4 Sebab Hubungan Retak padahal Terlihat Baik-Baik Saja

Liputan6.com, Jakarta – Dalam perjalanannya, hubungan asmara tentu tak melulu soal bahagia. Di satu-dua waktu ada kalanya Anda dan pasangan harus melewati jalan terjal untuk lebih memahami dan menguatkan komitmen satu sama lain.

Tapi, di beberapa kasus, pasangan merasa hubungan mereka retak, hanya saja tak tahu pasti mengapa. Fimela.com merangkumkan dari womanitely.com, menurut para pakar hubungan asmara, ada empat kebiasaan yang bisa menyebabkan keretakan dan kehancuran sebuah hubungan.

Menghindari masalah

Memang tak menyenangkan bila harus bertengkar dan berdebat. Tapi, bila dari pertengkaran akhirnya bisa sama-sama belajar dan menemukan solusi terbaik, maka itu lebih baik daripada hanya mendiamkan sebuah masalah.

Menghindari atau mendiamkan masalah hanya akan menciptakan bom waktu yang bisa meledak kapan saja. Bahkan, rasa nyaman dalam hubungan bisa berkurang jika masalah yang ada tak pernah dibicarakan dan dibahas bersama.

Berpikir negatif setiap saat

Dia tak lagi perhatian seperti dulu, pasti dia sudah tak cinta lagi. Dia selalu telat membalas pesan, pasti dia sedang selingkuh dengan perempuan lain. Jika terus berpikiran negatif seperti itu, hubungan bisa retak tanpa disadari.

Sebelum membentuk prasangka dan berpikiran negatif yang bisa berujung membuat hubungan retak, ada baiknya melakukan klarifikasi terlebih dahulu. Selalu cek kenyataan dan realita yang sebenarnya sebelum mengambil kesimpulan.

Potret Kemesraan Lion Air-Boeing yang Kini Retak

Selasa, 16 Apr 2019 17:24 WIB

Foto Bisnis

Dok detikcom – detikFinance

Jakarta – Lion Air dan Boeing selama ini punya hubungan mesra karena maskapai murah itu kerap memborong pesawat Boeing. Kini, hubungan Lion dan Boeing retak.

Salah satu contoh hubungan mesra Lion dan Boeing ditunjukkan saat maskapai milik Rusdi Kirana itu memborong Boeing 737 MAX 10. Demi mendapatkan 50 pesawat ini Lion merogoh kocek US$ 6,24 miliar. Hendra Kusuma/detikcom.

Terlalu Sering Pakai Fitur Ini Bisa Bikin Kaca Mobil Retak

Liputan6.com, Jakarta – Kebanyakan mobil baru yang beredar saat ini, sudah dilengkapi fitur defogger. Komponen ini sendiri, memiliki kegunaan yang cukup penting, terlebih saat hujan, dengan memberikan energi panas terhadap kabut yang menempel pada kaca belakang.

Biasanya, ada dua tipe defogger yang terpasang pada mobil. Satu yang terhubung dengan AC (air conditioner) dan tipe lain yang terpasang langsung di kaca.

Cara kerja keduanya mirip, dengan memanfaatkan pemanas untuk mencegah atau menghilangkan pengembunan pada kaca.

Namun, meskipun fitur ini cukup penting digunakan saat hujan, tapi jangan terlalu sering menggunakan defogger.

Melansir laman resmi Daihatsu Indonersia, defogger tidak disarankan digunakan secara terus menerus.

Ternyata, untuk mobil yang belum dilengkapi arus pemutus otomatis, pengendara harus menekan lagi tombol untuk mematikan fungsi defogger.

Lebih parahnya, penggunaan defogger secara terus menerus bisa membuat kaca mobil retak, hal itu dipicu karena kaca memuai akibat perubahan suhu yang ditimbulkan garis-garis kawat tersebut.

Tottenham: Harry Kane Cedera Ligamen Engkel, Dele Alli Tangannya Retak

LondonTottenham Hotspur mengonfirmasi kondisi terkini Harry Kane dan Dele Alli. Kane disebut cedera ligamen engkel, sementara Alli tangannya retak.

Kane mengalami cedera saat Tottenham mengalahkan Manchester City 1-0 dalam pertandingan leg pertama perempatfinal Liga Champions di Tottenham Hotspur Stadium, Rabu (10/4/2019) dini hari WIB.

Di menit ke-58, Kane terjatuh karena mendapat terjangan dari Fabian Delph. Posisi jatuhnya kurang menguntungkan Kane di mana kaki kirinya agak tertekuk ke dalam. Ia pun langsung terkapar dan digantikan Lucas Moura karena cedera.

Tottenham: Harry Kane Cedera Ligamen Engkel, Dele Alli Tangannya RetakHarry Kane sebelum terjatuh usai berduel dengan Fabian Delph. Terlihat posisi kaki kirinya agak menekuk ke dalam. (Foto: Paul Childs/Reuters)

Setelah Mauricio Pochettino menyebut Kane berpotensi absen hingga akhir musim, Tottenham mengonfirmasi striker asal Inggris itu memang mengalami cedera parah. Kane dikonfirmasi mengalami cedera kerusakan ligamen di pergelangan kaki kirinya.

“Harry Kane mengalami kerusakan ligamen yang signifikan pada engkel kirinya dalam kemenangan Tottenham atas Manchester City,” tulis pernyataan Tottenham di situs resminya, Jumat (12/4/2019) dini hari WIB.

Tidak dijelaskan berapa lama Kane bakal absen. Tottenham cuma menyebut Kane akan terus dipantau oleh tim medis dalam beberapa pekan ke depan.

Cedera serupa sudah dialami Kane sebelumnya. Pada Januari lalu, ia juga mengalami robek ligamen pada engkelnya, yang membuatnya melewatkan delapan pertandingan.

Selain Kane, Tottenham juga mengonfirmasi kondisi Dele Alli. Winger belianya itu dipastikan mengalami cedera retak tulang pada tangan kirinya, juga dalam pertandingan melawan City.

Dele Alli memegangi tangan kirinya yang dikonfirmasi mengalami retak.Dele Alli memegangi tangan kirinya yang dikonfirmasi mengalami retak. Foto: Paul Childs/Reuters

(yna/mrp)

SBY Sebut Kontestasi Pilpres 2019 Lebih Keras dari Sebelumnya

Liputan6.com, Jakarta – Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai kontestasi Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 lebih keras dibandingkan Pilpres sebelumnya di era reformasi.

Pernyataan SBY itu disampaikannya kepada Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan untuk disampaikan kepada kader Demokrat dan masyarakat.

“Beliau mengamati bahwa kontestasi Pilpres 2019 lebih keras dibandingkan Pilpres sebelumnya di era reformasi, seperti terjadinya polarisasi tajam dan dukungan indentitas yang menguat,” kata Hinca saat membacakan surat kedua SBY yang diberikan kepadanya, di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Hinca menjelaskan, SBY menyampaikan apabila kondisi itu terlampau jauh maka kerukunan bangsa Indonesia akan retak dan dirinya mengajak kader Demokrat serta masyarakat mencegah agar tidak terjadi.

Menurut dia, SBY menilai semua kader Demokrat harus berperan aktif dalam rangkaian Pemilu yang berlangsung aman dan damai, serta memastikan berlangsung demokratis, jujur, dan adil.

“Persaingan pemilu memang keras namun tidak patut terjadinya disintegrasi sehingga perlu kesadaran bersama,” ujarnya.

Hinca mengatakan, dalam surat kedua tersebut, SBY menjelaskan bahwa Presiden Keenam RI itu tidak dapat hadir secara fisik bersama kader Demokrat dalam memenangkan partai karena harus mendampingi Ani Yudhoyono berobat di Singapura.

Menurut dia, SBY berharap semangat para kader tidak berkurang meskipun dirinya tidak hadir secara fisik padahal dua bulan ini merupakan saat menentukan bagi caleg Demokrat.

“Beliau menyampaikan sangat ingin secara fisik berada di lapangan dan berjuang namun harus mendampingi pengobatan Ibu Ani Yudhoyono di Singapura,” katanya.

2 dari 2 halaman

AHY Yakin Mampu

Hinca mengatakan, SBY meyakini Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan dua anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Nachrowi Ramli serta Sukarwo merupakan pemimpin yang tangguh.

Dia menjelaskan, SBY sangat yakin ketiga orang tersebut mampu memimpin kampanye terpadu menggantikan dirinya yang sedang berada di Singapura.

“Beliau juga berpesan agar para senior Demokrat membantu Kogasma, mereka antara lain EE Mangindaan, Amir Syamsuddin, Vence Rumangkang, Syarief Hasan, Djoko Udjianto, Jafar Hafsah, Nurhayati Ali Assegaf, Pramono Edhie, Jhonny Alen Marbun, Max Sopacua, dan Ahmad Yahya,” ujarnya.

Sebelumnya, SBY memberikan secara langsung dua surat kepada Hinca sebagai Sekjen Partai Demokrat di Singapura.

Surat pertama, berisi 10 poin salah satunya memberikan mandat kepada AHY memimpin kampanye Pemilu 2019, dibantu Sukarwo dan Nachrowi Ramli.


Saksikan video pilihan berikut ini:

Khawatir Gempa Susulan, Warga Solok Selatan Pilih Tidur di Tenda

Solok Selatan – Gempa masih menghantui warga Kabupaten Solok Selatan Sumatera Barat. Ratusan orang memilih tidur di tenda-tenda darurat karena khawatir tertimpa reruntuhan bangunan. Gempa sendiri menyebabkan 55 orang terluka dan merusak lebih dari 500 unit rumah.

“Gempanya menghentak. Pas pagi tadi agak diayun dan sepertinya tadi malam sudah ada (rumah) yang retak. Jadi pas paginya banyak yang roboh,” kata Emi Susnawati, salah seorang warga korban gempa di Jorong Koto Sungai Kunyit, Nagari Sungai Kunyit, Kecamatan Sangir Balai Janggo Kabupaten Solok Selatan kepada detikcom di lokasi, Kamis (28/2/2019).

Menurut Emi, warga memilih tinggal di tenda-tenda darurat yang di dirikan di depan rumah atau di lapangan terbuka.
Selain karena rumahnya yang ikut rusak, warga memilih tidur di tenda karena khawatir akan terjadinya gempa susulan.

“Kami sudah nggak berani masuk rumah, karena sampai malam ini terasa gempa susulan. Jadi nggak berani. Takut menjadi korban,” jelas mantan kepala kampung itu.

Kepala Badan Pelaksana BPBD Kabupaten Solok Selatan, Joni Hasan Basri mengakui, warganya masih dihantui ketakutan dan memilih tidur di luar rumah.

“Masih trauma,” katanya. Ia menuturkan, sementara ini BPBD sudah menyalurkan bantuan-bantuan tanggap darurat ke lokasi.
(gbr/jbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Isi Lengkap Surat Mandat SBY: AHY Pimpin Pemenangan, Ibas Keseimbangan PD

Jakarta – Ketum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberi mandat kepada putra sulungnya yang juga komandan Kogasma PD, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk memimpin pemenangan pemilu partai berlambang mercy itu. Kabar tersebut disampaikan SBY ke para kadernya lewat sebuah surat.

Surat SBY tersebut dibacakan oleh Sekjen PD Hinca Pandjaitan, di Kantor DPP PD, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (28/2/2019). SBY tidak bisa fokus dalam pemenangan PD di Pemilu 2014 karena harus mendampingi istrinya, Ani Yudhoyono yang tengah menjalani perawatan melawan penyakit kanker darah di Singapura.

“Secara nasional komandan Kogasma saudara AHY bertanggung jawab dan bertugas melaksanakan kampanye pemenangan Pemilu 2019,” ujar SBY dalam suratnya.


Berikut isi surat SBY untuk para kader Demokrat yang berisi soal mandat kepada AHY dalam pemenangan Pemilu:

Surat ini adalah tentang surat keputusan dewan pimpinan pusat Partai Demokrat tentang peningkatan intensitas dan efektivitas kampanye pemenangan Pemilihan Umum tahun 2019 yang sekarang sedang berjalan.

1. Kampanye nasional dilaksanakan secara terpadu dan menyeluruh melibatkan seluruh komponen partai yang meliputi Komando Tugas Bersama (Kogasma) yang sudah kami bentuk sejak 2017 lalu, Komisi Pemenangan Pemilu, jajaran organisasi partai dari pusat hingga daerah dan para caleg. Jadi semuanya satu kesatuan, menyeluruh.

2. Secara nasional komandan Kogasma, saudara AHY bertanggung jawab dan bertugas melaksanakan kampanye pemenangan Pemilu 2019.

3. Dalam pelaksanaan tugasnya, Komandan Kogasma dibantu oleh koordinator kampanye wilayah timur, saudara Soekarwo, anggota majelis tinggi Partai Demokrat dan koordinator kampanye wilayah barat, saudara Nachrawi Ramli, anggota majelis tinggi Partai Demokrat.

4. Di samping membantu komandan Kogasma, para koordinator wilayah kampanye mengkoordinasikan kampanye yang dilakukan oleh jajaran dewan pimpinan daerah partai di wilayah tugasnya.

5. Wilayah timur kampanye Partai Demokrat meliputi provinsi Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua. Sedangkan wilayah barat yang menjadi wilayahnya Pak Nachrawi Ramli meliputi provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Lampung, Kep. Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

6. Selama kampanye tugas-tugas harian DPP Partai Demokrat dilaksanakan oleh Sekjen Partai Demokrat.

7. Ketua fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, mengatur keseimbangan pelaksanaan tugas kedewanan, dengan tugas kampanye para anggota DPR RI dari Partai Demokrat, karena 61 anggota DPR RI partai saat ini adalah incumbent yang hampir semuanya adalah Caleg.

8. Setelah kampanye pemilu dilaksanakan seluruh jajaran partai tetap melakukan pengawalan dan pengamanan suara yang diperoleh, baik suara partai maupun suara caleg agar Partai Demokrat tak dirugikan pihak manapun.

9. Susunan kepengurusan resmi DPP Demokrat tidak ada perubahan, dan semua tetap memiliki tugas dan tanggung jawab yang telah ditetapkan. Ini perlu saya ulangi, susunan tidak ada perubahan.

10. Surat ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan, Rabu 27 Februari 2019.

Selain surat kepada kadernya, SBY juga mengirimkan surat khusus kepada Hinca. Dalam suratnya, SBY meminta Hinca menjelaskan kepada kader dan media massa soal posisinya saat ini. Berikut isinya:

Surat ini ditujukan kepada Saudara Hinca.

Pak Hinca menyertai penjelasan Pak Hinca kepada media massa tentang peningkatan intensitas dan kapasitas kampanye Partai Demokrat 2019 ini tolong sampaikan hal hal berikut kepada para kader Demokrat di seluruh tanah air.

Pertama dengan tidak dapatnya saya berjuang secara fisik bersama caleg dan kader Demokrat dalam kampanye lanjutan Pemilu 2019 ini saya harap semangat para caleg Demokrat tidak berkurang. Pada hakikatnya hati saya tetap bersama kader dan caleg Demokrat dalam perjuangan maha penting ini.

Saya pribadi juga Ibu Ani yang tengah menjalani pengobatan dan perawatan kesehatan tetap berdoa kepada Allah SWT semoga perjuangan mulia para kader dan caleg Partai Demokrat berhasil dengan baik. Saya tahu 2 bulan ini saat saat yang paling menentukan untuk partai dan caleg Demokrat. Seperti yang saya lakukan bersama Ibu Ani sebenarnya saya sangat ingin secara fisik berada di lapangan. Namun Allah tidak mengizinkan karena saya harus mendampingi pengobatan dan perawatan kesehatan Ibu Ani yang dilakukan intensif saat ini.

Pesan dan harapan saya terus berjuang secara gigih dan lakukan perjuangan itu dengan cara baik, cerdas dan tepat. Dengarkan harapan dan aspirasi rakyat kemudian perjuangkan dalam Pemilu 2019 ini. Jika kelak para caleg terpilih untuk DPR RI, DPRD dan DPD Kab/Kota, wujudkanlah dan buktikan semua yang dikampanyekan itu Insyallah saudara sekalian berhasil.

Meskipun secara fisik saya tidak bisa aktif dalam kampanye di lapangan, saya percaya Partai Demokrtat tetap memiliki, berpeluang besar untuk mencapai suara. Saya yakin instruksi yang saya keluarkan kepada jajaran partai untuk meningkatkan intensitas dan kapasitas akan dapat dijalankan dengan baik.

Komandan Kogasma AHY dan para koordinator wilayah kampanye saudara Soekarwo dan Nachrawi adalah pemimpin dan kader Demokrat yang tangguh, berkualitas, dan memiliki kemampuan tinggi untuk melaksanakan kampanye di tanah air. Di samping berjuang untuk calegnya di dapil masing-masing, yang lain memperjuangkan juga membantu penuh Kogasma secara nasional.

Saya juga yakin dengan strategi dan taktik pemenangan pemilu yang telah dibekalkan para caleg sukses akan dapat diraih. Di samping itu 14 prioritas sebagai program unggulan yang ditawarkan kepada rakyat akan diperjuangkan Partai Demokrat beserta pemerintah yang dipilihnya adalah jawaban yang diinginkan rakyat.

Saudara Hinca karenanya saya yakin Partai Demokrat bukan hanya siap memenangkan pemilu tapi atas izin Allah yang maha kuasa, Partai Demokrat akan sukses dengan gemilang, Demokrat tidak hanya pandai berjanji tapi pernah memberi bukti pada pemerintahan. Ke depan jajaran Partai Demokrat akan sukses karena semua kebijakan dan program merupakan aspirasi dari rakyat kita juga jawaban dan solusi dari permasalahan.

Ketiga atau terakhir, saya mengamati kontestasi pemilih 2019 ini utamanya pilpres lebih keras dibandingkan dengan pilpres era reformasi sebelumnya. Polarisasi nampak lebih tajam, disertai hubungan antar identitas semakin berjarak. Jika situasi ini berkembang lebih jauh dan melewati batasannya, saya kuatir kerukunan dan keutuhan kita sebagai bangsa akan retak. Ini yang harus kita cegah untuk tidak terjadi pada negeri ini. Untuk itu saya berpesan pada Partai Demokrat untuk turun agar pemilu berjalan damai, demokratis, jujur, dan adil.

Pemilu memang keras tapi tidak sepatutnya menimbulkan perpecahan dan disintegrasi. Diperlukan tanggung jawab dan jiwa kita semua, utamanya elit dan pemimpin bangsa. Semoga praktik berdemokrasi dengan baik dapat dijaga dan dilaksanakan kembali dalam Pemilu 2019 ini. Demikian.

Sampaikan salam hangat saya dan Ibu Ani kepada seluruh kader dan caleg Demokrat. Sampaikan pula salam sayang saya kepada saudara saya rakyat Indonesia Tercinta.

Singapura, 27 Februari 2019
SBY


Ikuti perkembangan Pemilu 2019 hanya di sini.

(elz/van)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Tanah Bergerak Setiap 30 Menit, Warga Banyumas Terbayang Longsor Masa Lalu

Liputan6.com, Banjarnegara – Menilik riwayatnya, Banjarnegara diwarnai kisah pedih longsor kolosal. Dan 70 persen wilayah di kaki pegunungan Dieng ini memang rawan gerakan tanah.

Bencana longsor seringkali mengejutkan terjadi di Banjarnegara. Pada 2006, Dusun Gunung Raja Desa Sijeruk Kecamatan Banjarmangu lenyap dalam sekejap. Ada 76 orang meninggal dunia, 14 lainnya tak ditemukan.

Kemudian, empat tahun lalu, Dusun Jemblung Desa Sampang Karangkobar luluh lantak diterjang longsor. Seratusan lebih warganya meninggal dunia atau hilang tertimbun material longsoran.

Hingga saat ini, longsor dan gerakan tanah berkala kecil dan besar datang silih berganti. Salah satunya di Dusun Kali Entok Desa Kebutuh Jurang Kecamatan Pagedongan, Banjarnegara.

Gerakan tanah yang terjadi secara bertahap dilaporkan merusak 22 rumah. Akibatnya, 25 keluarga yang terdiri dari 83 jiwa mengungsi.

Dan ke-25 keluarga itu mengungsi di 11 titik pengugsian. Sebagian besar mengungsi ke rumah saudara, atau ditampung tetangga, dan di tetangga desa, Duren.

“Jadi sekarang masih mengungsi. Kalau kita tahapannya sedang validasi data. Kalau jumlahnya masih seperti kemarin,” kata Kepala Pelaksana Harian (Lakhar) BPBD Banjarnegara, Arif Rachman, Kamis sore, 21 Februari 2019.

Kisah longsor besar yang sampai menewaskan puluhan hingga ratusan orang membuat warga Kebutuh Jurang trauma. Positifnya, riwayat bencana Banjarnegara membuat mereka waspada.

Arif tak menyalahkan warga yang traumatik. Hanya saja, berdasar pendataan lapangan oleh petugas BPBD dan pemerintah desa Kebutuh Jurang, jumlah rumah rusak sebenarnya hanya 15 unit. Lainnya baru terancam longsor.

2 dari 3 halaman

Kontur Tanah Berisiko Longsor Cepat

Berdasar kajian geologi dan pemetaan longsor, tujuh rumah yang penghuninya turut mengungi sebenarnya berada di luar zona merah. Karenanya, pekan ini BPBD akan mensosialisasikan kepada para pengungsi agar yang rumahnya masih aman bisa kembali ke rumahnya.

Adapun 15 rumah yang terdampak langsung dan terancam agar bertahan di pengungsian untuk sementara waktu.

“Pekan ini kami akan mengumpulkan untuk memberi penjelasan. Bagi yang kondisinya masih ini (relatif) aman, disarankan pulang, karena hanya euforia ketakutan ya lebih baik pulang lah,” dia menerangkan.

Rencananya, dalam waktu dekat hasil kajian geologi, pemetaan dan rekomendasi Badan Geologi itu akan dilaporkan kepada Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono untuk segera ditindaklanjuti.

“Pertama, rumah yang terdampak langsung, begitu kan, jumlahnya ada sekitar 15 rumah. Karena kita sudah ada peta geologinya yang akan kita laporkan kepada Pak Bupati,” dia menambahkan.

BPBD juga telah memasang early warning system (EWS) atau alat peringatan dini longsor dan gerakan tanah di mahkota longsoran. BPBD juga mendirikan posko pantau bencana di sekitar area gerakan tanah untuk memantau pergerakan tanah untuk mengantisipasi gerakan tanah yang membahayakan.

Dia menjelaskan, sifat longsoran di Kebutuh Jurang adalah rayapan tanah (creep). Akan tetapi, menilik kontur tanahnya yang curam dan curah hujan tinggi, gerakan tanah bisa bertambah cepat dan bisa pula bersifat jatuhan.

3 dari 3 halaman

Tanah Bergerak 2 Sentimeter Tiap Setengah Jam

Nun di Kabupaten Banyumas, gerakan tanah di Grumbul Kalisalak RT 3/5 Desa Karangbawang Kecamatan Ajibarang kembali terjadi. Akibatnya, dua keluarga terpaksa mengungsi.

Sebelumnya, di lokasi yang sama, empat rumah harus direlokasi lantaran gerakan tanah terus berlangsung sejak akhir 2018. Kini, gerakan tanah kembali merusak dua rumah yang dihuni empat jiwa, yakni rumah milik Sukardi (68 th) dan Sumardi (70 th).

Komandan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, Kusworo mengatakan, sementara ini Sukardi dan istri mengungsi ke rumah anaknya, Warkiman yang berada di lokasi lebih aman. Adapun Sumardi dan istrinya mengungsi ke saudara lainnya, Suryati.

Kusworo mengemukakan, tanah kembali bergerak setelah Banyumas diguyur hujan lebat berhari-hari. Diukur dengan alat sederhana, dalam waktu setengah jam tanah bergeser sekitar dua sentimeter.

Gerakan tanah membuat tanah retak-retak dan ambles berkisar 70 sentimeter hingga satu meter. Akibatnya, lantai dan dinding rumah retak-retak parah.

Sebelumnya, gerakan tanah di lokasi yang sama juga telah merusak empat rumah. Keempat keluarga itu telah direlokasi secara bertahap sejak akhir 2018 hingga Januari 2019.

“Tanah terus bergerak, pelan tapi pasti. Mulai Kamis,” kata Kusworo.

Ia juga mengimbau agar warga lainnya mewaspadai kemungkinan meluasnya gerakan tanah. Pasalnya, bidang tanah miring, labil dan curah hujan masih tinggi.

“Dan tadi, kita juga memasang early warning system tradisional, sederhana menggunakan tali. Dalam waktu kurang lebih setengah jam, tanah bergerak sekitar dua sentimeter, jalannya,” dia mengungkapkan.

Saksikan video pilihan berikut:

22-2-2011: Jerit Histeris Warga Saat Gempa Porak Poranda Satu Kota di Selandia Baru

Liputan6.com, Christchurch – Gempa magnitudo 6,3 mengguncang Christchurch, Selandia Baru pada 22 Januari 2011 pukul 12.51 waktu setempat. Tepat pada jam makan siang, di mana kebanyakan warga sedang berada di jalanan kota saat itu.

Meski tak sekuat lindu berkekuatan 7,1 yang mengguncang pada 4 September 2010, gempa kali itu terjadi pada garis patahan dangkal di daratan yang berada dekat dengan kota. Kedalamannya hanya 5 kilometer, sehingga guncangannya pun sangat merusak.

Lebih dari 130 orang tewas akibat runtuhnya gedung Canterbury Television dan Pyne Gould Corporation. Puing dan bata yang berjatuhan menewaskan 11 orang yang berada di dekatnya.

Teriakan histeris juga terdengar dari reruntuhan bangunan. Pejabat mengatakan teriakan itu milik sekitar 30 orang yang terperangkap di Gedung Pyne Gould Guinness yang telah hancur.

Sementara delapan manusia lain meninggal dunia ketika tembok yang runtuh menimpa dua bus yang sedang melaju.

Kendaraan itu hancur oleh bangunan yang ambruk secara tiba-tiba. Semburat api juga terlihat keluar dari puing kendaraan.

Helikopter pembawa air segera diterjunkan. Mereka mengguyur api dengan air dari dekat atap sebuah rumah, sebagaimana dikutip dari BBC News pada Kamis (21/2/2019).

Tebing batu juga ambrol di area Sumner dan Redcliffs, batu-batu besar berjatuhan di Port Hills, lima orang terbunuh karenanya. Total korban gempa dilaporkan mencapai 185 orang.

Gempa juga merubuhkan sejumlah bangunan yang rusak akibat gempa pada September 2010, terutama gedung-gedung tua. Sejumlah bangunan warisan bersejarah mengalami kerusakan parah, termasuk Provincial Council Chambers, Lyttelton’s Timeball Station, Anglican Christchurch Cathedral dan Catholic Cathedral of the Blessed Sacrament.

Seperti dikutip dari nzhistory.govt.nz, lebih dari setengah bangunan di kawasan pusat bisnis di Christchurch Selandia Baru rusak, termasuk bangunan tertinggi di kota tersebut, Hotel Grand Chancellor.

Situasi kacau pasca-gempa, para penyintas yang syok terlihat lalu-lalang di jalan penuh puing. Mereka mondar-mandir melintasi jalanan retak yang terbuka saat tanah di bawahnya longsor akibat gempa.

Di waktu yang sama, gempa juga menyebabkan pecahnya pipa air di jalanan bagian timur laut Bexley, daerah suburban tepi barat Sungai Avon, Selandia Baru. Bertepatan dengan hujan, sontak terjadilah banjir di lokasi tersebut.


Simak pula video pilihan berikut:

2 dari 2 halaman

Kesaksian Korban Selamat

Seorang warga bernama Rhys Taylor selamat dari kejadian nahas dan berhasil mengambil video di Oxford Terrace. Lokasi itu berada dekat dengan tempat kejadian, tepatnya 50 meter dari rumah sakit utama kota.

“Mobil digunakan untuk ambulans, mengangkut yang terluka,” kata Taylor memberi kesaksian.

Tidak seberuntung Rhys Taylor, Anne Voss tak bisa bergerak. Ia terperangkap di bawah meja di dalam sebuah gedung. Tanpa berpikir panjang, ia menghubungi Saluran Tujuh Australia melalui telepon genggamnya. Beruntung, panggilan itu diangkat.

Voss menuturkan keadaannya kepada penerima panggilan.

Ia sebut dirinya sudah tidak lagi tahan, ingin segera keluar. Selain gelap, ia merasa tanah di bawahnya telah basah oleh darah. Cairan itu keluar dari tubuhnya. Ia benar-benar merasakan penderitaan.

“Dan ini mengerikan!,” kata Voss sambil mengerang kesakitan, mengiba untuk sebuah pertolongan.

Pelajar Jepang Turut Jadi Korban

Tidak hanya warga lokal, belasan pelajar asal Jepang turut dilaporkan hilang. Ternyata, mereka terjabak di dalam puing-puing bangunan.

Saksi mata lari berdatangan, membantu dengan tangan kosong mencoba membebaskan. Tampak beberapa orang menyusul, membawa tandu. Dengan sigap, tandu digunakan untuk mengangkat korban. Miris, alat pengangkut itu tampak seperti terendam darah.

Sebagian pelajar Negeri Sakura berhasil keluar dengan merangkak. Beberapa yang lain diselamatkan dengan tali yang diturunkan dari menara sebuah bangunan.

Sementara itu, tak jauh dari lokasi tempat evakuasi pelajar Jepang, gempa menyebabkan 30 juta ton massa es bergeser dari gletser terbesar di Selandia Baru. Sebuah gunung es raksasa terbentuk saat Gletser Tasman di Taman Nasional Aorak pecah, melemparkan es dari danau yang beku.

Wali Kota Bob Parker segera memberikan tanggapan atas bencana luar biasa yang terjadi.

“Ini adalah korban yang sangat mengerikan di kota kami,” katanya.

Tak ketinggalan, Perdana Menteri John Key turut berbicara. Ia sebut tragedi itu sebagai “kehancuran total,” sambil mengajak orang-orangnya bekerja cepat, demi menemukan lebih banyak korban selamat.

Sementara itu, pada tanggal yang sama pada tahun 1825, Rusia dan Inggris menetapkan batas Alaska dan Kanada. Masih di tanggal yang sama, pada tahun 1967, sejumlah 25.000 tentara AS dan Vietnam Selatan meluncurkan operasi melawan Viet Cong. Operasi militer itu disebut sebagai serangan terbesar sejak Perang Dunia II.

Baru Sebulan, Irigasi Senilai Rp 32 M di Luwu Timur Rusak

Liputan6.com, Luwu Timur – Proyek rehabilitasi pengairan jaringan induk irigasi Kalaena yang berlokasi di Kabupaten Luwu Timur (Lutim), Sulsel rusak usai dibangun.

Proyek yang menelan anggaran senilai Rp Rp 31.867.911.000 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2018 itu diketahui sebagai salah satu proyek yang mendapatkan pengawalan Tim Pengawal Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan (TP4D) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel).

Salah seorang tokoh masyarakat setempat, Utta Siddik mengatakan pengerjaan proyek yang diproyeksi dapat mengairi persawahan petani di enam Kecamatan yang ada di Kabupaten Luwu Timur (Lutim) seluas 18.100 Hektar itu, baru saja rampung dikerjakan pada bulan Januari 2019.

“Tapi sudah retak-retak dan rusak. Bahkan ada bagian dinding waduk yang jebol ,” kata Utta.

Bagian dinding waduk yang retak-retak dan rusak diantaranya terdapat di titik lokasi Desa Pancakarsa, Margolimbo dan di Desa Sindo Agung.

Hal senada juga diungkapkan Wakil Direktur Anti Corruption Committee Sulawesi (ACC Sulawesi) Abdul Kadir. Kata dia, dari data yang didapatkan ACC Sulawesi di lapangan, pengerjaan proyek yang dikelola oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan- Jeneberang itu terdapat beberapa kerusakan yang terbilang cukup parah. Selain dinding yang retak-retak juga ada yang sudah jebol. Meski pengerjaannya baru sebulan dinyatakan rampung.

“Kami menduga kuat pengerjaannya menyalahi bestek sehingga terjadi pengurangan mutu kualitas. Aroma dugaan korupsi sangat kental,” tutur Kadir via telepon, Kamis (21/2/2019).

Seharusnya, kata Kadir, hal ini tak terjadi. Karena sejak awal dinyatakan proyek irigasi ini masuk dalam pengawalan TP4D Kejati Sulsel.

“Tapi kenyataannya tidak demikian. Kami yakin pengerjaannya tak diawasi dengan ketat. Kalau dia melakukan pengawasan, secara melekat maka tidak mungkin terjadi kerusakan pada proyek tersebut,” jelas Kadir.

Ia yakin sejak awal TP4D gagal karena tidak menjalankan fungsinya secara maksimal yakni memonitoring dan mengevaluasi pekerjaan. Sehingga pengerjaan proyek irigasi yang dikerjakan oleh rekanan dari PT. Herba Sari dan Konsultan Supervisi, PT. Bintang Tirta Pratama itu berujung buruk.

“Kami mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga segera mengaudit hasil pengerjaan pembangunan irigasi di Kabupaten Luwu Timur yang telah menelan anggaran puluhan miliar tersebut,” ujar Kadir.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 dari 2 halaman

Tanggapan TP4D Kejati Sulsel

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) Salahuddin mengatakan dari masalah yang terjadi dalam pengerjaan rehabilitasi irigasi Kalaena di Kabupaten Luwu Timur (Lutim) itu, dimana TP4D telah melakukan kajian lapangan dan klarifikasi dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Fakta yang ditemukan yakni jadwal tanam pada daerah irigasi dilakukan secara serempak oleh masyarakat sehingga petani pada bagian hilir saluran induk Kalaena menuntut pembukaan pintu yang lebih besar agar air cepat sampai ke persawahan.

Akibatnya, daya tampung saluran air mengalami perubahan. Diantaranya perlambatan pengaliran dan keterbatasan daya tampung pada siphon sehingga terjadi bag water dan permukaan air di hulu mengalami over kapasitas.

“Akibat over kapasitas itulah yang menyebabkan tanggul tergerus dan pasangan amblas. Bagian tanah pada tanggul saluran kurang stabil dan berpasir sehingga mudah bergerak jika pengairan melebihi top pasangan,” kata Salahuddin saat ditemui di ruangan kerjanya, Rabu 20 Februari 2019.

Kejadian yang ada, lanjut Salahuddin, tentunya merupakan tanggung jawab pihak rekanan untuk segera diperbaiki. Karena kata dia, proyek irigasi tersebut masih dalam tahap pemeliharaan.

“Saya belum tahu pasti sampai kapan batas waktunya. Tapi tadi tim TP4D-nya menggaransi kalau ini masih dalam masa pemeliharaan. Jadi, untuk sementara belum bisa dipastikan bahwa apakah itu persoalan kualitas pekerjaan atau bukan, tapi dari analisa teknis dan kajian dilapangan hasilnya itu untuk sementara,” jelas Salahuddin yang juga merupakan bagian dari TP4D Kejati Sulsel.

Namun hingga saat ini, perbaikan terhadap kerusakan yang ada, belum bisa terlaksana, karena debit air yang ada disana masih cukup tinggi.

“Berbeda ketika masa kontrak habis dan ditemukan fakta baru bahwa kualitas pada proyek tersebut tidak sesuai standar yang dipersyaratkan maka wajib hukumnya dilakukan kegiatan pro justitia (penegakan hukum),” jelas Salahuddin.

Ia menjelaskan bahwa dalam posisi pengawalan proyek, TP4D hanya berfungsi memberikan pengawalan terhadap kajian hukumnya bukan kajian teknisnya.

Sehingga jika terjadi hal seperti yang dimkasud yakni dugaan penyimpangan, maka akan ada langkah sikap secara hukum.

“Di situlah kita dalami bagaimana teknis dari pada pekerjaan itu. Tapi karena ini masih dalam pemeliharaan maka kita harus tunduk pada kontrak yang berlaku, karena itu diikat dalam aturan hukum perdata,” Salahuddin menandaskan.