Puluhan Ribu Petani di India Berunjuk Rasa Tuntut Penyelesaian Krisis Pangan

Liputan6.com, New Delhi – Puluhan ribu petani India dilaporkan berbaris ke parlemen di ibukota, Delhi, untuk menyoroti krisis agraria yang semakin mendalam.

Mereka tiba pada Kamis 29 November dari seluruh penjuru India, dan mengadakan demonstrasi menuntut harga pangan yang lebih baik, keringanan pengajuan bantuan dan pinjaman.

Dikutip dari BBC pada Jumat (30/11/2018), pertanian India telah dirusak oleh semakin menipisnya permukaan air dan menurunnya produktivitas selama beberapa dekade.

Ini adalah protes petani keempat dalam satu tahun terakhir.

Petani membuat blok suara penting di negara itu dan, analis mengatakan –mengingat skala protes– ketidakpuasan mereka bisa memukul telak Partai Bharatiya Janata (BJP) yang berkuasa dalam pemilihan umum tahun depan.

“Kami memilih kebijakan BJP, tetapi sikap anti-petani dari pemerintah telah memukul kami dengan keras,” kata Lakhan Pal Singh, salah satu petani yang berpartisipasi dalam pawai tersebut.

Salah satu tuntutan utama mereka adalah sesi parlementer khusus untuk membahas solusi atas krisis agraria, termasuk pengabaian pinjaman penuh dan harga tanaman yang lebih tinggi.

Setengah dari populasi India bekerja di pertanian, tetapi sektor tersebut hanya berkontribusi 15 tersebut terhadap pendapatan domestik bruto (PDB) negara.

Di sebagian besar negara bagian, pemerintah dinilai kurang cepat membayar petani lebih banyak untuk hasil panen mereka.

Para petani India juga berjuang dengan utang kepada bank dan pemberi pinjaman uang. Lebih dari itu, kegagalan panen memicu aksi bunuh diri dengan intensitas yang mengkhawatirkan, di mana setidaknya 300.000 petani telah meninggal dengan cara itu sejak 1995.

Anak-anak perempuan, istri dan anggota keluarga petani lainnya yang turut terkena dampak dari kegagalan panen dan menumpuknya utang, juga berpartisipasi dalam protes tersebut.

Simak video pilihan berikut:

Seorang bocah India memiliki kemampuan yang tidak biasa. Ia mampu menyalakan lampu hanya dengan menyentuh bohlam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *