Satu Keluarga di Sumsel Bisnis Narkoba dari Balik Penjara

Liputan6.com, Palembang – Jaringan peredaran narkoba kembali terungkap di Sumatera Selatan (Sumsel), kali ini dilakoni oleh beberapa tersangka yang merupakan satu keluarga. Mereka pun dengan leluasa menjalani bisnis haram ini dari balik penjara.

Terungkapnya pengedaran narkoba dari informasi warga, yang melaporkan adanya transaksi narkoba di SPBU Alang-Alang Lebar (AAL), Kelurahan AAL Kecamatan AAL Palembang Sumsel, pada hari Kamis (29/11/2018) sekitar pukul 14.00 WIB.

Tim yang dipimpin oleh AKP Ayup Diponegoro Azhari melihat ada tiga orang mencurigakan. Dimana salah satunya menerima bungkusan plastik berwarna kuning.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, anggota polisi langsung mengamankan ketiga orang tersebut yaitu, FR (31) dan MDK (41), warga Kabupaten Muara Enim serta BMB (31) warga Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Sumsel.

Polisi terpaksa menembak kaki FR dan BMB, karena berusaha melarikan diri. Dari tangan mereka, polisi mengamankan 1 buah kotak susu yang berisi 2 bungkus narkoba jenis sabu seberat 2 Kilogram dan 5 bungkus plastik berisi pil ekstasi sebanyak 500 butir.

“BMB menerima barang dan ternyata narkoba itu milik EN, yang merupakan mertua FR,” ujarnya saat menggelar Pers Rilis di depan Mapolda Sumsel, Senin (3/12/2018).

Pada hari Sabtu (1/12/2018), tim Ditreskrimnarkoba dipimpin oleh Wakil Direktur (Wadir) AKBP Amazona Pelamonia menangkap EN, sekitar pukul 17.00 WIB di Jalan Anggrek Talang Petani, Kota Prabumulih Sumsel.

EN mengaku masih menyimpan sabu yang diletakkannya di bawah tiang listrik dekat rumahnya, di Desa Modong Kabupaten Muara Enim.

Setelah dicek, narkoba tersebut disimpan di dalam karung putih yang berisi tiga bungkus sabu seberat 3 Kg dan empat toples permen berisi 26 paket sabu seberat 2,6 Kg.

“Ini sindikat satu keluarga di Sumsel, sama dengan kasus sebelumnya yang mengajak anak dibawah umur. Jaringan ini adalah sistem kepercayaan, komunikasi melalui telepon genggam dan orang di lapas yang mengendalikan barang ini,” ujarnya. 

Simak juga video pilihan berikut ini:

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *