Minta Tambahan 250 Ribu Kuota Haji, Jokowi Tunggu Jawaban Raja Salman

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyatakan Kementerian Agama akan serius menindaklanjuti realisasi penambahan 10 ribu kuota haji yang diberikan kerajaan Arab Saudi pada musim haji tahun ini.

“Kami di Kemenag akan all out untuk merealisasikan penambahan kuota 10 ribu meskipun implikasinya tidak sederhana. Penambahan kuota 10 ribu ini terjadi tatkala pemerintah sudah melakukan persiapan akhir pelaksanaan musim haji tahun ini,” kata Menag Lukman dilansir dari situs Kemenag, Kemenag.go.id

Dia menyampaikan, bagi jajaran Kementerian Agama, penambahan kuota Haji ini merupakan sebuah kehormatan. Karena, sejak awal jajaran Kemenag khususnya petugas haji Indonesia telah menyiapkan diri untuk melayani calon jemaah.  

“Saya mengajak seluruh jajaran Kemenag dan petugas haji sejak awal pasang niat untuk melayani. Jadi sebenarnya dengan adanya penambahan, sebenarnya ini adalah medan amal bagi kita untuk melayani dengan baik,” sambung Menag.

Penambahan kuota secara mendadak disampaikan Raja Kerajaan Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud kepada Presiden Joko Widodo dalam pertemuan di Riyad pada Minggu, 14 April 2019.

Nge-vlog Bareng, Jokowi Ungkap Pesan Raja Salman untuk Indonesia

JakartaPresiden Joko Widodo (Jokowi) nge-vlog bersama Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud di sela-sela pertemuannya di Arab Saudi. Jokowi meminta Raja Salman untuk menyampaikan pesan bagi rakyat Indonesia.

Video yang berdurasi 1 menit 45 detik itu diunggah di akun resmi Facebook Jokowi seperti dilihat detikcom, Selasa (16/4/2019). Jokowi mengawali pembicaraan di video itu dengan menyampaikan kondisi Raja Salman.

“Assamualaikum warohmatullohi wabaraktuh. Siang ini saya bersama-sama Sri Baginda Raja Salman. Alhamdulillah, beliau dalam keadaan sehat walafiat,” kata Jokowi.

Nge-vlog Bareng, Jokowi Ungkap Pesan Raja Salman untuk IndonesiaFoto: Facebook Presiden Joko Widodo

Setelah itu, video memperlihatkan saat Jokowi disambut oleh Raja Salman di Arab Saudi. Jokowi juga bertemu dengan sejumlah pejabat Arab Saudi lainnya.

Jokowi mengaku bahagia bisa bertemu kembali dengan Raja Salman. Pujian pun sebaliknya disampaikan Raja Salman kepada Jokowi.

“Saya senang sekali bisa bertemuk dengan bapak,” ujar Raja Salman seperti disampaikan penerjemah.

“Saya sangat berbahagia sekali bisa bertemu Sri Baginda,” balas Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu kemudian meminta Raja Salman untuk memberi pesan kepada rakyat Indonesia. Raja Salman menganggap Indonesia sebagai negaranya sendiri. Dia pun berharap bisa berkunjung kembali ke Indonesia.

“Saya sangat senang sekali pada hari ini dengan adanya Pak Presiden, kemudian saya pun berharap Insya Allah pada suatu waktu dapat berkunjung ke Indonesia untuk bertemu saudara-saudara kami rakyat Indonesia,” ujarnya.

“Indonesia merupakan negara kami juga dan Saudi, Mekah serta Madinah adalah negara semua orang Islam,” sambung Raja Salman.

Jokowi pun mengucapkan terima kasih kepada Raja Salman. Dia juga menyampaikan salam hangat dari Raja Salman untuk masyarakat Indonesia.

“Sri Baginda Raja Salman bin Abdulaziz menyampaikan salam bagi seluruh rakyat Indonesia. Beliau yang dua tahun lampau berkunjung ke Jakarta dan berlibur di Bali, telah menganggap Indonesia sebagai negeri sendiri. Dan sebaliknya, ‘Saudi, Makkah, serta Madinah adalah negara semua orang Islam’,” ujar Jokowi memberi keterangan di unggahannya di Facebook.
(knv/elz)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kemenag Segera Tindak Lanjuti Penambahan Kuota Haji dari Raja Salman

Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah Arab Saudi memberikan tambahan sebesar 10 ribu kuota untuk jemaah haji Indonesia. Tambahan kuota ini diberikan Raja Salman kepada Presiden Jokowi saat berkunjung ke Arab Saudi.

Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin membenarkan soal penambahan 10 ribu kuota itu. “Info tentang penambahan kuota benar adanya. Saat ini, tambahan kuota tersebut juga sudah masuk dalam sistem e-Hajj Saudi,” kata Menag Lukman dilansir dari laman resmi Kemenag, kemenag.go.id, Selasa (16/4/2019).

“Sebagai tindak lanjut, kami akan segera melakukan pembahasan dengan DPR,” imbuhnya.

Menurut Lukman, pembahasan dengan DPR dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) perlu segera dilakukan karena penambahan kuota berimplikasi pada sejumlah hal yang kompleks. Pertama, terkait biaya penyelenggaraan.

Kemenag bersama DPR telah menyepakati Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) 1440H/2019M dengan skema kuota 221 ribu, terdiri dari 204 ribu jemaah haji reguler dan 17 ribu jemaah haji khusus. Rata-rata BPIH untuk jemaah haji reguler tahun ini, Rp 35.235.602 atau setara US$ 2.481.

“Bersama DPR, kami sudah menyepakati biaya haji 2019 menggunakan dana optimalisasi sebesar Rp 7,039 triliun untuk 204.000 jemaah. Itu artinya untuk 10.000 jemaah baru sebagai tambahan kuota diperlukan tambahan biaya tak kurang dari Rp 346 miliar. Penambahan kuota itu juga berdampak pada penambahan sekitar 25 kloter baru dan penambahan sekitar 125 petugas kloter. Maka perlu dibahas kembali hal-hal yang terkait dengan sumber biayanya,” ujar Lukman.

Dampak kedua, terkait pengadaan layanan haji, baik di dalam maupun luar negeri. Di dalam negeri, penambahan kuota akan mempengaruhi proses penyiapan dokumen dan manasik jemaah haji. Apalagi proses penerbitan visa saat ini mempersyaratkan rekam biometrik yang sedang berjalan dan di sejumlah daerah sudah hampir selesai.

“Kami harus mendistribusikan kembali tambahan kuota ini ke tingkat provinsi. Kami juga harus menambah petugas kloter. Jumlah 10 ribu setidaknya akan terdistribusi dalam kurang lebih 25 penerbangan. Setiap penerbangan harus ada lima petugas kloter,” ungkap Lukman.

Top 3 Berita Hari Ini: Mengenal Sup Harira, Makanan Jamuan Raja Salman untuk Jokowi

Liputan6.com, Jakarta – Top 3 Berita Hari Ini membahas tentang sup harira yang merupakan makanan jamuan Raja Salman untuk Jokowi. Selain itu, 6 kebiasaan baik untuk meningkatkan kekuatan otak dan 6 jajanan pasar khas Banyumas.

Sup harira merupakan makanan yang berasal dari Maroko yang banyak digemari di Timur Tengah. Meski populer dimasak saat Ramadan untuk berbuka, makanan aasal Maroko yang disediakan untuk Jokowi ini juga banyak dikonsumsi di hari biasa.

Di luar sup harira, ada 6 kebiasaan yang baik untuk meningkatkan kekuatan otak. Dari 6 kebiasaan tersebut, salah satunya adalah minum air yang cukup.

Otak Anda terdiri dari sekitar 70 persen air, jadi tanpa air yang cukup, otak Anda tidak akan berfungsi dengan baik. Ketika Anda tidak minum cukup air, Anda akan sulit untuk berkonsentrasi. Rasa kantuk akan terus menghampiri karena kekurangan energinya.

Banyumas di Jawa Tengah mempunyai banyak banyak jajanan pasar yang menarik untuk dicicipi, tak hanya soal obyek wisata, cimplung, salah satunya.

Cimplung adalah jajanan berbahan dasar singkong dan gula merah. Singkong dikupas lalu dipotong sesuai selera. Singkong yang direbus bersama derasan pohon aren atau pohon kelapa yang menjadi cikal bakal gula merah. Rasa legit dari jajanan yang satu ini dijamin bikin ketagihan.

Ketiga berita tersebut terangkum lengkap dalam Top 3 Berita Hari Ini. Yuk, kita simak rangkuman selengkapnya berikut ini.

Mengenal Sup Harira, Makanan Jamuan Raja Salman untuk Jokowi 

Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Ibu Negara Iriana Widodo bertemu dengan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud di Istana Pribadi Raja di Riyadh, Arab Saudi pada Minggu 14 April 2019.

Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengatakan, Presiden dan Ibu Negara Iriana sempat berbincang sebentar dengan Raja Salman di ruang tunggu utama.

Selanjutnya…

6 Kebiasaan Baik Untuk Meningkatkan Kekuatan Otak

Semua orang ingin memiliki kekuatan otak yang maksimal, di mana otak adalah sebagai pusat untuk mengatur kerja dalam tubuh. Banyak trik dan cara dilakukan untuk mendapatkan hasil yang maksimal, mulai dari makan ikan yang bergizi hingga latihan khusus yang dilakukan.

Sekarang Anda tidak perlu khawatir, karena ada beberapa cara mudah yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kinerja otak Anda. Melansir dari lifehack.org, Minggu, 14 April 2019, berikut latihan yang harus Anda lakukan.

Selanjutnya…

6 Jajanan Pasar Manis Khas Banyumas yang Bikin Ketagihan

Datang ke suatu daerah seperti ke Banyumas, rasanya tak lengkap kalau tidak mencoba atau mencicipi makanan khas setempat. Apalagi jajanan pasar tidak boleh dilupakan.

Selain murah meriah, Anda juga bisa berinteraksi dengan orang lokal. Bahkan bertanya bagaimana cara membuat jajanan pasar khas daerah tersebut.

Selanjutnya…

2 dari 2 halaman


Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Usai Jokowi Bertemu Raja Salman, Kuota Haji RI Tambah 10.000 Jemaah

Jakarta – Istana menyatakan kuota haji untuk Indonesia ditambah 10.000 jemaah. Hal ini diketahui setelah Presiden Joko Widodo bertemu dengan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud.

“Dalam pertemuan itu, Presiden Jokowi juga menyampaikan apresiasi dari seluruh masyarakat Indonesia atas diberikannya kuota tambahan kembali sebesar 10.000 bagi jemaah haji Indonesia,” kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, lewat keterangan yang diterima, Senin (15/4/2019).

Diketahui, Jokowi bertemu dengan Raja Salman di Istana Pribadi Raja (Al-Qasr Al-Khas) pada Minggu (14/4) sore. Dalam pertemuan bilateral itu, Jokowi dan Raja Salman juga sepakat meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi.
“Presiden Jokowi dan Raja Salman sepakat ke depan, kerja sama ekonomi akan terus ditingkatkan, terutama di bidang energi dan pariwisata,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi seusai pertemuan.
Retno, yang mendampingi Jokowi dalam pertemuan bilateral itu, menyampaikan Raja Salman juga mengapresiasi Indonesia atas kepemimpinannya di dunia Islam.

“Dari pembicaraan tadi, tampak sekali kedekatan antara kedua kepala negara,” ujar Retno.

Dalam pertemuan ini, Jokowi juga didampingi Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel, dan Staf Khusus Presiden Abdul Ghofarrozin.

Tonton video Momen Keakraban Presiden Jokowi dan Raja Salman:

[Gambas:Video 20detik]

(jbr/fjp)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Momen Jokowi Bertemu Raja Salman, Umrah Hingga Masuk Kakbah

Senin 15 April 2019, 10:46 WIB

Foto News

Pool – detikNews

Jakarta detikNews – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melaksanakan ibadah umrah usai bertemu Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud. Jokowi dapat kesempatan masuk ke dalam Kakbah.

Jokowi didampingi sang istri, Iriana. Tampak juga dua putranya, Gibran Rakabuming dan Kaesang Pengarep. Selain itu terlihat pula Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel (Foto: Dok. BPMI Sekretariat Kabinet)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com

Top 3 News: Jokowi Ajak Gibran dan Kaesang Bertemu Raja Salman

Liputan6.com, Jakarta – Top 3 News, Presiden Joko Widodo atau Jokowi bertolak ke Arab Saudi atas undangan Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud usai debat pilpres putaran terakhir. Jokowi tidak sendiri, dia ditemani Ibu Negara Iriana serta kedua putranya, Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep. 

Momen pertemuan tersebut sempat dibagikan mantan Gubernur DKI Jakarta itu lewat akun Instagram pribadinya. Jokowi juga mengungkapkan kebahagiannya di undang ke Istana dan disambut hangat oleh Raja Salman. 

Setelah itu, dia pun memenuhi undangan sang putra mahkota, Muhammad bin Salman di Riyadh. 

Tak ketinggalan, suguhan menu khas Timur Tengah disajikan saat Raja Salman mengundang Jokowi dan Ibu Iriana untuk santap siang bersama.  Antara lain sup harira, daging iga sapi, nasi mandhi dengan ayam, dan sejumlah makanan penutup dan manisan khas Arab Saudi.

Sementara itu, gempa mengguncang dua wilayah Indonesia pada Minggu, 14 April kemarin. Gempa pertama terjadi di Kabupaten Sabang, Aceh dan Jayapura, Papua. Kedua gempa dilaporkan tak berpotensi tsunami.

Berikut berita terpopuler di kanal News Liputan6.com, sepanjang Minggu, 14 April 2019:

Mengenal Sup Harira, Makanan Jamuan Raja Salman untuk Jokowi

Liputan6.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Ibu Negara Iriana Widodo bertemu dengan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud di Istana Pribadi Raja di Riyadh, Arab Saudi pada Minggu 14 April 2019.

Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengatakan, Presiden dan Ibu Negara Iriana sempat berbincang sebentar dengan Raja Salman di ruang tunggu utama.

Setelah berbincang sebentar di ruang utama, Presiden dan Ibu Iriana kemudian dijamu santap bersama oleh Raja Salman.

Menu yang disuguhkan untuk Jokowi dan rombongannya adalah makanan khas Timur Tengah, antara lain sup harira, daging iga sapi, nasi mandhi dengan ayam, dan sejumlah makanan penutup dan manisan khas Arab Saudi.

Yang menarik, salah satu menu yaitu sup harira bukan kuliner khas Arab Saudi, tapi berasal dari Maroko yang memang banyak digemari di Timur Tengah.

Harira adalah sup tradisional dari Maroko yang biasa dikonsumsi untuk berbuka puasa. Meski populer dimasak saat Ramadan untuk berbuka, makanan yang disediakan untuk Jokowi ini juga banyak dikonsumsi di hari biasa.

Bertemu Raja Salman, Jokowi Dijamu Makanan Khas Timur Tengah

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta Ibu Negara Iriana Jokowi bertemu dengan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud di Istana Pribadi Raja di Riyadh, Arab Saudi. Jokowi dan Iriana disambut langsung oleh Raja Salman di halaman depan Istana.

Tiba pada pukul 13.50 waktu setempat, Jokowi dan Iriana disambut langsung oleh Raja Salman di halaman depan Istana. Jokowi menyampaikan rasa bahagianya bisa diundang ke istana.

“Saya merasa berbahagia sekali karena hari ini diundang Sri Baginda Raja ke Istana ini,” kata Jokowi, dalam keterangan tertulis yang disampaikan Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, Minggu (14/4/2019).

“Saya juga senang Presiden Jokowi bisa memenuhi undangan saya,” ucap Raja Salman.

Setelah berbincang sebentar di ruang utama, Jokowi dan Iriana dijamu santap siang bersama oleh Raja Salman.

Adapun menu yang disuguhkan Raja Salman kepada Jokowi adalah makanan khas Timur Tengah, antara lain sup harira, daging iga sapi, nasi mandhi dengan ayam, dan sejumlah makanan penutup, serta manisan khas Arab Saudi.

Turut mendampingi Jokowi dan Iriana antara lain Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel.
(idn/yld)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Presiden Jokowi dan Raja Salman Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi

Liputan6.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Raja Salman menggelar pertemuan bilateral di Istana Pribadi Raja (Al-Qasr Al-Khas), pada Minggu sore waktu setempat.

Dalam pertemuan yang berlangsung selepas jamuan santap siang itu, Presiden Jokowi dan Raja Salman sepakat akan meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi.

“Presiden Jokowi dan Raja Salman sepakat ke depan, kerja sama ekonomi akan terus ditingkatkan terutama di bidang energi dan pariwisata,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam Minggu (14/4/2019).

Dalam pertemuan itu, Presiden Jokowi juga menyampaikan apresiasi dari seluruh masyarakat indonesia atas diberikannya kuota tambahan kembali sebesar 10.000 bagi Jamaal Haji Indonesia.

“Raja Salman juga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kepemimpinan Indonesia di dalam menjaga stabilitas kawasan dan dunia,” ucap Retno.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan bilateral itu menyampaikan, Raja Salman juga mengapresiasi Indonesia atas kepemimpinannya di dunia islam.

“Dari pembicaraan tadi tampak sekali kedekatan antara kedua kepala negara,” ujar Retno.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan bilateral tersebut antara lain Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel, dan Staf Khusus Presiden Abdul Ghofarrozin.