4 Sebab Hubungan Retak padahal Terlihat Baik-Baik Saja

Liputan6.com, Jakarta – Dalam perjalanannya, hubungan asmara tentu tak melulu soal bahagia. Di satu-dua waktu ada kalanya Anda dan pasangan harus melewati jalan terjal untuk lebih memahami dan menguatkan komitmen satu sama lain.

Tapi, di beberapa kasus, pasangan merasa hubungan mereka retak, hanya saja tak tahu pasti mengapa. Fimela.com merangkumkan dari womanitely.com, menurut para pakar hubungan asmara, ada empat kebiasaan yang bisa menyebabkan keretakan dan kehancuran sebuah hubungan.

Menghindari masalah

Memang tak menyenangkan bila harus bertengkar dan berdebat. Tapi, bila dari pertengkaran akhirnya bisa sama-sama belajar dan menemukan solusi terbaik, maka itu lebih baik daripada hanya mendiamkan sebuah masalah.

Menghindari atau mendiamkan masalah hanya akan menciptakan bom waktu yang bisa meledak kapan saja. Bahkan, rasa nyaman dalam hubungan bisa berkurang jika masalah yang ada tak pernah dibicarakan dan dibahas bersama.

Berpikir negatif setiap saat

Dia tak lagi perhatian seperti dulu, pasti dia sudah tak cinta lagi. Dia selalu telat membalas pesan, pasti dia sedang selingkuh dengan perempuan lain. Jika terus berpikiran negatif seperti itu, hubungan bisa retak tanpa disadari.

Sebelum membentuk prasangka dan berpikiran negatif yang bisa berujung membuat hubungan retak, ada baiknya melakukan klarifikasi terlebih dahulu. Selalu cek kenyataan dan realita yang sebenarnya sebelum mengambil kesimpulan.

3 Sebab Suara Jokowi-Ma’ruf Masif di Jawa Timur

Liputan6.com, Surabaya – Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin mendulang peroleh suara di Jawa Timur.

Lembaga survei Indo Barometer mengungkap, dari data 99,67 persen yang sudah masuk hingga pukul 07.35 WIB, Kamis (18/4/2019), pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin unggul dibanding pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga di Jawa Timur. Nomor Urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin: 69,72 persen. Sedangkan nomor Urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno: 30,28 Persen.

Ketua PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) kepada Liputan6.com mengatakan, ada tiga hal yang melatarbelakangi peroleh suara Jokowi-Maruf di Jatim yang cukup signifikan, yaitu kinerja Jokowi, NU solid berkat Kiai Maruf Amin, dan tokoh lokal.

Namun Gus Ipul enggan menjabarkan nama-nama tokoh lokal yang dimaksud. “Ya ada banyak lah tokoh-tokoh lokal di Jawa Timur yang tidak bisa disebut satu persatu, takut ada nama yang terlewatkan,” tutur Gus Ipul di Surabaya, Kamis (18/4/2019).

Selain itu, Gus Ipul juga minta semua pihak bisa menahan diri dan menghormati apapun kehendak rakyat yang telah tersalurkan melalui proses pemilu pada Rabu, 17 April 2019.

“Jerih payah harus dihargai sebagai proses demokrasi. Pada akhirnya ada yang menang ada yang kalah. Saya pernah merasakan kemenangan juga pernah kalah, tapi ini adalah tahapan yang harus diikuti dan dihormati bersama,” kata Gus Ipul.

Menurut Gus Ipul, jika ada kejanggalan, atau mungkin menemukan masalah dalam proses pemilu kali ini, maka ada jalurnya yang harus dilewati. Yakni jalur hukum bukan jalur jalanan apalagi jalur people power yang belakangan sering disuarakan beberapa pihak.

Pemilu kali ini, memang yang paling besar dan paling rumit. Masyarakat pemilih dengan sabar dan telaten bahkan rela menunggu dan mengantre cukup lama.

“Ini pemilu besar dan paling rumit, namun bisa kita dilalui bersama. Ini perlu disyukuri dan harus dihargai jerih payah rakyat ke TPS apapun pilihannya,” kata dia.

Tentu ada catatan-catatan bagi kandidat. Ada keberatan atau masalah yang muncul. Namun semuanya tidak bisa diselesaikan melalui jalur pengerahan massa. Para tokoh diharapkan juga tidak sembarangan mengumbar statemen yang memancing perpecahan di tengah masyarakat.

“Tidak bisa dengan cara adu kuat. Kalau adu kuat bisa sama-sama kuat. Kalau yang kalah punya massa, yang menang juga punya massa yang jauh lebih besar. Kami percara Pak Jokowi dan Prabowo adalah tokoh bangsa yang setelah Pilpres mampu merukunkan kembali,” kata dia.

Gus Ipul juga mengatakan, untuk meredam massa, para kiai-kiai sepuh di Jawa Timur juga segera menggelar pertemuan guna mendorong situasi tetap damai dan tenang.

“Di sana ada ulamanya, di sini juga ada ulamanya. Kalau para ulama dan kiai kita bisa bertemu, insya Allah umat akan ikut. Kami semua ingin yang menang tidak jumawa yang kalah bisa lapang dada. Yang menang dan kalah bisa saling menghormati,” ujarnya.

Simak juga video pilihan berikut ini:

Gus Ipul mengemasi barang-barang pribadinya, bersiap tinggalkan kantor pemprov Jawa Timur setelah menjabat sebagai wakil gubernur selama 10 tahun.

Ketua KPU Pariaman Ungkap Sebab Makan Malam Bareng Dahnil

Padang – Ketua KPU Kota Pariaman Abrar Aziz terancam sanksi hingga pemecatan, gara-gara bertemu dan makan malam bersama Ketua Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak. Abrar menegaskan, pertemuannya dengan Dahnil terjadi spontan.

“Pertemuan spontan. Saya tahu bahwa Bang Dahnil ada di Pariaman hari itu, setelah mengisi acara di Milad (Muhammadiyah) di Pasaman, jadi saya ditelepon teman-teman Muhammadiyah. Spontan saja, karena saya sudah berteman lama dengan Dahnil. Jadi kami makan. Hampir tak ada yang serius dibicarakan, karena Dahnil sibuk mengurusi fans-fansnya. Berfoto berbincang. Dengan saya dan teman yang lain tak banyak yang dibicarakan,” kata Abrar saat ditemui di Kota Padang, Jumat (29/3/2019).

Abrar sebelumnya dilaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dan sudah menjalani sidang di Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, pada Jumat (29/3). Usai sidang, Abrar mengaku pasrah atas apapun vonis yang akan keluar nantinya. Ia mengaku hanya bertemu untuk menjaga etika persahabatan, tanpa sedikitpun membicarakan urusan politik.

“Pertemanan kami karena sama-sama dua periode di Pemuda Muhammadiyah. Saya tahu (status sebagai KPU). Seperti saya jelaskan, tidak direncanakan. Yang saya pikirkan waktu itu, ada teman lama sudah datang, sudah ada di Kota Pariaman. Jadi etika pertemanan saja yang saya pikirkan dan pertimbangan saya,” ujarnya.

Ia lalu mengklarifikasi foto dirinya bersama Dahnil. Menurutnya, foto yang beredar itu adalah foto tidak sengaja.

“Saya dari belakang, Dahnil depan bersama pemilik warung, tertangkap kepala saya sebagian,” tuturnya.

Abrar menegaskan, dalam makan bersama tersebut dirinya pun membayar sendiri makanan yang dipesannya.

“Saya membayar makan itu. Etikanya, karena saya tuan rumah akan lebih bahaya lagi kalau Dahnil yang bayar. Sebelum dia mendahului, saya yang bayar. Karena kalau (saya) tidak bergerak, dia pasti bayar duluan. Kalau dibayari bisa lebih bahaya lagi bisa di duga menerima fasilitas dari tim sukses pasangan calon. Ini saja sudah diduga menerima fasilitas dan macam-macam,” jelas dia.

Abrar menjalani sidang DKPP di Bawaslu Provinsi Sumatera Barat yang dipimpin anggota DKPP, Teguh Prasetio. Ia diadukan ke DKPP oleh April Adet, setelah sebuah foto pertemuannya dengan Dahnil beredar luar di sosial media.

Pertemuan Abrar-Dahnil berlangsung di 22 Januari 2019 lalu di salah satu rumah makan di Kota Pariaman Sumatera Barat.

Belum ada keputusan terkait sidang tersebut, karena DKPP akan mengambil putusan melalui plenok dengan tujuh komisioner DKPP lainnya.
(nvl/nvl)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kementerian LHK Bentuk Satgas Teliti Sebab Longsor dan Banjir di Sentani

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) membentuk tim satuan tugas (satgas) untuk menangani bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Sentani, Jayapura.

Satgas yang dibentuk melalui keputusan Menteri LHK ini akan diberangkatkan menuju lokasi terdampak bencana pada Selasa (19/3/2019).

“Kementerian sudah bentuk satgas, satgasnya sudah dibentuk dengan keputusan menteri. Nanti malam akan berangkat tim dari sini ke lokasi,” ujar Dirjen Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (PDASHL) KLHK, Putera Parthama saat jumpa pers di Gedung KLHK, Jakarta, Selasa (19/3/2019).

Satgas yang diturunkan ke lokasi terdampak akan bertugas mengumpulkan data dan fakta, serta merekonstruksi proses longsor hingga banjir.

“Rencana di sana, yang jelas mengumpulkan fakta seakurat mungkin dan melakukan semacam rekonstruksi proses longsor itu sendiri. Sehingga kita bisa dapat infonya utuh dan lebih komprehensif faktor penyebab longsor.” papar Putera.

Sebab Indonesia Pertahankan Peringkat Utang BBB dari Fitch

Pemerintah Indonesia dinilai menjalankan kebijakan fiskal yang baik dan tepat sehingga fiskal Indonesia sehat, yang ditandai dengan penurunan defisit APBN dari 2,51 persen pada 2017 menjadi 1,76 persen pada 2018.

Penurunan defisit APBN ini didorong oleh perbaikan penerimaan perpajakan dan peningkatan kualitas belanja.

Kebijakan fiskal yang prudent juga ditunjukkan dengan utang Indonesia yang rendah dengan rasio 29,8 persen terhadap PDB pada 2018. Selanjutnya, Fitch meyakini rasio utang Pemerintah tetap stabil dalam beberapa tahun ke depan serta defisit APBN terjaga di level yang rendah.

Langkah Fitch mempertahankan peringkat utang Indonesia di posisi BBB dengan outlook stable tersebut menunjukkan bahwa perekonomian Indonesia tetap stabil di tengah pelemahan ekonomi global.

Reformasi struktural dan fiskal yang dilakukan Pemerintah bersama dengan pemangku kepentingan merupakan upaya menjaga stabilitas perekonomian Indonesia.

Pengumuman Fitch ini mencerminkan bahwa perekonomian Indonesia masih dipercaya tetap kuat oleh dunia internasional di tengah tekanan pelemahan ekonomi global.

Apresiasi dari lembaga internasional terkemuka seperti lembaga rating terhadap kinerja perekonomian Indonesia memiliki peran penting untuk mewujudkan APBN yang lebih sehat, adil, dan mandiri serta perbaikan perekonomian Indonesia secara umum.

Pemerintah senantiasa mengatasi tantangan guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Pemerintah telah dan akan terus melakukan langkah-langkah proaktif untuk mewujudkan hal tersebut melalui pengelolaan APBN dan kebijakan fiskal yang kredibel dan efektif. Selanjutnya, peranan dari berbagai pihak dan masyarakat luas juga sangat penting dalam mewujudkan perekonomian yang lebih inklusif ke depan.

Sebab Musabab AirAsia-Traveloka ‘Cerai’

Jakarta – AirAsia memutuskan untuk menarik penjualan tiket di platform Traveloka alias ‘cerai’. Keputusan itu diambil sebagai tindak lanjut menghilangnya tiket AirAsia dari Traveloka.

Direktur Niaga AirAsia Indonesia Rifai Taberi menceritakan kronologi menghilangnya tiket AirAsia hingga keputusan maskapai mencabut kerja sama dengan Traveloka.

Dia bilang, menghilangnya tiket AirAsia di Traveloka terjadi dua kali. Pertama, pada 14 hingga 18 Februari 2019.

Rifai mengatakan, pihak AirAsia sempat meminta penjelasan terkait masalah tersebut. Traveloka pun merespons dengan normatif jika itu merupakan persoalan teknis.

“Di saat itu ada komunikasi, jawaban dari mereka normatif saat itu, ada masalah teknikal,” katanya kepada detikFinance, Selasa (5/3/2019).

Menghilangnya tiket AirAsia untuk kedua kalinya terjadi pada Sabtu (2/3/2019) hingga Minggu (3/3/2019). Rifai menjelaskan, sejak menghilang, AirAsia langsung meminta penjelasan Traveloka.

Namun, Traveloka baru memberi respon 24 jam setelah kejadian. Responnya pun sama, kata Rifai, normatif.

“Jadi Sabtu setelah lebih 24 jam baru dijawab,” ujarnya.

Dia melanjutkan, pihak Traveloka memang meminta waktu untuk bertemu pada Minggu lalu terkait masalah tersebut. Tapi, itu bertepatan dengan hari libur.

“Bener, mereka mencoba menghubungi kita, tim kita, tapi saat itu hari Minggu mau ajak ketemuan hari Minggu, ada acara keluarga ya, nggak bisa kebetulan,” jelasnya.

Amarah pihak maskapai tampaknya tidak bisa diredam. Akhirnya, Senin lalu (4/3/2019) AirAsia memutuskan untuk menarik penjualan tiket ke Traveloka melalui. Hal itu diumumkan lewat konferensi pers.

Dalam keterangannya, AirAsia memutuskan untuk menarik penjualan tiket karena menganggap Traveloka diskriminatif. Apalagi, itu juga ditambah keluhan masyarakat di media sosial, di mana tidak tersedianya tiket AirAsia direspons Traveloka dengan merekomendasikan maskapai lain.

“Peniadaan beberapa penerbangan AirAsia Indonesia oleh Traveloka menunjukan dengan jelas sikap diskriminatif dan berat sebelah. Kami mengamati pesan-pesan di media sosial yang disampaikan pelanggan tentang ketidaktersediaan tiket AirAsia justru direspons dengan rekomendasi dari Traveloka untuk memesan tiket maskapai lain. Oleh karena itu, sebagai bentuk solidaritas, AirAsia secara grup menarik penjualan seluruh tiket AirAsia dari Traveloka efektif mulai saat ini,” papar Direktur Utama AirAsia Indonesia Dendy Kurniawan dalam keterangan tertulis. (zlf/zlf)

AHY Merasa Demokrat Tak Diuntungkan, BPN: Sebab Arogansi Kekuasaan Jokowi

Jakarta – Komandan Kogasma Partai Demokrat (PD), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) merasa PD tidak diuntungkan pada pilpres 2019, karena hanya partai yang kadernya menjadi capres yang bisa mendapatkan keuntungan suara. Sepakat dengan AHY, Juru bicara debat BPN Prabowo-Sandiaga, Ahmad Riza Patria menilai presidential threshold (ambang batas pencalonan presiden) 20 persen ada karena arogansi kekuasaan Joko Widodo (Jokowi).

“Yang AHY sampaikan itu benar nggak ada yang salah itu. Ini lah sebabnya Undang-undang nomor 7 tahun 2017 itu presidential threshold 20 persen, itu yang disebabkan arogansi kekuasaan Pak Jokowi yang mau menang sendiri, nggak mau memberi ruang dan kesempatan pada partai-partai lain dan calon-calon lain. Ujung masalahnya di situ,” ujar Riza saat dihubungi, Sabtu (2/3/2019).

Riza mengungkapkan, presidential threshold 20 persen membuat beberapa partai tidak dapat mencalonkan capres sendiri di Pilpres 2019. Demikian halnya dengan Demokrat, Gerindra, PKS, dan PAN yang tidak memiliki kursi yang cukup untuk mencalonkan sendiri capresnya, sehingga harus bergabung membentuk koalisi.

“Ini lah yang saya maksud akibat dari arogansi kekuasaan, ini ke depan yang harus dibenahi. Solusinya harus dikurangi presidential threshold-nya, kalau tidak ya susah lah. Kalau presidential threshold tidak dikurangi ya tidak bisa, susah,” katanya.
Politisi Gerindra itu melanjutkan, meski AHY merasa Demokrat tidak diuntungkan di Pilpres 2019, namun menurutnya Demokrat sudah bekerja maksimal untuk memenangkan Prabowo-Sandiaga. Riza melihat, baik Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Ketum Parpol hingga kader-kader di bawahnya sudah total dan fokus memenangkan Prabowo-Sandiaga.

“Itu kan kami rasakan dukungan daripada Demorkat kepada Prabowo-Sandi. Jadi kami tidak meragukan dukungan dan komitmen daripada Demokrat untuk Prabowo-Sandi,” tuturnya.

Dikatakan Riza, dirinya sepakat dengan pernyataan AHY yang menyebut partai yang tidak mengusung kadernya sebagai capres-cawapres tidak dapat diuntungkan. Hal itu disebutnya sebagai efek ekor jas.

“Memang yang lebih diuntungkan itu PDIP, PKB punya cawapres (Ma’ruf Amin), Gerindra, itu lebih diuntungkan dibandingkan partai lain, itu akibat daripada efek ekor jas. Jadi itu kan sudah disampaikan berulang-berulang oleh para ahli, para pengamat,” ucapnya.

“Pemerintah harus menyiapkan undang-undang yang berpihak pada kepentingan rakyat, pada kepentingan kualitas demokrasi, yaitu apa? Tidak boleh ada presiden treshold sampai 20 persen. Presiden treshold 20 persen itu merugikan banyak pihak, itu masalahnya di situ,” imbuhnya.

Terkait Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Soekarwo yang meminta Demokrat harus fokus ke Pileg, Riza menilai antara Pilpres dan Pileg tidak dapat dipisahkan. Hal ini karena suara Pilpres lebih besar daripada suara Pileg.

“Jadi partai pasti membonceng, menunggangi, menumpang, dari suara pilpres, itu wajar. Semua partai setiap ada kampanye Pilpres itu ikut di situ berpartisipasi untuk mendapatkan nilai tambah elektoral daripada Pilpres. Jadi semua partai yang mendukung pasangan calonnya di Pilpres ikut berpartisipasi memberikan dukungan kepada Pilpres dan mengambil manfaat daripada dukungan rakyat kepada Pilpres, supaya berdampak juga pada perolehan suara partai dan suara caleg-calegnya,” ungkapnya.

Sebelumnya, AHY menilai hanya partai yang kadernya menjadi calon di Pilpres yang bisa mendapatkan keuntungan suara saat Pemilu 2019.

“Ini memang menjadi tantangan luar biasa bagi seluruh parpol kecuali parpol mempunyai kandidat capres dan cawapres dalam hal ini ada dua parpol diuntungkan ini konsekuensi logis sistem ini. Demokrat harus kerja keras meyakinkan masyarakat luas selain pilpres, ada pileg tidak kalah penting,” kata AHY di kantor DPP Demokrat, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Sabtu (2/3).
(nvl/fdu)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ini Sebab Penumpang Pesawat Rentan Tuli Sementara

Liputan6.com, Jakarta Gangguan pendengaran kerap menimpa penumpang pesawat. Biasanya, kondisi yang paling sering terjadi, telinga mendadak tuli saat pesawat akan lepas landas, tapi akan kembali normal setelah turun dari pesawat.

Menurut dokter spesialis telinga, hidung, tenggorokan, bedah kepala, leher Rumah Sakit Pondok Indah – Bintaro Jaya, Hably Warganegara, tuli sementara yang menimpa penumpang disebabkan terjadinya perubahan pada tekanan yang mendadak saat pesawat akan lepas landas.

Pada kondisi tersebut, saluran eustachius telinga tertutup sehingga gendang telinga merah. Untuk kasus yang lebih parah, gendang telinga bisa pecah yang menyebabkan tuli permanen.

“Sebenarnya, bukan karena perjalanan yang lama, tapi proses take off dan landingnya,” kata Hably di Jakarta belum lama ini.

2 dari 2 halaman

Saat Pesawat Lepas Landas

Saat pesawat bersiap untuk lepas landas, lanjut Habib, saluran eustachius tertutup sehingga penumpang kehilangan fungsi pendengaran. Hanya saja ini terjadi sementara.

Guna mengurangi risiko tuli sementara itu, serta mengurangi risiko telinga sakit yang berisiko pada hilangnya pendengaran saat akan melakukan perjalanan, Hably mengimbau untuk mengunyah permen atau menenggak air.

Mengunyah permen dan minum air akan membantu menjaga saluran eustachius tetap terbuka sehingga gangguan pendengaran bisa diminimalisir.

“Biasanya lagi, risiko ini lebih mudah terjadi pada penumpang yang batuk pilek,” katanya.

Hably pun menyarankan, bila ingin bepergian menggunakan pesawat dan kondisi sedang batuk pilek, langsung minum obat.

Mobil Tanpa Sopir Harus Bisa Menepi Jika Diberhentikan Polisi

Liputan6.com, Jakarta – Kendaraan autonomus alias tanpa sopir diyakini bakal benar-benar terjadi di masa depan. Namun, masih ada beberapa hal yang harus dipenuhi sebelum mobil otonom ini benar-benar menggantikan peran pengemudi manusia seperti yang ada saat ini.

Melansir Carscooops, Jumat (1/3/2019), salah satu hal yang paling sulit bagi pembuat mobil dan perusahaan teknologi, adalah memastikan kendaraan tanpa sopir dapat berinteraksi dengan lingkungan seperti yang dilakukan pengemudi manusia.

Membuat mobil tanpa sopir yang mampu berhenti saat lampu lalu lintas merah, masih cukup sederhana, begitu juga dengan mendeteksi pejalan kaki. Tapi, jika mobil tanpa sopir saat ditilang polisi bisa menepi seperti sesuatu yang tidak mungkin.

Sementara itu, berbicara soal fitur tersebut, Waymo telah bekerja keras untuk memastikan prototipe otonomnya dapat mengenali petugas polisi dan menanggapi berbagai permintaan.

Misalnya, pada Januari lalu, sebuah kendaraan uji Waymo berhenti di lampu merah yang gelap di Tempe, Arizona tak lama setelah listrik padam.

Seorang petugas polisi sedang berdiri di persimpangan mengatur lalu lintas, dan mobil menunggu sebelum melanjutkan perjalanan setelah dilambaikan oleh petugas.

Selain itu, Waymo juga telah mengembangkan perangkat lunak yang menginstruksikan kendaraannya untuk berhenti ketika mendeteksi lampu polisi berkedip di belakangnya.

2 dari 2 halaman

Mobil Nirsopir Mulai Antar Barang Belanjaan

Mobil tanpa sopir alias nirsopir bukan hanya isapan jempol semata. Bahkan sebuah perusahaan jaringan supermarket Kroger, bersama startup Nuro, menghadirkan mobil tanpa sopir yang mampu mengantarkan barang belanjaan konsumen hingga ke depan pintu rumah.

Proyek yang masih dalam program percontohan ini mulai beroperasi 16 Agustus 2018 dengan melibatkan Fry’s Food Store milik Kroger di East McDowell Road, Scottsdale, Arizona, Amerika Serikat.

Dilansir thespoon.tech, Senin (20/8/2018), Konsumen bisa saja melakukan pemensanan dengan sentuhan jari. Sebab, pemesanan bisa melalui  frysfood.com atau aplikasi Fry.

Barang yang sudah terpesan dapat diatur jadwal pengirimannya, baik hari yang sama atau hari berikutnya, dengan biaya per pengiriman US$ 5,95 atau sekitar Rp 85 ribu tanpa batasan pesanan minimum.

Untuk sementara, armada nirsopir menggunakan Toyota Prius yang dibantu seseorang di belakang kemudi. Bagian kompartemen mobil dimodfikasi sedemikian rupa hingga mampu menampung enam kantong barang.

Pasokan Cadangan Gas Besar di Sumsel Diprioritaskan untuk Domestik

Liputan6.com, Jakarta – Repsol telah menemukan cadangan gas di‎ ‎Blok Sakakemang, Sumatera Selatan, sebesar 2 triliun kaki kubik (Trillion Cobic Feet/TCF).

Hal ini menjadi angin segar bagi industri hulu minyak dan gas bumi (migas) Indonesia sebab selama 18 tahun baru ditemukan kembali cadangan gas skala besar.

Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar menyatakan, gas yang dihasilkan dari blok migas yang dioperatori perusahaan migas asal Spanyol tersebut, akan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

“‎Untuk dalam negeri (pasokan gasnya),” kata Arcandra, di Kantor Kementerian ESDM‎, Jakarta, Jumat (1/3/2019).

Arcandra menuturkan, pasokan gas untuk dalam negeri tidak akan berlebih. Untuk infrastruktur penyaluran gasnya akan memanfaatkan yang sudah dioperasikan. 

“Enggak akan lebih. ‎Kita dalam kebutuhan untuk negeri. ‎Infrastruktur bisa digunakan sekitarnya,” tutur dia.

2 dari 2 halaman

Repsol Temukan Ladang Gas Terbesar di Sumsel

Sebelumnya, ‎Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan Repsol telah menemukan potensi cadangan gas yang besar di Blok Sakakemang, Sumatera Selatan.

Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto mengatakan, tak tanggung-tanggung, cadangan gas yang ditemukan oleh perusahaan migas asal Spanyol‎ tersebut diperkirakan mencapai 2 triliun kaki kubik (TCF).

“Ini lokasinya di Banyu Asin. Potensi lebih kurang 2 TCF. Asumsi sekarang, rig 1.500 HB. Kadang dikerjakan bertahun tahun gak dapat, dengan kedalaman 2.430 meter dapat cadangan. 2004 sudah dilakukan dengan KBD 1, kurang memberikan hasil yang bagus. Ternyata ada disebelahnya yang lebih bagus cadangannya,” ‎ujar dia.

Menurut dia, selain potensi gas yang besar, temuan ladang gas ini menjadi sejarah baru bagi Indonesia. Sebab, setelah 18 tahun akhirnya ditemukan cadangan gas baru dalam jumlah yang besar.

“Ini penting kita sampaikan, karena KBD 2X di Indonesia, potensi tersebut setelah 18 tahun. Ini adalah penemuan yang signifikan. Setelah dua dekade. Ini perlu kita syukuri, ini semoga jadi angin baru untuk penemuan mendatang. Di 2018-2019 ini adalah penemuan terbesar nomor 4 di dunia,” kata dia.


Saksikan video pilihan di bawah ini: