Saat Rocky Gerung Sebut Erwin Aksa Pemimpin ‘Golkas’

Jakarta – Akademisi Rocky Gerung bicara banyak topik dalam acara Aliansi Pengusaha Nasional yang juga dihadiri Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Rocky menyinggung soal undangan acara dari dua kubu di pilpres, ‘black friday’ hingga ‘Golkas’ pimpinan Erwin Aksa.

“Pasti besok orang akan bully saya, kenapa ke 02, padahal saya menunggu undangan dari 01. Saya nggak ngerti, apa saya kurang bermutu untuk diundang oleh 01 atau sebaliknya, apa 01 yang kurang bermutu untuk undang saya?” kata Rocky di Djakarta Theater, Jakarta, Kamis (21/3/2019).

Rocky mengaku berangkat ke acara ini dari arah bandara. Dia mendengar kabar bahwa ada acara serupa yang digelar di Senayan.

“Tapi penggagasnya beda. Ini Aliansi Pengusaha Nasional, disingkat aliansi pemenang. Yang di Senayan? Aliansi pengusaha istana disingkat, apes,” kata Rocky.

Rocky GerungRocky Gerung Foto: Gibran Maulana/detikcom

Rocky lalu bicara soal malam Jumat. Menurutnya, malam Jumat kali ini berlangsung bahagia, tak tahu minggu depan.

“Ini malam Jumat yang sangat berbahagia, malam Jumat berbahagia, tapi Jumat besok bisa jadi black friday karena sangat mungkin ada petinggi negara yang dicocok lagi oleh KPK karena sudah disebut namanya. Dan tanggung jawab tertinggi dari problemnya Rommy sebetulnya ada pada beliau,” sebut Rocky.

Rocky lalu memuji sosok politikus Partai Golkar Erwin Aksa yang menurutnya sudah membuat kehebohan di dunia politik dalam dua hari ini. Meski Erwin dicopot dari kepengurusan partai, Rocky menyebut Erwin kini memimpin ‘Golkas’.

“Saya balik pada soal hari ini, yaitu niat pengusaha untuk menghasilkan Indonesia yang bermutu. Saudara Erwin, mana Saudara Erwin. Erwin Aksa dua hari ini bikin geger republik karena surat yang dia tulis itu. Jadi sekarang ada Golkar dan ‘Golkas’. ‘Golkas’ itu golongan akal sehat di bawah pimpinan Erwin. Namanya aja Erwin Aksa, aksa itu akal sehat,” jelas Rocky.
(gbr/idn)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Saat Indra Sjafri dan Manajer Timnas Bantu Warga Vietnam di Jalanan

Hanoi – Ada momen menarik usai Timnas Indonesia U-23 lapangan Stadion My Dinh. Pelatih Indra Sjafri dan manajer Sumardji membantu warga Vietnam di jalanan.

Timnas Indonesia akan bertanding melawan Thailand di Stadion My Dinh, Hanoi, Vietnam, Jumat (22/3/2019) sore WIB, dalam laga Kualifikasi Piala Asia U-23. Sehari sebelumnya, skuat Gaurda Muda menjajal lapangan yang akan digunakan.

Timnas U-23 menjajal lapangan pada pukul 15.00 waktu setempat. Uji coba lapangan ini cuma berlangsung selama satu jam. Setelahnya, para pemain beserta staf pelatih kembali ke hotel, yang jaraknya cuma sekitar 800 meter.

Karena jarak yang tak terlalu jauh itu, Indra tak ikut rombongan pemain. Dia memilih berjalan kaki, ditemani manajer Timnas Sumardji dan fisioterapis Asep Aziz.

Di tengah perjalanan, ketiganya melihat seorang warga Vietnam tampak kesusahan. Seorang bapak-bapak sedang kesulitan karena barang bawaannya dari motor terjatuh. Barang itu berupa karung.

Indra, Sumardji, dan Asep seketika bereaksi untuk membantu orang tersebut. Dalam upaya itu, Sumardji menjelaskan bahwa sempat kesulitan berkomunikasi karena perbedaan bahasa.

“Tadi itu abis jalan pulang coba lapangan. Kami lihat ada orang bingung karena karungnya jatuh. Cuma sekadar mau nolong aja,” kata Sumardji kepada detikSport, yang sedang berada di Hanoi untuk meliput Kualifikasi Piala Asia U-23.

“Mimik dia bingung. Sama-sama gak bisa komunikasi toh. Kita gak bisa bahasa dia, nah sebaliknya dia juga gak bisa [bahasa] Inggris. Semoga pertanda baik ajalah ini semua,” sambungnya sambil tertawa.

Di Kualifikasi Piala Asia U-23, Indonesia tergabung di Grup K bersama tuan rumah kualifikasi Vietnam, Thailand, dan Brunei. (ran/yna)


JK Tertawa Saat Tahu Erwin Aksa Dukung Sandiaga

JakartaErwin Aksa mengungkapkan momen tanggapan Wapres Jusuf Kalla (JK) terkait dirinya yang pindah pilihan mendukung Sandiaga Uno. Erwin menyebut, JK tertawa saat tahu dia mendukung cawapres nomor urut 02.

“Ketawa saja beliau (JK), ketawa saja. ‘Erwin biasanya susah diatur’ katanya,” ujar Erwin Aksa sambil menirukan pernyataan JK, di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2019).

Aksa mengaku terbiasa dengan perbedaan politik di tengah-tengah keluarganya. Dia mengklaim keputusan mendukung Sandiaga dibuat sejak jauh-jauh hari.

“Dukungan jalan terus, saya kira momen ini adalah salah satu momen di mana teman pengusaha ingin menyampaikan sikap tegas, yang lebih clear, saya kira dukungan itu diberikan oleh teman pengusaha,” katanya.

Selain itu, dia mengaku akan total untuk membantu Sandiaga di Pilpres. Dia juga mengatakan akan memberi bantuan untuk Prabowo-Sandiaga, baik bantuan suara ataupun logistik.

“Saya kira pengusaha sekarang ini ya mereka memberikan dukungannya, ya macam-macam, bantuanya juga macam-macam. Saya kira mereka semuanya ingin membuat sebuah perubahan,” katanya.

“Pengusaha pasti modalnya ada ya. Jadi mudah-mudahan emang bisa berikan dukungan kepada pasangan 02, baik itu dukungan logistik dan dukungan lain yang dibutuhkan untuk Prabowo-Sandi,” lanjutnya.
(zap/zak)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Jokowi Ingatkan Pendukung Nyoblos saat 17 April

JakartaCapres petahana Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan pendukungnya untuk datang ke TPS mencoblos pada 17 April.

“Saya ingin mengajak kepada kita semuanya tanggal 17 April nanti, 27 hari lagi, mengajak kawan-kawan kita, tetangga, handai taulan kita, saudara-saudara dan seluruh karyawan dan keluarganya untuk berbondong bondong datang ke TPS,” kata Jokowi kepada pendukungnya di acara Deklarasi 10.000 pengusaha untuk Jokowi-Ma’ruf, di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (21/3/2019).

Jokowi menekankan kepada pendukungnya agar tidak membiarkan seorang pun golput.

“Bapak ibu mau, memilih yang didukung oleh organisasi-organisasi yang itu? Mau? Mau? Mau? Saya enggak nyebut tapi sudah tahu sendiri kan?,” ujarnya.

Dilanjutkannya, bahwa 17 April mendatang sangat menentukan arah bangsa Indonesia ke depan. Jokowi khawatir, banyak warga yang memanfaatkan tanggal merah 17 April mendatang untuk libur panjang.

“Hari Rabu libur, hari Kamis masuk, hari Jumat libur lagi, sehingga ada libur panjang. Jangan sampai kita pergi di hari Selasa malam. Silakan pergi hari Rabu siang. Silakan Bapak -Ibu saudara saudara sekalian pergi jam 10 sekian, tapi jangan lupa nyoblos dulu,” tuturnya.

Jokowi mengingatkan pendukungnya untuk tidak takut dalam menentukan pilihan. Sebagai presiden, Jokowi memastikan TNI-Polri mengamankan pesta demokrasi pada 17 April.

“Jangan takut kalau ditakut-takuti. Jangan takut ditakut-takuti. Tidak perlu takut karena kita dijaga oleh TNI dan Polri. Saya sudah perintahkan kepada panglima tni dan kapolri untuk menjaga proses demokrasi negara kita untuk dijadikan contoh oleh negara2 lain,” imbuhnya.

“Sekali lagi kalau mau liburan silakan pergi Rabu siang,” pungkasnya.
(nvl/fdn)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Saat Prabowo Ralat Ucapan soal ‘Pemimpin Bodoh’

Jakarta – Calon presiden Prabowo Subianto mengungkapkan soal calon wakil presiden (cawapres) idamannya. Kriteria cawapres ideal Prabowo adalah yang lebih muda dan pintar darinya.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam acara Aliansi Pengusaha Nasional yang digelar di Djakarta Theater, Kamis (21/3/2019). Prabowo awalnya mengatakan dia ingin calon wakil yang muda.

“Saya dari awal ingin calon wakil saya harus anak muda. Lo, kalau saya 68 tahun, pengganti saya harus lebih muda dari saya. Dan dan dia harus fit, harus kuat, harus sehat, dia harus pinter. Betul?” kata Prabowo diamini peserta acara.
Prabowo menegaskan calon wakilnya harus lebih pintar darinya. Menurutnya, begitulah cara seorang panglima bekerja.
“Dan dia harus lebih pintar dari saya. Anda tahu? Itu adalah ilmu seorang panglima. Panglima harus pilih orang-orang yang paling pintar supaya dia tidak terlalu capek berpikir. Betul?” sebut Prabowo.

Prabowo lalu berbicara soal pemimpin. Dia sempat meralat pernyataannya saat bicara ‘pemimpin bodoh’.

“Kalau pemimpin kita bodoh, apa, aaa… apa, apalah itu…. Gini, gini, ralat! Kalau orang sekitar kita bodoh-bodoh, kita yang capek,” sebut Prabowo.
(gbr/jbr)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Saat Jokowi Kenang Awal Bangun MRT Bareng Ahok di DKI

JakartaCapres petahana Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan sambutannya kepada para pendukungnya di acara deklarasi 10.000 pengusaha untuk Jokowi-Ma’ruf Amin. Jokowi mengenang saat dirinya bersama Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok membangun MRT Jakarta.

Awalnya, Jokowi mengaku heran karena negara sebesar Indonesia baru memiliki MRT saat ini. Dia juga heran MRT yang sudah diwacanakan sejak 30 tahun lalu tidak juga diputuskan.

“Apa yang ingin saya sampaikan, negara besar sebesar Indonesia ini masa baru punya MRT? Sekarang, sekarang, itu pun putusan politiknya kita putuskan saat saya jadi gubernur (DKI Jakarta) saat itu, dengan Pak Ahok,” kata Jokowi kepada para pendukungnya di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (21/3/2019).

“Yang namanya MRT kenapa sampai 30 tahun kok tidak diputus-putuskan dibangun?,” sambungnya.

 Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan sambutannya kepada para pendukungnya di acara deklarasi 10.000 pengusaha untuk Jokowi-Ma'ruf Amin, Kamis (21/3/2019) Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan sambutannya kepada para pendukungnya di acara deklarasi 10.000 pengusaha untuk Jokowi-Ma’ruf Amin, Kamis (21/3/2019) Foto: Noval Dhwinuari Antony-detikcom

Jokowi mengungkapkan, yang selalu dipertimbangkan gubernur saat akan membangun infrastruktur seperti MRT adalah faktor untung dan rugi. Jokowi menyebut jika MRT memang tidak menguntungkan.

“MRT disuruh untung dari mana. Saya mutar di seluruh dunia yang namanya transportasi massal ya rugi, yang menguntungkan itu TOD (transit oriented development),” ujarnya.

Namun Jokowi mengingatkan, petimbangan untung dan rugi hanyalah dimiliki soerang pengusaha. Namun untuk pemerintah, selain mempertimbangkan untung dan rugi juga harus mempertimbangkan benefit.

“Sehingga yang kita putuskan saat itu adalah keputusan politik. Untuk apa? untuk keuntungan negara secara makro,” imbuhnya.
(nvl/fdn)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Bus Listrik TransJakarta Aman Saat Menerjang Banjir?

Liputan6.com, Jakarta – Meski keberadaan mobil listrik di Indonesia belum populer, PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) mulai membuka peluang untuk menggunakan kendaraan ramah lingkungan sebagai armada busnya.

Resmi menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of UnderStanding/MOU) dengan tiga perusahaan, yakni BYD, MAB dan RAC-Danfoss, serta satu lembaga pendidikan, Institut Teknologi Bandung (ITB) uji coba akan dilakukan sekitar 6 bulan.

Melihat hal tersebut, Presiden Direktur PT MAB, Mayjen (Purn) Leonard mengatakan bus karya anak bangsa tersebut dipastikan tidak akan bermasalah saat harus melintasi genangan air.

“Kita punya di bawah, sama dua baterai di dalam ruangan kabin. 12 unit jumlahnya. Baterai itu kedap air kita sudah uji coba di kedalaman 2 sampai 3 meter di bawah air tidak ada masalah,” ujarnya di Kemayoran, Jakarta.

Selain itu, bus yang akan digunakan diklaim mampu menempuh jarak hingga 300 kilometer hanya dengan 2 jam pengisian daya baterai.

Asam Urat Kambuh, Ahmad Dhani Terpincang-pincang Saat Sidang ‘Idiot’

Surabaya – Ahmad Dhani menjalani sidang lanjutan kasus ‘idiot’ dengan terpincang-pincang. Caleg Partai Gerindra itu mengaku asam uratnya kambuh.

Ahmad Dhani tiba di Pengadilan Negeri Surabaya pukul 13.05 WIB. Sama seperti beberapa sidang sebelumnya, Dhani tampil dengan menggunakan kemeja putih dan kopiah hitam. Namun ketika keluar dari mobil tahanan, pentolan band Dewa 19 tampak terpincang-pincang saat menuju ruang jaksa.

Saat ditanya mengenai kondisinya, Dhani mengaku baik-baik saja. “Sehat-sehat saja,” kata Dhani yang dikawal petugas polisi di PN Surabaya, Jalan Arjuna, Kamis (21/3/2019).


Sekitar 25 menit berselang, sidang lanjutan kasus ‘idiot’ pencemaran nama baik dimulai. Suami Mulan Jameela itu memasuki Ruang Cakra dengan terpincang-pincang kemudian angkat bicara soal kesehatannya.

“Lagi kambuh mas asam uratnya,” ujar Dhani.

Kemudian, suami Mulan Jameela itu mengakui jika kadar keasaman dalam darahnya terbilang tinggi. Mengenai hal itu, Dhani mengetahuinya setelah pihak Rutan Klas 1 Surabaya melakukan pemeriksaan.

“Sudah dilakukan cek up di Rutan Medaeng, kadarnya tinggi,” ujar Dhani.

Hari ini Dhani menjalani sidang lanjutan kasus ‘idiot’ dengan agenda mendengarkan saksi ahli yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Yakni Ahli Bahasa Endang Sulihatin dari UPN Surabaya.
(sun/fat)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Jerman vs Serbia, Ini 3 Fakta Menarik Saat Der Panzer Ditahan Imbang di Kandang

Entah keajaiban apa yang dialami oleh Leroy Sane ketika tidak mengalami cedera yang begitu parah akibat ditekel oleh pemain Serbia. Memasuki injury time, Serbia harus kehilangan pemain mereka, Milan Pavkov karena mendapat kartu merah akibat melakukan pelanggaran keras terhadap Sane. Tekel ini bukan hanyalah tekel biasa. Kaki Lorey Sane terkena injakan yang sangat keras oleh pemain Serbia.

Usai pertandingan, pelatih Jerman, Joachim Low mengaku lega salah satu pemain andalannya, Leroy Sane lolos dari cedera mematikan. Dalam laga itu, Sane mendapat tekel berbahaya dari pemain Serbia, Milan Pavkov. Bintang Manchester City itu harus ditarik keluar lapangan di masa injury time. Sementara Pavkov mendapat kartu merah.

“Itu merupakan tekel setan! Sane beruntung dan lolos dari cedera parah. Pelanggaran seperti itu dapat mematahkan tulang Sane,” ucap pelatih Jerman berusia 59 tahun itu, dikutip dari Sky Sports.

Panik di Kokpit Lion Air saat Pesawat Menuju ke Air

Jakarta – Isi rekaman cockpit voice recorder (CVR) Lion Air PK-LQP mengungkap fakta baru soal apa yang terjadi sesaat sebelum pesawat itu jatuh pada Oktober 2018 lalu. Salah satunya tentang kepanikan di kokpit.

Tiga sumber yang mengetahui isi rekaman CVR tersebut berbicara kepada Reuters dan dipublikasikan pada Rabu (20/3/2019). Ini adalah pertama kalinya isi CVR terungkap ke publik. Reuters sendiri tidak memiliki rekaman maupun transkrip dari isi CVR.

Isi rekaman CVR ini merupakan fakta baru setelah Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) merilis preliminary report pada November 2018 lalu. Dalam laporan itu, pilot memegang kontrol sementara kopilot bertanggungjawab atas radio. Setelah 2 menit terbang, kopilot melaporkan ada ‘flight control problem’ ke ATC dan pilot berniat menjaga ketinggian pada 5.000 kaki.

Panik di Kokpit Lion Air saat Pesawat Menuju ke AirLion Air PK-LQP (Foto: Paul Christian Gordon/Lion Air)

Masih dalam laporan KNKT, masalah yang dilaporkan kopilot itu tidak disebutkan spesifik. Tetapi, sumber pertama Reuters mengatakan ‘airspeed’ disebutkan di CVR sementara sumber kedua mengatakan ada masalah yang muncul di indicator display pilot, tapi tidak muncul di display kopilot.

Sumber pertama Reuters mengatakan pilot meminta kopilot mengecek buku pegangan referensi cepat yang berisi ceklis untuk peristiwa abnormal. Suasana di dalam kokpit disebut penuh kepanikan.

Dalam 9 menit berikutnya, sistem pesawat memberi tahu pilot bahwa pesawat dalam kondisi sttall dan mendorong hidung pesawat ke bawah sebagai responsnya. Pilot berusaha untuk menaikkan hidung pesawat tetapi komputer masih salah mendeteksi stall. Akibatnya, hidung pesawat terdorong ke bawah oleh sistem trim pesawat. Normalnya, trim berguna untuk menyesuaikan permukaan pesawat sehingga tetap terbang lurus.

Di penghujung penerbangan sebelum jatuh, pilot meminta kopilot untuk menerbangkan pesawat sementara dia mengecek buku panduan untuk mencari solusi. Sekitar satu menit sebelum pesawat hilang dari radar, pilot meminta ATC untuk mem-clear-kan lalu lintas sekitarnya di bawah 3.000 kaki dan meminta ketinggian 5.000 kaki yang kemudian disetujui. Sumber-sumber Reuters mengatakan ketika pilot masih berusaha menemukan prosedur yang tepat dalam buku pegangan, kopilot tidak dapat mengendalikan pesawat Lion Air PK-LQP itu.

Mesin Lion Air PK-LQP / Mesin Lion Air PK-LQP / Foto: Pradita Utama

Tiga sumber Reuters mengatakan pilot asal India, Bhavye Suneja, terdiam di detik-detik terakhir pesawat mengudara. Sementara itu, kopilot asal Indonesia, Harvino, megucapkan ‘Allahuakbar!’. Pesawat tersebut kemudian jatuh ke perairan Karawang dan menewaskan 189 orang di dalamnya. Bagi seorang muslim ucapan takbir memang bisa dilontarkan baik dalam kegiatan sehari-hari maupun ketika ada kejadian tertentu. Ucapan ini merupakan bentuk ekspresi pengakuan kebesaran akan Allah, baik itu di momen positif maupun situasi terdesak.

Kembali ke laporan KNKT pada November 2018 lalu, Digital flight data recorder (DFDR) merekam adanya hal teknis berupa perbedaan antara dua AoA (Angle of Attack) yang ada di kokpit pesawat Lion Air PK-LQP. Belakangan juga diketahui, persoalan di Lion Air PK-LQP itu mirip dengan yang terjadi pada pesawat Ethiopian Airlines yang jatuh pada awal Maret ini. Tidak ada indikasi kecelakaan disebabkan karena faktor manusia.

Soal isi CVR yang diungkap oleh sumber, Reuters telah meminta konfirmasi dari Lion Air, Boeing, hingga KNKT. Juru bicara Lion Air mengatakan semua data dan informasi telah diberikan kepada pihak yang meyelidiki serta menolak berkomentar lebih lanjut.

Boeing menolak berkomentar kepada Reuters karena investigasi sedang berjalan. Pekan lalu, Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan laporan investigasi bisa dirilis pada bulan Juli atau Agustus. Pada hari Rabu (20/3) ini, dia menolak berkomentar soal isi CVR dan mengatakan bahwa isinya belum dipublikasikan.
(imk/fjp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>