OPINI: 4 Tantangan Mengelola Masalah Ekonomi Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – Saya menyimak pidato Kenegaraan Pak Prabowo semalam melalui laman Youtube. Saya menganalisis sesuai dengan kapasitas sebagai ekonom dan pengelola dana.

Pak Prabowo memulai pidato yang berapi-api dengan penderitaan anak bangsa yang terlilit utang sehingga sampai bunuh diri. Lalu penderitaan para petani yang diserbu oleh barang impor.

Memang harus diakui berbagai hal tersebut masih menjadi tantangan. Beliau kemudian mengajak untuk memacu swasembada pangan dan energi lewat program yang disitirnya sebagai Dorongan Besar.

Baiknya kita menunggu penjelasan tim ekonomi Pak Prabowo apakah yang dimaksud selaras dengan pemikiran Paul Rosenstein-Rodan tahun 1943.

So what my take, my dear friends?

Saya cermati pemerintah, sekarang dan siapa pun nanti yang memimpin, menghadapi tiga tantangan (sebetulnya empat).

Pertama, memacu kapasitas produktif terutama lewat penyediaan infrastruktur agar untuk memacu pertumbuhan, tentunya tanpa diikuti oleh memburuknya defisit neraca berjalan.

Ini istilahnya pro-growth. Tantangan kedua adalah menekan ketimpangan kemakmuran yang justru memburuk sejak era reformasi.

Berdasarkan data BPS, gini ratio yang kerap digunakan untuk mengukur ketimpangan berada pada angka 0,389 untuk 2018. Walau menurun dibandingkan lima tahun terakhir. Namun, masih terbilang tinggi. Pemerintah hakikatnya dituntut lebih banyak kebijakan pro-poor.

Tantangan ketiga adalah fiscal sustainability terkait beban pembayaran utang. Sering saya sampaikan persoalan utang di Indonesia bukan terkait besar atau rasio utang terhadap GDP (produk domestik bruto/PDB).

Dibandingkan banyak negara, Indonesia terbilang hati-hati, seperti terlihat pada peraga. Tantangan lebih terkait pada biaya berutang dan produktivitas utang.

Saya nilai, dan ini terbuka untuk diuji, pemerintahan saat ini menyadari tantangan di atas. Pro-growth diatasi dengan mempercepat penyediaan infrastruktur.

2 dari 2 halaman

Tantangan Selanjutnya

Walau memang menimbulkan dua masalah. Pertama, kurang menyerap tenaga kerja mengingat lebih banyak dikerjakan dengan mesin.

Kedua, memperburuk neraca berjalan mengingat banyak barang modal yang harus diimpor. Untuk pro-poor, saya cermati juga terjadi peningkatan drastis terutama sejak kuartal terakhir tahun 2017.

Sebab sebelumnya peningkatan administered priced yang bersamaan dengan menurunnya harga komoditas primer andalan ekspor Indonesia memukul daya beli masyarakat.

Sangat bisa jadi banyak kelompok masyarakat yang saat itu kecewa dengan pemerintah yang menanggung beban lebih berat apalagi ketika pemerintah juga memacu penerimaan pajak.

Terkait fiscal sustanabiity, terus terang saya memahami peralihan focus kebijakan tahun lalu from growth to stability.

Dengan rasio utang terhadap GDP (11 persen) yang terbilang rendah disbanding negara sekawasan, dan rasio dana pihak ketiga perbankan terhadap GDP hanya 40 persen, Indonesia dipastikan tetap membutuhkan utang luar negeri.

Terkait pengelolaan utang, sebetulnya pemerintah sekarang punya pencapaian bagus bila mencermati perkembangan keseimbangan primer.

Angka ini menghitung selisih antara pendapatan negara terhadap pengeluaran yang setelah dikurangi bunga utang.

Kecenderungan penurunan keseimbangan primer ini, bahkan sempat menyentuh angka positif, menunjukkan kemampuan pemerintah untuk tidak berutang demi menutupi utang.

Bayangkan angka keseimbangan primer ini bisa semakin turun bila bunga berutang bisa lebih rendah. Coba cermati peraga:

Saya selalu menilai kehebatan Presiden itu banyak ditentukan oleh kemampuan mengambil keputusan yang berat yang dapat disetujui masyarakat. Kebijakan yang kurang populis. Pahit di depan, namun manis kemudian. Sengara membawa nikmat.

Bukan nikmat membawa sengsara seperti kasus Penyakit Belanda.

Jadi coba cermati peraga yang menunjukkan perkembangan neraca berjalan, neraca perdagangan, defisit neraca minyak dan harga minyak.

Sejak tahun 2004, kita bukan lagi negara OPEC. Coba cermati sejak kapan defisit neraca minyak (histogram) terus memburuk.

Kapan kira-kira saat terbaik kita menurunkannya agar tidak lebih buruk. Pandangan saya adalah ketika neraca perdagangan barang surplus yakni pada periode 2009-2011.

Sebagai kesimpulan pada hakikatnya tidak ada yang baru dalam pidato Pak Prabowo. Dapat dipastikan Dorongan Besar juga akan dibiayai dengan utang.

Salam,

Budi Hikmat

Direktur Strategi dan Kepala Makro Ekonomi PT Bahana TCW Investment Management

Ahok Imbau Pendukungnya Tak Golput di Pilpres 2019

Jakarta – Jelang pelaksanaan Pilpres 2019, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memberi imbauan kepada warga Jakarta. Eks Gubernur DKI itu meminta pendukungnya untuk tidak golput.

Hal tersebut disampaikan Ahok melalui surat yang ia sampaikan melalui stafnya, Ima Mahdiah, yang ikut dalam Pileg untuk DPRD DKI Jakarta. Secara khusus, ia memberi imbauan kepada warga Jakarta Barat yang masuk dalam daerah pemilihan 10 DPRD DKI.

“Mohon dukungannya, jangan golput pada Pemilu 17 April 2019 nanti,” ucap Ahok dalam suratnya yang ia tulis dari Mako Brimob, Selasa (15/1/2018).


Lewat suratnya, Ahok mengesankan meminta warga Dapil 10 DKI untuk mendukung Ima. Ia juga berharap pemilu dapat berlangsung dengan damai.

Berdasarkan Daftar Calon Tetap KPU, seperti dilihat dari website KPU DKI Jakarta, Ima diketahui maju sebagai caleg dari PDIP untuk Dapil 10 DKI Jakarta. Dapil 10 berada di wilayah Jakarta Barat B yang meliputi Kecamatan Grogol Petamburan, Kecamatan Taman Sari, Kecamatan Kebon Jeruk, Kecamatan Palmerah dan Kecamatan Kembangan.

Ahok Imbau Pendukungnya Tak Golput di Pilpres 2019Foto: Surat Ahok minta pendukung tak golput. (Dok Istimewa).

Ima merupakan salah satu staf Ahok yang masih tetap setia meski Ahok harus menjalani hukuman sebagai terpidana dalam kasus penistaan agama. Ima pernah bercerita, ia maju menjadi caleg dari PDIP atas saran Ahok.

“Bapak (Ahok) sendiri yang minta saya masuk PDI Perjuangan. Beliau mengatakan, kalau mau berjuang ya lewat PDI Perjuangan,” kata Ima kepada wartawan, Sabtu (1/9/2018).

Berikut surat Ahok yang ia tulis sebagai dukungan untuk Ima:

Kepada warga-warga di dapil 10 DPRD Propinsi DKI. Mohon dukungannya, jangan golput pada Pemilu 17 April 2019 nanti. Saya titipkan surat ini melalui Ima Mahdiah caleg Dapil 10 PDIP untuk DPRD Propinsi DKI. Sehat, sukses, sukacita, dan selalu ada damai sejahtera Allah menyertai hati dan pikiran kita.

Salam dari
Mako Brimob

BTP
Basuki Tjahaja Purnama
15-1-2019
(elz/tor)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Putra Ustaz Arifin Ilham: Kondisi Abi Membaik, Mohon Doa

Jakarta – Putra Ustaz Arifin Ilham, Muhammad Alvin Faiz menyebut kondisi terkini ayahnya sudah membaik. Namun, kondisi ayahnya masih membutuhkan banyak istirahat.

“Sekarang abi semakin membaik, doakan semuanya semakin membaik ke depan,” kata Alvin kepada wartawan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Minggu (13/1/2019).

Alvin meminta masyarakat yang ingin menjenguk ayahnya untuk tidak dilakukan dalam waktu dekat. Karena, sang ayah disebutnya membutuhkan istirahat yang cukup.

“Sebenarnya abi ini hanya butuh istirahat, kondisi membaik dan Alvin berpesan kalau tadi seperti Ustaz Syukur (sahabat Arifin Ilham) sampaikan kalau abi ini hanya butuh istirahat. Jadi sekarang kita mohon doanya saja,” kata Alvin.
“Kalau mau jenguk sekali lagi maaf izinkan sekarang abi untuk istirahat karena kemarin di Jakarta ini ketika masih di Jakarta kondisinya dalam artian banyak yang pengen jenguk, memang semua sayang abi begitu ya. Kondisinya sulit untuk istirahat itu intinya,” sambungnya.

Alvin menyebut sedih dengan kondisi ayahnya saat ini. Namun ia merasa bersyukur karena banyak yang mendoakan ayahnya itu.

Dalam kesempatan yang sama, sahabat Arifin Ilham, Ustaz Abdul Syukur yang baru menemui Arifin menyebut acara dzikir dan doa bersama yang sudah berlangsung di istiqlal itu sudah diketahui oleh Arifin sendiri. Arifin disebutnya mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang mendoakannya.

“Saya tadi sebelum acara ini langsung dari Penang datang 2 jam sebelum acara dan sepengetahuan beliau, dan beliau titip salam untuk semunya. Beliau senang sekali dan terimakasih untuk masyarakat Indonesia khsusunya para ulama, guru, para sahabat dan seluruh kaum muslimin yang mendoakan beliau, bahkan beliau saksikan di kamar itu doa dari anak-anak Palestina mendoakan kesehatan beliau,” kata Syukur.

Seperti diketahui, Pimpinan Majelis Zikir Az-Zikra itu sedang menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Penang, Malaysia. Arifin Ilham dirujuk ke rumah sakit di Penang, Malaysia setelah dirawat beberapa hari di RSCM Kencana, Jakarta Pusat.
(yld/yld)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Cerita di Balik Pembongkaran Makam Karena Beda Pilihan Caleg di Gorontalo

Liputan6.com, Gorontalo – Menjelang Pilpres 2019, tensi politik di berbagai daerah memanas, bahkan efeknya hingga ke masrayarakat di tingkat Desa. Di Provinsi Gorontalo, tepatnya di Desa Toto Selatan, Kabupaten Bone Bolango, akibat beda pilihan pada pemilihan legislatif mendatang dua makam terpaksa dibongkar dan dipindahkan.

Pantauan Liputan6.com, Sabtu (12/1/2019) isak tangis keluarga Abdusalam Pomontolo pecah saat satu persatu tulang belulang mulai diangkat dari liang lahat untuk dipindahkan. Dua kuburan itu masing-masing atas nama Masri Dunggio dan Siti Aisyah Hamzah.

Awalnya, pemilik lahan bernama Awano Hasan mengajak keluarga Abdulsalam Pomontolo untuk memilih calon legislatif berdasarkan arahannya. Namun, Abdul Salam beserta keluarganya menolak dengan alasan sudah punya pilihan.

“Awano Hasan yang merupakan pemilik lahan sempat melontarkan kata-kata kepada kami, kalau tidak mau ikut pilihannya maka silahkan pindahkan kuburan keluarga kalian yang ada ditanah saya,” ungkap Abdul Salam Pomontolo.

Ia menambahkan, pernyataan tersebut sering dilontarkan Awano. Bahkan satu waktu Awano mencaci keluarganya.

Mediasi sempat difasilitasi oleh pemerintah desa setempat namun tidak membuahkan hasil. Pemilik lahan ngotot agar kedua makam dipindahkan.

“Ia (Awano) kemudian memblokade pintu masuk menuju kuburan,┬ájadi dua kuburan ini kami pindahkan,” kata Abdul.

Sementara itu Kepala Desa Toto Selatan, Gorontalo, Taufik Baladraf membenarkan ada pemindahan dua kuburan. “Iya benar. Kami sudah berusaha melakukan mediasi dan hasilnya kuburan tersebut tetap dipindahkan,” katanya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Dirawat di Penang, Arifin Ilham Bicara Soal Oase Hati dan Kematian

Jakarta – Ustaz Arifin Ilham saat ini sedang menjalani perawatan akibat sakit di sebuah rumah sakit di Penang, Malaysia. Lewat media sosial dia mengunggah tulisan berjudul oase hati.

detikcom melihat tulisan yang diunggah ustaz Arifin Ilham lewat akun Facebook-nya, Sabtu (12/1/2019). Dia mengawali cerita soal manusia yang berasal dari tanah dan akan kembali ke tanah, kembali kepada Sang Khalik.

Pimpinan Majelis Zikir Az-Zikra, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ini mengatakan kematian selalu mengingatkannya untuk terus menerus memohon ampunanNya. Membuat dirinya semangat beribadah karena tahu kehidupan di dunia ini fana, hanya sementara.


“Putaran waktu di dunia ini terlalu sebentar untuk mengumpulkan bekal hidup selama-lamanya. Sebentar, tetapi menentukan keadaan di Akhirat kelak. Dunia bukan untuk main-main apalagi maksiat. Umurku tidak sepanjang perjuanganku. Sementara dosaku banyak, ilmuku kurang, keadaan inilah membuat waktu hidup ini terasa semakin sebentar,” tulisnya.
Dalam tulisan itu, ustaz Arifin Ilham juga bicara soal kecintaannya terhadap keluarga hingga warga negara Indonesia. Dia berharap bangsa ini selalu damai dan penuh berkah Allah.

Berikut tulisan lengkap yang diunggah ustaz Arifin Ilham:

Assalaamualaikum warahmatullahi wabarkaatuhu.

Siapa aku? Ya, aku dari tiada, sekarang ada, itu juga hanya sebentar, kembali lagi tiada. Aku berasal dari ayah ibu, kakek nenek, terus ke atas hingga mendarat di Datuk manusia, Nabi Adam dan Bunda Hawa. Ujung-ujungnya kita harus menyebut kita adalah bani Adam, keturunan Adam ‘alaihis salam. Sementara bahan dasar moyang kita itu dari tanah, sekarang di atas tanah, semua yang kulihat dari tanah, tidak lama lagi aku pun masuk ke dalam tanah. Ya, aku yang selalu apik merawat tubuh ini, ternyata calon bangkai yang berkalang tanah. Aku akan masuk ruang sunyi senyap berbantal tanah, kepala utara, kaki selatan miring ke kiblat. Belatung, cacing, bau busuk menyerengai dalam daging tulang yang selalu kurawat saat hidup. Harapan kita tentu Allah menjadikan kuburan kita, Taman Surga-Nya. Aamiin.

Astaghfirullah, inilah yang membuat aku terus-menerus memohon ampunan-Nya. Inilah yang membuatku semangat dalam beribadah, bernikmat dalam shalat, bahagia berlama-lama sujud di penghujung malam, menangis, dan menyelimuti diri dengan rasa takut akan murka dan azab-Nya. Allahu Akbar, inilah yang membuat gelora asa terpatri kuat dalam memburu ridha dan Syurga-Nya; inilah yang mendesakkan rasa rindu berjumpa dg-Nya. Inilah energi amal sholehku, dakwahku.

Inilah yang menjadi asbab bersemangat dalam mencari rejeki yang halal, kuat bestari dalam beramal silaturahim, sayang pada keluarga, sayang pada semua apalagi pada yang papa lebih-lebih pada saudara-saudara yang tertindas. Merenungi siapa aku, menjadikan diri ini disibukkan dg perbaikan diri, dan sama sekali tidak tertarik mencari aib orang lain, aib diri saja seabrek abrek. Lunglai sudah jika teringat akan siapa diri ini. Tertatih jasad ini dalam mengimbangi gelora ruh dan hati yang terus berjibaku menuju-Nya. Terluap “khouf” rasa takut hebat kpd-Nya dan “rojaa” berharap sangat kpdNya. Bergelayut sedih berbaur bahagia. Putaran waktu di dunia ini terlalu sebentar untuk mengumpulkan bekal hidup selama-lamanya. Sebentar, tetapi menentukan keadaan di Akhirat kelak. Dunia bukan untuk main-main apalagi maksiat. Umurku tidak sepanjang perjuanganku. Sementara dosaku banyak, ilmuku kurang, keadaan inilah membuat waktu hidup ini terasa semakin sebentar.

Duhai kalian, Abah yang telah berpulang, Mama, anak-anakku, istri-istriku, anak-anak yatimku, anak-anak santriku, keluargaku, guru-guruku, para sahabatku, jamaah zikir, juga kalian sahabat FB-ku, instagram-ku, saudara-sauadaraku di Palestina, Afghan, Irak, Suriah, Yaman, Mesir, Afrika Tengah, Ughur China, Khasmir, Rohingya, Patani, Moro dan seluruh umat, juga negeri Indonesia tercinta ini, telah masuk merenggut hati dan pikiranku. Diri ini, demi Allah, sayang semua, cinta semua karena Allah. Rasanya tidak disebut doa, kecuali kalian semua bagian doaku. Aku ingin semua damai dalam naungan Syariat-Nya dan hidup bahagia dalam Sunnah Nabi-Nya, sehingga negeri tercinta kita Indonesia hidup damai aman dalam penuh berkah Allah.

“Allahumma ya Allah ampunilah diri ini, dan semua kami. Selamatkanlah kami dari semua fitnah dunia dan kezholiman, dan terimalah mereka yg wafat sebagai syuhada disisiMu…

SubhanAllah air mata ini terus mengalir dalam oase hati ini krn sayangnya abang pada antum semua krn Allah
(hri/hri)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Skuat Persib Segera Diumumkan

Liputan6.com, Bandung – Para pemain yang akan memperkuat Persib Bandung pada kompetisi musim 2019 akan diumumkan di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Senin (14/1/2019). “Pemain akan diumumkan semuanya pada Senin nanti. Jadi mohon bersabar,” ujar Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Kuswara S. Taryono, di Bandung, Sabtu.

Kuswara menambahkan pengumuman pemain Persib hanya dilakukan di hadapan wartawan. Sedangkan prosesi launching atau pengenalan resmi di hadapan Bobotoh akan dilakukan dalam waktu berbeda.

Usai pengumuman, skuat Persib bakal langsung menjalani sesi latihan untuk bersiap menghadapi laga Piala Indonesia melawan Persiwa Wamena pada akhir Januari. Sehingga, tim diharapkan sudah siap tempur saat pertandingan digelar.

“Jadi nanti konferensi pers biasa saja. Setelah itu akan dilakukan langsung latihan perdana. Kalau untuk acara launching dan lain-lain, itu belum (masih dibahas),” ujar Kuswara.

2 dari 3 halaman

Ezechiel dan Bojan

Sejauh ini, Persib baru mengumumkan Ezechiel Ndouassel dan Bojan Malisic yang akan bertahan. Sedangkan pemain lain yang akan dipertahankan belum diumumkan secara resmi.

Tetapi, sejumlah nama sudah dipastikan hengkang, yaitu Oh In-Kyun, Jonathan Bauman, Tony Sucipto, dan kiper Imam Arief Fadillah. Mereka semua sudah menyampaikan salam perpisahan di akun Instagram masing-masing.

3 dari 3 halaman

Esteban dan Srdan

Sementara rekrutan anyar sejauh ini baru Esteban Vizcarra dan Srdan Lopicic yang akan bergabung. Kesepakatan pun sudah terjalin dan mereka tinggal menandatangani kontrak.

Meski begitu, sejumlah nama dikabarkan akan merapat. Mereka di antaranya trio PSMS Medan Erwin Ramdani, Abdul Aziz, dan Frets Butuan.

Nama lain yang diisukan akan bergabung di antaranya Zalnando (Sriwijaya FC) dan Saepuloh Maulana (Mitra Kukar). Tapi, Persib tidak mau mengomentari seputar isu pemain yang berkembang tersebut. (Antara)

Saat Eks Menteri Kabinet Kerja Nyanyi Jangan Lagi Pilih Jokowi

Jakarta – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menggelar nonton bareng (nobar) debat Pemilihan Presiden 2014. Di acara itu relawan emak-emak ikut menyaksikan tayangan ulang debat tersebut.

Usai nobar, Direktur Relawan Prabowo-Sandi Ferry Mursyidan Baldan menyanyikan lagu salam dua jari. Dinyanyiannya itu, Ferry yang merupakan eks Menteri Kabinet Kerja era Jokowi-JK bilang jangan pilih Jokowi.

“Ada sebuah pengabaian yang kemudian memperlihatkan bahwa negeri ini ya kan dibiarkan punya masalah ynag sedemikian rupa dan tanpa ada penanganan dari pemerintah, maka saya bilang. Saya ingat nyanyain ini, nyanyian dua jari nih, ‘salam dua jari, jangan lagi pilih Jokowi’,” kata Ferry di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Sabtu (12/1/2018).

Ferry mengatakan alasannya nyanyi ‘Jangan pilih Jokowi’ karena merasa banyak janji yang belum terealisasi. Apalagi dia pernah ada di dalam pemerintahan Jokowi, sehingga paham betul janji mana yang tak dijalankan.

Juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Siane Indriani sebelumnya mengatakan acara nobar ini bisa menjadi bahan evaluasi capres-cawapresnya nanti. Sebab, menurutnya, materi debat Pemilu 2019 tak beda berjauh dengan 5 tahun lalu.

“Saya sempat bicara dengan teman-teman kayaknya kalau diulang lagi tuh kayaknya Pak Prabowo itu hanya mengulang yang kemarin. Jadi makanya ketika kemarin kita melihat persiapan yang tidak terlalu serius, saya pikir karena Pak Prabowo sudah terbiasa, jadi tidak ada beban sama sekali,” kata Indriani.
(idn/zak)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Naik Sepeda, Jokowi Hadiri Deklarasi Alumni Sejumlah Universitas

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri deklarasi dukungan alumni dari sejumlah universitas. Ia hadir ke lokasi acara dengan sepeda.

Jokowi tiba di plaza tenggara GBK Senayan, Jakarta, Sabtu (12/1/2019) pukul 16.00 WIB. Sepeda yang digunakan Jokowi merupakan sepeda buatan anak bangsa.

Jokowi disambut meriah para peserta. Massa kompak berpose salam jempol untuk Jokowi.

Jokowi disambut meriah oleh para peserta.Jokowi disambut meriah oleh para peserta. Foto: andhika/detikcom

Pantauan di lokasi, massa melakukan ‘pemanasan’ dengan menyanyikan sejumlah lagu nasional. Komposer Addie MS bertindak menjadi dirigen.

Massa yang hadir mengenakan atribut sesuai almamater mereka masing-masing. Misalnya saja alumni UI memakai kaus berwarna kuning dan alumni ITB ada yang memakai kaus putih. Ada juga alumni ITS memakai polo biru.

Sebelumnya Ketua Umum Relawan Projo Budi Arie Setiadi mengatakan, deklarasi tidak hanya dihadiri alumni UI. Alumni UGM hingga ITB turut hadir.

“Tapi hampir seluruh alumni perguruan tinggi di seluruh Indonesia, mulai dari UGM, ITS, ITB, IPB, UNS, Unair, Undip, Padjajaran, Parahyangan, Trisakti, Atmajaya, dan berbagai perguruan tinggi lainnya,” kata Budi kepada wartawan, hari ini.
(dkp/aan)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Fabregas Resmi Tinggalkan Chelsea dan Gabung AS Monaco

MonacoCesc Fabregas akhirnya resmi ke AS Monaco. Chelsea mengonfirmasi kepergian sang gelandang ke klub Ligue 1 itu di bursa transfer Januari ini.

“Hari ini, Cesc Fabregas menyelesaikan transfer permanennya ke Monaco,” tulis pernyataan Chelsea di situs resminya.

Kepergian Fabregas dari Chelsea memang tinggal menunggu waktu sebelumnya. Saat The Blues mengalahkan Nottingham Forest di Piala FA, 5 Januari lalu, pemain berusia 31 tahun itu sudah melambaikan salam perpisahan ke publik Stamford Bridge.

Fabregas sendiri sudah membela Chelsea sejak 2014. Dalam empat setengah musimnya berseragam biru London, ia bermain 198 kali dan mencetak 22 gol.

Empat trofi ia persembahkan untuk Chelsea. Di antaranya adalah dua gelar Liga Inggris pada musim 2014/2015 dan 2016/2017. Musim ini, mantan pemain Arsenal dan Barcelona itu gagal mendapat tempat di skuat utama Chelsea di bawah arahan manajer Maurizio Sarri, dengan baru bermain 16 kali di semua kompetisi.

“Kami berterima kasih atas pelayanannya yang luar biasa dan sangat berharap yang terbaik untuknya pada bagian selanjutnya dari kariernya yang luar biasa,” sambung pernyataan Chelsea.

Monaco pun sudah mengumumkan kedatangan Fabregas. Lewat video di Twitter, klub Prancis itu memberi caption bertagar yang artinya ‘Sekarang Saatnya, Cesc,”

Fabregas dikontrak tiga setengah musim oleh Monaco. Ia menjadi rekrutan keempat klub asuhan Thierry Henry itu di Januari ini setelah Lyle Foster, Naldo, dan Fode Ballo-Toure.
(yna/nds)


Bawaslu Bogor Hentikan Laporan soal Kasus Pose Dua Jari Anies

JakartaBawaslu Bogor menghentikan laporan kasus pose dua jari yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Penanganan laporan dihentikan karena tidak memenuhi unsur pidana.

“Laporan yang dilaporkan yang diduga ada pelanggaran yang dilakukan oleh terlapor itu tidak memenuhi unsur, sehingga dianggap tidak memenuhi unsur pidana dan tidak dapat dilanjutkan dalam proses selanjutnya,” ujar Ketua Bawaslu Bogor Irvan Firmansyah saat dihubungi, Jumat (11/1/2019).

Irvan mengatakan Anies dianggap tidak terbukti melanggar Undang-undang 7 Tahun 2017 pasal 282 tentang Pemilu. Menurutnya, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa tindakan Anies menguntungkan atau merugikan salah satu pihak.

“Ya pertimbangannya kan unsur pasalnya yang disangkakan 282 jo 547. Pasal 282 itu kan pejabat negara dilarang membuat keputusan atau melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu calon tertentu selama masa kampanye,” ujar Irvan.

“Berdasarkan hasil klarifikasi, baik keterangan pelapor maupun terlapor dan saksi-saksi, tidak ada yang bisa membuktikan bahwa terlapor ini telah membuat keputusan yang menguntungkan atau merugikan, jadi unsurnya tidak memenuhi,” sambugnya.

Selain itu, Irvan juga mengatakan Anies telah memberikan surat pemberitahuan kepada Kementerian Dalam Negeri untuk menghadiri acara tersebut. Iravan juga menyatakan acara yang dihadiri Anies bukan sebuah kampanye.

“Berdasarkan keterangan Pak Anies itu bahwa sudah menyampaikan pemberitahuan akan menghadiri acar tersebut ke Kemendagri. Untuk cuti itu kan ketika menghadiri kampanye, nah sementara kegiatan itu adalah rapat internal partai Gerindra yang rutin dilakukan setiap tahun jadi bukan menghadiri kampanye,” tuturnya.

Sebelumnya, Anies dilaporkan kepada Bawaslu oleh Garda Nasional untuk Rakyat (GNR). GNR menilai gestur dua jari itu merupakan simbol kampanye karena dilakukan dalam acara Konferensi Nasional Gerindra.

Anies dilaporkan karena berpose salam dua jari saat mendapat kesempatan berdiri di podium Konferensi Nasional Gerindra di Sentul International Convention Center, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (17/12).
(dwia/fdn)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>