Saat Khayalan Menyentuh Pelangi Pagi Menjadi Nyata di Air Terjun Kedung Pedut

Walaupun begitu namanya wisatawan tidak semua paham tentang menjaga kebersihan. Sehingga ia mengajarkan kepada pengelola obyek wisata Kedung Pedut untuk mengambilsampah jika menemui di sepanjang jalan.

“Kayaksampah plastik iniada di tengah jalan. Pasti diambil anak anak mereka saya didik gitu. Makanya kita dapat juarasatu kebersihan kemarin,” katanya.

Ia mengakui jika dari tahun ke tahun jumlah wisatawan selalu naik. Sehingga Kedung Pedut seluas 2 ha ini akan terus berkembang.

“Kita terus tambah programnya. Tidak hanya alamnya tapi juga kegiatannya seperti outbond dll,” ujarnya.

Namun kondisinya justru tidak membaik saat ini. Sebab jalan menuju Kedung Pedut terutama dari Pengasih ke Girimulyo jalannya tidak bagus.

“Makanya tahun baru kemarin menurun karena ya itu jalannya rusak,” ujarnya.

Sarijo menjelaskan di Kedung Pedut pengunjung bisa menikmati alam juga spot foto, Flying Fox, Outbond susur sungai dan mandi disungai.

“Tidak lama dibuka edukasi wisata. camping ground outbond dengan kapasitas banyak. Anak sekolah dan umum,” katanya.

Kedung Pedut memiliki spot airterjun dengan berbagai tipe tertentu. Seperti grojogan kedung bantal ada di atas sendiri, spot foto kapal pedut.

“Kedung merak buat mandi. Buat loncat itu kedung merang. Bawahnya grojogan kedung pedut. dibawahnya kolam buatan untuk mandi. bawahnya Palau kecil dinamakan gazebo pulau kecil,” katanya.

Tidak mahal untuk masuk lokasi ini, hanya mengeluarkan uang 6000 saja. Sementara waktu buka obyek ini mulai dari jam 08.00 WIB hingga 17.00 WIB.”Anak anak dibawah umur tigaribu turis asing 20 ribu plus asuransi,” ujarnya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Akhir pekan ini tim Destinasi mengajak anda jalan-jalan ke ujung timur Pulau Jawa di Kabupaten Banyuwangi melihat pesona air terjun kembar serta serunya mengolah biji kopi hingga siap dinikmati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *