HEADLINE: MRT Jakarta, Ikon Baru yang Terwujud Setelah Penantian 34 Tahun

Liputan6.com, Jakarta – Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK tampak semringah. Tiba di Stasiun Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu 20 Februari 2019 pukul 10.30 WIB, JK dan rombongan langsung naik kereta mass rapid transit (MRT) Jakarta menuju Stasiun Lebak Bulus. Sepanjang perjalanan, JK tampak menikmati moda transportasi baru Ibu Kota ini.

Didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar, JK tak hanya menjajal rasanya jadi penumpang. JK yang mengenakan batik panjang dan bertopi hitam itu juga duduk di kursi masinis saat kereta kembali menuju Stasiun Bundaran HI.

“Sistem ini cocok kalau untuk Jakarta, (karena) penduduknya 10 juta. Pokoknya 10 tahun minimum 200 kilometer harus jadi, baru Jakarta akan bersaing sebagai kota metropolitan,” ujar JK usai mencoba moda transportasi yang diberi nama Ratangga oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu.

Ratangga atau MRT Jakarta memang belum beroperasi secara reguler, namun terus melakukan uji coba setiap harinya hingga diresmikan pada akhir Maret mendatang. Uji coba itu pun belum bisa mengikutkan warga Ibu Kota.

“MRT baru beroperasi penuh antara tanggal 24 Maret dan 31 Maret. Minggu depan uji coba penuh (full trial run), tapi masih belum bisa melibatkan publik. Publik baru bisa mencoba tanggal 12 Maret dan harus mendaftar melalui website MRT,” terang Corporate Secretary PT MRT Jakarta Muhammad Kamalludin kepada Liputan6.com, Jumat (22/2/2019).

Usai melakukan pendaftaran, nantinya masyarakat akan mendapatkan quick response (QR) code atau bukti pendaftaran yang perlu dicetak. Bukti itu nantinya perlu dibawa pada saat mau menjajal naik MRT. Masyarakat yang ingin naik Ratangga secara gratis itu pun tak dibatasi oleh kuota.

Selama masa uji coba tersebut, lanjut dia, masyarakat yang akan menggunakan MRT tidak akan dipungut biaya sama sekali alias gratis. Di sisi lain, jumlah kereta yang disediakan masih dibatasi karena belum diluncurkan secara resmi.

“Nanti prosedurnya masih kita susun, dan batas (jumlah masyarakat) masih kita tentuin, kemudian aksesnya dari stasiun mana dulu. Ini juga belum langsung serempak 13 stasiun langsung full pelayanan, kan masih belum bayar, masih gratis, makanya kita atur dulu,” jelas Muhammad Kamalludin.

Pada Fase I ini, MRT Jakarta memiliki 13 stasiun. Tujuh di antaranya adalah stasiun layang yang berada di Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Blok A, Blok M, dan Sisingamangaraja. Sedangkan stasiun bawah tanah berada di Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan Bundaran Hotel Indonesia.

Jika sudah beroperasi penuh dan semua stasiun telah dibuka untuk melayani jalur perjalanan sepanjang 15,7 kilometer, pihaknya meyakini Ratangga bisa membawa 130 ribu penumpang setiap harinya. Namun, bukan hanya jumlah penumpang yang menjadi perhatian PT MRT Jakarta, melainkan adanya perubahan budaya warga Ibu Kota.

“Kita tentunya ingin mengembangkan budaya mengantre dengan tertib dan teratur, untuk kemudian beralih ke moda lain seperti bus umum dan kendaran pribadi maupun online di tempat yang sudah ditentukan secara disiplin,” ujar Muhammad Kamalludin.

Hanya saja, dia belum mengetahui tarif atau ongkos yang akan dikenakan bagi penumpang Ratangga nantinya. “Tarif akan diumumkan Pemprov DKI,” pungkas dia.

Sementara, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan pihaknya sedang melakukan kajian final untuk menghitung tarif MRT Jakarta. Dia menyebutkan, kajian tarif MRT Jakarta bakal dihitung berdasarkan jarak per kilometer.

“Tinggal diumumkan, sebelum data lengkap saya tidak akan umumkan (angkanya),” kata Anies saat ditemui di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (22/2/2019).

Oktober 2018 lalu, PT MRT Jakarta mengajukan tarif jarak terjauh, Stasiun Lebak Bulus-Hotel Indonesia sebesar Rp 13 ribu. Usulan tarif ini sudah diserahkan kepada Pemprov DKI Jakarta untuk diputuskan.

Angka tersebut berasal dari kajian tentang kesanggupan masyarakat membayar ongkos perjalanan MRT. Hasilnya, masyarakat akan membayar Rp 8.500 untuk 10 kilometer pertama. Sedangkan untuk rute selanjutnya, formulasi biaya yang dibebankan adalah Rp 700 per kilometer.

Sementara pada peninjauan November tahun lalu, Presiden Jokowi memperkirakan tarif perjalanan menggunakan Ratangga paling tinggi Rp 9.000.

“Tarifnya Rp 8.000 sampai Rp 9.000,” kata Jokowi di Stasiun Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa 6 November 2018.

2 dari 3 halaman

Melayang Bisa, Masuk Terowongan Ayo

Mimpi buruk warga Jakarta akan kemacetan yang setiap hari terpampang di depan mata agaknya bakal segera berkurang. Mulai Maret mendatang, Jakarta akan memiliki sistem transportasi mass rapid transit (MRT) yang diharapkan pemerintah menjadi langkah pertama menghapus kemacetan di Ibu Kota.

Sarana transportasi yang kini juga populer dengan istilah Moda Raya Terpadu itu diyakini bakal membuat warga pengguna kendaraan pribadi beralih menggunakan MRT Jakarta. Alasannya, moda ini bebas macet, cepat dan modern.

“Inilah saatnya untuk mengubah Jakarta. Inilah saatnya untuk menjadikan Jakarta lebih baik dan bebas dari kemacetan,” kata Direktur MRT Jakarta William Sabandar, beberapa waktu lalu.

Ucapan William tak main-main. Ada tiga moda transportasi berbasis rel yang akan mengepung Jakarta di masa depan. Yakni kereta rel listrik (KRL), light rail transit (LRT) dan MRT. Ketiga moda transportasi dengan sarana kereta tersebut diharapkan mampu melayani mobilitas warga Ibu Kota dalam beraktivitas sehari-hari, sekaligus memangkas kemacetan.

Meski terkesan sama, ketiga moda ini punya beberapa perbedaan baik dari perlintasan, kapasitas penumpang, dan rangkaiannya. LRT atau kereta api ringan, misalnya, mengacu pada beban ringan dan bergerak cepat. Meskipun MRT dan KRL memiliki daya angkut lebih besar, LRT dapat memindahkan penumpang melalui operasi rute yang lebih banyak.

Selain itu, kelebihan dari moda transportasi LRT ini, sistem perlintasannya dibuat melayang sehingga tidak memiliki konflik sebidang yang sering ditemukan di lintasan KRL. Karenanya, headway atau jarak antarkereta dapat dipastikan waktunya.

Sedangkan commuter line atau KRL yang sudah mulai beroperasi sejak tahun 1925 merupakan kereta rel yang menggunakan sistem propulsi motor listrik sebagai penggerak keretanya. KRL yang melayani rute Jabodetabek ini seringkali mengalami konflik sebidang dengan penyeberangan jalur kendaraan mobil dan motor. Hal ini yang kerap menimbulkan kemacetan serta kecelakaan.

Kemudian MRT yang merupakan transportasi dengan transit cepat dan memiliki daya angkut yang lebih besar dari LRT. Perlintasannya dibuat melayang dan bawah tanah, sehingga meminimalisir pertemuan dengan konflik sebidang sama halnya dengan LRT.

Ketika tahap pertama mulai beroperasi pada Maret mendatang, 14 rangkaian kereta MRT akan digunakan untuk layanan harian mulai pukul 05.00 pagi hingga tengah malam. Sementara dua lainnya tetap disiagakan jika terjadi keadaan darurat. Rute ini membentang sejauh 15,7 kilometer antara Lebak Bulus di pinggiran selatan dan Bundaran Hotel Indonesia.

Lebak Bulus adalah lingkungan perumahan yang padat penduduk. Dengan transportasi umum lainnya, dibutuhkan waktu sekitar 90 menit untuk menempuh perjalanan menuju Bundaran HI. Tetapi, dengan MRT waktu perjalanan akan menjadi satu jam lebih pendek atau hanya sekitar 30 menit.

“Kita bersama-sama mencoba MRT dari Bunderan HI sampai di Lebak Bulus sepanjang 16 KM. Ini uji coba terus dan saat tadi kita naik dengan kecepatan 60 km per jam, suaranya dapat dikatakan tidak ada bisingnya, tidak terdengar, menurut saya sangat bagus sekali,” puji Presiden Jokowi usai menjajal MRT di Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa 6 November 2018.

Pada kesempatan itu, Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar juga memaparkan spesifikasi teknis moda yang diberi nama Ratangga ini. Dia mengatakan, kereta MRT Jakarta dibuat oleh perusahaan Nippon Sharyo asal Jepang. Posisi kemudi masinis berada di sisi sebelah kanan karena disesuaikan dengan arah jalur perjalanan kereta.

Seluruh kereta MRT Jakarta dibuat dari material stainless steel. Satu rangkaian kereta MRT Jakarta dapat menampung sebanyak 1.200 penumpang dan jika sangat padat dapat mencapai 1.950 penumpang. Satu unit kereta atau gerbong memiliki 2 unit penyejuk ruangan.

Satu rangkaian kereta nantinya terdiri dari 6 kereta. Pada kereta 1 dan 6 yang merupakan kereta dengan kabin masinis merupakan kereta tanpa motor penggerak atau disebut juga trailer car. Untuk kereta 2 hingga 5 yang merupakan kereta tanpa kabin masinis memiliki masing-masing 1 pantograf tipe single arm dengan motor penggerak atau disebut juga motor.

Dengan semua keunggulan itu, MRT ternyata tak hanya diperuntukkan bagi warga Jakarta. Paling tidak menurut Presiden Jokowi, moda transportasi jenis ini akan terus digeber di kota-kota lain yang memiliki problem serupa dengan Ibu Kota.

“Memang harus berani memulai seperti di sini. Jakarta sudah memulai. Palembang memulai. Nanti Bandung mulai, Surabaya mulai, Medan mulai. Saya kira memang transportasi massal ini adalah masa depan transportasi kita untuk menghindari kemacetan di kota mana pun,” ujar Jokowi.

Pertanyaan sekarang, apakah proses pembangunan moda MRT di kota-kota lain juga akan memakan waktu yang lama seperti di Jakarta?

3 dari 3 halaman

Mimpi Habibie yang Terwujud di Era Jokowi

Keinginan untuk menjadikan Jakarta sebagai kota yang modern, khususnya dari sisi moda transportasi, sudah tercetus sejak lama. Puluhan tahun lalu, banyak sudah studi yang mempelajari pengembangan sarana transportasi modern di Ibu Kota.

Bahkan, sejak 1980 lebih dari 25 studi subjek umum dan khusus telah dilakukan terkait dengan kemungkinan membangun sistem mass rapid transit (MRT) di Jakarta. Sementara dari sisi pemikiran, ide awal transportasi massal ini sudah dicetuskan sejak 1985 oleh Bacharuddin Jusuf Habibie yang ketika itu menjabat Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Tak sekadar mencetuskan gagasan, Habibie juga mendalami berbagai studi dan penelitian tentang MRT. Namun, semua gagasan itu tak kunjung terwujud. Salah satu alasan utama yang membuat rencana itu tertunda adalah krisis ekonomi dan politik pada 1997-1999.

Selepas krisis, Jakarta yang ketika itu dipimpin Gubernur Sutiyoso melanjutkan studi sebelumnya. Selama 10 tahun pemerintahan Sutiyoso (1997-2007), setidaknya ada dua studi dan penelitian yang dijadikan landasan pembangunan MRT.

Pada 2004, Sutiyoso mengeluarkan keputusan gubernur tentang pola transportasi makro untuk mendukung skenario penyediaan transportasi massal, salah satunya angkutan cepat terpadu yang akan digarap pada 2010.

Dilanjutkan Agustus 2005, sub Komite MRT dibentuk untuk mendirikan perusahaan operator MRT. Pada 18 Oktober 2006, dasar persetujuan pinjaman dengan Japan Bank for International Coorporation dibuat.

Perlu dua tahun kemudian atau setahun setelah Fauzi Bowo menggantikan posisi Sutiyoso menghuni Balai Kota Jakarta, PT Mass Rapid Transit Jakarta (PT MRT Jakarta) berdiri pada 17 Juni 2008. Berbentuk badan hukum perseroan terbatas dengan mayoritas saham dimiliki oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Pemprov DKI Jakarta 99.98% dan PD Pasar Jaya 0.02%)​.

Dikutip dari laman www.jakartamrt.co.id, PT MRT Jakarta memiliki ruang lingkup kegiatan di antaranya untuk pengusahaan dan pembangunan prasarana dan sarana MRT, pengoperasian dan perawatan prasarana dan sarana MRT, serta pengembangan dan pengelolaan properti/bisnis di stasiun dan kawasan sekitarnya, serta depo dan kawasan sekitarnya.

Pada tahun yang sama, perjanjian pinjaman untuk tahap konstruksi ditandatangani, termasuk pula studi kelayakan pembangunan MRT. Pada 31 Maret 2009, perjanjian kredit pertama dengan jumlah 48,150 miliar Yen untuk membangun Sistem MRT Jakarta ditandatangani Pemerintah Indonesia dan Japan International Corporation Agency (JICA) di Tokyo, Jepang. Secara keseluruhan, paket pinjaman dari JICA untuk pengembangan sistem MRT Jakarta bernilai total ¥ 120 miliar Yen.

Namun, semua itu tak membuat pembangunan MRT dimulai yang berarti janji Fauzi Bowo di masa kampanyenya Pilgub 2007 tak bisa dipenuhi. Pada Pilgub DKI Jakarta 2012, dia berjanji lagi bakal mengembangkan dan mengerjakan MRT jika kembali terpilih. Namun, dia kalah dari Joko Widodo atau Jokowi yang kemudian memimpin Ibu Kota.

Pengerjaan desain dasar untuk tahap pertama proyek MRT yang dibuat pada akhir 2010 dilanjutkan. Proses tender berlangsung pada akhir 2012 ketika gubernur baru Jakarta itu tiba-tiba mengatakan ingin meninjau kembali proyek MRT Jakarta. Jokowi juga mengumumkan bahwa proyek ini akan dilanjutkan sebagai salah prioritas dalam anggaran tahun 2013.

Butuh waktu setahun bagi Jokowi memutuskan pembangunan proyek MRT akan mulai dikerjakan. Pembahasan ini juga sempat alot ketika Jokowi rapat dengan warga Fatmawati yang terkena imbas proyek. Pada 28 November 2012, sang gubernur bahkan sempat keluar ruangan lantaran ada kericuhan dan protes warga yang menolak proyek MRT.

Namun, mimpi itu akhirnya mulai diwujudkan. Pada Kamis 10 Oktober 2013, pengerjaan proyek ini resmi dimulai dengan peletakan batu pertama di atas lahan yang rencananya berdiri Stasiun MRT Dukuh Atas, salah satu kawasan paling sibuk di Jakarta Pusat.

“(Sudah) 24 tahun warga Jakarta ini mimpi pengen punya MRT, mungkin juga sudah banyak yang mimpinya sudah hilang karena kok nggak dimulai-dimulai. Alhamdulillah pada pagi hari ini dimulai,” ujar Jokowi dalam sambutannya.

Lebih dari lima tahun setelah proyek ini mulai dikerjakan, MRT yang kini juga disebut dengan Moda Raya Terpadu itu akan segera diresmikan untuk beroperasi secara penuh. Jokowi yang kini menjabat sebagai Presiden RI direncanakan meresmikan moda transportasi yang diberi nama Ratangga oleh Gubernur Anies Baswedan itu pada Maret mendatang.

Namun, Ratangga dengan rute Lebak Bulus-Bundaran HI bukanlah akhir mimpi Jokowi. Dia juga sudah meminta agar tahun ini juga pembangunan MRT Jakarta tahap kedua, yakni rute Bundaran Hotel Indonesia-Kampung Bandan (Ancol) segera dimulai. Demikian pula pembangunan MRT koridor East-West.

“Kita harapkan nanti pada tahapan kedua, HI sampai ke Ancol. Tahun depan plus kita harapkan yang East-West,” kata Jokowi di Depo MRT Lebak Bulus, Selasa 6 November 2018.

Jadi, selamat datang Ratangga dan Jakarta yang makin modern.

Top 3 Berita Hari Ini: Mengintip Souvenir Pernikahan Mewah Putra Bos Krisna Bali

Liputan6.com, Jakarta – Top 3 Berita Hari Ini masih tentang pernikahan mewah putra bos Krisna Bali. Gusti Ngurah Berlin Bramantara, sudah menikah dengan Annie Fransisca. Prosesi pernikahan berlangsung dengan adat Bali pada Sabtu, 16 Februari 2019.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan pesta resepsi yang digelar di gedung Krisna Oleh-Oleh Bali di Desa Blangsinga, Blahbatuh, Gianyar, Bali, Minggu, 17 Februari 2019. Berlin dan Annie memberikan suvenir yang menarik untuk para tamu undangan.

Suvenir tersebut tidak lain adalah custom powerbank atau alat pengisi daya untuk telepon genggam. Suvenir powerbank hadir dengan tampilan yang dibalut nuansa Bali.

Putra bos Krisna Bali dan Annie mempercayakan proses pembuatan souvenir pernikahan mereka pada Porte by Clarin. Berita kedua yang banyak diminati adalah tentang hubungan cinta yang tak bahagia.

Kalau hubungan Anda dan pasangan lebih banyak berisi nelangsa ketimbang bahagia, ada baiknya berpikir ulang dan tanya pada diri sendiri, apakah harus berlanjut atau segera diakhiri saja?

Menurut sebuah penelitian, mereka yang takut jadi single hanya akan terjebak pada hubungan cinta tak bahagia. Orang-orang ini biasanya berpikir lebih baik punya, tapi buruk, ketimbang sama sekali sendiri. Berita lainnya yang menarik perhatian adalah mengenai prediksi tren konsep pernikahan 2019.

Menurut survei Bridestory, pada tahun ini, ada tiga konsep pernikahan yang akan menjadi favorit.  Salah satunya adaah konsep modern heritage. Konsep ini dinilai memberi kesempatan untuk mengombinasikan aura modern dengan detail tradisional.

Seiring dengan tema tersebut, dekorasi yang akan populer adalah yang penuh dengan bunga dan dedaunan lokal dalam tatanan modern.Suasana vintage dengan sentuhan kontemporer akan menjadi favorit.

Ketiga berita tersebut terangkum lengkap dalam Top 3 Berita Hari Ini. Selanjutnya, kita simak rangkuman selengkapnya di bawah ini.

Mengintip Souvenir Pernikahan Mewah Putra Bos Krisna Bali

Putra pengusaha oleh-oleh Krisna Bali, Gusti Ngurah Berlin Bramantara, resmi mempersunting pujaan hati, Annie Fransisca. Prosesi pernikahan berlangsung dengan adat Bali pada Sabtu, 16 Februari 2019.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan pesta resepsi yang digelar di gedung Krisna Oleh-Oleh Bali di Banjar Blangsinga, Desa Saba Blahbatuh, Gianyar, Bali, Minggu, 17 Februari 2019. Resepsi pernikahan mewah ini dihadiri oleh deretan pesohor Tanah Air seperti Prilly Latuconsina, Verrell Bramasta, Natasha Wilona, Vicky Shu, Kaka Slank, dan lainnya.

Selanjutnya…

Hubungan Cinta Tak Bahagia, Lanjut Atau Sudahi Saja?

Memang tak melulu soal suka, namun kalau Anda pikir hubungan cinta Anda lebih banyak berisi nelangsa ketimbang bahagia, ada baiknya berpikir ulang dan tanya pada diri sendiri, ‘Apakah ini yang benar-benar Anda inginkan?’

Dalam keadaan seperti ini, apalagi jika sudah tidak bisa didiskusikan dengan pasangan, sudah sebaiknya Anda mempertimbangkan untuk mundur. Menjadi single tak semenakutkan terjebak dalam cinta yang salah.

Selanjutnya…

Intip Prediksi 3 Konsep Pernikahan 2019, dari Tradisi hingga Kue Pengantin

Sedang merencanakan pernikahan tahun ini tapi bingung akan menciptakan pesta seperti apa? Ada baiknya Anda menyimak prediksi tren pernikahan yang akan jadi andalan berdasarkan survei Bridestory berikut ini.

Tahun lalu, stardust alias bintang-bintang menjadi tren terpopuler. Pada tahun ini, ada tiga konsep pernikahan yang akan menjadi favorit. Pertama, konsep modern heritage diprediksi akan mendominasi seiring dengan keinginan pasangan pengantin untuk mengapresiasi warisan budaya.

Selanjutnya…

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Menyalakan Lentera Literasi Lewat Perpustakaan Keliling

Liputan6.com, Jakarta – Walau sudah banyak ditinggalkan sebagai sumber bacaan, nyatanya keberadaan perpustakaan tetap dibutuhkan. Gudang ilmu itu diperlukan agar literasi tetap menyala, terutama di pelosok.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menghadirkan perpustakaan keliling untuk menjangkau masyarakat yang sulit mengakses perpustakaan yang menetap. Penggiatnya termasuk Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia (YPPI) yang berdiri sejak 2017.

Kota pertama yang ditargetkan adalah Tulungagung. Berawal dari tiga kecamatan, perpustakaan keliling berwujud Mobil Pustaka Pintar itu kini sudah melayani 22 sekolah dan 10 tempat publik. Keanggotaannya mencapai 3.170 anak.

Perpustakaan keliling tidak saja melayani peminjaman buku, tapi juga berbagai kegiatan atau aktivitas yang akan terus berkembang upaya untuk mencerdaskan masyarakat,” kata Direktur Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia, Trini Hariyanti saat konferensi pers di Gedung Teater Perpustakaan Nasional Republik Indoneia, Jakarta, Kamis, 21 Februari 2019.

Menurut Trini, angka buta huruf dan penggangguran masih menjadi pekerjaan rumah yang harus dibereskan. Ia berharap program literasi melalui keberadaan perpustakaan keliling bisa menekan angka tersebut.

“Maka sejak dini, masyarakat sudah harus didekatkan akses membaca, akses buku, sehingga pengetahuannya meningkat,” ujarnya.


Tahun ini, program Mobil Pustaka Pintar meluaskan program yang mencakup penambahan 2000 koleksi buku. Perpustakaan itu tetap memfokuskan operasi di Tulungagung, Jawa Timur, karena memiliki angka pekerja migran yang tinggi dan kesejahteraan warga yang belum terpenuhi dengan baik. (Indah Permata Niska)


Saksikan video pilihan di bawah ini :



Bijih Uranium Ditemukan di Museum Grand Canyon, Wisawatan Dalam Bahaya

Liputan6.com, Arizona – Selama hampir 20 tahun, tiga dari lima ember cat (setara dengan 19 liter air), ditempatkan di dekat pameran taksidermi di gedung koleksi museum Taman Nasional Grand Canyon, Arizona, Amerika Serikat.

Ketiga ember itu, ternyata, tidak berisi pewarna tembok, namun bijih uranium –batuan alami yang kaya akan uranium, mengeluarkan radiasi yang berpotensi berbahaya bagi makhluk hidup di Bumi. Tak ada satu pun orang yang mengetahui isinya sebelum ini.

Elston “Swede” Stephenson, seorang manajer kesehatan dan kebugaran di taman South Rim, adalah orang yang mengklaim menemukan uranium tersebut. Selanjutnya, ia mengabarkan ke publik melalui serangkaian email ke Kongres, rekannya di National Park Service dan staf di koran The Arizona Republic.

Stephenson memperingatkan bahwa ribuan pegawai, wisatawan, dan kelompok sekolah yang mengunjungi pameran tersebut antara tahun 2000 dan 2018, kemungkinan terpapar dengan radiasi yang berbahaya, terutama anak-anak yang duduk selama 30 menit di sekitar uranium.

Bocah-bocah ini mungkin telah terjangkit sekitar 1.400 kali dosis radiasi yang aman, yang distandarkan oleh Nuclear Regulatory Commission, Stephenson menulis. Namun, beberapa ahli menegaskan bahwa penilaian Stephenson tidak berdasar.

“Jika waktu yang dihabiskan di dekat bijih itu pendek, kemungkinan ada sedikit alasan untuk khawatir,” Bill Field, seorang profesor Kesehatan Kerja dan Lingkungan di University of Iowa, mengatakan kepada Live Science dalam email, sebagaimana dikutip pada Jumat (22/2/2019).

Seiring waktu, uranium dapat terurai menjadi bahan radioaktif seperti radium, dan melepaskan gas berbahaya seperti radon. Studi tentang penambangan uranium telah menunjukkan bahwa kontak yang terlalu lama dengan produk peluruhan uranium dapat meningkatkan kemungkinan terkena kanker.

Menurut F. Ward Whicker, seorang ahli radioekologi dan profesor emeritus di Colorado State University, bijih uranium mampu memancarkan partikel gamma –jenis radiasi yang paling berbahaya.

“Jumlah paparan radiasi dari sumber terestrial alami dan sinar kosmik galaksi, jauh lebih tinggi daripada yang disadari kebanyakan orang,” kata Whicker kepada Live Science dalam email.  “Kehidupan berkembang di lingkungan radiasi konstan ini, karena mekanisme perbaikan DNA beroperasi secara efisien dan cepat dalam sel –asalkan intensitas paparan radiasi berada dalam level tertentu.”

Modi Wetzler, seorang profesor kimia di Clemson University yang mempelajari limbah nuklir, mengatakan kepada The Arizona Republic bahwa, di samping membahayakan tubuh jika dihirup, namun sinar gamma mudah diserap dan tidak berbahaya bila jumlahnya hanya beberapa inci di udara, atau bahkan di luar lapisan kulit mati seseorang.

Setelah seorang remaja dengan sebuah konter Geiger (alat yang digunakan untuk mendeteksi dan mengukur radiasi pengion) secara tidak sengaja menemukan ember bijih di museum pada Maret 2018, Parks Service meluncurkan penyelidikan singkat untuk menguji tingkat radiasi di dalam dan sekitar gedung.

Menurut laporan mereka (yang dikutip Stephenson dari The Arizona Republic), kontak langsung dengan bijih uranium menghasilkan tingkat radiasi kira-kira dua kali lipat dosis tahunan aman yang dipatok oleh Nuclear Regulatory Commission.


Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Langkah Selanjutnya

Bijih uranium telah dibuang di tambang uranium terdekat. Sementara itu, Park Service, U.S. Occupational Safety and Health Administration dan Arizona Bureau of Radiation Control sekarang menyelidiki museum dan bangunannya.

Menurut Emily Davis, Grand Canyon National Park Public Affairs Officer, tingkat radiasi di lokasi tersebut normal dan aman.

“Sebuah survei baru-baru ini dari fasilitas pengumpulan data museum Taman Nasional Grand Canyon menemukan tingkat radiasi di sana masih bertaraf rendah –jumlah yang umumnya ada di lingkungan– dan di bawah tingkat kepedulian terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat,” Davis mengatakan kepada NPR.

“Tidak ada risiko berbahaya saat ini untuk karyawan publik atau Grand Canyon. Fasilitas pengumpulan data museum masih terbuka untuk umum dan rutinitas kerja terus berjalan seperti biasa.”

Meskipun mungkin tampak diabaikan, bijih uranium diduga meningkatkan kadar radon di dalam gedung museum, kata Field kepada Live Science.

“Fasilitas itu harus melakukan pengujian radon,” ungkap Field. “Namun, dalam jangka panjang, potensi paparan dari radon, dari sumber alami di tanah dan batuan di bawah fasilitas tersebut, kemungkinan akan menjadi sumber radiasi terbesar bagi masyarakat dan pekerja.”

TKN: Percepatan Pemberian THR PNS Bukan untuk Kepentingan Elektoral Jokowi

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah akan mencairkan Tunjangan Hari Raya (THR) 2019 untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Mei 2019. Direktur Penggalangan Pemilih Muda Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Bahlil Lahadalia menepis kebijakan itu untuk kepentingan politik Pilpres 2019.

“Begini, kita harus menghargai niat baik pemerintah kalau itu berpihak kepada rakyat kenapa harus dikait-kaitkan dengan politik. Harus mikirnya yang jernih. Kalau saya sebagai karyawan di kasih gaji dan tunjangan lebih awal jauh lebih baik dong, kenapa harus dibuat politik,” kata Bahlil di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Jumat (22/2).

Menurutnya, jika dianggap politik, pemerintah memang mempunyai kewenangan membuat aturan politik untuk kesejahteraan rakyat. Tapi hal tersebut adalah konteks politik untuk negara bukan Pilpres.

“Itu politik buat negara, tapi tidak dalam konteks pilpres ya tapi kalau ada pandangan seperti itu kita juga tidak bisa melarang pikiran itu. Tapi saya pikir bahwa ini semata-mata bentuk perhatian kebijakan pemerintah untuk percepatan pemberian gaji 13 dan THR,” tuturnya.

Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam sebuah surat menyatakan, pemberian uang Tunjangan Hari Raya (THR) 2019 untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) akan cair pada Mei 2019.

“Waktu pembayaran THR tahun 2019 efektif dibayar pada bulan Mei 2019,” seperti ditulis dalam surat tertanggal 22 Januari 2019 tersebut.

Selain itu, di dalam surat pun disebutkan, Peraturan Pemerintah (PP) yang mengatur pemberian THR dan gaji ke-13 PNS ini bisa ditetapkan sebelum memasuki masa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Menanggapi pernyataan tersebut, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengkonfirmasi, penyusunan PP tersebut sudah hampir rampung, sehingga pemberian THR bisa dilakukan Mei nanti.

“(Penyusunan PP) sudah tahap akhir. Insya Allah (THR cair Mei 2019),” ujar Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PANRB, Mudzakir, Jumat (22/2).

Adapun dalam surat yang diterbitkan, Kementerian Keuangan mengimbau Kementerian PANRB selaku instansi pemrakarsa penyusunan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) yang mengatur tentang pemberian THR dan gaji ke-13, untuk dapat melakukan percepatan penyusunan PP dimaksud.

Merespons permintaan itu, Mudzakir berharap, PP itu bisa segera terbit, meski belum bisa menyebutkan secara rinci kapan target waktunya. “Secepatnya ya, semoga tidak lama lagi,” pungkasnya.

Tengah beredar surat pemberitahuan mengenai percepatan penyusunan Peraturan Pemerintah (PP) pemberian THR tahun 2019 dan gaji ke-13. Pada surat tersebut salah satunya meminta penyusunan PP dapat ditetapkan sebelum pemilihan presiden pada 17 April 2019. 


Reporter: Muhammad Genantan Saputra

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Pensiunan PNS Juga Dapat THR 2019, Berapa Besarannya?

Jakarta

Pensiunan PNS atau ASN juga bakal menerima THR pada Mei 2019. Saat ini Peraturan Pemerintah (PP) tentang kebijakan tersebut sedang disiapkan pemerintah dan akan terbit sebelum pilpres.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik KemenPAN-RB Mudzakir menjelaskan, jumlah THR yang akan diterima oleh pensiunan PNS kurang lebih sama dengan tahun 2018.

Kata dia, pensiunan PNS akan mendapatkan 1 kali pensiun pokok. Pensiun pokok adalah gaji pokok terakhir PNS berdasarkan peraturan gaji yang berlaku.

“(Besaran THR pensiunan PNS 2019) kira-kira sama dengan tahun lalu yaitu 1 kali pensiun pokok,” kata Mudzakir kepada detikFinance, Jumat (22/2/2019).

Namun bagaimana detailnya, dia meminta agar menunggu informasi lebih lanjut setelah PP yang mengatur kebijakan itu keluar.

“Tapi mohon tunggu kalau sudah keluar PP nya,” tambahnya.

Dia mengatakan, komponen atau besaran THR ada di bawah wewenang Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Pihaknya hanya memberi masukan.

“Kalau (komponen THR) itu ke Kemenkeu, Dirjen Anggaran. Kami hanya masukan secara umum saja,” ujarnya.

(zlf/zlf)

Jelang Debat Cawapres, Ma’ruf Amin Brand Storming dengan Asosiasi Pofesi

Jakarta – Debat pilpres selanjutnya akan mempertemukan dua cawapres yakni Ma’ruf Amin dan Sandiaga Uno. Jelang debat, Ma’ruf pilih melakukan brain storming dengan asosiasi profesi salah satunya asosiasi mengenai buruh.

“Pak Kiai (Ma’ruf Amin) sudah brand storming untuk materi ya, dilakukan oleh satu asosiasi profesi karena temanya kan terkait dengan SDM jadi sudah dan nanti sampai menjelang tanggal 17 makin intens dilakukan persiapan materi,” ujar direktur komunikasi politik TKN, Usman Kansong, di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jum’at (22/2/2019).

TKN tidak menargetkan jumlah asosiasi yang bertemu dengan Ma’ruf Amin. Selain itu TKN terus membuka ruang kepada asosiasi profesi yang ingin memberikan masukan dan materi diskusi kepada cawapres 01 tersebut,” lanjutnya.
“Kita lihat nanti ga ada target, semakin banyak semakin baik tapi kemudian harus kita pilah juga. Kita anggap perlu atau tidak, tapi kan kemarin itu sangat perlu jadi kita membuka ruang juga untuk temen-temen dari asosiasi profesi itu untuk membuat brand storming ke Pak Kiai (Ma’ruf) terkait SDM itu begitu,” kata Usman.

Dikatakan Usman, asosiasi profesti itu berasal dari bidang profesi tema debat yang akan di gelar 17 Maret mendatang. Salah satu di antaranya adalah asosiasi serikat buruh.

“Misalnya tadi asosiasi profesi, karena kan debatnya lebih praktis dari debat kemarin. Soal kesehatan, tenaga kerja, di situ asosiasinya ada banyak. Ada serikat buruh untuk urusan tenaga kerja, kalau mentor relatif sama tidak ada perubahan,” kata usman.

Usman juga mengungkapkan ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) non aktif itu akan menampilkan fakta dan data secara transparan. Menurutnya seorang pemimpin harus memiliki rekan jejak yang bersih dan trasnparan.

“Nah kita saya kira profesional saja, begitu kalau ada data, fakta yang bisa kita sampaikan. Karena bagi kami yang penting adalah publik harus tahu rekam jejak calon pemimpin mereka. Jadi transparan saja kalau urusan-urusan itu bila nanti relevan untuk disampaikan kalau tidak relevan ya tidak perlu makanya bahasa saya profesional ya,” lanjutnya.

Terkait persiapan penampilan dan teknis debat, TKN masih menunggu keputusan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Selanjutnya TKN akan mengatur penampilan Ma’ruf Amin jika ada perubahan pada teknis pertanyaan.

“Untuk kesiapan penampilan kami kan kita masih menunggu keputusan KPU seperti apa. KPU kan ada perubahan-perubahan misalnya ada usulan panelis bertanya langsung itu juga kan akan menentukan bagaimana kami mengatur penampilan Pak Kiai nanti begitu,” tutupnya.

Seperti diketahui, debat ketiga pada pilpres 2019 akan digelar pada tanggal 17 Maret mendatang, hanya cawapres yang akan mengadu gagasan mereka. Tema yang diusung adalah pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, serta sosial dan budaya. Seperti diketahui debat ketiga nanti penyelenggaranya adalah Transmedia.
(rna/rna)



<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Pakistan Beri Kado Pistol Emas ke Putra Mahkota Saudi

Liputan6.com, Islamabad – Pemerintah Pakistan nampaknya ingin memberikan kesan mendalam bagi Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS).

Selain menyambut kedatangan dengan potret diri MBS berukuran besar yang menjadi sorotan dunia, baru-baru ini terkuak satu kado mewah yang diberikan oleh Islamabad.

Tidak tanggung-tanggung, Pakistan memberikan pistol berlapis emas. Benda berharga itu diberikan saat kunjungan kenegaraan MBS beberapa hari lalu. Hal ini menjadi sorotan dunia, setidaknya sejak dilaporkan oleh CNN pada Rabu 20 Februari 2019.

Senjata yang diberikan Pakistan adalah Heckler & Koch MP5, senapan mesin ringan buatan insinyur Jerman, dikutip dari CNN, Jumat (22/2/2019).

Tampak emas dilapiskan pada badan senapan mesin. Di permukaan itu, terukir pola yang sangat unik dan tidak biasa. Kesan emas yang berkilau bersanding dengan warna hitam senapan yang sangat gagah.

Sebelum Pakistan memberikan pistol emas sebagai kado kunjungan, Riyadh dan Islamabad telah sepakat setidaknya dalam dua hal penting.

Pakistan dan Saudi menyepakati perjanjian investasi senilai US$ 20 miliar (sekitar Rp 281,27 triliun) pada Minggu 17 Februari 2019.

Selanjutnya, MBS mengabulkan permohonan Pakistan untuk membebaskan 2.100 warga negaranya yang ditahan di penjara Saudi. Hal itu disampaikan oleh Menteri Informasi Pakistan Fawad Chaudry.


Simak pula video pilihan berikut:

2 dari 2 halaman

Misteri Pemberian Pistol Berlapis Emas

Belum diketahui alasan mengapa Islamabad memilih memberikan kado senjata yang unik dan mewah tersebut.

Publik dapat saja menerka-nerka, kemungkinan adanya hubungan antara hadiah mewah dengan kebaikan MBS mengucurkan dana investasi kepada Pakistan dalam jumlah besar. Di samping itu, bisa pula sebagai ungkapan rasa syukur atas keputusan pembebasan 2.100 narapidana Pakistan.

Namun yang lebih penting, hingga saat ini masih menjadi misteri apakah ada hubungan yang signifikan antara kado senjata mahal tersebut dengan kontroversi keterlibatan MBS dalam kematian jurnalis Jamal Khashoggi.

Khassoggi sendiri dibunuh secara misterius di konsulat Istanbul pada Oktober lalu. Para pejabat intelijen AS mengatakan bahwa pembunuhan tidak mungkin dilakukan tanpa sepengetahuan MBS.

Meskipun demikian, pemerintah Arab Saudi telah membantah berulang kali keterlibatan sang putra mahkota. Otoritas negeri minyak juga mengatakan telah menghukum 11 tersangka yang terkait dengan kasus tersebut.

Aturan Dipercepat, BPN: Terima THR-nya, Tetap Ganti Presidennya

Jakarta – Pemerintah memutuskan agar pengumuman soal THR dan Gaji ke-13 dilakukan sebelum Pilpres 2019. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berbicara soal ganti presiden.

“Terima THR-nya, tetap ganti presidennya. Sepertinya segala upaya dilakukan untuk menarik simpati publik, kali ini dilakukan dengan pencairan THR dilakukan bulan Mei 2019,” kata juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Handi Risza kepada wartawan, Jumat (22/2/2019).

“Kita tahu ini akan menyasar PNS di seluruh Indonesia. Sehingga pemerintah berupaya untuk memberikan kesan yang baik kepada aparaturnya sebelum pelaksanaan pemilu,” imbuhnya.
BPN Prabowo-Sandi menyebut Presiden Jokowi berupaya menarik simpati publik. Namun, Handi yakin para PNS tak mudah diimingi-imingi uang. Menurut Handi, persoalan tentang gaji PNS sudah lama menjadi pekerjaan rumah (PR) pemerintah.

“Kami yakin para PNS kita adalah orang-orang cerdas yang tidak mudah diiming-imingi dengan sesuatu. Anda bayangkan gaji PNS cukup lama tidak mengalami kenaikan, sementara mereka menanggung beban ekonomi yang berat, daya beli melemah, harga-harga meningkat. Jadi apa yang mereka rasakan dalam empat tahun terkahir ini tidak akan mudah membuat mereka percaya dengan pemerintahan saat ini,” ujar politikus PKS itu.

Ia pun menilai THR itu merupakan hak PNS. Handi membiarkan masyarakat yang menilai apakah hal ini ditunggangi demi kepentingan pencitraan atau tidak.

“Bagi kami, THR itu adalah hak PNS, tidak ada kaitannya dengan kebaikan menteri atau presiden. Jika memanfaatkannya untuk kepentingan pencitraan, biar masyarakat yang menilai,” tutur Handi.

Penyusunan Peraturan Pemerintah (PP) tentang pemberian THR 2019 dan Gaji ke-13 untuk PNS atau ASN ditargetkan rampung sebelum pemilihan presiden (pilpres) 2019. Dengan begitu, THR akan cair Mei 2019.

Pemerintah, dalam surat keterangan tersebut berupaya agar PP tersebut bisa ditetapkan sebelum Pilpres yang berlangsung pada 17 April 2019. THR bagi ASN pun akan cair usai Pilpres yakni pada bulan Mei–satu bulan sebelum Idul Fitri yang jatuh pada Juni 2019.

Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin meminta agar pihak rival tak selalu mengaitkan segala sesuatunya dengan politik. Kubu pasangan nomor urut 01 itu menegaskan komitmen Jokowi bagi kesejahteraan masyarakat.

“Pembayaran THR sesuatu yang sudah terjadwal tiap tahun, ada atau tidak ada pilpres. Jika dibayar lebih cepat tentu saja lebih baik, ASN dan PNS dapat mempersiapkan hari raya lebih awal,” kata Direktur Program TKN Jokowi-Ma’ruf, Aria Bima kepada wartawan, Jumat (22/2).

“Harusnya ini disambut gembira karena pemerintah mampu untuk memberikan THR dan Gaji ke-13 untuk ASN. Ini membuktikan pemerintahan Pak Jokowi mampu menjaga keuangan negara dengan baik, realistis dan kredibel,” sambung politikus PDIP itu.

Saksikan juga video ‘Zulhas soal THR dan Gaji ke-13 PNS: Uangnya dari Mana?’:

[Gambas:Video 20detik]

(tsa/elz)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Berapa Besaran THR PNS 2019? Ini Jawaban Kemenkeu

Jakarta – Pemerintah masih menggodok besaran THR 2019 untuk PNS dan ASN. Itu akan disusun dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang pemberian THR 2019 dan Gaji ke-13 untuk PNS atau ASN yang ditargetkan rampung sebelum pemilihan presiden (pilpres) 2019.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Askolani belum bisa menyampaikan apa saja komponen yang akan dimasukkan ke dalam THR 2019, apakah itu gaji, tunjangan kinerja, maupun tunjangan keluarga.

“Nanti tunggu PP nya yang akan disiapkan pemerintah sesuai amanat UU APBN 2019,” katanya kepada detikFinance, Jumat (22/2/2019).


Saat ini, lanjut dia penyusunan PP THR PNS tersebut sedang difinalisasi di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

“Lagi proses finalisasi di KemenPAN. Ditunggu ya,” tambahnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik KemenPAN-RB Mudzakir mengatakan, komponen THR ada di bawah wewenang Kemenkeu. Pihaknya hanya memberi masukan. Namun dia belum mau menjelaskan secara rinci.

“Kalau (komponen THR) itu ke Kemenkeu, Dirjen Anggaran. Kami hanya masukan secara umum saja,” ujarnya.

“Secara umum tentang peningkatan kinerja PNS dan untuk mendorong makin terwujudnya birokrasi yang efektif dan efisien,” tambahnya. (zlf/zlf)