Sang Proklamtor. 

“Kegiatan ini memang sudah jadwalkan jauh-jauh hari. Alhamdulillah tadi berjalan lancar. Aku sempat berdoa dan juga mengunjungi rumah beliau,” papar Krisdayanti di ujung telepon, Selasa (16/4/2019) malam. 

Kedatangan KD di kediaman Bung Karno yang jaraknya 1,5 kilometer dari makam, salah satunya atas anjuran Putri Soekarno, putri semata wayang Guntur Soekarnoputra. Cucu Bung Karno itu bahkan menyarankan ibu empat anak ini untuk salat di kamar mendiang ibunda Bung Karno. 

“Alhamdulillah, tadi diijinkan juga salat Ashar di kamar ibunda Bung Karno. Aku sekalian salat hajat,” papar Krisdayanti yang selama berkegiatan didampingi sang suami. 

KD bersyukur niatnya nyekar ke makam Sang Proklamator dimudahkan Allah. “Mungkin karena minggu tenang, nggak terlalu ramai tadi di makam. Aku bisa tenang berdoa dan juga mampir di rumah beliau,” kata Krisdayanti.

Umumkan Quick Count Sebelum Pukul 15.00 WIB Bisa Dipenjara 18 Bulan!

Jakarta – Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan larangan untuk menyebarkan quick count sebelum pukul 15.00 WIB. Bagi yang melanggar, maka akan dipidana 18 bulan penjara.

Hal itu seiring MK memutuskan menolak permohonan pemohon yang terdiri dari lembaga survei dan beberapa stasiun televisi.

“Pemohon memiliki kedudukan hukum untuk mengajukan permohonan a quo. Menolak permohonan provisi pemohon 1-6 untuk seluruhnya,” kata Ketua MK Anwar Usman dalam sidang di Gedung MK, Selasa (16/4/2019).


Alhasil, pasal yang dimaksud tetap dan tidak berubah. Yaitu:

Pasal 449 ayat 5:

Pengumuman prakiraan hasil penghitungan cepat Pemilu hanya boleh dilakukan paling cepat 2 (dua) jam setelah selesai pemungutan suara di wilayah Indonesia bagian barat.

Bagi yang melanggar Pasal 449 ayat 5, maka diancam hukuman 18 bulan penjara. Hal itu sesuai dengan bunyi Pasal 540 ayat 2:

Pelaksanaan kegiatan perhitungan cepat yang mengumumkan prakiraan hasil perhitungan cepat sebelum 2 jam setelah selesainya pemungutan suara di rilayah Indonesia bagian barat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 449 ayat 5, dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan dan denda paling banyak Rp 18.000.000 (delapan belas juta rupiah).
(asp/rvk)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>