RI Impor Bawang Putih (Lagi), Bagaimana Produksinya?

Jakarta – Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan mengeluarkan izin impor bawang putih. Izin tersebut dikeluarkan kepada tujuh perusahaan dari delapan yang mengajukan.

Langkah ini diambil untuk mengendalikan harga bawang putih yang sempat melambung tinggi. Pemerintah mengaku bahwa pasokan bawang putih yang semakin menipis menjadi penyebab utama komoditas ini melambung tinggi harganya.

Direkrorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Tjahya Widayanti menjelaskan bahwa penyediaan bawang putih di Indonesia 95%-nya merupakan hasil impor, dan hanya 5% saja yang merupakan stok dalam negeri.


Bagaimana data produksi bawang putih di Indonesia?

Mengutip data Kementerian Pertanian, produksi bawang putih sejak 2015 memang tak banyak mengalami perubahan dan cenderung menurun. Pada 2015, produksi bawang putih RI adalah sebesar 20.294 ton.

Lalu di 2016, naik mencapai 21.150 ton. Namun angkanya turun cukup drastis di 2017 menjadi hanya 19.510 ton. Lebih rendah dari produksi 2015 dan 2016.

Produktifitas bawang putih ini sangat berhubungan dengan penurunan luas panen yang terus mengalami penurunan. Pada 2015, luas panennya hanya 2.563 ha, lalu di 2016 menurun menjadi 2.407 ha dan di tahun 2017 kembali turun menjadi 2.146 ha.

Bila membandingkan angka konsumsi dan produksi bawang putih yang ada, memang saat ini tampak ada ketimpangan. Di mana, jumlah produksi bawang putih masih sangat timpang dengan besarnya konsumsi.

Mengutip buletin konsumsi pertanian semester 2 2018, tercatat konsumsi bawang putih secara nasional mencapai 500.000 ton, sementara produksinya tak lebih dari 20.000 ton atau tepatnya hanya 19.510.

Kondisi ini kian menjadi tantangan lantaran Kementan memprediksi konsumsi bawang putih tahun 2017 hingga 2019 diperkirakan meningkat rata-rata sebesar 7,88%. (dna/dna)

Gaya Nyoblos Menteri Jokowi: Semua Putih, Kecuali Opung Darmin

Rabu, 17 Apr 2019 14:51 WIB

Foto Bisnis

Dok detikcom – detikFinance

Jakarta – Sejumlah menteri Kabinet Kerja kompak berbaju putih saat mencoblos. Hanya Menko Perekonomian Darmin Nasution yang memakai batik.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menggunakan hak pilihnya di TPS 077 RT 02/10, Jalan Mandar Sektor 3A, Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, Banten. Hendra Kusuma/detikcom.

Kenakan Kemeja Putih, Idrus Marham Tunjukkan Jempol Saat Akan Mencoblos

Liputan6.com, Jakarta – Mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham mengenakan kemeja berwarna putih dengan celana warna sepadan saat tiba di Rumah Tahanan (Rutan) KPK, Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019).

Idrus Marham tiba di Rutan KPK sekitar pukul 11.15 WIB bersama dengan para tahanan lainnya. Mereka hendak menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019 ini.

Idrus juga sempat memperlihatkan salam jempol tanda mendukung pasangan calon Joko Widodo alias Jokowi dan Ma’ruf Amin.

Menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, TPS di Gedung Merah Putih KPK merupakan cabang dari TPS 012 Kelurahan Guntur, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.

“Nantinya proses penghitungan akan ikut TPS 012,” ujar Febri saat dikonfirmasi, Rabu (17/4/2019).

Proses pemungutan suara sendiri direncakan pukul 11.00 WIB. Namun hingga pukul 11.20 WIB pemungutan suara Pemilu 2019 belum dimulai. Rencananya, sebanyak 63 tahanan akan mencoblos di TPS ini.

“Dari koordinasi terakhir akan disediakan sekitar 4 bilik suara untuk mempermudah dan mempercepat proses pemungutan suara,” jelas Febri.

Amplop Putih Diamankan Bawaslu dari OTT Pria di Depan Posko M Taufik

Jakarta – Seorang pria terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di depan rumah pemenangan Wakil Ketua DPRD DKI M Taufik. Saat OTT, petugas Bawaslu mengamankan amplop yang diduga digunakan untuk serangan fajar.

“Iya dugaannya gitu karena di sana mau ada rencana kegiatan, barang buktinya sudah ada berupa amplop. Amplop warna putih. Tapi isinya berapa kita belom tahu,” ungkap Ketua Bawaslu DKI Jakarta Utara, M Dimyati di kantornya, Jl Deli, Koja, Jakut, Selasa (16/4/2019).

Adapun pria yang ditangkap bernama Charles Lubis. Ia ditangkap kemarin, Senin (15/4) sore di depan rumah pemenangan M Taufik di Warakas, Jakut. M Taufik kembali maju sebagai Caleg DPRD DKI di Pileg 2019 nanti.


Menurut Dimyanti, Charles Lubis sudah merencanakan akan mengumpulkan pihak-pihak yang akan dimanfaatkan untuk serangan fajar itu. Posko pemenangan M Taufik pun disebutnya ramai saat penangkapan.

“Rencananya semalem mau ada kegiatan ngumpulin saksi saksi, RW yang jadi korwil,” jelas Dimyati.

“(Kondisi posko) ramai, saksi sudah sebagian dateng, Pak Taufik juga ada rencana hadir di situ, tapi belum ada,” sambungnya.

Meski posko itu diketahui merupakan rumah pemenangan M Taufik, namun Taufik tak tinggal di sana. Namun M Taufik kerap datang ke tempat tersebut.

“Pak Taufik kan nggak tinggal disitu, hari hari tertentu aja di situ,” tutur Dimyati.
(elz/tor)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Indahnya Lucky Bay, Pantai Kanguru Berjemur dan Berpasir Paling Putih di Australia

Liputan6.com, Esperance – Publik Australia tengah terobsesi dengan Lucky Bay, sebuah pantai terpencil di dalam kawasan taman nasional Cape Le Grand. Bukan sembarang pantai, lokasi ini menawarkan berbagai keajaiban langka dalam satu tempat.

Lucky Bay menjadi satu dari sedikit pantai di Australia, di mana pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan kawanan kanguru, yang kerap bersantai di atas hamparan pasir putih ketika menjelang sore.

Lokasi terpencil ini juga menjadi salah satu lokasi terbaik di dunia untuk menyaksikan langsung migrasi paus di musim dingin, yang berlangsung antara Juni hingga Agustus. Menariknya, tidak perlu menaiki perahu ke tengah laut untuk melihatnya, melainkan cukup dari tepi pantai.

Namun, lebih dari itu, satu hal yang membuat Lucky Bay menjadi perbincangan banyak orang karena pasir pantainya yang diklaim paling putih di Australia, dan kemungkinan juga sedunia.

Bukan sebatas promosi, namun klaim tersebut telah terbukti secara ilmiah, bahkan sebanyak dua kali.

Menurut Mark Adamson, operator wisata yang mengantarkan Liputan6.com menjelajah Lucky Bay dalam agenda post famil Australia Tourism Exchange (ATE) 2019, inisiatif untuk memulai penilaian ilmiah terhadap kadar keputihan pasir pantai dimulai pada 2006 silam.

Penelitian itu dipimpin oleh Noel Schoknecht, seorang ilmuwan tanah asal Swiss yang tergelitik untuk membuktikan klaim negara bagian New South Wales, Australia, bahwa pasir pantai Hellfire yang dimilikinya adalah terputih di dunia.

“Peneliti kemudian mengumpulkan contoh pasir dari sedalam 10 sentimeter dari permukaan zona aktif, yang berada di antara air laut dan bukit pasir. Berdasarkan hasil pengamatan, ditemukan bahwa pasir pantai Lucky Bay menempati posisi pertama, sedangkan Hellfire Bay berada di urutan kelima,” jelas Adamson.

Adapun posisi kedua dan ketiga, menurut Adamson, ditempati oleh Pantai Hyams Beach di negara bagian New South Wales, dan White Beach di Pulau Boracay, Filipina. 

Berhasil Mempertahankan Klaim Ilmiah

Pembuktian tersebut kembali teruji secara ilmiah pada tantangan beberapa tahun setelahnya, ketika pantai Whitehaven di Queensland, Austrlia, menantang sebagai pemilik pasir pantai paling putih di dunia.

Dua ekor kanguru duduk bersantai di atas pasir putih pantai Lucky Bay, negara bagian Australia Barat (Liputan6.com/Happy Ferdian)

“Kali ini, pendekatan ilmiah yang lebih ketat digunakan, mengukur pantulan spektral pada sampel pasir pantai, dan Anda tahu, hasilnya hanya berselisih seidkit lebih unggul. Lucky Bay tetap menjadi yang terputih di dunia,” ujar Adamson seraya menunjukkan tektur unik dari pasir terkait.

Adamson mengatakan bahwa putihnya pantai bergantung pada komposisi dan ukuran partikel pasir.

Pasir paling putih biasanya memiliki butiran halus seperti susu atau kuarsa buram dan tidak adanya kotoran. “Tetapi sampai Anda melihat pasir berdampingan, sulit untuk mengetahui mana yang paling putih,” kata Adamson.

“Menariknya, di mana pun letak pantai berpasir paling putih, hanya Australia yang memilikinya paling banyak, dan ini harus dijaga dengan baik,” pungkasnya.

PPLN Dhaka Jelaskan ‘Baju Putih yang Tertukar’ di Banner Saat Pencoblosan

Jakarta – Foto capres-cawapres di banner yang terpasang saat pencoblosan Pemilu 2019 di Dhaka, Bangladesh ramai dibahas karena berbeda dengan foto di surat suara. PPLN Dhaka lalu memberi penjelasan.

“Banner visi dan misi capres dan cawapres yang dipasang oleh PPLN Dhaka dan digunakan sebagai pembatas antara bilik suara dan meja tinta adalah banner sosialisasi Pemilu yang sudah dicetak sejak September 2018 jauh sebelum ditetapkan foto resmi dari KPU yang akan digunakan pada surat suara,” kata Ketua PPLN Dhaka, Teguh Iryadi, dalam keterangan tertulis, Senin (15/4/2019).

Teguh mengatakan saat banner dicetak, belum ditentukan foto dan pakaian capres 2019 yang akan tercetak di kertas suara. Saat pencoblosan pada 12 April 2019, banyak WNI yang datang belum mendapat sosialisasi dan tidak mengenal capres.

“Rata-rata WNI di Bangladesh adalah wanita yang menikah dengan pria Bangladesh saat bekerja sebagai TKI di Malaysia dan Timur Tengah. PPLN Dhaka berinisiatif untuk memajang kembali banner visi dan misi Capres 2019 yang digunakan untuk sosialisasi sebelumnya,” jelasnya.

PPLN Dhaka menegaskan bahwa bahwa banner itu dipasang murni untuk sosialisasi. Tidak ada niatan PPLN Dhaka untuk condong ke salah satu calon.

“Tidak ada niat dari PPLN Dhaka sama sekali untuk memenangkan salah satu paslon dalam pemasangan banner tersebut. Pemasangan banner yang digunakan pada sosialisasi sebelumnya murni hanya untuk menunjukkan visi misi paslon bagi WNI yang tidak terpapar sosialisasi,” tutup Teguh.
(imk/tor)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Arti Kemeja Putih dan Jas di Debat Pilpres 2019

Liputan6.com, Jakarta – Debat Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019 sudah berakhir. Debat Pilpres putaran kelima berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu, 13 April 2019 dan diikuti oleh pasangan Capres dan Cawapres Jokowi- KH Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Tak hanya soal materi debat, penampilan kedua pasangan dalam berpakaian juga cukup menarik. Dalam debat yang dimoderatori oleh Balques Manisang dan Tomy Ristanto itu, perbedaan latar belakang budaya mempengaruhi pemilihan busana yang dikenakan.

Pasangan Jokowi dan Ma’ruf konsisten mengenakan busana atasan berwarna putih. Sementara pasangan Prabowo-Sandiaga sejak awal juga kompak memakai setelah jas.

Menurut konsultan fesyen, Amy Wirabumi hal ini dikarenakan adanya perbedaan latar belakang budaya dan keluarga dari masing-masing pasangan Capres dan Cawapres sehingga merupakan hal yang wajar kalau keduanya berbeda gaya.

“Jad ada dasar latar belakang mereka masing-masing. Jokowi dari keluarga sederhana, yang pasti beliau merasakan kalau kemeja putih itu adalah baju yang rapih, yang paling mudah didapat dengan harga terjangkau. Begitu pula dengan Ma’ruf Amin sebagai Kyai, yang pasti juga sering berpakaian putih dalam acara debat,” terang Amy, dilansir dari Antara, Sabtu, 13 April 2019. Lalu bagaimana dengan Prabowo-Sandi?

Ikut Dampingi Jokowi di Konser Putih, JK: Persahabatan Seumur Hidup

Jakarta – Wapres Jusuf Kalla (JK) ikut mendampingi capres petahana Joko Widodo di Konser Putih Bersatu. JK pun menyampaikan pesannya.

“Bahwa politik itu 5 tahun, persahabatan seumur hidup,” ujar JK lewat akun Instagram resminya, @jusufkalla, Sabtu (13/4/2019).

Sore tadi, JK ikut menghadiri Konser Putih Bersatu di Stadion GBK, Jakarta. Ia berdiri di samping cawapres Ma’ruf Amin, dengan Jokowi berada di sisi tengah.


JK yang juga memakai baju putih itu pun memposting foto bertiga dengan Jokowi dan Ma’ruf Amin di atas panggung Konser Putih Bersatu. Satu foto lainnya yang ia posting adalah foto berdua dengan Jokowi pada momen yang sama.

Seperti diketahui, JK tak lagi bisa mendampingi Jokowi di Pilpres karena terhalang undang-undang. Alasannya karena JK sudah dua kali menjadi wapres. Periode pertama adalah ketika ia menjadi Wapres Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 2004-2009.

Di Konser Putih Bersatu, Jokowi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wapres JK. Ucapan spesial tersebut ia sampaikan di hadapan para pendukungnya.

“Terima kasih spesial kepada Pak JK, yang telah 4,5 tahun mendampingi saya dalam kesulitan, dalam menghadapi tantangan tantangan, sehingga sampai hari ini negara berjalan dengan baik,” kata Jokowi di panggung Konser Putih Bersatu di GBK, Senayan, Jakarta, Sabtu (13/4).

Di tengah pidato Jokowi, Wapres JK dan Ma’ruf Amin menghampiri Jokowi. Keduanya menyapa pendukung bersama-sama.

(elz/tor)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Hadiri Konser Putih Bersatu, Tika Panggabean Pilih Naik MRT

Wanita satu-satunya di Project Pop ini mengaku terharu dengan antusias masyarakat yang menghadiri Konser Putih Bersatu untuk mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Jadi sebenarnya aku terharu dan rasa bahwa masyarakat Indonesia mereka betul mencintai Pak Jokowi dan juga Pak Amin,” tambahnya. (Antaranews.com)