AC Milan Kalahkan Sassuolo, Gattuso: Kami Bisa Lebih Baik

Liputan6.com, Milan – AC Milan menang tipis 1-0 atas Sassuolo dalam lanjutan Liga Italia, Minggu (3/3/2019) dini hari WIB. Meskipun menang, Pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso ternyata menganggap penampilan pasukannya mengecewakan.

“Saya menanggapi poisitif hasil melawan Empoli, Lazio, dan Sassuolo. Tetapi kami harus lebih baik,” ujar Gattuso seperti dilansir Football Italia.

AC Milan menjamu Sassuolo dengan kekuatan penuh termasuk bomber Krzyzstof Piatek di lini depan. Namun Rossoneri -AC Milan- ternyata dibuat tumpul oleh permainan Sassuolo.

Satu gol kemenangan AC Milan justru hadir lewat gol bunuh diri Pol Lirola di menit 35. AC Milan pun meraih tiga poin pada pekan ke-26 Liga Italia.

“Kami kepayahan menghadapi tim yang terorganisir dengan baik, bertahan dengan baik, tetapi kami bisa lebih baik ketika sedang memegang bola,” kata Gattuso.

2 dari 3 halaman

Jangan Jemawa

Lebih lanjut, Gattuso juga meminta para pemainnya tidak besar kepala menanggapi keberhasilan meraih empat kemenangan dalam lima laga terakhir. Pasalnya, Gattuso menilai kemenangan itu bukan berarti AC Milan tampil maksimal.

“Kami masih menjalani periode yang kurang positif dalam dua pekan terakhir, tetapi posisi kami masih kuat. Penting bagi para pemain, fans dan media tidak besar kepala karena penampilan ini tidak terlalu bagus,” ujar Gattuso mengakhiri.

3 dari 3 halaman

Lima Laga Terakhir AC Milan

AC Milan 3-0 Cagliari

Atalanta 1-3 AC Milan

AC Milan 3-0 Empoli

Lazio 0-0 AC Milan

AC Milan 1-0 Sassuolo

Hasil Liga Italia: Kalahkan Sassuolo, Milan Lompati Inter

MilanAC Milan berhasil naik ke posisi tiga untuk menggeser Inter Milan. Upaya itu didapat setelah mengalahkan Sassuolo 1-0.

Gol kemenangan Milan di San Siro, Minggu (3/3/2019) dinihari WIB, datang lewat bunuh diri bek kanan Sassuolo, Pol Lirola, di babak pertama.

Rossoneri punya kesempatan besar untuk memperbesar keunggulan di babak kedua. Hal itu setelah kiper Andrea Consigli diganjar kartu merah langsung.

Milan banyak membuang peluang di babak kedua. Alhasil, tak ada gol tambahan yang tercipta.

Kemenangan ini membuat Milan naik ke posisi tiga dengan 48 poin. Inter tergeser ke posisi empat dengan 47 poin setelah kalah 1-2 dari Cagliari.

Jalannya Pertandingan

Milan langsung tancap gas di awal-awal laga. Serangan dilancarkan lewat Ricardo Rodriguez dan Hakan Calhanoglu, namun masih belum membuahkan hasil.

Krzysztof Piatek melepas tembakan di menit ke-10 dari tepi kotak penalti. Bola dengan mudah ditangkap oleh Andrea Consligli.

Sassuolo perlahan bisa mengambil kendali permainan. Ancaman ke gawang Milan datang lewat umpan silang Pol Lirola yang berhasil disambar Filip Duricic, namun laju bola berhasil ditepis oleh Gianluigi Donnarumma di menit ke-21.

Milan gantian mengancam di menit ke-27. Lucas Paqueta, yang sudah ada di depan gawang gagal menyambar umpan silang dengan sempurna.

Rossoneri berhasil unggul 1-0 lebih dulu di menit ke-35. Pol Lirola mencetak gol bunuh diri setelah gagal mengantisipasi bola dari sepak pojok Milan.

Sassuolo sempat mencetak gol balasan di menit ke-43 lewat Jeremie Boga. Gol itu dianulir wasit setelah Boga dinyatakan lebih dulu dalam posisi offside. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Tim tamu coba mengambil kendali permainan di 10 menit pertama babak kedua. Namun, belum ada usaha Sassuolo yang memberi ancaman berarti ke gawang Milan.

Upaya Sassuolo semakin sulit setelah kiper Consigli diganjar kartu merah langsung setelah menarik Piatek, yang sudah melewati kiper pada posisi satu lawan satu di menit ke-66. Hukuman tersebut sempat ditinjau lebih dulu lewat VAR.

Unggul jumlah pemain bikin Milan lebih leluasa melancarkan serangan. Calhanoglu mendapat peluang emas di menit ke-76, namun bola tembakannya masih melebar dari gawang.

Milan gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Tak ada gol tambahan yang tercipta hingga laga tuntas.

Susunan Pemain:

AC Milan: G Donnarumma; Calabria, Musacchio, Romagnoli, Rodriguez; Kessie, Bakayoko (Biglia 56), Paqueta (Castillejo 73), Suso, Piatek (Cutrone 83), Calhanoglu.

Sassuolo: Consigli; Lirola, Demiral, Ferrari, Peluso; Locatelli (Bourabia 63), Sensi, Magnanelli (Pegolo 68); Berardi, Djuricic (Matri 73), Boga.

(ran/raw)

Serie A: Data dan Fakta AC Milan vs Sassuolo

Liputan6.com, Jakarta – AC Milan coba bertahan di zona Liga Champions dengan menaklukkan Sassuolo pada lanjutan Serie A, Minggu (3/3/2019) dini hari WIB. Inilah sejumlah data dan fakta partai di San Siro ini.

* Pada pertemuan pertama di Serie A musim ini, AC Milan menang 4-1 di kandang Sassuolo. Gol-gol Milan dicetak oleh Franck Kessie, Samu Castillejo dan Suso (2). Gol Sassuolo dicetak oleh Filip Djuricic.

* Dalam laga kandangnya melawan Sassuolo di Serie A musim lalu, AC Milan ditahan imbang 1-1. Tertinggal oleh gol Matteo Politano menit 75, AC Milan menyamakan kedudukan lewat Nikola Kalinic menit 86.

* AC Milan tak terkalahkan dalam lima laga terakhirnya melawan Sassuolo di Serie A (M4 S1 K0).

* Suso telah mencetak tiga gol dalam tujuh penampilan melawan Sassuolo di Serie A.

* Domenico Berardi telah mencetak delapan gol dalam sembilan penampilan melawan AC Milan di Serie A, lebih banyak daripada melawan tim-tim lainnya.

* Krzysztof Piatek sudah membobol gawang Sassuolo di Serie A musim ini, yakni ketika masih memperkuat Genoa dan kalah 3-5 di kandang Sassuolo pada 3 September 2018. Dalam laga itu, Piatek mencetak dua gol untuk Genoa.

* Rekor Gennaro Gattuso vs Sassuolo M1 S1 K0.

* Rekor Gennaro Gattuso vs Roberto De Zerbi: M2 S2 K1.

* Rekor Roberto De Zerbi vs AC Milan: M1 S1 K2.

2 dari 3 halaman

Statistik AC Milan

* AC Milan tak terkalahkan dalam delapan laga terakhirnya di semua kompetisi (M5 S3 K0).

* AC Milan selalu menang dan selalu mencetak tiga gol dalam tiga laga terakhirnya di Serie A: 3-0 vs Cagliari (kandang), 3-1 vs Atalanta (tandang), 3-0 vs Empoli (kandang).

* AC Milan selalu clean sheet dalam tiga laga kandang terakhirnya di Serie A.

* Gol terbanyak untuk AC Milan di Serie A 2018/19 sejauh ini: Krzysztof Piatek, Suso (masing-masing 5).

* Assist terbanyak untuk AC Milan di Serie A 2018/19 sejauh ini: Suso (8).

3 dari 3 halaman

Statistik Sassuolo

* Sassuolo tanpa kemenangan dalam empat laga terakhirnya di Serie A (M0 S2 K2).

* Sassuolo hanya menang sekali dalam sembilan laga terakhirnya di Serie A (M1 S4 K4).

* Sassuolo tanpa kemenangan dalam empat laga tandang terakhirnya di Serie A: kalah 1-3 vs AS Roma, seri 0-0 vs Inter Milan, 1-1 vs Genoa, kalah 0-3 vs Empoli.

* Sassuolo hanya mengumpulkan 13 poin dari 12 laga tandang yang sudah mereka mainkan di Serie A musim ini (M3 S4 K5), mencetak 12 gol dan kebobolan 15 gol.

* Gol terbanyak untuk Sassuolo di Serie A 2018/19 sejauh ini: Khouma Babacar (6).

* Assist terbanyak untuk Sassuolo di Serie A 2018/19 sejauh ini: Domenico Berardi, Alfred Duncan, Manuel Locatelli, Pol Lirola (masing-masing 3).


Sumber: Bola.net

AC Milan Terima Kabar Baik Jelang Hadapi Sassuolo

Liputan6.com, Turin – AC Milan mendapat kabar gembira terkait kondisi Franck Kessie. Cedera gelandang asal Pantai Gading tersebut tidak terlalu serius.

Kessie gagal menyelesaikan pertandingan saat AC Milan ditahan Lazio pada leg pertama semifinal Coppa Italia, Selasa (26/2/2019).

Pemain berusia 22 tahun itu mengalami nyeri di lutut. Partisipasinya pada duel melawan Sassuolo di Serie A, Sabtu (2/3/2019), pun diragukan.

“Dia tidak bisa berlari dan minta diganti,” kata pelatih AC Milan Gennaro Gattuso, dilansir situs resmi AC Milan.

Namun, perkembangan lain menunjukkan kondisi Kessie tidak serius. Dia diganti pada pertandingan versus Lazio sebagai langkah pencegahan.

2 dari 3 halaman

Siap Tampil

Lutut Kessie dilaporkan hanya bengkak dan tidak mengalami masalah otot. Mantan pemain Atalanta tersebut siap membantu I Rossoneri mengalahkan Sassuolo.

Kontribusinya dibutuhkan karena AC Milan tengah berusaha mengamankan posisi di zona Liga Champions. Saat ini mereka menempati peringkat empat klasemen dengan perolehan 45 poin, unggul satu nilai atas pesaing terdekat AS Roma.

3 dari 3 halaman

Peran Kessie

Kessie merupakan pilihan pertama Gattuso pada musim ini. Dia tampil di 23 laga Serie A dan hanya melewatkan dua pertandingan akibat sanksi disiplin.

AC Milan Imbang Lawan Lazio, Gattuso Sebut Langkah Mundur

Liputan6.com, Jakarta – AC Milan bermain imbang tanpa gol saat lawan Lazio di laga pertama semifinal Coppa Italia, Selasa (26/2) atau Rabu dini hari WIB, di Stadion Olimpico.

Situasi ini sama seperti dua pertandingan semifinal musim lalu, ketika itu AC Milan dan Lazio bermain imbang 0-0. Dan, musim lalu hasil akhir harus diputuskan melalui adu penalti.Untuk pertama kalinya di starting XI, Krzysztof Piatek gagal menemukan gawangnya untuk Rossoneri.

Usai pertandingan, pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso, mengakui kecewa dengan hasil itu. Ia menyebut langkah mundur dalam hal kualitas.

“Itu adalah langkah mundur dalam hal kualitas permainan, tapi kami tahu itu akan diputuskan lebih dari 180 menit,” kata sang pelatih AC Milan kepada Rai Sport.

2 dari 3 halaman

Lakukan Kesalahan

Gattuso juiga mengakui AC Milan menghadapi tim yang selalu mendorong empat atau lima pemain ke depan. Untungnya, AC Milan melakukan dengan sangat baik di lini pertahanan.

“Sayangnya, kami membuat banyak kesalahan di sepertiga akhir dan tidak memberikan pelayanan kepada Piatek,” kata Gattuso.

3 dari 3 halaman

Belum Terkalahkan

Dengan hasil ini, AC Milan tetap tak terkalahkan dalam sembilan pertandingan. Dan, pada Sabtu nanti mereka akan menghadapi pertandingan lawan Sassuolo di San Siro..

“Penghargaannya untuk tim. Saya beruntung menemukan sekelompok pemain muda yang percaya pada pekerjaan dan mempercayai kami. Saya hanya fokus untuk bekerja dan mendapatkan yang terbaik dari mereka.”

Jadwal Liga Italia Pekan Ke-26: Sengitnya Derby Ibukota, Lazio vs AS Roma

Liputan6.com, Jakarta – Jadwal Liga Italia memasuki pekan ke-26, akhir pekan nanti. Giornata pekan ini akan dibuka dengan laga Cagliari melawan Inter Milan, dilanjutkan dengan pertandingan Empoli melawan Parma.

Di Jadwal Liga Italia pekan ke-26, AC Milan yang tengah dalam performa apik akan menerima tamunya Sassuolo pada lanjutan pertandingan Liga Italia pekan ke-26, Minggu dini hari.

Krzysztof Piatek kemungkinan masih dipercaya oleh Gennaro Gatuso untuk menjadi mesin gol I Rossoneri pada pertandingan nanti.

Sementara itu, partai panas akan tersaji di Ibukota Italia. Kali ini Lazio akan menjadi tuan rumah dan lawan yang akan dihadapi adalah rival sekota mereka AS Roma.

Kubu tuan rumah harus disibukan terlebih dahulu dengan partai semifinal Coppa Italia melawan AC Milan malam nanti. Ini merupakan pekan yang cukup melelahkan bagi tim asuhan Simone Inzaghi, karena mereka sudah ditunggu rival mereka, AS Roma pada, Minggu (3/3) di Satdion Olimpico.

Berikut selengkapnya jadwal Liga Italia pekan ke-26.

2 dari 3 halaman

Jadwal Liga Italia Pekan Ke-26

Sabtu, 2 Maret

02.30 WIB  Cagliari vs Inter Milan

21.00 WIB  Empoli vs Parma

Minggu, 3 Maret

00.00 WIB  AC Milan vs Sassuolo

02.30 WIB  Lazio vs AS Roma

18.30 WIB  Torino vs Chievo

21.00 WIB  Udinese vs Bologna

21.00 WIB  Genoa vs Fronsinone

21.00 WIB  SPAL vs Sampdoria


3 dari 3 halaman

Jadwal Liga Italia Pekan Ke-26

Senin, 4 Maret

00.00 WIB  Atalanta vs Fiorentina

02.30 WIB  Napoli vs Juventus

Serie A: Data dan Fakta Bologna vs Juventus

Liputan6.com, Jakarta – Pimpinan klasemen Juventus bertamu ke markas penghuni zona degradasi Bologna pada giornata 25 Serie A 2018/19, Minggu (24/2/2019). Inilah sejumlah data dan fakta pertandingan di Stadio Renato Dall’Ara ini.

* Pada pertemuan pertama di Serie A musim ini, Juventus mengalahkan Bologna 2-0 di Turin lewat gol-gol Paulo Dybala dan Blaise Matuidi.

* Musim ini, Bologna dan Juventus juga bertemu di babak 16 besar Coppa Italia. Juventus menekuk Bologna 2-0 di Renato Dall’Ara melalui gol-gol Federico Bernardeschi dan Moise Kean.

* Dalam laga tandangnya melawan Bologna di Serie A musim lalu, Juventus menang 3-0 lewat gol-gol Miralem Pjanic, Mario Mandzukic dan Blaise Matuidi.

* Juventus selalu menang dan selalu mencetak minimal dua gol dalam enam laga terakhirnya melawan Bologna di semua kompetisi.

* Juventus meraih clean sheet dalam lima dari enam laga tandang terakhirnya melawan Bologna di semua kompetisi.

* Sepanjang karier kepelatihannya, Sinisa Mihajlovic baru pernah menang sekali melawan Juventus (M1 S5 K9). Kemenangan itu dia raih bersama Catania dengan skor 2-1 di Turin, di Serie A 2009/10.

2 dari 3 halaman

Statistik Bologna

* Bologna baru meraih tiga kemenangan dalam 24 pertandingan di Serie A musim ini (M3 S9 K12), hanya mencetak 19 gol dan sudah kebobolan 37 gol.

* Dalam tiga pertandingan sejak dilatih Sinisa Mihajlovic, yang diangkat menggantikan Filippo Inzaghi, Bologna menang 1-0 di kandang Inter Milan, imbang 1-1 menjamu Genoa, lalu kalah 1-2 saat main tandang melawan AS Roma.

* Kemenangan tandang 1-0 atas Inter adalah satu-satunya kemenangan Bologna dalam 17 laga terakhirnya di Serie A (M1 S8 K8).

* Bologna tanpa kemenangan dalam tujuh laga kandang terakhirnya di Serie A (M0 S4 K3).

* Bologna hanya mencetak satu gol dalam lima laga kandang terakhirnya di Serie A.

* Gol terbanyak untuk Bologna di Serie A 2018/19 sejauh ini: Federico Santander (6).

* Assist terbanyak untuk Bologna di Serie A 2018/19 sejauh ini: Erick Pulgar, Federico Santander, Mattias Svanberg, Riccardo Orsolini, Rodrigo Palacio (masing-masing 2).

3 dari 3 halaman

Statistik Juventus

* Juventus belum terkalahkan di Serie A musim ini (M21 S3 K0), sudah mencetak 52 gol dan baru kebobolan 15 gol.

* Produktivitas gol Juventus (52) adalah yang terbaik di Serie A 2018/19 sejauh ini. Angka kebobolannya adalah yang terendah.

* Juventus menang dua kali dan dua kalah dua kali dalam lima laga terakhirnya di semua kompetisi (M2 S1 K2). Dua kekalahan itu semuanya mereka dapatkan di kandang lawan, yakni 0-3 vs Atalanta di perempat final Coppa Italia dam 0-2 vs Atletico Madrid di babak 16 besar Liga Champions leg pertama.

* Juventus selalu menang tanpa kebobolan dalam dua laga terakhirnya di Serie A: 3-0 vs Sassuolo (tandang), 3-0 vs Frosinone (kandang).

* Juventus selalu mencetak tiga gol dalam tiga laga terakhirnya di Serie A.

* Juventus selalu mencetak minimal dua gol dalam tujuh laga terakhirnya di Serie A.

* Cristiano Ronaldo selalu menyumbang gol dan atau assist dalam empat penampilan terakhirnya untuk Juventus di Serie A (5 gol, 3 assist).

* Gol terbanyak untuk Juventus di Serie A 2018/19 sejauh ini: Cristiano Ronaldo (19).

* Assist terbanyak untuk Juventus di Serie A 2018/19 sejauh ini: Cristiano Ronaldo (8).


Sumber: Bola.net

Mesin Gol AC Milan: Pujian Untukku Terlalu Berlebihan

Liputan6.com, Milan – Krzysztof Piatek muncul sebagai bintang baru AC Milan sejak diboyong dari Genoa. Striker asal Polandia itu telah mencetak enam gol dari lima kesempatan bermain.

Tak ayal, pujian demi pujian pun melayang kepada sosok berusia 23 tahun tersebut. Namun Piatek merasa, pujian kepadanya berlebihan.

“Jika saya punya kualitas yang disebutkan media, saya akan menjadi pemain terbaik sepanjang sejarah. Menurut saya, beberapa media terlalu berlebihan,” ujar Piatek seperti dilansir Goal.

Kedatangan Piatek ke San Siro bagai oase bagi Rossoneri -julukan AC Milan– yang selama ini kering akan striker-striker berkelas sejak kepergian Zlatan Ibrahimovic di musim 2012.

Sejak Ibra pergi, AC Milan memang kedatangan nama-nama seperti Fernando Torres dan Gonzalo Higuain. Namun keduanya gagal menjadi tumpuan di lini depan.

2 dari 3 halaman

Kembalikan Kejayaan AC Milan

Fans AC Milan pun berharap Piatek bisa muncul sebagai andalan di lini depan bersama dengan Patrick Cutrone. Harapan ini sejalan dengan cita-cita Piatek untuk AC Milan.

“Saya harap AC Milan kembali ke era kejayaan berkat saya, dan satu hari, saya akan benar-benar layak masuk buku sejarah,” kata Piatek.

“Saya puas dengan gol-gol saya, bukan kepada fakta bahwa saya ada di depan koran,” ujar Piatek mengakhiri.

3 dari 3 halaman

Lima Pertandingan AC Milan Berikutnya

AC Milan vs Empoli

Lazio vs AC Milan

AC Milan vs Sassuolo

Chievo vs AC Milan

AC Milan vs Inter Milan

Jadwal Liga Italia Akhir Pekan Ini: Geliat AC Milan

Liputan6.com,Jakarta – Jadwal Liga Italia akhir pekan ini bakal menjadi ajang bagi AC Milan untuk meneruskan geliat kebangkitan mereka. Hingga pekan ke-24, Milan terus bangkit dan mematri posisi empat besar.

Saat ini, AC Milan bahkan bisa terus memperbaiki posisi mereka. Berdasarkan Jadwal Liga Italia pekan ke-25, Milan bakal jumpa dengan Empoli.

Sejak kekalahan dari Fiorentina pada 22 Desember tahun lalu, Milan belum lagi menuai kekalahan di Liga Italia. Rinciannya lima kali menang dan dua kali imbang.

Jadwal Liga Italia pun masih memberikan kesempatan bagi AC Milan untuk bangkit. Saat ini, mereka hanya terpaut 4 poin dari Inter Milan.

Inter pada jadwal Liga Italia pekan ini harus menghadapi lawan berat Fiorentina. Ada peluang poin mereka bisa kembali didekati AC Milan.

2 dari 3 halaman

Jadwal Liga Italia

Sabtu, 23 Februari

02.30 WIB AC Milan vs Empoli

21.00 WIB Torino vs Atalanta

Minggu, 24 Februari

02.30 WIB Frosinone vs AS Roma

18.30 WIB Sampdoria vs Cagliari

21.00 WIB Chievo vs Genoa

21.00 WIB Bologna vs Juventus

21.00 WIB Sassuolo vs SPAL

3 dari 3 halaman

Senin

Senin, 25 Februari

00.00 WIB Parma vs Napoli

02.30 WIB Fiorentina vs Inter Milan

Prediksi Atletico Madrid Vs Juventus: Bongkar Pertahanan

Madrid- Atletico Madrid bakal melawan Juventus pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Wanda Metropolitano, Kamis (21/2/2019). Duel ini bakal jadi ajang pembuktian tim mana yang lebih kuat dalam bertahan.

Soalnya, kedua tim selama ini dikenal memiliki pertahanan solid dan tak mudah diruntuhkan.Namun Juventus, yang mulai musim ini diperkuat Cristiano Ronaldo, punya kekuatan ofensif yang lebih baik daripada Los Colchoneros.

Di La Liga 2018-2019 sejauh ini, pertahanan Atletico adalah yang terkuat dibandingkan lawan-lawannya. Pasukan Diego Simeone baru kebobolan 17 gol dalam 24 pertandingan. Sementara itu, Juventus merupakan tim dengan produktivitas gol tertinggi (52) sekaligus angka kebobolan terendah (15) di Serie A hingga pekan ke-24.

Atletico sedikit kesulitan di fase grup. Mereka mencetak sembilan gol dan kebobolan enam dalam enam pertandingan untuk finis sebagai runner-up Grup A di bawah Borussia Dortmund.

Juventus juga mencetak sembilan gol di fase grup, tapi anak-anak asuh Massimiliano Allegri hanya kebobolan empat, dan lolos ke babak 16 besar sebagai juara Grup H.

Atletico dan Juventus baru pernah berhadapan dua kali, yakni di fase grup Liga Champions 2014/15. Atletico, yang waktu itu masih diperkuat Mario Mandzukic, menang 1-0 lewat gol tunggal Arda Turan di kandang sendiri dan imbang 0-0 di Italia.

Di liga akhir pekan kemarin, setelah menelan dua kekalahan beruntun lawan Real Betis dan Real Madrid, Atletico menang 1-0 lewat gol tunggal Antoine Griezmann atas tuan rumah Rayo Vallecano. Itu adalah golnya yang ke-130 untuk Atletico, membawa dia menyalip Fernando Torres sebagai pencetak gol terbanyak ke-5 dalam sejarah Atletico.

Griezmann, yang mencetak sepuluh gol dalam 11 penampilan terakhirnya, bakal jadi salah satu tumpuan Atletico untuk coba meraih hasil terbaik melawan La Vecchia Signora. Namun Griezmann tak sendirian. Dia bakal berpartner dengan eks Juventus yang baru bergabung dari Chelsea di bursa transfer Januari, Alvaro Morata.

Atletico memiliki pemain-pemain ofensif berkualitas, juga skema serangan balik yang mematikan. Namun untuk urusan sepakbola menyerang, Juventus tidak kalah dari mereka.

2 dari 3 halaman

Faktor Ronaldo

Juventus sempat kebobolan enam gol dan tanpa kemenangan dalam dua laga beruntun, yakni ketika ditekuk Atalanta 0-3 di Coppa Italia dan ditahan imbang Parma 3-3 di Serie A. Periode negatif itu sudah lewat. Buktinya adalah kemenangan dengan skor identik 3-0 atas Sassuolo dan Frosinone dalam dua laga terakhir mereka.

Kemenangan atas Frosinone di Turin akhir pekan kemarin juga ditandai dengan kembalinya duet bek sentral utama Juventus, Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini, dari cedera. Bonucci bahkan menyumbang satu gol untuk membantu timnya mengamankan tiga angka. Gol-gol lainnya dicetak oleh Ronaldo dan Paulo Dybala.

Dybala mencetak gol Serie A pertamanya sejak 3 November 2018. Ronaldo mencetak golnya yang ke-19 di Serie A dan mengukuhkan posisi di puncak daftar top scorer sementara.

Bagi Ronaldo, Atletico jelas bukan lawan yang asing. Selama masih memperkuat Real Madrid antara 2009 dan 2018, Ronaldo mencetak 22 gol dalam 31 penampilan melawan Atletico di semua kompetisi.

Jika ada satu pemain Juventus yang benar-benar harus diwaspadai oleh barisan pertahanan Atletico, dialah orangnya.

3 dari 3 halaman

Komposisi Pemain

Prakiraan Susunan Pemain

Atletico (4-4-2): Oblak; Luis, Godin, Gimenez, Arias; Saul Niguez, Partey, Rodrigo, Correa; Griezmann, Morata

Pelatih: Diego Simeone

Juventus (4-3-1-2): Szczesny; Cancelo, Bonucci, Chiellini, Sandro; Pjanic, Bentancur, Matuidi; Dybala; Mandzukic, Ronaldo

Pelatih: Massimiliano Allegri

Sumber: Bola.net