Ma’ruf Amin Terima Dukungan dari Pewaris Kesultanan Banten

Jakarta – Cawapres Ma’ruf Amin menerima dukungan dari Kesultanan Banten di Pilpres 2019. Ma’ruf juga didoakan agar lancar dan selalu diberikan kesehatan dalam mengikuti gelaran pesta demokrasi tersebut.

Dukungan itu disampaikan langsung oleh Sultan Banten, Ratu Bagus Hendra Bambang Wisanggeni, saat berkunjung ke rumah Ma’ruf Amin di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (17/2/2019). Sultan Banten dan Ma’ruf Amin menggelar pertemuan pertutup selama kurang lebih satu jam.

“Yang saya hormati KH Ma’ruf Amin. Terimakasih atas penerimaannya kedatangan kami dari Kesultanan Banten. Saya selaku pewaris Kesultanan Banten, Ratu Bagus Hendra Bambang Wisanggeni. Kedatangan kami ke sini sebetulnya selain bersilaturahmi dengan saudara sendiri. Juga mendoakan niat pak kiai Ma’ruf Amin yang insya Allah ke depan ikut berpartisipasi terhadap kelangsungan Indonesia ini. Semoga selalu diberikan kesehatan oleh Allah,” kata Bagus Hendra usai pertemuan.

Dukungan ini disampaikan sebab menurut Bagus Hendra seorang umara memerlukan pendamping ulama. Sosok Ma’ruf Ami dinilai cocok untuk mengisi peran tersebut.

“Kami dukung dari kesultanan. Karena umarah ini harus ada pendampingnya ulama. Seperti halnya dulu Kesultanan Banten, ada ulama, umaro dan Kesultanan Banten. Nah inilah sosok KMA perlu kita dukung,” ujarnya.

Dia berharap Ma’ruf Amin bisa menjadikan Indonesia semakin maju. Jika Ma’ruf terpilih, dia juga berharap pemerintah bisa mengakui total keberadaan Kesultanan Banten.

“Alhamdulillah beliau ini juga seorang ulama, ketua MUI. Kita tahu kadarnya, beliau tidak mungkin mau artinya disalahgunakan dan sebagianya oleh pihak lain. Beliau punya jati diri saya pahami itu. Oleh karenanya saya dukung dari Kesultanan Banten. Semoga nanti bisa menselaraskan posisinya sebagai wakil presiden bisa membawa bangsa ini tidak terperosok, tetap mengangkat akidah sesuai dengan al-quran dan sunah rasul. Semoga pemerintahan Indonesia ini nanti bisa total mengakui Kesultanan Banten sebagaimana dahulu kalanya,” paparnya.

Menerima dukungan tersebut, Ma’ruf Amin mengaku terkesan. Dia menyebut rombongan dari Kesultanan Banten merupakan kerabat dan keluarganya sendiri.

“Sore ini saya menerima Sultan Banten. Ratu Bagus Bambang Wisanggeni berkunjung ke tempat saya dan semua penggawanya. Setelah saya tadi pagi menghadiri harlah NU di Cipayung ke serang ada Banten bermunajat untuk keselamatan bangsa dan negara. Sore ini saya sudah di rumah, dan Alhamdulillah kemudian silaturahmi dengan Sultan Banten. Ini sebenarnya kita dalam kekerabatan ya, keluarga,” ujar dia.

Selain itu, pertemuan juga membahas terkait pengembangan ekonomi keumatan di bidang bambu. Ide itu disebut Ma’ruf sangat kreatif.

“Oleh karena itu saya sangat terkesan juga adanya ide kretif dari penggawa Banten dalam rangka menggembangkan ekonomi keumatan melalui bambu. Ini bambu, bukan kayu tapi diolah sedemikan rupa. Ini seperti kayu, jadi bambu ini bisa dibuat nanti… Bisa dijelaskan bisa dibuat apa saja, bisa digunakan untuk pembangunan rumah, nanti akan dijelaskan ahlinya,” imbuh dia.

(knv/fjp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Lika-liku Bocah Putra, Ditinggal Mati Orang Tua, Mengamen hingga Jualan Cilok

JakartaMuhammad Saputra atau Putra harus merasakan kerasnya hidup di usianya yang baru menginjak 12 tahun. Bocah kelas 3 Sekolah Dasar itu harus bekerja banting tulang untuk memenuhi keperluan sehari-hari dirinya dan 3 saudara kandungnya.

Putra terlahir dari keluarga yang sangat sederhana. Mendiang ayahnya dulu hanya pekerja serabutan yang memulung rongsokan. Sedangkan almarhumah ibunya menjadi pengemis.

Kesedihan Bertubi-tubi

Kedua orang tuanya sudah meninggal sejak beberapa bulan lalu. Ibunya meninggal 10 bulan lalu setelah melahirkan si bungsu Arsyad Al-Fatih Setiawan. Kesedihan bertubi-tubi dialami Putra dan saudara-saudaranya. 40 Hari setelah ibunya meninggal, ayahanda juga tutup usia karena sakit.

Kini, tinggal Putra bersama kakaknya Siti Zuleha atau Leha (17) dan adiknya Renaldi Setiawan(7) serta si bontot Arsyad. Mereka berempat tinggal di rumah semi permanen berukuran sekitar 3×7 meter di kawasan Jurangmangu Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Siti sendiri sudah menikah dan suaminya juga tinggal di situ.

detikcom menemui Putra dan ketiga saudaranya di rumahnya pada Jumat 15 Februari 2019. Di rumah itu, sang kakak sedang memberi susu adik bungsunya. Tidak lama, si bungsu pun terlelap tidur di atas kasur busa yang terletak di ruang tamu.

“Bapak dulu mulung,” Leha sambil berbaring di atas kasur setelah menidurkan adiknya.

Leha kelelahan sore itu. Dia kedatangan tamu dari sejumlah aktivis, pejabat Pemkot Tangsel hingga sejumlah wartawan. Kehidupan Putra dan ketiga saudaranya menjadi sorotan publik setelah seorang netizen memposting foto Putra yang berjualan cilok untuk mencukupi kebutuhan keluarga.

Saat itu Putra pun tidak berjualan karena sang kakak tidak membuat cilok. Ya, Leha lah yang membuat cilok sementara Putra mendagangkannya. Sepeda yang biasa dipakai Putra untuk jualan pun ‘diistirahatkan’ di depan rumah.

“Kalau ibu dulu mengemis,” katanya.

Jualan Cilok

Setelah kedua orang tua meninggal, Leha dan ketiga saudaranya sempat mendapat bantuan dari orang tua asuh. Setiap bulan, Leha dan adik-adiknya dikirimi sembako, kadang sejumlah uang. Akan tetapi, sejak dua bulan belakangan orang dermawan itu tak lagi menderma. Leha dan Putra pun memutuskan untuk berjualan cilok.

Meski suami Leha bekerja sebagai sopir angkot, namun penghasilannya tak bisa mencukupi keperluan sehari-hari. Dengan modal Rp 150 ribu, Leha membuat cilok. Karena dia harus menjaga adik-adiknya yang masih kecil, maka urusan berjualan diserahkan kepada Putra. Beruntung Putra tidak merasa terbebani karena harus menjajakan cilok keliling di sekitar rumahnya.

Hampir setiap hari Leha terjaga pada pukul 03.00 WIB karena si bungsu sering terbangun. Leha pun terjaga hingga subuh dan mulai membuat adonan pada pukul 06.00 WIB.

“Sehari 250 tusuk cilok,” ucap Leha.

Cilok dijual Rp 2.000 per tusuk. Terkadang jualannya itu tidak habis terjual. Leha pun membagikan sisa cilok itu kepada tetangganya.

“Uang hasil jualan ya diputerin lagi, kadang dapatnya Rp 100 ribu,” imbuhnya.

Putra mulai berjualan pada pukul 10.00 WIB, sebelum masuk sekolah. Putra masuk sekolah siang pukul 13.00 WIB, sehingga dia masih bisa berjualan keliling sekitar rumah pada pagi harinya. Putra juga kadang membawa dagangannya ke sekolah.

“Iya sambil sekolah jualannya, dibawa (ke sekolah),” kata Putra.

Kalau jualannya belum habis, Putra tidak langsung pulang ke rumah sepulang sekolah. Dengan sepeda kayuhnya, dia menjajakan cilok hingga ke Bintaro Plaza dan Mal BXC. Putra pulang ke rumahnya terkadang sampai larut.

“Jam 01.00 malam pulangnya,” kata Putra.

Pulang berjualan, Putra sangat kelelahan. Dia bahkan tidak sempat belajar karena kelelahan. Putra kemudian bangun pada pukul 07.00 WIB atau pukul 08.00 WIB. Pukul 10.00 WIB, Putra baru memulai berjualan.

“Bangun bantuin kakak dulu nyuapin adik,” kata Putra.

Pernah Mengamen

Putra dan adik-adiknya sudah terbiasa hidup susah. Leha dan Putra bahkan pernah ikut mengamen untuk mencari sesuap nasi.

“Ngamen pernah sekali,” kata Putra.

Putra punya pengalaman buruk saat mengamen. Dia ditangkap Satpol PP karena mengamen. Untungnya, Putra tidak sampai dibawa ke Panti Sosial.

“Nggak dibawa. Saya bilang aja ‘Bapak cari makan kan? Saya juga cari makan, Pak’,” kata Putra. Hingga akhirnya Satpol PP melepasnya.

Tetapi setelah itu Putra berhenti mengamen. Dia memutuskan untuk menjual cilok daripada mengamen, meski cukup melelahkan.

“Capek sih, tapi nggak boleh mengeluh,” tuturnya.


(mei/gbr) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kisah Pria Australia yang Masuk Islam Demi Cinta

Liputan6.com, Wagga Wagga – Ketika pria Australia Bogart Lamprey memberitahu keluarganya bahwa dia akan masuk Islam, mereka jelas tak gembira. “Mereka pikir saya akan gabung dengan ISIS,” katanya.

Bogart mengaku keluarganya tidak begitu senang dengan keputusan ini.

Dia menggambarkan keluarganya sebagai tipikal yang sangat merepresentasikan budaya Australia.

Namun alasan di balik keputusan pria berusia 32 tahun ini agak menyentuh hati: dia jatuh cinta pada pujaan hatinya.

Terlepas dari perbedaan latar belakang kultur, pria yang biasa disapa Bo ini, jatuh cinta pada Noora Al Matori, wanita kelahiran Irak tapi dibesarkan di Australia.

Noora dan Bo ketemuan untuk pertama kalinya di sebuah kafe di kota pedalaman Wagga Wagga.

Sejak itu, tekad Bo sudah tak terbendung lagi. Selain pada Noora, Bo juga telah jatuh cinta pada kehidupan dan budaya Noora.

Saat pertemuan pertama tersebut, Bo memang sudah langsung kepincut dengan Noora yang usianya setahun lebih muda.

Saudara Bo sampai bercanda bahwa dia mungkin akan menikahi Noor, dan bagi Bo, itu bukan candaan semata.

“Saya juga sempat menertawakan candaan ini, tapi saya kemudian merasa saya akan menikahinya,” katanya kapada ABC News, dikutip pada Sabtu (16/2/2019).

Selama enam bulan sejak melihat Noora untuk pertama kalinya, Bo bolak-balik ke kafe yang sama dengan harapan bisa melihat Noora lagi.

Dan, kalau bisa menyapanya dan berkenalan.

“Setiap kali datang ke sana, saya tanya wanita tua yang bekerja di situ mengenai Noora,” kata Bogart.

Setelah berusaha beberapa kali, dia pun akhirnya bisa ngobrol dan ngopi bareng, meskipun bagi Noora hubungan itu tak lebih sebagai teman.

“Saya menganggapnya sebagai teman. Saya besar di lingkungan orang Australia. Teman saya banyak. Jadi tak ada masalah dengan hal itu,” kata Noora.

Namun dia mengaku tak pernah membayangkan dirinya akan menikah dengan seseorang yang bukan orang Timur Tengah.


Simak video pilihan berikut:

2 dari 3 halaman

Mendalami Budaya Calon Pasangan

Selama beberapa tahun sejak perkenalan itu, Bogart Lamprey terus mendalami budaya dan kehidupan Noora Al Matori.

Dia tahu bahwa jika ingin hidup bersama Noora, dia harus melakukannya dengan cara tradisional.

“Saya jadi tahu dan memahami agama ini, saya memeluknya, saya belajar Al-Quran setiap malam dan akhirnya masuk Islam,” katanya.

“Lalu saya minta Noora agar menyampaikan ke ayahnya untuk bertemu dan minta restu menikah dengannya. Dan berharap Noora juga mau menikah dengan saya,” papar Bogart lagi.

Sebelumnya dia sebenanrya sudah beberapa kali bertemu dengan keluarga Noora namun hanya sebagai teman. Kali ini situasinya sangat berbeda.

“Saat saya bilang ke ayah bahwa Bo suka saya dan akan datang minta restu, ayah saya memutuskan pergi liburan selama tiga bulan dan menggantung keinginan Bo,” ujar Noora.

“Dia ingin memastikan apakah Bo akan bertahan atau akan pergi,” katanya.

Tapi Bogart tak kemana-mana. Dia malah menghabiskan waktu menjalin hubungan dengan anggota keluarga Noora lainnya.

Ketika akhirnya bertemu dengan ayah Noora, Bo datang bersama keluarganya. Dia pun mendapatkan restu sang calon mertu begitu pula dari calon istrinya.

Kedua keluarga itu pun coba saling memahami budaya dan tradisi masing-masing, terutama ketika hari pernikahan kian dekat.

Bagi Bo, pilihannya sudah jelas, apakah keluarganya mau menerima atau tidak, dia akan lanjut dengan kehidupannya bersama Noora.

“Bagi saya, sangat penting agar keluargaku menghargai Bo sama seperti keluarganya menghargai saya,” ujar Noora.

Mereka pun saling menunjukkan penghormatan pada tradisi masing-masing. Keluarga ini, misalnya, bertemu di perayaan hari Natal atau Idul Fitri.

“Ibunda Bo selalu berusaha menyenangkan kami kita,” ujar Noora.

“Kami mengunjunginya saat Natal dan itu tidak ada salahnya. Hubungan ini saling menghargai dan menghormati,” katanya.

Keluarga Noora sendiri selalu berusaha menyayangi suaminya ini, menganggapnya sebagai keluarga sendiri.

“Sepanjang yang saya rasakan, ibunda Noora sudah jadi ibu kedua saya,” kata Bo.

“Cara mereka memperlakukanku sangat luar biasa,” tambahnya.

3 dari 3 halaman

Menikah…

Bogart Lamprey dan Noora Al Matori kini telah menikah selama hampir empat tahun dan bermukim di Canberra.

Mereka dikaruniai seorang putri, Jamila, yang berusia tiga tahun. Dia dididik sebagai seorang Muslim, tetapi mereka ingin membesarkannya dalam kedua budaya.

Jamila belajar bahasa Arab dan bahasa Inggris.

“Saya dan Bo sama-sama berharap hal yang sama darinya,” kata Noora.

“Jika dia ingin pakai jilbab ketika usianya lebih dewasa, bisa saja. Tapai dia tak mau juga tak apa-apa,” ujarnya.

“Aku hanya ingin dia tumbuh dan menghargai dirinya seperti kami menghargai dia,” ujar Bo.

Bila kelak Jamila bisa sama seperti Noora atau setengahnya pun, Bo mengaku akan pria paling bahagia di dunia.

Polisi Jelaskan Barang Bukti Pengaturan Skor yang Dirusak Joko Driyono

Jakarta – Polisi menetapkan Plt Ketum PSSI Joko Driyono sebagai tersangka dalam kasus pengerusakan barang bukti pengaturan skor sepak bola. Polisi menyebut barang bukti yang dirusak itu berkaitan erat dengan kasus pengaturan skor yang dilaporkan oleh Mantan Manajer Persibara Banjarnegara, Lasmi Indaryani.

“Jadi salah satu barang bukti yang dirusak itu memiliki kaitan erat sama laporannya Bu Lasmi (Lasmi Indaryani), itu nanti akan dikembangkan,” kata Karo Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo saat dihubungi detikcom, Sabtu (16/2/2019) malam.

Dedi mengatakan hal itu juga akan menjadi fokus materi yang didalami Satgas Antimafia Bola kepada Joko Driyono pada pemeriksaan Senin (18/2) mendatang.

“Nanti dalam pemeriksan hari Senin itu salah satu poin atau materi yang didalami oleh satgas,” tambahnya.

Meski demikian, Dedi enggan bicara lebih jauh soal kemungkinan Joko Driyono juga menjadi tersangka dalam laporan Lasmi Indaryani. Dedi mengatakan semua itu tergantung pada pemeriksaan hari Senin yang akan datang.

“Kalau itu nanti tunggu hari Senin. Arah ke situ nanti akan dikuatkan dengan bukti-bukti petunjuk yang dimiliki oleh satgas. Sekarang masih tersangka yang alat buktinya kuat dan cukup itu yang pengrusakan, penghilangan dan pencurian barang bukti,” ujar Dedi saat ditanya status Joko Driyono dalam laporan Lasmi Indaryani.

Selain berkaitan erat dengan laporan Lasmi Indaryani, menurut Dedi, barang bukti yang dirusak merupakan dokumen-dokumen penting. Dokumen itu berisi soal pertandingan di Liga 3 sampai Liga 1, bukti transfer, pengaturan pertandingan hingga pengaturan perangkat pertandingan.

“Itu dokumen-dokumen, dokumen penting pertandingan di liga 3, 2, maupun liga 1, itu dokumen penting itu ada bukti transfer, ada pengaturan pertandingan, ada pengaturan perangkat pertandingan dan sebagainya. Itu akan diaudit terus oleh Satgas,” sebut Dedi.

Sebelumnya, Polri menyebut Joko Driyono sebagai aktor intelektual perusakan bukti kasus dugaan pengaturan skor. Sebelum Joko Driyono, ada 3 orang yang ditetapkan sebagai tersangka perusakan bukti kasus pengaturan skor.

“Dapat diduga sebagai aktor intelektual yang menyuruh dan memerintahkan 3 orang lakukan pencurian dan perusakan police line, masuk rumah tanpa izin, ambil laptop, dokumen dokumen, dan barbuk untuk mengungkap match fixing. Nah ini aktornya intelektualnya saudara Jokdri,” tegas Kabiro Penerangan Masyarakat (Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (16/2/).

Ketiga tersangka perusakan bukti pengaturan skor yakni Musmuliadi, Dani dan Abdul Gofur, memasuki kantor Komdis PSSI yang beralamat di Jalan Rasuna Timur, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan. Padahal kantor tersebut telah disegel petugas dengan garis polisi atau police line.

Ketiga tersangka dalam pemeriksaan Satgas Antimafia Bola mengaku melakukan pengambilan sejumlah dokumen, video rekaman CCTV, ponsel dan laptop karena disuruh seseorang, yang identitasnya belum dapat diungkap ke publik oleh polisi.
(ibh/gbr)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Joko Driyono Tersangka Kasus Pengaturan Skor, Ini Sederet Temuan Polisi

Jakarta – Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono ditetapkan polisi sebagai tersangka kasus dugaan pengaturan skor sepak bola. Dia diduga melakukan perusakan barang bukti kasus pengaturan skor.

Penetapan status tersangka Joko ini pertama kali disampaikan oleh Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombes Argo Yuwono. Dia menyebut status Joko ditingkatkan sebagai tersangka sejak Kamis (14/2).

“Ya (sudah tersangka), sejak Kamis,” ujar Argo saat dikonfirmasi, Jumat (15/2/2019).


Joko dijerat pasal 363 KUHP dan/atau Pasal 265 KUHP dan/atau Pasal 233 KUHP. Pasal-pasal tersebut pada intinya mengenai tindakan pencurian dengan pemberatan atau perusakan barang bukti yang telah terpasang police line.

“Perusakan barang bukti,” ujarnya.

Polisi pun menyatakan telah mengirimkan surat pemanggilan ke Joko. Pemeriksaan rencananya dilakukan Senin (18/2) pekan depan. Berikut sejumlah temuan polisi terkait penetapan Joko sebagai tersangka:

– Penetapan Berawal dari Keterangan 3 Tersangka Sebelumnya

Polisi menetapkan Joko sebagai tersangka dugaan perusakan barang bukti kasus pengaturan skor. Keterangan dugaan keterkaitan Joko dalam perusakan barang bukti itu disebut polisi diperoleh dari keterangan 3 orang tersangka sebelumnya yaitu Muhammad MM alias Dani, Musmuliadi alias Mus, dan Abdul Gofur. Ketiga orang itu mengaku perusakan barang bukti dilakukan atas perintah orang lain.

“Berangkat dari pemeriksaan tiga tersangka tersebut, kemudian dari Satgas Antimafia menemukan ada tersangka baru lagi, karena 3 ini adalah sebagai pelaku. Tentu 3 pelaku itu memiliki aktor intelektual itulah yang dalam proses pemeriksaan satgas menemukan saudara J, atau Jokdri (dan) ditetapkan sebagai tersangka dari hasil gelar perkara,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (16/2/2019).

– Joko Diduga Aktor Intelektual Perusakan Barang Bukti

Polri Joko Driyono sebagai aktor intelektual perusakan bukti kasus dugaan pengaturan skor. Hal itu masih berkaitan dengan dugaan Joko sebagai orang yang memerintah 3 tersangka sebelumnya untuk melakukan perusakan barang bukti.

“Dapat diduga sebagai aktor intelektual yang menyuruh dan memerintahkan 3 orang lakukan pencurian dan perusakan police line, masuk rumah tanpa izin, ambil laptop, dokumen dokumen, dan barbuk untuk mengungkap match fixing. Nah ini aktornya intelektualnya saudara Jokdri (Joko Driyono),” tegas Dedi.

“(Tiga orang tersangka) sebagai pesuruhnya saja. Ada yang sebagai driver pribadi, staf dan OB, itu minggu kemarin ditetapkan tersangka. Jadi TKP yang dirusak sudah disegel sudah di police line, sudah jadi perhatian polisi,” sambungnya.

– Polisi 75 Item Barang Bukti saat Geledah Aparteman Joko

Satgas Antimafia Bola juga menggeledah unit apartemen yang dihuni Joko Driyono di Apartemen Taman Rasuna Tower 9 lantai 18 di Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (14/2) malam. Hasilnya, ada 75 item barang bukti yang disita dan setelah diaudit semakin memperkuat bukti penetapan Joko sebagai tersangka.

“Ada 75 item barbuk (barang bukti) yang berhasil di sita oleh satgas, dari 75 item itu dilakukan audit tambah menguatkan bukti-bukti pendukung dalam rangka menetapkan J sebagai tersangka,” ujar Dedi.

– Jadi Tersangka ke-15 di Kasus Pengaturan Skor

Joko Driyono menjadi tersangka kelima belas dalam kasus dugaan pengaturan skor. Polisi pun masih membuka kemungkinan ada tersangka lainnya di kasus ini.

“Sama Jokdri (Joko Driyono) jadi 15,” ucap Dedi.

“Nanti sangat tergantung hasil pemeriksaan dari satgas dan audit barbuk, kita sudah lakukan penyitaan di beberapa lokasi, kantor PSSI, Komisi Disiplin, dan termasuk di kantor dan kediaman suadara J sendiri, itu akan diaudit terus,” sambungnya.
(haf/fdn)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Membongkar Pertahanan Mafia Bola Lewat Joko Driyono

Liputan6.com, Jakarta – Satgas Antimafia Bola telah menetapkan Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PSSI Joko Driyono sebagai tersangka atas kasus dugaan perusakan dokumen.

Sebelum Joko, polisi sudah lebih dulu menangkap tiga pelaku pencurian dan perusakan barang bukti terkait skandal pengaturan skor di Kantor Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, Jakarta Selatan.

Ketiga tersangka atas nama M Mardani Mogot alias Dani, Musmuliadi alias Mus, dan Abdul Gofur. Mereka memiliki peran berbeda dalam kasus tersebut.

“Ketiganya terkait kasus perusakan. Kemudian pencurian barang bukti di lokasi yang jadi lokasi sasaran penggeledahan Satgas,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Sabtu (16/2/2019).

Usai memeriksa ketiga tersangka, Satgas Antimafia Bola menemukan tersangka baru lagi yang diduga berperan sebagai aktor intelektual perusakan dokumen, yaitu Joko Driyono.

Dedi mengungkapkan Joko diduga berperan menyuruh dan memerintahkan ketiga tersangka merusak sejumlah dokumen.

“Sebagai aktor intelektual untuk menyuruh tiga orang tersebut melakukan pencurian, perusakan police line, masuk tanpa izin. Mengambil laptop, ambil dokumen-dokumen yang terkait masalah barang bukti yang akan digunakan oleh satgas untuk membongkar ‘match fixing’ yang ada di beberapa liga,” papar dia.

Tak berhenti sampai di situ, Satgas Antimafia Bola kini tengah mendalami apakah Joko Driyono terlibat dalam kasus pengaturan skor.

“Dalam rangka membongkar peristiwa pidana match fixing atau pengaturan skor di beberapa pertandingan yang sudah dilaksanakan di Indonesia,” ungkap Dedi.

Oleh sebab itu, Dedi mengatakan Satgas telah melayangkan surat panggilan terhadap Joko untuk diperiksa sebagai tersangka pada Senin 18 Februari 2019 mendatang.

“Senin dimintai keterangan di posko Satgas Antimafia Bola di Polda Metro, pemanggilan pukul 10.00 WIB. Surat sudah dilayangkan ke saudara J,” kata Dedi.

2 dari 4 halaman

Geledah Apartemen

Usai ditetapkan tersangka, Satgas Antimafia Bola langsung bergerak ke apartemen Joko Driyono di Tower 9 Apartemen Taman Rasuna, Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Kamis 15 Februari 2019.

“Satgas lakukan geledah, ditemukan 75 item. Barang bukti memiliki keterkaitan dengan tindak pidananya sebelumnya,” ucap Dedi.

Dedi menyatakan penggeledahan tersebut dilakukan atas dasar laporan polisi nomor: LP/6990/XII/2018/PMJ/Ditreskrimum, tanggal 19 Desember 2018, penetapan Ketua PN Jaksel Nomor: 007/Pen.Gled/2019/PN.Jkt.Sel, dan penetapan Ketua PN Jaksel nomor: 011/Pen.Sit/2019/PN.Jkt.Sel.

Penggeledahan tersebut dilaksanakan oleh tim gabungan dari Satgas Antimafia Bola Polri, penyidik Polda Metro Jaya, dan Inafis Polda Metro Jaya.

“Penggeledahan disaksikan langsung oleh saudara Joko Driyono dan sekuriti apartemen,” tuturnya.

Dalam penggeledahan itu, tim gabungan menyita sejumlah barang dan dokumen berupa sebuah buah laptop merek Apple warna silver beserta charger, sebuah iPad merek Apple warna silver beserta charger, dan dokumen-dokumen terkait pertandingan.

Berikut ini barang-barang pribadi di kediaman Joko Driyono yang disita Satgas Antimafia Bola, yaitu 4 buah bukti transfer (struk), 3 buah handphone warna hitam, 6 buah handphone, 1 bandel dokumen PSSI, 1 buku catatan warna hitam, 1 buku note kecil warna hitam, 2 buah flash disk, 1 bandel surat, 2 lembar cek kwitansi, 1 bandel dokumen dan 1 buah tablet merek Sony warna hitam.

3 dari 4 halaman

Sita Rp 300 Juta

Selain menyita dokumen, Tim Satgas Antimafia Bola juga merampas uang sebesar Rp 300 juta dari tangan Joko Driyono.

“Total Rp300 juta,” kata Ketua Satgas Antimafia Bola Brigjen Hendro Pandowo saat di Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (16/2/2019).

Uang ratusan juta rupiah itu didapat dari penggeledahan yang dilakukan Satgas Antimafia Bola di kediaman Joko di Tower 9 Apartemen Taman Rasuna, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Terkait kemungkinan adanya tersangka lain, Satgas Antimafia Bola akan mempelajarinya terlebih dahulu. Sejumlah barang bukti akan dijadikan petunjuk polisi untuk mengungkap kasus ini.

“Tentunya apakah ada kemungkinan tersangka yang lain, banyak dokumen-dokumen yang sedang kami pelajari. Baik itu adanya aliran dana, bukti-bukti digital yang tentunya perkembangan berikutnya nanti akan disampaikan,” tuturnya.

4 dari 4 halaman

Peran Bandar Judi

Sementara Wakil Ketua Satgas Antimafia Bola, Brigjen Pol Krishna Murti, menyebut adanya keterlibatan bandar judi terkait pengaturan skor yang terjadi pada pertandingan sepak bola di Indonesia.

Khrisna mengatakan informasi tersebut diketahui dari hasil pemeriksaan Vigit Waluyo pemeran utama dalam kasus pengaturan skor di Liga 2 dan salah satu orang penting di PS Mojokerto Putra (PSMP).

“Satu tersangka yang kami periksa menyatakan itu ada dari luar, main. Satu tersangka yang kami periksa menjelaskan detil soal itu saudara VW (Vigit Waluyo),” kata Krishna seperti dikutip dari Antara, Sabtu (16/2/2019) .

Dia menjelaskan keterlibatan bandar judi tidak hanya berlangsung di luar negeri saja, melainkan juga di dalam negeri. Menurut Krishna, di beberapa negara, judi merupakan hal yang biasa di sepak bola.

“Di sepak bola, toto (judi) itu biasa, seluruh dunia. Di Inggris itu ada judi, di luar negeri sah. Di Indonesia tidak ada perjudian itu, yang jadi problem, dia pasang pertandingan yang sudah terlihat statistiknya kemudian berkeinginan taruhannya menang. Itu yang dilakukan pemain judi,” ucapnya.

Polisi Lacak Asal-usul Uang dari Penggeledahan Joko Driyono

Jakarta – Polri menelusuri sumber uang tunai yang ditemukan dari penggeledahan terkait Plt Ketum PSSI Joko Driyono. Joko Driyono ditetapkan sebagai tersangka kasus perusakan bukti terkait pengaturan skor.

“Masih didalami. Sejumlah uang, iPad, laptop, buku tabungan, 9 HP, dokumen, dan lain-lain,” ujar Ketua Satgas Antimafia Bola Brigjen Hendro Pandowo saat dimintai konfirmasi, Sabtu (16/2/2019).

Polri menyebut Plt Ketum PSSI Joko Driyono sebagai aktor intelektual perusakan bukti kasus dugaan pengaturan skor. Sebelum Joko Driyono, ada 3 orang yang ditetapkan sebagai tersangka perusakan bukti kasus pengaturan skor.

“Dapat diduga sebagai aktor intelektual yang menyuruh dan memerintahkan 3 orang lakukan pencurian dan perusakan police line, masuk rumah tanpa izin, ambil laptop, dokumen dokumen, dan barbuk untuk mengungkap match fixing. Nah ini aktornya intelektualnya saudara Jokdri,” tegas Kabiro Penerangan Masyarakat (Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo.

Penelusuran otak di balik perusakan bukti kasus pengaturan skor berdasarkan keterangan tiga orang yang lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka.

Ketiga tersangka perusakan bukti pengaturan skor yakni Musmuliadi, Dani dan Abdul Gofur, memasuki kantor Komdis PSSI yang beralamat di Jalan Rasuna Timur, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan. Padahal kantor tersebut telah disegel petugas dengan garis polisi atau police line.

Polisi menjadwalkan pemeriksaan Joko Driyono sebagai tersangka pada Senin (18/2). Pemeriksaan dijadwalkan digelar pukul 10.00 WIB di Polda Metro Jaya.
(fdn/jbr)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ada Peran Bandar Judi di Kasus Pengaturan Skor?

Liputan6.com, Jakarta – Wakil Ketua Satgas Antimafia Bola, Brigjen Pol Krishna Murti, menyebut adanya keterlibatan bandar judi terkait pengaturan skor yang terjadi pada pertandingan sepak bola di Indonesia.

Khrisna mengatakan informasi tersebut hasil pemeriksaan dari Vigit Waluyo pemeran utama dalam kasus pengaturan skor di Liga 2 dan salah satu orang penting di PS Mojokerto Putra (PSMP).

“Satu tersangka yang kami periksa menyatakan itu ada dari luar, main. Satu tersangka yang kami periksa menjelaskan detil soal itu saudara VW (Vigit Waluyo),” kata Krishna seperti dikutip dari Antara, Sabtu (16/2/2019) .

Dia menjelaskan keterlibatan bandar judi tidak hanya berlangsung di luar negeri saja, melainkan juga di dalam negeri. Menurut Krishna, di beberapa negara, judi merupakan hal yang biasa di sepak bola.

“Di sepak bola, toto (judi) itu biasa, seluruh dunia. Di Inggris itu ada judi, di luar negeri sah. Di Indonesia tidak ada perjudian itu, yang jadi problem, dia pasang pertandingan yang sudah terlihat statistiknya kemudian berkeinginan taruhannya menang. Itu yang dilakukan pemain judi,” ucapnya.

Sementara itu, Krishna enggan menjawab ketika disinggung mengenai ada atau tidaknya penetapan Pelaksan tugas (Plt) Ketua Umum PSSI Joko Driyono sebagai tersangka dengan pernyataan Vigit Waluyo.

“Belum bisa disampaikan,” kata Krishna.

2 dari 2 halaman

Vigit Waluyo Tersangka

Tim Satgas Mafia Bola menetapkan Vigit Waluyo menjadi tersangka pada Senin (14/1/2019. Vigit diduga sebagai otak pengaturan skor.

“Kasus dari pada perkara antara yang dilaporkan, Pak Vigit Waluyo, VW pada malam ini sudah menjadi tersangka,” kata Ketua Tim Media Satgas Anti Mafia Bola, Kombes Pol Prabowo Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, Senin 14 Januari 2019 malam.

Argo menuturkan, penetapan tersangka tersebut berdasarkan gelar perkara. “Tim melakukan gelar perkara, mekanisme gelar sudah menaikkan tersangka VW menjadi tersangka,” ujar dia.

“(Vigit) Menjadi tersangka dalam kasus PSMP Mojokerto,” pungkas Argo.

Tim Satuan Tugas (Satgas) Anti Mafia Bola hingga kini masih terus mengusut kasus pengaturan skor di liga sepak bola Indonesia.


Saksikan video pilihan berikut ini:


Inspirator Pelestarian Lingkungan, Pemkot Bitung Resmikan Monumen Alfred Russel Wallace   

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah Kota Bitung beserta segenap elemen masyarakat pencinta lingkungan, menyelenggarakan kegiatan perayaan 100th Natuurmonument Goenoeng Tangkoko Batoeangoes pada tanggal 20 – 21 Februari 2019, bertempat di lapangan Singkanaung – Kampung wisata Batuputih. Kegiatan perayaan dikemas dalam berbagai kegiatan tontonan yang penuh tuntunan yang terdiri dari Workshop masyarakat & Komunitas, Talkshow, Pameran dan Konser Musik Alam.

Kegiatan talkshow akan menampilkan narasumber ahli diantaranya : Harry Hisler – UK; Dou Van Hoang – Vietnam ; Khouni Lomban Rawung dan Rahmi Handayani yang akan mengupas terkait pendekatan kampanye dan pelestarian lingkungan hidup melalui berbagai perspektif yang berbeda.

Kegiatan pameran akan melibatkan 24 komunitas lingkungan dan pariwisata yang bersama sama akan melandasi pengembangan kampung wisata Batuputih sebagai kampung wisata berbasis konservasi. Musisi Nugie dan Tanita bersama The early bird, lamp of bottle, jarank pulang dan 4play akan menyajikan konser alam yang mengajak seluruh pengunjung menghargai dan merawat alam melalui alunan musik.

Sebagai puncak kegiatan, akan diresmikan monumen Alfred Russel Wallace sebagai sosok inspirator dalam gerakan pemuliaan lingkungan bertempat di dalam Taman Wisata Alam Batuputih dan Batuangus. Monumen ini juga sekaligus menjadi simbol keunikan satwa endemik di Sulawesi serta menjadi peringatan bahwa mengkonsumsi satwa liar asli secara berlebihan bisa berujung pada kepunahan. Pada acara ini akan dihadir bapak Paul Smith OBE, Country Director British Councill Indonesia sebagai perwakilan negara sahabat.

Kota Bitung merasa bangga karena sejak kunjungan Wallace hingga hari ini, Batuputih mampu menarik para ilmuwan dan pelajar dari seluruh belahan dunia untukmempelajari keunikan dan kekayaan serta keanekaragaman hayati Sulawesi Utara di Tangkoko. Kehadiran monumen ini diharapkan dapat melindungi dan menghormati warisan alam kita sampai ke generasi yang akan datang.

Walikota Bitung, Max Lomban menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melanjutkan keteladanan para pendahulu dalam menjaga dan melestarikan lingkungan, namun juga turut mendorong percepatan pembangunan pariwisata di kawasan Batuputih. Akan turut diluncurkan paket wisata “Jelajah Tangkoko” sebagai paket unggulan bagi para wisatawan untuk dapat menjelajahi keunikan alam dan budaya di kawasan Tangkoko.

Hutan Tangkoko-Batuangus

Hutan Tangkoko-Batuangus, merupakan salah satu hutan konservasi tertua di Indonesia yang ditetapkan melalui surat keputusan Gubernur Jendral Hindia Belanda pada tahun 21 Februari 1919. Pada tanggal 24 Desember 1981, kementrian pertanian Republik Indonesia merubah status Cagar Alam Gunung Tangkoko Batuangus seluas 1.250 Ha menjadi Taman Wisata Alam Batuputih (615 Ha) dan TWA Batuangus (635 Ha).

Sesuai dengan penetapan awalnya, tujuan pengelolaan kawasan ini adalah untuk perlindungan dan pelestarian satwa endemik, dan kegiatan wisata. Dalam perkembangannya, cagar alam Gunung Tangkoko-Batuangus mengalami perubahan berdasarkan SK Mentri Kehutanan RI No SK/1826/Menhut-VIII/KUH/2014 tentang penetapan kawasan hutan pada kelompok hutan Dua saudara seluas 8.5045.07 Ha. Kawasan ini terdiri dari Cagar Alam Dua Saudara (7.247,46 Ha) TWA Batu putih (649 ha), TWA Batuangus ( 648.57 Ha)

Terlepas dari penamaan yang berganti, dunia tetap mengenal kawasan TANGKOKO sebagai salah satu laboratorium hidup dengan tempat keragaman ekologi yang menawan. Adalah Alfred Russel Wallace, seorang naturalis berkebangsaan Inggris yang memulai perjalanan dan pengamatannya dengan meneliti fauna di kepulauan Indonesia bagian timur. Hasil pengamatannya dituliskan dalam sebuah buku bertajuk “THE MALAY ARCHIPILAGO”. Sebuah buku yang menginspirasi jutaan generasi setelahnya tentang kekayaan biogeografi untuk sekelompok pulau yang dipisahkan oleh selat yang dalam yang memisahkan lempeng ASIA dan AUSTRALIA”.

Sepak Terjang Alfred Russel Wallace

Alfred Russel Wallace dikenal sebagai penemu teori evolusi melalui seleksi alam dan membuat tulisan bersama Charles Darwin yang membahas subjek tersebut. Beliau dianggap sebagai “Bapak dari Biogeografi”- sebuah studi mengenai distribusi secara geografi dari flora dan fauna.

Alfred Russel Wallace yang lahir pada 8 Januari 1823 dan meninggal pada 7 November 1913) adalah seorang naturalis, ahli biologi, penjelajah, geografer dan antropolog dari Britania Raya. Ia paling dikenal akan pemahamannya tentang teori evolusi melalui seleksi alam. Tulisannya yang membahas tentang subjek tersebut diterbitkan bersamaan dengan beberapa tulisan Charles Darwin pada tahun 1858. Hal ini mendorong Darwin untuk mempublikasikan gagasannya sendiri dalam bukunya yang berjudul “Origin of Species”(Asal Usul Spesies).

Wallace banyak melakukan penelitian lapangan, pertama-tama di lembah Sungai Amazon dan kemudian di Kepulauan Melayu (Nusantara),termasuk Celebes (Sulawesi). Observasinya yang tajam menyoroti keunikan dari biogeografi Sulawesi.

Di Indonesia, Wallace mengidentifikasi pembagian flora dan fauna yang sekarang dikenal dengan istilah Garis Wallace. Garis tak kasat mata ini melintang melewati di antara Bali dan Lombok ke arah utara di antara Borneo dan Sulawesi. Garis Wallace membagi kepulauan Indonesia menjadi dua bagian flora dan fauna yang berbeda, bagian barat terdiri dari fauna yang berasal dari Asia (primata, macan, harimau, gajah, badak, dsb) dan bagian timur terdiri dari fauna asal Australia (kakaktua, perkici, cendrawasih, marsupial, dsb).

Garis Wallace dan batasan biogeografi antara Papua dan Maluku kini didefinisikan sebagai area ekologis yang dikenal sebagai Wallacea. Wallacea dideskripsikan sebagai zona dengan persilangan flora dan fauna yang unik antara Asia dan Australia. Zona ini terdiri dari Sulawesi dan Kepulauan Maluku bagian utara, dan Kepulauan Nusa Tenggara bagian selatan.

Sekarang ini, zona tersebut dianggap sebagai salah satu dari titik dengan keanekaragaman hayati yang terkaya di dunia, dimana spesies baru yang bahkan belum pernah ditemukan oleh peneliti sebelumnya masih bermunculan sampai hari ini. Dalam sejarah taksonomi, penamaan spesies hewan berdasarkan nama Wallace jumlahnya lebih banyak jika dibandingkan dengan nama-nama yang lain.

Wallace melakukan perjalanan ke wilayah Minahasa dari bulan Juni sampai September 1859. Ia mengunjungi Batu putih selama seminggu pada pertengahan September tahun 1859 untuk mencari spesimen Maleo – burung endemik Sulawesi – sebagai bahan koleksi di museum sejarah alam di Inggris. Populasi Maleo di Batuputih sekarang sudah punah karena telur-telur mereka diambil oleh masyarakat untuk dikonsumsisecara berlebihan. Namun sampai saat ini sebagian masyarakat masih mengingat tempat bersarang Maleo yang terletak di sepanjang garis pantai ini di masa lampau.

Wallace mencatat bahwa masyarakat setempat biasanya berjalan sejauh 50 km untuk mengumpulkan telur Maleo di Batuputih, sebuah desa nelayan yang didirikan oleh warga keturunan Kepulauan Sangihe-Talaud. Burung Maleo, termasuk sarang dan telur mereka, kini sudah dilindungi hukum Republik Indonesia.

35 tahun setelah kunjungan Wallace, seorang Belanda ahli botani Dr. Sijfert Koorders melakukan survei di hutan Minahasa secara ekstensif pada tahun 1894-1895,tetapi ia sendiri tidak sempat mejelajahi Tangoko. Beliau sudah mempelajari publikasi dari Wallace dan mereka berdua surat-menyurat menggenai beberapa hal. Koorders juga sempat memberi nama sekelompok pohon di Sulawesi Wallaceodendron, sebagai tanda untuk menghormati Wallace. Dr. Koorders menjabat sebaga iketua Perkumpulan Perlindungan Alam Hindia Belanda (Nederlandsch-Indische Vereeniging tot Natuurbescherming), yang mengusulkan beberapa kawasan konservasidi Jawa, Sumatera, Sulawesi, Maluku dan Papua. Meskipun Koorders tidak pernah survei hutannya sendiri, “Goenung Tongkoko-Batoeangoes” di resmikan oleh pemerintah Hindia Belanda sebagai cagar alam pada 1919 karena memiliki “nilai ilmiah” berdasarkan flora dan fauna (Anoa, Babirusa dan Maleo).

Wallace sangat terpukau dengan Sulawesi karena keunikan formasi geologinya yang terbagi atas dua kawasan ekologi. Berdasarkan penelitiannya terhadap burung, serangga, mamalia, tumbuhan dan biota lainnya, ia bisa menjelaskan secara detail mengenai apa yang disebutnya sebagai “anomali dan eksentriknya sejarah alam di Sulawesi” Kata beliau, Sulawesi merupakan “..pulau yang kaya akan makhluk yang khas, banyak keistimewaan dan keindahan… sejumlah fauna disini begitu luar biasa dan tidak ada duanya di belahan dunia yang lain”

Sulawesi adalah satu-satunya wilayah di Asia yang mempunyai baik primata (seperti ragam spesies tarsius dan macaca) dan marsupial (seperti ragam spesies kuse kerdil dan kuskus beruang). Kita bisa melihat apa yang menjadi inspirasi di balik konsep biogeografi Wallace dan evolusi dari seleksi alam: “Maka dari itu, Sulawesi menunjukkan kepada kita bukti nyata mengenai pentingnya kita mempelajari distribusi geografis fauna.”


(*)

Jelang Debat Soal Pangan: Prabowo ‘Gerakan Emas’, Jokowi ‘Manusia Unggul’

Jakarta – Salah satu tema yang akan diangkat di Debat Capres kedua Pilpres 2019 adalah soal pangan. Lantas seperti apa program andalan yang dimiliki kedua capres ini?

Sejak Pilpres 2014 lalu, Prabowo Subianto memiliki program pemberian susu kepada anak-anak yang diberi nama ‘Revolusi Putih’. Di Pilpres 2019 ini, program tersebut berganti nama menjadi ‘Generasi Emas’ yang fokusnya melebar tidak hanya pemberian susu kepada anak.

“Gerakan Emas itu gerakan emak-emak dan anak minum susu. Jadi orientasinya pada penyediaan protein buat anak dan ibu miskin ya, karena ada tantangan serius buat masa depan Indonesia yaitu stunting growth itu,” ungkap Koordinator Juru Bicara Prabowo-Sandiaga Uno, Dahnil Anzhar Simanjuntak, (17/10/2018).

Orientasi dari Gerakan Emas bukan hanya sekedar meminum susu, tapi kecukupan protein bagi anak. Program ini nantinya akan melibatkan masyarakat sehingga menjadi gerakan bersama. Gerakan Emas juga ditujukan terhadap sang ibu dan adanya keterlibatan masyarakat dalam penyediaan protein tersebut.
“Beliau ingin menjadi gerakan baik pada saat beliau menjadi presiden atau sebelum beliau menjadi presiden, beliau ingin dorong semua komponen masyarakat, untuk terlibat dalam menyiapkan kecukupan protein bagi keluarga-keluarga yang tidak,” tutur Dahnil.

Dari program ini, diharapkan muncul hubungan keluarga angkat. Bagi mereka yang mampu, akan bisa membantu masyarakat dari kalangan yang kesulitan. Gerakan Emas juga akan diperluas menjadi sebuah kebijakan utama dalam pemerintahan Prabowo-Sandi jika terpilih pada Pilpres 2019 mendatang.

“Kalau dulu koperasi itu ada bapak angkat, nah sekarang bahkan nanti ada keluarga, relawan-relawan yang berasal dari orang-orang mampu, mampu secara intelektual, mampu secara keuangan itu juga bisa menjadi saudara yang memberikan edukasi. Jadi basis kita gerakan ini kan sudah dimulai oleh Pak Prabowo melalui partainya tapi akan diperluas menjadi suatu gerakan yang melibatkan seluruh komponen masyarakat,” kata Dahnil.

“Menjadi salah satu kebijakan utama untuk mengatasi stunting growth, dan masalah sosial yang lainnya. Jadi tahapannya gitu. Awalnya revolusi putih berhenti pada susu, kemudian menjadi gerakan gotong royong, saling bersaudara, kemudian ketika Pak Prabowo jadi presiden akan jadi kebijakan,” sambung Ketum PP Pemuda Muhammadiyah itu.

Program Prabowo-Sandiaga ini mendapat kritik dari kubu Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Alasannya, penyediaan susu memerlukan impor dan belum tentu cocok bagi semua orang mengingat demografi warga Indonesia yang cukup beragam.

Terkait isu stunting, Jokowi disebut lebih mengutamakan local wisdom. Tak hanya susu, masyarakat akan diajak untuk mengkonsumsi makanan penuh protein yang sesuai dengan masing-masing daerah.

“Kalau kita mengedepankan local wisdom. Mereka yang tinggalnya dekat laut kita dorong untuk makan ikan, ada yang mungkin kacang-kacangan, potensi alam kita begitu besar. Kalau susu, selain mahal belum tentu cocok bagi semua orang,” kata Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf Amin.

Jokowi-Ma’ruf menyorongkan program ‘Manusia Indonesia Unggul’. Dalam proses pembentukan generasi emas nanti, TKN Jokowi-Ma’ruf Amin menilai tidak cukup hanya sekedar fokus pada asupan.

“Di tim Jokowi-Ma’ruf ini bahwa gerakan membangun manusia Indonesia yang unggul, unggul itu harus komprehensif. Tidak boleh hanya satu bagian saja mulai dari kita harus memperhatikan dan fokus bagaimana mengurangi stunting, gagal tumbuh, ini salah satu yang kita lakukan,” sebut Karding.

“Penting untuk mempercepat memberikan jaminan gizi sejak dalam kandungan. Pola asuh keluarga harus kita perbaiki, memperbaiki fasilitas air bersih, sanitasi, dan lingkungan yang mendukung tumbuh-kembang anak. Di samping itu, reformasi kesehatan kita perlu diperbaiki,” sambung politikus PKB itu.

Program Manusia Unggul ini tak hanya berfokus pada masalah asupan semata. Jokowi-Ma’ruf juga mementingkan program promotif dan preventif agar masyarakat di Indonesia mau hidup dalam lingkungan yang sehat. Fasilitas yang memadai dinilai menjadi salah satu unsur untuk membentuk manusia unggul.

“Percepatan pemerataan infrastruktur dasar, apa sanitasi, kemudian rumah tangga yang sehat, memiliki jamban, warga miskin juga harus dijamin. Aksesnya ke seluruh pelosok urusan kesehatan, seperti KIS. Pemerataan fasilitas dan pemerataan pelayanan kesehatan baik di daerah tertinggal terdepan, dan terluar. Kalau kita kasih makan, asupan saja, tapi sistem kesehatan nggak dipikirkan, ya nggak bisa,” tutur Karding.

Debat Pilpres 2019 kedua akan diselenggarakan pada hari Minggu, 17 Februari 2019. Debat ini mengusung tema lingkungan hidup, infrastruktur, energi, pangan, dan sumber daya alam. Hanya capres yang akan mengikuti debat kedua tersebut.

Ikuti perkembangan Pemilu 2019 hanya di sini.
(elz/fdn)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>