Sama-Sama Berkeringat, Bisakah Seks Menggantikan Olahraga?

Liputan6.com, Jakarta Entah pendingin ruangan menyala atau tidak, berhubungan seks bisa membuat tubuh berkeringat. Seks juga bisa meningkatkan detak jantung seperti berolahraga. Namun, bukan berarti Anda bisa menggunakan alasan sudah bercinta untuk tidak berolahraga.

Seks memang bisa disebut sebagai salah satu bentuk aktivitas berolahraga, bahkan, kadang-kadang bisa mencapai olahraga level moderat,” kata Asisten Profesor Department of Exercise Science and Health Promotion at Florida Atlantic University, Amerika Serikat, Tina Penhollow.

Namun, tidak selamanya seks yang Anda dan pasangan lakukan itu bisa disamakan dengan olahraga. Hal ini tergantung pada konsistensi serta aktivitas yang dilakukan. Misalnya seks yang lembut tentu efek pada sistem kardiovaskular berbeda dengan seks yang berenergi atau banyak gerak, seperti disampaikan Tina.

Memang seks bisa masuk dalam aktivitas fisik tapi efek secara fisiologis masih jauh dari olahraga. Seks ini mirip dengan olahraga dalam hal meningkatkan detak jantung.

“Jadi, meski Anda memiliki kehidupan seks yang luar biasa tapi tidak bisa menggantikan aktivitas fisik berolahraga,” kata Tina seperti dilansir Refinery 29, Rabu (13/3/2019).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *