Cerita Mourinho di Madrid: Tendang Kulkas, TV, dan Marahi Ronaldo

Madrid – Ada cerita menarik soal sikap Jose mourinho selama melatih Real Madrid. Ia pernah menendang-nendang kulkas, televisi, hingga memarahi Cristiano Ronaldo.

Mourinho pernah melatih Madrid pada musim 2010-2013. Tiga musim melatih Los Blancos, ada kisah menarik soal pelatih yang dijuluki The Special One itu.

Emmanuel Adebayor, yang sempat bermain enam bulan untuk Madrid pada musim 2010-2011, menceritakan soal bagaimana sikap Mourinho selama melatih Madrid. Pria berusia 56 tahun itu rupanya pernah mengamuk di ruang ganti.

Adebayor mengatakan, suatu ketika, Madrid sedang memimpin 3-0 di babak pertama pertandingan. Mourinho tiba-tiba mengamuk saat berada di ruang ganti.

“Di Real, kami sedang unggul 3-0 di setengah babak. Dia masuk ke ruang ganti dan mengamuk. Dia menendang lemari es, televisi, dan melempar botol. Dia membunuh semua orang,” terang Adebayor, seperti dilansir Daily Star.

Adebayor, juga mantan pemian Manchester City, Arsenal dan Tottenham Hotspur itu, juga mengingat saat Mourinho memarahi Ronaldo, kendati CR7 baru mencetak hat-trick.

“Saya ingat dia pernah mengecam Ronaldo setelah mencetak hat-trick. Dia bilang,’ semua bilang Anda yang terbaik di dunia dan Anda bermain buruk. Tunjukkan pada saya Anda yang terbaik,” sambung Adebayor.

“Cristiano menerimanya. Ronaldo bisa mencetak hat-trick tapi membicarakan satu peluang yang ia lewatkan,” kenang Adebayor.

Selama melatih Madrid, Mourinho sudah mempersembahkan tiga gelar yakni LaLiga pada 2011/2012, Copa del Rey 2010/2011, dan Piala Super Spanyol 2012.

(yna/mrp)

Demi Liga Champions, Ronaldo Rela Juventus Dilatih Guardiola

Liputan6.com, Turin – Juventus masih belum juga mampu menjuarai Liga Champions musim ini. Mereka diusir Ajax Amsterdam dari perempat final, skuat Juve tidak berdaya menghadapi permainan Ajax yang berapi-api.

Kegagalan itu membuat posisi Massimiliano Allegri sebagai pelatih mulai terancam. Meski sukses membawa Juventus mencapai dua final, Allegri belum juga mampu mempersembahkan trofi tersebut.

Mengutip Marca, kegagalan itu kabarnya mendorong pimpinan Juve untuk menemukan pelatih baru yang siap membawa Juve meraih trofi Liga Champions. Mencari pelatih yang lebih hebat dari Allegri tidak mudah, dan karena itulah tiba-tiba muncul nama Pep Guardiola.

Harapan di Liga ChampionsJuve begitu berhasrat menjuarai Liga Champions. Mereka mendatangkan Cristiano Ronaldo demi Liga Champions, tapi Ronaldo saja belum cukup. Juve memerlukan sentuhan yang lain.

Ronaldo terbukti ampuh, dia seorang diri membantu Juve mencapai perempat final melalui hattrick ke gawang Atletico Madrid. Namun, sepak bola adalah permainan tim. Sehebat-hebatnya Ronaldo, Juve memerlukan sentuhan lainnya.

Kehadiran Ronaldo telah mendongkrak performa Juve secara keseluruhan. Kini Juventus memiliki satu pemain bintang yang bisa jadi pembeda, mereka hanya memerlukan taktik yang tepat.

Mengandalkan Ronaldo, Juventus Dekati Bintang Muda Benfica

Liputan6.com, Turin – Juventus belum menyerah dalam upayanya mendapatkan Joao Felix. Bianconeri akan menggunakan cara lain untuk membawa nintang muda Benfica dan Portugal itu ke Turin.

Sebelumnya, Juventus telah mengajukan tawaran 65 juta pound atau sekitar Rp 1,2 triliun kepada Benfica untuk Felix. Tetapi, tawaran itu ditolak.

Media Portugal, O Jogo, mengabarkan Benfica baru akan melepas Felix di atas 100 juta pound atau sekitar Rp 1,8 triliun. Nilai itu hanya bersedia dibayar oleh Manchester City.

Tetapi, Juventus tak patah arang. Tim yang baru saja menjuarai Liga Italia 2018/19 itu bakal menggunakan Cristiano Ronaldo.

Menurut A Bola, Ronaldo akan membujuk Felix agar mau pindah ke Juventus. Apalagi, dia sudah memberi lampu hijau kepada manajemen atas kedatangan pemain yang dianggap sebagai calon penerusnya di timnas Portugal.

Berita video pemain muda Benfica, Joao Felix menjadi rebutan Manchester United dan Liverpool yang diprediksi akan menjadi pengganti Cristiano Ronaldo.

Ronaldo Akan Senang Jika Juventus Rekrut Joao Felix

Jakarta Penyerang Juventus, Cristiano Ronaldo, dilaporkan Don Balon senang dengan rencana timnya merekrut Joao Felix. Ronaldo mendukung penuh jika Joao Felix ikut pindah ke Juventua.

Joao Felix merupakan satu di antara pesepak bola muda yang mencuri perhatian pada musim ini. Pemain yang baru dipromosikan dari Benfica B tersebut berhasil mendulang 16 gol dan sembilan assist dari 38 pertandingan di seluruh ajang.  

Penampilan apik Felix membuat klub-klub besar Eropa tertarik untuk meminangnya, mulai dari Manchester United, Manchester City, Real Madrid, Juventus, dan Bayern Munchen pada bursa transfer musim panas tahun ini.

Dari ketiga klub tersebut, Juve menjadi yang paling serius menginginkan jasa Joao Felix. Manajemen I Bianconeri kabarnya sudah menawarkan 65 juta poundsterling (Rp 1,1 triliun) kepada Benfica untuk pemain 19 tahun itu.

Namun, upaya Juventus mendapat penolakan dari Benfica. Pasalnya, kubu The Eagles baru akan melepaskan Felix dengan banderol 104 juta poundsterling (Rp 1,9 triliun).

Meski begitu, Juve tidak akan menyerah dalam perburuan Joao Felix. La Vecchia Signora akan memenuhi permintaan Benfica terkait nilai transfer si pemain.

Rencana Juventus mendapatkan Felix membuat Cristiano Ronaldo senang. Kapten timnas Portugal itu menganggap jika Joao Felix adalah kunci bagi Juve untuk menjuarai Liga Champions musim depan.

Sumber: Bola.com

Rekor Cristiano Ronaldo Setelah Juventus Kembali Juara Serie A

Fantastis, Putra Ronaldo Cetak 25 Gol dalam 8 Laga Juventus U-9

Turin- Putra Cristiano Ronaldo, Ronaldo Jr rupanya memang mewarisi bakat sangat ayah. Seperti peribahasa buah jatuh tak jauh dari pohonnya, putra Ronaldo mulai memperlihatkan kehebatan seperti sang ayah.

Ronaldo Jr mulai menunjukkan prestasi di dunia sepak bola, seperti yang selalu dilakukan sang ayah. Sejak gabung dengan Juventus U-9 pada September 2018, ia jadi sorotan. Desember lalu ia ikut membawa Juventus U-9 memenangi sebuah trofi. 

Terbaru, Ronaldo Jr kembali membawa Juventus U-9 memenangi turnamen, yang kali ini terasa spesial karena digelar di kampung halaman sang ayah, Madeira. Nama turnamen itu adalah Torneo Internacional de MarĂ­timo (International Centenary Maritime Tournament).

Tak hanya sekadar jadi pemenang, Ronado Jr juga mencatatkan sensasi, mirip sang ayah. Anak sulung Ronaldo ini membukukan tujuh gol hanya di babak pertama saat Juventus U-9 turun di laga pertama Torneo Internacional de Futbol de Maritimo pada awal pekan lalu.

Lagi-lagi sama seperti sang ayah, Juventus U-9 bisa meraih gelar juara dalam turnamen itu setelah mengalahkan Atletico Madrid di partai final.

Hal Ini mirip yang dicatatkan Ronaldo. Gol-gol Ronaldo menyingkirkan Atletico Madrid dalam babak 16 besar Liga Champions 2018-2019, belum lama ini.

Cristiano Ronaldo Jr Jadi Bintang Juventus U-9

Rajai Benua Eropa Usai Juventus Juara, Cristiano Ronaldo: Luar Biasa!

Liputan6.com, Turin – Juventus mencatatkan kemenangan 2-1 atas Fiorentina di Allianz Stadium, Sabtu (21/4/2019) dalam lanjutan Liga Italia. Kemenangan tersebut membuat Si Nyonya Tua, julukan Juventus, mengunci gelar Scudetto.

Dengan kemenangan atas Fiorentina, Si Nyonya Tua sudah mengoleksi 87 poin. Jumlah angka yang sudah tidak mungkin dikejar oleh Napoli bila mencatatkan enam kemenangan tersisa.

Keberhasilan Juventus meraih gelar Liga Italia membuat Cristiano Ronaldo resmi menjadi raja Eropa. Dia menjadi pemain pertama yang berhasil meraih gelar di tiga kompetisi elite, Liga Inggris, Liga Spanyol, dan Liga Italia.

“Saya sangat senang bisa memenangkan gelar Liga Italia di musim pertama saya di sini,” kata Ronaldo seperti dikutip dari Guardian.

“Tentu saja, ini merupakan musim yang luar biasa buat saya,” ujar bintang Juventus berusia 34 tahun itu melanjutkan.

Juventus Juara Liga Italia, Ronaldo Pastikan Bertahan

Liputan6.com, Turin – Cristiano Ronaldo memastikan diri bertahan di Juventus. Kepastian itu dinyatakannya usai Juventus juara Liga Italia musim ini.

“Saya bertahan di Juventus, 1000 persen,” kata Ronaldo seperti dilansir Football Italia.

Juventus keluar sebagai juara Liga Italia musim 2018/19 setelah menang 2-1 atas Fiorentina dalam laga yang berlangsung Sabtu (20/4/2019) di Allianz Stadium. Torehan 87 poin milik Juventus mustahil dikejar oleh Napoli yang tertinggal 20 poin.

Sebelum memastikan gelar juara, rumor Ronaldo akan hengkang dari Juventus berkembang. Itu setelah tim berjuluk Bianconeri ini gagal di Liga Champions pada babak perempat final.

Juventus tersingkir usai dikalahkan Ajax Amsterdam 1-2 pada leg kedua di Turin. Padahal, Juventus digadang-gadang sebagai calon kuat juara karena ada sosok Ronaldo.

Namun demikian, kekalahan itu sepertinya tak berdampak signifikan bagi Ronaldo. ” Ini tahun kesuksesan. Kami senang. Anda tidak bisa menang setiap waktu. Kami merasa kami bisa melakukan lebih, tetapi hanya ada satu tim yang bisa juara Liga Champions,” ujar Ronaldo.

Berita video statistik yang membandingkan performa Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi pada musim ini.

Juventus Juara Serie A, Cristiano Ronaldo Cetak Sejarah

Peran Ronaldo dalam membantu Juve menjuarai Serie A musim ini patut diperdebatkan. Benarkah dia telah mendongkrak kekuatan Juve?

Juve sebenarnya sudah menjadi favorit juara bahkan sebelum mereka mendatangkan Ronaldo. Kehadiran mantan pemain Madrid ini hanya sedikit menghapus kemungkinan gagal sisanya.

Sebagai tambahan, gelar ini merupakan gelar kedelapan beruntun yang diamankan Juve. Mereka bahkan meraihnya dengan lima laga sisa. Sepanjang musim ini, tak pernah sekali saja Juve terlihat bakal gagal mengamankan gelar juara.

Kehadiran Ronaldo memang mendongkrak kekuatan Juve, tetapi apakah dia benar-benar signifikan pada keberhasilan jadi juara liga musim ini?

Ronaldo: 1.000% Tetap di Juventus

TurinCristiano Ronaldo dirumorkan akan meninggalkan Juventus pada akhir musim ini. Pria asal Portugal itu membantahnya dan menegaskan bakal bertahan.

Ronaldo baru saja berhasil memenangi Liga Italia 2018/2019 bersama Juventus usai mengalahkan Fiorentina 2-1. Ronaldo kini tercatat sudah memenangi tiga gelar liga ditempat yang berbeda, setelah sebelumnya di Premier League dan LaLiga.

Sebelum keberhasilan ini, Ronaldo dikabarkan bakal meninggalkan Juve pada akhir musim. Itu buntut dari kegagalan Juve di Liga Champions.


Menurut media top Italia, Republicca, pesepakbola berusia 34 tahun ini sedang mempertimbangkan masa depannya.

“Saya tetap di Juve, 1.000 (seribu) persen,” jawab Ronaldo saat ditanya pewarta DAZN usai mengalahkan Fiorentina.

“Ini adalah tahun kesuksesan, kami bahagia. Anda tidak bisa menang setiap saat. Kami merasa bisa berbuat lebih banyak dan kami ingin menang, tetapi cuma satu tim yang bisa memenangi Liga Champions,” sambungnya.

“Tahun depan adalah lembaran baru, semua fans menginginkannya dan kami juga. Ini adalah trofi penting, sulit untuk meraihnya. Ini tim yang oke dan saya yakin ini musim yang baik,” Ronaldo menegaskan.

(ran/yna)


Ronaldo Pemain Pertama yang Taklukkan Liga Inggris, Spanyol, dan Italia

Turin – Kesuksesan Juventus menjuarai Liga Italia 2018/2019 juga berbuah rekor untuk Cristiano Ronaldo. Ronaldo kini sudah menaklukkan tiga liga top di Eropa.

Juventus mengunci scudetto usai menang atas Fiorentina pada pertandingan pekan ke-33. Berlaga di Allianz Stadium, Sabtu (20/4/2019) malam WIB, Bianconeri yang sempat tertinggal lebih dulu akhirnya menang 2-1.

Dapat tambahan tiga angka, Juventus kini tercatat sudah mengumpulkan 87 poin. Mereka unggul 20 angka atas Napoli yang punya enam laga tersisa.

Ronaldo sendiri berperan besar dalam keberhasilan Juventus mempertahankan gelar juara Liga Italia. Bintang asal Portugal itu merupakan top skorer Juventus di Liga Italia dengan 19 gol.
Sukses menjuarai Liga Italia bersama Juventus, Ronaldo mengukir sebuah rekor. Ia jadi pemain pertama yang pernah menjuarai Liga Inggris, Liga Spanyol, dan Liga Italia.

Ronaldo punya tiga gelar Premier League bersama Manchester United yang diraih secara beruntun pada 2006-2009. Di Liga Spanyol, Ronaldo bersama Real Madrid jadi juara dua kali (2011/2012 dan 2016/2017).

“Setelah menjuarai liga di Inggris dan Spanyol, sekarang saya bisa katakan saya juga sudah pernah juara di Italia. Ini sangat penting buat saya dan saya sangat senang,” kata Ronaldo kepada Sky Sport Italia.

Di musim pertamanya bersama Juventus, Ronaldo meraih dua trofi. Selain Liga Italia, gelar juara Piala Super Italia juga didapat pemain 34 tahun itu.

(nds/yna)