4 Politikus Dunia Korban Edit Foto Gagal, Hasilnya Bikin Tepok Jidat

Liputan6.com, Jakarta – Bukan hanya orang biasa atau selebriti yang kerap melakukan proses edit foto untuk diunggah di dunia maya, sejumlah politikus dunia ternyata juga tak luput dalam aktivitas satu ini. Hasilnya, bikin geleng-geleng kepala dan bahkan ada yang terlihat kocak karena terlihat janggal atau aneh.

Siapa saja politikus dunia yang pernah jadi korban edit foto gagal dan justru di bully warganet? Berikut di antaranya yang Liputan6.com rangkum dari cracked.com, Minggu (17/2/2019):

4. Foto Pejabat China dan Seorang Wanita Tua

Di tengah banyaknya kasus korupsi dan skandal memalukan yang terkuak ke publik, sejumlah politukus China berupaya membangun citra diri sebagai pemimpin yang dekat dengan rakyat.

Mungkin dengan tujuan itu juga pihak Pemerintah Ningguo di China Timur merilis foto 4 politikus ‘turun ke bawah’, termasuk Wakil Wali kota Wang Jun, menyambangi rumah seorang nenek sepuh berusia 103 tahun, dilengkapi keterangan gambar: “Cinta dan pengertian pada orang tua adalah tradisi China yang dihargai. Mereka juga harus merasakan kehangatan partai dan pemerintah.”

Namun, aksi publisitas media demi mendongkrak cita itu justru jadi bumerang. Gara-gara foto yang ditampilkan. Saking amatirnya hasil editan photoshop, bisa bikin orang tepok jidat. Heran!

Foto empat politikus China yang terlihat diedit, namun hasilnya mengherankan. (Ningguo Civil Affairs Department)

Foto tersebut kemudian dihina ramai-ramai oleh para komentator dunia maya.

Bagaimana tidak, dalam gambar, empat pria menyeringai di atas perempuan 103 tahun, Cheng Yanchun — yang tampil dalam proporsi yang sama sekali tak seimbang. Sang nenek jadi mirip boneka mengerikan. Sementara, badan seorang politikus melayang mirip hantu. Bagian torso ke bawah hilang.

Gambar tersebut sama sekali tak membuat para pengguna situs mikroblog mirip Twitter, Weibo, terkesan.

“Staf propaganda yang tak punya otak itu mungkin dipecat bersama dengan para pejabat dalam foto,” kata salah satu pengguna, seperti dimuat Daily Mail, Kamis 31 Oktober 2013.

“Foto ini nyatanya menunjukkan jarak menganga antara para pemimpin dan rakyatnya di mata rata-rata pegawai pemerintahan. Menyedihkan,” kata pengguna lainnya.

Bahkan kantor berita milik pemerintah ikut memberitakannya. “Pejabat itu terlihat seperti melayang di udara. Ditambah lagi proporsi wanita tidak cocok dengan para pejabat. Bukti bahwa foto itu direkayasa,” demikian diberitakan Xinhua.

Sementara, para pejabat setempat kepada The Hong Kong Standard mengaku, mereka memang mengunjungi orang-orang tua selama festival China. Namun, pegawai mereka secara sembrono menggabungkan 2 foto dalam 1 frame. Dengan alasan, karena tata letak ruangan, fotografer tak bisa mengabadikan semua pejabat dan nenek Cheng dalam 1 jepretan.

“Nenek Cheng duduk di sebuah kursi di balkon, di bawah sinar matahari. Balkon tersebut sangat sempit sehingga lensa kamera tidak bisa mengabadikan semua orang di sana… Saat pegawai pemerintahan setempat menggunggah foto ke situs resmi, itu adalah gabungan 2 foto berbeda,” demikian penjelasan Pemerintah Ningguo.

“Kami menyatakan penyesalan mendalam bagi pengguna internet untuk pengaruh negatif yang diakibatkan foto tersebut… Kami akan belajar dari pengalaman, untuk meningkatkan kualitas kerja,” jelas pihak pemerintah.

Bukan kali pertamanya foto rekayasa bikin geger. Sebelumnya juga pernah dipublikasikan gambar 3 pejabat yang berdiri di atas ruas jalan baru yang mulus. Tapi, mereka tampak melayang, tidak menjejak tanah.


Simak video pilihan berikut: 

2 dari 4 halaman

3. Senator Kenya Bersama Nelson Mandela

Foto buram Nelson Mandela bersama senator dari Kenya, Mike Sonko. (Facebook/Mike Sonko)

Pada 5 Desember 2013 lalu, tokoh anti-apartheid Nelson Mandela meninggal dunia. Seluruh dunia berduka atas kepergiannya. Hampir semua politikus dunia berkabung untuknya dan mengenang jasa-jasanya.

Termasuk salah satunya seorang senator dari Kenya, Mike Sonko. Dalam momen duka tersebut, ia pun mencoba memberitahu khalayak bahwa betapa dekatnya dia dengan Nelson Mandela.

Namun cara yang dipilihnya bikin orang geleng-geleng kepala, dengan merilis foto bersama Mandela yang terlihat sekali hasil editannya.

 “Sungguh tragis, mungkin Anda akan mengatakan hal itu. Mandela menjadi orang yang begitu buram menjelang akhir hayatnya. Untungnya, jejak JPEG (format untuk mengompresi file gambar) bukan gejala penyakit Mandela, begitupun dengan “kepala besar” yang merupakan gejala kegilaan Mike Sonko,” komentar salah satu netizen.

Belakangan diketahui foto Mike Sonko adalah hasil edit dari potret asli Nelson Mandela bersama Muhammad Ali.

Setelah ulahnya diketahui warganet, bagaimana kira-kira langkah selanjutnya Mike Sonko untuk mengesankan para pemilihnya?

3 dari 4 halaman

2. Foto Rival Bersalaman dengan Obama

Foto yang diedit dan menuai hujatan netizen. (The Wire Screngrab)

Foto asli Barack Obama yang jadi korban edit. (Daily Dot).

Foto lain hasil edit yang bikin geleng-geleng kepala mengungkap anggota Kongres Texas Steve Stockman, yang saat ini tengah kampanye politik melawan sesama senator Republik John Cornyn. Ia merilis foto Cornyn dengan gembira berdiri di samping Presiden Barack Obama.

Jika diperhatikan lebih seksama, barulah disadari ada yang aneh dengen bagian kepala. Gambar aslinya bukan Obama dengan Cornyn, tetapi gubernur Florida Charlie Crist.

Gambar itu dengan cepat dihapus setelah Stockman dipanggil (meskipun tidak ada permintaan maaf setelahnya). Padahal banyak bukti yang mengarah pada aksi edit foto tersebut.

4 dari 4 halaman

1. Foto Skandal Seks Pejabat Tiongkok 

 Foto skandal seks pejabat China. (The Shanghaiist)

Tuduhan skandal seks sempat diajukan pejabat China bernama Du Weijun, yang mengklaim bahwa direktur Biro Budaya Kota Zhaoging menggelapkan dana negara untuk membantu membiayai kebiasaan judi dan membiayai sang kekasih.

Tuduhan itu disertai bukti foto yang kemudian bocor ke pers. Mungkin karena pencahayaannya, mungkin memang begitulah penampilan pria itu, tak butuh waktu lama bagi publikasi Tiongkok untuk memperhatikan bahwa kepala pria dalam foto terlihat terpotong. Sementara yang lain terlihat gradasi warna yang berbeda.

Ini Lokasi Nobar Debat Capres yang Digelar Tim Jokowi dan Prabowo

Liputan6.com, Jakarta – Debat Capres kedua dengan isu energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup, akan digelar malam ini di Hotel Sultan, Jakarta. Komisi Pemilihan Umum (KPU) hanya menyediakan 100 undangan untuk masing-masing pendukung pasangan calon nomor urut 01 dan 02. Solusinya, masing-masing tim menggelar nonton bareng atau nobar.

Misalnya, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, menggelar nobar di kawasan Parkir Timur Senayan, sesuai dengan tempat yang disediakan.

Selain itu, berdasarkan informasi yang dihimpun Liputan6.com, Minggu (17/2/20119), Partai Solidaritas Indonesia (PSI) juga menggelar nobar di basecampnya, di Jalan Wahid Hasyim. Nobar dihadiri langsung Ketua Umum PSI Grace Natalie, diselingi diskusi dengan Direktur SMRC Sirajuddin Abbas, Jubir PSI Mikhail Gorbachev, Jubir PSI Dara Nasution, dan Pengamat Lingkungan Hidup Agus Sari.

Para relawan pun tak mau ketinggalan. Alumni SMA pendukung Jokowi-Maruf se Jakarta juga menggelar nobar, termasuk Alumni Pangudi Luhur yang digelar di Avenue off The Stars Kemang Village. Kemudian disusul dengan Alumi Institut Kesenian Jakarta (IKJ) yang menggelar nobar di BERMVDA Coffe Cilandak Town Square (Citos), Jakarta Selatan.

2 dari 3 halaman

Nobar BPN Prabowo

Sementara itu, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, juga menyediakan tempat nobar, yaitu di kantornya di jalan Kertanegara VI (Samping Rumah Pak Prabowo), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Beberapa koordinator dan relawan turut hadir disana.

Kemudian, juga dilakukan di Media Center Prabowo-Sandi, serta di Parkir Timur Senayan yang diinisiasi oleh Direktorat Relawan Prabowo-Sandi.

Para relawan paslon 02 juga tak mau ketinggalan. Mereka yang tergabung dalam Gerakan Millenials Indonesia (GMI), menggelar nobar di jalan Panjang RT 15/RW 07, Kedoya Utara, Jakarta Barat.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Permintaan Terakhir Mubarok Sebelum Tewas Kena Ledakan Granat di Bogor

Liputan6.com, Jakarta – Suasana duka masih menyelimuti tempat tinggal Muhammad Ibnu Mubarok di Kampung Wangun Jaya, Desa Ciaruteun Ilir, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Bocah berusia 10 tahun ini meninggal dunia akibat terkena ledakan granat pada Kamis 14 Februari 2019 siang. Ledakan granat juga merenggut nyawa temannya, Muhammad Doni (14). Dia meninggal dunia beberapa jam kemudian setelah sempat di rawat di RSUD Leuwiliang.

Sementara temannya yang lain Khoirul Islami (10) menderita luka di bagian kaki.

Di mata ayahnya Muhammad Abdul Majid (42), Ibnu Mubarok dikenal sebagai sosok anak yang baik, patuh terhadap orangtua, dan pola pikirnya seperti orang dewasa.

“Kalau saya sedang kerja, tanpa disuruh dia nyamperin terus bantuin. Perilakunya beda sama kakak-kakaknya. Di sekolahnya juga gitu, rajin,” terang Abdul, Minggu (17/2/2019).

Bocah yang masih duduk di bangku kelas IV sekolah dasar ini juga rajin membaca Alquran dan salat lima waktu. Terlebih, semenjak dia menjadi seorang muazin di masjid yang dibangun ayahnya sebulan lalu, ia selalu datang ke masjid lebih awal.

“Dia baru sebulan jadi muazin. Setelah saya suruh jadi muazin, salatnya makin bersemangat. Datang ke masjid paling awal,” terang Abdul.

Abdul mengaku tidak memiliki firasat buruk. Namun ada satu permintaan anaknya yang tidak akan pernah ia lupakan. Seminggu sebelum insiden ledakan, anak bungsunya meminta berhenti bersekolah dan ingin belajar ilmu agama Islam di pondok pesantren.

“Enggak tahu alasannya kenapa tiba-tiba ingin berhenti sekolah dan memilih pesantren,” ucap Abdul dengan nada sedih dan berlinang air mata.

Pada saat itu Abdul keberatan dan meminta anaknya tetap bersekolah hingga lulus SD. Namun ia berjanji kepada Mubarok akan membangun pondok pesantren dekat rumahnya setelah anaknya lulus.

“Saya sempat bilang ke dia, beresin sekolah sampai SD, nanti bapak bikin pesantren. Kamu sama temen-temen bisa mondok disitu, jadi enggak perlu jauh-jauh pesantrennya,” kata dia.

Abdul memang berniat untuk membangun sebuah pondok pesantren. Bahkan lahan dan materialnya sudah dia persiapkan sejak beberapa tahum silam.

“Saya sudah persiapkan sedikit-sedikit materialnya buat pesantren, untuk anak-anak belajar ilmu agama lebih dalam,” terang Abdul.

2 dari 2 halaman

Martabak Terakhir

Kenangan yang tidak pernah dia lupakan adalah ketika anak keempat dari empat bersaudara ini membawakan martabak untuk sang ayah yang sedang berada di masjid.

“Sehari sebelum kejadian, malam jam 10-an dia datang. Pak, ini ade bawa kue. Masya Allah, itu malam terakhir saya dikasih kue. Saya engga nyangka,” ucap Abdul.

Beberapa jam sebelum ajal menjemput pun, Mubarok merengek minta diantarkan ke sekolah oleh kakaknya. “Memang suka dianterin, tapi kemarin itu ngerengeknya beda,” kata dia.

Namun, Abdul tak menyadari tanda-tanda itu adalah firasat bahwa Mubarok akan meninggal. Usai pulang sekolah, Mubarok tewas mengenaskan kena ledakan granat di samping rumahnya.

Granat berbentuk lonjong itu dipukul-pukul menggunakan batu hingga terjadi ledakan dan mengenai ketiga orang tersebut.

“Saat meledak kaca jendela dan bangunan rumah ikut bergetar, saya juga sampai kaget,” kata dia.

Saat keluar rumah, ia mendapati Mubarok dan dua temannya sudah terkapar bersimbah darah. Ketiganya kemudian dibawa ke RSUD Leuwiliang untuk mendapatkan penanganan medis.

“Waktu di rumah napas anak saya sudah tersendat-sendat. Kalau dua temannya masih bisa mengerang kesakitan,” terang Abdul.

Mubarok dinyatakan sudah meninggal dunia. Doni dalam keadaan kritis hingga akhirnya meninggal dunia Kamis malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Semenjak kejadian itu, Abdul terlihat murung. Dia kerap menyendiri di belakang masjid. Tak hanya itu, Siti Nurhasanah (41), ibu Mubarok pun selalu menitikkan air mata kerap kali ditemui kerabat dan tetangganya.

Siti mengaku saat kejadian dirinya tengah mengajar di sekolah madrasah. Namun ia sudah beberapa kali membuang granat tersebut meskipun awalnya benda tersebut dikira onderdil kendaraan.

“Pertama saya umpetin di dapur. Kedua saya buang ke tempat sampah. Saya engga tahu kalau itu bom, tapi pas dipegang berat juga,” kata dia.

Menurut Siti, bahan peledak itu ditemukan anaknya saat lari pagi di lapangan tembak, tempat anggota TNI/Polri latihan menembak pada 3 Februari 2019.

“Sama dia dibawa pulang. Disimpan di lemari pakaian, kadang dibawa-bawa ngaji. Mungkin dia enggak tahu kalau itu bom,” kata dia.


Saksikan video pilihan berikut ini:

Jangan Ada Dendam di Antara Malaysia dan Indonesia…

Liputan6.com, Putra Jaya – Sudah jadi rahasia umum bahwa Malaysia kerap menjadi tujuan para tenaga kerja Indonesia (TKI), meski sejumlah kasus kekerasan melanda para penyumbang devisa besar untuk negara itu. Hal tersebut juga sempat membuat hubungan kedua negara tegang.

“Hubungan kita memang terkadang menjadi renggang, tapi kami tetap memerlukan TKI,” ujar Penasihat Eksekutif Editorial Sinar Harian, salah satu surat kabar terbesar di Malaysia, Abdul Jalil pada Kamis 14 Februari 2019 lalu di kantornya.

Abdul mengatakan bahwa TKI sudah banyak membantu Malaysia sejak dahulu kala. Para TKI banyak yang bekerja di bidang pertanian, perindustrian, tekstil dan juga menjadi asisten rumah tangga (ART).

Ia juga yakin pekerja WNI yang diperlakukan layak di Malaysia jumlahnya jauh lebih tinggi dari kasus kekerasan.

“Kami menentang sekali kekerasan. Kasus kekerasan terhadap TKI di sini selalu diusut ke jalur hukum. Kita tak akan melepaskan begitu saja. Tapi memang proses peradilan membutuhkan waktu,” sebut Abdul.

Salah satu kasus tersebut adalah yang menimpa Adelina Lisao, seorang TKI asal Kupang. Kasus tahun 2018 itu sempat menjadi sorotan global karena pahlawan devisa itu diketahui dipaksa majikannya untuk tidur di samping seekor anjing di area garasi rumah.

“Proses peradilan kasus kematian TKI yang di Penang (Adelina Lisao) masih berjalan di mahkamah hingga saat ini. Majikannya sudah diproses hukum, jangan bimbang,” tutur Abdul.

Menurut Abdul, saat ini ada sekitar dua juta buruh migran di Malaysia, yang mayoritasnya berasal dari Indonesia dan Kamboja. Ia meminta secara khusus kepada Indonesia sebagai tetangga dekat Malaysia untuk tetap berhubungan baik. “Kita ini serumpun. Jangan ada dendam di antara kita,” ucap Abdul.

Ia pun menceritakan bahwa telah memiliki asisten rumah tangga dari Semarang, Indonesia sejak 28 tahun terakhir.

“Mbak Sumi ini sudah menjadi bagian dari keluarga saya. Dia mendidik anak saya, mengajar anak saya mengaji, Bahkan saya dan keluarga pernah dua hingga tiga kali ke kampung dia di Semarang,” ungkap dia.

Abdul menuturkan bahwa hubungan Indonesia dan Malaysia akan terus berjalan baik meski terkendala gesekan kasus kekerasan terhadap sejumlah TKI di negaranya.

“Saya sudah lama berhubungan dengan Indonesia. Kita ada hubungan yang akrab, Ada hubungan akrab ada G2G (government to government), P2P (people to people), B2B (business to business). Malaysia dan Indonesia ini sebenarnya serumpun.”

“Dengan badan-badan seperti Iswami ini. Dia menjadikan hiubungan kita lebih akrab. Jangan ada dendam di antara kita,” tegas Abdul.


Simak video pilihan berikut: 

2 dari 2 halaman

Akses Pendidikan untuk Anak-Anak TKI

Sementara itu, pemerintah RI dan Malaysia telah menyepakati berbagai upaya peningkatan perlindungan dan hak tenaga kerja Indonesia (TKI) di Negeri Jiran.

Hal itu diutarakan oleh menteri luar negeri kedua negara, Menlu RI Retno Marsudi dan Menlu Malaysia Saifuddin Abdullah dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Senin 23 Juli 2018.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian oleh kedua menteri adalah mengenai pentingnya akses pendidikan terhadap anak-anak TKI yang ikut merantau bersama orang tuanya yang bekerja di Negeri Jiran.

“Saya mengapresiasi atas perubahan kebijakan pemerintahan Malaysia saat ini yang menekankan pentingnya akses pendidikan kepada semua orang, termasuk anak-anak TKI di Malaysia,” kata Menlu Retno.

Pada gilirannya, Menlu Saifuddin menjelaskan bahwa Indonesia-Malaysia akan bekerja sama menambah fasilitas pendidikan dan komunitas pembelajaran baru di Sabah. Sebelumnya, kedua pemerintah telah bekerjasama membangun fasilitas serupa di Kuala Lumpur dan Johor.

“Kami akan menindaklanjuti permintaan Indonesia terkait pembangunan sekolah di Sabah,” kata Saifuddin.

Kedua menteri menegaskan bahwa tim teknis dari masing-masing negara akan bertemu untuk merealisasi rencana tersebut.

Prioritas

Pada kesempatan terpisah usai pertemuan bilateral, Menlu RI Retno Marsudi menjelaskan bahwa isu perlindungan WNI dan TKI merupakan agenda prioritas kebijakan luar negeri kedua negara. Sikap tersebut pun telah diejawantahkan melalui sejumlah tindakan positif dari pemerintah Malaysia belakangan terakhir.

“Kita sangat mengapresiasi bagaimana pemerintah Malaysia sekarang sangat kooperatif dalam memberikan notifikasi dan akses kekonsuleran bagi pemerintah RI untuk menangani WNI dan TKI yang terkendala secara hukum,” kata Retno.

“Prioritas terhadap perlindungan WNI dan TKI ini merupakan sebuah pergeseran kebijakan yang baik yang telah menjadi komitmen antara Tun Mahathir dan Presiden Jokowi saat keduanya bertemu di Bogor Juni lalu,” tambah Menlu RI.

Hasil Liga Spanyol: Griezmann Bawa Atletico Atasi Rayo Vallecano 1-0

MadridAtletico Madrid menundukkan Rayo Vallecano di jornada ke-24 Liga Spanyol. Gol tunggal Antoine Griezmann menangkan Los Colchoneros dengan skor 1-0.

Bertanding di Estadio de Vallecas, Sabtu (16/2/2019) waktu setempat, Atletico langsung menekan sejak awal. Di menit kedua, Saul Niguez punya kans merobek gawang Vallecano, namun sundulannya yang memanfaatkan tendangan bebas, melayang ke atas gawang.

Pada menit ke-25, Vallecano menebar ancaman. Adri Embarba bisa melepaskan tendangan on target, namun peluangnya masih bisa digagalkan Jan Oblak.

Hingga babak pertama berakhir, tidak ada gol tercipta. Skor masih 0-0 untuk Vallecano vs Atletico.

Di babak kedua, Vallecano banyak menekan. Di menit ke-51, Raul De Tomas melepaskan tembakan ke gawang Atletico, namun bolanya masih mengarah ke samping kanan.

Di menit ke-67, dua peluang sekaligus didapat Vallecano. Pertama tembakan jarak dekat Raul De Tomas, dan yang kedua lewat sepakan Bebe dari samping. Dua-duanya bisa diredam Oblak.

Pada menit ke-73, Atletico akhirnya memecah kebuntuan. Griezmann yang membawa tim tamu unggul 1-0.

Berawal dari crossing ke kotak penalti, Morata yang menguasai bola, mengoper ke Griezmann. Dengan sekali kontrol, ia melepaskan sepakan jarak dekat yang terdefleksi bek Vallecano dan membuat Stole Dimitrievski tak mampu menghalau bola saat masuk ke gawangnya.

Pada menit ke-82, peluang didapat Atletico. Griezmann menyodorkan bola ke kotak penalti, bisa didapat Morata, namun bolanya bisa direbut Dimitrievski saat hendak digocek.

Memasuki menit-menit akhir, Rayo Vallecano kembali mengancam. Abdoulaye Ba melakukan sundulan mengarah ke gawang Atletico, tapi Oblak membuat penyelamatan gemilang. Hingga laga tuntas, kemenangan 1-0 Atletico tetap bertahan.

Kemenangan ini membuat Atletico sementara kembali ke peringkat dua dengan 47 poin dari 24 laga, menggeser Real Madrid turun ke peringkat tiga yang mengoleksi 45 poin. Los Blancos baru akan bermain menghadapi Girona pada Minggu (17/2). Sementara Rayo Vallecano belum beranjak dari zona merah di peringkat 18 dengan 23 poin dari 24 laga.

Susunan Pemain

Rayo Vallecano: Dimitrievski, Tito, Galvez (Garcia 76′), Ba, Amat, Moreno, Embarba (Pozo 57′), Comesana, Mario, Trejo (Bebe 57′), De Tomas

Atletico Madrid: Oblak, Felipe Luis, Gimenez, Godin, Arias, Correa (Lemar 60′), Saul, Rodri (Savic 75′), Vitolo (Diego Costa 60′), Griezmann, Morata
(yna/cas)


Tahun Politik Tak Hambat Bisnis Properti

Liputan6.com, Jakarta – Mengamati data Rumah.com Property Index dan data nasional, pasar properti nasional di tahun 2019 dipastikan akan lebih positif, melanjutkan tren yang telah terbentuk di sepanjang 2018.

Meski kepuasan terhadap upaya Pemerintah dalam menjaga harga hunian tetap terjangkau sedikit menurun, namun mayoritas merasa optimistis dengan iklim properti Indonesia saat ini. Kendati begitu, berbelitnya proses pengurusan KPR bisa menjadi penahan laju pasar properti nasional.

Kebijakan Pemerintah yang melonggarkan Loan To Value (LTV) atau uang muka membuka kesempatan bagi para pencari properti untuk membeli rumah dengan uang muka yang serendah-rendahnya.

Secara umum, pasar properti Indonesia di tahun ini tidak akan begitu terpengaruh dengan keadaan politik.

Pasar properti akan terus merangkak naik dan menuju pemulihan, sehingga ini merupakan kesempatan yang tepat untuk membeli properti. Baik untuk dihuni atau dipakai sendiri maupun sebagai sarana investasi.

Simak juga: Mau tahu kebutuhan konsumen properti saat ini? Temukan jawabannya dalam Riset Konsumen Properti di Rumah.com!

Senada, menurut pengembang PT Bakrie Swasakti Utama sebagai anak usaha Bakrieland Development Tbk (ELTY), situasi politik yang akan terus ramai hingga semester satu 2019 diyakini tak akan berdampak signifikan terhadap aktivitas penjualan.

“Sebab kami punya target pasar yang spesifik, sehingga kami tetap optimistis penjualan tiga proyek yang ada di kawasan Rasuna Epicentrum Kuningan, yakni The Masterpiece, The Empyreal serta Ocea Condotel, akan memenuhi target di tahun 2019,” kata Hermon Simanjuntak, Sales & Marketing Division Head PT Bakrie Swasakti Utama.

Ia melanjutkan, “Buktinya di Januari, empat unit apartemen telah terjual. Berbanding bulan yang sama tahun lalu, dimana hanya terjual 2 unit itu sudah bagus.”

The Masterpiece dan The Empyreal yang berada di megasuperblok terpadu Rasuna Epicentrum dibanderol dengan harga jual mulai Rp 3 miliaran. Terkini, unit di kedua apartemen hanya tersisa sekitar 5% dari total keseluruhan 463 unit.

Sementara Ocea Condotel ditawarkan mulai dari Rp 1 miliaran – Rp 2 miliaran. Kondotel ini mengusung konsep arsitektur modern, yang dibangun di atas lahan seluas 12.582 meter persegi dengan ketinggian 32 lantai dan berjumlah 324 unit.

“Ocea Condotel sangat ideal untuk ajang investasi, bisa digunakan investor sebagai penginapan pribadi namun dalam batas waktu tertentu. Pemiliknya bisa stay sampai 25 kali dalam satu tahun, mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku,” ujar Hermon.

2 dari 2 halaman

Peluang Itu Tetap Ada

Kilas balik di tahun lalu, Colliers International Indonesia menemukan fakta bahwa masyarakat Jakarta lebih memilih menabung daripada membelanjakan uangnya ke dalam bentuk properti.

Alasan turunnya minat dipicu oleh pertumbuhan harga tahunan apartemen, yang tercatat lebih rendah (2,5%) dari tingkat inflasi 2018 sebesar 3,13%.

Sedangkan di tahun ini, diperkirakan permintaan apartemen bakal cenderung stagnan. Hal tersebut disebabkan konsumen lebih menunggu sampai pemerintahan baru terbentuk.

Di samping itu, adanya potensi kenaikan suku bunga dan kemungkinan pelemahan rupiah akibat ketidakpastian global turut menjadi penyebab.

(Cek Rumah.com/Panduan untuk mengetahui informasi yang dibutuhkan terkait KPR dan membeli rumah sampai mengurus sertifikat rumah)

Kendati demikian, pangsa hunian vertikal tetap memiliki peluang dari efek lanjutan relaksasi Loan To Value (LTV) serta penurunan pajak properti (PPnBM dan Pajak Barang Sangat Mewah).

Untuk itu, terkait rencana penjualan ketiga produk, PT Bakrie Swasakti Utama berupaya menarik minat konsumen dengan mengimplementasikan strategi yang sudah terbukti berhasil pada tahun lalu.

“Tahun lalu properti disebut lesu, tapi penjualan kami masih tetap ada. Lalu sales di awal tahun ini sendiri sudah cukup memuaskan, meski belum mencapai 100% dari target yang ditentukan tiap bulannya. Dan kami tetap yakin, di akhir tahun semua produk yang tersisa akan sold out,” Hermon menjelaskan.

Beberapa metode penjualan yang bakal dilakukan diantaranya menyiasati uang muka (Down Payment) agar bisa lebih rendah dari harga normal. Ada juga komponen lain seperti gratis biaya-biaya terkait urusan perbankan.

“Namun teknik ini situasional, mana yang lebih disukai calon customer itu yang akan kami gencarkan. Sebab penetrasi kami lakukan lewat dua cara, baik konvensional dan digital,” tukasnya.

Dapatkan ulasan lebih mendalam tentang Rumah.com Property Outlook 2019 di sini (https://www.rumah.com/insights/rumah-com-property-market-outlook-2019-326)

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Prabowo Bakal Tanya Mahalnya Proyek LRT di Debat Kedua Capres

Liputan6.com, Jakarta – Mahalnya Proyek Infrastruktur Light Rail Transit (LRT) yang menelan biaya besar kemungkinan bakal ditanya Capres Prabowo Subianto kepada rivalnya Joko Widodo di debat capres pada Minggu 16 Februari 2019. Namun begitu, Prabowo akan mengajukan pertanyaan secara elegan.

Hal itu disampaikan Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said saat jumpa pers update persiapan kedua di Jalan Sriwijaya I No 35, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (16/2/2019).

“Saya menangkap nuansa Pak Prabowo itu sangat menjaga kesantunan, etika dan tegas. Beliau seorang perwira tinggi, seorang diplomat senior, negarawan, jadi mungkin akan ditanya (LRT),” kata Sudirman.

Menurut Mantan Menteri ESDM itu, masalah tersebut sudah diketahui masyarakat. Oleh karenanya, tanpa Prabowo bertanya soal LRT, masyarakat sudah paham. Sudirman menyerahkan ke Prabowo akan mengkonfirmasi hal itu atau tidak.

“Tapi saya kira tanpa ditanya Pak Prabowo, masyarakat sudah tau,” tandasnya.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) pernah menyampaikan kritik terhadap beberapa proyek infrastruktur yang tengah gencar dibangun pada era pemerintahan Presiden Jokowi. Salah satunya soal proyek pembangunan Light Rail Transit (LRT).

2 dari 2 halaman

Kritik JK

JK menyinggung kondisi LRT Palembang yang kini hanya menjadi ajang coba-coba para turis lokal yang datang. JK juga menyinggung proyek pembangunan kereta api Trans Sulawesi dari Makassar ke Manado. Menurut JK, proyek tersebut tidak efisien, karena tidak ada yang menaiki transportasi tersebut.

JK juga mengkritik pembangunan LRT Jabodetabek yang menelan biaya sampai Rp 500 miliar per kilometernya (km). Menurutnya, pembangunan LRT dengan skema elevated (layang) dinilai kurang efektif.

“Saya kasih contoh, membangun LRT ke arah Bogor dengan elevated (jalur layang). Buat apa elevated kalau hanya berada di samping jalan tol?” ucap JK.

Reporter: Muhammad Genantan Saputra

Sumber: Merdeka.com


Saksikan video pilihan berikut ini:

Ruang Komersial di Sawangan Siap Booming

Liputan6.com, Jakarta – Wilayah Sawangan dan sekitarnya sejak sepuluh tahun terakhir punya perkembangan yang cukup signifikan. Harus diakui, perkembangan ini didorong oleh kebutuhan akan hunian dan segala fasilitasnya yang dinamis.

Hal ini juga dipicu karena belakangan pembangunan Kota Depok memang mengarah ke Sawangan, setelah kawasan ‘élit’ Margonda mulai jenuh. Rencana pembangunan infrastruktur dan lokasi yang strategis, membuat Sawangan memiliki potensi perkembangan yang besar.

Begitupun untuk fasilitas kawasannya seperti sarana kesehatan, pendidikan, pusat perbelanjaan, hingga fasilitas yang mendukung gaya hidup.

(Sebelum beli rumah, simulasikan dulu cicilan rumah per bulannnya lewat Kalkulator KPR dari Rumah.com)

Hal ini juga, yang mendasari jaringan toko swalayan Farmers Market untuk membuka gerai ke-23 di CitraLake Sawangan, Depok. Berada di kawasan komersial CitraLake Food Festival (Ciffest) seluas 4.000m2, di mana Farmers Market menempati area seluas 1.000m2.

Meshvara Kanjaya, CEO PT Supra Boga Lestari mengatakan, dipilihnya perumahan CitraLake Sawangan lantaran kawasan tersebut merupakan area yang sedang tumbuh. Hal ini terlihat dari penduduknya yang didominasi kalangan menengah dan menengah “sedikit atas”.

“Sebelum dibuka kami sudah melakukan survei dan hasilnya cukup optimis. Bahwa pasar di sini sangat potensial. Meski dalam setahun dua tahun ke depan, kami belum mengharapkan breakeven, namun kami yakin trennya akan terus naik,” ujarnya.

Selain itu, kata Meshvara, optimisme tersebut juga karena lokasinya berada di proyek Grup Ciputra, yang dalam setiap pengembangan  proyek properti selalu sukses mengintegrasikan antara kawasan residensial dan area komersial.

(Ingin tahu apa yang menjadi kebutuhan konsumen properti saat ini? Temukan jawabannya dalam Riset Konsumen Properti di Rumah.com!)

Sementara itu Nararya Ciputra Sastrawinata selaku Director PT Ciputra Residence mengungkapkan, pembukaaan swalayan ternama ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan, dalam memberikan kemudahan dan kenyamanan hidup untuk penghuni.

Di samping itu, manajemen juga berharap adanya peningkatan value kawasan dan properti yang dimiliki konsumen CitraLake Sawangan. Baca juga: Panduan Lengkap Beli Hunian Pertama

“Setelah ini, ke depan menyusul pembukaan tenant-tenant unggulan. Kami berharap kerjasama seperti ini membuahkan win win solution semua pihak, terutama konsumen dalam dan luar kawasan perumahan ini,” jelasnya.

Terkait perkembangan hunian, CitraLake Sawangan kini tengah menyiapkan beberapa produk yang akan dirilis tahun ini. Salah satunya, rumah compact tipe sedang yang permintaannya cukup tinggi.

“Di awal semester dua, kami punya proyek baru yakni townhouse di jalur utama (boulevard). Produknya semi ruko alias rumah yang bisa juga difungsikan sebagai properti komersial, dengan unit sangat berbatas,” ucap Edwin Wardhana, General Manager CitraLake Sawangan.

(Simak Review Properti dari Rumah.com yang disajikan secara obyektif dan transparan, sehingga Anda dapat menilai spesifikasi material hunian, rencana pembangunan infrastruktur di sekitar lokasi, hingga perbandingan harga dengan hunian lain di sekitarnya) 

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

AP II Kembangkan Bandara Minangkabau Jadi 2 Kali Lebih Besar

Liputan6.com, Jakarta Bandara Internasional Minangkabau di Padang, Sumatera Barat (Sumbar), mengalami kenaikan jumlah penumpang pesawat. Bahkan jauh lebih banyak dari kapasitas yang tersedia.

Presiden Direktktur PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin ‎mengatakan, pada 2018 jumlah penumpang mencapai 4,13 juta orang padahal kapasitas bandara hanya 2,3 juta penumpang.

“Pesatnya pertumbuhan penumpang ini tidak lepas dari bergeliatnya sektor pariwisata dan perekonomian di Sumbar,” kata Awaluddin,di Jakarta, Sabtu (16/2/2019).

Menyusul kondisi itu, AP II telah memiliki rencana untuk mengembangkan terminal hingga dua kali lipat. ‎Pengembangan terminal akan membuat Bandara Internasional Minangkabau dapat menampung hingga 5,7 juta penumpang per tahun.

“Pengembangan terminal Bandara Internasional Minangkabau ini untuk mengejar backlog sehingga pelayanan di bandara dapat tetap terjaga. Pengembangan terminal hingga dua kali lipat ini juga sebagai komitmen AP II dalam mendukung pertumbuhan pariwisata dan perekonomian di Sumbar khususnya Padang,” papar Awaluddin.

Adapun pengembangan terminal ini direncanakan tuntas pada 2019 sehingga masyarakat setempat dapat memiliki bandara lebih luas dan megah, sekaligus ikon kota Padang yang dapat dibanggakan.

2 dari 3 halaman

Perluas Area Pergudangan

Di samping mengembangkan terminal penumpang pesawat, AP II juga memperluas area pergudangan kargo menjadi 3.677 meter persegi dan apron pesawat menjadi 80.520 meter persegi.

“Bisnis kargo memang menjadi salah satu fokus AP II pada tahun ini karena pertumbuhannya yang cukup pesat seiring dengan majunya bisnis e-commerce di Indonesia. Karena itu, hampir di setiap bandara kami memperluas area kargo guna memanfaatkan momentum ini,” jelasnya.

Bandara Internasional Minangkabau merupakan bandara di bawah AP II yang tersibuk ke-6 setelah Soekarno-Hatta (Tangerang), Kualanamu (Deli Serdang), Halim Perdanakusuma (Jakarta), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), dan Supadio (Pontianak).

Bandara Internasional Minangkabau juga salah satu bandara yang dilengkapi dengan moda transportasi kereta selain Soekarno-Hatta dan Kualanamu. Peresmian operasional kereta di Bandara Internasional Minangkabau dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada 21 Mei 2018.

Adapun sejumlah maskapai yang melayani penerbangan dari bandara ini antara lain Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Wings Air, Lion Air, NAM Air, Citilink, dan Xpress Air. Sementara itu, rute internasional dilayani oleh AirAsia (Kuching dan Kuala Lumpur) serta Wings Air (Kuching).

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Jelang Debat Soal Pangan: Prabowo ‘Gerakan Emas’, Jokowi ‘Manusia Unggul’

Jakarta – Salah satu tema yang akan diangkat di Debat Capres kedua Pilpres 2019 adalah soal pangan. Lantas seperti apa program andalan yang dimiliki kedua capres ini?

Sejak Pilpres 2014 lalu, Prabowo Subianto memiliki program pemberian susu kepada anak-anak yang diberi nama ‘Revolusi Putih’. Di Pilpres 2019 ini, program tersebut berganti nama menjadi ‘Generasi Emas’ yang fokusnya melebar tidak hanya pemberian susu kepada anak.

“Gerakan Emas itu gerakan emak-emak dan anak minum susu. Jadi orientasinya pada penyediaan protein buat anak dan ibu miskin ya, karena ada tantangan serius buat masa depan Indonesia yaitu stunting growth itu,” ungkap Koordinator Juru Bicara Prabowo-Sandiaga Uno, Dahnil Anzhar Simanjuntak, (17/10/2018).

Orientasi dari Gerakan Emas bukan hanya sekedar meminum susu, tapi kecukupan protein bagi anak. Program ini nantinya akan melibatkan masyarakat sehingga menjadi gerakan bersama. Gerakan Emas juga ditujukan terhadap sang ibu dan adanya keterlibatan masyarakat dalam penyediaan protein tersebut.
“Beliau ingin menjadi gerakan baik pada saat beliau menjadi presiden atau sebelum beliau menjadi presiden, beliau ingin dorong semua komponen masyarakat, untuk terlibat dalam menyiapkan kecukupan protein bagi keluarga-keluarga yang tidak,” tutur Dahnil.

Dari program ini, diharapkan muncul hubungan keluarga angkat. Bagi mereka yang mampu, akan bisa membantu masyarakat dari kalangan yang kesulitan. Gerakan Emas juga akan diperluas menjadi sebuah kebijakan utama dalam pemerintahan Prabowo-Sandi jika terpilih pada Pilpres 2019 mendatang.

“Kalau dulu koperasi itu ada bapak angkat, nah sekarang bahkan nanti ada keluarga, relawan-relawan yang berasal dari orang-orang mampu, mampu secara intelektual, mampu secara keuangan itu juga bisa menjadi saudara yang memberikan edukasi. Jadi basis kita gerakan ini kan sudah dimulai oleh Pak Prabowo melalui partainya tapi akan diperluas menjadi suatu gerakan yang melibatkan seluruh komponen masyarakat,” kata Dahnil.

“Menjadi salah satu kebijakan utama untuk mengatasi stunting growth, dan masalah sosial yang lainnya. Jadi tahapannya gitu. Awalnya revolusi putih berhenti pada susu, kemudian menjadi gerakan gotong royong, saling bersaudara, kemudian ketika Pak Prabowo jadi presiden akan jadi kebijakan,” sambung Ketum PP Pemuda Muhammadiyah itu.

Program Prabowo-Sandiaga ini mendapat kritik dari kubu Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Alasannya, penyediaan susu memerlukan impor dan belum tentu cocok bagi semua orang mengingat demografi warga Indonesia yang cukup beragam.

Terkait isu stunting, Jokowi disebut lebih mengutamakan local wisdom. Tak hanya susu, masyarakat akan diajak untuk mengkonsumsi makanan penuh protein yang sesuai dengan masing-masing daerah.

“Kalau kita mengedepankan local wisdom. Mereka yang tinggalnya dekat laut kita dorong untuk makan ikan, ada yang mungkin kacang-kacangan, potensi alam kita begitu besar. Kalau susu, selain mahal belum tentu cocok bagi semua orang,” kata Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf Amin.

Jokowi-Ma’ruf menyorongkan program ‘Manusia Indonesia Unggul’. Dalam proses pembentukan generasi emas nanti, TKN Jokowi-Ma’ruf Amin menilai tidak cukup hanya sekedar fokus pada asupan.

“Di tim Jokowi-Ma’ruf ini bahwa gerakan membangun manusia Indonesia yang unggul, unggul itu harus komprehensif. Tidak boleh hanya satu bagian saja mulai dari kita harus memperhatikan dan fokus bagaimana mengurangi stunting, gagal tumbuh, ini salah satu yang kita lakukan,” sebut Karding.

“Penting untuk mempercepat memberikan jaminan gizi sejak dalam kandungan. Pola asuh keluarga harus kita perbaiki, memperbaiki fasilitas air bersih, sanitasi, dan lingkungan yang mendukung tumbuh-kembang anak. Di samping itu, reformasi kesehatan kita perlu diperbaiki,” sambung politikus PKB itu.

Program Manusia Unggul ini tak hanya berfokus pada masalah asupan semata. Jokowi-Ma’ruf juga mementingkan program promotif dan preventif agar masyarakat di Indonesia mau hidup dalam lingkungan yang sehat. Fasilitas yang memadai dinilai menjadi salah satu unsur untuk membentuk manusia unggul.

“Percepatan pemerataan infrastruktur dasar, apa sanitasi, kemudian rumah tangga yang sehat, memiliki jamban, warga miskin juga harus dijamin. Aksesnya ke seluruh pelosok urusan kesehatan, seperti KIS. Pemerataan fasilitas dan pemerataan pelayanan kesehatan baik di daerah tertinggal terdepan, dan terluar. Kalau kita kasih makan, asupan saja, tapi sistem kesehatan nggak dipikirkan, ya nggak bisa,” tutur Karding.

Debat Pilpres 2019 kedua akan diselenggarakan pada hari Minggu, 17 Februari 2019. Debat ini mengusung tema lingkungan hidup, infrastruktur, energi, pangan, dan sumber daya alam. Hanya capres yang akan mengikuti debat kedua tersebut.

Ikuti perkembangan Pemilu 2019 hanya di sini.
(elz/fdn)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>