MU Khawatirkan Rival yang Masih Tampil di Eropa

Liputan6.com, Manchester – Manchester United (MU) sudah tak berlaga lagi di Eropa usai tersingkir di Liga Champions. MU tersingkir gara-gara kalah telak 0-4 secara agregat dari Barcelona pada perempat final Liga Champions.

MU kini hanya fokus untuk mengejar posisi empat di Liga Inggris. Meski begitu, kondisi ini justru malah tidak menguntungkan Setan Merah.

Manajer MU, Ole Gunnar Solskjaer merasa rival yang masih berlaga di Eropa justru lebih bersemangat melakoni sisa akhir musim.Untuk saat ini, MU masih tertahan di posisi keenam klasemen dengan 64 poin, selisih dua angka dari Arsenal di urutan keempat. Baik MU dan Arsenal sama-sama baru main 33 kali.

Melihat kondisi saat ini, MU jelas diuntungkan karena mereka tinggal fokus menyapu bersih lima laga tersisa di Liga Inggris. Sedangkan para rival seperti Tottenham Hotspur (posisi ketiga dengan 67 poin), Arsenal, dan Chelsea (posisi keelima dengan 66 poin) masih berlaga di kompetisi Eropa.

Bahkan ketiga klub itu berpeluang melaju ke final Liga Champions atau Liga Europa.Meski dihadapkan dengan jadwal padat, Solskjaer menilai para rival bakal lebih bersemangat saat menghadapi MU.

Rival Masih Tampil di Eropa, MU Melenggang ke Empat Besar?

ManchesterOle Gunnar Solskjaer membantah Manchester United diuntungkan dengan tersingkir dari Liga Champions. Menurutnya, para pemain justru kecewa dengan hasil itu.

MU baru saja tersingkir dari Liga Champions usai dikalahkan 0-3 oleh Barcelona di leg kedua perempatfinal tengah pekan kemarin. Secara agregat, MU kalah 0-4.

Itu artinya MU akan hampa gelar lagi musim ini dan satu-satunya target yang mungkin diraih adalah finis empat besar. Untuk saat ini MU masih tertahan di posisi keenam klasemen dengan 64 poin, selisih dua angka dari Arsenal di urutan keempat. Baik MU dan Arsenal sama-sama baru main 33 kali.

Melihat kondisi saat ini, MU jelas diuntungkan karena mereka tinggal fokus menyapu bersih lima laga tersisa di Premier League. Sementara para pesaingnya seperti Tottenham Hotspur (posisi ketiga dengan 67 poin), Arsenal, dan Chelsea (posisi keelima dengan 66 poin) masih berlaga di kompetisi Eropa.

Bahkan ketiga klub itu berpeluang melaju ke final dan oleh karenanya akan tampil habis-habisan di semifinal awal Mei nanti. MU pun bisa memanfaatkan kelengahan ketiga rivalnya itu.

Meski demikian, Solskjaer tak yakin kondisi ini menguntungkan MU. Justru dengan tiga rivalnya masih berkompetisi di Eropa, mereka akan makin bersemangat tampil lebih baik di sisa musim agar bisa menjaga peluang meraih trofi plus finis empat besar.

“Justru laga-laga seperti itu akan membuat mereka lebih semangat. Itulah yang Anda inginkan sebagai pemain,” ujar Solskjaer seperti dikutip Sky Sports.

“Kami tentu ingin sekali lolos ke semifinal tapi sayangnya gagal. Jadi kami harus fokus ke laga yang kami punya,” sambung pria asal Norwegia itu.

“Ada tiga laga menunggu kami (Everton, Manchester City, dan Chelsea), itulah fokus jangka pendek kami. Kami tidak boleh berpikir apapun selain tampil bagus sepanjang pekan ini,” demikian Solskjaer.

MU akan melawat ke Goodison Park akhir pekan ini sebelum menghadapi dua laga bigmatch di Old Trafford kontra Manchester City (24 April) dan Chelsea (28 April).

(mrp/rin)

Klasemen Liga Spanyol: Misi Barcelona Jauhi Rival

Sabtu (20/4/2019)

02:00 WIB Deportivo Alaves vs Real Valladolid

18:00 WIB Celta Vigo vs Girona

21:15 WIB Eibar vs Atletico Madrid

23:30 WIB Rayo Vallecano vs Huesca

Minggu (21/4/2019)

01:45 WIB Barcelona vs Real Sociedad

17:00 WIB Levante vs Espanyol

19:00 WIB Getafe vs Sevilla

21:15 WIB Real Madrid vs Athletic Bilbao

23:30 WIB Villarreal vs Leganes

Senin (22/4/2019)

01:45 WIB Real Betis vs Valencia

Jadwal Liga Italia: Peluang Napoli dan Inter Jauhi Kejaran Rival

Berikut jadwal Liga Italia 2018/2019 pekan 32

Minggu, 14 April 2019

17.30 WIB,Torino vs Cagliari

20.00 WIB, Fiorentina vs Bologna

20.00 WIB, Sampdoria vs Genoa

20.00 WIB, Sassuolo vs Parma

23.00 WIB, Chievo vs Napoli

Senin, 15 April 2019

01.30 WIB, Frosinone vs Inter Milan

Selasa, 16 April 2019

01.30 WIB, Atalanta vs Empoli

Marquez Akui Hampir Mustahil Berteman dengan Rival

Sao PauloMarc Marquez membicarakan lagi momen bersalaman dengan Valentino Rossi di MotoGP Argentina. Marquez juga mengaku tak bisa berteman dengan rivalnya di lintasan.

Rider Repsol Honda itu berhasil memenangi balapan di Termas de Rio Hondo (31/3/2019) dengan mudah. Marquez terdepan dengan keunggulan nyaris 10 detik dari Rossi di belakangnya, dan 10,5 detik lebih cepat dari Andrea Dovizioso di urutan ketiga.

Sebuah peristiwa yang menyedot perhatian terjadi ketika pebalap hendak naik ke podium. Marquez dan Rossi berjabat tangan, di balapan yang sama ketika kedua pebalap bersitegang setahun silam. Insiden itu mengakibatkan hubungan mereka memanas bahkan Rossi tidak mau menerima permintaan maaf Marquez yang datang ke garasi tim Yamaha, dan tidak mau bersalaman di MotoGP San Marino.


Namun, hubungan mereka tampak mulai adem yang ditandai dengan jabat tangan di akhir pekan lalu. “Apapun yang terjadi dengan Valentino di media, akan selalu menjadi besar karena dia adalah pebalap terpopuler di atas lintasan,” Marquez mengatakan pada EFE, yang dikutip MotoGP.com.

“Aku tidak punya masalah untuk mengakui bahwa ketika itu memang salahku dan itulah mengapa aku pergi untuk minta maaf. Yang penting adalah tahu kalau Anda sudah berbuat satu kesalahan, tapi tahun ini ceritanya telah berubah cukup banyak. Waktu menyelesaikan segalanya.”

Dengan Rossi, Marquez punya sejarah rivalitas yang panjang. Sedangkan sensasi Dovizioso sejak 2017 membuktikan bahwa kini pebalap Italia itu layak diperhitungkan dalam kandidat juara dunia. Sementara rekan setim Marquez, Jorge Lorenzo, punya reputasi mentereng sekalipun di awal musim ini belum memberikan hasil optimal.

“Menjadi teman dengan salah satu rival Anda, apakah itu Valentino atau yang lain, sangatlah sulit, hampir tidak mungkin. Soalnya, di atas lintasan ada sebuah persaingan.”

“Tapi di luar lintasan Anda memang harus menaruh rasa hormat.”

Seri ketiga MotoGP 2019 akan digelar di Austin, Amerika Serikat pada 14 April.

(rin/cas)

Bebas dari Sanksi, Bos Ducati Puas Bungkam Rival di MotoGP

Federasi Balap Motor Internasional (FIM) akhirnya merilis keputusan sidang FIM Court of Appeal yang digelar di Swiss pada Jumat (22/3) lalu. Ducati Corse dinilai tidak melanggar aturan mengenai winglet di MotoGP Qatar 2019.

Melalui situs MotoGP pada Selasa (26/3), FIM resmi menyatakan winglet yang tertempel pada swingarm Ducati Desmosedici GP19 milik Andrea Dovizioso, Danilo Petrucci dan Jack Miller di Qatar merupakan perangkat yang legal.

Sebelumnya, pemakaian winglet ini dapat kecaman dari Aprilia, Honda, KTM dan Suzuki, yang akhirnya melayangkan protes kepada FIM MotoGP Stewards Panel dan Court of Appeal. Meski Ducati menyebut winglet itu hanya berfungsi mendinginkan ban belakang, keempat pabrikan pemrotes yakin winglet ini juga merupakan perangkat aerodinamika yang menghasilkan downforce tambahan hingga menyalahi regulasi teknis.

Keempat pabrikan pemrotes juga menyayangkan sikap Direktur Teknis MotoGP, Danny Aldridge, yang dinilai plin-plan dalam memberlakukan regulasi aerodinamika. Hal ini menyusul pernyataan Aprilia, yang sempat ingin mengembangkan perangkat serupa pada masa pramusim namun ditolak oleh Aldridge.

Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Jauhi Rival

Sabtu (30/3/2019)

03.00 WIB Girona Vs Athletic Bilbao

19.00 WIB Getafe Vs Leganes

22.15 WIB Barcelona Vs Espanyol

Minggu (31/3/2019)

00.30 WIB Celta Vigo Vs Villarreal

02.45 WIB Deportivo Alaves Vs Atletico Madrid

17.00 WIB Levante Vs Eibar

19.00 WIB Rayo Vallecano Vs Real Betis

21.15 WIB Sevilla Vs Valencia

23.30 WIB Real Valladolid Vs Real Sociedad

Senin (1/4/2019)

01.45 WIB Real Madrid Vs Huesca

Saksikan video pilihan di bawah ini

Komparasi Galaxy M30 dengan Rival, Termasuk Redmi Note 7 Pro

JakartaSamsung Galaxy M30 baru saja resmi meluncur di India. Di pasar yang sama pada kelas serupa, Galaxy M30 punya beberapa rival.

Berikut perbandingan dari GadgetsNow antara Galaxy M30 dengan perangkat lain yang juga sudah beredar di India, yakni Xiaomi Redmi Note 7 Pro, Nokia 6.1 Plus, dan Asus Zenfone Max Pro M2 yang kesemuanya relatif kompetitif.

1. Harga
Samsung Galaxy M30: 4GB + 64GB (Rs 14,990/Rp 2,9 juta), 6GB + 128GB (Rs 17,990/Rp 3,5 juta)
Xiaomi Redmi Note 7 Pro: 4GB RAM + 64GB (Rs 13,999/Rp 2,7 juta), 6GB RAM + 128GB (Rs 16,999/Rp 3,3 juta)
Nokia 6.1 Plus: 4GB + 64GB (Rs 15,499/Rp 3 juta), 6GB + 64GB (Rs 18,499/Rp 3,6 juta)
Asus ZenFone Max Pro M2: 3GB RAM + 32GB (Rs 12,999/Rp 2,5 juta), 4GB RAM + 64GB (Rs 14,999/Rp 2,98 juta), 6GB RAM + 64GB (Rs 16,999/Rp 3,3 juta)

2. OS
Samsung Galaxy M30: Samsung Experience UI v9.5 – Android 8.0 Oreo
Xiaomi Redmi Note 7 Pro: MIUI 10 – Android 9.0 Oreo
Nokia 6.1 Plus: Dapat Android Pie
Asus ZenFone Max Pro M2: Dapat Android 9.0 Pie

3. Display
Samsung Galaxy M30: 6.4-inch Super AMOLED full HD+ (2280×1080 pixels) Display
Xiaomi Redmi Note 7 Pro: 6.3-inch full HD+ (2340×1080 pixels) Display
Nokia 6.1 Plus: 5.8-inch FHD+ (1080×2246 pixels) Display
Asus ZenFone Max Pro M2: 6.2-inch full HD+ (2280×1080 pixels) Display

(krs/afr)

India Bangun 14 Ribu Bunker Untuk Warga di Perbatasan Pakistan

New DelhiKetegangan India dan Pakistan kian meningkat. India tengah membangun lebih dari 14 ribu bunker untuk keluarga-keluarga yang tinggal di sepanjang perbatasannya dengan Pakistan di wilayah negara bagian Jammu dan Kashmir. Tujuannya, agar mereka tetap aman di rumah mereka dan tak harus dievakuasi jika terjadi serangan artileri.

Para insinyur pemerintah mengatakan, pengerjaan pembangunan baja bawah tanah dan struktur beton, yang dapat menelan biaya total US$ 60 juta, telah dimulai sejak Juni 2018 lalu, ketika hubungan antara kedua rival bersenjata nuklir itu memburuk.

Menurut pejabat pemerintah negara bagian dan para kontraktor ratusan bunker bawah tanah, dengan dinding dan atap yang tiga kali lebih tebal dari rumah biasa dan mengonsumsi baja 10 kali lebih banyak, telah selesai dibangun.
“Ini bisa menahan penembakan ringan,” kata seorang insinyur di departemen pekerjaan umum Jammu dan Kashmir yang ditugasi membangun bunker tersebut, seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (1/3/2019).

Selama ini, baku tembak memang sudah kerap terjadi di sepanjang perbatasan Kashmir. Namun baku tembak yang terjadi pada Selasa (26/2) dianggap sebagai penanda peningkatan ketegangan antara India dan Pakistan.

Ketegangan meningkat setelah aksi bom bunuh diri mengenai konvoi militer India di wilayah Kashmir pada 14 Februari lalu. Setidaknya 40 personel militer India tewas dalam serangan bom itu.

Pemerintah India menuding pemerintah Pakistan terlibat dalam bom bunuh diri itu. Namun Pakistan membantahnya. Sejak itu, bentrokan militer antara kedua negara terus terjadi. India dan Pakistan saling menembak jatuh pesawat militer kedua negara, hingga sejumlah bandara di sekitar Kashmir terpaksa ditutup sementara.

Pakistan juga menutup akses penerbangan sipil untuk sementara waktu akibat bentrokan di wilayah Kashmir.
(ita/ita)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Tinggalkan MU, Rossi Jalani Trial di LA Galaxy

Liputan6.com, Manchester – Giuseppe Rossi akhirnya meninggalkan MU setelah sempat berlatih bersama beberapa waktu terakhir. Amerika Serikat menjadi tujuan baru eks pemain Setan Merah tersebut.

Rossi sempat digadang-gadang sebagai salah satu pemain dengan segudang talenta pada usia mudanya. Manchester United (MU), yang kala itu diasuh Sir Alex Ferguson, lalu membajaknya dari skuat muda Parma pada tahun 2004.

Sayangnya, ia gagal menembus skuat utama. Bersama The Red Devils, ia hanya mampu mengantongi lima penampilan saja di Premier League. Alhasil, ia harus bergonta-ganti klub guna mendapatkan kesempatan bermain yang lebih.

Rossi sempat menemukan performa terbaiknya bersama Villarreal. Tapi, cedera parah yang dialaminya membuatnya harus tersingkir dari klub asal Spanyol itu pada tahun 2013. Setelah mondar-mandir di tim lain, ia akhirnya berakhir tanpa klub di tahun 2018 lalu.

Pada Januari 2019, ia sempat turut serta dalam sesi latihan MU yang diasuh oleh Ole Gunnar Solskjaer. Kehadirannya di tempat latihan memantik rumor soal dirinya bergabung dengan The Red Devils untuk sisa musim ini.

Namun tak lama berselang, kabar tersebut ditampik langsung oleh Solskjaer. Alhasil, Rossi pun kembali terluntang-lantung mencari klub baru untuk melanjutkan kiprahnya di dunia sepak bola.

2 dari 2 halaman

Ke LA Galaxy

Lama tak terdengar kabar soal dirinya, hingga rumor soal masa depannya kembali muncul baru-baru ini. Rossi disebut sedang melakoni masa percobaan dengan klub yang berbasis di kota Los Angeles, Amerika Serikat.

Menyusul unggahan di Instagram yang menunjukkan dirinya sedang terbang ke Amerika, La Gazzetta dello Sport mengklaim bahwa Rossi akan segera bergabung dengan LA Galaxy. Di klub tersebut, ia bisa dipasangkan dengan mantan penyerang MU, Zlatan Ibrahimovic.

Namun media lainnya, The Athletic, menebar laporan yang berbeda. Disebutkan bahwa pria berumur 32 tahun tersebut akan melakoni sesi percobaan bersama rival sekota LA Galaxy, yakni Los Angeles FC.

Klub yang bermarkas di Banc of California Stadium itu tak memiliki nama-nama mentereng. Meskipun demikian, mereka tetap mampu mencatatkan torehan apik dengan finis di peringkat tiga klasemen Grup B Major League Soccer dengan koleksi 57 poin.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini