Tigorshalom Boboy: Saya Tidak Dicopot dari PT LIB

Jakarta Tigorshalom Boboy mengklarifikasi pemberitaan terkait pencopotan dirinya dari posisi di PT Liga Indonesia Baru (PT LIB). Sebelumnya, dia menjabat Chief Operating Officer (COO) operator kompetisi Liga 1 dan 2 itu dalam dua tahun belakangan.

Tigor tidak sendirian. Risha Adi Wijaya yang sebelumnya menduduki posisi sebagai Chief Executive Officer (CEO) PT LIB juga lengser dari posisinya.

Sejak pekan lalu, telah keluar keputusan bahwa keduanya tidak lagi bekerja di PT LIB.

“Saya dan Pak Risha bukan dicopot. Tapi memang tidak di PT LIB lagi. Keputusan ini sudah sejak pekan lalu,” ujar Tigor ketika dihubungi wartawan.

Tigor mengklaim dirinya dan PT LIB telah sepakat mengakhiri kerja sama. “Jadi diakhiri perjanjian kerjanya,” kata Tigor menambahkan.

Meski tidak lagi bekerja di PT LIB, Tigor tetap berharap perusahaan yang telah menjadi operator kompetisi dalam dua tahun belakangan itu tetap berjalan sebagaimana mestinya. Untuk pengganti dirinya dan Risha di PT LIB, Tigor mengaku tidak mengetahuinya.

“Ya PT LIB harus tetap hidup dong. Masih banyak yang lebih kompeten. Sambil melihat-lihat kemungkinan mencari pekerjaan baru pastinya,” tutur mantan Sekretaris PT Liga Indonesia (PT LI) itu.

Satgas Antimafia Bola memeriksa eks Dirut PT Liga Indonesia Baru (LIB) Berlinton Siahaan. Berlinton diperiksa sebagai saksi kasus dugaan pengaturan skor.

Jokowi: Saya Ambil Freeport, Ketemu Trump Nggak Ngomong Apa-apa

Magelang – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Tengah. Saat di Magelang, Jokowi hadir dalam pertemuan bersama para tokoh dan kiai se-eks Karisidenan Kedu.

Dalam sambutannya Jokowi sempat menyinggung perjuangan pemerintah mengambilalih 51% saham PT Freeport Indonesia. Menurut Jokowi mengambilalih mayoritas saham di Freeport bukan hal mudah karena harus melalui tahap negosiasi yang cukup panjang, cuma masih saja dituding antek asing.

“Freeport 40 tahun lebih dikelola Freeport McMoRan. Di situ ada tanah, gunung. Tapi kurang lebih Rp 2.400 T, kita ambil 51,2% mayoritas sudah kita ambil. Kok dituduh antek asing? Dipikir ambil seperti ini gampang? Kalau mudah, sudah diambil sejak dulu. Ini sulit negonya,” ujar Jokowi di Magelang, Sabtu (23/3/2019).


Belum lagi ada yang menakut-nakuti saat pengambilalihan saham Freeport lantaran harus berurusan dengan Amerika Serikat. Merespons hal itu, menurut Jokowi, dia tidak mengalami persoalan terkait Freeport saat bertemu para pemimpin negeri Paman Sam.

Bahkan, kata Jokowi, Presiden Donald Trump pun tidak menyinggung soal kebijakan Indonesia mengambil 51% saham Freeport.

“Banyak yang sampaikan ke saya, ini Amerika lho, ini Amerika lho. Ya saya ngapain sih? Kita negara besar. Saya ambil Freeport, ketemu Obama saat itu, dia nggak ngomong apa-apa. Saya ketemu Donald Trump, berapa kali 4-5 kali nggak ngomong apa-apa juga. Artinya apa, kita ini takut karena ditakut-takuti,” tutur mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Selain soal Freeport Jokowi juga mengungkit sudah mengambil blok migas Rokan dan Mahakam dari pihak asing, tapi masih saja yang menuding dirinya antek asing.

“Tahun 2015 namanya Blok Mahakam sudah 50 tahun dikelola Prancis dan Jepang. Tapi 2015 Blok Mahakam sudah kita ambil 100%. Begitu dituduh antek asing, saya ngomong, sudah diambil, difitnah, dituduh lagi antek asing. Blok Rokan dikelola Chevron dari AS sudah 90 tahun lebih. 2018 sudah dimenangkan 100% oleh Pertamina. Kok dituduh antek asing,” kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu. (hns/knv)

Jokowi: Saya Kadang-Kadang Eror, Mohon Maaf…

Liputan6.com, Bali – Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta maaf karena salah menyebut nama wilayah saat meresmikan Pasar Badung, Kota Denpasar, Bali. Jokowi mengaku, kadang-kadang salah menyebut nama daerah, lantaran sering berpindah-pindah tempat.

“Bapak, ibu sekalian seluruh warga Kota Denpasar, khususnya Badung…,” kata Jokowi saat meresmikan Pasar Badung Denpasar Bali, Jumat (22/3/2019).

Ucapan Jokowi tiba-tiba terhenti karena mendapat protes dari warga. Mantan Gubernur DKI Jakarta itupun langsung meralatnya. Untuk diketahui di Bali terdapat wilayah dengan nama administratif Kabupaten Badung.

“Kota Denpasar, khususnya di sini, Pasar Badung,” ucap Jokowi.

“Saya itu setiap jam ganti provinsi, setiap jam ganti kabupaten, setiap jam ganti kota, sehingga kadang-kadang eror (salah sebut daerah), mohon maaf,” sambung Jokowi.

Hazard Puji Zidane: Karena Dia Saya Bermain Sepakbola

BrusselEden Hazard kembali melontarkan pujian untuk pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane. Pemain Chelsea itu mengaku terinspirasi bermain sepakbola karenanya.

Hal itu diutarakan Hazard, jelang pertandingan Timnas Belgia vs Rusia di Kualifikasi Piala Eropa 2020. Pemain berusia 28 tahun itu diminta membandingkan Zidane dengan Roberto Martinez, pelatihnya di Belgia.

Dalam pernyataannya, Hazard mengaku terinspirasi bermain sepakbola karena Zidane. Sementara dari segi prestasi, ia memilih Martinez, yang mengantar Belgia finis ketiga di Piala Dunia 2018.

“Saya punya banyak respek untuk Zidane. Dia idola saya. Terima kasih kepadanya, sebab membuat saya mulai bermain sepakbola,” kata Hazard, seperi dilansir Marca.

“Tapi untuk kemenangan yang sudah diraih dengan Martinez, ya saya pilih dia,” sambungnya.

Hazard sendiri sedang dikaitkan dengan Real Madrid. Kapten Belgia itu sudah lama diincar Los Blancos dan Zidane.

Musim ini, Hazard kembali dirumorkan pindah ke Santiago Bernabeu. Madrid sendiri sudah melayangkan penawaran ke The Blues, namun ditolak.

(yna/rin)

Jokowi: Tunjukkan Pada Saya Presiden Mana Cek Jalan Sampai 8 Kali

Liputan6.com, Jakarta – Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi menghadiri Deklarasi 10.000 Pengusaha untuk Jokowi-Amin yang digelar Kelompok Relawan KerJo (Pengusaha Pekerja Pro Jokowi). Dalam sambutannya, Jokowi menjelaskan bagaimana infrastruktur merupakan pondasi pertumbuhan ekonomi di belahan bagian dunia manapun.

Menurutnya, selama lima tahun dirinya memimpin, ia juga sudah sering memeriksa langsung kelangsungan pengerjaan infrastruktur. Jokowi pun memantang para pendukungnya untuk menunjukkan presiden yang pernah bolak-balik memeriksa pengerjaan proyek infrastruktur sebanyak dirinya.

“Nyaris tiap hari saya di lapangan untuk pastikan setiap program berjalan. Saya datang ke tol Trans-Sumatra sudah 8 kali datang. Tunjukkan kepada saya presiden mana yang ngecek jalan sampai 8 kali. Kalau presidennya datang 8 kali, menterinya pasti datang 16 kali untuk pastikan target dan kualitas bahwa proyek ini berjalan,” ujar Jokowi di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (21/3/2019).

Ia menjelaskan, kunjungan seperti ini kerap ia lakukan karena mendengar masukan dari masyarakat. Sehingga, Jokowi juga ingin memastikan secara langsung agar proyek berjalan dengan baik.

“Akan saya cek, akan saya kontrol, dan saya monitor terus. Pasti akan saya datangi terus untuk pastikan bahwa proyek besar yang penting berjalan,” tuturnya.

“Jadi sudah kami hitung untuk Tol Trans Sumatera dari Lampung sampai Aceh sudah kami hitung. Kami hitung nanti di 2024, Lampung sampai Aceh akan tersambung sepanjang kurang lebih 2.400 km,” lanjut Jokowi.

Eksepsinya Ditolak Hakim, Bahar bin Smith: Saya Terima

Bandung – Majelis hakim menolak nota keberatan atau eksepsi yang diajukan Bahar bin Smith melalui tim kuasa hukumnya. Habib Bahar mengaku menerima seluruh putusan hakim.

“Apa pun yang diputuskan hakim, saya terima,” ujar Bahar sambil berjalan meninggalkan ruang persidangan di Gedung Arsip dan Perpustakaan, Kota Bandung, Jalan Seram, Kota Bandung, Kamis (21/3/2019).

Bahar tak seperti sidang sebelumnya yang cukup banyak berbicara, bahkan sempat mengancam Presiden Jokowi. Seusai sidang dengan agenda putusan sela ini, Bahar irit bicara. Selama berjalan keluar, dia lebih banyak menebar senyum.
Dia menyerahkan sepenuhnya persoalan hukum ke sang pengacara. “Saya serahkan ke pengacara semua,” ucap Bahar.

Eksepsinya Ditolak Hakim, Bahar bin Smith: Saya TerimaBahar bin Smith usai sidang agenda eksepsi. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)

Majelis hakim menolak eksepsi yang diajukan tim pengacara Bahar sekaligus menerima dakwaan jaksa penuntut umum. Dengan ditolaknya eksepsi tersebut, sidang perkara penganiayaan yang dilakukan Bahar kepada dua remaja terus berlanjut.

“Mengadili, menolak eksepsi dari penasihat hukum terdakwa tersebut,” ucap ketua majelis hakim Edison Muhammad saat membacakan putusan sela.

“Memerintahkan jaksa penuntut umum untuk melakukan pemeriksaan terhadap perkara terdakwa,” kata Edison menambahkan.

Bahar didakwa menganiaya dua remaja lelaki. Dakwaan jaksa telah menguraikan detail aksi penganiayaan yang dilakukan Bahar.

Dalam dakwaan, Bahar dijerat pasal berlapis yakni Pasal 333 ayat 1 dan/atau Pasal 170 ayat 2 dan/atau Pasal 351 ayat 1 juncto Pasal 55 KUHP. Jaksa juga mendakwa Habib Bahar dengan Pasal 80 ayat (2) jo Pasal 76 C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
(dir/bbn)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Sandiaga: Aksa Mahmud Kenalkan Saya dengan Tokoh Masyarakat Sulsel

Eks Wakil Gubernur DKI Jakarta itu enggan spekulasi lebih jauh apakah Aksa Mahmud dan Erwin Aksa membawa gerbong dukungan dari Sulawesi Selatan untuk mendukungnya di Pilpres 2019. Sandi hanya melihat keduanya merupakan sahabat baik.

“Saya enggak melihat mereka bawa gerbong atau apa, tapi saya melihat persahabatan Pak Aksa dan Pak Erwin sekarang sudah tampil. Alhamdulilah sangat berterimakasih sangat berterimakasih,” tuturnya.

Lebih lanjut, Sandiaga menambahkan, bahwa, Aksa Mahmud sempat salat Jumat bersama Capres Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat.

“Ada Pak Anies, Pak Aksa sebagai ketua yayasan Masjid Sunda Kelapa kemudian masjid dekat dengan KPU,” tandas Sandiaga Uno.

Reporter: Muhammad Genantan Saputra

Sumber: Merdeka.com

Sandiaga: Saya Terharu Erwin Aksa Lebih Pentingkan Persahabatan

Politikus Partai Golkar Erwin Aksa menyatakan dukungan kepada pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Keputusan Erwin ini bersebrangan dengan Partai Golkar yang resmi mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Perlu saya sampaikan bahwa memang betul saya mendukung pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandi. Pilihan saya ini saya sadari tidak sejalan dengan pilihan Partai Golkar di mana saya bernaung saat ini,” kata Erwin dalam surat terbukanya, Selasa (19/3/2019).

Erwin Aksa menegaskan, keputusannya itu atas nama pribadi dan bukan keputusan partai. Dia juga mengaku tidak pernah menggunakan atribut Partai Golkar untuk mengkampanyekan Prabowo-Sandi.

“Pilihan saya ini adalah pilihan pribadi dan dalam hal kampanye dan sosialisasi capres-cawapres selama ini saya tidak pernah mengatasnamakan dan menggunakan atribut Partai Golkar,” ungkapnya.

Reporter: M Genantan

Ralat Ucapan, Gusti Randa: Jangan Sebut Saya Plt Ketum PSSI

JakartaGusti Randa meralat ucapannya. Sempat menyebut sebagai plt ketua umum dan bersikukuh sah berdasarkan statuta PSSI, kini dia menampiknya.

Plt Ketum PSSI Joko Driyono mengeluarkan Surat Keputusan (SK) tentang penugasan Gusti. SK itu diumumkan Gusti pada Selasa (19/3).

Dalam surat bernomor 1015/UDN/568/III-2019 itu dijelaskan bahwa Gusti memiliki dua tugas penting, yaitu yang pertama untuk dan atas nama Ketua Umum menjalankan roda organisasi PSSI dan mengambil langkah-langkah khusus yang diperlukan.

Lalu, yang kedua, adalah menyiapkan pelaksanaan KLB PSSI sebagaimana hasil keputusan Rapat Komite Eksekutif PSSI tanggal 19 Februari 2019.
Gusti menyimpulkan jika dia menjadi plt ketua umum PSSI. Dia memastikan penunjukkan itu menggunakan kewenangan Jokdri, sapaan akrab Joko Driyono sebagai plt ketua umum. Dia juga menegaskan jika penugasan tersebut sesuai dengan Statuta PSSI.

Ralat Ucapan, Gusti Randa: Jangan Sebut Saya Plt Ketum PSSI Foto: detikSport

Dalam prosesnya, langkah itu menuai kontroversi. Jabatan Gusti dinilai cacat hukum. Sebab, Statuta PSSI Pasal 39 mengenai Ketua Umum poin enam, tertulis bahwa; Apabila Ketua Umum tidak ada atau berhalangan, maka Wakil Ketua Umum dengan usia tertua akan menggantikannya. Jadi, seharusnya bukan Gusti yang menggantikan Jokdri, namun Iwan Budianto alias IB.

Gusti pun meralat ucapannya. Dia menyebut SK itu menegaskan jabatannya bersifat penugasan saja. Tidak perlu disebut Plt.

“Makanya, jangan disebut Plt Ketum PSSI, karena ini sifatnya penugasan. Di Statuta PSSI juga tidak ada,” ujar Gusti kepada detikSport, Rabu (20/3).

“Jadi penugasan saja dalam posisi Plt Ketum PSSI non-aktif lalu memberikan Surat Keputusan (SK) penugasan. Terserah mau disebut Plt , Plh, atau sebagainya. Itu tidak penting. Yang penting, organisasi tetap jalan,” kata Gusti.

“Saya luruskan, keputusan ini bukan hasil rapat Exco. Itu diskresi kewenangan Plt ketum. Saya menerima. Pak Joko menunjuk saya lalu langkah pertama saya adalah melakukan rapat Exco (tanggal 21 Maret),” kata Gusti menambahkan.

(ads/fem)

Penghasilan Nelayan Tembus Rp 5 Juta per Hari, Wiranto: Saya Jadi Nelayan Sajalah

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto meninjau Sentral Kelautan dan Perikanan (SKPT) di Kabupaten Pulau Morotai.

Pembangunan SPKT termasuk salah satu peran pengelolahan Gerakan Pembangunan Terpadu Kawasan Perbatasan (Gerbangdutas) yang dilakukan Kementerian Kelautan, dan Perikanan bekerjasama dengan BNPP di Pulau Morotai.

” Tadi Ibu Susi (Menteri Kelautan dan Perikanan) saya telepon mengenai hambatan dan kesulitan pemasaran nelayan, tetapi beliau masih di Natuna,” kata Wiranto di Kabupaten Morotai, Selasa (19/3/2019)

Wiranto pun mengaku kaget. Ternyata kehadiran SPKT memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya para nelayan. Pendapatan nelayan perhari bisa menembus angka sampai Rp 5 juta perhari.

“Saya merasa sangat bangga bahwa program SPKT dapat memberikan kesejahterahan kepada masyarakat. Saya tanya nelayan penghasilan rata satu hari Rp 5 juta berarti satu bulan bisa mencapai 100 juta lebih. Kalau 100 juta lebih saya ingin berpindah jadi nelayan. Karena gaji jadi Menteri seperlimanya itu,” kata Wiranto berkelakar.

Selain itu, kini nelayan mudah menangkap ikan. Tak perlu berlayar sampai jauh untuk mendapatkan ikan tuna. Biasanya harus berlayar 8 mil kini hanya membutuhkan jarak 2 mil sampai 3 mil saja.

“Operasi-operasi yang dilaksanakan Kementerian Kelautan, dan Perikanan yang diburu oleh nelayan semakin dekat ke pantai tadinya sampai 8 mil atau10 mil sekarang tiga mil sudah dapat tuna dengan bobot cukup besar yakni sampai 45 kilogram. Itu hasil dari program nawacita ketiga yakni membangun dari pinggiran,” ujar Wiranto.