Skema Pembagian Tambahan Kuota Haji 10 Ribu Diumumkan Pekan Ini

Menteri Agama (Menag) Lukman Syaifuddin menyatakan kuota haji Indonesia yang mencapai 231 ribu merupakan jumlah terbesar dalam sejarah, tak hanya bagi Indonesia tetapi juga dunia.

“Inilah sejarah penyelenggaraan haji Indonesia bahkan dunia, sebuah negara memberangkatkan sebesar 231 ribu orang. Terbesar dalam sejarah,” jelas dia saat memberikan sambutan pada acara Pembekalan Terintegrasi Petugas Haji Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa (23/4/2019).

Indonesia kembali mendapatkan tambahan kuota haji sebesar 10 ribu dari sebelumnya 221 ribu dari Pemerintah Arab Saudi, pada musim haji 2019. Penambahan kuota ini pun sudah disepakati antara Komisi VIII DPR dan Kementerian Agama.

Selain patut disyukuri, Menag mengatakan penambahan kuota haji menjadi tantangan tersendiri. Dengan penambahan jemaah haji yang pergi, artinya akan ada tambahan petugas kloter.

Tak hanya tantangan, dia menilai penambahan kuota haji 10 ribu menjadi kesempatan memperbanyak ladang amal bagi petugas haji. “Ini menambah medan amal, bisa lebih banyak melayani dalam membina jemaah haji,” jelas dia.

Tantangan lain yang menanti dalam pelaksanaan haji tahun ini, kata Menag berkaitan dengan indeks kepuasan haji. Setiap tahun indeks kepuasan haji meningkat.

Tercatat pada 2014, indeks kepuasan jemaah berada di posisi 81,52, kemudian pada 2015 menjadi 82,67. Lalu di 2016 menjadi 83,3, 2017 tercatat 84,85. Terakhir pada 2018, indeks kepuasan jemaah berada di 85,23

“Ini tantangan sebab tak mudah buat menjaga (indeks) melihat prestasi yang sudah baik. Tantangan tersendiri bagi petugas haji. Kita harus tetap mampu menjaga dan meliharanya,” dia menandaskan.

Menag: Jadi Sejarah Satu Negara Memberangkatkan 231 Ribu Jemaah Haji

Liputan6.com, Jakarta Menteri Agama (Menag) Lukman Syaifuddin menyatakan kuota haji Indonesia yang mencapai 231 ribu merupakan jumlah terbesar dalam sejarah, tak hanya bagi Indonesia tetapi juga dunia.

“Inilah sejarah penyelenggaraan haji Indonesia bahkan dunia, sebuah negara memberangkatkan sebesar 231 ribu orang. Terbesar dalam sejarah,” jelas dia saat memberikan sambutan pada acara Pembekalan Terintegrasi Petugas Haji Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa (23/4/2019).

Indonesia kembali mendapatkan tambahan kuota haji sebesar 10 ribu dari sebelumnya 221 ribu dari Pemerintah Arab Saudi, pada musim haji 2019. Penambahan kuota ini pun sudah disepakati antara Komisi VIII DPR dan Kementerian Agama.

Selain patut disyukuri, Menag mengatakan penambahan kuota haji menjadi tantangan tersendiri. Dengan penambahan jemaah haji yang pergi, artinya akan ada tambahan petugas kloter.

Tak hanya tantangan, dia menilai penambahan kuota haji 10 ribu menjadi kesempatan memperbanyak ladang amal bagi petugas haji. “Ini menambah medan amal, bisa lebih banyak melayani dalam membina jemaah haji,” jelas dia.

Tantangan lain yang menanti dalam pelaksanaan haji tahun ini, kata Menag berkaitan dengan indeks kepuasan haji. Setiap tahun indeks kepuasan haji meningkat.

Tercatat pada 2014, indeks kepuasan jemaah berada di posisi 81,52, kemudian pada 2015 menjadi 82,67. Lalu di 2016 menjadi 83,3, 2017 tercatat 84,85. Terakhir pada 2018, indeks kepuasan jemaah berada di 85,23

“Ini tantangan sebab tak mudah buat menjaga (indeks) melihat prestasi yang sudah baik. Tantangan tersendiri bagi petugas haji. Kita harus tetap mampu menjaga dan meliharanya,” dia menandaskan.

Maukah Anda Bayar Ratusan Ribu Rupiah untuk 5 Buah Keripik Kentang Eksklusif?

Liputan6.com, Jakarta – Keripik kentang tentu bukan camilan asing untuk dinikmati sehari-hari. Saking sudah sangat familiar, pernahkah Anda berpikir bahwa demi menyantap kudapan satu ini, Anda harus membayar 11 dolar Amerika atau setara Rp 155 ribu per buah?

Sebuah perusahan lokal Swedia, beberapa waktu lalu, merilis keripik kentang yang setiap kemasan berisi lima buah. Keripik kentang eksklusif ini dijual dengan harga 56 dolar Amerika atau sekitar Rp 788 ribu.

Dilansir dari Eater, Selasa (23/4/2019), keripik kentang ini disebut dibuat dari bahan-bahan berkualitas premium yang bisa ditemui di belahan Bumi utara dan membuat tiap gigitannya menghadirkan sensasi nikmat tiada dua.

Berdasarkan laporan Independent yang dilansir Selasa (23/4/2019), keripik ini merupakan keluaran brand St. Erik dan disiapkan para koki profesional dari tim Swedish National Culinary.

Bahan-bahan yang digunakan antara lain kentang, jamur, rumput laut, daun adas, bawang, bawang merah, dan bumbu dari India. Dengan kata lain, tak ada taburan emas atau bahan lain yang biasanya membuat sajian jadi bernilai fantastis.

Lima buah keripik kentang eksklusif ini hadir dalam kemasan kotak hitam sederhana bertuliskan Steriks. Ketika memulai penjualan di tahun 2016, secara mengejutkan, 100 kotak keripik kentang ini langsung terjual habis.

Data KawalPemilu 10%: Jokowi Unggul 360 Ribu Suara dari Prabowo

Jakarta – Data perolehan suara di situs kawalpemilu.org terus masuk. Per sore ini, Jokowi masih tercatat unggul atas Prabowo.

Dilihat detikcom, Minggu (21/4/2019) pukul 16.40 WIB, kawalpemilu.org sudah memproses data masuk dari 83.269 TPS, atau 10,25 persen data KPU. Tercatat ada 16.880.617 suara sah. Berikut hasilnya:

01. Jokowi-Ma’ruf Amin 8.624.521 suara;
02. Prabowo-Sandiaga 8.256.316 suara.


KawalPemilu adalah situs yang mengumpulkan data relawan dari TPS di 34 provinsi untuk merekapitulasi suara. Dalam Pemilu 2019 ini, kawalpemilu.org mengumpulkan data foto C1 plano.

Situs yang digawangi Ainun Najib dkk ini membuat kerja serupa pada Pemilu 2014. Pada Pemilu 2014, hasil tabulasi data KawalPemilu hanya berselisih 0,14 persen dari real count KPU.

(Judul dan sebagian isi diubah. Ada ketidaktepatan pembacaan data di artikel sebelumnya. Seharusnya data masuk yang dibaca di situs kawalpemilu adalah ‘estimasi TPS terproses’. Sebelumnya yang dibaca adalah data ‘TPS dengan foto diterima KawalPemilu’)

Tonton juga video Emak-emak Geruduk KPU di Hari Kartini:

[Gambas:Video 20detik]

(tor/gbr)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ajaib, Ratusan Ribu Ekor Lebah Madu di Gereja Notre Dame Selamat dari Kebakaran

Lebah-lebah itu mungkin selamat karena sarangnya terletak sekitar 30 meter dari atap utama tempat api menyebar, kata Géant kepada CNN.

Peternakan lebah di atap rumah adalah salah satu rahasia terbaik kota Paris.

Selain Notre Dame, sarang lebah juga disimpan di atas atap bangunan terkenal lainnya, seperti Opera Garnier, Musée d’Orsay, dan Grand Palais.

Lebih dari 700 sarang disimpan di seluruh kota, kata seorang peternak lebah kepada outlet media Atlas Obscura, Agustus lalu.

Meskipun api di Notre Dame membawa kehancuran ke salah satu penanda kota Paris yang paling dicintai, Géant mengatakan dia “sangat gembira” mendengar bahwa lebah-lebahnya masih hidup.

“Saya sangat sedih tentang Notre Dame karena bangunan ini begitu indah, dan sebagai seorang Katolik, itu sangat berarti bagi saya,” kata Geant.

“Tapi mengetahui bahwa lebah-lebah masih hidup dalam kondisi baik, itu luar biasa,” lanjutnya.

Hasil 37 Ribu TPS Sudah Masuk, Ini Data Real Count KPU

Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih terus melakukan perhitungan suara dari 813.350 TPS. Pagi ini sudah ada data dari 37 ribu TPS yang masuk ke KPU.

Diihat detikcom di situs resmi KPU pada Sabtu (20/4/2019), pada pukul 05.05 WIB sudah masuk data 37.075 dari TPS (4.55831%). Diketahui total ada 813.350 TPS pada Pemilu 2019.

Berikut real count sementara seperti dilihat dari situs KPU:
– Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin mendapatkan 3.864.982 (54.72%)
– Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapatkan 3.198.455 (45.28%).

Sebagaimana diketahui, rekapitulasi akhir KPU secara nasional rencananya akan keluar pada Rabu (22/5) nanti.
Terkait Situng di situs KPU ini, sebelumnya Ketua KPU Arief Budiman menuturkan hasil penghitungan suara yang dilakukan oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) akan dimasukkan ke formulir C1. Kemudian, formulir itu akan dimasukkan ke Situng oleh KPU kabupaten/kota untuk dipublikasikan.

“KPPS-KPPS sudah selesai menghitung, lalu memasukkan formulir C1, kemudian formulir C1 yang dikirim ke KPU kabupaten/kota, lalu di-scan masuk ke dalam server kita dan dipublikasikan, itu Situng,” ujar Arief di Rutan Cipinang, Jaktim.
(nvl/azr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Cerita Filolog Selamatkan Puluhan Ribu Naskah Kuno di Sijunjung

Liputan6.com, Padang – Enam filolog menyelamatkan naskah kuno di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar) dengan cara mendigitalkannya. Kondisi puluhan naskah kuno itu mendekati rusak, bahkan di antaranya sudah ada yang rusak.

Menurut A. Malin Bandaro Tuangku Mudo, pewaris dan tuangku Surau Simaung, 88 naskah itu merupakan peninggalan Syekh Kitabullah (wafat 1963). Naskah-naskah tersebut selama ini tersimpan di lemari dalam salah satu bangunan surau kecil di tengah-tengah dua surau besar.

Ruangan yang minim ventilasi dan penyimpanan naskah yang bertumpuk dengan benda lain membuat naskah banyak yang rusak. Ada dua naskah tebal yang sama sekali tidak dapat terbaca lagi karena kertasnya hancur.

    

Filolog dari Universitas Andalas, Pramono mengatakan, naskah kuno tersebut merupakan milik Surau Simaung, Jorong Tapian Diaro, Nagari Sijunjung. Di sana terdapat 88 naskah, yang berisi 20.914 halaman naskah, dengan lebih dari 200 teks (kandungan isi naskah).

Pramono mengutarakan, Surau Simaung adalah surau tarekat Syattariyah yang hingga kini masih dikunjungi oleh ribuan peziarah setiap tahun. Surau ini merupakan salah satu tempat wisata religi ziarah. Sepanjang tahun, ribuan orang datang ke surau-surau tersebut untuk berbagai tujuan, misalnya membayar nazar dan berziarah ke makam ulama.

Sayangnya, kata Pramono, naskah-naskah dengan kekayaan kandungan seperti sastra, sejarah, hagiografi, agama, dan pengobatan tradisional, serta keragaman iluminasi (ragam hias di dalam naskah) yang tersimpan di surau-surau tarekat itu belum terkelola dan dikembangkan.

“Melalui penerbitan edisi teks dan rekayasa iluminasi menjadi motif kain (batik) akan memberi peluang untuk pengembangan ekonomi kreatif masyarakat pendukung surau-surau tarekat di Sumatera Barat. Terbitan edisi teks naskah dan rekayasa iluminasi tersebut dapat menjadi ‘buah tangan’ bagi peziarah atau wisatawan,” tutur Sekretaris Umum Masyarakat Pernaskahan Nusantara (Manassa) itu di Padang, Kamis (18/4/2019).

M Yusuf, filolog senior Universitas Andalas mengatakan, naskah-naskah itu dapat dipajang untuk dilihat oleh peziarah. Peziarah dapat melihat khazanah naskah tersebut sebagai warisan intelektual ulama pada masa lampau. Menurutnya, hal itu akan menjadi nilai lebih Surau Simaung sebagai tujuan wisata ziarah religi.  

Selain itu, kata M Yusuf, digialisasi puluhan naskah kuno koleksi Surau Simaung akan membuka penelitian-penelitian keagamaan, falsafah, kesejarahan, kesusastraan, kebahasaan, dan kajian-kajian baru dengan sudut pandang yang lain.

21 Ribu TPS Sudah Masuk, Ini Data Real Count KPU

Jakarta – Penghitungan suara terus dilakukan KPU. Pada sore hari ini, sudah ada data dari 21 ribu TPS yang masuk.

Diihat detikcom, Jumat (19/4/2019), pada pukul 17.45 WIB, sudah masuk data dari 21.153 TPS (2,60073%). Diketahui total ada 813.350 TPS pada Pemilu 2019.

Berikut ini real count sementara seperti dilihat dari situs KPU:
Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin mendapatkan 2.206.564 (54,9%)
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapatkan 1.812.407 (45,10%).
Tonton Video:Blak blakan Jokowi: Misi Setelah Menang Lagi

[Gambas:Video 20detik]

Sebagaimana diketahui, rekapitulasi akhir KPU secara nasional rencananya akan keluar pada Rabu (22/5) nanti.
Terkait situng di situs KPU ini, sebelumnya Ketua KPU Arief Budiman menuturkan hasil penghitungan suara yang dilakukan oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) akan dimasukkan ke formulir C1. Kemudian, formulir itu akan dimasukkan ke situng oleh KPU kabupaten/kota untuk dipublikasikan.

“KPPS-KPPS sudah selesai menghitung, lalu memasukkan formulir C1, kemudian formulir C1 yang dikirim ke KPU kabupaten/kota, lalu di-scan masuk ke dalam server kita dan dipublikasikan, itu situng,” ujar Arief di Rutan Cipinang, Jaktim.

KPU meminta para capres-cawapres tak lagi mengklaim kemenangan Pilpres 2019. KPU meminta semua pihak menunggu penghitungan resmi.

“Saya kira klaim dari pihak masing-masing kan tentu ditolak oleh pihak yang lain, gitu ya. Karena ini wajar, ini adalah kontestasi politik, KPU sangat menyadari itu, karena itu KPU menyediakan publikasi mengenai hasil penghitungan suara agar sudahlah klaim-klaim dari masing-masing pihak itu disudahi, silakan menunggu proses penghitungan yang dilakukan oleh KPU,” ujar komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi kepada wartawan, Jumat (19/4/2019).

Simak Juga ‘Hasil Penghitungan Suara di TPS Capres-Cawapres’:

[Gambas:Video 20detik]

(jbr/fdn)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Harga Emas Antam Tak Bergerak dari Rp 656 Ribu per Gram

 * Pecahan 0,5 gram Rp 352.500.000

* Pecahan 1 gram Rp 656.000

* Pecahan 2 gram Rp 1.261.000

* Pecahan 3 gram Rp 1.870.000

* Pecahan 5 gram Rp 3.100.000

* Pecahan 10 gram Rp 6.135.000

* Pecahan 25 gram Rp 15.230.000

* Pecahan 50 gram Rp 30.385.000

* Pecahan 100 gram Rp 60.700.000

* Pecahan 250 gram Rp 151.500.000

* Pecahan 500 gram Rp 302.800.000

* Pecahan 1.000 gram Rp 605.600.000

Hasil 11 Ribu TPS Sudah Masuk, Ini Data Real Count KPU

Jakarta – Penghitungan suara terus dilakukan KPU. Pada siang hari ini, sudah ada data dari 11 ribu TPS yang masuk.

Diihat detikcom, Jumat (19/4/2019), pada pukul 11.15 WIB sudah masuk data 11.537 dari TPS (1,41845%). Diketahui total ada 813.350 TPS pada Pemilu 2019.

Berikut real count semetera seperti dilihat dari situs KPU:
– Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin mendapatkan 1.237.995 (56,20%)
– Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapatkan 964.712 (43,80%).

[Gambas:Video 20detik]

Sebagaimana diketahui, rekapitulasi akhir KPU secara nasional rencananya akan keluar pada Rabu (22/5) nanti.
Terkait Situng di situs KPU ini, sebelumnya Ketua KPU Arief Budiman menuturkan hasil penghitungan suara yang dilakukan oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) akan dimasukkan ke formulir C1. Kemudian, formulir itu akan dimasukkan ke Situng oleh KPU kabupaten/kota untuk dipublikasikan.

“KPPS-KPPS sudah selesai menghitung, lalu memasukkan formulir C1, kemudian formulir C1 yang dikirim ke KPU kabupaten/kota, lalu di-scan masuk ke dalam server kita dan dipublikasikan, itu Situng,” ujar Arief di Rutan Cipinang, Jaktim.

Simak Juga ‘Jokowi Akui Hasil Quick Count di Bawah Targetnya: Kita Bersyukur’:

[Gambas:Video 20detik]

(jbr/fdn)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>