Nainggolan: Fans di Roma Penuh Kasih Sayang, Beda di Kota Milan

RomaRadja Nainggolan membandingkan kota Roma dengan Milan. Dia menilai Roma penuh kasih sayang dan Milan melulu soal bisnis.

Nainggolan memilih bergabung dengan Inter Milan pada awal musim ini. Dia meninggalkan AS Roma selaku klub yang sudah dibela selam empat setengah musim.

Di Roma, Nainggolan bermain sebanyak 203 kali dengan torehan 33 gol. Gelandang asal Belgia itu juga sempat terpilih sebagai pemain terbaik Roma di musim 2016/2017.


Sinar Nainggolan sedikit meredup di Inter. Dari 31 laga, pria 30 tahun itu cuma delapan kali main penuh.

Rumor terkait ketidakbetahan Nainggolan di Inter pun tak terhindarkan. Nainggolan merasa ada suasana lingkungan yang kurang nyaman untuknya.

“Di Roma, para fans jauh lebih hangat dan lebih penuh kasih sayang. Terutama terhadap tim. Di Milan, mereka mengatakan bahwa semuanya tentang bisnis dan sedikit lebih kompetitif. Sedangkan di Roma mereka lebih santai,” kata Nainggola seperti dikutip Football Italia.

“Meskipun ketika saya biasa berjalan-jalan di sekitar kota, satu orang akan mengenali saya, maka semakin banyak orang akan muncul,” sambungnya.

“Orang-orang bilang kepada saya kalau di Milan jauh lebih tenang, tetapi jika saya berjalan di jalan, saya masih memiliki masalah yang sama,” tegasnya.

Pihak Inter dikabarkan ingin menukar Nicolo Zaniolo dengan Nainggolan. Zanilo kini pemain Roma, yang awal musim lalu angkat kaki dari Inter karena bagian dari proses transfer Nainggolan.

(ran/rin)

Inter Imbang Lawan Roma, Spalletti: Hasil yang Adil dan Berharga

MilanLuciano Spalletti menilai Inter Milan tak sepenuhnya main bagus saat imbang lawan AS Roma. Karena itu, Spalletti menerima satu poin yang didapat Inter.

Laga Inter vs Roma pada pekan ke-33 Liga Italia digelar di Giuseppe Meazza, Minggu (21/4/2019) dini hari WIB. Sempat tertinggal lebih dulu, Inter akhirnya dapat hasil seri 1-1.

Inter kebobolan pada menit ke-14 lewat tendangan Stephan El Shaarawy. Tuan rumah baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-61 melalui sundulan Ivan Perisic.

Dengan hasil ini, Inter masih tak tergoyahkan di peringkat tiga klasemen Liga Italia dengan 61 poin. Mereka unggul enam poin atas Roma yang ada di urutan keenam.

Spalletti mengakui Inter main lebih baik pada babak kedua. Menilai Inter harusnya bisa tampil lebih baik, Spalletti pun menerima hasil imbang melawan Roma.

“Hasilnya adil, karena ada peluang untuk kedua tim dan kami tidak bagus saat menyerang sementara tetap rapi di lini belakang. Itulah titik lemah kami,” ujar Spalletti kepada Sky Sport Italia.

“Kami selalu meninggalkan fullback terlalu terbuka dan itu jadi masalah saat bertahan. Setelah unggul, Roma bertahan lebih dalam dan tidak meninggalkan ruang antara lini tengah dan belakang, karena mereka cuma melihat di sepertiga akhir lapangan.”

“Mereka membiarkan kami mengalirkan bola di tengah dan mencoba menyerang bali, seperti bagaimana mereka mencetak gol.”

“Saya kira kami bisa lebih bagus, karena kami beberapa kali salah oper yang seharusnya tidak diperbolehkan di level Inter. Meski demikian, bagaimanapun, imbang adalah hasil yang oke dan berharga dalam situasi ini,” katanya menambahkan.

(nds/yna)


Hasil Liga Italia: Inter vs Roma Berakhir 1-1

Milan – Laga Inter Milan vs AS Roma dalam lanjutan Liga Italia tak menghasilkan pemenang. Kedua tim harus puas berbagi poin usai bermain imbang 1-1.

Laga Inter vs Roma pada pekan ke-33 Liga Italia digelar di Giuseppe Meazza, Minggu (21/4/2019) dini hari WIB. Roma yang bertindak sebagai tim tamu sempat mengejutkan publik tuan rumah dengan mencetak gol lebih dulu.

Stephan El Shaarawy membawa Roma memimpin lewat golnya pada menit ke-14. Inter baru membalas di paruh kedua melalui sundulan Ivan Perisic.

Dengan hasil ini, Inter masih berada di peringkat ketiga klasemen Liga Italia dengan 61 poin dari 33 laga. Sedangkan Roma tak beranjak dari urutan kelima dengan 55 poin.
Jalannya Pertandingan

Roma mengawali laga dengan baik. Dua peluang didapat tim tamu dalam lima menit pertama.

Edin Dzeko mendapat peluang di kotak penalti setelah menerima bola dari Aleksandar Kolarov. Namun Dzeko sedikit terpeleset dan sepakannya terlalu lemah. Bola pun dengan mudah diamankan Samir Handanovic.

Tak lama berselang, Kolarov yang menebar ancaman. Ia melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang melebar tipis dari gawang Inter.

Peluang emas didapat Inter pada menit ketujuh. Matteo Politano melepaskan umpan dari sisi kanan dan diteruskan dengan sundulan oleh Lautaro Martinez. Upaya Martinez itu memaksa Antonio Mirante melakukan penyelamatan.

Roma kemudian membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-14. Stephan El Shaarawy menggiring bola hingga mendekati kotak penalti dan melakukan tusukan dari kiri. Ia kemudian melepaskan tembakan dengan kaki kanan yang mengarah ke pojok atas gawang.

Inter mulai meningkatkan serangan. Kwadwo Asamoah melewati beberapa pemain Roma dan kemudian melepaskan tembakan. Bola sempat membentur pemain Roma dan menyamping tipis dari gawang.

Tembakan Politano dari luar kotak penalti menyulitkan Mirante. Bola yang sempat ditangkap Mirante terlepas dan bola muntah coba disambar Vecino. Namun Federico Fazio masih bisa memblok bola.

Inter dapat peluang lewat sundulan Danilo D’Ambrosio. Dapat umpan silang dari sisi kanan, D’Ambrosio yang ada di tiang jauh menanduk bola. Upayanya itu melebar tipis dari gawang.

Inter langsung menyerang sejak awal babak kedua. Peluang didapat Lautaro Martinez yang meneruskan umpan Politano. Namun sundulan Martinez masih bisa diantisipasi oleh Mirante.

Roma gantian dapat peluang lewat Lorenzo Pellegrini yang ada dalam posisi bagus di sisi kiri kotak penalti Inter usai menerima bola dari Nicolo Zaniolo. Pellegrini langsung melepaskan tembakan, tapi tak mengarah ke gawang.

Inter akhirnya mencetak gol balasan pada menit ke-61. D’Ambrosio menguasai bola di luar kotak penalti di sisi kanan melepaskan umpan ke tiang jauh. Perisic menyambut bola dengan sundulan sambil menjatuhkan diri untuk menaklukkan Mirante dari jarak dekat.

Handanovic menggagalkan peluang Roma. Tendangan sudut Kolarov jatuh ke Pellegrini yang sempat mengontrol bola dan kemudian melepaskan tembakan. Handanovic bereaksi dengan baik untuk menyetop upaya Pellegrini itu.

Pada menit-menit akhir, Roma mendapat peluang untuk mencetak gol kemenangan. Dari serangan balik, Dzeko mengoper kepada Kolarov yang masuk dari sisi kiri.

Meski dapat tekanan dari pemain Inter, Kolarov masih bisa melepaskan tembakan ke arah gawang. Namun Handanovic juga tampil prima dengan menepis bola dengan satu tangannya.

Susunan Pemain

Inter: Handanovic; D’Ambrosio, De Vrij, Skriniar, Asamoah; Vecino, Borja Valero; Politano (Keita 84), Nainggolan (Icardi 54), Perisic; Lautaro Martinez (Joao Mario 79)

Roma: Mirante; Florenzi, Juan Jesus, Fazio, Kolarov; Cristante, Nzonzi; Under (Zaniolo 46), Pellegrini (Kluivert 81), El Shaarawy; Dzeko

(nds/yna)


Inter Milan vs AS Roma: Misi Menutup Peluang Tamu ke Liga Champions

Liputan6.com, Milan – Inter Milan akan menjamu AS Roma di Stadio Giuseppe Meazza, Sabtu (20/4/2019) atau Minggu dini hari WIB pada pekan ke-33 Liga Italia. Di laga ini, pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti ingin menutup peluang AS Roma ke zona Liga Champions.

Saat ini, Inter Milan dan AS Roma tengah bersaing menuju Liga Champions musim depan. Inter Milan berada di posisi ketiga dengan 60 poin, unggul lima angka dari AS Roma yang berada di urutan kelima.

“Mereka (AS Roma) sebelumnya berhasil mengamankan posisi papan atas di liga dan berhasil memangkas poin dengan kami,” kata Spalletti, dikutip dari situs resmi Inter Milan.

Kendati demikian, pelatih berkepala plontos itu yakin Inter Milan bisa mengalahkan AS Roma. Mauro Icardi dan kawan-kawan, dikatakan Spalletti bakal bermain dengan tempo yang cepat.

“Namun, kami bermain dengan tempo yang tepat dan mencoba meraih hasil bagus karenanya untuk menghentikan mereka. Karena hal ini, Inter Milan merasa gembira dapat bermain di pertandingan penting seperti ini,” ujarnya melanjutkan.

Jokowi-Ma’ruf Ungguli Prabowo-Sandiaga di London dan Roma

Jakarta – Pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin menang telak atas pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Inggris Raya dan Roma, Italia. Jumlah suara yang diraup pasangan nomor urut 01 itu di atas 70 persen.

Berdasarkan keterangan dari PPLN London dan Panwaslu untuk Inggris Raya dan Irlandia, Kamis (18/4/2019) pelaksanaan penghitungan suara di TPS 1, 2 dan 2 beserta pos dilakukan bersamaan. Kegiatan penghitungan dilaksanakan sejak pukul 09.00 waktu setempat di KBRI London-Lower Ground.

Penghitungan Suara di LondonPenghitungan Suara di London Foto: PPLN London

Penghitungan suara dihadiri oleh sejumlah saksi dari masing-masing calon presiden dan wakil presiden. Hadir pula saksi dari sejumlah partai politik.

PPLN London mencatat Daftar Pemilih Tetap Luar Negeri (DPTLN) berjumlah 7.599, Daftar Pemilih Tambahan Luar Negeri (DPTbLN) berjumlah 174 dan 672 masuk dalam kategori Daftar Pemilih Khusus Luar Negeri (DPKLN).

Penghitungan Suara di LondonPenghitungan Suara di London Foto: PPLN London

Hasil penghitungan suara sementara Pilpres di 3 TPS dan pos menunjukkan pasangan 01 memperoleh 2.966 suara atau sebesar 73,82%. Sedangkan pasangan 02 memperoleh 942 suara atau sebesar 23,44%. Surat suara yang dinyatakan tidak sah berjumlah 110 atau sebanyak 2,73 persen.

“Surat suara melalui pos masih akan diterima PPLN tanggal 17 April 2019 sampai pukul 24.00 untuk menerima surat suara dari pemilih yang mengantarkan surat suaranya secara langsung ke KBRI London,” demikian keterangan tertulis yang disampaikan PPLN London.

Sementara penghitungan suara untuk Pileg 2019 masih berlangsung sampai keterangan ini disampaikan.

Selain itu, pasangan Jokowi-Ma’ruf juga menang telak di Roma, Italia. PPLN Roma membawahi TPSLN 01 Roma dan KSK (Kotak Suara Keliling) 01 Milan, Italia, serta KSK 02 di Malta dan KSK 03 di Siprus.

Penghitungan Suara di RomaPenghitungan Suara di Roma Foto: PPLN Roma

Sebanyak 100 orang masyarakat Indonesia menyaksikan proses penghitungan suara di Roma yang dimulai pada 17 April 2019 pukul 09.00 waktu setempat. Berikut ini hasil penghitungan suara untuk Pilpres 2019:

1. TPSLN 01 Roma – PPWP (Total 280 suara)

Suara Paslon 01 : 229
Suara Paslon 02 : 48
Suara Tidak Sah : 3

2. KSK 01 Milan – PPPW (Total 242 suara)

Suara Paslon 01 : 199
Suara Paslon 02 : 41
Suara Tidak Sah : 2

3. KSK 02 Negara Malta – PPWP (Total 153 suara)

Suara Paslon 01 : 108
Suara Paslon 02 : 44
Suara Tidak Sah : 1

4. KSK 03 Negara Siprus PPWP (Total 34 suara)

Suara Paslon 01 : 30
Suara Paslon 02 : 4
Suara Tidak Sah : 0

5. Perolehan suara dengan metode Pos (Total 414 suara)

Suara Paslon 01 : 314
Suara Paslon 02 : 44
Suara Tidak Sah : 56

6. Total perolehan suara di Italia, Malta, dan Siprus (1123 suara)

Suara Paslon 01 : 880
Suara Paslon 02 : 181
Suara Tidak Sah : 62

Pasangan Jokowi-Ma’ruf meraih total suara sebesar 78,36%. Sedangkan Prabowo-Sandiaga meraup suara sebesar 16,12%. Jumlah surat suara tidak sah sebesar 5,52%.

Adapun proses penghitungan suara untuk Pileg 2019 di Italia, Malta dan Siprus dimenangkan oleh PDIP yang memperoleh suara sebesar 36,48%. Disusul oleh PSI sebesar 19,89%, Golkar 6,06%, PKS 5,97% dan Partai Gerindra 5.40%

(knv/gbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ranieri Tegaskan AS Roma Takkan Jual Zaniolo

“Zaniolo telah menyelesaikan wawancaranya dan ketika ditanya pertanyaan lain. Dia bilang dia ingin tinggal di Roma,” ujar Ranieri.

“Klub tidak memiliki niat untuk menjualnya atau membiarkannya pergi. Dia akan dapat masuk untuk tahun berikutnya di bulan Januari karena sebelum itu, aturan tidak mengizinkannya.

“Dia ingin tetap dan Roma ingin mempertahankannya. Saya harap itu adalah akhir dari masalah ini. “

Pelatih AS Roma Minta Pemainnya Waspadai Kekuatan Napoli

Liputan6.com, Jakarta Pelatih AS Roma, Claudio Ranieri, telah memperingatkan para pemainnya agar fokus saat menghadapi Napoli di laga Serie A, Minggu, 31 Maret 2019 mendatang.

“Bagaimanapun, menghadapi Ancelotti [pelatih Napoli] selalu menyenangkan, tapi saya harap ini akan menjadi pertandingan yang positif bagi kami,” kata Ranieri.

“Napoli telah berubah dengan Carlo, mereka jauh lebih baik dari sekarang dan langsung ke titik, membawa bola ke depan,” ujar pelatih AS Roma ini.

“Saya sudah berbicara dengan para pemain dan saya mengharapkan respons yang kuat. Pelatih melakukan segalanya karena suatu alasan.”

“Saya mengharapkan hal-hal besar dari mereka yang bermain untuk AS Roma. Saya mengharapkan jawaban dengan karakter dan kepribadian,” ujar Ranieri

Zaniolo Mulai Dilirik Tim-Tim Top, Roma Beri Kenaikan Gaji 3 Kali Lipat?

JakartaNicolo Zaniolo kabarnya mulai dilirik tim-tim top Eropa. AS Roma sebagai pemilik kabarnya ingin mengamankan sang gelandang dengan kontrak anyar.

Zaniolo baru didatangkan Roma di awal musim ini, sebagai bagian dari transfer Radja Nainggolan ke Inter Milan. Gelandang 19 tahun itu sejauh ini sudah tampil 28 kali, mencetak lima gol dan dua assist.

Sejumlah klub kabarnya berminat kepadanya, sebut saja Manchester United, Arsenal, juga Juventus. Tapi Roma dilaporkan ingin mempertahankan si pemain lebih lama.

Kontraknya saat ini sebenarnya masih berlaku sampai 2023. Tapi gajinya yang hanya 700 ribu euro per tahun (catatan calciomercato) diyakini rawan membuatnya tergoda tawaran klub lain.

Gazzetta dello Sport menyebut Roma akan menaikkan gaji Zaniolo hampir 3 kali lipat. Gaji baru Zaniolo diperkirakan di kisaran 2 juta euro.

Dengan gajinya saat ini, Zaniolo adalah salah satu pemain dengan bayaran terendah di Roma. (raw/rin)


Hasil Liga Italia Pekan ke-28: AS Roma Terjungkal

Liputan6.com, Jakarta – Liga Italia telah menggelar beberapa laga pekan ke-28. Kejutan terjadi setelah SPAL menaklukkan AS Roma, Sabtu (16/3/2019).

Bermain di kandang sendiri, SPAL tampil percaya diri. Meski kalah materi pemain, namun permainan cukup berimbang.

SPAL membuka gol pada menit ke-21 melalui Mohamed Fares. Namun AS Roma membalas melalui penalti Diego Perotti pada menit ke-53.

Tak berselang lama, SPAL kembali unggul atas tamunya. Pada menit ke-59, Andrea Petagna mencetak gol melalui titik putih dan membuat skor tak berubah hingga akhir laga.

Kemenangan membuat SPAL naik ke posisi ke-15 klasemen Liga Italia. Sementara AS Roma terpaku di posisi kelima klasemen.

Berikut hasil Liga Italia tadi malam:

Hasil Liga Italia: Roma Kalah 1-2 dari SPAL

JakartaAS Roma secara mengejutkan takluk dari tim papan bawah, SPAL. Giallorossi kalah 1-2 dari tim yang sebelumnya seret kemenangan.

Sebelum menjamu Roma di Stadio Paolo Mazza, Sabtu (16/3/2019) malam WIB, SPAL tak pernah menang pada enam laga terakhir (5 kalah 1 imbang). Mereka bahkan cuma meraih satu kemenangan dalam 18 pertandingan.

Tapi tuan rumah tampil gigih dan merepotkan Roma. Mohamed Fares sudah membawa SPAL memimpin di menit ke-22.

Roma sempat menyamakan skor lewat penalti Diego Perotti. Namun eksekusi penalti Andrea Petagna kembali mengantar tuan rumah memimpin dan skor 2-1 bertahan sampai usai.

Hasil ini membuat Roma tertahan di peringkat kelima dengan 47 poin dari 28 laga. Sedangkan SPAL menjauh dari zona merah dengan 26 poin dan lima poin dari Bologna di urutan 18 sementara.

Jalannya Pertandingan

SPAL langsung bermain agresif selepas kick-off. Laga baru berjalan sembilan menit, SPAL membuat peluang melalui sundulan Francesco Vicari yang masih menyamping di kanan gawang Roma.

Roma sempat dua kali melakukan percobaan tembakan lewat Edin Dzeko dan Justin Kluivert. Namun masih mampu diblok bek-bek SPAL.

Memasuki menit ke-22, Roma kebobolan. Berawal dari umpan melengkung Thago Cionek, Mohamed Fares melakukan sundukan terarah ke pojok kiri gawang dan tak bisa diselamatkan Robin Olsen.

SPAL nyaris saja mencetak gol kedua tiga menit kemudian. Kali ini tembakan Jasmin Kurtic dari luar kotak penalti masih melebar.

Perlahan Roma mulai lebih nyaman. Peluang nyata pertama dibuat oleh Patrick Schick di menit ke-27, lewat tandukan yang masih sedikit melambung di atas gawang SPAL.

Dzeko juga membuat peluang pada menit ke-34. Tembakan kaki kirinya masih bisa diselamatkan Emiliano Viviano. Schick sempat membuat tembakan kembali dua menit sebelum jeda, lagi -lagi melambung. Babak pertama usai.

Roma mengganti dua pemainnya selepas jeda, Justin Kluivert dan Stephan El Shaarawy digantikan Nicolo Zaniolo dan Diego Perotti.

Perotti langsung menuliskan namanya di papan skor pada menit ke-53. Dzeko diganjal di dalam kotak penalti oleh Cionek yang membuat wasit menunjuk titik putih. Perotti dengan dingin mengeksekusinya dan mengecoh kiper. Skor imbang 1-1.

Namun, SPAL hanya butuh enam menit untuk kembali unggul. Tuan rumah mendapatkan penalti juga di menit ke-59 setelah Andrea Petagna dilanggar Juan Jesus.

Petagna maju sebagai eksekustor dan menaklukkan Robin Olsen. SPAL unggul kembali 2-1.

Giallorossi semakin menggencarkan serangan. Hanya saja selalu kesulitan setiap kali sampai di kotak penalti lawan.

Pada menit ke-73, kesempatan emas datang kepada Roma. Dzeko berhasil mengelabui dua bek SPAL dan bebas dan melepaskan tembakan jarak dekat. Upayanya masih bisa ditepis oleh Viviano.

SPAL nyaris memperlebar keunggulan di menit ke-78. Cionek dalam posisi bebas menyundul bola, hanya menyerempet atas mistar gawang saja.

Roma mencoba berbagai cara untuk menyamakan kedudukan. Tapi SPAL lantas menumpuk pemainnya di lini belakang dan tak memberi ruang bagi sang tamu. Laga berakhir 2-1.

Susunan Pemain:

SPAL: Viviano; Bonifazi, Vicari, Cionek; Fares, Kurtic (Schiattarella 80′), Missiroli, Murgia (Simic 84′), Lazzari (Regini 77′); Antenucci, Petagna

AS Roma: Olsen; Jesus, Fazio, Marcano, Karsdorp (Santon 80′); El Shaarawy (Perotti 46′), Nzonzi, Cristante, Kluivert (Zaniolo 46′); Schick, Dzeko
(raw/din)