Saat 10 Dukun Mencari Kades yang Hilang Misterius di Tanggul Batu Gajah Aceh

Menurut Staf BPBK Abdya, Yusmaidi yang turut melakukan penyisiran, mengaku mengikuti saran hingga sepuluh orang dukun untuk mencari korban. Berbagai ritual pun sempat dilakukan.

“Apa yang dibilang dukun kami ikuti. Sampai ke pulau kosong. Sampai ada delapan buah lubang (gua) sampai kami foto. Namun, juga tidak membuahkan hasil,” ungkap Yusmaidi kepada Liputan6.com, Sabtu, 5 Januari 2019, malam.

Pencarian dari darat hingga laut mencapai radius enam kilometer. Enam anggota Satgas SAR turut melakukan penyelaman di delapan titik gua tidak jauh dari lokasi Aris menghilang.

Bagi Anggota DPRK Abdya, Iskandar, petugas sudah all out dan bekerja sesuai prosedur, kendati upaya mencari korban tidak membuahkan hasil alias nihil. Iskandar dan sejumlah pejabat teras di kabupaten itu sempat turun ke posko pencarian.

“Kami ikut sedih atas apa yang menimpa keluarga besar Desa Blang Makmur,” ujarnya.

Kasus Hilang Misterius Kedua di Abdya

Catatan Liputan6.com, kasus orang hilang secara misterius bukan kali pertama di Kabupaten Abdya. Rabu, 12 Desember tahun lalu, seorang kakek hilang misterius di sebuah pesantren di Dusun Aceh Kongsi, Desa Ie Mirah, Kecamatan Babahrot.

Ramli bin Makam (70) hilang setelah mengambil air wudu menjelang salat magrib di sebuah surau di pesantren itu. Yang bersangkutan diketahui sedang menjalani pengobatan di pesantren yang dikenal warga dengan sebutan pesantren Aceh Kongsi.

“Hingga saat ini, kabarnya kakek tersebut belum ditemukan. Namun, keluarga masih berupaya untuk terus mencari,” Pembina UKM Penanggulangan Kebencanaan Universitas Teuku Umar (UTU), Irsadi Aristora, yang saat itu turut melakukan penyisiran bersama sejumlah mahasiswa.

Sebelumnya seorang pria juga sempat dilaporkan hilang. Namun, yang bersangkutan telah ditemukan.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Kehilangan buah hati adalah cobaan terberat dalam hidup Adya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *