Top 3: BNI Buka Lowongan Kerja Terbaru Bikin Penasaran

Liputan6.com, Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) kembali memberi kesempatan kepada para lulusan S1 dan S2 atau putra-putri bangsa yang mencari tantangan baru untuk bergabung bersama BNI melalui Officer Development Program – Gelombang I 2019.

Kali ini, BNI bekerja sama dengan kalibrr.com membuka lowongan kerja terbaru. Pendaftaran lowongan kerja dibuka hingga 23 Februari 2019.

Mengutip laman BNI, Jumat 22 Februari 2019, berikut spesifikasi pekerjaan, persyaratan bagi para pelamar, fasilitas dan tujuan, serta tata cara pendaftaran lowongan kerja tersebut. Salah satunya Officer Development Program (ODP).

Artikel BNI buka lowongan kerja terbaru menyedot perhatian pembaca di kanal bisnis Liputan6.com. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di kanal bisnis? Berikut tiga artikel terpopuler di kanal bisnis yang dirangkum pada Sabtu (23/2/2019):

1.BNI Buka Lowongan Kerja Terbaru, Siapa Tertarik?

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) kembali memberi kesempatan kepada para lulusan S1 dan S2 atau putra-putri bangsa yang mencari tantangan baru untuk bergabung bersama BNI melalui Officer Development Program – Gelombang I 2019.

Kali ini, BNI bekerja sama dengan kalibrr.com membuka lowongan kerja terbaru. Pendaftaran lowongan kerja dibuka hingga 23 Februari 2019.

Mengutip laman BNI, Jumat (22/2/2019), berikut spesifikasi pekerjaan, persyaratan bagi para pelamar, fasilitas dan tujuan, serta tata cara pendaftaran lowongan kerja tersebut. Salah satunya Officer Development Program (ODP).

Berita selengkapnya baca di sini

2. 4 Fakta Sirkuit Mandalika, Gandeng Prancis hingga Tarik Ribuan Tenaga Kerja

Indonesia dipastikan menjadi tuan rumah balapan MotoGP pada 2021. Balapan ini akan diselenggarakan di Mandalika , Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pengembang kawasan Mandalika yaitu PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau ITDC mengaku telah mendapat kontrak penyelenggaraan balapan.

Direktur Utama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia Abdulbar M Mansoer mengatakan pihaknya telah melakukan penandatangan kontrak dengan pihak penyelenggara MotoGP yaitu Dorna.

Berita selengkapnya baca di sini

3.BKN: 9.642 Guru Eks K2 Kemenag Tak Bisa Ikut Tes PPPK Tahap I

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyampaikan kabar mengejutkan. Seluruh guru tenaga honorer eks K2 Kementerian Agama tidak mengikuti seleksi kompetensi PPPK besok.

“Dengan berat hati mimin (admin) sampaikan bahwa sampai saat ini belum ada peserta #P3K2019 Tahap I guru TH eks K2 Kemenag yang diverifikasi. Dengan demikian, mereka tidak akan ikut Seleksi Kompetensi pada 23-24 Februari 2019,” tulis akun BKN dalam akun Twitter resminya.

Ketika Liputan6.com konfirmasi, pihak BKN membenarkan itu. Tak ada satu pun peserta yang diverifikasi padahal seleksi kompetensi PPPK sudah tinggal menghitung jam.

Berita selengkapnya baca di sini


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Harga Minyak Sentuh Posisi Tertinggi pada 2019

Liputan6.com, New York – Harga minyak menyentuh posisi tertinggi sejak pertengahan November dan mencetak kenaikan minggu dalam dua pekan ini.

Harga minyak menguat dipicu harapan pembicaraan perdagangan Amerika Serikat (AS)-China sehingga capai kesepakatan.

Namun, harga minyak menguat dibatasi oleh AS cetak rekor persediaan minyak. Harga minyak berjangka Brent sentuh posisi USD 67,73 per barel, dan merupakan level tertinggi pada 2019.

Harga minyak acuan global ini turun lima sen ke posisi USD 67,12 per barel. Selama sepekan, harga minyak mendaki 1,2 persen.

Sementara itu, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) menguat 30 sen ke posisi USD 57,26 per barel usai sentuh posisi USD 57,81 pada awal sesi perdagangan. Harga minyak WTI sentuh kenaikan tiga persen dalam sepekan, dan merupakan level tertinggi sejak 2019.

Para perunding utama AS dan China bertemu pada Jumat pekan ini untuk akhiri pembicaraan perdagangan dalam satu minggu ini. Pembicaraan tersebut membuat kedua pihak berjuang untuk capai kesepakatan pada batas waktu 1 Maret. Presiden AS Donald Trump akan bertemu dengan Wakil Perdana Menteri China, Liu He pada Jumat nanti.

“Harga minyak, serta pasar saham telah meningkat dengan antisipasi bahwa China dan AS akan setujui kesepakatan perdagangan. Selain itu, kami melihat pengetatan pasokan minyak di seluruh dunia yang dihasilkan dari pengurangan produksi OPEC dan non-OPEC,” ujar Andy Lipow, Presiden Direktur Lipow Oil Associates, seperti dikutip dari laman Reuters, Sabtu (23/2/2019).

Kedua tolok ukur harga minyak meningkat pada 2019 seiring Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutu-sekutunya termasuk Rusia mulai memangkas produksi untuk mencegah melimpahnya pasokan.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Lonjakan produksi minyak mentah AS, sebagian mengimbangi pemotongan produksi OPEC. Produksi minyak mentah AS pada pekan lalu naik ke rekor 12 juta barel per hari.

Ini seiring persediaan dibangun dalam lima minggu berturut-turut ke level tertinggi sejak Oktober 2017 dan ekspor mencapai rekor tertinggi sepanjang masa.

“Kami melihat total produksi minyak mentah AS mencapai 13 juta barel per hari pada akhir tahun, dengan 2019 rata-rata 12,5 juta barel per hari,” tulis analis Citi dalam sebuah catatan usai laporan EIA.

Namun, perusahaan energi AS memangkas empat rig minyak mentah yang beroperasi pada pekan ini setelah tiga minggu menambah rig.

Sementara itu, persediaan minyak mentah di Texas Barat turun ke level terendah dalam empat bulan usai pipa tambahan mulai mengangkut minyak mentah dari ladang serpih terbesar AS ke pantai teluk. Sebagian besar untuk ekspor.

Dengan melonjaknya pasokan AS, Goldman Sachs mengatakan, pihaknya memperkirakan pasokan nonOPEC akan tumbuh 1,9 juta barel per hari pada 2019. Ini lebih dari mengimbangi pemotongan OPEC.

Hal itu berarti banyak bergantung pada permintaan, yang menurut Goldman diperkirakan tumbuh 1,4 juta barel per hari pada 2019. Goldman memperkirakan rata-rata harga Brent USD 60-USD 65 per barel pada 2019 dan 2020.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Said Didu Bela Sudirman Said Soal Polemik Akusisi Freeport

Liputan6.com, Jakarta – Mantan Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Said Didu menanggapi pernyataan Mantan Menteri ESDM, Sudirman Said yang menyebut Presiden Jokowi bertemu diam-diam dengan Bos PT Freeport, James R Moffett.

Menurut Said Didu, pernyataan Sudirman Said tidak merugikan siapapun. “Saya pikir pak Dirman tak nyatakan apa-apa, tidak ada pendapat pak dirman merugikan,” kata Said di Jakarta, Jumat (22/2/2019).

Said pun menyinggung soal negosiasi Freeport yang menurutnya hanya sebagai target politik, bukan benar-benar untuk kepentingan bangsa.

Menurut Said Didu, saat perunding 2015-2016, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan sudah menyatakan untuk berhenti berunding dengan Freeport. Karena harus menunggu 2019. Selain itu karena masih ada dua tahun lagi sebelum masa kontrak habis.

“Tapi ternyata belum sampai itu berunding kan, berarti kan target politik kan,” tegas dia.

Bukti bahwa perundingan Freeport adalah target politik, menurutnya pembelian saham Freeport 51 persen seakan-akan adalah prestasi.

“Mungkin pertimbangan bisnisnya agak dikesampingkan seperti halnya kan pembangunan jalan tol, itu kan target politik kan, akhirnya kan mahal. Infrastruktur banyak sekali target politik. jadi saya katakan ini menjadi biaya pencitraan yang mahal,” ujar dia. 

Said Didu menyatakan Freeport telah mendapatkan lima keuntungan dari pengambilan saham oleh Indonesia. Keuntungan pertama, menurut dia Freeport dapat uang cash sebesar Rp54 triliun. Kedua, Freeport dapat kepastian perpanjangan dari perubahan kontrak karya menjadi UPK sampai 2041.

“Ketiga, dapat kepastian pajak sampai 2041. Keempat, terbebas dari tuntutan perbaikan lingkungan dan kelima dia terbebas dari berkurang kewajibannya investasi smelter, karena mayoritas kan sekarang harus inalum. itu yang didapat freeport,” sambung dia. 

Sementara itu, menurut Said Didu, dari pembelian saham Freeport ini Indonesia malah menelan banyak kerugian.

“Kerugiannya lagi, Indonesia dapat kewajiban memperbaiki lingkungan. Indonesia kemungkinan akan dapat laba tapi kemungkinan dapat resiko juga jika bertambahnya saham,” ucap Said Didu.

 

 

2 dari 2 halaman

Bantahan Jokowi

Soal pertemuan dengan bos Freeport  Presiden Jokowi mengakui adanya pertemuan dengan James R Moffet yang saat itu adalah bos Freeport McMoran Inc. Namun Jokowi membantah jika pertemuan itu disebut rahasia.

Ini sekaligus menepis pernyataan yang dilontarkan mantan Menteri ESDM Sudirman Said yang menyebut bahwa Jokowi menggelar pertemuan rahasia dengan bos Freeport pada 2015.

“Enggak sekali dua kali ketemu. Kok diam-diam. Ketemu bolak-balik, enggak ketemu sekali dua kali,” ujar Jokowi usai menghadiri pelatihan saksi yang digelar Tim Kampanye Nasional (TKN) di Hotel El Royal Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (20/2/2019).

Kepala Negara kembali menegaskan, pertemuan itu tidak dilakukan secara rahasia. Pertemuan digelar beberapa kali dalam kaitannya dengan masa depan PT Freeport Indonesia.

“Ya perpanjangan, dia kan minta perpanjangan. Pertemuan bolak-balik memang yang diminta perpanjangan, terus apa? Diam-diam gimana? pertemuan bolak-balik. Kalau pertemuan pasti ngomong, enggak diam diam,” kata Jokowi.

Menurutnya, pertemuan antara kepala negara dengan pengusaha adalah hal biasa. Apalagi kaitannya dengan kekayaan negara yang harus dijaga pemerintah. Sehingga tidak perlu ada yang dirahasiakan.

Dalam pertemuan dengan bos Freeport itu, Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menegaskan komitmen pemerintah Indonesia untuk menjadi pemegang saham paling besar Freeport Indonesia.

“Ya kita ini kan diminta untuk perpanjangan, diminta untuk, tapi sejak awal saya sampaikan, bahwa kita memiliki keinginan itu (untuk menguasai 51 persen saham), masa enggak boleh,” tegas Jokowi.

 

Reporter: Raynaldo Ghiffari Lubabah

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:  

Petinggi Wijaya Kusuma Emindo Dicecar Soal Suap Pejabat Kementerian PUPR

Liputan6.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menelisik aliran dana suap yang diberikan kepada pejabat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

Hari ini, tim penyidik memeriksa 11 orang yang sebagian besar merupakan petinggi PT Wijaya Kusuma Emindo (WKE) dan PT Tashida Sejahtera Perkasa (TSP).

Kedua perusahaan tersebut diduga banyak menggarap proyek penyediaan air minum di sejumlah daerah.

KPK mengonfirmasi pengetahuan para saksi terkait dengan pekerjaan proyek yang dikerjakan tersangka dan aliran dana yang diketahui para saksi dalam kasus tersebut,” kata Kabag Pemberitaan dan Publikasi Biro Humas KPK Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi, Jumat (22/2/2019).

Adapun 11 saksi yang diperiksa hari ini yakni Manajer Proyek PT WKE atau Direktur PT TSP Adi Dharma, dan Yohanes Susanto. Lalu ada Direktur PT WKE Untung Wahyudi, Direktur PT WKE Dwi Priyanto Siswoyudo, Dirut PT WKE Budi Suharto, dan Direktur Proyek PT WKE Yuliana Enganita Dibyo.

Kemudian Direktur Keuangan PT WKE, Lily Sundarsih, dan Direktur PT TSP Irene Irma. Selain itu, terdapat nama karyawan PT WKE Jemi Paundanan dan Bagian Keuangan PT WKE Michael Andri Wibowo serta seorang swasta bernama Gatot Prayogo.

2 dari 2 halaman

8 Tersangka

Dalam kasus ini, KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka kasus dugaan suap ‎terhadap pejabat Kementeriaan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) tahun anggaran 2017-2018.

Delapan tersangka tersebut yakni, ‎Direktur Utama PT Wijaya Kusuma Emindo (PT WKE) Budi Suharto, Direktur PT WKE Lily Sundarsih Wahyudi, Direktur Utama PT Tashida Sejahtera Perkasa (PT TSP) Irene Irma, dan Direktur PT TSP, Yuliana Enganita Dibyo. Keempatnya diduga sebagai pihak pemberi suap.

Sedangkan sebagai penerima suap, KPK menjerat empat pejabat Kementerian PUPR, yakni Kepala Satuan Kerja (Satker) SPAM Anggiat Partunggul Nahot Simaremare, PPK SPAM Katulampa Meina Woro Kustinah, Kepala Satker SPAM Darurat Teuku Moch Nazar, serta PPK SPAM Toba 1 Donny Sofyan Arifin.

Diduga, empat pejabat Kementerian PUPR menerima suap untuk mengatur lelang terkait proyek pembangunan sistem SPAM tahun anggaran 2017-2018 di Umbulan 3-Pasuruan, Lampung, Toba 1 dan Katulampa. Dua proyek lainnya adalah pengadaan pipa HDPE di Bekasi dan daerah bencana Donggala, Palu, Sulawesi Tengah.


Saksikan video pilihan berikut ini:

HEADLINE: MRT Jakarta, Ikon Baru yang Terwujud Setelah Penantian 34 Tahun

Liputan6.com, Jakarta – Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK tampak semringah. Tiba di Stasiun Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu 20 Februari 2019 pukul 10.30 WIB, JK dan rombongan langsung naik kereta mass rapid transit (MRT) Jakarta menuju Stasiun Lebak Bulus. Sepanjang perjalanan, JK tampak menikmati moda transportasi baru Ibu Kota ini.

Didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar, JK tak hanya menjajal rasanya jadi penumpang. JK yang mengenakan batik panjang dan bertopi hitam itu juga duduk di kursi masinis saat kereta kembali menuju Stasiun Bundaran HI.

“Sistem ini cocok kalau untuk Jakarta, (karena) penduduknya 10 juta. Pokoknya 10 tahun minimum 200 kilometer harus jadi, baru Jakarta akan bersaing sebagai kota metropolitan,” ujar JK usai mencoba moda transportasi yang diberi nama Ratangga oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu.

Ratangga atau MRT Jakarta memang belum beroperasi secara reguler, namun terus melakukan uji coba setiap harinya hingga diresmikan pada akhir Maret mendatang. Uji coba itu pun belum bisa mengikutkan warga Ibu Kota.

“MRT baru beroperasi penuh antara tanggal 24 Maret dan 31 Maret. Minggu depan uji coba penuh (full trial run), tapi masih belum bisa melibatkan publik. Publik baru bisa mencoba tanggal 12 Maret dan harus mendaftar melalui website MRT,” terang Corporate Secretary PT MRT Jakarta Muhammad Kamalludin kepada Liputan6.com, Jumat (22/2/2019).

Usai melakukan pendaftaran, nantinya masyarakat akan mendapatkan quick response (QR) code atau bukti pendaftaran yang perlu dicetak. Bukti itu nantinya perlu dibawa pada saat mau menjajal naik MRT. Masyarakat yang ingin naik Ratangga secara gratis itu pun tak dibatasi oleh kuota.

Selama masa uji coba tersebut, lanjut dia, masyarakat yang akan menggunakan MRT tidak akan dipungut biaya sama sekali alias gratis. Di sisi lain, jumlah kereta yang disediakan masih dibatasi karena belum diluncurkan secara resmi.

“Nanti prosedurnya masih kita susun, dan batas (jumlah masyarakat) masih kita tentuin, kemudian aksesnya dari stasiun mana dulu. Ini juga belum langsung serempak 13 stasiun langsung full pelayanan, kan masih belum bayar, masih gratis, makanya kita atur dulu,” jelas Muhammad Kamalludin.

Pada Fase I ini, MRT Jakarta memiliki 13 stasiun. Tujuh di antaranya adalah stasiun layang yang berada di Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Blok A, Blok M, dan Sisingamangaraja. Sedangkan stasiun bawah tanah berada di Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan Bundaran Hotel Indonesia.

Jika sudah beroperasi penuh dan semua stasiun telah dibuka untuk melayani jalur perjalanan sepanjang 15,7 kilometer, pihaknya meyakini Ratangga bisa membawa 130 ribu penumpang setiap harinya. Namun, bukan hanya jumlah penumpang yang menjadi perhatian PT MRT Jakarta, melainkan adanya perubahan budaya warga Ibu Kota.

“Kita tentunya ingin mengembangkan budaya mengantre dengan tertib dan teratur, untuk kemudian beralih ke moda lain seperti bus umum dan kendaran pribadi maupun online di tempat yang sudah ditentukan secara disiplin,” ujar Muhammad Kamalludin.

Hanya saja, dia belum mengetahui tarif atau ongkos yang akan dikenakan bagi penumpang Ratangga nantinya. “Tarif akan diumumkan Pemprov DKI,” pungkas dia.

Sementara, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan pihaknya sedang melakukan kajian final untuk menghitung tarif MRT Jakarta. Dia menyebutkan, kajian tarif MRT Jakarta bakal dihitung berdasarkan jarak per kilometer.

“Tinggal diumumkan, sebelum data lengkap saya tidak akan umumkan (angkanya),” kata Anies saat ditemui di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (22/2/2019).

Oktober 2018 lalu, PT MRT Jakarta mengajukan tarif jarak terjauh, Stasiun Lebak Bulus-Hotel Indonesia sebesar Rp 13 ribu. Usulan tarif ini sudah diserahkan kepada Pemprov DKI Jakarta untuk diputuskan.

Angka tersebut berasal dari kajian tentang kesanggupan masyarakat membayar ongkos perjalanan MRT. Hasilnya, masyarakat akan membayar Rp 8.500 untuk 10 kilometer pertama. Sedangkan untuk rute selanjutnya, formulasi biaya yang dibebankan adalah Rp 700 per kilometer.

Sementara pada peninjauan November tahun lalu, Presiden Jokowi memperkirakan tarif perjalanan menggunakan Ratangga paling tinggi Rp 9.000.

“Tarifnya Rp 8.000 sampai Rp 9.000,” kata Jokowi di Stasiun Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa 6 November 2018.

2 dari 3 halaman

Melayang Bisa, Masuk Terowongan Ayo

Mimpi buruk warga Jakarta akan kemacetan yang setiap hari terpampang di depan mata agaknya bakal segera berkurang. Mulai Maret mendatang, Jakarta akan memiliki sistem transportasi mass rapid transit (MRT) yang diharapkan pemerintah menjadi langkah pertama menghapus kemacetan di Ibu Kota.

Sarana transportasi yang kini juga populer dengan istilah Moda Raya Terpadu itu diyakini bakal membuat warga pengguna kendaraan pribadi beralih menggunakan MRT Jakarta. Alasannya, moda ini bebas macet, cepat dan modern.

“Inilah saatnya untuk mengubah Jakarta. Inilah saatnya untuk menjadikan Jakarta lebih baik dan bebas dari kemacetan,” kata Direktur MRT Jakarta William Sabandar, beberapa waktu lalu.

Ucapan William tak main-main. Ada tiga moda transportasi berbasis rel yang akan mengepung Jakarta di masa depan. Yakni kereta rel listrik (KRL), light rail transit (LRT) dan MRT. Ketiga moda transportasi dengan sarana kereta tersebut diharapkan mampu melayani mobilitas warga Ibu Kota dalam beraktivitas sehari-hari, sekaligus memangkas kemacetan.

Meski terkesan sama, ketiga moda ini punya beberapa perbedaan baik dari perlintasan, kapasitas penumpang, dan rangkaiannya. LRT atau kereta api ringan, misalnya, mengacu pada beban ringan dan bergerak cepat. Meskipun MRT dan KRL memiliki daya angkut lebih besar, LRT dapat memindahkan penumpang melalui operasi rute yang lebih banyak.

Selain itu, kelebihan dari moda transportasi LRT ini, sistem perlintasannya dibuat melayang sehingga tidak memiliki konflik sebidang yang sering ditemukan di lintasan KRL. Karenanya, headway atau jarak antarkereta dapat dipastikan waktunya.

Sedangkan commuter line atau KRL yang sudah mulai beroperasi sejak tahun 1925 merupakan kereta rel yang menggunakan sistem propulsi motor listrik sebagai penggerak keretanya. KRL yang melayani rute Jabodetabek ini seringkali mengalami konflik sebidang dengan penyeberangan jalur kendaraan mobil dan motor. Hal ini yang kerap menimbulkan kemacetan serta kecelakaan.

Kemudian MRT yang merupakan transportasi dengan transit cepat dan memiliki daya angkut yang lebih besar dari LRT. Perlintasannya dibuat melayang dan bawah tanah, sehingga meminimalisir pertemuan dengan konflik sebidang sama halnya dengan LRT.

Ketika tahap pertama mulai beroperasi pada Maret mendatang, 14 rangkaian kereta MRT akan digunakan untuk layanan harian mulai pukul 05.00 pagi hingga tengah malam. Sementara dua lainnya tetap disiagakan jika terjadi keadaan darurat. Rute ini membentang sejauh 15,7 kilometer antara Lebak Bulus di pinggiran selatan dan Bundaran Hotel Indonesia.

Lebak Bulus adalah lingkungan perumahan yang padat penduduk. Dengan transportasi umum lainnya, dibutuhkan waktu sekitar 90 menit untuk menempuh perjalanan menuju Bundaran HI. Tetapi, dengan MRT waktu perjalanan akan menjadi satu jam lebih pendek atau hanya sekitar 30 menit.

“Kita bersama-sama mencoba MRT dari Bunderan HI sampai di Lebak Bulus sepanjang 16 KM. Ini uji coba terus dan saat tadi kita naik dengan kecepatan 60 km per jam, suaranya dapat dikatakan tidak ada bisingnya, tidak terdengar, menurut saya sangat bagus sekali,” puji Presiden Jokowi usai menjajal MRT di Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa 6 November 2018.

Pada kesempatan itu, Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar juga memaparkan spesifikasi teknis moda yang diberi nama Ratangga ini. Dia mengatakan, kereta MRT Jakarta dibuat oleh perusahaan Nippon Sharyo asal Jepang. Posisi kemudi masinis berada di sisi sebelah kanan karena disesuaikan dengan arah jalur perjalanan kereta.

Seluruh kereta MRT Jakarta dibuat dari material stainless steel. Satu rangkaian kereta MRT Jakarta dapat menampung sebanyak 1.200 penumpang dan jika sangat padat dapat mencapai 1.950 penumpang. Satu unit kereta atau gerbong memiliki 2 unit penyejuk ruangan.

Satu rangkaian kereta nantinya terdiri dari 6 kereta. Pada kereta 1 dan 6 yang merupakan kereta dengan kabin masinis merupakan kereta tanpa motor penggerak atau disebut juga trailer car. Untuk kereta 2 hingga 5 yang merupakan kereta tanpa kabin masinis memiliki masing-masing 1 pantograf tipe single arm dengan motor penggerak atau disebut juga motor.

Dengan semua keunggulan itu, MRT ternyata tak hanya diperuntukkan bagi warga Jakarta. Paling tidak menurut Presiden Jokowi, moda transportasi jenis ini akan terus digeber di kota-kota lain yang memiliki problem serupa dengan Ibu Kota.

“Memang harus berani memulai seperti di sini. Jakarta sudah memulai. Palembang memulai. Nanti Bandung mulai, Surabaya mulai, Medan mulai. Saya kira memang transportasi massal ini adalah masa depan transportasi kita untuk menghindari kemacetan di kota mana pun,” ujar Jokowi.

Pertanyaan sekarang, apakah proses pembangunan moda MRT di kota-kota lain juga akan memakan waktu yang lama seperti di Jakarta?

3 dari 3 halaman

Mimpi Habibie yang Terwujud di Era Jokowi

Keinginan untuk menjadikan Jakarta sebagai kota yang modern, khususnya dari sisi moda transportasi, sudah tercetus sejak lama. Puluhan tahun lalu, banyak sudah studi yang mempelajari pengembangan sarana transportasi modern di Ibu Kota.

Bahkan, sejak 1980 lebih dari 25 studi subjek umum dan khusus telah dilakukan terkait dengan kemungkinan membangun sistem mass rapid transit (MRT) di Jakarta. Sementara dari sisi pemikiran, ide awal transportasi massal ini sudah dicetuskan sejak 1985 oleh Bacharuddin Jusuf Habibie yang ketika itu menjabat Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Tak sekadar mencetuskan gagasan, Habibie juga mendalami berbagai studi dan penelitian tentang MRT. Namun, semua gagasan itu tak kunjung terwujud. Salah satu alasan utama yang membuat rencana itu tertunda adalah krisis ekonomi dan politik pada 1997-1999.

Selepas krisis, Jakarta yang ketika itu dipimpin Gubernur Sutiyoso melanjutkan studi sebelumnya. Selama 10 tahun pemerintahan Sutiyoso (1997-2007), setidaknya ada dua studi dan penelitian yang dijadikan landasan pembangunan MRT.

Pada 2004, Sutiyoso mengeluarkan keputusan gubernur tentang pola transportasi makro untuk mendukung skenario penyediaan transportasi massal, salah satunya angkutan cepat terpadu yang akan digarap pada 2010.

Dilanjutkan Agustus 2005, sub Komite MRT dibentuk untuk mendirikan perusahaan operator MRT. Pada 18 Oktober 2006, dasar persetujuan pinjaman dengan Japan Bank for International Coorporation dibuat.

Perlu dua tahun kemudian atau setahun setelah Fauzi Bowo menggantikan posisi Sutiyoso menghuni Balai Kota Jakarta, PT Mass Rapid Transit Jakarta (PT MRT Jakarta) berdiri pada 17 Juni 2008. Berbentuk badan hukum perseroan terbatas dengan mayoritas saham dimiliki oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Pemprov DKI Jakarta 99.98% dan PD Pasar Jaya 0.02%)​.

Dikutip dari laman www.jakartamrt.co.id, PT MRT Jakarta memiliki ruang lingkup kegiatan di antaranya untuk pengusahaan dan pembangunan prasarana dan sarana MRT, pengoperasian dan perawatan prasarana dan sarana MRT, serta pengembangan dan pengelolaan properti/bisnis di stasiun dan kawasan sekitarnya, serta depo dan kawasan sekitarnya.

Pada tahun yang sama, perjanjian pinjaman untuk tahap konstruksi ditandatangani, termasuk pula studi kelayakan pembangunan MRT. Pada 31 Maret 2009, perjanjian kredit pertama dengan jumlah 48,150 miliar Yen untuk membangun Sistem MRT Jakarta ditandatangani Pemerintah Indonesia dan Japan International Corporation Agency (JICA) di Tokyo, Jepang. Secara keseluruhan, paket pinjaman dari JICA untuk pengembangan sistem MRT Jakarta bernilai total ¥ 120 miliar Yen.

Namun, semua itu tak membuat pembangunan MRT dimulai yang berarti janji Fauzi Bowo di masa kampanyenya Pilgub 2007 tak bisa dipenuhi. Pada Pilgub DKI Jakarta 2012, dia berjanji lagi bakal mengembangkan dan mengerjakan MRT jika kembali terpilih. Namun, dia kalah dari Joko Widodo atau Jokowi yang kemudian memimpin Ibu Kota.

Pengerjaan desain dasar untuk tahap pertama proyek MRT yang dibuat pada akhir 2010 dilanjutkan. Proses tender berlangsung pada akhir 2012 ketika gubernur baru Jakarta itu tiba-tiba mengatakan ingin meninjau kembali proyek MRT Jakarta. Jokowi juga mengumumkan bahwa proyek ini akan dilanjutkan sebagai salah prioritas dalam anggaran tahun 2013.

Butuh waktu setahun bagi Jokowi memutuskan pembangunan proyek MRT akan mulai dikerjakan. Pembahasan ini juga sempat alot ketika Jokowi rapat dengan warga Fatmawati yang terkena imbas proyek. Pada 28 November 2012, sang gubernur bahkan sempat keluar ruangan lantaran ada kericuhan dan protes warga yang menolak proyek MRT.

Namun, mimpi itu akhirnya mulai diwujudkan. Pada Kamis 10 Oktober 2013, pengerjaan proyek ini resmi dimulai dengan peletakan batu pertama di atas lahan yang rencananya berdiri Stasiun MRT Dukuh Atas, salah satu kawasan paling sibuk di Jakarta Pusat.

“(Sudah) 24 tahun warga Jakarta ini mimpi pengen punya MRT, mungkin juga sudah banyak yang mimpinya sudah hilang karena kok nggak dimulai-dimulai. Alhamdulillah pada pagi hari ini dimulai,” ujar Jokowi dalam sambutannya.

Lebih dari lima tahun setelah proyek ini mulai dikerjakan, MRT yang kini juga disebut dengan Moda Raya Terpadu itu akan segera diresmikan untuk beroperasi secara penuh. Jokowi yang kini menjabat sebagai Presiden RI direncanakan meresmikan moda transportasi yang diberi nama Ratangga oleh Gubernur Anies Baswedan itu pada Maret mendatang.

Namun, Ratangga dengan rute Lebak Bulus-Bundaran HI bukanlah akhir mimpi Jokowi. Dia juga sudah meminta agar tahun ini juga pembangunan MRT Jakarta tahap kedua, yakni rute Bundaran Hotel Indonesia-Kampung Bandan (Ancol) segera dimulai. Demikian pula pembangunan MRT koridor East-West.

“Kita harapkan nanti pada tahapan kedua, HI sampai ke Ancol. Tahun depan plus kita harapkan yang East-West,” kata Jokowi di Depo MRT Lebak Bulus, Selasa 6 November 2018.

Jadi, selamat datang Ratangga dan Jakarta yang makin modern.

Jaksa KPK Sertakan Peran Korporasi dalam Tuntutan Billy Sindoro

Liputan6.com, Bandung – Terdakwa kasus suap perizinan proyek Meikarta Billy Sindoro dituntut jaksa pada KPK dengan pidana penjara 5 tahun dan denda Rp200 juta subsider 6 bulan kurungan.

Mantan Direktur Operasional Lippo Group, Billy yang diyakini jaksa telah memberi suap sebesar Rp16,1 miliar dan SGD 270 ribu ke Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin dan jajarannya di Pemkab Bekasi untuk perizinan proyek Meikarta.

Dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Tipikor Bandung, jaksa KPK I Wayan Riana menyebut ada peran korporasi dalam kasus suap perizinan proyek Meikarta.

Jaksa mengungkap proyek tersebut digarap pengembang PT Mahkota Sentosa Utama (MSU) yang merupakan anak usaha dari PT Lippo Cikarang.

Dalam tuntutan, jaksa menyebutkan tentang kesaksian Ju Kian Salim selama di persidangan. Ia merupakan Town Management PT Lippo Cikarang sejak tahun 2016 dan direktur di PT MSU.

“(Ju Kian Salim) menerangkan pada pokoknya bahwa yang bertanggung jawab terhadap pengeluaran uang terkait dengan Meikarta adalah semua direksi PT Lippo Cikarang dan PT MSU,” kata jaksa saat memaparkan surat tuntutan, Kamis (21/2/2019) malam.

Dalam surat dakwaan keempatnya, PT Lippo Cikarang melalui PT MSU juga disebutkan jaksa berperan secara bersama-sama dengan para terdakwa suap tersebut.

Keterangan Ju Kian Salim tersebut menurut jaksa sesuai dengan bukti berupa dokumen pengeluaran PT MSU. Bukti pengeluaran uang itu yang diyakini sebagai sumber duit suap.

“Persesuaian keterangan saksi Ju Kian Salim dengan dokumen pengeluaran PT MSU tanggal 14 Juni 2017 tersebut semakin menguatkan bahwa PT Lippo Cikarang melalui PT MSU adalah sumber uang yang diberikan kepada Neneng Hassanah Yasin dan beberapa dinas terkait perizinan Meikarta,” kata jaksa.

2 dari 2 halaman

Penjelasan Jaksa

Jaksa menyebut seluruh pemberian itu berjumlah Rp16,1 miliar dan SGD 270 ribu. Uang itu diberikan ke Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin dan jajarannya di Pemkab Bekasi untuk pengurusan perizinan proyek Meikarta.

Billy diyakini telah melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf b Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Sementara Henry dituntut 4 tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider 6 bulan kurungan. Sedangkan Fitra Djaja dan Taryudi dituntut 2 tahun penjara dan denda Rp100 juta subsider 3 bulan kurungan.

Setelah persidangan, I Wayan menjelaskan pihaknya akan menganalisis keterlibatan korporasi dalam kasus Meikarta sekaligus menunggu putusan majelis hakim.

“Kalau misalnya majelis memutuskan permintaan kami kan tadi bersama-sama dengan korporasinya juga. Nanti kalau misalnya diputuskan, kami laporkan ke pimpinan dan nanti ditindak lanjut internal,” ujarnya.

Menurut dia, korporasi tetap diuraikan dalam unsur Pasal 55. “Tadi ada keterangan Ju Kian Salim yang kita kaitkan dengan barang bukti Rp3,5 miliar. Kemungkinan itu kita analisa koorporasi bersama-sama dengan para pelaku. Kita tunggu putusan hakim,” ujarnya.

Sebagian besar pemberian itu, lanjut I Wayan, diberikan setelah izin Meikarta keluar. Pada saat IPPT keluar, proses perizinan diambil alih oleh tim pusat. Pimpinannya adalah terdakwa Billy Sindoro yang disebutnya merekrut Henry, Fitra dan Taryudi.

“Terdakwa (Billy) ini di belakang layar mengatur pemberian-pemberian ini,” kata jaksa.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Gangguan KRL arah Bogor, Penumpang Ini Pingsan saat Turun di Ps Minggu

Jakarta – KRL 1176 relasi Jakarta Kota-Bogor mengalami gangguan di Stasiun Lenteng Agung dan mengakibatkan kereta yang mengarah ke Bogor juga terganggu perjalanannya. Gangguan ini menyebabkan seorang wanita yang turun di Stasiun Pasar Minggu pingsan.

Pantauan detikcom di lokasi, Stasiun Pasar Minggu, Jumat (22/2/2019), seorang wanita tiba-tiba tergolek ke lantai peron sesaat setelah keluar dari KRL yang mengarah ke Bogor. Wanita itu jatuh dengan posisi terlentang agak miring.

Beberapa orang langsung sigap menghampiri sang wanita. Petugas KRL di lokasi juga tampak langsung mendekat.

Gangguan KRL arah Bogor, Penumpang Ini Pingsan saat Turun di Ps MingguFoto: Penumpang pingsan saat turun di Stasiun Pasar Minggu (Gresnia Arela/detikcom)

Wanita itu lantas dipindahkan ke kursi di peron. Beberapa wanita tampak mengusapkan sesuatu ke dekat hidungnya. Ada juga yang memijit tangan si wanita.

Kondisi di dalam gerbong memang padat. Penumpukan penumpang terjadi di sejumlah stasiun, sebagai dampak gangguan KRL.

Sebelumnya diberitakan, KRL KA 1176 lintas Jakarta Kota-Bogor mengalami gangguan di Stasiun Lenteng Agung. PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memohon maaf atas gangguan itu dan menyarankan penumpang mencari alternatif transportasi.
“Bagi pengguna jasa yang tidak dapat menunggu disarankan untuk menggunakan moda lain, sementara bagi yang telah melakukan transaksi tiket dan memutuskan untuk berpindah moda maka pengguna jasa dapat melakukan proses pengembalian tiket di loket stasiun terdekat,” sebut VP Komunikasi Perusahaan PT KCI Eva Chairunisa, Jumat (22/2/2019).

(gbr/tor)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Gangguan KRL Kota-Bogor: KCI Minta Maaf, Penumpang Diimbau Cari Alternatif

Jakarta – KRL KA 1176 lintas Jakarta Kota-Bogor mengalami gangguan di Stasiun Lenteng Agung. PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memohon maaf atas gangguan itu dan menyarankan penumpang mencari alternatif transportasi.

“PT KCI memohon maaf atas adanya gangguan operasional yang terjadi di KA 1176 relasi Jakarta Kota-Bogor yang terjadi di Stasiun Lenteng Agung pada pukul 19.00 WIB dan hingga saat ini masih dalam proses penanganan oleh petugas,” kata VP Komunikasi Perusahaan PT KCI Eva Chairunisa, Jumat (22/2/2019).

Eva menyebut proses pemeriksaan dan perbaikan dilakukan. Perjalanan KRL dari arah Bogor dari Jakarta Kota/Jatinegara masih mengalami antrean KRL. Untuk perjalanan KRL tujuan Jakarta Kota/Jatinegara masih berjalan normal.

Karena itu, penumpang yang tidak dapat menunggu disarankan mencari moda transportasi lain.

“Bagi pengguna jasa yang tidak dapat menunggu, disarankan menggunakan moda lain, sementara bagi yang telah melakukan transaksi tiket dan memutuskan berpindah moda, maka pengguna jasa dapat melakukan proses pengembalian tiket di loket stasiun terdekat,” sebut Eva.

Update:

KRL Kota-Bogor yang Gangguan Dievakuasi, KCI Urai KRL yang Antre

(gbr/tor)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Bank Permata Gandeng Air Asia Rilis Kartu Debit dan Kredit untuk Traveler

Liputan6.com, Jakarta – PermataBank bekerjasama dengan AirAsia meluncurkan kartu terbaru yang dipersembahkan untuk traveler Indonesia yaitu AirAsia Platinum Credit Card, dan AirAsia Debit Card.

Direktur Retail Banking PermataBank, Djumariah Tenteram menyebutkan, kartu ini dapat menjadi solusi bagi para traveler yang ingin bepergian tanpa harus khawatir masalah keuangan.

“PermataBank bersama dengan AirAsia berkomitmen untuk dapat memberikan solusi bagi traveler Indonesia yang ingin bepergian dengan hemat dan aman,” kata dia dalam acara peluncuran di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (22/2/2019).

ia menuturkan, dengan AirAsia debit card dan AirAsia platinum credit card, setiap pembelanjaan di AirAsia dan di mana saja akan mendapatkan big points yang bisa ditukarkan menjadi tiket penerbangan AirAsia.

Saat merencanakan perjalanan, para pemegang kartu bisa mendapatkan akses prioritas promo Air Asia. Dalam waktu yang sama, BIG Points dapat terakumulasi dengan lebih cepat.

“Cukup dengan mengajukan 1 aplikasi, nasabah akan langsung diproses untuk mendapatkan AirAsia debit card dan AirAsia Platinum credit card,” ujar dia.

Proses aplikasi dilakukan secara digital di www.airasiacards.com tanpa mengharuskan nasabah pergi ke kantor cabang.

“Ini merupakan investasi kami dalam teknologi digital untuk kemudahan calon nasabah,” dia menambahkan.

Dalam kesempatan serupa, Aireen Omar, AirAsia Group Deputy CEO of Digital and Technology mengatakan, peluncuran AirAsia Debit Card dan AirAsia Platinum Credit Card bersama PermataBank merupakan bagian dari rencana strategis untuk mentransformasi AirAsia big menjadi biglife pada Jumat 22 Februari 2019.

“Sebuah platform yang menjawab semua kebutuhan traveling dan gaya hidup traveler seperti pemesanan tiket pesawat, hotel, pilihan aktivitas, belanja, kuliner, konten menarik, dan masih banyak lagi,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, kartu ini tidak hanya mempermudah anggota big untuk mengumpulkan big points lebih cepat, tapi juga membuat big points menjadi lebih bernilai.

Ini karena dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan traveling dan gaya hidup lainnya, yang secara tidak langsung mentransformasi big points dari sekadar poin program loyalitas pelanggan menjadi digital currency untuk kegunaan yang lebih beragam.


Reporter: Yayu Agustini Rahayu

Sumber: merdeka.com

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Kedua kartu ini secara khusus didesain untuk traveler Indonesia yang sering bepergian dan ingin menikmati keuntungan eksklusif untuk pembelian tiket dan saat bepergian.

Menurut Global Travel Intentions Study, 9 dari 10 masyarakat Indonesia bepergian untuk rekreasi, dan mengutip ikatan dengan keluarga atau teman sebagai motivasi atas perjalanan mereka.

“Kami berharap AirAsia debit card dan AirAsia Platinum credit card akan memberikan pemegang rekening tidak hanya alat pembayaran yang aman, tapi juga menawarkan keistimewaan untuk meningkatkan keseluruhan pengalaman perjalanan,” tutur dia.

Untuk memberikan pengalaman terbang gratis lebih cepat, pemegang kartu AirAsia debit card dan AirAsia Platinum credit card akan mendapatkan big points setiap kali menggunakan kartunya untuk berbelanja dan keuntungan keuntungan lainnya seperti welcome gift hingga 3.300 big points.

Selain itu, meningkatkan status keanggotaan secara otomatis menjadi anggota AirAsia big platinum untuk pemegang AirAsia Platinum credit card.

Kemudian Fasilitas Priority check in, boarding dan Xpress baggage untuk pemegang AirAsia Platinum credit card. 700 big points untuk AirAsia Platinum credit card dan 400 big points untuk AirAsia debit card setiap pembelanjaan Rp 1 juta di situs web dan aplikasi AirAsia, berlaku kelipatan.

Lalu, 100 big points untuk setiap transaksi sebesar Rp 1 juta dengan AirAsia Platinum credit card dan 100 big points (hingga maksimum 500 big points) untuk setiap transaksi online sebesar Rp 1 juta dengan AirAsia debit card.

Akses prioritas untuk pemesanan saat promosi AirAsia dan gratis tarik tunai, transfer online, dan bebas biaya administrasi dengan AirAsia debit card.


Saksikan video pilihan di bawah ini:



KRL Jakarta-Bogor Gangguan di Lenteng Agung, Penumpang Numpuk

Jakarta – KRL Jakarta Kota-Bogor mengalami gangguan pada rangkaiannya di Stasiun Lenteng Agung. Akibatnya, perjalanan terganggu.

Informasi tersebut disampaikan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) lewat akun Twitter resmi mereka, @CommuterLine, Jumat (22/2/2019).

“#InfoLintas KA 1176 (Jakarta Kota-Bogor) mengalami kendala pada rangkaian di Stasiun Lenteng Agung dan saat ini dalam penanganan Unit terkait,” cuit akun CommuterLine.

Sekitar pukul 20.10, akun Twitter CommuterLine mengatakan KRL tersebut masih mengalami gangguan. Pengguna jasa KRL yang diimbau mencari alternatif transportasi.
“#InfoLintas Info lanjut Kendala rangkaian KA 1176 (Jakarata Kota-Bogor) masih dalam penanganan unit terkait. #RekanCommuters yang tidak dapat menunggu dihimbau untuk menggunakan moda transportasi lain dan proses pengembalian tiket dapat dilakukan di loket Stasiun,” cuit akun itu.

Sejumlah pengguna kereta mengabarkan penumpukan penumpang di stasiun, salah satunya di stasiun Pasar Minggu.

(gbr/tor)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>