Saksi Prabowo Tak Bisa Pastikan DPT Invalid Ikut Pencoblosan

Jakarta – Saksi Prabowo-Sandiaga, Agus Maksum, bicara soal temuan KTP palsu hingga Kartu Keluarga (KK) palsu. Dia bahkan sudah mengecek ke lapangan. Namun tak bisa memastikan bahwa data-data itu digunakan di hari pencoblosan.

Setelah menjelaskan soal KTP invalid, Agus bicara soal temuan KK palsu. KK palsu itu, kata Agus, terindikasi dari kode penomoran yang tak wajar.

Dari temuan itu, lalu diambil sampel untuk melakukan pengecekan ke lapangan. Sampel yang digunakan adalah KK berisi 9 anggota keluarga.
Pengecekan dilakukan dengan menemui ketua RT setempat. Setelah dikroscek, menurut Agus, ketua RT menyatakan mengenal 4 orang yang ada di KK palsu itu, namun tak mengetahui 5 nama sisanya. Agus juga mengatakan sudah bekeliling kampung untuk bertanya ke warga, jawaban warga sama seperti ketua RT, tak mengenal 5 nama di KK sampel.
Hakim Konstitusi Saldi Isra lalu bertanya soal kemungkinan pemanfaatan data invalid itu.

“Walaupun ada DPT invalid, KK invalid, Anda tidak bisa memberikan keterangan kepada mahkamah jumlah itu pengguna hak pilih?” kata Hakim Saldi.

“Tidak jelas,” jawab Agus Maksum. Hakim Saldi mencukupkan pertanyaannya.
(tor/fdn)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *