Sandiaga Didapuk Jadi Keluarga Ponpes Sunan Drajat: Ini Kehormatan

Lamongan – Menutup kegiatan kampanyenya di Lamongan, cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno mengikuti acara Maulid Nabi di Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan.

Begitu tiba, Sandiaga disambut pertunjukan barongsai, drumband dan gending dari para santri. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu pun diterima oleh Pimpinan Pondok Pesantren Sunan Drajat, KH Abdul Ghofur.

Ia mengaku kunjungannya ke ponpes tersebut tidak dalam rangka kampanye namun ingin memberikan motivasi kepada santri agar menjadi enterpreuner saat lulus kelak.
“Para santri harus mengamalkan empat kata ini, yakni Fathonah, Amanah, Shidiq dan Tabligh atau yang saya singkat dengan Fast. Bisa cepat berindak dan berfikir agar tidak tertinggal dan mampu bersaing dalam industri 4.0,” ujar Sandiaga di hadapan para santri, Selasa (4/12/2018).

Maulid Nabi di Ponpes Sunan Drajat, Sandiaga Didapuk Jadi Keluarga BesarFoto: Eko Sudjarwo

Dalam kesempatan itu, Sandiaga juga didapuk menjadi bagian dari Keluarga Besar Pondok Pesantren Sunan Drajat.

“Ini sebuah kehormatan. Dengan mendapatkan predikat ini, saya punya kamar dan bisa menginap di sini, betul kan Kyai?” tanya Sandiaga.

Mendengar pertanyaan Sandiaga, KH Abdul Ghofur pun menganggukkan kepalanya. “Silahkan menginap malam ini juga nggak papa,” ujarnya.

Selama berada di ponpes, Sandiaga mengaku mendapatkan wejangan untuk menjaga kesejukan selama berkampanye. “Makanya tadi disambut barongsai, drumband, musik Timur Tengah dan gending. Ini merupakan pertanda kita kampanye kita harus mempersatukan, tidak memecah-belah,” tutur Sandiaga.

Usai acara Maulid, Sandiaga pun menyempatkan diri untuk berziarah ke Makam Sunan Drajat.
(lll/lll)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *