Sambangi Workshop Legendaris di Jerman, Builder Indonesia Dapat Banyak Inspirasi

Liputan6.com, Jakarta – Di sela Custombike Show 2018 di Bad Salzuflen, Jerman, rombongan Suryanation Motorland yang terdiri dari builder Tanah Air berkesempatan berkunjung ke Fred Kodlin Motorcycles yang berbasis di kawasan Hessen, Minggu (2/12).

Untuk bisa sampai ke markas salah satu builder legendaris di Jerman itu, rombongan harus menempuh perjalanan selama dua jam Bad Salzuflen.

Fred Kodlin Motorcycles sendiri didirikan sejak awal 1980-an. Tak heran, Fred Kodlin Motorcycles dianggap sebagai salah satu builder senior di Jerman bahkan Eropa.

Menurut Rizky Dwianto, Suryanation Motorland Committe, perjalanan tim kali ini untuk memberikan pengalaman dan kesempatan berharga bagi peserta karena dapat berdiskusi langsung dengan salah satu builder senior di Eropa.

“Sambutan yang diberikan pada saat kami berkunjung pun sangat luar biasa dan mereka tampak antusias berbagi pengalaman dan berdiskusi mengenai dunia custom” ujar Rizky dalam keterangan tertulis kepada Liputan6.com, Senin (3/12/2018).

Perjalanan Fred Kodlin dalam membangun bisnisnya sangat menginspirasi. Sebab, dunia kustom dapat menjadi sebuah perusahaan besar dan bisa menjadi acuan bagi builder Indonesia untuk mulai mengembangkan bisnisnya sampai ke luar negeri.

Di dalam area workshop, tim Suryanation Motorland tidak hanya melihat display motor-motor kustom yang sudah pernah dibuat, tetapi juga diajak melihat langsung workshop-nya yang sudah dilengkapi perangkat canggih membuat motor kustom mulai dari mesin CNC hingga mesin khusus untuk melakukan dyno test

“Saya beruntung sekali bisa datang ke sini, motor yang dibuat di sini hampir seluruh part-nya dibuat sendiri dengan mangandalkan mesin CNC. Untuk segi finishing motor motor Fred Kodlin ini sangat keren dan akhirnya banyak desainnya yang yang jadi trendsetter di dunia motor kustom,” ujar Rizaldi Parani, salah satu peserta perjalanan ini.

Sementara itu, Bimo Hendrawan salah satu juri suryanation motorland yang sudah lama mengenal dunia kustom Eropa mengatakan, meski mengerjakan motor kustom kategori ekstrim, builder Eropa tetap mempertahankan unsur utama pada sepeda motor.

“Setiap builder dunia yang saya tahu pada saat mereka membuat motor yang terbilang extreme mereka tetap memperhatikan unsur keamanan, harus laik jalan dan juga mentaati regulasi yang ada. Ini bisa menjadi salah satu acuan bagi builder Indonesia ketika mereka membuat karya,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *