Rebut Piala Super Italia, Pelatih Juventus Puji Tandukan Maut Ronaldo

Liputan6.com, Jeddah – Juventus menyabet gelar Piala Super Italia. Si Nyonya Tua, julukan Juventus, menang 1-0 atas AC Milan di King Abdullah Sports City, Jedah, Rabu (16/1/2019) atau Kamis dini hari WIB.

Gol tunggal kemenangan Juventus dicetak oleh Cristiano Ronaldo pada menit ke-61. Tandukan Ronaldo usai memanfaatkan umpan lambung Miralem Pjanic berhasil mengoyak gawang AC Milan yang dikawal Gianluigi Donnarumma.

Di laga itu juga, Ronaldo menjadi pemain yang paling banyak melepaskan sepakan, enam, tiga di antaranya on target. Pemain berusia 33 tahun itu juga melakukan dua dribel di lini pertahanan AC Milan.

“Kami memang merekrut Cristiano Ronaldo karena dia pemain yang menentukan. Dia mencetak gol-gol hebat, tapi seluruh tim menunjukkan kinerja yang bagus,” kata pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, dikutip dari Football Italia.

Bersama Juventus musim ini, Ronaldo telah mencatatkan 22 gol dari 35 pertandingan di semua kompetisi. Pemain asal Portugal itu juga mencatatkan tujuh assist.

2 dari 3 halaman

Puji AC Milan

Allegri juga memuji penampilan AC Milan. Tim asuhan Gennaro Gattuso itu punya delapan peluang mencetak gol ke gawang Juventus berkat mengandalkan serangan balik.

“Mereka (AC Milan) bermain bagus. Ada banyak serangan balik dari mereka karena kami melalukan banyak kesalahan dalam passing,” ucap pria asal Italia tersebut.

“Kami punya banyak peluang, bahkan bisa menang 2-0. Sayangnya, kami sedikit buru-buru dalam penyelesaian akhir,” ujarnya menegaskan.

3 dari 3 halaman

Kondisi Douglas Costa

Di penghujung laga, winger Juventus, Douglas Costa sempat meringis. Bahkan, dia harus digantikan oleh Sami Khedira pada menit ke-89.

“Itu hanya kram. Kondisinya tidak terlalu mengkhawatirkan,” ucap mantan pelatih AC Milan tersebut.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Juventus vs AC Milan, Romagnoli Pede Rebut Piala Super Italia

Liputan6.com, Jeddah – Kapten AC Milan, Alessio Romagnoli mengaku cukup yakin timnya bisa kalahkan Juventus pada duel Piala Super Italia yang berlangsung Kamis (17/1/2018) dini hari WIB. Romagnoli meyakini timnya bisa keluar sebagai pemenang.

Di musim ini, performa Rossoneri terbilang lebih baik ketimbang sebelumnya saat masih diasuh Vincenzo Montella. Saat ini, mereka sedang bertengger di peringkat lima klasemen sementara dan hanya tertinggal satu poin dari penghuni posisi empat, Lazio.

Terakhir, AC Milan berhasil menuai kemenangan atas Sampdoria di ajang Coppa Italia pada akhir pekan kemarin dengan skor yang cukup meyakinkan, yakni 2-0. Kedua gol diborong oleh Patrick Cutrone pada masa perpanjangan waktu.

Hasil tersebut menjadi modal apik bagi skuat asuhan Gennaro Gattuso itu untuk bertolak menghadapi Juventus. Dengan dua kemenangan secara beruntun yang ditorehkan AC Milan, kepercayaan diri tinggi pun kini telah merasuk ke tubuh Romagnoli.

“Kami sudah siap dan ingin mengerahkan seluruh kemampuan untuk menjuarai turnamen itu,” ujar Romagnoli dalam konferensi pers jelang laga, seperti yang dikutip dari Football Italia belum lama ini.

“Kami sangat menghormati Juventus, yang tak perlu diragukan lagi adalah tim terkuat di Italia, tapi kami juga percaya dengan kemampuan diri kami dan tahu apapun bisa terjadi dalam laga gugur,” lanjutnya.


2 dari 3 halaman

Optimisme Tinggi Romagnoli

Ini adalah kali ketiga Juventus dan AC Milan bertemu di laga puncak sebuah kompetisi dalam kurun waktu dua musim terakhir. Satu laga berakhir dengan kemenangan Rossoneri melalui babak adu penalti, yang membuat Romagnoli semakin merasa percaya diri.

“Ini adalah sebuah tes besar. Kami menang dua tahun lalu di Doha, dan sadar bahwa kami sudah lebih kuat sekarang. Jadi kami bisa pergi ke sana dan berjuang,” ujarnya.

3 dari 3 halaman

Lebih Kuat

Juventus dan AC Milan juga sempat bertemu dalam ajang Serie A pada bulan November lalu. Kala itu, Bianconeri yang bertindak sebagai tim tamu keluar sebagai pemenang dengan skor 2-0 berkat gol Mario Mandzukic dan Cristiano Ronaldo.

“Saya pikir tim kami lebih kuat sekarang ketimbang waktu dulu di Doha. Kami harus mempertahankan konsentrasi dan mentalitas, tidak membiarkan diri terpeleset,” katanya.

Sumber: Bola.net

Hendak Rebut Senjata Polisi, Bandar Sabu 5 Kg di Makassar Ditembak

Makassar – Polisi menangkap dua orang yang terlibat peredaran sabu di Makassar yakni Faisal (32) dan Dandi (30). Polisi terpaksa menembak Faisal hingga tewas karena hendak merebut senjata petugas saat akan dilakukan pengembangan kasus.

“Dilakukan pengembangan (kasus) ini, itu Si Ical (Faisal) itu sempat terjadi (perebutan senjata) dengan anggota, akhirnya dilumpuhkan hingga meninggal dunia. Rebut senjata polisi akan membahayakan petugas anggota kami,” kata Kapolrestabes Makassar, Kombes Dwi Ariwibowo, di kantornya, Jalan Ahmad Yani, Minggu (13/1/2019).

Faisal dan Dandi ditangkap atas pengembangan kasus. Kedua pelaku punya peranan berbeda. Faisal diketahui sebagai bandar, sedangkan Dandi berperan sebagai kurir sabu.

Polisi menunjukkan lubang bekas tembakanPolisi menunjukkan lubang bekas tembakan (Foto: Ibnu Munsir/detikcom)

“Kita mendapatkan barang bukti ini. Ini kurang lebih 20 gram ini awal. Baru kita dapatkan sabu ini seberat kurang lebih 5 kg,” ucap Dwi.

Kedua pelaku merupakan residivis yang sudah lama jadi target operasi polisi. Dandi saat ini ditahan di Polrestabes Makassar.

“Keduanya berstatus residivis, untuk Dandi sudah melaksanakan satu tahun, dia juga masih keluarga pelaku ekstasi yang kami tangkap sebelum tahun baru dengan barang bukti 900 butir, yang meninggal itu residivis dengan putusan empat tahun,” ujar Dwi.
(jbr/jbr)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Cerita Perjuangan Rebut 51% Saham Freeport, Jokowi: Dipikir Mudah

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali bercerita perjuangan merebut 51% saham PT Freeport Indonesia. Jokowi mengatakan tak mudah merebut 51% saham Freeport yang harus ditempuh dalam waktu 4 tahun.

Menurut Jokowi, perjuangan yang tidak mudah dalam merebut 51% saham PT Freeport Indonesia perlu disampaikan untuk meluruskan isu-isu miring yang menyebut dirinya antek asing.

Jokowi meminta isu-isu miring seperti ini harus dijelaskan dan ditangkis.

“Jangan dibolak-balik seperti itu. Dipikir merebut 51 % saham Freeport selama 4 tahun itu mudah? Sangat sulit sekali, sangat sulit sekali,” ujar Jokowi, dalam pidatonya di acara deklarasi alumni sejumlah universitas yang mendukung Jokowi di plaza tenggara GBK Senayan, Jakarta, Sabtu (12/1/2019).
Selain itu, Jokowi juga menjelaskan tentang pencapaian di Blok migas Rokan dan Mahakam. Menurut Jokowi kedua blok tersebut sekarang sudah kembali ke Indonesia dan akan digarap Pertamina

“Saya ingin menyampaikan, yang namanya Blok Mahakam 100 % dikelola Pertamina yang sebelumnya dikelola Jepang dan Prancis. Kemudian yang namanya Chevron, itu 100 persen dimenangkan Pertamina,” tutur mantan Gubernur DKI Jakarta itu. (hns/dnu)

Tepis Tuduhan Antek Asing, Jokowi: Dipikir Rebut 51 % Freeport Mudah!

Jakarta – Capres Joko Widodo (Jokowi) menepis dirinya antek asing. Jokowi menegaskan pemerintah saat ini sudah bekerja prorakyat, di antaranya perebutan Blok Mahakam dan pengambilalihan 51 % saham PT Freeport Indonesia.

“Presiden Jokowi isu-isunya banyak di bawah. Mungkin di sini tidak ada, tetapi Presiden Jokowi diisukan antek asing, antek asing, antek asing. Saya ingin menyampaikan, yang namanya Blok Mahakam 100 % dikelola Pertamina yang sebelunya dikelola Jepang dan Prancis,” kata Jokowi dalam pidatonya di acara deklarasi alumni sejumlah universitas di plaza tenggara GBK Senayan, Jakarta, Sabtu (12/1/2019).

Kemudian, Jokowi memaparkan PT Pertamina (Persero) yang sudah memiliki Blok Rokan. Begitu juga kepemilikan saham Indonesia sebesar 51 % di PT Freeport.

“Kemudian yang namanya Chevron, itu 100 persen dimenangkan Pertamina. Desember 2018, Freeport 51 % kita kuasai,” jelasnya.

Jokowi lantas bertanya soal tuduhan dirinya antek asing.

“Pertanyaan saya, antek asingnya ada di mana? Antek asingnya ada di mana?” tanya Jokowi.

“Di sana,” teriak pendukung.

“Di sana? Di sana itu di mana?” respons Jokowi.

Jokowi meminta isu-isu miring seperti ini harus dijelaskan dan ditangkis. Ia menambahkan, begitu sulitnya pemerintah merebut saham PT Freeport.

“Jangan dibolak-balik seperti itu. Dipikir merebut 51 % saham Freeport selama 4 tahun itu mudah? Sangat sulit sekali, sangat sulit sekali,” ujar Jokowi.
(dkp/zak)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Striker Tottenham Hotspur Berambisi Rebut Gelar Musim Ini

Liputan6.com, Jakarta Striker Tottenham Hotspur, Harry Kane, berambisi merebut gelar juara musim ini. Menurut Kane, trofi penting untuk melengkapi peningkatan permainan mereka belakangan ini. 

Sejak kedatangan Mauricio Pochettino, Spurs menjelma jadi salah satu tim kuat di Premier League. Sayangnya, selama itu pula Spurs belum meraih trofi, selalu gagal di tengah jalan.

Saat ini posisi Tottenham cukup bagus, masih terlibat di empat kompetisi. Spurs berhasil mencapai semifinal Carabao Cup dan menang 1-0 dari Chelsea di leg pertama. Di Premier League, mereka sukses merebut posisi ketiga.

Menurut Kane, sebagai pesepak bola profesional, tak ada perasaan yang lebih baik daripada membawa tim meraih trofi. Dalam tiga atau empat tahun terakhir Tottenham selalu jadi pesaing kuat, tapi gagal meraih trofi.

“Saya sudah pernah mengatakannya berkali-kali bahwa tujuan utama pesepak bola profesional adalah untuk membantu tim meraih trofi,” tutur Kane di Sky Sports.

“Tidak ada perasaan yang lebih baik ketimbang menjuarai sesuatu dengan pemain-pemain ini, kami semua sudah bekerja sangat keras selama tiga atau empat tahun terakhir untuk mengubah Spurs jadi tim yang mampu bersaing setiap tahun.”

Guardiola Tantang Jesus Rebut Posisi Aguero

Liputan6.com, Manchester – Berbeda dengan musim lalu, kali ini Gabriel Jesus tampak kesulitan mendapatkan kesempatan bermain bersama Manchester City. Sang Pelatih, Pep Guardiola, menantang sang pemain untuk merebut posisi Sergio Aguero.

Penyerang berumur 21 tahun itu tampil cemerlang pada musim kemarin. Diberi kesempatan tampil sebanyak 42 kali di semua kompetisi, ia sukses membayar kepercayaan itu dengan torehan 17 gol dan lima assist.

Performa apiknya itu membuat Manchester City sukses mengakhiri kompetisi dengan gelar Premier League di tangannya. Namun, hal itu rupanya tidak menjamin tempat inti bagi pemain asal Brasil itu pada musim selanjutnya.

Di Premier League musim ini, Gabriel Jesus memang telah mengoleksi 16 penampilan. Namun 10 di antaranya berstatus sebagai pengganti. Cemerlangnya Sergio Aguero menjadi alasan dibalik keputusan untuk membuatnya duduk di bangku cadangan.

Guardiola sendiri ogah memberinya kesempatan secara cuma-cuma, walau Gabriel memegang peran penting dalam kesuksesan The Citizens. Jika sang pemain ingin menit bermain, maka ia harus bersaing dengan Sergio Aguero.

“Dia bersaing dengan Sergio. Di klub besar, semua pemain bersaing dengan rekan setim yang juga besar. Jadi itu cukup sederhana,” ujar Guardiola dalam konferensi persnya, dikutip dari Goal.

“Pada saat ini, saya selalu mengambil keputusan yang terbaik untuk tim. Di suatu waktu, dia bermain di laga penting karena saat itu ia lebih baik daripada Sergio,” lanjutnya.

Napoli Butuh Messi untuk Rebut Scudetto dari Juventus

Cannavaro percaya bahwa Napoli tidak memiliki banyak opsi untuk menyingkirkan Juventus dari singgasananya. Dan salah satu cara yang diyakininya akan berhasil adalah dengan mendatangkan bintang Barcelona, Lionel Messi.

“Satu-satunya cara bagi Napoli untuk merebut Scudetto dari Juventus adalah dengan membeli Lionel Messi. Atau saat Juve memberikan itu kepadanya,” tambahnya.

“Saya ingin melihat Juventus menjuarai Liga Champions musim ini dan Napoli memenangkan Liga Europa. Sebab itu akan menjadi hal yang baik untuk sepak bola Italia,” tandasnya.

Sebagai informasi, saat ini Juventus sedang berada di babak 16 besar Liga Champions dengan status pimpinan klasemen Grup H. Sedangkan Napoli berada di babak 32 besar Liga Europa lantaran finis di peringkat tiga Grup C Liga Champions.

Sumber: Bola.net

Real Madrid miliki rencana gila untuk mendatangkan Paulo Dybala dari Juventus.

Potret Upaya Evakuasi Korban Longsor di Sukabumi

Kamis 03 Januari 2019, 11:35 WIB

Foto News

Syahdan Alamsyah – detikNews

Sukabumi detikNews – Hari keempat, tim SAR terus melakukan pencarian korban longsor di Kampung Cimapag, Cisolok, Sukabumi. Mereka melakukan pencarian di tengah medan yang licin.

Tim SAR dan relawan mencari korban di lokasi longsoran yang masih basah dan berlumpur.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com

Bisakah Indonesia Rebut Freeport Dengan Cuma-cuma?

Jakarta – Setelah pemerintah melalui PT Inalum (Persero) berhasil memiliki 51% sahan PT Freeport Indonesia (PTFI), muncul perdebatan. Banyak pihak yang mempertanyakan, kenapa Indonesia harus membayar, sementara kontrak habis di 2021?

Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu, melalui akun twitternya mengatakan, terdapat 3 pilihan bagi Indonesia merebut Freeport.

Pilihan pertama, hentikan kontrak dengan Freeport-McMoRan (FCX) dan ambilalih sepenuhnya. Kedua, ubah kontrak menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dan ambil saham langsung mayoritas. Ketiga, ubah Kontrak Karya (KK) menjadi IUPK dengan pengambilan saham bertahap.


Menurutnya, cara yang dilakukan Indonesia dalam merebut Freeport sudah tepat.

Adapun pihak yang menyebut Indonesia bisa mendapatkan Freeport secara gratis setelah kontrak habis bahwa otomatis setelah 2021 akan kembali ke indonesia seperti Migas, dan seperti kontrak tambang lain bahwa kontraknya tidak perlu diperpanjang.

“Alasan tersebut tidak salah jika kontrak karya Freeport dengan pemerintah Indonesia yang ditandatangani 1991 tidak mecantumkan klausul yang berikan keamanan investasi bagi Freeport Mc Moran di Papua,” jelasnya.

Dalam kontrak karya generasi II yang ditandatangani 1991 itu tercantum bahwa pihak Freeport berhak meminta perpanjangan kontrak 2×10 tahun setelah kontrak habis. Pemerintah tidak bisa menghalangi tanpa alasan rasional. Kontrak hanya tunduk pada UU yang sudah berlaku saat kontrak ditandatangani.

“Alternatif penyelesaian kontrak setelah 2021 menjadi terbatas kecuali kita siap berperkara di arbitrase,” sebutnya.

Jika sampai terjadi kasus arbitrase maka operasional tambang Freeport bakal berhenti. Andai berhenti sekitar sebulan saja, menurutnya Freeport akan sangat sulit bahkan tidak mungkin lagi dibuka dan dioperasikan selamanya. Itu karena ada persoalan teknis dan non teknis yang muncul.

Mempertimbangkan berbagai hal, dia menilai, jika lewat jalur arbitrase maka yang terjadi adalah ‘menang jadi arang dan kalah jadi abu’, alias menang atau kalah sama sama tidak untung.

“Atas uraian bagian pertama yang terkait akhiri kontrak vs beli saham, saya katakan bahwa solusi realistis adalah melanjutkan kerjasama dengan Freeport agar tambang tidak berhenti beroperasi, bukan menghentikan kontrak,” paparnya.

Lantas, apakah harga yang dibayar Indonesia senilai US$ 3,85 miliar atau Rp 56 triliun kemahalan?

Menurut Said Didu, itu pasti sudah diperhitungkan dengan matang.

Karena mekanismenya adalah mekanisme korporasi maka seluruh perhitungan harga dan mekanisme pembayaran berdasarkan mekanisme korporasi, termasuk cara menghitung nilai saham yang tentunya menggunakan standar internasional.

“Saya percaya bahwa pak @BudiGSadikin (Dirut Inalum) sebagai pimpinan perundingan adalah seorang profesional yang saya yakin mengikuti kaidah-kaidah profesional,” tambahnya.

(das/das)