Lebih dari 70.000 Orang Tewas Akibat Berlanjutnya Perang Saudara di Yaman

Liputan6.com, Sana’a – Menurut hasil statistik terbaru yang dirilis oleh oleh Proyek Data Peristiwa Konflik Bersenjata dan Lokasi (ACLED) pada hari Kamis, sebanyak lebih dari 70.000 orang tewas dalam perang saudara yang terus berkecamuk di Yaman.

Laporan tersebut termasuk mencakup sekitar 10.000 orang yang tewas dalam lima bulan terakhir, demikian sebagaimana dikutip dari Al Jazeera pada Sabtu (20/4/2019).

“Pertempuran mematikan berlanjut di seluruh Yaman, dan telah meningkat di beberapa provinsi utama seperti Taiz dan Hajjah,” kata ACLED dalam sebuah pernyataan.

Tetapi keseluruhan korban jiwa cenderung turun tahun ini karena proses perdamaian di Yaman yang didukung PBB, tambahnya.

Penurunan jumlah kematian “paling signifikan” terjadi di Hodeidah, tempat di mana pemerintah Yaman –yang diakui secara internasional– dan pemberontak Houthi menyatakan gencatan senjata, menyusul perundingan di ibukota Swedia, Stockholm, Desember lalu.

Pihak-pihak yang bertikai juga sepakat untuk menarik pasukan dari kota pelabuhan tersebut, yang merupakan titik masuk utama bagi 70 persen impor dan bantuan kemanusiaan ke Yaman.

Namun, Dewan Keamanan PBB dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, menyatakan “keprihatinan besar” bahwa perjanjian tersebut belum dilaksanakan.

Penarikan pasukan dari kedua belah pihak dijadwalkan telah selesai pada 7 Januari, tetapi terhenti karena perbedaan pendapat tentang siapa yang akan mengendalikan Hodeidah.

Pelaku Pembunuhan Jenazah Dalam Karung Masih Saudara Korban

Liputan6.com, Pandeglang – Tersangka S, pelaku pembunuhan dua jenazah dalam karung, masih memiliki ikatan saudara dengan salah satu korban.

“Inisial S adalah masih Keluarga dari korban SGP,” kata AKBP Indra Lutrianto, Kapolres Pandeglang, Minggu (14/4/2019).

Penemuan dua jenazah dalam karung menggegerkan warga Banten benerapa hari lalu. Dari enam terduga pelaku, baru dua tersangka yang ditangkap, yakni B dan S.

Tersangka B ditangkap di daerah Merak, Kota Cilegon, Banten. Sementara tersangka S ditangkap di Jakarta. Menurut Indra, motif ekonomi menjadi latar belakang pelaku tega membunuh korban. Indra mengungkapkan, ada dugaan kuat pelaku ingin memiliki kapal speed boat milik koban. 

“B dan S orang ini ikut dari awal, ketika para korban dan tersangka ikut pertemuan di daerah Binuangeun,” ungkapnya.

Jenazah AH, warga Kabupaten Lebak, Banten, ditemukan di Pantai Karibea pada Minggu, 7 April 2019, bersama batu yang digunakan sebagai pemberat.

Jenazah kedua dalam karung berinisial SGP, ditemukan di Sungai Cisekeut, Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, pada Rabu, 10 April 2019.

Dua Pelaku yang ikut melakukan pembunuhan dua jenazah dalam karung berperan membuang jenazah AH Dan SGP dari atas kapal.

“Perannya, dari keterangan tersangka, hanya membantu membuang mayat tersebut. Mereka tidak dibayar,” jelasnya.

Atas perbuatan itu, para pelaku dijerat Pasal 340 KUHP, tentang pembunuhan berencana dan diancam hukuman penjara seumur hidup.

Simak juga video pilihan berikut ini:

Warga dihebohkan dengan penemuan mayat dalam karung di Pandeglang, Banten.

Prabowo: Saya Melihat Sorot Mata Saudara Ingin Ada Perubahan

Sementara saat kampanye, Prabowo Subianto dipeluk seorang emak-emak saat melakukan kampanye di Nusa Tenggara Barat di lapangan Karang Pule, Mataram, Selasa, (26/3/2019).

Pada mulanya, Prabowo menyampaikan komitmennya untuk menurunkan tarif listrik dan menurunkan harga sembako di 100 hari pertamanya. Prabowo juga memastikan pemerintah akan menjamin kesejahteraan petani dan nelayan.

“Saya tanya kepada para ahli, bisa turunkan harga listrik? Mereka jawab bisa dalam 100 hari pertama. Harga daging, harga sembako bisa turun. Nelayan, petani, guru honorer, kita jamin kesejahteraannya,” kata Prabowo.

Prabowo menegaskan, perjuangan untuk mewujudkan Indonesia adil makmur membutuhkan kerjasama seluruh komponen anak bangsa. Pada 17 April nanti, Prabowo berharap setiap masyarakat yang miliki hak pilih untuk menggunaan hak pilihnya.

“Satu keputusan dalam bererapa menit di depan kotak suara akan tentukan nasib Indonesia lima tahun ke depan. Kalau lima tahun salah urus lagi gimana kita perbaiki fasilitas pesantren, gimana anak muda bisa dapat kerja? 17 April satu tindakanmu akan menentukan Indonesia bangkit atau Indonesia bubar saudara-saudara,” kata Prabowo.

Di tengah pidato itu, ada seorang emak-emak berkerudung hijau naik ke atas panggung. Emak-emak itu langsung memeluk Prabowo dan membisikkan pesan agar mantan Komandan Jenderal Kopassus itu tetap teguh dan sabar dalam berjuang.

“Ibu tadi pesan ‘selalu tegar dan berani dalam membela rakyat’. Insha Allah saya akan berikan yang terbaik. Saya akan kembalikan kekayaan Indonesia agar dinikmati rakyat. Seluruh jiwa, raga, tenaga, fikiran, segalanya akan saya persembahkan kepada bangsa dan rakyat,” ucap Prabowo.

Reporter: Muhammad Genantan Saputra

Sumber: Merdeka

Orang-Orang yang Bisa jadi Pendonor Sumsum Tulang Belakang, Selain Saudara

Liputan6.com, Jakarta Kabar baik menghampiri Ani Yudhoyono yang telah hampir sebulan menjalani pengobatan kanker darah di National University Hospital, Singapura. Istri Susilo Bambang Yudhoyono itu dikabarkan telah mendapat pendonor sumsum tulang belakang untuk melancarkan pengobatannya.

Transplantasi sumsum tulang belakang atau sel punca (stem cell) adalah tindakan penting bagi pengobatan pasien kanker darah tipe leukemia, limfoma, atau myeloma.

Dengan transplantasi sumsum tulang belakang atau sel punca, pasien kanker darah bisa menjalani kemoterapi dosis tinggi serta pengobatan lainnya. Pasien bisa mendapat transplantasi melalui sel puncanya sendiri (autologous transplant) atau dengan sel punca dari donor yang pas (allogeneic transplant).

Lalu, siapa sajakah yang bisa menjadi pendonor sumsum tulang belakang?

Bila ingin menjadi pendonor bagi pasien kanker darah, Anda harus punya sel punca yang cocok dengan pasien tersebut. Perlu tes darah untuk melihatnya. Para staf laboratorium akan melihat permukaan sel darah Anda lalu membandingkannya dengan sel darah pasien yang memerlukan transplantasi.

Pemeriksaan ini diperlukan karena masing-masing orang memiliki set protein berbeda-beda pada permukaan sel darahnya. Protein HLA dan antigen histokompatibilitas yang diteliti di laboratorium. Hasil tes tersebut akan menunjukkan seberapa besar kecocokan HLA pada pendonor maupun calon penerima donor.



2 dari 2 halaman

Saudara Kandung

Melansir laman Cancerresearchuk, saudara kandung cenderung menjadi donor yang paling cocok. Kemungkinannya 1 banding 4 sel-sel saudara kandung sangat cocok. Transplantasi dari donor yang berasal dari saudara kandung ini disebut matched related donor (MRD). Kecil kemungkinan saudara lain dalam keluarga yang memiliki kecocokan sebagai donor.

Bila Anda dan pasien yang akan menerima donor hanya memiliki 50 persen kecocokan, transplantasi sumsum tulang belakang atau sel punca masih tetap bisa dilakukan. Ini disebut haploidentical transplant.

Menurut National Marrow Donor Program, hanya 30 persen pasien yang bisa mendapatkan donor dari anggota keluarga yang benar-benar memiliki sel yang cocok. Jadi, transplantasi haploidentikal memang cenderung lebih mudah ditemukan diantara anggota keluarga besar, mengutip dari laman Medicalexpress.

Pasien kanker juga bisa mendapat donor dari anggota keluarga yang bukan saudara kandung. Ini disebut sebagai matched unrelated donor. Biasanya perlu banyak orang untuk dites tipe jaringan selnya untuk mendapatkan donor macam ini.

AHY Sampaikan Rekomendasi PD untuk Presiden Mendatang Malam Ini

Jakarta – Komandan Kogasma Pemenangan Pemilu Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan menyampaikan pidato politiknya malam ini. Pidato AHY mengangkat tema ‘Rekomendasi Partai Demokrat kepada Presiden Indonesia Mendatang’.

Pidato politik AHY akan disampaikan di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2019) pukul 19.30 WIB. Pidato ini disampaikan AHY menyusul mandat yang diberikan Ketum PD sekaligus ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Teman-teman yang baik, Insyaallah, malam ini saya akan menyampaikan pidato politik dengan judul ‘Rekomendasi Partai Demokrat kepada Presiden Indonesia Mendatang’. Live di @tvonenews pukul 19.30-20.00 WIB. Terima kasih, dan semoga berkenan menyaksikan. Salam, AHY,” ujar AHY lewat akun Twitter @AgusYudhoyono.
Mandat itu sebelumnya disampaikan SBY karena tidak bisa ikut terlibat dalam masa kampanye hingga hari pencoblosan, 17 April 2019. SBY harus mendampingi sang istri, Ani Yudhoyono yang tengah menjalani perawatan medis di Singapura karena mengidap kanker.
Melalui secarik surat, AHY diberi tugas memimpin pemenangan Pemilu PD. Sedangkan anak kedua SBY, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) mengatur keseimbangan pelaksanaan tugas kedewanan, dengan tugas kampanye para anggota DPR RI dari PD.

“Secara nasional komandan Kogasma, saudara AHY bertanggung jawab dan bertugas melaksanakan kampanye pemenangan Pemilu 2019,” ujar SBY melalui surat yang dibacakan oleh Sekjen PD Hinca Panjaitan di kantor DPP PD, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (28/2).
(dkp/elz)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Gara-gara Nomor KTP Direktur Chen Tertukar

Chen pun akhirnya dipaksa sore hari itu juga harus datang ke Kantor Disnakertrans. Dia akhirnya datang membawa dokumen-dokumen ketenagakerjaan ditemani seorang warga negara China bernama A Wei. A Wei sudah lama di Indonesia dan menetap di Surabaya, Jawa Timur. Ia juga memiliki peternakan ayam petelur di Cianjur dengan bendera perusahaan PT Saudara Makmur.

Rupanya, setelah dicek, IMTA yang dimiliki Chen berlaku di perusahaan A Wei. Di PT Saudara Makmur itu pula, Chen punya jabatan sebagai direktur keuangan. “Iya benar, Pak, dia direktur keuangan saya,” kata A Wei seperti ditirukan Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Cianjur, Ricky Ardi Hikmat, saat pertemuan di kantor Disnakertrans, itu.

Yang mengejutkan juga, saat Chen menyerahkan akta perusahaan peternakan di Cibokor, Chen bukanlah tenaga kerja, melainkan pemilik peternakan. Jabatannya direktur utama  PT Indah Tunggal Alami, yang membuka peternakan itu sejak 2017. Di bawah Chen, ada beberapa direktur yang semuanya warga negara China. Chen pemilik saham mayoritas di perusahaan tersebut.

“Ternyata dia itu direktur utama sekaligus pemegang saham. Dia sih pegang IMTA, tapi bukan di posisi perusahaan yang sedang kita lakukan pembinaan. Jadi dia itu menunjukkan IMTA, tapi IMTA di perusahaan lain (PT Saudara Makmur). Sama, peternakan juga, tapi beda perusahaan,” ujar Ricky.

Dari hasil pemeriksaan, kata Ricky, dokumen berupa IMTA itu tidak ada masalah karena semua dokumen sesuai dengan yang dipersyaratkan. IMTA milik Chen juga masih berlaku. Hanya sempat terjadi miskomunikasi saja lantaran Chen tidak lancar Bahasa Indonesia sehingga dilakukan klarifikasi. “Makanya kita bingung kok yang ramai malah urusan e-KTP. Dan banyak yang mempertanyakan soal e-KTP Chen ke kami,” jelas Ricky.

Warganet memang ramai mengecek NIK e-KTP milik Chen di sistem Komisi Pemilihan Umum. Nah, ternyata NIK tersebut muncul atas nama Bahar, warga Kelurahan Sayang, Cianjur. Bahar, 47 tahun, yang kesehariannya berdagang bakso keliling, pun bingung namanya muncul di aplikasi KPU dengan NIK milik WNA. “Saya tinggal di sini sejak 1996, tidak ada masalah soal NIK. Baru kali ini saja ada perbedaan. Baru tahu setelah dikabari ketua RT pagi tadi,” begitu kata Bahar, Selasa, 26 Februari 2019.

Bahar bilang selama ini tak ada kendala dalam partisipasi pencoblosan pemilu. Namun, untuk tahun ini, dia sedikit heran karena mendadak NIK-nya berubah di DPT. “Katanya jadi nama China, ya, saya nggak tahu apa-apa. Sebelumnya, nyoblos Pilgub (Jawa Barat) juga nggak ada masalah. Baru kali ini saja tiba-tiba ramai, katanya NIK-nya dipakai orang asing,” ujar Bahar.

Jejak Tudingan Mobil Camry yang Bikin Mahfud Polisikan Kakek Kampret

Jakarta – Mahfud Md mempolisikan akun twitter Kakak Kampret @KakekKampret_ soal tuduhan mobil Camry. Mantan Ketua MK menilai cuitan Kakek Kampret sudah bentuk fitnah, bukan kritik lagi.

Kasus bermula saat @KakekKampret_ membuat cuitan dengan dimention ke @Mohmahfudmd, pada 27 Februari 2019, yaitu:

Saudara mahfud @mohmahfudmd apa bener Mobil Camry punya anda Plat B 1 MMD adalah setoran dari pengusaha besi kerawang ex cabub PDIP. Jika bener atas dasar apa pemberian itu kakek sekedar bertanya (ditambah dua emoticon tertawa-red)

Cuitan itu tidak digubris. Lalu @KakekKampret_ kembali mencuit:

Saudara mahfud @mohmahfudmd kenapa anda ga jawab pertanyaan kakek ini. Apa bener Toyota Camry B 1 MMD dari pengusan besi karawang, mantan ex cabub karawang dari PDIP..? saudar mahpud jawab lah (ditambah dua emotical tertawa-red)

Mahfud Md tidak terima dituduh hal demikian dan melaporkan ke Polres Klaten.

“Laporan terkait hoaks yang menyangkut saya. Dan ini bagi saya yang begini-begini ini tidak bisa dibiarin. Kalau diskusi publik tidak masalah tapi kalau menyangkut harkat pribadi harus diselesaikan lewat polisi,” kata Mahfud Md di Polres Klaten, Jumat (1/3/2019).

Usai melapor, Mahfud Md menjelaskan asal-usul mobilnya.

“Saya beli mobil itu tahun 2013, tiga hari sebelum saya pensiun dari MK, karena mobil saya akan ditarik oleh negara. Saya tarik uang saya untuk membeli mobil cash. Kenapa dikaitkan dengan pilbup yang terjadi tahun 2015, tidak ada hubungannya,” ujar dia.

Lalu Mahfud kembali bercuit di Twitter menjawab banyak pertanyaan warganet.

Sudah lapor, giliran Kakek untuk menyelesaikan sendiri. Saya akan ikuti terus

Tidak berapa lama, akun @raffie aqmal mengomentari sikap Mahfud Md, yaitu:

Zaman SBY paling aman bagi rakyat Indonesia. Zaman sekarang cuma bertanya saja d laporin dan yang laporinnya pendukung petahana langsung diproses. Jikalah yang laporin kubu oposisi walaupun itu penghinaan dan penyebar hoax, pastilah MANGKRAK..! Di sini saya belajar bahwa rezim ini… (ejaan sudah disesuaikan-red).

Mendapati komentar di atas, Mahfud Md mencoba menjelaskan yaitu pelaporannya tidak terkait pemilu.

Bung Raffie, ini tak ada kaitannya dengan Pemilu. Ini soal tudingan secara insinuatif bahwa saya pernah menerima setoran mobil dari seseorang. Saya tak tahu dan tak ingin tahu, dia itu pendukung siapa. Cuitannya sampai dua kali dengan sangat insinuatif (ejaan sudah disesuaikan-red).

Wakil Ketua MPR Zaenal Maarif pernah digelandang ke pengadilan karena pengaduan Pak SBY. Eggy Sujana juga dihukum setelah diadukan. Masak, dibilang tak ada (Zaman SBY tidak ada pelaporan-red). Hukum tetaplah hukum. Setiap hari saya dikritik oleh banyak akun tapi tak pernah saya laporkan karena hanya beda pendapat. Kalau memfitnah, beda.

Akun Ahmad Rohiman @kangimanow memention dengan simpati:

Saya turut sedih pak atas fitnah itu…

Mahfud lalu menjawab:

Mas Rohimin, tiap hr sy dpt banyak kritik terbuka ka ka. Tp sy tak pernah mengadu. Yg Kakek Kampret ini beda, dia memfitnah dan nyebar hoax. Tak bisalah dia mengelak dgn alasan hanya “bertanya”. Bertanya, kok lewat fitnah terbuka? Kalau betul bertanya, kan bisa lewat DM Twitter.

(asp/tor)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Amien Rais Ikut Aksi FUI di Depan KPU, Naik di Atas Mobil Komando

Jakarta – Aksi massa dari Forum Umat Islam (FUI) di depan kantor KPU dihadiri Amien Rais. Tokoh dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu langsung disambut massa.

Pantauan di depan kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2019), Amien Rais tiba pukul 14.25 WIB. Peserta aksi menyambut hangat kedatangan Amin Raies dengan teriakan takbir.

Sejumlah peserta aksi mengajaknya berfoto dan bersalaman. Amien Rais kemudian diajak ke atas mobil komando.

Amien Rais mengenakan baju kemeja kotak-kotak dan bertopi. Tidak lama kemudian dia naik ke atas mobil komando.

Selain Amien Rais, di atas mobil komando ada sekitar 10 orang dari FUI. Mereka mengenakan baju putih-putih.

“Saudara sekalian, hadir di tengah-tengah kita, guru besar kita Bapak Drs H Amien Rais,” kata orator.

“Aksi ini aksi damai, untuk mengingatkan kepada KPU agar pemilu 2019 tidak ada kecurangan-kecurangan,” kata orator lagi.

Aksi dari FUI ini bertujuan untuk mengawal Pemilu 2019 agar berjalan aman dan lancar. Selain massa FUI, hadir juga massa dari ‘Jaga Indonesia’.

Saat ini, Jalan Imam Bonjol di depan KPU sudah ditutup. Sementara arus lalu lintas di sekitar kantor KPU ramai lancar.

(mei/hri)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Mahfud Md Polisikan Akun Twitter KakekKampret yang Sebut Mobilnya Hasil Suap

Klaten – Mahfud Md melaporkan akun twitter @KakekKampret_ ke Polres Klaten. Mahfud merasa dihina atas tuduhan menerima suap sebuah mobil Toyota Camry.

Dalam cuitannya, akun itu menanyakan apakah mobil Camry bernomor polisi B 11 MMD milik Mahfud adalah hasil setoran dari seorang pengusaha besi di Karawang. Pengusaha itu disebut merupakan calon bupati dari PDI Perjuangan.

Meski cuitan itu berbentuk pertanyaan, Mahfud menilai hal itu adalah hinaan baginya. Hal itu dia anggap merupakan pelanggaran UU Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

“Dalam kalimat itu bertanya, tapi ini nistaan. Sama dengan saya bertanya kamu berzina dengan ibumu apa benar? Itu kenistaan meskipun pertanyaan. Mengapa tidak berzina dengan mertuamu saja? Itu kan hinaan,” ujar Mahfud usai melaporkan kasus di Mapolres Klaten, Jumat (1/3/2019).
Saat mengetahui cuitan itu, Mahfud hanya memberi tanda like. Sebenarnya dia masih berharap pemilik akun meralatnya.

“Malah ditambahin tadi malam, sekitar jam tujuh atau jam enam muncul lagi. (Dia bilang) ‘Saudara Mahfud kenapa tidak dijawab’. Kurang ajar ini,” kata dia.

Dalam perjalanan menuju Polres Klaten, Mahfud juga sempat menggunggah beberapa cuitan yang mengatakan dia akan melaporkan akun itu ke polisi. Akun tersebut kemudian sudah nonaktif.

“Kalau anda ikut follower saya, Anda tahu saya dikritik hampir setiap hari tapi saya diam. Tapi ini hinaan, kalau kaya gini ini terkait harga diri saya. Saya itu pejuang antikorupsi,masa saya menerima setoran begitu,” pungkasnya.
(bai/sip)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Cerita Mistis Keris Berjalan dari Tanah Jawa hingga ke Serambi Makkah

Liputan6.com, Aceh – Keris tua itu tak pernah sekalipun dimandikan lazimnya ritual yang sering dilakukan kepada benda-benda pusaka sejenisnya. Ia hanya diikat kawat dan ditutupi kaca seukuran panjang dan lebar keris tersebut di dalam sebuah tiang beton.

Benda pusaka itu tak pernah disentuh. Dibiarkan begitu saja. Seolah mengambang di antara tiang-tiang beton lain yang ada di sekelilingnya. Jika hari sepi, aura magis bisa begitu kental dirasakan bagi yang datang ke tempat keris itu berada.

Banyak kabar burung beredar tentang keris tersebut, yang sebagian besar tidak bisa diterima akal sehat. Ada yang bilang keris itu datang sendiri mengikuti seorang ulama saat datang dari tanah Jawa ke Aceh.

Menurut kabar, yang menguasai keris itu disebut-sebut terpana dengan kealiman sang ulama, lalu mengikutinya hingga ke tanah kelahiran sang ulama tersebut.

Cerita lain mengatakan, keris itu masih memiliki silsilah pemilik yang masih bertautan darah dengan si ulama. Makanya, tak heran jika keris itu mengikuti keturunan pemiliknya terdahulu yang berhak menjadi ahli waris.

“Dia ikut Abu. Keris itu ikut saat Abu Peuleukueng pulang dari Jawa,” kata Masykur, saat berbincang dengan Liputan6.com, di sebuah warung kopi di Nagan Raya, beberapa waktu lalu.


2 dari 3 halaman

Sang Pemilik Keris

Jika berkunjung ke Masjid Jamik Abu Habib Muda Seunagan Peuleukueng di Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, Anda akan melihat keris itu ditambat pada tiang utama masjid.

Tiang tempat keris itu berada dicat kuning sepia bergaris hijau dikelilingi tiang lainnya yang berwarna putih.

Abu Peuleukueng atau sang ulama yang konon diikuti oleh keris tadi yang menaruh benda pusaka itu di tiang masjid.

Selain cerita di atas, terdapat kisah lain ikhwal asal muasal keris itu. Tim Liputan6.com menjajakinya lewat sejumlah literasi dan wawancara dengan keturunan Abu Habib Muda.

Abu Peuleukueng atau Abu Habib Muda Seunagan adalah seorang ulama yang juga Republiken sejati. Ia punya jasa mempertahankan lndonesia yang saat itu baru saja dikumpulkan bak puzzle setelah lepas dari cengkeram kolonialis-fasis, dari unsur-unsur yang membahayakan kesatuan RI.

Salah satu yang ditentangnya adalah upaya DI/TII melalui masinisnya Daud Beureueh, yang ingin pisah dari RI lalu membentuk negara sendiri berasaskan Islam sebagai tumpuannya.

Saat itu, pertumpahan darah antara kelompok Abu Habib Muda dengan Daud Beureueuh yang notabene saudara sebangsa tak terelakkan.

Sukarno, Sang Presiden pun terkagum oleh nasionalisme yang ditunjukkan oleh Abu Habib Muda.

Sang ulama itu digadang-gadang berperan dalam mempertahankan perdamaian dan kedamaian Aceh. Lebih luas Indonesia pada masa awal berdirinya. Ia pun diundang ke istana sebagai tamu negara.

Setelah bertemu Sukarno, Abu Habib Muda Seunagan minta diantar ke Masjid Demak. Menurut dia, salah satu tiang masjid itu dibangun oleh pendahulunya bernama Said Athaf.

3 dari 3 halaman

Asal Keris

Sebagai catatan, Masjid Demak dibangun pada masa pemerintahan Raden Patah, Sultan I Demak, pada 1481 Masehi. Pembangunan dilakukan bersama para wali, sehingga masjid ini dikenal sebagai Masjid Wali. Masjid Demak menjadi saksi sejarah kebesaran agama Islam dan juga Kesultanan Demak.

Sementara, beberapa literasi menyebut Said Athaf memiliki nasab dengan Nabi Muhammad, melalui Raden Fatah hingga ke Ja’far As-siddiq selaku keturunan cucu Nabi Muhammad, yakni Husein.

Selanjutnya, setiba di Masjid Demak, Abu Habib Muda tidak langsung masuk ke dalam masjid. Namun, terlebih dahulu ia mengitari masjid dengan mengucapkan tasbih sebanyak tujuh kali.

Di dalam masjid, ia menyaksikan satu tiang yang tampak berbeda dengan tiang lainnya. Tiang inilah yang dibangun oleh Said Athaf dari serbuk kayu sisa pembuatan tiang masjid tiga temannya.

Konon, keris tersebut berada di Masjid Demak dan mengikuti Abu Habib Muda saat pulang. Namun, ada juga yang mengatakan kalau pengurus masjid memberikannya kepada Abu Habib Muda sebagai cendera mata.

Terlepas benar tidaknya rumor mengenai keris tersebut, sosok Abu Habib Muda Seunagan memang cukup fenomenal di Aceh. Ia dengan tarekat Syattariahnya cukup mengemuka di Aceh.

Pengikutnya pun tak tanggung-tanggung. Jumlah mereka ribuan. Tersebar di seluruh Aceh, dengan pusatnya Nagan Raya.

Ulama bernama asli Habib Muhammad Yeddin bin Habib Muhammad Yasin ini wafat 14 Juni 1972. Dia dimakamkan di kompleks masjid yang dibangunnya, di tempat keris tersebut berada.


Simak video pilihan berikut ini: