Kelelahan, BOOM ID Optimistis Bisa Kalahkan TNC Predator di Final DOTA 2 Asia Pacific Predator League 2019

Liputan6.com, Jakarta – LAPORAN DARI BANGKOK, THAILAND

Wakil Indonesia, BOOM ID, melangkah ke final pentas DOTA 2 Asia Pacific Predator League 2019. Pada laga puncak di Stadion Nimibutr, Bangkok, Thailand, Minggu (17/2/2019), BOOM akan bersua TNC Predator dari Filipina.

BOOM ID mengawali turnamen Asia Pacific Predator League 2019 dengan hasil yang kurang memuaskan. Pada round 2 upper bracket dengan sistem BO3 (Best of 3), BOOM menelan kekalahan 1-2 dari wakil tuan rumah, Alpha Red.

Turun ke lower bracket, laju Khezcute dkk. tak terbendung. Mereka menang 2-1 atas Flash Gamming (Myanmar), membungkam X (Singapura) dengan skor 2-0, mengalahkan yG (Mongolia) 2-0, dan menang 2-1 atas Lotac (Malaysia).

Pada final lower bracket, Sabtu (16/2/2019), BOOM ID menghadapi sang juara bertahan, Geek FAM (Malaysia). BOOM pun berhasil membalas kekalahan di final Asia Pacific Predator League 2018. Mereka menang mudah 2-0 atas Geek.

Pada partai puncak grand final DOTA 2 Asia Pacific Predator League 2019, BOOM ID bersua TNC Predator. Sejak awal turnamen, TNC melenggang mulus hingga ke final, setelah mengalahkan Lotac (2-1), yG (2-1), dan juga Geek FAM (2-0).

Menjalani empat pertandingan sejak Sabtu pagi hingga hampir tengah malam, para pemain BOOM ID mengalami kelelahan. Meski begitu, Dreamocel, Mikoto, Fbz, Jhocam dan Khezcute tetap yakin bisa mengatasi perlawanan TNC.

“Kami cukup kelelahan setelah menjalani pertandingan yang panjang. Tetapi, kami tetap optimistis menghadapi TNC, karena kami juga sering menghadapi mereka pada saat latihan. Terakhir kali latihan melawan mereka, kami meraih hasil yang cukup positif dan bisa (mengalahkan TNC),” ujar kapten BOOM ID, Khezcute.

“Biasanya pro player tidak terlalu berpengaruh dengan kelelahan. Kalau sudah berada di stage, rasa lelah itu langsung hilang dan lebih fokus pada game nya,” lanjut pria bernama lengkap Alfi Nelphyana tersebut.

Berikut ini URL yang bisa mengarahkan ke live streaming Grand Final DOTA 2 Asia Pacific Predator League 2019 yang berlangsung di Bangkok, Thailand:

https://www.youtube.com/watch?v=QBlBZJxYwnI

https://www.youtube.com/watch?v=0A5Ym8vozQc

8 Curhatan ‘Aku Gampang’ ala Netizen Ini Bikin Nyesek

Liputan6.com, Jakarta Pernah enggak sih kamu mendahulukan orang lain daripada dirimu? Orang bilang itu adalah bentuk mengalah. Tidak hanya dalam sebuah hubungan asmara, namun juga dalam sebuah pertemanan ataupun keluarga, mengalah pasti pernah terjadi dalam kehidupan kita.

Sebagian besar orang menganggap bahwa mengalah adalah bentuk kekalahan. Kata-kata mengalah, biasanya diidentikkan dengan “Aku gampang”. Walaupun terlihat sepele dalam pengucapannya, sebenernya ada rasa ngilu yang tersimpan di hati.

Seperti curhatan galau netizen di Twitter ini, mereka pun turut membagikan cerita mengalah mereka yang bikin nyesek. Berikut Liputan6.com rangkum curhatan tentang ‘Aku gampang’ dari Twitter, Minggu (17/2/2019).

2 dari 9 halaman

1. Ditinggal wisuda sama temen, aku gampang kok

3 dari 9 halaman

2. Enggak apa-apa kok, aku gampang

4 dari 9 halaman

3. Rindu bertepuk sebelah tangan

5 dari 9 halaman

4. Asalkan kamu bahagia aku rela

6 dari 9 halaman

5. Sakit tapi tidak berdarah

7 dari 9 halaman

6. Ditinggal nikah temen

8 dari 9 halaman

7. Aku gampang tinggal cari yang lain

9 dari 9 halaman

8. Ketika temen suka sama orang yang sama

Ini Alasan Kenapa Orang Suka Memencet Bubble Wrap, Ternyata Bermanfaat

Liputan6.com, Jakarta Bubble wrap sering dijumpai dalam bungkusan paket, agar barang kiriman paket tidak mudah pecah dan rusak. Siapapun yang memegang lembaran bubble wrap tanpa sadar akan memencetnya. Mungkin kegiatan ini terlihat hanya membuang waktu.

Plastik yang didesain dengan gelembung-gelembung kecil ini, justru sering jadi rebutan. Anehnya banyak banget orang yang sepertinya mendapatkan kesenangan tersendiri dengan memencet bubble wrap. Apa kamu juga termasuk salah satunya?

Fenomena unik ini tentu saja bukan cuma terjadi di Indonesia saja. Bahkan di Amerika Serikat, ada protes besar-besaran setelah perusahaan iBubble Wrap mengeluarkan inovasi baru yaitu bubble wrap yang tidak bisa meletus.

Secara fungsional produk baru itu jelas lebih mumpuni karena tidak bakalan kempes, tapi ternyata mayoritas konsumen justru menolak habis-habisan.

2 dari 2 halaman

Manfaat Memencet Bubble Wrap

Dillon KM, salah satu anggota Departemen Psikologi di Western New England Collage, Springfield menjadikan topik tersebut sebagai sebuah penelitian. Laporannya yang berjudul “Popping Sealed Air-Capsules to Reduce Stress” dipublikasikan di US National Library Medicine National Institutes of Health.

Penelitian ini melibatkan 30 mahasiswa untuk meletuskan bubble wrap. Sebanyak 75% subjek penelitian merasakan perubahan yang signifikan seperti lebih berenergi, berkurangnya rasa lelah dan lebih tenang setelah meletuskan bubble wrap.

Dilansir Liputan6.com, Minggu (17/2/2019) dari The Health Orange, cara merngurangi stres dengan meletuskan bubble wrap sama seperti peninggalan nenek moyang manusia yang mengurangi stres dengan cara mencari kutu di rambut dan memencetnya.

Kegiatan meletuskan bubble wrap juga merupakan alternatif untuk orang yang memiliki kebiasan menggigiti kuku. Jadi,kamu bisa menyimpan bubble wrap untuk terapi stres. Menurut survei tiga alasan yang dapat menjelaskan dorongan tidak terkendali untuk memencet Bubble Wrap.

1. Dilansir dari Times of India, studi menunjukkan pembungkus gelembung (Bubble Wrap) ini membantu beristirahat sejenak dari berpikir keras. Namun, masih dalam konsentrasi yang sama.

2. Mengurangi ketegangan otot. Psikolog Robert E. Thayer menjelaskan ketika orang stres, mereka cenderung meluangkan waktu sejenak untuk memahami tindakan mereka. Selama kondisi itu mereka tanpa sadar menekan jari, melakukan gerakan dengan kaki, atau bahkan meletuskan bubble wrap.

3. Meletuskan gelembung berkaitan dengan orgasme otak. Saat meletuskan gelembung, otak mendapat kepuasan yang sama seperti ketika berhubungan seks.

Beri Dukungan ke Jokowi, Ma’ruf Amin Akan Saksikan Debat Capres Secara Langsung

Liputan6.com, Jakarta – Tinggal hitungan jam, kedua calon presiden, Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto akan adu ide dan gagasan dalam debat capres kedua.

Pada debat kedua yang mengambil tema infrastruktur dan SDA ini hanya dilakoni capres saja. Sementara cawapres jika hadir di arena debat hanya duduk di bangku penonton. Cawapres Ma’ruf Amin optimistis pasangannya, Jokowi, dapat menaklukkan sang rival, Prabowo Subianto.

Menurut dia, Jokowi sebagai petahana memiliki pengetahuan yang lebih mendalam terkait isu dan masalah bangsa. Termasuk yang terkait dengan 5 tema yang diperdebatkan.

“Pak Jokowi itu sudah ngelotok, dia petahana ya, dia sudah mengerjakan melakoni, istilahnya itu sudah di kepalanya beliau,” kata Ma’ruf di Rumah Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 16 Februari 2019, seperti dikutip dari Jawapos.com.

Dalam debat kedua ini, Ma’ruf akan hadir di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019). Kehadirannya itu tentu memberikan dukungan dan semangat kepada Jokowi.

“Insya Allah saya akan hadir, kalau tidak ada halangan saya akan hadir,” tegas mantan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu.

Untuk diketahui, tema yang diangkat pada debat kali ini yaitu energi, pangan, sumber daya alam, lingkungan hidup, dan infrastruktur.


Simak berita lainnya di Jawapos.com.

2 dari 3 halaman

Jokowi Ofensif

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Moeldoko menegaskan, Jokowi sangat menguasai tema dan permasalahan dalam debat kedua ini. Dia juga menyebut Jokowi akan ofensif dalam debat nanti.

“Beliau ambil posisi yang kita rasa untuk membela rakyatnya,” jelas Moeldoko.

Sementara itu, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Erick Thohir menyebut tema debat yang di moderatori Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki yang paling ditunggu-tunggu Jokowi.

“Untuk debat ini sangat Pak Jokowi banget. Mengenai infrastruktur, dan lainnya. Insyaallah karena ini memang yang ditunggu-tunggu,” ucap Erick.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Mauro Icardi Diklaim Capai Kesepakatan dengan Juventus

Liputan6.com, Milan – Sejak awal musim, Mauro Icardi santer bakal meninggalkan Inter Milan. Hal ini diindikasikan dari alotnya proses pembicaraan kontran baru penyerang asal Argentina itu di Giuseppe Meazza.

Baru-baru ini, Inter Milan mengambil keputusan besar. Inter mencopot ban kapten dari tangan Mauro Icardi sehingga dia tak bersedia tampil saat menghadapi Rapid Vienna.

Mauro Icardi kabarnya menolak bermain untuk Inter karena sudah mencapai kesepakatan dengan Juventus untuk pindah ke Turin. “Saya rasa Inter tahu bahwa Icardi sudah mencapai kesepakatan dengan Juventus,” ujar Valer De Maggio kepada Radio Kiss Kiss.

2 dari 3 halaman

Sudah Terendus

Dalam pengamatan De Maggio, Inter Milan memutuskan untuk mencopot ban kapten Icardi dengan pertimbangan matang. Ia menilai bahwa kehadiran Giuseppe Marotta yang merupakan mantan Direktur Juventus di manajemen Inter membuat mereka memahami situasi Icardi sebenarnya.

“Inter adalah klub yang besar dan Marotta adalah seorang direktur yang hebat. Mereka tidak akan melakukan itu [mencopot ban kapten Icardi] tanpa alasan yang tidak masuk akal.”

3 dari 3 halaman

Sudah Sepakat

Menurut De Maggio, pencopotan bak kapten bukan satu-satunya alasan Icardi tak mau bermain melawan Rapid Vienna. Sang jurnalis percaya Icardi sudah sepakat bergabung dengan Juventus sehingga ia sudah enggan berkomitmen bersama Inter.

“Saya merasa Inter melakukan keputusan yang besar dengan mencopot status kaptenya. Bagi saya pribadi, saya percaya Icardi sudah mencapai kesepakatan dengan Juventus.” tandasnya.

Inter Milan kabarnya menuntut bayaran sebesar 110 juta Euro bagi Juventus jika mereka benar-benar meminati Icardi.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan berikut ini:

Resep Sambal Goreng Udang, Rekomendasi Menu Akhir Pekan

Liputan6.com, Jakarta – Selain bepergian, Anda dapat menikmati akhir pekan dengan orang-orang terkasih di rumah. Kebersamaan tersebut tentu akan terasa kian lengkap dengan menu mengunggah selera, seperti sambal goreng udang.

Siap-siap merasakan sensasi pedas dan gurih ketika mencicipi sajian ini. Untuk membuatnya pun membutuhkan bahan-bahan yang mudah ditemukan dan proses pembuatan super ringkas. Berikut resep sambal goreng udang seperti dirangkum Fimela.com seperti di bawah ini.

Bahan-bahan:

250 gram udang (kupas, bersihkan kepalanya)

1 batang serai (memarkan)

1 lembar daun jeruk

2 cm lengkuas (memarkan)

1 cm jahe (memarkan)

1 buah tomat (belah empat)

Minyak goreng (secukupnya)


Bumbu Halus:

3 siung bawang putih

5 siung bawang merah

8 buah cabai rawit

5 buah cabai keriting

2 buah cabai merah besar (buang isi)

Garam (secukupnya)

Gula (secukupnya)

Kaldu ayam bubuk (secukupnya)


Langkah-langkah Pembuatan:

1. Siapkan semua bahan, panaskan minyak secukupnya, tumis bumbu halus hingga harum.

2. Masukkan batang serai, daun jeruk, lengkuas dan jahe ke dalam tumisan bumbu, aduk rata.

3. Masukkan udang yang telah dibersihkan, aduk rata.

4. Tambahkan sedikit air agar bumbu meresap dan udang matang sempurna saat dimasak.

5. Tambahkan tomat, aduk rata kembali, koreksi rasa.

6. Jika udang sudah matang dan bumbu meresap sempurna, angkat sambal goreng udang.

7. Sajikan sambal goreng udang bersama nasi hangat putih dan makanan pendamping lain sesuai selera. (Mimi Rohmitriasih/Fimela.com)


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Keindahan dan Misteri Berpadu di Pantai Selatan Jember

Liputan6.com, Jember – Salah satu obyek wisata bahari pantai selatan Kabupaten Jember, Jawa Timur menyuguhkan pemandangan menawan. Bentangan bukit dan pantai bak lukisan alam berjajar sepanjang pantai selatan Jember,  mulai dari Pantai Paseban di Kecamatan Kencong, Pancer Puger, Watu Ulo Kecamatan Ambulu, Pantai Pasir Putih Malikan, Bande Alit Kecamatan Tempurejo, seperti lukisan alam.

Sementara perahu-perahu nelayan berlalu lalang dengan segala aktivitasnya menjadi pemandangan menarik tersendiri. Selain tempat-tempat tersebut menyuguhkan pemandangan indah, juga sebagai urat nadi kehidupan ekonomi masyarakat nelayan sekitar pantai.

Pantai Puger yang terletak kurang lebih 40 kilometer dari Kabupaten Jember juga jadi tujuan orang yang suka memancing. Di pantai ini juga terdapat TPI (Tempat Pelelangan Ikan) yang menjual ikan hasil tangkapan nelayan Puger dan Payangan Desa Sumber Rejo Ambulu. Tidak heran, jika pantai Puger menjadi titik temu antar nelayan.

“Banyak nelayan luar Puger sandar di sini. Seperti nelayan dari Madura, Probolinggo, dan Kalimantan,” ucap Hafid (36) nelayan setempat, Jumat 15 Fberuari 2019.

Daya tarik wisatanya terletak di sekitar Pantai Puger, baik dari Cagar Alam Puger Watangan maupun pesona Sumber Air Kucur di Pantai Kucur. Pantai Puger juga merupakan gerbang keluar menuju Cagar Alam Pulau Nusa Barong.

Aura mistis dirasakan, apalagi saat tradisi larung sesaji yang diadakan setiap tahunnya, tiap bulan Suro. Kedua tempat nelayan dan wisata bahari terpopuler di pantai selatan, nelayan Watu Ulo pantai Payangan Ambulu dan Puger menggelar acara petik laut secara rutin. Selain itu juga menggelar doa bersama sebulan sekali.

“Kami menggelar petik laut dengan melakukan larung sesaji, supaya diberi keberkahan dan keselamatan dan tangkapan ikan yang melimpah, setiap bulan suro,” kata Ketua Forum Nelayan Payangan, Heri Suryata.

2 dari 3 halaman

Tradisi Turun Temurun

Hal ini dilakukan untuk minta perlindungan kepada Allah, supaya dijauhkan dari marabahaya, dan mendapatkan rezeki yang berkah. Tradisi ini sudah menjadi kebiasaan dan turun – temurun, jika tidak dilakukan khawatir terjadi musibah terhadap warga.

Hal senada juga diucapkan Nidom (48) nelayan Puger. Kata Nidom, tradisi dan mitos yang ada di sepanjang Pantai Puger hingga Pantai Kucur memang sudah turun- temurun adanya. Nidom menjelaskan, selain fungsi sesajen seba­gai ucapan syukur kepada Yang Maha. Fungsi sesajen itu sendiri dianggap juga seba­gai penunjuk arah mata angin.

Mereka percaya, arah mata angin merupakan kompas keberuntungan ketika melaut. Jika sesajen terse­but berlabuhnya ke arah utara dan berhenti lama di tengah laut, maka di situlah letak kumpulnya ikan.

Jadi tidak mengherankan jika arah angin, kompas dan perahu merupakan guratan urat nadi kehidupan warga pesisir Pantai Puger yang lekat akan mitologi tersebut. Dan yang terpenting, diberikan rasa keberanian ketika menerjang ganasnya ombak laut Selatan serta diberikan perlindungan dari serangan gaib, baik dari ilmu hitam antar nelayan ataupun kemalangan.

“Makanya den­gan adanya larungan sesaji ini, berharap kedamaian selalu muncul di hari para nelayan. Intinya, jangan sampai terjadi perbuatan celaka gara-gara mencari ikan,” tutur Nidom.

Sementara nelayan lainnya, Muhamad Edy Susanto menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah SWT, diberi keselamatan. Sebab, sejak menjadi nelayan Puger, mulai tahun 1975, sudah mengalami 12 kali kecelakaan.

“Alhamdulillah 12 kali kecelakaan, diterjang ombak saat memasuki pintu pelawangan pantai Pancer Puger, masih diberi keselamatan,” tutur pria yang biasa dipanggil Cak Mat ini.

3 dari 3 halaman

Jadi Menantu Nyi Roro Kidul

Cak Mat menjelaskan, pelawangan Puger adalah tempat yang paling berbahaya dan sudah puluhan perahu dan kapal nelayan, karam saat memasuki pintu pelawangan. Bahkan sudah banyak korban yang meninggal dunia dan hilang yang hingga saat ini belum ditemukan.

“Kepercayaan warga setempat, nelayan yang hilang dan belum ditemukan, dipek mantu Nyi Roro Kidul dijadikan menantu Nyi Roro K idul),” tutur Cak Mat.

Hingga saat ini ada satu tempat di sekitar pantai Pancer yang masih misteri yakni Palung Nyonya. Sehingga wisatawan bahkan warga setempat dilarang mandi di tempat tersebut. Sebab, tempat tersebut terkenal angker dan berbahaya. Jika mandi ditempat tersebut, bisa kesedot dan mayatnya akan keluar lagi di sekitar pintu pelawangan Puger.

“Jika terjadi Kecelakaan di pelawangan, korban terseret arus ke arah barat dan masuk Palung Nyonya, maka mayatnya akan keluar di timur lagi (di pintu pelawangan Puger),” katanya.

Mengapa hal itu, bisa terjadi hingga saat ini, tidak ada yang tahu. Meski demikian, nelayan tetap tidak gentar, apalagi takut melaut.

“Setinggi apapun ombaknya, kami akan tetap melaut, selama ada ikannya. Kalau paceklik ikan kami tidak melaut. Tapi bukan karena takut, tapi karena ikan tidak keluar. Kami hanya takut lapar saja,” katanya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

KTM Kecam Keputusan Honda Depak Pedrosa

Liputan6.com, Wina – CEO KTM, Stefan Pierer tak habis pikir dengan sikap Repsol Honda yang mendepak Dani Pedrosa dari jajaran pembalap di MotoGP 2019. Kini, KTM menampung Pedrosa sebagai pembalap penguji.

Repsol Honda lebih memilih untuk merekrut Jorge Lorenzo sebagai tandang Marc Marquez. Pierer sangat mengecam keputusan Honda yang tidak menghargai loyalitas Pedrosa selama 14 tahun.

“Tidak seperti orang Jepang, kami menganggap (gagasan) keluarga secara harfiah. Kami berdiri di sisi orang-orang kami pada masa yang baik dan buruk. Ketika seorang pembalap cedera, Anda berdiri di sampingnya,” ujar Pierer seperti dikutip Motorsports.

“Anda harus membayangkan Dani Pedrosa didepak semalam setelah 14 tahun dengan Honda. Betapa piciknya Anda? Dia adalah pahlawan! Dia adalah duta besar!”

Dia mengatakan Pedrosa memilih pindah ke KTM karena kebersamaan di tim ini. “Apa yang orang lain lakukan dengan uang, saya berusaha untuk mencapainya dengan keluarga,” ujar Pierer.

“Banyak pembalap saya sekarang dalam manajemen. Lihatlah (juara dunia motocross, sekarang KTM Motorsports Director) Pit Beirer. Itulah yang membuat kami istimewa.”


2 dari 3 halaman

Absen Tiga Bulan

Menjalani operasi bahu, Pedrosa harus absen tes pramusim Sepang. Bahkan ia juga dihadapkan proses pemulihan yang kemungkinan memakan waktu hingga tiga bulan.

Meski begitu, Manajer Tim KTM, Mike Leitner gembira atas masukan The Little Samurai pada RC16 usai uji coba privat di Jerez tahun lalu.

“Saya rasa dia akan benar-benar fit pada akhir April atau awal Mei, jika semuanya berjalan seperti yang dikatakan para dokter,” ucap mantan kepala mekanik Pedrosa itu.

“Dia telah memenangi Grand Prix yang tak terhitung jumlahnya dan telah berada di MotoGP selama bertahun-tahun. Dia dapat membantu kami di mana-mana.”

3 dari 3 halaman

Perspektif Lain

Leitner menambahkan, memiliki perspektif dari sang mantan pembalap Honda akan berguna. Apalagi jika melihat Pol Espargaro, Johann Zarco dan Hafizh Syahrin yang semuanya berasal dari pabrikan garpu tala.

“Itu tidak direncanakan, tetapi banyak pembalap kami datang dari Yamaha. Itu sebabnya sangat menyegarkan untuk mendapatkan pembalap dari pabrikan lain, karena dia melihat dan menjelaskan berbagai hal secara berbeda,” terangnya.

Mengenai fisik Pedrosa yang kelewat mungil, Leitner menyangkal hal tersebut bakal membuatnya tak cocok dalam menjalankan peran penguji.

Khofifah-Emil hingga 2 Eks Kapolri Jenguk Ani Yudhoyono di Singapura

Jakarta – Istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono, kembali kedatangan tamu yang membesuknya di Singapura. Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak ikut membesuk Ani.

Berdasarkan laporan Koresponden CNN Indonesia Rivana Pratiwi di National University Hospital (NUH), Sabtu (16/2/2019), Khofifah-Emil datang menjenguk bersamaan. Keduanya berbincang dengan Ani lewat sambungan video call.

“Alhamdulillah saya dan Mas Emil saya rasa diberi kesempatan yang sangat baik, kami bisa videocall, dan saya melihat Bu Ani wajahnya fresh dan menurut saya beliau tetap jernih,” kata Khofifah.


Khofifah mendoakan Ani Yudhoyono segera sembuh dari sakit kanker darah. Sementara itu, Emil Dardak mengaku perasaannya campur aduk saat tahu Ani Yudhoyono sakit kanker darah ketika dia dan Khofifah hendak dilantik Presiden Joko Widodo.

“Terus terang perasaan agak campur aduk pas pelantikan karena kita saya denger itu kabar persis waktu mau berangkat dari hotel ke Istana. Biar bagaimanapun saya juga punya nostalgia saat nganterin ayah saya dilantik Pak SBY tahun 2009,” jelas Emil.

“Tentunya tadi melihat Pak SBY yang sangat berusaha tabah,” imbuh Emil

Selain Khofifah dan Emil, mantan Kapolri Jenderal (Purn) Timur Pradopo dan mantan Kapolri Jenderal (Purn) Sutarman juga menjenguk Bu Ani Yudhoyono.
(gbr/elz)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Usai Lakukan Tindik Hidung, Gadis Ini Malah Alami Kelumpuhan

Liputan6.com, Jakarta Tindik adalah salah satu tren yang masih awet hingga saat ini. Banyak orang yang menindik bagian tubuhnya seperti hidung atau area tubuh lainnya untuk memperindah penampilan.

Namun siapa yang menyangka bahwa melakukan penindikan pada anggota tubuh akan mengakibatkan kelumpuhan. Hal ini ternyata dialami oleh gadis 20 tahun asal Brazil bernama Layane Dias.

Dilansir oleh Liputan6.com dari WorldofBuzz, Sabtu (16/2/2019), akibat menindik hidungnya, Layane saat ini harus menggunakan kursi roda untuk beraktivitas. Dokter menduga kelumpuhan ini disebabkan oleh infeksi bakteri bernama Staphylococcus aureus.

2 dari 4 halaman

Hidung Mulai Meradang

Peristiwa ini dimulai pada Juli 2018 lalu ketika Layane mencoba untuk menindik hidungnya. Beberapa minggu usai penindikan, Layane merasa ada yang aneh pada hidungnya. Ia merasakan bengkak dan meradang pada ujung hidungnya. Selain itu ia juga merasakan sakit pada kedua kakinya.

Awalnya, Layane mengabaikan peradangan tersebut. Ia juga tak curiga akan ada sesuatu buruk yang terjadi padanya.

“Saya pikir itu hanyalah sebuah bintik kecil, tetapi itu menyebabkan demam. Saya coba menyembuhkannya sendiri, saya memakaikan krim dan seminggu kemudian, bintik itu menghilang,” katanya.

Malangnya usai bintik tersebut menghilang, Layane justru merasakan sakit pada kedua kakinya dan tak kunjung hilang. Rasa sakit yang semakin memburuk dan tak tertahankan ini membuatnya harus dilarikan kerumah sakit.

3 dari 4 halaman

Kasus Luar Biasa

Awalnya para dokter bingung dengan gejala-gejala yang dialami oleh gadis ini. Namun hasil pemeriksaan darah menyatakan bahwa ada bakteri Staphylococcus aureus dalam aliran darahnya. Kasus ini merupakan kasus yang tidak biasa.

Para dokter kemudian bertanya kepada Layane apakah ada luka di hidungnya, karena bakteri ini biasanya ditemukan di hidung. Saat itulah Layane memberi tahu para dokter tentang penindikannya yang terakhir. Sekadar informasi, sekitar 30% orang memiliki bakteri ini di hidungnya.

Sayangnya, rasa sakit luar biasa pada kedua kakinya perlahan berubah menjadi mati rasa yang membuat Layane tak dapat berjalan. Layane segera dipindahkan ke rumah sakit lain dan dari hasil MRI mengungkapkan bahwa ia memiliki 500 mm nanah yang menekan tiga tulang belakang di bagian sumsum tulang belakangnya.

Layane segera dipindahkan ke ruang operasi untuk operasi darurat karena nanah tersebut dapat menyebabkan infeksi fatal. Dokter bedah, Oswaldo Riberio yang telah malang melintang di dunia medis selama 15 tahun mengatakan belum pernah melihat infeksi bakteri yang disebabkan oleh penindikan.

“Ketika cairan dikeluarkan, sumsumnya terkompresi dan ini mencegah kondisinya memburuk,” kata ahli bedah tersebut. Operasi tersebut sukses tetapi Layane tetap tidak dapat menggunakan kedua kakinya. Kemungkinan terbesar yang harus dihadapi Layane adalah ia harus duduk di kursi roda selama sisa hidupnya.

4 dari 4 halaman

Tetap Menikmati Hidup

Saat mengetahui bahwa Layane harus terus bergantung dengan kursi roda, awalnya ia merasa sedih dan terpukul. Namun kemudian ia mendapat kekuatan saat melihat orang-orang seusianya yang juga menggunakan kursi roda.

“Saya sangat terpukul. Pada awalnya, ini adalah situasi yang sangat menyedihkan. Hidup saya banyak berubah tetapi saya merasa bahagia ketika meninggalkan rumah sakit. Saya telah bertemu anak muda lainnya yang menggunakan kursi roda dan saya menyadari bahwa saya bisa bahagia seperti ini (di kursi roda),” katanya.

Layane percaya bahwa ia juga dapat tetap bahagia meski harus beraktivitas dengan kursi roda. Saat ini Layane sudah aktif bermain bola basket dan bola tangan.