Top 3 Berita Hari Ini: Siswi SMP Jember Hilang Keperawanan Akibat Rayuan Miras

Liputan6.com, Jember – Top 3 berita hari ini mengungkap aksi pencabulan yang dilakukan seorang remaja putus sekolah (18) terhadap siswi SMP di Jember. Aksi bejat pelaku terungkap setelah korban mengaku telah ditiduri pria yang baru dikenalnya.

Oleh polisi, GN berhasil diciduk di rumahnya. Dari pengakuan pelaku, korban terlebih dulu diberi minuman keras agar mudah diajak untuk berhubungan badan. Perbuatan tersebut telah dilakukan GN sebanyak dua kali terhadap korban.

Sementara itu, kisah haru datang dari Provinsi Aceh. Seorang bapak menggantikan posisi anaknya di acara wisuda karena sang putri meninggal dunia akibat penyakit asam lambung.

Seperti teman-temanya di Prodi Kimia, Fakultas Tarbiyah, sejatinya saat itu Rina Muharami akan mengenakan atribut wisuda. Namun, Tuhan berkehendak lain. 

Bukhari tidak dapat menyembunyikan kesedihan dari raut mukanya, terlebih saat Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Warul Walidin memeluk pria yang kesehariannya bekerja sebagai petani.

“Itu (SKL, red) nanti kita simpan sebagai kenang-kenangan karena dari awal saya sudah menguliahkan almarhum. Seharusnya, dia yang pertama mendapat gelar sarjana di keluarga,” ujar Bukhari, kepada Liputan6.com.

Berikut berita terpopuler dalam Top 3 Berita Hari Ini:

1. Rayuan Miras dan Hilangnya Keperawanan Gadis SMP di Jember

Foto: Dian Kurniawan/ Liputan6.com.

Siswa putus sekolah berinisial GN (18), warga Dusun Besuki Desa Sidomekar Kecamatan Semboro Kabupaten Jember, Jawa Timur, ditangkap polisi lantaran merayu siswi SMP minum minuman keras lalu mencabulinya.

Menurut Fathur, saat diinterogasi di Mapolsek Semboro, GN mengaku lebih dari sekali meniduri korban yang berasal dari kecamatan lain, yakni Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember. Pertama kali korban dipaksa menyerahkan kegadisannya, Jumat, 1 Februari 2019.

Modusnya, tersangka GN menghubungi korban melalui WA, mengundang untuk datang ke rumahnya.

Selengkapnya…

2. Bikin Haru, Bapak di Aceh Diwisuda Gantikan Anaknya yang Meninggal Usai Skripsi

Bukhari lengkap dengan toga naik ke podium wisuda yang digelar Universitas Islam Negeri (UIN) Arraniry Banda Aceh, Kamis (27/2/2019). (Liputan6.com/ Rino Abonita)

Di rumah Bukhari (57) tentu saja tidak terpajang foto Rina Muharami sedang mengenakan topi wisuda dan baju toga. Putrinya itu berpulang sebelum sempat mengenakan atribut wisuda.

Rina sejatinya ikut dalam barisan wisudawan dan wisudawati saat acara wisuda yang digelar Universitas Islam Negeri (UIN) Arraniry Banda Aceh, Rabu, 27 Februari 2019. Namun, Rina meninggal dunia tepat sehari setelah ia menyelesaikan sidang skripsi pada 24 Januari 2019 lalu.

Anak pertama pasangan Bukhari-Nur Bayani itu meninggal karena penyakit asam lambung yang dideritanya.

Bukhari tidak pernah menyangka, kiranya dia yang akan mewakili putrinya menjadi sarjana.

Selengkapnya…

 3. Kronologi Dugaan Penganiayaan oleh Bahar bin Smith Versi Dakwaan JPU

Terdakwa kasus penganiayaan remaja, HB Assayid Bahar bin Smith menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Klas IA Bandung, Kamis (28/2/2019). (Huyogo Simbolon)

Terdakwa kasus penganiayaan remaja, HB Assayid Bahar bin Smith menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Klas IA Bandung, Kamis (28/2/2019). Selain Bahar, dua rekannya yakni Agil Yahya dan Basit Iskandar yang berstatus terdakwa juga turut disidang.

Jaksa mengatakan, pada Senin, 26 Nopember 2018 saksi korban CAJ (18) diajak oleh rekannya MKU (17) untuk menemani mengisi acara di Seminyak, Bali. CAJ yang disuruh MHU mengaku sebagai Habib Bahar bin Smith dalam acara tersebut.

Kemudian pada 1 Desember 2018 sekitar pukul 09.00 WIB, Bahar memerintahkan saksi Agil Yahya, untuk menemui Basid dan mengajak Habib Husein, Wiro, Keling (tersangka belum tertangkap) untuk membawa CAJ ke Pondok Pesantren Tajul Al Awiyin.

Selengkapnya…

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

7 Pelesetan Gombalan Warganet untuk Pacar, Justru Bikin Gagal Romantis

Liputan6.com, Jakarta – Ketika jatuh cinta, rasanya kita ingin selalu berada di sisi orang yang kalian cintai ya. Tak hanya itu, bagi para pria tentunya akan melakukan berbagai cara untuk menarik perhatian wanita pujaan mereka. Salah satunya adalah dengan memberikan rayuan gombal.

Hampir semua wanita tentu akan luluh jika diberikan gombalan maut. Namun banyak pula gombalan pria yang justru berakhir tak romantis. Contohnya saja seperti rayuan plesetan ini yang justru bikin para wanita gagal paham dibuatnya.

Alih-alih berakhir manis, dijamin rayuan ini malah bikin para wanita yang mendengarnya tak habis pikir deh. Namun meski bikin gagal paham, rayuan plesetan ala warganet ini kreatif juga loh. Penasaran seperti apa?

Dikutip dari Brilio.net berikut 7 gombalan lucu warganet yang malah bikin gagal romantis.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

2 dari 8 halaman

‘Canda tawa’ loh mas

3 dari 8 halaman

Raut wajah kekasih memang yang terfavorit

4 dari 8 halaman

Emang biasanya tawa pacar bikin candu ya

5 dari 8 halaman

Banyak nih yang mau ketemu kekasih terus kecup keningnya

6 dari 8 halaman

Museum maksudnya 🙂

7 dari 8 halaman

Kalo ini plesetannya agak jauh ya

8 dari 8 halaman

Stupa sih bangunan kuno

Rayuan Miras dan Hilangnya Keperawanan Gadis SMP di Jember

Liputan6.com, Jember – Dekadensi moral di kalangan remaja semakin mengkhawatirkan. Usai kasus pencabulan siswi SMP hingga hamil di Kediri, kini muncul kasus serupa di Jember. Siswa putus sekolah berinisial GN (18), warga Dusun Besuki Desa Sidomekar Kecamatan Semboro Kabupaten Jember, Jawa Timur, ditangkap polisi lantaran merayu siswi SMP minum minuman keras lalu mencabulinya.

Kapolsek Semboro, Iptu Fathur Rohman, Rabu (27/2/2019) kepada Liputan6.com mengatakan, kasus perkosaan dan persetubuhan dengan anak di bawah umur sebagai korbannya ini awalnya terungkap karena korban seharian tidak pulang. Korban berangkat sekolah Jumat pagi, 22 Februari 2019, tetapi hingga hari berganti korban belum pulang juga.

Keluarga korban yang kebingungan terus mencarinya. Kabar hilangnya korban juga sempat membuat heboh tetangga dan warga sekitar rumah. Baru pada Sabtu malam, 23 Februari 2019, korban pulang ke rumahnya.

“Saat ditanya, korban mengaku menginap di rumah salah seorang temannya. Karena curiga dengan perubahan tingkah laku anaknya, pihak keluarga mendesak supaya memberikan keterangan yang sebenarnya. Korban akhirnya mengaku sudah ditiduri pria yang baru dikenalnya,” kata Fathur.

Mendengar pengakuan itu, keesokan harinya, Minggu, 24 Februari 2019, keluarga korban langsung melaporkan kasus itu ke Mapolsek Semboro Kepolisian resort Jember. Berdasarkan laporan itu, polisi langsung menindaklanjuti dengan penyelidikan. Berdasarkan minimal dua alat bukti sesuai KUHAP, polisi akhirnya menetapkan GN sebagai tersangka.

“GN selama ini dikenal tetangganya sebagai siswa putus sekolah yang gemar meminum minuman keras hingga mabuk. Tersangka GN, akhirnya kami tangkap di rumahnya pada hari Minggu sekitar jam setengah enam sore,” ucapnya.

Menurut Fathur, saat diinterogasi di Mapolsek Semboro, GN mengaku lebih dari sekali meniduri korban yang berasal dari kecamatan lain, yakni Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember. Pertama kali korban dipaksa menyerahkan kegadisannya, Jumat, 1 Februari 2019. Modusnya, tersangka GN menghubungi korban melalui WA, mengundang untuk datang ke rumahnya. 

Tersangka kemudian menyuguhkan miras oplosan. Selang satu jam kemudian tersangka mengajak dan menarik tangan korban untuk masuk ke kamar tidur. Tersangka membujuk korban untuk melakukan hubungan badan. Karena korban menolak, tersangka membuka paksa busana korban.

“Setelah melepas busananya dan selanjutnya saya meniduri korban. Setelah memakai baju dan celananya lagi, saya mengajak korban keluar dari kamar tidur dan duduk-duduk di ruang tamu. Saat itu masih menangis, kemudian saya antar pulang ke rumahnya. Perbuatan itu, terulang kedua kalinya, pada hari Selasa kemarin,” Fathur menjelaskan.

Fatur menambahkan, karena tersangka dan korban sama-sama masih di bawah umur, maka penanganan kasus tersebut dilimpahkan ke Unit perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jember. Polisi menyita barang bukti yaitu satu buah kaus warna hitam tanpa kerah dengan motif mutiara bertuliskan pizza, milik korban. Satu buah celana panjang jenis kain jins warna biru muda, milik korban, satu buah celana dalam warna pink polos, dan bra.

Tersangka dijerat dengan pasal 81 ayat (1), (2) Jungto pasal 76 D dan atau 82 ayat (1) Jungto 76 E, Undang-Undang Perlindungan anak, Nomor 35 Tahun 2014, perubahan atas Undang-Undang RI No 23 Tahun 2002, tentang tindak pidana setiap orang melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya, dan atau setiap orang dilarang melakukan tipu muslihat melakukan serangkain kebohongan atau membujuk untuk melakukan persetubuhan dan atau perbuatan cabul.

“Tersangka terancam hukuman minimal 5 tahun, maksimal 15 tahun dan denda maksimal 5 miliar rupiah,” ujar Fatur. 


Simak juga video pilihan berikut ini:

Courtois Ingin Hazard Pindah ke Real Madrid

Liputan6.com, Jakarta Penjaga gawang andalan Real Madrid, Thibaut Courtois ingin main bareng lagi dengan bintang Chelsea, Eden Hazard di Santiago Bernabeu pada musim depan.

Sejak musim lalu Hazard gencar dikaitkan dengan Real Madrid. Pemain internasional Belgia itu sempat ingin hengkang pada musim panas lalu, akan tetapi manajer Maurizio Sarri bisa merayunya untuk bertahan. 

Namun sepertinya rayuan Sarri sudah tidak mempan lagi. Hazard berkali-kali memberikan indikasi dirinya bakal hengkang dari Stamford Bridge dan ingin bergabung dengan Madrid.

Courtois sendiri lebih dulu pergi dari Chelsea menuju Madrid pada musim panas lalu. Kiper 26 tahun itu pun ingin kembali bermain dengan Hazard yang juga rekannya di tim nasional Belgia.

“Tentu akan menyenangkan jika Hazard gabung [Real Madrid], tapi saya tak bisa berkata banyak mengenai hal tersebut,” ujar Courtois kepada VTM Nieuws.

“Itu sesuatu yang harus dia putuskan dan Madrid harus memutuskan jika mereka menginginkan dia, karena saya tak tahu hal itu juga. Namun Eden adalah pemain top dan juga sahabat saya, jadi jika dia datang ke sini akan menyenangkan, tapi dia harus membuat keputusan,” lanjutnya.

Sumber Bola.net

Rahasia Keperkasaan Raja-Raja Jawa di Ranjang

Liputan6.com, Yogyakarta – Raja bagi masyarakat Jawa dahulu dianggap setara dewa atau titisannya. Raja dengan kekuasaannya menentukan nasib negeri.

“Dalam kekuasaan tidak ada persaingan, tidak terkotak-kotak atau tidak terbagi-bagi dan bersifat menyeluruh. Kekuasaan raja seperti kekuasaan dewa, yang agung dan binathara,” begitu G. Moedjanto menulis dalam bukunya, ‘Konsep Kekuasaan Jawa: Penerapannya oleh Raja-Raja Mataram’ (Yogyakarta, 1987).

Raja-raja juga identik dengan banyaknya selir. Masing-masing raja jumlah selirnya bisa sampai belasan, bahkan puluhan. Selir-selir itu juga jadi semacam simbol bagi kuasanya sang raja kala memerintah kerajaannya.

Selir itu bisa dikatakan perempuan-perempuan yang terikat hubungan dengan raja tanpa status pernikahan. Karena keterikatan itu, selir juga harus melayani raja dalam segala hal yang menyenangkan, termasuk urusan di atas ranjang.

Soal urusan di atas ranjang, tentu banyak yang heran bagaimana para raja Jawa dulu mampu perkasa dalam urusan bercinta dengan selir-selir yang sampai berjumlah puluhan.

Misalnya Raja Kasunanan Surakarta (Solo), Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Pakubuwono X. Raja Kasunan Surakarta yang memerintah tahun 1893-1939 itu konon memiliki 40 sampai 45 orang selir.

Sejumlah literatur menyebutkan, Sinuhun Pakubuwono X mampu mengatur waktu ketika berhubungan intim dengan para selirnya itu.

Rahasia keperkasan ala raja Jawa di atas ranjang salah satunya pada ramuan khusus. Ramuan itu yang digunakan para raja Jawa untuk menggauli para selirnya yang sampai puluhan orang tersebut.

Ramuan itu merupakan minuman yang harus diminum secara rutin setiap hari. Ramuan itu campuran dari 40 butir merica, 40 lembar daun sirih, dan 40 bawang lanang yang dihaluskan bersama menggunakan layah dari batu.

Usai dihaluskan, lalu direbus dan disaring. Selanjutnya air hasil penyaringan itu diembunkan semalaman. Pagi harinya air itu diminum. Begitu terus setiap hari.

Selain ramuan, para raja Jawa juga memegang ilmu Asmaragama sebagai pedoman dalam bercinta. Aji Asmaragama itu dibeberkan oleh Dhamar Sasangka dalam bukunya ‘Gatholoco, Rahasia Ilmu Sejati dan Asmaragama’ (Jakarta, 2013).

Tak cuma soal gaya bercinta, dalam Amaragama juga terdapat sejumlah ajaran cinta yang memiliki filosofi Jawa. Pertama, Asmaratantra. Ajaran ini mengajarkan pada pasangan suami istri, saat mau bercinta harus ada perasaan berbeda saat saling bersentuhan.

Saat itu, pasangan suami istri harus ada getaran di hati masing-masing, misalnya saat berciuman. Getaran itu harus tetap ada dan dipertahankan.

Lalu Asmaraturida. Asmarturida mengajarkan pasangan suami istri tidak boleh kaku, sesekali satu sama lain harus mengeluarkan guyonan lucu yang mengundang tawa hingga bisa mencairkan suasana. Tak jarang guyonan bisa berakhir di ranjang.

Selanjutnya Asmaranala. Ajaran ini mengajarkan tentang saling memberi dan saling menerima, disenangkan, dan menyenangkan. Harus ada pengertian. Wujud keterikatan batin bisa terbangun dari sini.

Kemudian ada Asmaradana yang mengajarkan kepada setiap pasangan agar mampu saling menyentuh hati pasangannya. Sentuhan untuk hati tak sebatas kata-kata manis, tapi juga bisa hal lain, misalnya memberi bunga dan hadiah kecil.

Terakhir, Asmaratura. Ajaran ini mengajarkan puji dan rayu satu sama lain dari pasangan suami istri. Pujian dan rayuan di sini sangat penting untuk menjaga keharmonisan hubungan.

Adapun sebelum melakukan hubungan seks, raja-raja Jawa harus melakukan semedi dan membersihkan diri. Ritual itu dilakukan raja sebagai bentuk persiapan sebelum bercinta, baik dengan permaisuri maupun selirnya.

Selagi raja bersemedi, permaisuri maupun selir juga mempersiapkan diri, mulai dari mandi, dandan, dan memakai wewangian. Hal itu harus dilakukan, sebab dalam Asmaragama, kedua pihak, baik suami maupun istri, harus saling menjaga kebersihan diri.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Detik-Detik Mencekam Pembunuhan Sadis di Pulau Buru

Liputan6.com, Buru – Suasana tenang di Desa Waesama Kecamatan Waemesing Kabupaten Buru Selatan-Maluku sontak berubah menjadi riuh.

Teriakan minta tolong datang silih berganti dari warga terutama para ibu yang menyaksikan tindakan keji NN (27) membantai IS (37), istri kakaknya dan keponakannya, FN (1), serta FP (7) anak dari kakak kandungnya pada pukul 18.30 WIT, Sabtu (2/2/2019).

Peristiwa pembantaian ini diduga karena konflik asmara, pelaku ditolak cintanya oleh IS yang telah ditinggal meninggal suaminya, yang tidak lain adalah kakak NN. Kakak ipar NN itu justru lebih menyukai kakak NN yang lain, adik dari almarhum suaminya.

Sudah sering pelaku mendekati korban, tapi rayuan pelaku tak digubris. Korban bahkan sering memarahi pelaku. Upaya mendekati korban makin menjadi-jadi setelah istri pelaku kabur dari rumah kerena tak tahan dituding memiliki ilmu hitam.

Merasa kesal dengan tindakan korban dan pihak keluarga, pelaku lalu menyusun siasat untuk membunuh korban. Pada tanggal 31 Januari 2019, korban pergi ke rumah saudaranya di Dusun Waeula. Dia menyiapkan senjata dengan mengasah pedang.

Dengan percaya diri, pedang yang sudah tajam dibawa masuk ke rumah yang menjadi tempat kejadian perkara. Rumah ini milik suami korban dan ditinggali korban, ibu, dan kakak pelaku, serta anak dari kakaknya yang juga menjadi korban keganasan pelaku. Pedang itu disimpan di bawah tempat tidur kamar korban.

Pukul 18.30 WIT, IS sedang menggendong keponakannya di ruang keluarga. Ibu pelaku pun asyik menonton televisi bersama tiga cucunya.

Pelaku kemudian keluar dari kamar tidur, tanpa basa-basi leher IS langsung ditebas dari arah belakang. Pedang itu pun ikut mengiris punggung FN, balita tak berdosa yang digendong IS. Keduanya langsung tersungkur ke lantai.

Ibu pelaku bersama tiga cucunya tak dapat berbuat banyak hanya bisa menyelamatkan diri ke luar rumah.

2 dari 2 halaman

Keponakan Jadi Sasaran Kekesalan

Setelah kedua korban sudah tak bernyawa, pelaku kabur dari arah depan rumah menuju hutan untuk bersembunyi. Sayangnya, setelah 50 meter berjalan, pelaku melihat FP sedang duduk di atas kursi plastik di teras rumahnya.

Pelaku mendekati FP dari arah depan dan langsung menghunus pedang yang masih berlumuran darah dua korban sebelumnya ke wajah FP, seketika FP tewas. Wajah FP nyaris terbelah dua.

Menurut keterangan warga, usai menghabisi tiga korban, pelaku melarikan diri ke arah hutan. Namun, saat itu, warga mengira pelaku masih berada di TKP. Warga yang mendengar teriakan minta tolong sempat berkumpul dan melempari rumah korban.

Kasubag Humas Polres Pulau Buru, Ipda. Dede Syamsudin Rifai menerangkan, saat ini pelaku telah ditahan dan sedang dalam proses hukum lanjutan.

Sebelum ditangkap polisi, pelaku sempat tidur di hutan beralaskan dedaunan. Siangnya pelaku turun ke sungai hendak mencuci pedangnya.

Warga yang melihat pelaku langsung menghubungi petugas polisi dan menunjukkan lokasi persembunyian pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Sekitar pukul 17.00 WIT tersangka ditangkap pihak Kepolisian dan langsung dibawa ke Kantor Polres Pulau Buru untuk dimintai keterangan,” ujar Kabag Humas.

Menurut Kabag Humas, pelaku nekat menghabisi FP karena pelaku dendam dengan sikap ibu FP yang tidak mendukung pernikahannya dengan janda kakaknya.


Simak video pilihan berikut ini:

Chelsea Bidik Coutinho Jadi Pengganti Eden Hazard

Liputan6.com, London – Chelsea ingin mendapatkan pengganti yang setara untuk Eden Hazard. Winger Chelsea asal Belgia itu semakin kuat dikaitkan dengan Real madrid di akhir musim nanti.

Karena tak kuasa menahan Hazard, Chelsea langsung pasang bidikan. Pemain yang dibidik untuk gantikan Hazard bukan pemain sembarangan karena wajib memiliki kualitas skill yang sama.

Chelsea dikabarkan ingin memboyong gelandang serang Philippe Coutinho dari Barcelona pada bursa transfer musim panas mendatang untuk menggantikan sosok Eden Hazard.

Sejak musim lalu Hazard gencar dikaitkan dengan Real Madrid. Pemain internasional Belgia itu sempat ingin hengkang pada musim panas lalu, akan tetapi manajer Maurizio Sarri bisa merayunya untuk bertahan.

Namun sepertinya rayuan Sarri sudah tidak mempan lagi. Hazard diyakini pasti akan meninggalkan Stamford Bridge di akhir musim nanti, dengan tujuan Real Madrid.


2 dari 3 halaman

Pengganti Ideal

Dilansir Mundo Deportivo, Chelsea diklaim mengidetinfikasi Coutinho sebagai pengganti ideal andai mereka benar-benar harus kehilangan Hazard.

Coutinho baru membela Barca selama setahun belakangan usai digaet dari Liverpool dengan biaya transfer mencapai 142 juta poundsterling. Namun belakangan penampilan Coutinho banyak menuai kritik.

Hal inilah yang membuat rumor kepindahan Coutinho menyeruak. Chelsea pun kabarnya akan segera bergerak untuk merayu pemain internasional Brasil itu agar mau kembali ke Premier League.

3 dari 3 halaman

Respon Coutinho

Chelsea sendiri bukan satu-satunya klub Inggris yang tertarik menggaet Coutinho. Sebelumnya, Manchester United kabarnya juga memiliki niat yang sama. Coutinho pun mengeluarkan jawaban mengambang ketika ditanya mengenai rumor kepindahan ke Inggris.

“Kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan,” ujar Coutinho.

“Untuk saat ini saya tidak mau memikirkan itu [Rumor transfer] karena apa yang ada di kepala saya adalah bekerja keras.” tandasnya.


Sumber: Bola.net

Sakit, Putri Denada Masih Suka Menari Ala Blackpink

Liputan6.com, Jakarta – Penyanyi Denada senantiasa mendampingi putrinya, Shakira Aurum, selama proses penyembuhan penyakit leukemia. Meski tengah sakit, bocah enam tahun itu bisa menggambar grup idol asal Korea Selatan Blackpink.

Melalui Instagram, Denada mengunggah hasil gambar Shakira yang mengidolakan Blackpink. “Yes. Seperti kebanyakan anak lain seusianya. They are her idols. The one and only @blackpinkofficial,” tulis Denada

Meski begitu, Denada tak dapat memungkiri rasa sedihnya mengingat Shakira yang sangat ingin menemui idolanya secara langsung. Namun, tak bisa karena putrinya masih dalam masa penyembuhan.

“Tapi aku cuma manusia biasa. Jujur..dalem hati ada sedikit perasaan sedih. (Astaghfirullah). Karena aku tau betapa inginnya Shakira dateng ke konser mereka, untuk bisa liat mereka langsung,” imbuhnya.

2 dari 3 halaman

Menari

Selain itu, Denada juga mengunggah video saat anaknya dirawat di rumah sakit. Tampak Shakira tengah memutar lagu Blackpink sambil menari dengan tangan dan kakinya.

Tak hanya menjadi penyemangat bagi Shakira, ternyata hal itu pun dirasakan oleh teman sekamarnya yang juga sedang berjuang melawan penyakit leukemia. Shakira pun mengajak para perawat untuk menyanyi dan menari bersama demi menghibur pasien lainnya.

“Di slide ke 2 adalah video waktu dia opname untuk ke 2 kalinya dalam waktu 1 minggu. Lagu2 mereka yg jadi semangat bukan hanya untuk dirinya sendiri, tapi juga utk pejuang leukimia lain yg kebetulan sekamar dengannya. Dia akan ajak para nurse untuk dansa bersama dia, dan dia akan nyanyikan lagu2 mereka utk menghibur pasien lain,” tulis Denada.


3 dari 3 halaman

Senjata Rayuan

Denada juga menceritakan cara yang dilakukan saat Shakira tak mau makan. Ia akan merayu putrinya dengan keistimewaan masing-masing personel Blackpink dan selalu berhasil membuat Shakira luluh.

“Disaat dia ga mau makan, aku dan @rommyfaesal_94 Akan menjadikan Blackpink sebagai senjata rayuan: “Wah, kalau ga mau makan, nanti gimana mau jago nyanyi kaya Jennie? Gimana mau pipinya merona cantik kaya Lisa? Gimana mau tambah tinggi biar kaya Rose? Gimana mau jago dance kaya Jisoo?” Dan ini selalu berhasil. Alhamdulillah,” tulis Denada. (Lavenia/ mgg)

 

Cerita Cinta Pelukis Istana

Kembali jadi bujangan dan punya cukup uang, hidup Basoeki di negeri orang terasa sepi tanpa teman perempuan. Hingga suatu kali, dia bertemu Somwang Noi, gadis Thailand pelayan bar yang selalu memberinya senyuman manis. Basoeki pun jadi pelanggan setia bar tempat Noi bekerja. Gadis itu tahu Basoeki bekerja sebagai pelukis Istana Kerajaan Thailand. Basoeki merayu gadis itu dengan menyanyikan Phleng Chat, lagu kebangsaan Thailand.

Noi terbahak-bahak. “Dia pasti merasa aneh. Merayu kok pakai lagu kebangsaan,” Basoeki bercerita. Rayuan lucu itu ternyata mujarab untuk menundukkan hati Noi. Keduanya sepakat naik pelaminan. Tapi hubungan Basoeki dengan Noi rupanya tak disukai keluarga Kerajaan. Bahkan Salaton Bunna, paman Ratu Sirikit, menghendaki Basoeki memutuskan hubungan dengan Noi. Keluarga Kerajaan Thailand merasa, seorang pelukis Istana tak pantas punya istri seorang pelayan bar.

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry

Seperti biasa, Basoeki tak peduli. Dia tetap menikahi Noi. Sikap keras kepala Basoeki sempat membuat Kerajaan menjatuhkan ‘hukuman’ kepada Basoeki. Basoeki diminta cari rumah sendiri dan bayar dengan uang pribadi. Lantaran kasihan kepada Basoeki, hukuman itu akhirnya dicabut. Pernikahan dengan Noi menjadi hubungan paling singkat Basoeki. Hanya dua tahun berumahtangga, pada 1962 mereka berpisah. “Noi baik, mencintai saya, tapi dia sangat pencemburu,” kata Basoeki.

Hanya terbilang bulanan Basoeki menduda. Dalam satu kontes kecantikan di kota Bangkok, bangsawan Jawa itu terpesona kepada Nataya Nareerat. Kebetulan Basoeki menjadi salah satu juri. Nataya lahir di Bangkok dari keluarga sederhana. Perbedaan usia yang sangat jauh tak jadi soal bagi mereka. Saat itu Basoeki sudah 47 tahun, sementara Nataya belum 18 tahun.

“Maukah kamu menikah dengan saya?” Basoeki iseng-iseng bertanya kepada Nataya sembari menyapukan kuas. Saat itu, sudah tiga kali Nataya jadi model lukisan Basoeki. Jawaban gadis Thailand itu tak disangka-sangka. “Kalau serius oke saja. Aku akan bertanya dulu kepada ibuku,” jawab Nataya. Basoeki lemas, tapi juga girang bukan kepalang. Meski beda usia, beda budaya, pernikahan Basoeki dengan Nataya justru langgeng sampai maut menjemput Basoeki.

Ayahnya, kata Cecilia, orang yang romantis. Basoeki tak sungkan menunjukkan kemesraan kepada istrinya di muka banyak orang. Perbedaan umur dan perbedaan budaya, apalagi bagi Nataya yang masih muda dan harus tinggal di negeri orang, memang kadang jadi persoalan. Basoeki yang seorang priyayi dan biasa dilayani, sementara Nataya dari keluarga biasa di Thailand. Tapi cinta bisa mengalahkan semuanya. “Ibu saya sudah berjanji untuk setia sama ayah saya sampai maut memisahkan,” kata Cecilia, putri bungsu Basoeki, Sabtu kemarin.

Dalam diri Basoeki yang 30 tahun lebih tua, Nataya menemukan sosok ayah juga suami yang matang. Menurut Cecilia, meski ayahnya sangat sibuk dengan rupa-rupa pesanan lukisan, tapi selalu meluangkan waktu di akhir pekan untuk keluarga. “Saya lebih dekat ke papa daripada mama untuk curhat,” kata dia. Menurut Cecilia, salah satu kunci dari awetnya hubungan kedua orang tuanya adalah pengertian Nataya. “Bapak modelnya banyak. Kalau ibu saya pakai cemburu terus, pasti nggak akan kuat seperti istri-istri lain.”

Tim Panel Dugaan Pencabulan Staf Dewas BPJS TK Disetop, Ade Armando Curiga

Jakarta – Kelompok Pembela Korban Kekerasan Seksual (KPKS) mencurigai langkah Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) menghentikan Tim Panel dugaan pencabulan yang dilakukan mantan anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Syafri Adnan Baharuddin (SAB) kepada stafnya. Tim Panel itu disetop setelah SAB diberhentikan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Ini sungguh mencurigakan. DJSN menghentikan kerja Tim Panel yang sudah hampir rampung mengumpulkan bukti dan mewawancarai para saksi dan ahli. Tim Panel sudah akan mengumumkan hasil kerja mereka tentang perilaku Syafri pada awal pekan besok, dan tiba-tiba saja DJSN menghentikannya. Saya curiga DJSN sudah terbeli atau tunduk pada kepentingan Syafri,” ujar Koordinator KPKS, Ade Armando dalam keterangan tertulisnya, Minggu (20/1/2019).

Meski demikian, Ade berharap tim panel yang dibentuk akhir Desember 2018 itu tetap mengumumkan temuan tentang dugaan asusila yang melibatkan SAB dengan staffnya berinisial RA.

“Mudah-mudahan Tim Panel tidak ragu untuk menuntaskan kewajibannya, karena ini menyangkut integritas sebuah lembaga yang dibiayai uang rakyat tentang perilaku seorang pejabat nesagara yang dibiayai uang rakyat,” kata Ade.

Disetopnya kerja tim panel lantaran Presiden Jokowi sudah mengeluarkan keputusan untuk memberhentikan SAB yang mengajukan permohonan pengunduran diri pada 30 Desember 2018. Menurut Ade, DJSN seharusnya tidak melakukan intervensi karena mengundurkan diri.

“Ini tentu dua hal yang berbeda. Tim panel ini dibentuk untuk menyimpulkan apakah perilaku Syafri masuk dalam kategori perilaku tidak pantas atau tidak. Tim sudah bekerja. Seharusnya DJSN tidak mengintervensi hanya karena Syafri mengundurkan diri,” kata Ade.

Proses kerja tim panel, kata Ade sudah mengumpukan beberapa bukti dari saksi-saksi. Saksi dalam penuturan Ade, menyajikan bukti chat WA SAB ke RA berupa kata-kata rayuan. Dia melanjutkan, disetopnya tim panel oleh DJSN menunjukkan ada ketidakobjektifan dan indikasi tidak ingin melindungi pekerja perempuan.

“Tapi ini bukan cerita baru. Dua tahun yang lalu sejumlah deputi di BPJS TK juga melaporkan perilaku tidak pantas oleh Syafri. Tim panel sudah dibentuk dan merekomendasikan penghentian Syafri. Tapi ternyata tidak pernah ditindaklanjuti. Bayangkan, ini semua terjadi karena terduga pelaku dibiarkan bertahun-tahun oleh sesama Dewan Pengawas BPJS TK dan kini juga dilindungi oleh DJSN yang seharusnya berpihak pada korban,” ujar Ade.

Sebelumnya, DJSN memaparkan bahwa Presiden RI melalui Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2019 tertanggal 17 Januari 2019 telah memberhentikan dengan hormat saudara SAB dengan mengacu pada Surat Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Nomor 01/DP/012019 tanggal 2 Januari 2019 dan Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2015 tentang Tata Cara Pemilihan dan Penetapan Anggota Dewan Pengawas dan Anggota Direksi serta Calon Pengganti Antarwaktu Dewan Pengawas dan Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.

“Dengan adanya Surat Keputusan Presiden tersebut, proses Tim Panel dihentikan dan selanjutnya DJSN akan mengusulkan pada Presiden, untuk membentuk panitia seleksi untuk pengisian jabatan anggota Dewas BPJS Ketenagakerjaan yang kosong,” kata Plt Ketua DJSN, Andi Zainal Abidin Dulung dalam keterangan tertulis.
(idn/imk)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>