Lukaku Tak Terkejut Lihat Ketajaman Rashford di MU

(AP Photo/Tim Ireland)

“Jujur, aku mengharapkan itu dari Rashford, dengan kualitas yang dia miliki, pekerjaan yang dia lakukan di lapangan,” kata Lukaku di Soccerway.

“Rashford adalah pria muda yang berkepala dingin dan dia sudah tahu apa yang dia inginkan, jadi aku benar-benar senang dengan penampilan yang dia berikan untuk tim,” Lukaku menambahkan.

Rashford Sumbang Gol, MU Tekuk Watford di Old Trafford

Di babak kedua, kedua tim berupaya membangun serangan yang efektif. De Gea memblok tendangan mendatar Pereyra pada menit ke-52. Watford berani tampil menyerang kendati faktanya mereka adalah tim tamu.

Saling serang terjadi, bola cukup sering berada di lapangan tengah MU. Bukan gol yang didapat, gawang Watford lagi-lagi harus kebobolan untuk kedua kalinya dalam pertandingan ini.

Adalah Anthony Martial yang menggandakan keunggulan Setan Merah menjadi 2-0 pada menit ke-72. Alvaro Pereira memberikan bola pada Lingard di sisi kanan. Operan mendatar kemudian dikirimkan ke depan gawang.

Upaya pertama Martial digagalkan oleh Foster namun bola rebound masih bisa dikuasai untuk diceploskan ke dalam gawang. Skor berubah 2-0 dan Watford semakin tenggelam dalam ketertinggalan tersebut.

Pada menit ke-58 tendangan Troy Deeney masih dapat dibendung De Gea. Pada menit kr-78, Lagi-lagi, ketika Watford mendominasi United menetak gol. Kali ini Martial mencatatkan nama di papan skor. Pereira memberikan bola pada Lingard di sisi kanan.

Operan mendatar kemudian dikirimkan ke depan gawang. Upaya pertama Martial digagalkan oleh Foster namun bola rebound masih bisa dikuasai untuk diceploskan ke dalam gawang. Watford semakin sulit mengejar.

Baru pada menit ke-90 Watford akhirnya bisa menjebol gawang tuan rumah. Satu-dua Doucoure dengan Success membuat sang gelandang lolos ke depan gawang untuk mengecoh De Gea dengan sentuhan ringan ke sisi kiri.

Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 2-1, MU masih unggul. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan usai, skor tidak berubah, tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer mengantongi tiga poin.

Barcelona Siap Barter Coutinho dengan Rashford

Kemungkinan Manchester United melepas Marcus Rashford sangat kecil. Sebab, dia juga masuk dalam rencana jangka panjang United. Pemain 22 tahun itu adalah jebolan akademi klub yang paling bersinar pada saat ini.

Rashford adalah aset penting United. Bukan hanya dari sisi ekonomis, tapi juga dari sisi identitas klub. Sebab, Rashford didikan akademi dan bocah asli Manchester.

Jika memang MU tidak bersedia untuk melepas Rashford, maka Barca sudah punya dua nama lain yang menjadi pilihan. Dua nama tersebut adalah Luka Jovic dan Antoine Griezmann. Peluang Barca untuk mendapatkan Jovic dinilai lebih terbuka dibanding Griezmann dan Rashford.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini

Marcus Rashford Bawa Manchester United Menang atas Leicester City

Barcelona Ramaikan Perburuan Marcus Rashford

Barcelona sendiri kabarnya ingin mencoba peruntungan mereka untuk merekrut Rashford setelah mengetahui situasi kontrak sang striker.

Striker 21 tahun itu sebenarnya masih terikat kontrak dengan durasi yang cukup lama di Old Trafford. Ia masih akan mengabdi bagi Setan Merah hingga tahun 2021 mendatang.

Namun sejauh ini Rashford disebut masih enggan memperpanjang kontraknya di United, sehingga Barcelona ingin memanfaatkan situasi ini untuk merayu sang striker pindah ke Camp Nou di musim panas nanti.

Sumber: Bola.net

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

Berita video pemain-pemain yang masuk dalam daftar tercepat dalam berlari saat berlaga di skuat Manchester United. Siapa sajakah?

Lukaku Merasa Lebih Cepat Dibandingkan Rashford dan Lingard di MU

Manchester – Romelu Lukaku mengklaim sebagai yang tercepat diantara pemain Manchester United (MU) lainnya. Dia merasa bisa kalahkan Marcus Rashford dan Jesse Lingard dalam hal kecepatan.

Lukaku memiliki postur tubuh yang kekar dan besar. Hal itu membuatnya diragukan memiliki kecepatan yang dibutuhkan untuk menjadi striker.

Namun, fakta berkata lain. Menurut data pengukuran kecepatan klub, Lukaku adalah satu di antara pemain MU yang memiliki kecepatan tinggi.

Hal itu juga diakui sendiri oleh Lukaku ketika mendapat pertanyaan dari suporter.

“Saya adalah pemain tercepat di klub. Anda bisa bertanya kepada staf pelatih, mereka pasti bisa mengonfirmasi kecepatan saya,” ujar Lukaku.

“Data tersebut membuat saya bertanya-tanya, kenapa semua orang menyebut saya sebagai pemain yang lamban,” ungkap Lukaku.

Pada musim 2017-18, Lukaku merupakan satu di antara lima pemain tercepat di MU. Ia mencatatkan waktu sprint 34,84km/jam.

Lukaku mengungguli sejumlah pemain MU lainnya, termasuk Rashford, Lingard, dan Antonio Valencia.

Berita video pemain-pemain yang masuk dalam daftar tercepat dalam berlari saat berlaga di skuat Manchester United. Siapa sajakah?

Cedera Engkel, Timnas Inggris Pulangkan Rashford ke MU

Liputan6.com, Manchester – Timnas Inggris harus kehilangan Marcus Rashford karena mengalami cedera. Sang bomber pun dipulangkan dari skuat The Three Lions ke klub asalnya, Manchester United (MU).

Dalam konferensi pers pada Kamis (21/3), pelatih Inggris, Gareth Southgate mengungkapkan bahwa Rashford mengalami cedera engkel dan telah kembali ke MU untuk menjalani perawatan.

Cedera Rashford ini tentu saja menjadi kabar buruk bagi MU. Pasalnya, penyerang 21 tahun itu mampu tampil impresif semenjak tim diasuh oleh Ole Gunnar Solskjaer.

Rashford pun otomatis bakal absen ketika Inggris menjamu Republik Ceko dalam laga perdana kualifikasi EURO 2020, Sabtu (23/3) dini hari besok.

“Dia bersama dengan tim medis kami sepanjang pekan. Kami mencoba membuat peningkatan dalam latihannya sepanjang pekan, jadi dia juga melakukan lari, tapi jelas bagi kami bahwa dia tak akan siap untuk pertandingan kami,” ujar Southgate seperti dikutip Goal International.

“Kami akan mengirimkan dia kembali ke klub dan dia tak bisa bermain dalam dua laga kami berikutnya,” tambahnya.

Pogba ‘Si Pelayan’ Rashford dan Martial

JakartaPaul Pogba merasa senang bisa bermain dengan Marcus Rashford dan Kylian Mbappe. Melayani mereka membuat gelandang asal Prancis itu terkesan.

Musim ini, Pogba tampil oke dengan Rashford di Manchester United, sejak kursi manajer berpindah dari Jose Mourinho ke Ole Gunnar Solskjaer. Kolaborasi keduanya mengangkat performa Setan Merah.

MU perlahan bangkit setelah terpuruk dan kembali meramaikan persaingan papan atas di Liga Inggris. Selain itu, The Red Devils juga melaju ke perempatfinal Liga Champions.

Sementara bersama Mbappe, Pogba bahu membahu bersama di Timnas Prancis. Keduanya pun sukses menjuarai Piala Dunia 2018. Kini, Pogba dan Mbappe kembali bergabung di Les Bleus untuk berlaga di Kualifikasi Piala Eropa 2020.

Bagi Pogba, Rashford dan Mbappe memiliki banyak persamaan. Sebagai gelandang, Pogba mengaku senang bisa melayani kedua striker muda itu sebab juga membantu kualitasnya meningkat.

“Ini banyak membantu saya karena mereka berdua memiliki kecepatan. Mereka kerap meminta bola, hal tersebut membantu saya ketika saya menguasai bola,” ujar Pogba dilansir dari Eurosport.

“Mereka memintanya, lalu saya mencoba memberikan membuat umpan terbaik dan mereka menyelesaikannya, itu menguntungkan saya. Saya suka bermain dengan pemain muda berbakat seperti mereka. Mereka adalah masa depan sepakbola, kolaborasi saya dengan mereka bagus,” ungkapnya.

Saat ini, Pogba sedang bergabung dengan Timnas Prancis. Les Bleus akan menghadapi Moldova di Stadion Zimbru, Sabtu (23/3/2019), dalam laga perdana Grup H Kualifikasi Piala Eropa 2020. (yna/rin)


Cedera Pergelangan Kaki, Rashford Absen Bela Inggris Lawan Ceko?

Jakarta – Persiapan Timnas Inggris untuk melawan Republik Ceko di Kualifikasi Piala Eropa 2020 terganggu. Striker Marcus Rashford mengalami cedera pergelangan kaki.

Timnas Inggris akan menghadapi Ceko di Stadion Wembley, Sabtu (23/3/2019) dini hari WIB, dalam pertandingan perdana Grup A Kualifikasi Piala Eropa 2020. Rashford menjadi salah satu pemain yang dibawa manajer Gareth Southagate.

Dalam latihan jelang laga nanti, Rashford dilaporkan mengalami cedera. Seperti dikuti media-media Inggris seperti BBC dan Sky Sports, penyerang 21 tahun itu hanya duduk di pinggir St George’s Park, tempat latihan Inggris.

Rashford dilaporkan mengalami cedera pergelangan kaki. Kondisi itu membuat pemain yang membela Manchester United itu diragukan untuk tampil saat melawan Ceko.

Cedera itu sebelumnya sudah dialami Rashford, saat MU menghadapi Liverpool di pertandingan Liga Inggris. Ketika itu, ia tetap memaksakan bermain hingga laga tuntas.

Kondisi ini membuat Jadon Sancho berpeluang menggantikan Rashford di lini depan Inggris. Pemain belia milik Borussia Dortmund itu tampil oke dengan sudah mencetak 9 gol dan 17 assist dari 35 penampilannya musim ini.

(yna/nds)

Rashford: Mustahil Bayangkan Finis Empat Besar di Bawah Mourinho

Manchester – Marcus Rashford menyebut Manchester United mustahil membayangkan finis empat besar di bawah Jose Mourinho. Rashford memuji dampak Ole Gunnar Solskjaer.

MU akhirnya menderita kekalahan pertama di Premier League bersama Solskjaer setelah ditekuk Arsenal 0-2. Hasil negatif tersebut berlanjut di Piala FA tatkala disingkirkan Wolverhampton usai kalah 1-2 di perempatfinal.

Namun demikian, Setan Merah toh masih dalam persaingan finis empat besar di liga. Setan Merah menghuni posisi kelima klasemen dengan mengoleksi 58 poin hasil 30 pertandingan, hanya terpaut tiga poin dari Tottenham Hotspur [3], dan dua poin dari Arsenal. Sementara kompetisi masih menyisakan delapan pertandingan lagi.


Sementara itu kondisi berbeda dialami MU di saat-saat terakhir Mourinho menduduki kursi manajer. Ketika itu Rashford cs berjarak 11 poin dari posisi empat dan 13 poin dari posisi ketiga sehingga pelatih asal Portugal itu mesti diberhentikan pada Desember 2018.

Rashford tidak memungkiri bahwa saat itu sulit meyakini MU akan mampu lolos ke Liga Champions musim depan. “Kami di sebuah tempat sekarang, di liga, yang cukup mustahil bisa dicapai dua bulan lalu,” Rashford mengungkapkan kepada Majalah GQ dikutip Telegraph.

“Jadi kami sekarang cuma ingin melanjutkannya, berusaha dan memperbaiki diri sendiri, dan menantikan musim depan,” sambung penyerang MU itu.

“Kupikir cuma kehadiran dia sudah membuat semua orang benar-benar berubah. Bahkan front office lady, Kath, dia sudah bekerja di sini selama bertahun-tahun, dan Anda memperhatikan sebuah perbedaan pada semua orang.”

“Tumbuh besar di United, rasanya selalu seperti ini dan bisa memilikinya seperti sekarang, menakjubkan. Itu belum termasuk apa yang sudah kami lakukan di atas lapangan, bagaimana kami meningkatkan diri kami sebagai tim, karena itulah di mana kami masih bisa meningkat jauh lebih baik,” sambung pemain asli Manchester itu.

“Tapi perasaan yang kurasakan sekarang adalah yang dirasakan semua pemain. Ketika kami memiliki tujuan yang sama, tidak ada yang tahu seberapa jauh kami bisa melangkah. Yang sudah dia lakukan sejak dia datang betul-betul luar biasa,” cetus Rashford.

(rin/yna)


Karena Rashford Sama Bagusnya dengan Mbappe

ManchesterMarcus Rashford jadi pahlawan kemenangan Manchester United atas Paris St-Germain. Rashford membuktikan kualitas tak kalah dengan Kylian Mbappe.

Rashford menanjak performanya sejak MU ditangani Ole Gunnar Solskjaer setelah kesulitan di awal musim ini. Dari total 11 gol dan sembilan assists yang dibuat musim ini, tujuh gol dan empat assists di antaranya terjadi pada era Solskjaer.

Ia juga baru saja menjadi penentu kemenangan MU saat melakukan comeback gemilang melawan Paris Saint-Germain di leg kedua 16 besar Liga Champions. Penalti Rashford di menit ke-94 membuat MU lolos dengan unggul agregat gol tandang 3-3.

Mantan bek MU, Phil Neville, menganggap Rashford memiliki kualitas hebat di usianya yang baru 20 tahun, tak kalah dengan Mbappe yang memang menjadi sensasi dalam dua tahun terakhir.

Mbappe dianugerahi pemain muda terbaik Piala Dunia 2018 dan Pemain Muda Terbaik Dunia 2018. Musim ini pun, Mbappe tampil luar biasa dengan torehan 29 gol dan 15 assists di semua ajang bersama PSG.

Jika dibandingkan dengan Rashford, Mbappe memang unggul jauh secara statistik. Tapi, Neville meyakini level Rashford tak jauh dari Mbappe.

“Saya sudah mengatakan ini sekitar delapan bulan lalu. Dan saya punya kepercayaan bahwa Rashford punya kemampuan yang setara dengan Mbappe. Dia sebagus itu,” ujar Neville seperti dilansir Sportskeeda.

“Marcus adalah pemain yang sangat sangat spesial. Dia punya kelas dunia. Dia arogan dan angkuh. Inggris dan Manchester United sangat beruntung memiliki seseorang yang punya keberanian, keteguhan hati, dan kecepatan untuk menjadi pemain top,” sambungnya.

“Dia terus berkembang menjadi lebih baik. Hanya langit batasnya.”

Sebelumnya Solskjaer bergabung, Rashford memang terlihat belum mampu memaksimalkan potensi karena tak dimainkan sebagai striker utama seperti sekarang. Tapi, Neville percaya seringnya Rashford menjadi winger di era Jose Mourinho memberikan manfaat tersendiri bagi lulusan akademi Setan Merah tersebut.

“Apa yang dia lewati bersama Jose Mourinho, terkait perubahan posisi dan disiplin, sebenarnya membantu dia dalam jangka panjang,” katanya.

“Dia benar-benar mendapat keuntungannya sekarang. Apa yang didapatinya (para era Mourinho) membuat dia mampu menghadapi situasi negatif dan terus melaju. Dia benar-benar pemain spesial,” demikian Neville.

(mrp/nds)